Sadio Mane memutuskan mengakhiri kariernya bersama Timnas Senegal setelah tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Mane mengumumkan keputusan tersebut setelah mencatatkan 130 penampilan dan mencetak 54 gol untuk Senegal.
Pernyataannya disampaikan melalui sebuah surat yang dikutip harian lokal, Le Quotidien, Jumat waktu setempat.
“Saya mengorbankan segalanya untuk bendera ini. Saya memberikan kemampuan terbaik dan selalu berjuang sepenuh hati untuk tanah air kita,” tulis penyerang berusia 34 tahun tersebut.
Mane juga menyampaikan terima kasih kepada para suporter Senegal. Menurutnya, dukungan yang terus diberikan menjadi kekuatan utama di balik perjalanan kariernya.
“Terima kasih atas dukungan yang tidak pernah berhenti. Dukungan kalian selalu menjadi kekuatan yang mendorong kesuksesan saya,” ujarnya.
Ingin Tetap Berkontribusi
Senegal harus mengakhiri langkah di Piala Dunia setelah kalah 2-3 dari Belgia melalui babak perpanjangan waktu pada pekan lalu.
Selama membela Timnas Senegal, Mane mempersembahkan gelar Piala Afrika 2022. Di level klub, ia meraih sejumlah trofi, termasuk gelar Liga Champions 2019 saat memperkuat Liverpool. Ia juga sempat membela Bayern Munchen pada musim 2022/2023.
Saat ini, Mane bermain untuk Al Nassr di Liga Pro Arab Saudi dengan kontrak yang berlaku hingga 2027.
Dalam surat tersebut, Mane juga mengungkapkan keinginannya untuk tetap berkontribusi bagi sepak bola Senegal setelah pensiun dari timnas.
Ia membuka peluang bergabung dalam staf pelatih, menjadi pelatih kepala, atau berkiprah di badan pengelola sepak bola negaranya.
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengungkapkan bahwa timnya tidak berekspektasi tinggi di Piala Presiden 2026 yang menjadi turnamen pramusim.
Persib akan menjadi tuan rumah Grup A Piala Presiden 2026. Tim berjuluk Maung Bandung itu bakal menghadapi Arema FC, DPMM FC dari Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers dari Singapura.
“Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden,” ujar Tolic dinukil dari laman klub.
“Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain,” ucap arsitek yang baru promosi menjadi nakhoda Persib itu.
Makna Piala Presiden bagi Persib
Pada musim depan, Persib akan menjalani empat kejuaraan sekaligus. Selain Super League, Maung Bandung juga bakal berkancah di AFC Champions League (ACL) Two, ASEAN Club Championship (ACC), dan League Cup.
League Cup adalah turnamen baru yang bakal dimulai pada musim depan dan diikuti oleh 38 klub dari Super League dan Championship.
“Target utama bagi kami adalah untuk siap menghadapi pertandingan-pertandingan AFC Champions League Two, yaitu untuk siap menghadapi empat kompetisi lainnya,” tutur Tolic.
“Kami menggunakan Piala Presiden agar para pemain bisa mengenal klub, Bobotoh, sekaligus menjadi lebih bugar dan siap menghadapi bulan September,” ungkapnya.
Terancam Tanpa Kekuatan Terbaik
Di Piala Presiden 2026, Persib juga terancam tanpa kekuatan terbaiknya. Sebab, banyak pemain Maung Bandung dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026.
“Tahun ini ada keadaan khusus karena tim nasional sedang bersiap-siap untuk untuk kompetisi mereka. Jadi, pada dasarnya kami ingin membantu Indonesia, kami ingin membantu tim nasional. Dan kami memiliki jumlah pemain yang besar di tim nasional,” kata Tolic.
“Jadi, kami mencoba berkomunikasi dengan mereka juga untuk beberapa pemain agar agar tersedia bagi kami. Mereka akan membuat pilihan, kami perlu tahu siapa siapa yang kami miliki untuk pertandingan. Jadi kami sebenarnya masih belum tahu berapa banyak pemain yang yang akan kami miliki. Kami akan menjadi kombinasi dari para pemain asing dan pemain-pemain muda. Jadi, kita tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden,” paparnya.
Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, berbicara mengenai tekanan, kritik, hingga peluang Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 dalam wawancara bersama Mundo Deportivo.
Pemain berusia 18 tahun itu juga mengungkapkan pandangannya mengenai kiper Timnas Belgia, Thibaut Courtois, jelang perempat final Piala Dunia 2026.
Dalam wawancara tersebut, Yamal ditanya mengenai kedewasaannya yang kerap mendapat pujian dari rekan-rekan setim meski usianya masih muda.
Menurut Yamal, pengalaman di lapangan maupun dalam kehidupan pribadi telah membentuk cara berpikirnya.
“Saya rasa itu berasal dari semua yang telah saya alami, baik di sepak bola maupun dalam kehidupan pribadi. Semua itu membuat saya menjadi lebih dewasa dan membantu saya berkembang,” ujar Yamal.
“Rekan-rekan setim saya juga banyak membantu setiap hari, begitu pula percakapan dengan orang-orang yang lebih tua dan lebih berpengalaman. Semua itu membantu saya.”
Beban di Pundaknya
Pemain jebolan La Masia itu menanggapi anggapan bahwa harapan Spanyol untuk menjuarai Piala Dunia 2026 kini berada di pundaknya.
“Pada akhirnya, saya melihatnya sebagai sesuatu yang benar-benar bisa saya nikmati. Menyenangkan ketika orang percaya dan menaruh kepercayaan kepada Anda. Saya melihatnya sebagai sesuatu yang positif, bukan tekanan, dan itu membuat saya sangat senang,” katanya.
Yamal mengakui selalu ada dua sisi ketika seorang pemain meraih kesuksesan. Menurutnya, ada pihak yang memberikan dukungan, tetapi ada pula yang berharap dirinya gagal.
“Saya rasa selalu ada dua sisi. Ada orang-orang yang percaya kepada Anda, dan ada juga yang berharap Anda tidak tampil baik agar bisa mengkritik.”
“Yang terpenting adalah tetap tenang dan terus berjalan di jalur yang sama, yaitu menang, menang, dan menang. Pada akhirnya, apa yang dikatakan orang lain tidak terlalu penting,” ucap Yamal.
Bicara soal Kritik
Ketika ditanya apakah ada kritik yang pernah benar-benar memengaruhinya, Yamal memberikan jawaban singkat.
“Tidak juga. Pada akhirnya, ketika Anda menang, semuanya terasa tidak terlalu menyakitkan.”
Yamal mengaku masih merasa bisa tampil lebih baik setelah baru pulih dari cedera.
“Saya hanya perlu terus bermain. Saya sempat absen hampir dua bulan, dan itu tentu berbeda dibanding ketika Anda sudah memainkan tujuh pertandingan secara beruntun.”
“Saya hanya perlu terus menyentuh bola, terus bermain, terus menambah menit bermain. Saya yakin pertandingan terbaik itu akan datang,” tutur runner-up Ballon d’Or 2025 itu.
Optimistis Tatap Perempat Final
Menjelang laga perempat final melawan Belgia, Yamal juga berbicara mengenai kemungkinan menghadapi Prancis atau Maroko apabila Spanyol berhasil lolos ke semifinal.
“Kami punya kenangan indah melawan Prancis, dan akan sangat spesial bagi saya jika bermain melawan Maroko,” jawabnya.
“Hal yang bagus adalah keduanya merupakan tim yang sangat kuat. Siapa pun lawannya, kami akan berusaha menang dan mencapai final.”
Tak lupa, Yamal memberikan pujian kepada kiper Belgia, Thibaut Courtois.
“Bagi saya, dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia.”
“Itu tentu akan membuat segalanya menjadi lebih sulit bagi saya. Namun, seperti biasa, saya akan masuk ke lapangan dengan keinginan untuk menang, bukan memikirkan pemain tertentu,” ujar Yamal.
Idnews.top – Manchester United terus bergerak mencari gelandang baru pada bursa transfer musim panas 2026. Nama Aurelien Tchouameni kini muncul sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah Setan Merah.
Ketertarikan itu muncul setelah Manchester United kehilangan Casemiro yang memutuskan bergabung dengan Inter Miami. Kondisi tersebut membuat klub asal Old Trafford harus segera mencari pengganti yang sepadan.
Di sisi lain, Tchouameni justru menjadi salah satu pemain Real Madrid yang tampil paling konsisten sepanjang musim lalu. Meski demikian, masa depannya di Santiago Bernabeu tetap menjadi bahan pembicaraan.
Laporan terbaru menyebut Manchester United tidak hanya serius mendekati gelandang timnas Prancis tersebut. Klub juga telah menyiapkan kontrak jangka panjang sebagai bagian dari upaya memboyongnya ke Liga Inggris.
Manchester United Siap Bergerak
Menurut jurnalis Jose Felix Diaz dalam siaran langsung bersama Ruben Martin, Manchester United siap mengajukan tawaran besar untuk mendapatkan Tchouameni. Klub juga disebut telah menyiapkan kontrak berdurasi lima tahun bagi gelandang berusia 26 tahun itu.
Sebelumnya, Manchester United menjadikan Mateus Fernandes sebagai target utama. Namun, gelandang asal Portugal tersebut memilih bergabung dengan Tottenham setelah meninggalkan West Ham.
Situasi itu membuat fokus Setan Merah beralih kepada Tchouameni. Kontak awal dengan Real Madrid mengenai potensi transfer tersebut dikabarkan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Jika terealisasi, kepindahan Tchouameni diperkirakan menjadi salah satu transfer terbesar pada bursa musim panas ini. Manchester United menilai pemain asal Prancis itu sebagai sosok ideal untuk membangun kembali kekuatan lini tengah mereka.
Tchouameni Masih Ingin Bertahan
Meski diminati Manchester United, Tchouameni dikabarkan masih ingin melanjutkan karier bersama Real Madrid. Ia tetap menjadi salah satu gelandang yang dipercaya setelah tampil cukup konsisten sepanjang musim lalu.
Namun, peluang bermain di Liga Inggris disebut tetap memiliki daya tarik tersendiri. Bersama Manchester United, Tchouameni berpotensi mendapatkan peran yang lebih sentral dalam permainan tim.
Di sisi lain, Real Madrid juga dikabarkan berencana merekrut gelandang baru pada musim panas ini. Enzo Fernandez disebut menjadi salah satu target utama Los Blancos untuk memperkuat sektor tengah.
Untuk saat ini, fokus Tchouameni adalah memulihkan kondisi fisiknya. Gelandang timnas Prancis tersebut mengalami cedera menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Paraguay.
Legenda Timnas Prancis, Patrice Evra, memberikan pujian kepada performa Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.
Namun, ia mengingatkan para pendukung The Three Lions agar tidak terlalu cepat percaya diri dengan menyanyikan slogan legendaris “It’s Coming Home”.
Inggris tampil impresif sepanjang fase gugur. Setelah menyingkirkan Republik Demokratik Kongo, pasukan Thomas Tuchel membuat kejutan besar dengan mengalahkan tuan rumah Meksiko untuk melaju ke perempat final.
Kini, Harry Kane dan kolega akan menghadapi Norwegia di Miami pada Sabtu (11/7/2026) demi memperebutkan tiket ke semifinal Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam tiga edisi terakhir.
Evra: Inggris Punya Kualitas Juara
Dalam wawancaranya bersama Stake, Evra menilai Inggris memiliki kualitas untuk menjadi juara dunia. Namun, menurutnya, perjalanan menuju trofi masih panjang sehingga para suporter sebaiknya tidak terlalu cepat larut dalam euforia.
“Inggris bermain sangat baik, tetapi tolong jangan mulai menyanyikan ‘It’s Coming Home’ terlalu cepat. Mungkin jika kali ini kalian tetap tenang, trofi itu benar-benar bisa pulang,” ujar Evra.
Mantan bek Manchester United itu juga memuji peran kapten Inggris, Harry Kane. Menurut Evra, kontribusi Kane tidak hanya diukur dari jumlah gol yang dicetaknya.
“Harry Kane tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. Orang-orang hanya membicarakan golnya, padahal saya menyukai kecerdasannya. Dia mampu menghubungkan permainan, melibatkan rekan-rekannya, dan benar-benar memahami sepak bola.”
Tantangan Sesungguhnya Ada di Momen Krusial
Evra menegaskan Inggris memiliki materi pemain yang cukup untuk melangkah hingga final. Namun, ia menilai keberhasilan di Piala Dunia lebih ditentukan oleh kemampuan menghadapi tekanan pada laga-laga besar.
“Inggris punya kualitas untuk melangkah sampai akhir. Tidak diragukan lagi. Pertanyaannya bukan soal bakat, melainkan apakah mereka mampu menghadapi momen-momen besar ketika pertandingan menjadi sangat berat. Itulah yang menentukan juara Piala Dunia, bukan hanya permainan indah.”
Inggris Kehilangan Dua Pemain
Menjelang duel melawan Norwegia, Inggris dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh.
Bek muda Jarell Quansah harus menjalani hukuman larangan bermain setelah menerima kartu merah saat menghadapi Meksiko. Sementara itu, gelandang senior Jordan Henderson juga absen karena mengalami patah tulang lengan setelah pertandingan tersebut.
Meski kehilangan dua pemain, Inggris tetap difavoritkan untuk melangkah ke semifinal dan berpotensi menghadapi Argentina apabila mampu melewati hadangan Norwegia.
Timnas Prancis akan menghadapi Timnas Maroko dalam babak perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Boston, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB, dalam laga yang sekaligus menjadi ulangan semifinal edisi 2022
Pemenang pertandingan ini dipastikan melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 untuk menghadapi pemenang duel Timnas Spanyol kontra Timnas Belgia.
Prancis datang dengan modal lima kemenangan beruntun sejak penyisihan grup hingga babak 16 besar. Tim berjuluk Les Bleus lebih dulu menjadi juara Grup I sebelum menyingkirkan Timnas Swedia dan Timnas Paraguay untuk mengamankan tiket ke delapan besar.
Perjalanan terakhir Prancis tidak berjalan mudah karena harus menunggu gol penalti Kylian Mbappe untuk mengalahkan Paraguay. Armada Didier Deschamps telah mengoleksi 13 gol sepanjang Piala Dunia 2026.
Dominasi Prancis
Produktivitas Prancis tidak lepas dari kontribusi lini depan yang dihuni Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola. Desire Doue juga menjadi pemain penting setelah aksinya menghasilkan penalti yang menentukan kemenangan atas Paraguay.
Deschamps berpeluang mencatat sejarah pada pertandingan ini. Pelatih yang akan mengakhiri masa baktinya setelah Piala Dunia 2026 itu dijadwalkan menjalani laga ke-25 di putaran final sehingga menyamai rekor milik Helmut Schon.
Selain membidik rekor tersebut, Deschamps juga berpotensi membukukan kemenangan ke-20 sebagai pelatih di Piala Dunia. Sebelumnya, Prancis sempat bermain di Boston dan meraih kemenangan 4-1 atas Timnas Norwegia.
Di sisi lain, Maroko bertekad memutus catatan buruk saat menghadapi Prancis. Tim berjuluk Atlas Lions itu belum pernah mengalahkan Les Bleus dalam waktu normal dari enam pertemuan sebelumnya dengan rincian empat kekalahan dan dua hasil imbang.
Konsistensi Maroko
Satu-satunya pertemuan kedua kesebelasan di kejuaraan kompetitif terjadi pada semifinal Piala Dunia 2022. Saat itu, Maroko harus mengakui keunggulan Prancis 0-2 sehingga gagal melangkah ke partai final.
Pada Piala Dunia 2026, Maroko kembali menunjukkan konsistensi dengan melewati lima pertandingan pertama tanpa kekalahan. Pasukan Mohamed Ouahbi itu lolos sebagai runner-up Grup C sebelum menyingkirkan Timnas Belanda melalui adu penalti dan mengalahkan tuan rumah bersama, Timnas Kanada, pada 16 besar.
Azzedine Ounahi menjadi bintang kemenangan Maroko atas Kanada setelah mencetak dua gol pada babak kedua. Sementara itu, Soufiane Rahimi yang masuk dari bangku cadangan turut menyumbang satu gol pada masa injury time.
Hasil tersebut membuat Maroko memperpanjang catatan tidak terkalahkan menjadi sepuluh pertandingan di berbagai kejuaraan sejak final Piala Afrika awal tahun ini. Namun, menghadapi Prancis diprediksi menjadi ujian terberat untuk menjaga tren positif tersebut.
Prakiraan Susunan Pemain
Prancis (4-2-3-1): Mike Maignan; Jules Kounde, Dayot Upamecano, William Saliba, Lucas Digne; Manu Kone, Adrien Rabiot; Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola; Kylian Mbappe
Pelatih: Didier Deschamps
Maroko (4-2-3-1): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Mouhamadou Diarra Diop, Chadi Riad, Noussair Mazraoui; Neil El Aynaoui, Ayyoub Bouaddi; Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss; Soufiane Rahimi
Idnews.top – Jadwal dan link streaming Swiss vs Kolombia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan tersaji di BC Place, Vancouver, Rabu (8/7/2026) pukul 03.00 WIB. Duel Swiss vs Kolombia disiarkan langsung di TVRI, TVRI Sport, serta dapat disaksikan melalui layanan streaming FolaPlay dan MaxStream.
Pertandingan ini menjadi kesempatan berharga bagi kedua tim untuk kembali menembus babak perempat final Piala Dunia. Swiss terakhir kali mencapai fase delapan besar pada edisi 1954, sedangkan pencapaian terbaik Kolombia terjadi di Piala Dunia 2014.
Swiss melaju ke babak 16 besar dengan performa yang meyakinkan setelah mengalahkan Aljazair 2-0. Sementara itu, Kolombia memastikan tiket ke fase gugur berikutnya usai menundukkan Ghana dengan skor tipis 1-0.
Sepanjang turnamen, Swiss tampil konsisten. Tim asuhan Murat Yakin belum tersentuh kekalahan dan memperlihatkan keseimbangan antara pertahanan yang solid serta penyelesaian akhir yang efektif.
Pengalaman Granit Xhaka dan Ricardo Rodriguez menjadi salah satu kekuatan utama Swiss. Di lini depan, Johan Manzambi juga tampil tajam dengan koleksi tiga gol yang membuatnya menjadi ancaman serius bagi pertahanan Kolombia.
Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming
Kompetisi: 16 Besar Piala Dunia 2026 Pertandingan: Swiss vs Kolombia Tempat: BC Place Vancouver Hari, tanggal: Rabu, 8 Juli 2026 Jam kick-off: 03.00 WIB Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport Live streaming: FolaPlay dan MaxStream Link streaming: https://maxstream.tv/live/0_fhyth65l/swiss_vs_kolombia DISCLAIMER: Semua informasi mengenai jadwal siaran TV yang disajikan disusun berdasarkan data yang tersedia untuk umum pada saat penulisan. Stasiun televisi terkait berhak melakukan perubahan jadwal, penundaan, atau pembatalan program siaran tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Prediksi Skor
Rekor pertemuan sedikit berpihak kepada Kolombia. Dari empat perjumpaan sebelumnya, Kolombia meraih dua kemenangan, termasuk kemenangan 2-0 pada fase grup Piala Dunia 1994. Swiss hanya sekali menang, sedangkan satu laga lainnya berakhir imbang.
Pertarungan di lini tengah diprediksi menjadi faktor penentu. Granit Xhaka akan berhadapan langsung dengan Jefferson Lerma dalam duel memperebutkan kendali permainan.
Apabila Xhaka mampu mengatur tempo dan distribusi bola seperti pada laga-laga sebelumnya, Swiss berpeluang lebih banyak menguasai pertandingan. Namun, jika Lerma sukses mematahkan aliran serangan lawan, Kolombia bisa mengandalkan kecepatan Luis Díaz untuk melancarkan serangan balik.
Melihat performa kedua tim sepanjang turnamen, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dan seimbang. Meski Swiss memiliki organisasi permainan yang lebih rapi, efektivitas serangan balik Kolombia membuat wakil Amerika Selatan itu sedikit lebih diunggulkan.
Bintang Argentina, Lionel Messi, tak berhenti menambah panjang koleksi rekornya di kancah sepak bola dunia. Sejarah baru kembali ditorehkan La Pulga saat Argentina melibas Mesir secara dramatis dengan skor 3-2 pada 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026).
Messi mencetak menyumbang satu gol pada laga tersebut, tepatnya di menit ke-83. Gol tersebut bukan hanya menjadi penanda kebangkitan Tim Tango yang sempat tertinggal, tetapi juga memastikan rekor baru bagi pemain Inter Miami tersebut.
Menurut Squawka, Messi kini resmi menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil mencetak gol dalam enam pertandingan beruntun di fase gugur. Tak ada pemain lain yang pernah melakukannya.
Selain itu, La Pulga juga membukukan rekor lain yang mentereng. Lionel Messi menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Gol-gol Messi tersebut dimulai saat melawan Australia di Piala Dunia 2022. Dia juga kemudian membobol gawang Belanda, Kroasia, dan Prancis di Piala Dunia 2022 yang berujung tropi juara.
Di Piala Dunia 2026, Messi beruntun membobol gawang Aljazair, Austria, Yordania, Tanjung Verde, dan Mesir.
Remontada Argentina
Argentina mengamankan tiket perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Mesir 3-2 di Atlanta Stadium, Rabu (8/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini lahir lewat remontada setelah Tim Tango tertinggal dua gol lebih dulu.
Mesir sempat memimpin melalui Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan kembali mendapatkan momentum di babak kedua lewat Mostafa Ziko pada menit ke-67. Argentina membalas dan menutup laga dengan keunggulan berkat respons di fase akhir pertandingan.
Babak pertama diwarnai kegagalan penalti Lionel Messi, yang dimentahkan Mostafa Shobeir. Kiper Mesir itu juga menepis peluang Alexis Mac Allister dan Julian Alvarez sebelum jeda.
Selepas turun minum, VAR membatalkan gol Ziko pada menit ke-59 karena pelanggaran terhadap Lisandro Martinez sebelumnya. Meski demikian, Ziko akhirnya mencatatkan gol kedua Mesir yang disahkan pada menit ke-67, sebelum Argentina berbalik menguasai laga hingga menutupnya 3-2.
Bintang Argentina, Lionel Messi, tak berhenti menambah panjang koleksi rekornya di kancah sepak bola dunia. Sejarah baru kembali ditorehkan La Pulga saat Argentina melibas Mesir secara dramatis dengan skor 3-2 pada 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026).
Messi mencetak menyumbang satu gol pada laga tersebut, tepatnya di menit ke-83. Gol tersebut bukan hanya menjadi penanda kebangkitan Tim Tango yang sempat tertinggal, tetapi juga memastikan rekor baru bagi pemain Inter Miami tersebut.
Menurut Squawka, Messi kini resmi menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil mencetak gol dalam enam pertandingan beruntun di fase gugur. Tak ada pemain lain yang pernah melakukannya.
Selain itu, La Pulga juga membukukan rekor lain yang mentereng. Lionel Messi menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Gol-gol Messi tersebut dimulai saat melawan Australia di Piala Dunia 2022. Dia juga kemudian membobol gawang Belanda, Kroasia, dan Prancis di Piala Dunia 2022 yang berujung tropi juara.
Di Piala Dunia 2026, Messi beruntun membobol gawang Aljazair, Austria, Yordania, Tanjung Verde, dan Mesir.
Remontada Argentina
Argentina mengamankan tiket perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Mesir 3-2 di Atlanta Stadium, Rabu (8/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini lahir lewat remontada setelah Tim Tango tertinggal dua gol lebih dulu.
Mesir sempat memimpin melalui Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan kembali mendapatkan momentum di babak kedua lewat Mostafa Ziko pada menit ke-67. Argentina membalas dan menutup laga dengan keunggulan berkat respons di fase akhir pertandingan.
Babak pertama diwarnai kegagalan penalti Lionel Messi, yang dimentahkan Mostafa Shobeir. Kiper Mesir itu juga menepis peluang Alexis Mac Allister dan Julian Alvarez sebelum jeda.
Selepas turun minum, VAR membatalkan gol Ziko pada menit ke-59 karena pelanggaran terhadap Lisandro Martinez sebelumnya. Meski demikian, Ziko akhirnya mencatatkan gol kedua Mesir yang disahkan pada menit ke-67, sebelum Argentina berbalik menguasai laga hingga menutupnya 3-2.
Idnews.top – Amerika Serikat akan menghadapi Belgia pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Rabu (8/7) mulai pukul 07.00 WIB. Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui TVRI dan MaxStream.
Duel ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua tim yang sedang berada dalam tren positif. Amerika Serikat melangkah ke fase gugur setelah menundukkan Bosnia dan Herzegovina 2-0, sedangkan Belgia memastikan tiket babak 16 besar lewat kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal setelah melalui babak perpanjangan waktu.
Bagi Amerika Serikat, pertandingan ini menjadi peluang untuk memperbaiki catatan mereka di fase gugur Piala Dunia. Sebaliknya, Belgia bertekad menjaga asa generasi emas mereka untuk melangkah lebih jauh pada turnamen yang diyakini menjadi Piala Dunia terakhir bagi sejumlah pemain senior.
Tim asuhan Mauricio Pochettino tampil konsisten sejak fase grup. Amerika Serikat berhasil menjadi juara grup untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2010 sebelum melanjutkan performa impresif dengan menyingkirkan Bosnia dan Herzegovina.
Sementara itu, Belgia menunjukkan mental pantang menyerah saat menghadapi Senegal. Sempat tertinggal dua gol, Setan Merah bangkit dan membalikkan keadaan untuk menang 3-2 melalui babak tambahan waktu.
Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming
Kompetisi: 16 Besar Piala Dunia 2026 Pertandingan: Amerika Serikat vs Belgia Tempat: Seattle Stadium Hari, tanggal: Selasa, 7 Juli 2026 Jam kick-off: 07.00 WIB Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport Live streaming: FolaPlay dan MaxStream Link streaming: https://maxstream.tv/live/0_55ojjboj/amerika_serikat_vs_belgia DISCLAIMER: Semua informasi mengenai jadwal siaran TV yang disajikan disusun berdasarkan data yang tersedia untuk umum pada saat penulisan. Stasiun televisi terkait berhak melakukan perubahan jadwal, penundaan, atau pembatalan program siaran tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia
Belgia memiliki modal psikologis yang cukup baik menjelang pertandingan ini. Pada laga uji coba yang berlangsung pada Maret lalu, mereka sukses mengalahkan Amerika Serikat dengan skor meyakinkan 5-2.
Di sisi lain, Amerika Serikat memperlihatkan perkembangan signifikan di bawah arahan Mauricio Pochettino. Kehadiran Folarin Balogun di lini depan membuat variasi serangan mereka semakin berbahaya dan sulit diprediksi.
Meski belum selalu tampil dominan sepanjang turnamen, Belgia memiliki keunggulan dari sisi pengalaman. Para pemain senior mereka beberapa kali mampu menjadi pembeda ketika tim berada dalam situasi sulit.
Pertandingan diperkirakan berjalan ketat karena Amerika Serikat akan mendapat dukungan penuh dari publik tuan rumah. Namun, kualitas individu Belgia, terutama di sektor lini tengah dan lini depan, dinilai masih memberi mereka sedikit keunggulan.