30 Oktober 2026

J13

Idnews.top – Gleison Bremer terpilih sebagai Man of the Match dalam duel Juventus vs Atalanta. Bek asal Brasil tersebut tampil solid di lini belakang sekaligus menyumbangkan satu gol untuk kemenangan Bianconeri.

Juventus meraih kemenangan saat menjamu Atalanta pada pekan kelima Serie A 2026/2027. Bermain di Allianz Stadium, Minggu (20/9/2026) malam WIB, Bianconeri mengamankan tiga poin setelah menang 2-0.

Francisco Conceicao membuka keunggulan Juventus melalui penyelesaian first-time dari dalam kotak penalti. Bremer kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah lewat sundulan pada babak kedua.

Kemenangan tersebut membuat Juventus mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan. Pasukan Luciano Spalletti menempati peringkat keenam klasemen sementara Serie A, sedangkan Atalanta berada di posisi ke-11 dengan enam poin.

Performa Bremer

Bremer tampil kokoh untuk membantu Juventus menjaga pertahanan mereka tetap aman sepanjang pertandingan. Ia aktif menghalau serangan Atalanta dan menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Bianconeri mencatatkan clean sheet.

Menurut catatan statistik pertandingan, Bremer mencatatkan tujuh kontribusi defensif. Ia juga membuat satu tekel, lima sapuan, dua sapuan dengan sundulan, satu intersepsi, dan satu recovery.

Kontribusi Bremer tidak hanya terlihat dalam bertahan. Ia turut mencetak gol kedua Juventus melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Edon Zhegrova.

Gol tersebut memastikan Juventus semakin nyaman memimpin pertandingan. Bremer pun membantu Bianconeri mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Penampilan tersebut membuat Bremer terpilih sebagai Man of the Match versi Serie A. Performa solid di lini belakang dan kontribusinya lewat gol menjadi bagian penting dari kemenangan Juventus atas Atalanta.

Susunan Pemain

Juventus (4-2-3-1): Guglielmo Vicario; Pierre Kalulu, Bremer, Jhon Lucumi, Zeki Celik; Weston McKennie, Douglas Luiz; Francisco Conceicao, Nico Gonzalez, Kerim Alajbegovic; Randal Kolo Muani.

Pelatih: Luciano Spalletti

Atalanta (4-3-3): Marco Carnesecchi; Raoul Bellanova, Thomas Kristensen, Giorgio Scalvini, Lorenzo Bernasconi; Lazar Samardzic, Franck Kessie, Ederson; Charles De Ketelaere, Nikola Krstovic, Jonathan Rowe.

Pelatih: Maurizio Sarri

Pelatih: Luciano Spalletti

Idnews.top – Manajer AS Roma, Gian Piero Gasperini mengomentari hasil imbang yang didapatkan timnya saat berhadapan dengan Inter Milan. Ia menilai skor 2-2 itu merupakan hasil yang adil bagi kedua tim.

Kemarin malam, AS Roma menggelar laga grande partita di Olimpico Stadium. Mereka menjamu sang juara bertahan Serie A, Inter Milan untuk memperebutkan tiga poin di giornata kelima Liga Italia musim ini.

Di pertandingan ini, Roma tampil beringas di babak pertama. Mereka berhasil unggul 2-0 terlebih dahulu berkat aksi Manu Kone.

Namun sayang di babak kedua, Inter berhasil bangkit. Nerazzurri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat sepasang gol dari kapten mereka, Lautaro Martinez.

Performa Sama Kuat

Dalam wawancaranya di DAZn, Gasperini tidak terlalu ambil pusing dengan hasil imbang ini. Ia menilai kedua tim bermain dengan sama baiknya dan hasil imbang ini merupakan hasil yang adil bagi keduanya.

“Saya rasa kami bermain dengan level yang seimbang dengan mereka. Saya rasa kedua tim sama-sama berpeluang untuk memenangkan pertandingan ini,” buka Gasperini.

“Mereka (Inter) mencetak gol tepat setelah babak kedua dimulai dan itu memberikan mereka energi. Inter adalah tim yang selalu mampu mencetak gol, namun kami juga memiliki sejumlah peluang juga di laga ini dan hasil ini akan memberikan kepercayaan diri bagi kami untuk melangkah maju ke depan.”

Masih Bisa Berkembang

Lebih lanjut, Gasperini menilai hasil imbang ini menjadi bukti bahwa AS Roma belum mencapai potensi terbaik mereka. Ia yakin Il Lupi masih punya banyak ruang untuk berkembang dan jadi lebih baik lagi.

Itulah mengapa ia berharap dengan hasil ini timnya mau terus berbenah dan meningkatkan performa mereka agar mereka semakin membaik hingga akhir musim nanti.

“Saya rasa kami masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Kami harus senang dengan progress yang sudah kami buat dan kualitas yang sudah kami tunjukkan di pertandingan tadi. Ada banyak hal positif hari ini dan kami harus lanjut berjalan di jalur ini,” pungkas sang manajer.

Kokoh di Puncak

Meski ditahan imbang Inter, AS Roma masih kokoh di puncak klasemen Serie A 2026/2027.

Mereka sama-sama mengoleksi 13 poin dengan Inter, namun Roma berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol atas Nerazzurri.

BOLADONESIA – Zinedine Zidane akhirnya mengumumkan daftar skuad timnas Prancis untuk tiga laga UEFA Nations League bulan ini. Zidane memanggil lima nama debutan di skuad perdananya bersama Les Bleus.

Lima pemain debutan tersebut adalah Guillaume Restes, Andy Diouf, Jeremy Jacquet, Lucas Da Cunha serta Esteban Lepaul. Selain kelima pemain debutan itu, Zidane juga menyertakan pemain-pemain bintang seperti Rayan Cherki, Kylian Mbappe, Dayot Upamecano serta Ousmane Dembele.

Zidane pun buka suara menganai keputusannya memanggil Lepaul. Zidane mengaku sangat senang dengan cara Lepaul bergerak di atas lapangan, khususnya di area-area sempit.

“Lepaul memiliki profil berbeda dibanding penyerang-penyerang lainnya. Dia mampu beroperasi dengan sangat baik di ruang sempit,” ujar Zidane dilansir Football5Star dari laman RMC Sport.

“Dia adalah salah satu pemain yang menarik perhatian saya. Dia punya insting mencetak gol yang bagus dan saya ingin melihat penampilannya secara langsung,” sambung Zidane.

Prancis membuka perjalannnya di UEFA Nations League dengan laga tandang melawan Turkiye. Partai tersebut rencananya digelar di Kocaeli Stadium pada 26 September mendatang.

Daftar Pemain Timnas Prancis:

Kiper: Mike Maignan (AC Milan), Guillaume Restes (Toulouse), Robin Risser (Lens);

Belakang: Andy Diouf (Inter Milan), Jeremy Jacquet (Liverpool), Pierre Kalulu (Juventus), Ibrahima Konate (Real Madrid), Jules Koundé (Barcelona), Maxence Lacroix (Chelsea), Adrien Truffert (Bournemouth), Dayot Upamecano (Bayern Munich);

Tengah: Eduardo Camavinga (Real Madrid), Rayan Cherki (Manchester City), Lucas Da Cunha (Como), Manu Kone (AS Roma), Adrien Rabiot (AC Milan), Warren Zaire-Emery (PSG)

Depan: Bradley Barcola (Liverpool), Ousmane Dembele (PSG), Desire Doue (PSG), Estéban Lepaul (Rennes), Kylian Mbappe (Real Madrid), Michael Olise (Bayern Munich).

BOLADONESIA – Tan Cheng Hoe telah mengumumkan 23 pemain yang akan membela timnas Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Ada perubahan drastis dibanding skuad yang membuat kejutan dengan lolos ke semifinal Piala ASEAN 2026 lalu.

Dari tim yang berlaga pada Juli lalu, hanya kiper Azri Ghani, bek tengah Ubaidullah Shamsul, bek kiri Faris Danish, gelandang Sergio Aguero, dan winger Gunalan Pavithran yang tetap dibawa Cheng Hoe. Sementara itu, Paulo Josue hanya berada di daftar back up.

Untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026, timnas Malaysia dapat kembali diperkuat sejumlah pemain andalan. Dion Cools, Arif Aiman, LaVere Corbin Ong, hingga Faisal Halim kembali masuk skuad.

Sudah dapat diduga, Johor Darul Ta’zim kembali jadi penyumbang pemain terbanyak. Dari 23 pemain yang dipanggil Cheng Hoe, 10 di antaranya berasal dari klub juara Liga Super Malaysia tersebut.

Tambahan Kekuatan

Satu hal menarik, dari 10 pemain Johor Darul Ta’zim yang masuk skuad timnas Malaysia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 terdapat 3 pemain yang baru mendapatkan kewarganegaraan Malaysia. Mereka adalah Bergson da Silva, Brad Tapp, dan Manuel Hidalgo.

Nama terakhir baru mendapat pengesahan dari FIFA hanya beberapa jam sebelum pengumuman skuad dilakukan di laman resmi Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Perpindahan asosiasi dari Argentina ke Malaysia sah karena dia sudah 5 tahun berdiam di negara barunya.

Keberadaan 3 pemain baru tersebut secara otomatis menambah kekuatan Harimau Malaya dalam bersaing di ajang FIFA ASEAN Cup yang baru digelar untuk kali pertama. Sorotan terutama akan tertuju kepada Bergson yang 3 kali jadi top scorer Liga Super Malaysia.

Di FIFA ASEAN Cup nanti, Malaysia tergabung di Grup A bersama Singapura, Bangladesh, dan sang tuan rumah, Indonesia. Mereka akan membuka kiprah dengan melawan Bangladesh, lalu menjalani big match dengan Indonesia, dan terakhir menghadapi Singapura.

BOLADONESIA – Kim Gi-dong, pelatih FC Seoul, tak menyesali putusan melakukan rotasi besar dan memberikan debut kepada 6 pemain sekaligus yang berujung kekalahan 0-1 dari Persib Bandung pada matchday I fase grup Liga Champions Asia 2 2026-27, Rabu (16/9/2026).Dia menyebut rencananya hampir saja berhasil, hanya rusak oleh gol cepat Julio Cesar.

Dalam laga menjamu Persib, Gi-dong memang sengaja menurunkan para pemain pelapis, termasuk beberapa pemain yang baru dipromosikan dari SMA Osan. Hal itu dilakukan karena tim utama difokuskan pada tahap akhir perburuan gelar juara K League 1. The Dark Red Warriors masih butuh banyak poin untuk meangkhiri puasa gelar yang telah dijalani selama 10 tahun.

“Kami bermaksud menjaga skor 0-0 pada babak pertama dan mencoba untuk memastikan kemenangan pada babak kedua. Namun, kebobolan gol cepat membuat segalanya sulit bagi para pemain. Pada babak kedua, lawan bertahan sehingga kami sulit mencetak gol dan tak dapat meraih kemenangan,” urai Kim Gi-dong seperti dikutip Football5Star.net dari Chosun Ilbo.

Pelatih berumur 54 tahun itu lebih lanjut menambahkan, “Saya pikir kami tak akan kalah jika mampu mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0. Saya sudah memperkirakan laga ini akan sangat sulit karena jadi yang pertama (di Liga Champions Asia 2). Ada beberapa hal yang patut disesalkan, tapi saya pikir gambaran lebih besar akan lebih jelas setelah Oktober nanti.”

Catatan Kim Gi-dong

Pada dasarnya, Kim Gi-dong meyakini putusan melakukan rotasi besar-besaran dan menurunkan banyak pemain muda yang minim pengalaman sudah benar. Sedari awal, dia percaya pada kemampuan para pemainnya. Hal itu pun terlihat di lapangan. Meskipun akhirnya kalah, mereka mampu menyulitkan Persib Bandung yang turun dengan kekuatan terbaiknya.

“Walaupun kami merotasi skuad, karena aini laga kandang dan laga pertama musim ini (di Liga Champions Asia 2), saya diam-diam berharap kami akan mampu bermain bagus dan menang. Sungguh mengecewakan karena kami ternyata tak mampu melakukannya,” ujar Gi-dong yang saat konferensi pers pralaga tegas-tegas menyebut dirinya tak menginginkan kekalahan.

Meskipun demikian, dia juga memberikan satu catatan besar. Dia mengungkapkan, “Satu hal yang patut disesalkan dari para pemain SAM yang turun, terlepas dari mungkin ada hal yang perlu diperbaiki, saya berharap mereka menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri di lapangan. Saya kecewa melihat mereka bermain dengan rasa terintimidasi dan kurang percaya diri.”

Toh, itu tak membuat Gi-dong kapok. Dia mengisyaratkan akan tetap melakukan rotasi pada laga-laga di Liga Champions Asia 2 karena fokus utama tetap di K League 1. Dia pun tak dapat memastikan kapan akan mulai menurunkan tim utama di ajang tersebut walaupun target tetap lolos ke babak 16 besar.

Idnews.top – Alexis Mac Allister terpilih sebagai Man of the Match dalam kemenangan Liverpool 3-1 atas Tottenham pada putaran ketiga Carabao Cup 2026-27. Pertandingan di Anfield, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB, menjadi panggung bagi gelandang asal Argentina tersebut untuk menunjukkan kembali kualitas terbaiknya.

Liverpool tampil efektif meski melakukan 10 perubahan dari susunan pemain saat bermain imbang tanpa gol melawan Fulham pada akhir pekan. Mac Allister menjadi salah satu pemain yang mampu menjaga kendali permainan sekaligus memberikan kontribusi langsung lewat sebuah gol indah pada babak pertama.

Gol tersebut menjadi pembuka kemenangan Liverpool. Cody Gakpo kemudian menggandakan keunggulan sebelum Conor Gallagher memperkecil ketertinggalan Tottenham, tetapi Dominik Szoboszlai memastikan The Reds melaju ke putaran keempat lewat gol spektakuler pada masa injury time.

Mac Allister Buka Keunggulan Liverpool

Liverpool membuka skor pada menit ke-21 melalui aksi Mac Allister. Berawal dari pergerakan Rio Ngumoha di sisi kiri, bola kemudian jatuh ke kaki sang gelandang yang melepaskan tembakan melengkung ke gawang Martin Dubravka.

Gol tersebut menunjukkan ketenangan Mac Allister dalam memanfaatkan ruang di depan kotak penalti. Ia juga aktif membantu Liverpool menguasai lini tengah ketika Tottenham mencoba memberikan tekanan.

Performa tersebut membuat Mac Allister mampu menjadi penghubung antara lini tengah dan serangan Liverpool. Ia tidak hanya berperan dalam distribusi bola, tetapi juga ikut terlibat dalam sejumlah situasi berbahaya yang diciptakan tuan rumah.

Tampil Dominan Di Lini Tengah

Tottenham memiliki lini tengah yang energik dan berusaha mengganggu aliran permainan Liverpool. Namun, Mac Allister mampu menggunakan pengalaman dan ketenangannya untuk menjaga keseimbangan permainan tim asuhan Andoni Iraola.

Mac Allister juga hampir mencetak gol keduanya setelah Liverpool merebut bola melalui tekanan tinggi. Sayangnya, tembakannya melebar dari sasaran.

Pada awal babak kedua, Mac Allister kembali memberikan kontribusi penting. Ia menjadi pengirim umpan kepada Gakpo yang kemudian menggeser bola ke kaki kanannya sebelum melepaskan tembakan melewati Dubravka untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Liverpool Amankan Tiket Putaran Keempat

Tottenham memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69 melalui Gallagher. Mamardashvili gagal mengantisipasi sepak pojok dengan sempurna sehingga Gallagher dapat menyundul bola masuk ke gawang.

Tekanan Tottenham meningkat setelah gol tersebut dan Liverpool harus bertahan untuk mempertahankan keunggulan. Namun, Szoboszlai yang masuk sebagai pemain pengganti akhirnya mengakhiri ketegangan pada menit ke-90+1 melalui tendangan voli spektakuler dari jarak sekitar 25 yard.

Kemenangan 3-1 memastikan Liverpool melaju ke putaran keempat Carabao Cup. Di tengah kontribusi Gakpo, Mamardashvili, dan Szoboszlai, Mac Allister tetap menjadi pemain paling berpengaruh berkat gol serta perannya dalam mengendalikan lini tengah.

Idnews.top – Inter Milan meraih kemenangan 5-3 atas Udinese setelah sempat tertinggal dua gol dalam lanjutan Serie A, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut memperlihatkan satu karakter penting dari tim asuhan Cristian Chivu, yakni kemampuan untuk bangkit ketika berada dalam situasi sulit.

Comeback itu menjadi semakin menarik karena Inter Milan baru saja melakukan hal serupa pada pertandingan sebelumnya. Saat menghadapi Napoli, Nerazzurri juga tertinggal dua gol sebelum membalikkan keadaan dan menang 3-2 berkat gol penentu Lautaro Martinez.

Dua hasil tersebut memberikan sinyal bahwa kebangkitan melawan Napoli bukan sekadar kejadian satu kali. Inter Milan mulai menunjukkan keyakinan bahwa mereka tetap mampu mendapatkan hasil positif meski pertandingan berjalan tidak sesuai rencana.

Musim masih panjang dan berbagai tantangan akan menunggu Inter Milan. Kemampuan untuk tetap tenang ketika tertinggal dapat menjadi modal penting bagi Chivu dalam menghadapi jadwal padat, pertandingan sulit, serta persaingan memperebutkan trofi.

Inter Mulai Punya Mental Comeback

Kemenangan atas Napoli sebelumnya sudah memperlihatkan kemampuan Inter Milan untuk mengatasi situasi sulit. Namun, mengulanginya hanya beberapa hari kemudian membuat dua kemenangan tersebut memiliki arti yang lebih besar bagi perkembangan tim.

Para pemain kini memiliki pengalaman nyata bahwa ketertinggalan bukan berarti pertandingan telah berakhir. Kepercayaan seperti itu dapat membantu mereka tetap bermain dengan keyakinan ketika lawan lebih dulu mencetak gol.

Saat menghadapi Udinese, Inter Milan tidak membiarkan dua gol awal lawan mengubah pendekatan mereka. Nerazzurri terus memainkan permainan mereka dan perlahan mengambil kendali pertandingan.

Bagi Chivu, respons tersebut menjadi salah satu hal paling positif dari kemenangan tersebut. Para pemain menunjukkan kemampuan untuk tetap tenang, bekerja keras, dan menjaga fokus meski berada di bawah tekanan.

Tidak Panik Setelah Tertinggal

Inter Milan juga memperlihatkan bahwa mereka memiliki keyakinan untuk kembali ke dalam pertandingan. Pengalaman melawan Napoli memberi mereka gambaran bahwa situasi tertinggal masih dapat diubah jika tim terus berusaha.

Kondisi tersebut bisa menjadi sangat penting ketika mereka menghadapi periode sulit sepanjang musim. Cedera, jadwal padat, dan pertandingan dengan tingkat kesulitan tinggi berpotensi menguji kedalaman skuad.

Jika Inter Milan kembali tertinggal dalam pertandingan penting, pengalaman dari dua comeback tersebut dapat memberikan dorongan mental. Para pemain tidak perlu langsung kehilangan kepercayaan diri hanya karena lawan berhasil mencetak gol lebih dahulu.

Kemampuan menjaga ketenangan juga memungkinkan Inter Milan tetap menjalankan rencana permainan. Hal itu terlihat ketika mereka perlahan mengubah pertandingan melawan Udinese hingga akhirnya mengamankan kemenangan dengan lima gol.

Inter Tetap Menyerang Setelah Berbalik Unggul

Hal menarik lainnya terlihat setelah Inter Milan berhasil mengembalikan keadaan. Mereka tidak sekadar bertahan untuk mempertahankan keunggulan yang sudah didapat.

Sebaliknya, Nerazzurri tetap memberikan tekanan kepada Udinese dan terus mencari peluang untuk menambah gol. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tim tidak takut mengambil risiko setelah berhasil keluar dari situasi sulit.

Inter Milan akhirnya mencetak lima gol dalam pertandingan tersebut. Produktivitas itu memperlihatkan bahwa comeback mereka bukan hanya tentang bertahan dari tekanan, tetapi juga kemampuan untuk mengambil alih pertandingan.

Karakter tersebut bisa menjadi sangat berharga ketika setiap poin mulai menentukan posisi di klasemen. Tim yang mampu terus menyerang setelah bangkit memiliki peluang lebih besar untuk mengubah pertandingan sulit menjadi kemenangan.

Modal Penting untuk Perburuan Trofi

Kemampuan bangkit juga dapat memberikan keuntungan ketika Inter Milan memasuki pertandingan besar pada fase penting musim. Jika mereka bersaing dalam perebutan gelar Serie A dan Liga Champions, situasi tertinggal kemungkinan akan kembali muncul.

Di kompetisi Eropa, satu awal buruk dapat membuat sebuah tim berada dalam posisi sulit. Pengalaman menghadapi situasi serupa bersama Napoli dan Udinese dapat membantu Inter Milan menghadapi tekanan ketika lawan yang dihadapi memiliki kualitas lebih tinggi.

Musim masih sangat panjang sehingga dua comeback tersebut belum bisa menjadi jaminan keberhasilan. Namun, Chivu sudah memiliki sesuatu yang positif untuk dikembangkan dari dua pertandingan tersebut.

Inter Milan bukan hanya menunjukkan kualitas untuk memenangkan pertandingan. Mereka juga memperlihatkan bahwa ketika berada dalam masalah, mereka memiliki daya juang untuk tetap bertahan dan mencari jalan keluar.

Jika karakter tersebut terus berkembang, mental comeback dapat menjadi salah satu keunggulan Inter Milan sepanjang musim. Dalam persaingan panjang menuju trofi, kemampuan meraih poin dari situasi yang hampir hilang bisa menjadi pembeda pada akhirnya.

Idnews.top – Manchester City berhasil keluar sebagai pemenang dalam Derby Manchester. Berikut sejumlah catatan menarik dari pertandingan Manchester United vs Manchester City.

Manchester City berhasil meraih kemenangan atas Manchester United pada pekan keempat Liga Inggris 2026/2027, Minggu (13/9/2026) malam WIB. The Citizens menang 1-0 di Old Trafford berkat gol Erling Haaland pada babak kedua.

Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan. Manchester City pun sukses membawa pulang tiga poin dari markas rival sekotanya.

Tambahan tiga poin membuat Manchester City kini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. The Citizens menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris.

Sejumlah catatan menarik tercipta setelah Manchester City mengalahkan Manchester United. Berikut perinciannya.

Catatan Menarik Duel Manchester United vs Manchester City

  1. Erling Haaland kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Derby Manchester di Premier League dengan sembilan gol. Ia melewati catatan Sergio Aguero dan Wayne Rooney yang sama-sama mengoleksi delapan gol.
  2. Manchester City mencatat kartu merah paling awal dalam pertandingan Premier League yang berujung kemenangan mereka, yakni ketika laga baru berjalan 22 menit 23 detik. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang Vincent Kompany yang mendapat kartu merah pada menit ke-10 saat menghadapi Hull City pada Maret 2014, meski Manchester City tetap menang 2-0.

Catatan Menarik Duel Manchester United vs Manchester City

  1. Sebanyak 50 tim pernah mendapat kartu merah sebagai tim tamu di Old Trafford dalam ajang Premier League. Namun, hanya dua tim yang tetap mampu meraih kemenangan, yakni Everton pada November 2025 setelah mendapat kartu merah pada menit ke-13 dan menang 1-0, serta Manchester City hari ini yang mendapat kartu merah pada menit ke-23 dan menang 1-0.
  2. Manchester City menjadi tim tamu pertama yang mampu meraih 10 kemenangan atas Manchester United di Old Trafford dalam sejarah Premier League. Dalam 11 musim terakhir sejak 2016/2017, tidak ada pertandingan lain di kompetisi kasta teratas Inggris yang menghasilkan lebih banyak kemenangan tim tamu daripada Derby Manchester, yakni 10 kali.

Idnews.top – Sebanyak tujuh pertandingan Premier League dimainkan pada Sabtu (12/9/2026) malam WIB hingga Minggu (13/9/2026) dini hari WIB. Rangkaian laga tersebut membuat persaingan klasemen Liga Inggris 2026/2027 semakin menarik setelah memasuki pekan keempat.

Arsenal menjadi tim yang paling menonjol setelah menjaga rekor sempurna dengan empat kemenangan beruntun. The Gunners naik ke puncak klasemen berkat kemenangan 2-0 atas Sunderland di Stadium of Light.

Gol Bruno Guimaraes dan penalti Bukayo Saka memastikan Arsenal mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Mereka juga memiliki selisih gol +7, unggul dari Manchester City yang baru memainkan tiga laga.

Manchester City berada di posisi kedua dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. The Citizens masih memiliki kesempatan kembali ke puncak karena baru akan menghadapi Manchester United pada Minggu (13/9) malam WIB.

Hull City menjadi kejutan di papan atas dengan menempati posisi ketiga melalui koleksi delapan poin dari empat laga. Chelsea berada di posisi keempat dengan tujuh poin setelah bermain imbang 2-2 saat menjamu Hull City.

Liverpool masih tertahan setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Fulham. The Reds baru mengumpulkan enam poin dari empat pertandingan, sementara Tottenham Hotspur berada di posisi ke-17 dengan dua poin setelah bermain tanpa gol kontra Everton.

Nottingham Forest meraih kemenangan 2-1 atas Aston Villa, sedangkan Ipswich Town menang dramatis 3-2 atas Crystal Palace. Bournemouth dan Brentford juga berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 pada pekan keempat.

Hasil Pekan 4 Premier League 2026/2027

Sabtu, 12 September 2026

21.00 WIB – Aston Villa 1-2 Nottingham Forest
21.00 WIB – Bournemouth 1-2 Brentford
21.00 WIB – Chelsea 2-2 Hull City
21.00 WIB – Crystal Palace 2-3 Ipswich Town
21.00 WIB – Liverpool 0-0 Fulham
23.30 WIB – Tottenham Hotspur 0-0 Everton

Minggu, 13 September 2026

02.00 WIB – Sunderland 0-2 Arsenal

Jadwal Pekan 4 Premier League 2026/2027

Minggu, 13 September 2026

20.00 WIB – Coventry City vs Brighton and Hove Albion
22.30 WIB – Manchester United vs Manchester City

Selasa, 15 September 2026

02.00 WIB – Leeds United vs Newcastle United

Top Skor Premier League 2026/2027

3 Gol

Joao Pedro (Chelsea), Bruno Fernandes (Manchester United), Morgan Rogers (Chelsea), Erling Haaland (Manchester City), Alexander Isak (Liverpool), Bukayo Saka (Arsenal), Marcus Tavernier (Bournemouth), Kevin Schade (Brentford)

2 Gol

Rayan Cherki (Manchester City), Cole Palmer (Chelsea), Emersonn (Ipswich Town), Mohamed Belloumi (Hull City), Leif Davis (Ipswich Town), Jack Hinshelwood (Brighton), Anthony Elanga (Newcastle), Bryan Mbeumo (Manchester United), Martin Odegaard (Arsenal), Tyrick Mitchell (Crystal Palace), Kai Havertz (Arsenal), Josh King (Fulham), Vitaly Janelt (Brentford)

BOLADONESIA – Franco Mastantuono jadi bintang saat Fiorentina menang 4-2 di kandang Venezia pada giornata ke-4 Serie A 2026-27, Sabtu (12/9/2026) dini hari WIB. Pemain pinjaman dari Real Madrid itu mencetak hat-trick. Dia membobol gawang Filip Stankovic pada menit ke-29, 30 dan 84.

Torehan hat-trick itu juga jadi catatan sejarah baru. Dalam umur 19 tahun 28 hari, Mastantuono tercatat sebagai pemain termuda yang mencetak lebih dari 1 gol bagi Fiorentina di Serie A. Dia mematahkan rekor Claudio Desolati yang mencetak brace saat I Viola menang 3-1 atas Torino pada 17 Maret 1974. kala itu, Desolati berumur 19 tahun 52 hari.

Hal itu tentu saja membuat pemain asal Argentina tersebut sangat bangga. “Sungguh sebuah kehormatan bagiku dapat membuat sejarah di klub bergengsi ini. Sangat penting meraih hasil bagus dan kami hari ini memeragakan permainan yang hebat. Aku senang dengan kemenangan yang diraih, juga gol-gol yang kucetak,” kata Franco Mastantuono seperti dikutip IDNEWS dari Tuttomercatoweb.

Secara pribadi, bagi Mastantuno, torehan gol-gol di gawang Venezia adalah pembebasan tersendiri. Sejak diangkut dari Madrid, dia memikul ekspektasi tinggi. Namun, pada 3 laga awal di Serie A, dia gagal memberikan kontribusi. Pada laga melawan Torino, eks pemain River Plate itu bahkan ditarik pada awal babak kedua.

Milestone Franco Mastantuono

Di samping itu, aksi apik saat Fiorentina melawat ke markas Venezia itu jadi milestone tersendiri dalam karier Franco Mastantuono sebagai pesepak bola profesional. Itu adalah kali pertama dia mengemas lebih dari 1 gol dalam sebuah pertandingan. Sebelumnya, dalam 103 laga, dia tak pernah mencetak brace apalagi hat-trick.

Hal yang membuat Mastantuono senang bukan kepalang, gol-golnya mampu membuahkan kemenangan pertama Fiorentina pada musim ini. Sebelumnya, dalam 3 laga terdahulu, I Viola selalu kalah sehingga Fabio Grosso dipecat dari posisi pelatih. Itu sebabnya, hal yang paling ditekankan pemain berumur 19 tahun itu adalah raihan 3 poin, bukan torehan 3 golnya.

Kemenangan yang diwarnai hat-trick Mastantuono jadi penanda awal baru Fiorentina bersama Paolo Vanoli yang kembali menangani tim setelah dilepas pada akhir musim lalu sesuai dengan kontrak awalnya. Beberapa pakar melihat ada perubahan signifikan dalam performa I Viola di bawah asuhan Vanoli.

Perubahan itu juga diakui anggota skuad Fiorentina. “Pelatih datang dengan sangat tegas. Dia langsung memberikan beberapa kritik yang memang pantas dilontarkan karena kami tampil buruk. Malam ini, kami saling membantu satu sama lain,” ujar gelandang Nicolo Fagioli soal dampak kehadiran Vanoli.