28 Oktober 2026

#PremierLeague

Idnews.top – Mike Maignan akan menjadi salah satu tumpuan Prancis saat menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB itu menjadi panggung berikutnya bagi kiper AC Milan tersebut.

Penjaga gawang berusia 31 tahun itu datang dengan catatan yang sangat meyakinkan sepanjang turnamen. Dari 46 penampilan bersama tim nasional, Maignan telah membukukan empat clean sheet di Piala Dunia 2026 dan baru kebobolan dua gol.

Performa konsisten sebagai tembok terakhir itu membuat Prancis memiliki fondasi pertahanan yang sulit ditembus lawan. Ketenangan, kepemimpinan, dan kemampuan mengatur lini belakang menjadi modal penting Les Bleus dalam perburuan tiket menuju final.

Mike Maignan Jadi Pilar Pertahanan Prancis

Julukan “Magic Mike” semakin melekat berkat kontribusinya setelah mengambil peran yang sebelumnya dipegang Hugo Lloris. Ia membantu Prancis mencapai semifinal Euro 2024 dan kini kembali mengantar tim melangkah hingga empat besar Piala Dunia 2026.

Maignan juga mencatat tiga pertandingan fase gugur secara beruntun tanpa kebobolan. Rangkaian performa tersebut diawali penyelamatan penalti penting saat Prancis mengunci posisi teratas Grup I melalui kemenangan atas Norwegia.

Kemampuan fisik, refleks, teknik, serta distribusi bola menjadi keunggulan utama sang penjaga gawang. Selain piawai menggagalkan peluang lawan, ia juga berperan besar dalam membangun serangan dari lini belakang.

Unggul dalam Catatan Penyelamatan

Menjelang semifinal, Spanyol memang memiliki jumlah clean sheet lebih banyak dibanding Prancis. Namun, Mike Maignan tampil lebih sibuk dengan membukukan 11 penyelamatan, unggul satu dari kiper Spanyol yang mencatat 10 penyelamatan.

Catatan tersebut menunjukkan besarnya kontribusi Maignan ketika tim berada dalam tekanan. Keputusan cepat dan posisi yang tepat membuatnya mampu menjaga gawang Prancis tetap aman pada momen-momen krusial.

Maignan lahir di Guyana Prancis yang berada di pesisir timur laut Amerika Selatan sebelum tumbuh besar di kawasan utara Paris. Perjalanan hidupnya menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter hingga berkembang menjadi salah satu kiper terbaik dunia.

Kualitas Maignan juga mendapat pengakuan dari penjaga gawang Brasil, Alisson Becker. “Dia kuat secara fisik, cepat, memiliki teknik yang bersih. Dia sangat tangguh. Dia adalah salah satu yang terbaik di dunia,” ujar Alisson.

Erling Haaland menilai Inggris beruntung memiliki pemain seperti Jude Bellingham. Penyerang Norwegia itu juga mengatakan mantan rekan setimnya di Borussia Dortmund tersebut menerima terlalu banyak kritik yang tidak perlu.

Bellingham kembali menjadi penentu kemenangan Inggris saat mengalahkan Norwegia 2-1 pada perempat final Piala Dunia di Miami, Minggu (12-7-2026) dini hari WIB. Gelandang Real Madrid itu mencetak dua gol yang membawa The Three Lions bangkit setelah sempat tertinggal.

Dua gol tersebut membuat koleksi gol Bellingham di Piala Dunia 2026 menjadi enam, seluruhnya tercipta dari situasi nonpenalti.

Catatan itu menyamai rekor Gary Lineker sebagai pemain Inggris dengan gol nonpenalti terbanyak dalam satu edisi turnamen besar, yakni enam gol pada Piala Dunia 1986.

Bellingham kini juga telah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia. Di antara pemain yang berusia 23 tahun atau lebih muda, hanya Kylian Mbappe yang memiliki torehan lebih banyak, yakni 12 gol.

Sanjungan Haaland

Sebelum turnamen dimulai, sikap Bellingham sempat menjadi sorotan. Bahkan, muncul pendapat yang menyebut Morgan Rogers layak menjadi starter di belakang Harry Kane menggantikan perannya. Hal itu membuat Haaland merasa heran.

“Saya tidak terkejut dia mencetak dua gol hari ini dan tampil seperti itu,” kata Haaland.

“Satu-satunya hal adalah, saya merasa terkadang dia menerima terlalu banyak kritik karena tidak cukup sering mencetak gol atau apa pun alasannya.”

“Menurut saya, dia tidak pantas mendapatkannya karena dia adalah satu di antara pemain terbaik di dunia. Dia seorang gelandang, tetapi tetap mencetak gol dan mampu melewati pemain-pemain lawan,” sanjung Haaland.

“Saya hanya ingin memuji Jude. Menurut saya dia luar biasa. Inggris beruntung memilikinya, Madrid juga beruntung karena semua tim pasti ingin memiliki pemain seperti Jude,” tegas bintang Manchester City itu.

Dukung Inggris

Pada laga melawan Inggris, Haaland tidak banyak terlibat dalam permainan. Ia melepaskan dua tembakan yang semuanya berasal dari sundulan.

Pelanggarannya terhadap Elliot Anderson saat situasi sepak pojok juga membuat gol kedua Norwegia dianulir setelah tinjauan VAR.

Sebelum pertandingan tersebut, Haaland sedang mencatatkan 14 penampilan beruntun bersama timnas dengan selalu mencetak gol. Dalam periode itu, penyerang berusia 25 tahun tersebut membukukan 27 gol.

Kendati mengaku kecewa dengan beberapa keputusan yang menurutnya merugikan Norwegia, Haaland berharap Inggris mampu melangkah jauh. Tim asuhan Thomas Tuchel itu akan menghadapi Argentina pada partai semifinal.

“Tentu saja saya ingin Inggris tampil baik. Saya rasa saya mendapat jersey Inggris lebih dulu daripada jersey Norwegia ketika masih kecil,” ujar Haaland yang lahir di Leeds.

“Saya ingin Inggris tampil baik karena itu negara yang menyenangkan dan memiliki jersey yang bagus,” ucapnya.

IDnew.top – Erling Haaland gagal membawa Norwegia melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Inggris pada laga perempat final. Kekalahan itu memicu perdebatan lantaran kubu Norwegia menilai kepemimpinan wasit tidak berjalan adil.

Pertandingan di Miami berlangsung sengit sejak menit awal dengan kedua tim saling menciptakan peluang. Inggris akhirnya mengamankan kemenangan berkat dua gol Jude Bellingham yang mengakhiri langkah Norwegia.

Perdebatan muncul setelah gol penyeimbang Inggris pada akhir babak pertama. Bola hasil sapuan panjang kiper Orjan Nyland dianggap berubah arah sebelum jatuh ke kaki Elliot Anderson yang memulai proses gol.

FIFA kemudian memberikan penjelasan bahwa sensor di dalam bola tidak mendeteksi adanya sentuhan kabel pada insiden tersebut. Meski demikian, kubu Norwegia tetap mempertanyakan sejumlah keputusan wasit sepanjang pertandingan.

Ayah Erling Haaland Kritik Kepemimpinan Wasit

Alfie Haaland melontarkan komentar melalui media sosial X setelah laga berakhir. Ia memberikan ucapan selamat kepada Jude Bellingham, tetapi menyisipkan kritik terhadap wasit.

“Selamat untuk Bellingham dan wasit,” tulis Alfie Haaland. Komentar itu langsung memancing perbincangan di kalangan penggemar sepak bola.

Dalam unggahan lain, Alfie kembali melontarkan sindiran. “Benarkah? Diselamatkan oleh wasit. Semoga kalian menjuarai Piala Dunia. Namun, saya merasa kami dirampok hari ini.”

Gol Norwegia Dianulir usai Tinjauan VAR

Kontroversi tidak berhenti pada proses gol pertama Inggris. Norwegia sempat mencetak gol lewat Torbjorn Heggem pada babak kedua setelah memanfaatkan sepak pojok Martin Odegaard.

Namun, wasit membatalkan gol tersebut setelah menerima rekomendasi VAR untuk meninjau pelanggaran lebih dulu. Tayangan ulang memperlihatkan Erling Haaland mendorong Elliot Anderson sebelum bola dilepaskan dari sepak pojok.

Keputusan itu membuat keunggulan yang sempat diraih Norwegia tidak pernah tercatat di papan skor. Inggris kemudian mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Tanggapan Erling Haaland atas Keputusan VAR

Erling Haaland juga mengungkapkan pandangannya terkait insiden yang membuat gol Norwegia dianulir. Penyerang Manchester City itu merasa kontak yang terjadi masih dalam batas wajar duel di kotak penalti.

“Saya merasa terus ditarik sepanjang momen itu, dan menurut saya, itu keputusan yang terlalu mudah. Jika itu dianggap pelanggaran, maka saya seharusnya mendapatkan tendangan bebas di hampir setiap duel dalam setiap pertandingan,” kata Haaland.

Kekalahan tersebut mengakhiri impian Norwegia meraih gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah. Di sisi lain, Inggris melangkah ke semifinal untuk keempat kalinya dengan modal kemenangan yang masih menjadi bahan perdebatan.

FIFA akan mengkaji kemungkinan menambah jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim mulai edisi 2030.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan pembahasan mengenai usulan tersebut akan dilakukan setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

Piala Dunia 2026 ssudah mengalami perluasan dari 32 menjadi 48 peserta. Turnamen itu digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sementara itu, Piala Dunia 2030 akan berlangsung di enam negara yang tersebar di tiga benua.

Uruguay, tuan rumah edisi perdana pada 1930, bersama Argentina yang menjadi juara dunia 2022 dan Paraguay dijadwalkan masing-masing menggelar satu pertandingan pembuka. Adapun sisa pertandingan akan dibagi antara Maroko, Portugal, dan Spanyol.

Pada September 2025, FIFA telah membahas kemungkinan memperluas jumlah peserta Piala Dunia 2030 setelah menerima proposal resmi dari delegasi sejumlah tokoh berpengaruh Amerika Selatan.

Penyataan Infantino

Dilansir dari The Athletic, Infantino memastikan usulan tersebut akan dibahas di komite terkait setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

“Ini jelas merupakan isu yang akan dikaji dan didiskusikan di komite-komite terkait setelah Piala Dunia ini,” kata Infantino kepada media Swiss, Bluewin.

Ia kembali menegaskan bahwa Piala Dunia diperuntukkan bagi seluruh dunia, bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan.

“Setiap negara harus memiliki mimpi untuk tampil di Piala Dunia. Anda bisa melihat kualitas tim-tim saat ini sangat tinggi dan terus meningkat di seluruh dunia.”

“Jika negara-negara yang lebih kecil tidak diberi kesempatan tampil di Piala Dunia, mereka akan kehilangan dorongan untuk terus berkembang,” ucapnya.

Tuai Kritik

Infantino juga menilai format 48 tim yang diterapkan pada Piala Dunia edisi kali ini merupakan “keberhasilan 100 persen”. Namun, format tersebut tetap menuai kritik.

Setelah fase grup berakhir, pelatih Ghana, Carlos Queiroz, menyebut perluasan peserta telah mengurangi nilai proses kualifikasi dan membuat turnamen menjadi sesuatu yang vulgar dan biasa.

Sebelumnya, Infantino dan FIFA sempat menugaskan studi kelayakan mengenai wacana menggelar Piala Dunia setiap dua tahun sekali, bukan empat tahun sekali, sebelum akhirnya rencana tersebut dibatalkan.

Infantino juga mengungkapkan dirinya hampir setiap hari berkomunikasi dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menurutnya, Trump sangat menikmati jalannya turnamen dan menyaksikan hampir setiap pertandingan melalui televisi, meski belum hadir langsung di stadion.

Pria berusia 56 tahun itu kembali menegaskan pernyataannya pada Juni lalu bahwa Trump akan menghadiri partai final Piala Dunia 2026 dan menyerahkan trofi kepada tim juara.

Dukungan

Gagasan Piala Dunia 64 tim pertama kali diajukan pejabat sepak bola Uruguay, Ignacio Alonso, dalam rapat Dewan FIFA pada Maret 2025.

FIFA sebelumnya menyatakan kepada The New York Times bahwa usulan Alonso muncul secara spontan dalam agenda lain-lain menjelang akhir rapat.

Kemudian, pada November 2025, Presiden CONMEBOL yang juga Wakil Presiden FIFA, Alejandro Dominguez, menyebut Piala Dunia 2030 dengan 64 peserta sebagai mimpi yang menurutnya dapat mempersatukan dunia, sekali saja.

Dengan menjadi tuan rumah sebagian pertandingan Piala Dunia 2030, Amerika Selatan tidak dapat kembali menjadi penyelenggara hingga setidaknya 2042 karena aturan FIFA mengatur satu konfederasi hanya bisa menjadi tuan rumah sekali dalam tiga edisi Piala Dunia.

Hal ini berarti Amerika Selatan hanya menjadi tuan rumah utama satu kali dalam rentang 64 tahun, yakni saat Brasil menggelar Piala Dunia 2014.

Jika jumlah peserta bertambah menjadi 64 tim, Uruguay, Argentina, dan Paraguay berpeluang menjadi tuan rumah satu grup penuh, bukan hanya masing-masing satu pertandingan.

Penolakan

Format 64 tim akan membuat lebih dari seperempat dari 210 tim nasional putra anggota FIFA tampil di putaran final. Kondisi itu dinilai berisiko mengurangi arti penting proses kualifikasi di berbagai kawasan.

Di zona CONMEBOL, enam dari 10 negara sudah lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia dengan format 48 tim, ditambah satu tiket play-off.

April lalu, Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menolak usulan tersebut dan menyebutnya sebagai ide yang buruk karena dinilai dapat merusak kualitas turnamen maupun kompetisi kualifikasi di Eropa.

Pandangan serupa juga disampaikan Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, yang menyebut rencana itu bukan ide yang bagus.

Idnews.top – Jadwal dan link streaming laga Swiss vs Argentina pada babak 8 Besar Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7) mulai pukul 08.00 pagi WIB. Laga Swiss vs Argentina akan disiarkan di TVRI dan MaxStream.

Perjalanan Argentina menuju delapan besar jauh dari kata mulus. Tim asuhan Lionel Scaloni dipaksa bekerja ekstra dalam dua laga fase gugur.

Saat menghadapi Mesir di babak 16 besar, Argentina sempat tertinggal 0-2 hingga memasuki 10 menit terakhir. Lionel Messi yang sebelumnya gagal mengeksekusi penalti akhirnya mengubah jalannya pertandingan lewat assist untuk Cristian Romero dan gol penyeimbang sebelum Enzo Fernandez memastikan kemenangan dramatis 3-2.

Di sisi lain, Swiss kembali membuktikan konsistensinya di level internasional. Di bawah arahan Murat Yakin, mereka memang tidak selalu tampil atraktif, tetapi mampu menjaga organisasi permainan dengan sangat baik.

Swiss menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit. Meski Manuel Akanji gagal mengeksekusi penalti, Ruben Vargas memastikan kemenangan yang membawa Swiss menembus perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954.

Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming

Kompetisi: Piala Dunia 2026
Pertandingan: Argentina vs Swiss
Tempat: Arrowhead Stadium, Kansas City
Hari, tanggal: Minggu, 12 Juli 2026
Jam kick-off: 08.00 WIB
Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport
Link streaming: https://maxstream.tv/live/0_ty7vb3rh/argentina_vs_swiss

Prediksi Skor

Argentina memiliki kualitas individu yang sulit ditandingi, terutama ketika Messi mampu menentukan jalannya pertandingan dalam situasi paling sulit. Pengalaman mereka di laga-laga besar juga menjadi modal penting menghadapi tekanan babak gugur.

Namun, pertahanan Argentina belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka sudah kebobolan lima gol dalam tiga pertandingan terakhir, sedangkan Swiss memiliki cukup banyak opsi di lini depan untuk mengeksploitasi ruang yang tersedia.

Swiss kemungkinan akan bermain disiplin sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Jika efektivitas penyelesaian akhir mereka lebih baik dibanding saat menghadapi Kolombia, peluang mencetak gol tetap terbuka.

Meski begitu, sulit mengabaikan faktor Messi yang berkali-kali menjadi pembeda. Argentina diprediksi kembali lolos, tetapi mungkin harus melalui pertandingan yang berlangsung ketat.

Prediksi skor akhir: Argentina 2-1 Swiss

Brasil tersingkir secara mengejutkan pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Norwegia. Dua gol Erling Haaland membawa Norwegia melaju ke perempat final.

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri harapan Neymar tampil lebih jauh di Piala Dunia. Penyerang berusia 34 tahun itu tampak sangat terpukul setelah pertandingan berakhir.

Bagi Brasil, hasil itu menjadi pencapaian terburuk mereka di Piala Dunia sejak disingkirkan rival abadinya, Argentina, pada edisi 1990.

Tim berjuluk Selecao juga kini telah 24 tahun tidak mampu mengangkat trofi Piala Dunia.

Prestasi terbaik mereka dalam periode tersebut terjadi pada 2014 ketika mencapai semifinal sebelum kalah telak 1-7 dari Jerman, Die Mannschaft kemudian menjadi juara.

Ancaman Romario

Carlo Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih Brasil pada Mei 2025 dengan harapan mampu mengangkat performa tim. Namun, setelah kegagalan di Piala Dunia 2026, desakan agar pelatih asal Italia itu dicopot dari jabatannya mulai bermunculan.

Satu di antara sosok yang menyuarakan kritik keras adalah Romario, anggota skuad juara dunia Brasil 1994.

Mantan striker Selecao itu bahkan mengatakan dirinya akan “membawa Ancelotti ke pengadilan” setelah Brasil tersingkir lebih cepat dari yang diharapkan.

“Dia tidak bisa tetap menjadi pelatih Brasil,” kata Romario, seperti dikutip talkSPORT.

“Kalau saya yang memimpin federasi, saya akan masuk ke ruang ganti, menyuruhnya pergi ke neraka, lalu langsung merobek kontraknya.”

“Pertandingan melawan Norwegia adalah sebuah aib. Saya bahkan akan membawanya ke pengadilan. Nanti kita lihat apa yang terjadi, tetapi dia tidak boleh bertahan,” cetus legenda sepak bola Brasil itu.

Belum Akan Lengser

Meski begitu, masa depan Ancelotti belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Pelatih yang memiliki kontrak hingga 2030 itu diperkirakan tetap melanjutkan pekerjaannya, meski mendapat kritik keras setelah kegagalan di Piala Dunia 2026.

“Dia adalah pelatih kami dan akan tetap bersama kami sepanjang siklus ini,” ujar koordinator tim nasional Brasil, Rodrigo Caetano, setelah kekalahan dari Norwegia.

“Satu di antara penyebab utama kegagalan kami di Piala Dunia ini adalah tidak adanya arahan jangka panjang yang stabil untuk mempersiapkan tim nasional sebagaimana mestinya menghadapi Piala Dunia. Kami tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama lagi,” tambah Caetano.

Pernyataan tersebut mengindikasikan Ancelotti masih akan dipertahankan sebagai pelatih Brasil, meski kritik terhadap mantan pelatih Real Madrid itu terus berdatangan.

Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai membekuk Norwegia 2-1 melalui extra time pada perempat final di Hard Rock Stadium, Amerika Serikat, Minggu (12/6/2026) dini hari WIB.

Dua gol Jude Bellingham menjadi pembeda. Gelandang itu menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama lalu memastikan kemenangan pada perpanjangan waktu.

Hasil ini mengakhiri dongeng Norwegia di turnamen. Pasukan Thomas Tuchel kini menunggu pemenang Argentina melawan Swiss yang baru berlangsung beberapa jam mendatang.

Laga berjalan hati-hati di awal. Peluang bersih baru hadir setelah menit ke-20, sebelum drama berlangsung hingga tambahan waktu.

Babak Pertama: Norwegia Memimpin, Inggris Menjawab

Kedua tim membuka pertandingan dengan tempo terukur sehingga minim peluang pada 20 menit awal. Inggris memiliki kesempatan pertama pada menit 28 melalui tendangan bebas Harry Kane yang masih meleset.

Tak lama berselang, Norwegia membalas lewat Erling Haaland. Sundulannya mengarah tepat sasaran tetapi mampu diamankan Jordan Pickford.

Tim Skandinavia unggul lebih dahulu pada menit 36. Tendangan Andreas Schjelderup dari sudut sempit gagal dibendung Pickford, membentur tiang jauh lalu bergulir masuk.

Norwegia hampir menggandakan skor ketika tembakan Alexander Sortloth melayang tipis di atas mistar gawang Inggris.

Inggris menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama. Jude Bellingham menyambar umpan tarik winger Anthony Gordon untuk membuat skor 1-1.

Beberapa detik jelang jeda, Harry Kane sempat menceploskan bola untuk membalikkan keadaan. Namun wasit menganulir karena offside. Interval berakhir 1-1.

Babak Kedua: Tekanan Skandinavia, VAR, dan Perubahan Tuchel

Selepas turun minum, Norwegia masih berbahaya. Pada menit 53, sundulan Erling Haaland memaksa Pickford melakukan penyelamatan krusial.

Dua menit kemudian, kiper Inggris kembali sigap menggagalkan upaya Patrick Berg dari jarak menengah.

Norwegia sempat merayakan gol pada menit 56 saat Torbjorn Lysaker Heggem menyambar bola kemelut di kotak penalti. Setelah meninjau VAR, wasit menganulir karena Haaland melakukan pelanggaran kepada Elliot Anderson dalam prosesnya.

Inggris kesulitan menciptakan peluang bersih di paruh kedua. Thomas Tuchel memasukkan Eberechi Eze dan Bukayo Saka, tetapi perubahan itu belum langsung berdampak.

Norwegia lebih menguasai permainan dan nyaris unggul lagi pada menit 76. Sundulan David Wolfe sudah tak terjangkau Pickford, namun bola membentur mistar.

Sampai 90 menit, skor 1-1 tak berubah dan laga dilanjutkan ke extra time.

Extra Time: Brace Bellingham Menentukan, Upaya Norwegia Mentok

Memasuki perpanjangan waktu, Inggris tancap gas. Pada menit 93, peluang Harry Kane ditepis Orjan Nyland.

Beberapa saat kemudian, Nyland tak sempurna menepis tendangan jarak jauh Morgan Rogers. Bola muntah langsung disontek Jude Bellingham untuk membawa Inggris berbalik unggul 2-1.

Menit 99, wasit sempat menunjuk titik putih untuk Inggris usai duel Oscar Bobb dengan Djed Spence. Keputusan itu dibatalkan setelah peninjauan VAR.

Norwegia merespons lewat dua kesempatan, masing-masing melalui sepakan Antonio Nusa yang diblok Marc Guehi dan tembakan Patrick Berg yang meleset.

Inggris juga punya dua peluang untuk menjauh. Nyland melakukan dua tepisan beruntun untuk menggagalkan usaha Spence dan sambaran Bukayo Saka.

Pelatih Stale Solbakken mengambil keputusan berani dengan menarik Erling Haaland pada menit 106 dan memasukkan Jorgen Larsen. Haaland mati kutu di laga ini oleh Guehi, dan perjudian tersebut tidak membuahkan hasil.

Sampai peluit panjang, Norwegia tak mampu menyamakan skor. Inggris menang 2-1 dan memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026, menanti pemenang Argentina vs Swiss.

Susunan Pemain dan Pergantian

Norwegia: Orjan Nyland; Julian Ryerson (Aursnes 60′), Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem (Ostigard 91′), David Wolfe (Pedersen 90′); Sander Berge, Martin Odegaard, Patrick Berg, Alexander Sorloth, Andreas Schjelderup (Nusa 68′); Erling Haaland (Larsen 106′)
Inggris: Jordan Pickford; Ezri Konsa (Rogers 89′), John Stones, Marc Guehi, Nico O’Reilly; Elija Anderson, Declan Rice (Eze 46′), Jude Bellingham (Burn 111′); Noni Madueke (Saka 46′), Anthony Gordon (James 71′), Harry Kane.

Idnews.top – Ada insiden menarik di pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Norwegia yang baru saja selesai digelar. Gol pertama Jude Bellingham di laga ini diperdebatkan keabsahannya.

Pertandingan yang digelar di Miami Stadium itu berjalan sengit. Norwegia yang tampil agresif sejak awal laga mampu mencetak gol terlebih dahulu berkat gol Andreas Schjelderup.

Namun keunggulan Norwegia itu tidak bertahan lama. Beberapa detik jelang buyaran babak pertama, Jude Bellingham mampu mencetak gol ke gawang Norwegia.

Gol tersebut membuat kedudukan kembali sama kuat 1-1 sebelum memasuki jeda pertandingan. Namun gol Bellingham tersebut menimbulkan kontroversi, terutama dari pihak Norwegia.

Bola Kena Kabel

Dalam proses terjadinya gol tersebut, ada indikasi bahwa gol ini seharusnya tidak sah.

Ini disebabkan proses gol ini diawali dari tendangan gawang dari Jordan Pickford. Bola terlihat mengenai kabel spider cam di atas lapangan sehingga bola berubah arah.

Bola kemudian berhasil diamankan Harry Kane sehingga ia memberikan umpan kunci kepada Anthony Gordon sebelum sang winger akhirnya melepaskan umpan tarik yang diselesaikan Bellingham menjadi gol penyama kedudukan Inggris.

Norwegia Protes Keras, Wasit Tak Bergeming

Setelah gol tersebut, para pemain dan staff Timnas Norwegia melancarkan protes kepada wasit Clement Turpin.

Mereka menilai gol itu seharusnya tidak sah. Karena jika bola tidak mengenai kabel spidercam tersebut, maka bola kemungkinan besar akan out dan gol itu tidak akan pernah terjadi.

Nmaun wasit asal Prancis itu tidak bergeming akan protes tersebut. Ia tetap mengesahkan gol tersebut dan skor 1-1 tetap bertahan hingga turun minum

Laga Berikutnya

Timnas Inggris sendiri berhasil menjadi tim ketiga yang lolos ke semifinal Piala Dunia 2026.

Lawan yang akan mereka hadapi nanti adalah pemenang dari laga Swiss vs Argentina yang akan digelar beberapa saat lagi.

Timnas Indonesia terus mematangkan persiapan menghadapi Piala AFF 2026 dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali United Training Center. Program yang dimulai sejak 5 Juli itu akan berlangsung hingga 20 Juli 2026.

Sebanyak 23 pemain mengikuti pemusatan latihan tahap pertama. Di antaranya terdapat Nadeo Argawinata, Thom Haye, Mauro Zijlstra, Eliano Reijnders, Beckham Putra, hingga Sandy Walsh. Sementara itu, Shayne Pattynama masih menjalani program pemulihan bersama tim fisioterapi.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan fokus utama TC kali ini adalah mengembalikan kondisi fisik para pemain setelah menjalani masa libur kompetisi. Selain itu, tim pelatih juga melakukan evaluasi terhadap seluruh pemain yang dipanggil.

Herdman menjelaskan pemusatan latihan akan memasuki fase berikutnya pada pekan depan. Beberapa pemain baru berpeluang bergabung, sedangkan sebagian lainnya bisa tersingkir karena persaingan di dalam skuad sengaja diciptakan sejak awal melalui menu latihan yang cukup berat.

Selama berada di Bali, Timnas Indonesia belum memiliki agenda laga uji coba. Sebagai gantinya, tim pelatih menggelar pertandingan internal untuk mengukur perkembangan para pemain sekaligus menentukan komposisi terbaik jelang Piala AFF 2026.

Timnas Indonesia di Grup A

Grup A

Vietnam
Singapura
Timnas Indonesia
Kamboja
Brunei/Timor Leste

Grup B

Thailand
Malaysia
Filipina
Myanmar
Laos

Jadwal Timnas Indonesia

Matchday 1

Senin, 27 Juli 2026, 20.30 WIB
Indonesia vs Kamboja, Stadion Pakansari, Bogor

Matchday 2

Jumat, 31 Juli 2026, 18.00 WIB
Timor-Leste vs Indonesia, Chonburi Stadium, Chonburi, Thailand

Matchday 3

Senin, 3 Agustus 2026, 20.30 WIB
Indonesia vs Vietnam, Stadion Pakansari, Bogor

Matchday 4

Jumat, 7 Agustus 2026, 20.00 WIB (21.00 waktu Singapura)
Singapura vs Indonesia, Jalan Besar Stadium, Kallang, Singapura

Idnews.top – Sebuah kejutan dibuat oleh Manchester United terkait Ederson. Setan Merah memutuskan batal untuk merekrut sang gelandang di musim panas ini.

Seperti yang sudah diketahui, MU memang aktif belanja gelandang baru di musim panas ini. Setan Merah butuh beberapa pemain baru di lini tengah mereka pasca kepergian Casemiro dan cedera panjang yang dialami Manuel Ugarte.

MU sendiri sebenarnya bergerak cepat di bursa transfer ini. Di bulan Juni yang lalu mereka mencapai kesepakatan dengan Atalanta untuk transfer Ederson, namun transfer ini tertunda karena Ederson harus membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026.

Fabrizio Romano melaporkan bahwa MU mengambil keputusan yang mengejutkan terkait transfer ini. Mereka memutuskan untuk membatalkan kesepakatan yang sudah terjalin dengan Atalanta untuk transfer Ederson.

MU Batal Rekrut Ederson

Menurut laporan Romano, Manchester United memutuskan batal merekrut Ederson setelah pemeriksaan medis yang mereka lakukan pada sang gelandang baru-baru ini.

Dalam pemeriksaan medis tersebut, MU menemukan bahwa sang gelandang punya masalah di bagian lututnya. Masalah ini berpotensi menjadi masalah di kemudian hari karena ia bakal rentan cedera.

MU tidak mau mengambil resiko akan hal tersebut dan mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan transfer sang gelandang di bursa transfer musim panas ini.

Atalanta Kecewa dengan Keputusan MU

Menurut laporan yang sama, Atalanta sangat kecewa dengan keputusan Manchester United yang membatalkan transfer Ederson ini.

Di mata La Dea, Ederson berada dalam kondisi yang segar bugar. Ia juga tidak mengalami masalah cedera selama bermain di Piala Dunia 2026 kemarin.

Alhasil sang gelandang akan kembali ke Bergamo di musim panas ini, di mana ia masih terikat kontrak satu tahun lagi di Atalanta. Jadi kedua pihak akan duduk bersama untuk mencari solusi.

MU Rekrut Gelandang Lain

Setelah kegagalan transfer Ederson, Manchester United dilaporkan akan segera mengesahkan pembelian pertama mereka di musim panas ini.

Setan Merah berhasil mendatangkan sosok Andrey Santos dari Chelsea dengan mahar mencapai total 50 juta pounds.