26 Oktober 2026

#PremierLeague

BolaIndonesia – Hasil Liga Spanyol 2026/2027 kembali menghadirkan perubahan penting di papan atas. Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen setelah meraih kemenangan atas Sevilla, sementara Real Madrid harus menelan kekalahan dalam derbi Madrid. Situasi tersebut membuat Los Blancos kini tertinggal enam poin dari Barcelona.

Barcelona Sempurna, Raphinha Jadi Bintang

Barcelona melanjutkan start sempurnanya di LaLiga 2026/2027 dengan mengalahkan Sevilla 3-1 pada Sabtu, 19 September 2026. Bermain di Ramon Sanchez-Pizjuan, Barcelona sempat tertinggal lebih dulu setelah Youssouf Fofana mencetak gol pada menit ke-19.

Namun, Barcelona mampu memberikan respons cepat. Raphinha menyamakan kedudukan hanya beberapa menit kemudian. Pemain asal Brasil tersebut kemudian kembali mencetak gol pada menit ke-52 dan ke-69 untuk melengkapi hat-trick.

Kemenangan tersebut membuat Barcelona mempertahankan rekor sempurna di tujuh pertandingan awal LaLiga. Blaugrana mengoleksi 21 poin dari tujuh laga, sekaligus mempertahankan posisi teratas klasemen.

Performa Raphinha juga menjadi salah satu sorotan terbesar. Hat-trick ke gawang Sevilla membuat produktivitas sang pemain semakin menonjol dan membantu Barcelona menjaga jarak dengan para pesaingnya.

Real Madrid Kalah di Derbi Madrid

Berbeda dengan Barcelona, Real Madrid justru gagal membawa pulang poin dari pertandingan penting melawan Atletico Madrid.

Real Madrid kalah 1-2 dalam derbi Madrid yang berlangsung di Riyadh Air Metropolitano pada Minggu, 20 September 2026. Atletico membuka keunggulan melalui Alejandro Grimaldo dari titik penalti pada menit ke-53.

Enam menit berselang, Jonathan David menggandakan keunggulan Atletico. Real Madrid baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui Antonio Rudiger pada menit ke-89. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Los Blancos dari kekalahan.

Pertandingan tersebut juga diwarnai kartu merah untuk Dean Huijsen. Bek Real Madrid itu diusir keluar lapangan pada awal babak kedua setelah pelanggaran terhadap Giuliano Simeone yang berujung penalti.

Real Madrid Kini Tertinggal Enam Poin

Kekalahan dari Atletico membuat Real Madrid berada di posisi ketiga dengan 15 poin. Atletico Madrid naik ke posisi kedua dengan 16 poin, sedangkan Barcelona berada di puncak dengan 21 poin. Dengan demikian, Real Madrid terpaut enam poin dari Barcelona setelah tujuh pertandingan.

Situasi papan atas LaLiga kini menjadi semakin menarik. Barcelona berhasil menjaga rekor kemenangan sempurna, sementara Atletico Madrid mulai memberikan tekanan setelah meraih kemenangan dalam derbi. Real Madrid harus segera kembali ke jalur kemenangan jika ingin terus menjaga persaingan di papan atas.

Hasil Pertandingan Liga Spanyol Terbaru

Selain pertandingan Barcelona dan Real Madrid, sejumlah laga lain juga berlangsung pada pekan ketujuh. Celta Vigo tampil impresif dengan menghancurkan Racing Santander 5-0. Sementara itu, Villarreal menang 3-1 atas Levante. Valencia harus mengakui keunggulan Real Sociedad setelah kalah 2-3 di kandang.

Getafe juga berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Malaga. Sementara Osasuna bermain imbang 1-1 melawan Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao ditahan Alaves tanpa gol.

Klasemen Sementara LaLiga

Persaingan di papan atas setelah rangkaian pertandingan terbaru menunjukkan Barcelona berada di posisi pertama dengan 21 poin, diikuti Atletico Madrid dengan 16 poin dan Real Madrid dengan 15 poin. Real Betis juga mengoleksi 15 poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Deportivo La Coruna.

Hasil tersebut membuat persaingan menuju posisi teratas masih terbuka. Barcelona memang memiliki keunggulan enam poin atas Real Madrid, tetapi perjalanan kompetisi masih panjang.

Bagi Real Madrid, kekalahan di derbi menjadi hasil yang harus segera dilupakan. Los Blancos masih memiliki banyak pertandingan untuk mengejar ketertinggalan, sedangkan Barcelona akan berusaha mempertahankan konsistensi agar tetap berada di puncak klasemen.

Dengan Barcelona yang terus menang, Atletico yang mulai mendekat, dan Real Madrid yang harus mengejar enam poin, persaingan LaLiga 2026/2027 dipastikan semakin menarik untuk diikuti pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Timnas Indonesia menatap ajang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan status tuan rumah. Skuad Garuda bersaing dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh untuk Grup A Premier Division.

Laga pertama yang akan dilakoni pasukan John Herdman adalah berjumpa Singapura di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam.

Daftar pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 telah ditentukan oleh pelatih John Herdman.

Skuad Garuda berkekuatan 23 pemain yang dipimpin pelatih kepala John Herdman. Tim Merah-Putih turun dengan kekuatan utamanya, meski minus Jay Idzes karena cedera.

Namun, Maarten Paes, Rizky Ridho, Emil Audero, Kevin Diks, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Thom Haye, hingga Ole Romeny, siap diturunkan dalam persaingan FIFA ASEAN Cup mendatang.

Timnas Indonesia memiliki pesona dengan keberadaan pemain-pemain abroad atau yang sedang berkarier di luar negeri, terutama Eropa.

Yuk lihat daftar pemain berstatus abroad Timnas Indonesia yang wajib ditunggu aksinya dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 versi Bola.com berikut ini:

Ole Romeny

Sosok Ole Romeny dipandang sebagai mesin gol paling berbahaya di Timnas Indonesia saat ini. Enam gol dari 10 penampilan bersama skuad Garuda jadi bukti ketajaman pemain 26 tahun ini.

Di level Eropa, ia malang melintang ke sejumlah klub terkenal seperti FC Utrecht, Oxford United, dan sekarang bersama Fortuna Sittard dalam persaingan Eredivisie 2026/2027.

Ole Romeny selalu menjadi starter dalam lima pertandingan yang dilakoninya bersama Fortuna Sittard.

Dari jumlah itu, ia mengemas satu gol yang dilesakkan ke gawang tim raksasa PSV Eindhoven.

Justin Hubner

Berikutnya ada Justin Hubner, bek yang tak kenal kompromi di atas lapangan. Kariernya di Eropa semakin melesat sejak bergabung dengan Fortuna Sittard di Eredivisie dari musim lalu.

Musim 2026/2027, Hubner selalu menjadi starter dan tak pernah tergantikan di tujuh laga.

Ia berhasil menjadi pemain kepercayaan pelatih Danny Buijs. membantu Fortunezen nangkring di posisi keenam klasemen sementara.

Justin Hubner telah menorehkan 18 caps dan mencetak satu gol untuk Timnas Indonesia sejak debutnya pada 5 Januari 2024.

Aksinya yang meluap-luap patut ditunggu dalam persaingan FIFA ASEAN Cup mendatang.

Elkan Baggott

Berikutnya ada Elkan Baggott. Bek jangkung berusia 23 tahun, menjadi permata bagi Timnas Indonesia.

Dengan postur menjulang hampir 2 meter, Baggott menjadi sosok sentral di barisan pertahanan skuad Garuda.

Elkan Baggott semakin menyala sejak hijrah ke Millwall mulai musim ini. Meski bermain di kasta kedua atau Divisi Championship Inggris, Elkan Baggott mendapat menit bermain yang sangat signifikan.

Enam pertandingan di Divisi Championship plus dua laga di ajang Carabao Cup, dengan total waktu bermain selama 334 menit, menjadikan Baggott sebagai pemain penuh potensi.

Kesempatan yang jarang didapat pemain-pemain muda seusianya di kawasan Asia Tenggara.

Emil Audero

Kemudian ada sosok Emil Audero, kiper Timnas Indonesia yang semakin meroket kariernya.

Ia termasuk pemain paling berpengalaman, terutama kiprahnya di Serie A Italia besama sejumlah klub besar, terutama Juventus dan Inter Milan.

Selain itu ia pernah menjadi bagian dari Sampdoria, Palermo, Cremonese, hingga Como 1907.

Emil Audero memutuskan hijrah ke Rayo Vallecano musim panas ini, dan menjadikannya sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang bermain di La Liga.

Emil Audero sudah memainkan tiga pertandingan beruntun di kompetisi La Liga musim ini. Rayo Vallecano kini bertengger di peringkat kesembilan dengan nilai delapan.

Penampilan ciamik Emil Audero menjadi modalnya untuk memperkuat skuad Garuda di ajang FIFA ASEAN Cup mendatang.

Maarten Paes

Masih ada sosok Maarten Paes, yang semakin membuat posisi penjaga gawang Timnas Indonesia kuat.

Bisa dibayangkan pemain yang merumput Ajax Amsterdam, salah satu klub terbesar dan tersukses di Belanda.

Meski pernah bermain untuk Utrecht, namun bagi Paes momen bermain untuk Ajax menjadi titik tertingginya.

Kiper berusia 28 tahun itu bahkan sudah memainkan 18 caps dengan seragam De Godenzonen sejak musim lalu.

Musim ini, Paes kalah bersaing dengan Marc-Andre ter Stegen. Namun ia masih mendapat kepercayaan bermain dalam lima pertandingan di semua kompetisi.

Maarten Paes juga masih menjadi kiper utama Timnas Indonesia untuk bergantian dengan Emil Audero.

Calvin Verdonk

Bintang Timnas Indonesia yang lagi abroad di Eropa lainnya adalah Calvin Verdonk. Winger serbabisa yang sedang berkarier di Ligue 1 Prancis bersama Lille, sejak musim lalu.

Verdonk menjadi pemain pelapis di Lille, dan sesekali mendapat kepercayaan sebagai starter. Verdonk sejauh ini telah memainkan 29 laga resmi bersama Lille di semua kompetisi sejak musim lalu.

Verdonk pernah mendapat kesempatan merasakan duel dengan bintang-bintang Liga Prancis, terutama tim raksasa Paris Saint-Germain (PSG).

Bahkan debutnya di Liga Champions Eropa hanya tinggal menunggu waktu.

Bersama Timnas Indonesia, pemain 29 tahun ini telah bermain 16 kali sejak debutnya pada 11 Juni 2024.

Kevin Diks

Nama terakhir dalam daftar ini adalah Kevin Diks. Bek berbakat yang sudah memainkan 12 laga dan mencetak dua gol untuk Timnas Indonesia.

Kevin Diks menjadi satu di antara pemain paling berharga di skuad Garuda, dengan sepak terjangnya di Eropa. Ia pernah bermain untuk Feyenoord, Fiorentina, Empoli, FC Copenhagen, dan kini bersama Borussia Monchengladbach.

Pemain 29 tahun tersebut kini menjadi pemain kunci di pertahanan Monchengladbach. Diks sudah memainkan total 38 laga dan mencetak lima gol untuk Die Fohlen sejak musim lalu.

Bermain di tengah persaingan Bundesliga yang termasuk kompetisi elite di Eropa, tentu menjadi kebanggaan tersendiri untuk Kevin Diks.

Idnews.top – Gleison Bremer terpilih sebagai Man of the Match dalam duel Juventus vs Atalanta. Bek asal Brasil tersebut tampil solid di lini belakang sekaligus menyumbangkan satu gol untuk kemenangan Bianconeri.

Juventus meraih kemenangan saat menjamu Atalanta pada pekan kelima Serie A 2026/2027. Bermain di Allianz Stadium, Minggu (20/9/2026) malam WIB, Bianconeri mengamankan tiga poin setelah menang 2-0.

Francisco Conceicao membuka keunggulan Juventus melalui penyelesaian first-time dari dalam kotak penalti. Bremer kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah lewat sundulan pada babak kedua.

Kemenangan tersebut membuat Juventus mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan. Pasukan Luciano Spalletti menempati peringkat keenam klasemen sementara Serie A, sedangkan Atalanta berada di posisi ke-11 dengan enam poin.

Performa Bremer

Bremer tampil kokoh untuk membantu Juventus menjaga pertahanan mereka tetap aman sepanjang pertandingan. Ia aktif menghalau serangan Atalanta dan menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Bianconeri mencatatkan clean sheet.

Menurut catatan statistik pertandingan, Bremer mencatatkan tujuh kontribusi defensif. Ia juga membuat satu tekel, lima sapuan, dua sapuan dengan sundulan, satu intersepsi, dan satu recovery.

Kontribusi Bremer tidak hanya terlihat dalam bertahan. Ia turut mencetak gol kedua Juventus melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Edon Zhegrova.

Gol tersebut memastikan Juventus semakin nyaman memimpin pertandingan. Bremer pun membantu Bianconeri mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Penampilan tersebut membuat Bremer terpilih sebagai Man of the Match versi Serie A. Performa solid di lini belakang dan kontribusinya lewat gol menjadi bagian penting dari kemenangan Juventus atas Atalanta.

Susunan Pemain

Juventus (4-2-3-1): Guglielmo Vicario; Pierre Kalulu, Bremer, Jhon Lucumi, Zeki Celik; Weston McKennie, Douglas Luiz; Francisco Conceicao, Nico Gonzalez, Kerim Alajbegovic; Randal Kolo Muani.

Pelatih: Luciano Spalletti

Atalanta (4-3-3): Marco Carnesecchi; Raoul Bellanova, Thomas Kristensen, Giorgio Scalvini, Lorenzo Bernasconi; Lazar Samardzic, Franck Kessie, Ederson; Charles De Ketelaere, Nikola Krstovic, Jonathan Rowe.

Pelatih: Maurizio Sarri

Pelatih: Luciano Spalletti

Erling Haaland mencatat pencapaian personal unik ketika Manchester City mengalahkan Sunderland 5-3 pada pertandingan pekan kelima Liga Inggris, Minggu (20-9-2026).

Striker asal Norwegia itu menjadi pencetak gol kedelapan dalam pertandingan yang berlangsung dengan banyak gol tersebut.

Man City sempat memimpin berkat gol Enzo Fernandez, Rayan Cherki, serta dua gol Antoine Semenyo. Sunderland kemudian membalas melalui Brian Brobbey, yang mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut.

Haaland akhirnya menambah keunggulan Man City pada menit ke-81. Gol tersebut sempat dianulir karena offside, tetapi keputusan itu berubah setelah VAR melakukan peninjauan.

Gol ke gawang Sunderland memiliki arti khusus bagi Haaland. Ia kini sudah mencetak gol ke gawang seluruh 25 klub yang pernah dihadapinya bersama Man City di Premier League.

Akhirnya Bobol Sunderland

Sebelumnya, Sunderland menjadi satu-satunya klub yang pernah dihadapi Haaland bersama Man City, tetapi belum pernah dibobolnya. Ia bahkan gagal mencetak gol dalam dua pertemuan dengan Sunderland pada musim lalu.

Gol tersebut juga menjadi gol ke-117 Haaland di Premier League. Sementara itu, koleksi lima golnya pada musim ini membuatnya berada di posisi teratas dalam persaingan Sepatu Emas.

Alexander Isak berada di bawah Haaland dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara.

Penyerang Liverpool itu mengoleksi empat gol setelah mencetak gol kemenangan timnya atas Bournemouth, Minggu malam.

Torehan Brian Brobbey

Di sisi lain, Brobbey mencatat torehan hattrick yang berakhir dengan kekalahan timnya.

Ia menjadi pemain pertama sejak Roque Santa Cruz bersama Blackburn melawan Wigan pada Desember 2007 yang mencetak tiga gol, tetapi tetap menelan kekalahan dalam pertandingan Premier League.

Brobbey juga menjadi pemain keempat dalam sejarah Premier League yang mampu mencetak hattrick melawan tim yang mengawali pertandingan sebagai pemuncak klasemen.

Sebelumnya, catatan tersebut dibuat Robbie Fowler, Dirk Kuyt, dan Romelu Lukaku.

Selain itu, Brobbey menjadi pemain pertama sejak Jamie Vardy, enam tahun lalu, yang mencetak hattrick ke gawang Manc City di Premier League.

Hattrick tersebut juga menjadi yang pertama bagi pemain Sunderland di kasta teratas sejak Jermain Defoe melakukannya sekitar satu dekade lalu.

Pencapaian Enzo Maresca

Sementara itu, manajer Man City, Enzo Maresca, turut mencatat pencapaian tersendiri.

Ia menjadi pelatih keenam yang mampu membawa sebuah klub memenangi lima pertandingan Premier League pertamanya secara beruntun.

Sebelumnya, Carlo Ancelotti bersama Chelsea dan Pep Guardiola bersama Man City masing-masing meraih enam kemenangan pada lima laga awal mereka.

Craig Shakespeare bersama Leicester, Maurizio Sarri bersama Chelsea, serta Ole Gunnar Solskjaer bersama Manchester United juga mencatat lima kemenangan dalam lima pertandingan awal.

Idnews.top – Manajer AS Roma, Gian Piero Gasperini mengomentari hasil imbang yang didapatkan timnya saat berhadapan dengan Inter Milan. Ia menilai skor 2-2 itu merupakan hasil yang adil bagi kedua tim.

Kemarin malam, AS Roma menggelar laga grande partita di Olimpico Stadium. Mereka menjamu sang juara bertahan Serie A, Inter Milan untuk memperebutkan tiga poin di giornata kelima Liga Italia musim ini.

Di pertandingan ini, Roma tampil beringas di babak pertama. Mereka berhasil unggul 2-0 terlebih dahulu berkat aksi Manu Kone.

Namun sayang di babak kedua, Inter berhasil bangkit. Nerazzurri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat sepasang gol dari kapten mereka, Lautaro Martinez.

Performa Sama Kuat

Dalam wawancaranya di DAZn, Gasperini tidak terlalu ambil pusing dengan hasil imbang ini. Ia menilai kedua tim bermain dengan sama baiknya dan hasil imbang ini merupakan hasil yang adil bagi keduanya.

“Saya rasa kami bermain dengan level yang seimbang dengan mereka. Saya rasa kedua tim sama-sama berpeluang untuk memenangkan pertandingan ini,” buka Gasperini.

“Mereka (Inter) mencetak gol tepat setelah babak kedua dimulai dan itu memberikan mereka energi. Inter adalah tim yang selalu mampu mencetak gol, namun kami juga memiliki sejumlah peluang juga di laga ini dan hasil ini akan memberikan kepercayaan diri bagi kami untuk melangkah maju ke depan.”

Masih Bisa Berkembang

Lebih lanjut, Gasperini menilai hasil imbang ini menjadi bukti bahwa AS Roma belum mencapai potensi terbaik mereka. Ia yakin Il Lupi masih punya banyak ruang untuk berkembang dan jadi lebih baik lagi.

Itulah mengapa ia berharap dengan hasil ini timnya mau terus berbenah dan meningkatkan performa mereka agar mereka semakin membaik hingga akhir musim nanti.

“Saya rasa kami masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Kami harus senang dengan progress yang sudah kami buat dan kualitas yang sudah kami tunjukkan di pertandingan tadi. Ada banyak hal positif hari ini dan kami harus lanjut berjalan di jalur ini,” pungkas sang manajer.

Kokoh di Puncak

Meski ditahan imbang Inter, AS Roma masih kokoh di puncak klasemen Serie A 2026/2027.

Mereka sama-sama mengoleksi 13 poin dengan Inter, namun Roma berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol atas Nerazzurri.

BolaIndonesia – Manchester United bersiap menghadapi Fulham pada pekan kelima Premier League 2026/2027. Pertandingan yang digelar di Craven Cottage pada Minggu, 20 September 2026, ini menjadi kesempatan bagi Setan Merah untuk bangkit setelah melewati periode sulit dalam beberapa laga terakhir.

Perhatian besar menjelang pertandingan tidak hanya tertuju pada performa Manchester United, tetapi juga kontroversi VAR yang terjadi ketika mereka menghadapi Manchester City pada derbi Manchester pekan sebelumnya.

Memori Pahit dari Derbi Manchester

Manchester United harus menerima kekalahan 0-1 dari Manchester City di Old Trafford. Gol Erling Haaland pada babak kedua menjadi penentu pertandingan, tetapi proses lahirnya gol tersebut memicu perdebatan panjang.

Sebelum Haaland mencetak gol, Enzo Fernandez berada dalam posisi offside dan dinilai memiliki pengaruh terhadap jalannya permainan. Gol tersebut sempat dianulir karena offside, tetapi kemudian keputusan berubah setelah pemeriksaan VAR.

Belakangan, badan wasit profesional Premier League, Pro Ref, mengakui bahwa keputusan tersebut merupakan sebuah kesalahan. Pro Ref menyatakan VAR gagal mempertimbangkan pengaruh Fernandez dalam situasi tersebut dan seharusnya wasit di lapangan diberi kesempatan untuk meninjau insiden melalui monitor.

Kesalahan itu membuat kekalahan Manchester United terasa semakin pahit. Apalagi, United sebenarnya menghadapi Manchester City yang bermain dengan 10 pemain setelah Phil Foden mendapat kartu merah.

Carrick Tetap Percaya VAR

Meski kecewa dengan keputusan tersebut, Michael Carrick tidak kehilangan kepercayaannya terhadap teknologi VAR.

Menjelang pertandingan melawan Fulham, Carrick menegaskan bahwa dirinya tetap percaya pada sistem yang digunakan dalam sepak bola Inggris. Menurutnya, VAR tetap menjadi bagian dari sistem pertandingan yang harus digunakan dan dipercaya.

Carrick sebelumnya memang mengkritik keputusan VAR dalam derbi Manchester. Namun, pengakuan kesalahan dari Pro Ref tidak serta-merta mengubah hasil pertandingan.

Bagi Manchester United, persoalan tersebut kini harus segera ditinggalkan. Carrick membutuhkan fokus penuh dari para pemainnya untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Manchester United Butuh Respons di Craven Cottage

Laga melawan Fulham datang ketika tekanan terhadap Manchester United sedang meningkat. Setan Merah baru mengoleksi empat poin dari empat pertandingan Premier League dan juga tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah 2-3 dari Brighton & Hove Albion meski sempat unggul dua gol.

Situasi tersebut membuat pertandingan di Craven Cottage menjadi penting bagi United. Kemenangan dapat menjadi momentum untuk menghentikan rangkaian hasil mengecewakan, sementara hasil negatif kembali akan membuat perhatian terhadap performa tim semakin besar.

Carrick sendiri memilih untuk tidak terlalu memikirkan spekulasi mengenai masa depannya. Ia menegaskan bahwa fokusnya adalah mencari solusi dan memperbaiki performa Manchester United di lapangan.

Fulham Siap Manfaatkan Situasi

Di sisi lain, Fulham juga memiliki alasan untuk tampil percaya diri. Tim London tersebut datang setelah meraih kemenangan 3-2 atas West Ham United, sehingga memiliki modal positif sebelum menjamu Manchester United.

Pertandingan ini berpotensi menjadi ujian menarik bagi lini pertahanan Manchester United. Setelah mengalami kekalahan dari Manchester City dan Brighton, para pemain belakang United dituntut tampil lebih konsisten.

Sementara itu, lini depan United harus mampu memanfaatkan setiap peluang. Performa Bruno Fernandes dan para pemain ofensif lainnya akan menjadi bagian penting dari upaya United mendapatkan hasil positif.

Fokus pada Sepak Bola, Bukan Kontroversi

Memasuki pertandingan Fulham vs Manchester United, Carrick tampaknya ingin mengakhiri pembicaraan mengenai kontroversi VAR dan mengembalikan fokus kepada sepak bola.

Kesalahan VAR dalam derbi Manchester telah diakui oleh Pro Ref, tetapi Manchester United tetap harus menjalani pertandingan berikutnya dengan kondisi empat poin dari empat laga Premier League.

Laga di Craven Cottage pun menjadi kesempatan bagi United untuk memberikan respons. Fulham tentu tidak akan memberikan pertandingan mudah, terlebih mereka bermain di kandang sendiri.

Dengan tekanan yang sedang mengiringi Manchester United, pertandingan Fulham vs Man United bukan sekadar laga pekan kelima Premier League. Ini menjadi kesempatan bagi Carrick dan anak asuhnya untuk menunjukkan bahwa mereka mampu bangkit dari memori pahit derbi Manchester dan kembali mendapatkan hasil positif.

Bola kini berada di kaki para pemain. VAR mungkin menjadi bagian dari pertandingan, tetapi respons Manchester United di lapangan akan menjadi hal utama yang menentukan perjalanan mereka setelah kontroversi derbi.

Timnas Indonesia siap tempur menghadapi persaingan FIFA ASEAN Cup 2026. Daftar pemain tim Merah-Putih yang berjumlah 23 pemain telah diumumkan, Jumat (18/9/2026) malam WIB.

Timnas Indonesia berstatus tuan rumah pada FIFA ASEAN Cup 2026, bersaing dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh untuk Grup A Premier Division. Skuad Garuda turun dengan kekuatan terbaik, meski minus Jay Idzes karena cedera.

Meski tanpa sang kapten, masih ada Maarten Paes, Emil Audero, Kevin Diks, Rizky Ridho, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Thom Haye, hingga Ole Romeny, siap diturunkan dalam persaingan FIFA ASEAN Cup mendatang.

Di sektor gelandang cukup mengundang perhatian. Lengkapnya barisan tengah, menjadi senjata mematikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Yuk simak ulasan menarik di bawah ini

Stok Melimpah

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman cukup gembira menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Salah satu alasannya adalah stok pemain tengahnya yang cukup melimpah dan dalam kondisi siap tempur.

Ada Joey Pelupessy (SK Lommel), Jordi Amat (Persija), Ivar Jenner (Dewa United), Calvin Verdonk (Lille), Rayhan Hannan (Persija), dan kembalinya Thom Haye (Persib) usai menjalani skorsing.

Kondisi ini membuat John Herdman bisa leluasa untuk memilih nama-nama yang sesuai dengan kebutuhan taktiknya. Penampilan mereka di level klub sebelum bergabung, semakin menambah optimisme sang juru taktik.

Komposisi Ideal

Mengacu pada komposisi pemain Timnas Indonesia pada laga resmi FIFA sebelumnya melawan Mozambik, John Herdman mungkin kembali memainkan empat gelandang. Dua gelandang sayap diprediksi diisi oleh Calvin Verdonk di kiri dan Dony Tri Pamungkas bisa bergerak ke kanan.

Kedua pemain ini memiliki kualitas kaki kiri melalui umpan, tusukan, hingga akselerasi dalam menyisir area pinggir lapangan. Adapun untuk dua gelandang tengah diprediksi menjadi milik Joey Pelupessy dan Thom Haye.

Pelupessy bertindak sebagai gelandang bertahan, perusak atau pemutus aliran serangan lawan. Sementara Thom Haye bisa kembali menempati pengatur permainan dari lini kedua. Ia telah menyelesaikan masa skorsing dan bakal menjadi salah satu kunci permainan.

Performa Gelandang

Joey Pelupessy dalam performa impresif menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia tak tergantikan di klubnya, SK Lommel dalam persaingan kompetisi kasta teratas Belgia. Ia bermain penuh dalam 6 laga di Jupiler Pro League.

Sang gelandang bertahan ini juga susah tergantikan di Timnas Indonesia dalam 10 laga terakhir. Thom Haye juga selalu diandalkan Persib, baik di kompetisi domestik maupun ajang AFC Champions League Two.

Calvin Verdonk masih menjadi pelapis di Lille dalam persaingan Ligue 1, bisa menjadi nilai tambah untuk kedalaman lini tengah Timnas Indonesia. Ivar Jenner semakin menjadi andalan di lini tengah Dewa United dengan tiga penampilan di BRI Super League 2026/2027.

Jordi Amat masuk eksperimen John Herdman sebagai gelandang bertahan, masih mendapat menit bermain di Persija. Duo Persija, Rayhan Hannan sudah punya dua penampilan di BRI Super League musim ini. Semenara itu, Dony Tri Pamungkas masih menunggu menit bermain oleh pelatih Shin Tae-yong.

Laga Fulham versus Manchester United akan tersaji pada pekan ke-5 Liga Inggris 2026-27. Pertandingan di Craven Cottage ini dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026 pukul 22.30 WIB.

Manchester United memasuki laga dengan tekanan setelah menelan kekalahan beruntun di dua pertandingan terakhir semua kompetisi. Fulham juga belum menunjukkan konsistensi di Liga Inggris, tetapi kemenangan atas West Ham United di Carabao Cup dapat menjadi tambahan kepercayaan diri.

Duel ini juga mempertemukan dua tim yang memiliki catatan berbeda ketika bermain di Craven Cottage. Fulham hanya mengoleksi satu poin dari dua pertemuan melawan Manchester United musim lalu, sementara Setan Merah memiliki rekor panjang tanpa kekalahan di markas The Cottagers.

Fulham Belum Menang di Liga Inggris

Fulham baru mengumpulkan satu poin dari empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Hasil tersebut membuat pasukan Alvaro Arbeloa masih mencari kemenangan perdana di kompetisi domestik.

Hasil imbang 0-0 melawan Liverpool pada pekan sebelumnya menjadi hasil positif bagi Fulham. Mereka mampu meredam tim tamu setelah sebelumnya kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan pembuka Liga Inggris.

Kemenangan kemudian diraih di Carabao Cup ketika Fulham mengalahkan West Ham United 3-2. Oscar Bobb mencetak gol penentu pada menit ke-78 untuk membawa timnya melangkah ke babak berikutnya.

Manchester United Harus Segera Bangkit

Manchester United baru mengoleksi satu kemenangan dalam empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Catatan tersebut menjadi semakin mengkhawatirkan setelah mereka tersingkir dari Carabao Cup melalui kekalahan 2-3 dari Brighton.

Kekalahan tersebut terjadi setelah Manchester United sempat unggul dua gol. Hasil itu memperpanjang tekanan terhadap Michael Carrick, terutama karena timnya kembali gagal mempertahankan keunggulan dalam pertandingan penting.

Persoalan lain terlihat dari pertahanan Manchester United. Mereka baru mencatat satu clean sheet dalam enam pertandingan semua kompetisi musim ini, sementara empat dari lima laga lainnya berakhir dengan kebobolan minimal dua gol.

Prediksi Fulham Vs Man Utd

Fulham dapat memanfaatkan persoalan tersebut, terlebih Manchester United belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan tandang Liga Inggris musim ini. Mereka kalah 2-0 dari Hull City dan bermain imbang 2-2 melawan Everton.

Akan tetapi, Manchester United memiliki modal kuat dari rekor pertemuan di Craven Cottage. Mereka belum terkalahkan dalam 10 lawatan terakhir ke markas Fulham sejak kekalahan 3-0 pada Desember 2009.

Kualitas lini serang juga membuat Manchester United tetap memiliki peluang besar untuk mencetak gol. Fulham memang menunjukkan perkembangan di lini belakang saat menghadapi Liverpool, tetapi konsistensi pertahanan mereka masih menjadi pertanyaan.

Pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan kedua tim memiliki peluang untuk mencetak gol. Manchester United diperkirakan mampu memanfaatkan pengalaman dan kualitas pemain untuk mengamankan kemenangan tipis di markas Fulham.

Prediksi skor: Fulham 1-2 Man Utd.

Chelsea Kalah dari Brentford 0-3, Masalah The Blues Terungkap

Boladonesia – Chelsea kalah dari Brentford dengan skor 0-3 pada lanjutan Premier League 2026/2027 di Gtech Community Stadium, Jumat malam, 18 September 2026. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi The Blues yang harus kembali kehilangan poin setelah tampil kurang konsisten.

Hasil tersebut bukan sekadar kehilangan tiga poin. Kekalahan Chelsea memperlihatkan sejumlah persoalan yang masih harus segera diperbaiki oleh Xabi Alonso. Setelah sempat menunjukkan permainan menjanjikan pada awal musim, Chelsea kini mulai kehilangan konsistensi. Mereka bahkan menjalani tiga pertandingan Premier League tanpa kemenangan.

Chelsea Kalah dari Brentford Setelah Babak Kedua

Chelsea sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Pedro Neto dan Cole Palmer beberapa kali mencoba menciptakan ancaman ke pertahanan Brentford. Permainan The Blues juga terlihat lebih terorganisasi dibandingkan beberapa pertandingan sebelumnya.

Namun, persoalan kembali muncul setelah pertandingan memasuki babak kedua. Chelsea kehilangan kendali dan Brentford mampu meningkatkan tekanan secara bertahap.

Situasi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar bagi Xabi Alonso. Chelsea tidak cukup hanya bermain bagus dalam periode tertentu. Mereka membutuhkan konsistensi selama 90 menit agar tidak kembali kehilangan momentum ketika lawan meningkatkan intensitas permainan.

Lini Belakang Chelsea Rapuh Saat Kalah dari Brentford

Masalah terbesar yang terlihat adalah pertahanan. Brentford berhasil mencetak tiga gol pada babak kedua melalui Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho.

Gol pertama menjadi contoh lain dari persoalan Chelsea dalam menghadapi situasi bola mati. Penjagaan yang tidak maksimal membuat Brentford mendapatkan ruang untuk membuka keunggulan. Setelah itu, Chelsea semakin kesulitan merespons dan justru kembali kebobolan pada fase akhir pertandingan.

Catatan pertahanan Chelsea memang mengkhawatirkan. Sebelum menghadapi Brentford, The Blues sudah menjalani 20 pertandingan liga secara beruntun tanpa clean sheet. Setelah kembali kebobolan tiga gol, masalah tersebut semakin terlihat jelas.

Ketergantungan pada Pemain Kreatif

Persoalan lainnya terlihat dari lini serang. Chelsea memiliki sejumlah pemain kreatif, tetapi efektivitas mereka menurun ketika menghadapi pertahanan yang disiplin.

Absennya Joao Pedro juga memberikan pengaruh terhadap pilihan di lini depan. Chelsea kesulitan menciptakan peluang bersih secara konsisten setelah Brentford mulai bertahan lebih dalam dan menutup ruang.

Cole Palmer tetap berusaha menjadi sumber kreativitas, tetapi Chelsea membutuhkan kontribusi lebih merata dari seluruh pemain. Ketika satu atau dua pemain tidak mampu menemukan ruang, aliran serangan The Blues terlihat lebih mudah dihentikan.

Masalah Konsistensi Mulai Terlihat

Situasi Chelsea semakin menjadi perhatian karena hasil terbaru datang setelah mereka bermain imbang 2-2 melawan Hull City. Dalam pertandingan tersebut, Chelsea juga sempat unggul lebih dahulu tetapi kemudian kehilangan kendali dan tertinggal sebelum akhirnya menyamakan kedudukan.

Pola tersebut kembali terlihat ketika menghadapi Brentford. Chelsea mampu memberikan perlawanan pada awal pertandingan, tetapi gagal mempertahankan level permainan ketika tekanan meningkat.

Artinya, persoalan Chelsea bukan hanya mengenai kualitas individu. Konsistensi, konsentrasi, koordinasi pertahanan, dan kemampuan mengendalikan pertandingan menjadi aspek yang perlu mendapatkan perhatian.

Xabi Alonso Punya Pekerjaan Besar

Xabi Alonso tentu masih memiliki waktu untuk memperbaiki keadaan. Namun, kekalahan 0-3 dari Brentford memberikan gambaran jelas bahwa Chelsea belum menjadi tim yang stabil.

Alonso sendiri menyoroti masalah fokus dan kemampuan tim mempertahankan intensitas sepanjang pertandingan. Dengan sejumlah pemain mengalami cedera, pilihan sang pelatih juga menjadi lebih terbatas.

Chelsea kini harus menggunakan jeda internasional untuk melakukan evaluasi. Setelah mencetak banyak gol pada awal musim, The Blues justru harus mencari keseimbangan antara agresivitas menyerang dan kekuatan bertahan.

Jika persoalan tersebut tidak segera diperbaiki, pertandingan-pertandingan berikutnya akan kembali menjadi ujian besar. Kekalahan dari Brentford menjadi pengingat bahwa Chelsea masih memiliki banyak pekerjaan sebelum benar-benar mampu tampil konsisten di Premier League.

Sevilla vs Barcelona akan menjadi salah satu duel yang menarik perhatian pada pekan ketujuh Liga Spanyol 2026-27. Pertandingan ini mempertemukan Sevilla yang sedang berada di papan atas dengan Barcelona yang belum kehilangan poin.

Barcelona memimpin klasemen dengan 18 poin dari enam pertandingan. Sementara itu, Sevilla mengoleksi 13 poin dan menempati posisi keempat setelah mencatat empat kemenangan, satu hasil imbang, serta satu kekalahan.

Laga di Estadio Ramon Sanchez-Pizjuan dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026 pukul 02.00 WIB. Sevilla memiliki catatan kandang yang patut diperhitungkan, tetapi Barcelona datang dengan produktivitas luar biasa sejak awal musim.

Performa Sevilla Semakin Meyakinkan

Sevilla mengawali perjalanan di Liga Spanyol dengan dua kemenangan atas Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao. Kekalahan dari Atletico Madrid sempat menghentikan laju tersebut, tetapi tim asuhan Luis Garcia mampu segera bangkit.

Setelah bermain imbang melawan Espanyol, Sevilla meraih kemenangan beruntun atas Valencia dan Deportivo La Coruna. Hasil itu membuat mereka tetap berada dalam persaingan papan atas menjelang menghadapi Barcelona.

Catatan tersebut memperlihatkan Sevilla bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Bermain di hadapan pendukung sendiri juga dapat menjadi faktor penting bagi tuan rumah untuk meredam permainan Barcelona.

Barcelona Masih Sempurna

Barcelona memiliki catatan yang lebih impresif. Pasukan Hansi Flick memenangkan enam pertandingan Liga Spanyol dan berada di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin atas Real Madrid.

Produktivitas menjadi salah satu kekuatan utama Barcelona. Mereka sudah mencetak 28 gol dalam enam pertandingan liga, sedangkan jumlah gol di seluruh kompetisi mencapai 33 dari tujuh pertandingan.

Lamine Yamal dan Raphinha juga tampil sangat produktif. Yamal telah mencatat delapan gol dan empat assist dalam tujuh penampilan, sementara Raphinha mengoleksi 11 gol dan tiga assist pada periode yang sama.

Prediksi Skor Sevilla Vs Barcelona

Sevilla punya pengalaman mengalahkan Barcelona dengan skor 4-1 pada pertemuan kandang musim lalu. Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa Barcelona tetap perlu tampil maksimal ketika bertandang ke Ramon Sanchez-Pizjuan.

Akan tetapi, Barcelona membawa momentum yang sangat kuat menuju pertandingan ini. Kemenangan 7-2 atas Racing Santander juga memperlihatkan betapa mengerikannya lini serang mereka.

Barcelona diperkirakan mampu menguasai pertandingan melalui penguasaan bola dan variasi serangan. Sevilla berpeluang memberikan perlawanan, tetapi kualitas ofensif tim tamu bakal menjadi pembeda.

Prediksi skor: Sevilla 1-3 Barcelona.