28 Oktober 2026

#PremierLeague

Idnews.Top – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Berbagi Kasih kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Kali ini, BRI Region 13 Malang menyalurkan bantuan paket sembako kepada Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Batu sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program sosial yang dijalankan PKK BRI Region 13 Malang dengan total penyaluran 500 paket sembako senilai Rp100 juta. Paket bantuan tersebut diberikan kepada empat lembaga keagamaan di wilayah Malang Raya untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

YPPII Batu menjadi salah satu penerima manfaat dengan mendapatkan 125 paket sembako senilai sekitar Rp25 juta. Bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, kecap manis, dan teh celup.

Selanjutnya, paket sembako tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat melalui jaringan pelayanan YPPII Batu. Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah lingkungan sekitar.

Selain YPPII Batu, program BRI Berbagi Kasih juga menjangkau tiga lembaga keagamaan lainnya, yakni Keuskupan Malang, Majelis Agung Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), serta Sinode Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN).

Melalui program tersebut, BRI berharap dapat berkontribusi dalam meringankan beban masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.

Perwakilan PKK BRI Region 13 Malang, A. Antho Widyatmoko, mengatakan program BRI Berbagi Kasih merupakan bentuk nyata kepedulian BRI untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui program BRI Berbagi Kasih, kami ingin terus menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi kepada sesama. Kami berharap bantuan paket sembako ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat sinergi antara BRI dan berbagai lembaga keagamaan dalam menghadirkan dampak sosial yang positif bagi lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BRI untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar A. Antho Widyatmoko.

Apresiasi dari YPPII Batu

Ketua Umum Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Batu, Pdt. Dr. Roland M. Octavianus, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan BRI melalui program BRI Berbagi Kasih.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi antara BRI dan YPPII Batu diharapkan dapat terus berlanjut agar manfaat yang diberikan semakin luas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan paket sembako ini akan sangat membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menjadi bagian dari pelayanan Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia Batu,” katanya.

“Kami berharap kolaborasi yang baik seperti ini dapat terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Kepedulian yang ditunjukkan BRI melalui program ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Pdt. Dr. Roland M. Octavianus.

Program BRI Berbagi Kasih menjadi salah satu inisiatif sosial BRI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Melalui kerja sama dengan berbagai lembaga keagamaan dan sosial, BRI berupaya menghadirkan manfaat yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui berbagai program sosial yang dilakukan secara berkelanjutan, BRI terus memperkuat komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam membangun nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan.

Idnews.top – Sebuah langkah menarik dilakukan Chelsea beberapa waktu yang lalu. The Blues baru-baru ini merilis pernyataan dan kronologi kepergian Enzo Maresca dari Stamford Bridge yang mereka sebut sebagai akal bulus sang pelatih.

Di musim panas tahun 2024 kemarin, Chelsea menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala mereka yang baru. Mantan pelatih Leicester City itu diminta untuk menangani The Blues.

Setelah meraih kesuksesan di musim perdananya, banyak yang berekspektasi Maresca bakal membawa banyak kesuksesan bagi The Blues di musim 2025/2026. Namun nyatanya pelatih asal Italia itu secara mengejutkan berpisah dengan Chelsea di awal tahun kemarin.

Beberapa saat yang lalu, Enzo Maresca dikonfirmasi telah menjadi manajer baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola. Namun Chelsea merilis sebuah pernyataan mengejutkan seputar penunjukkan tersebut.

Maresca Sudah Main Mata dengan City Sejak Akhir Tahun

Dalam keterangan resmi mereka, Chelsea mengungkapkan bahwa Enzo Maresca sebenarnya sudah sejak akhir tahun digoda Manchester City. Mereka menyebut sang pelatih tidak kuat iman dan jadi tidak fokus menangani The Blues.

“Pada musim gugur tahun lalu, mantan pelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca memberi tahu klub bahwa terdapat kemungkinan dirinya akan menggantikan Pep Guardiola sebagai pelatih Manchester City pada akhir musim,” tulis pernyataan resmi Chelsea.

“Seiring berjalannya waktu, klub menyadari bahwa keinginan sang pelatih untuk menggantikan Guardiola sangat besar. Ia menunjukkan komitmen penuh untuk mengejar kesempatan tersebut, meskipun masih terikat kontrak jangka panjang dengan Chelsea dan tidak memiliki hak untuk mengakhiri kontrak tersebut secara sepihak.”

Bukan Dipecat Tapi Mengundurkan Diri

Chelsea juga meluruskan bahwa mereka tidak memecat Maresca di awal tahun kemarin. Sang pelatih memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya demi mengejar karir di Manchester City.

“Pada Desember 2025, Maresca secara tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya. Klub merasa sangat kecewa karena meyakini bahwa fokus dan komitmennya telah beralih kepada klub lain serta peluang baru tersebut, padahal ia baru bergabung dengan Chelsea pada tahun sebelumnya,” sambung Chelsea.

“Tidak ada klub yang menginginkan pergantian pelatih kepala di tengah musim. Namun, mengingat keputusannya untuk tidak lagi menjalankan tanggung jawab hingga akhir musim, Chelsea tidak memiliki pilihan selain melindungi para pemain, para pendukung, serta kehormatan klub dengan menerima pengunduran dirinya,” tutup pernyataan resmi Chelsea.

Manchester City Bayar Kompensasi

Dalam keterangan resmi mereka, Chelsea mengonfirmasi bahwa Manchester City membayar kompensasi kepada mereka untuk penunjukkan Maresca tersebut.

The Blues kabarnya menerima bayaran sekitar 17 juta pounds untuk melepas Maresca jadi juru taktik baru Manchester City.

Kiper veteran Timnas Tanjung Verde, Vozinha, mengungkapkan bahwa dirinya kini sedang berstatus tanpa klub.

Pengakuan itu muncul di tengah pencapaiannya membawa Tanjung Verde mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Tanjung Verde memastikan tiket otomatis ke babak 32 besar setelah finis sebagai runner-up Grup H. Prestasi tersebut menjadi catatan bersejarah bagi negara kepulauan kecil itu yang tampil sebagai debutan di Piala Dunia.

Vozinha, yang kini berusia 40 tahun, sebelumnya membela klub Portugal, Chaves, selama dua musim terakhir. Namun, kontraknya telah berakhir sehingga ia kini sedang mencari pelabuhan baru untuk melanjutkan karier profesionalnya.

Dalam wawancara dengan jurnalis Brasil, Daniel Braune, Vozinha mengaku belum memiliki klub baru, meski terbuka terhadap berbagai peluang.

“Saya mengakhiri kontrak dengan klub sebelumnya, Deportivo Chaves, dan saat ini saya belum memiliki apa pun,” ujar Vozinha.

“Saya terbuka untuk semuanya. Kita lihat saja nanti apa yang akan datang,” katanya.

Kendati telah memasuki usia 40 tahun, performa impresifnya di Piala Dunia 2026 diyakini membuat banyak klub tertarik menggunakan jasanya.

Jadi Pahlawan Tanjung Verde

Vozinha menjadi satu di antara sosok paling berpengaruh dalam keberhasilan Tanjung Verde mencatat sejarah.

Tim berjuluk Blue Sharks itu menjadi debutan pertama yang mampu menembus fase gugur Piala Dunia sejak Slovakia pada edisi 2010.

Di babak 32 besar, Tanjung Verde akan menghadapi juara bertahan, Argentina.

Negara yang hanya memiliki sekitar 500 ribu penduduk itu juga mencatat rekor sebagai negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapai fase gugur Piala Dunia.

Penampilan terbaik Vozinha hadir pada laga pembuka Grup H saat menghadapi Spanyol. Ia tampil gemilang dengan menjaga gawangnya tetap perawan sehingga laga berakhir tanpa gol.

Penjaga gawang berpengalaman itu bahkan mampu menggagalkan berbagai peluang dari pemain-pemain Spanyol, termasuk Lamine Yamal dan Nico Williams. Berkat performa tersebut, jumlah pengikutnya di Instagram melonjak hingga bertambah sekitar satu juta akun.

Vozinha kemudian mencatatkan clean sheet keduanya dari tiga pertandingan grup ketika Tanjung Verde bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi.

Hasil itu memastikan mereka finis di posisi kedua Grup H setelah Uruguay kalah dari Spanyol.

Lini Belakang Ikut Berperan

Keberhasilan Tanjung Verde tak hanya ditentukan oleh aksi heroik Vozinha. Barisan pertahanan mereka juga tampil solid sepanjang fase grup.

Satu di antara pemain yang mencuri perhatian adalah Roberto Pico Lopes. Bek yang kini bermain untuk Shamrock Rovers di Liga Irlandia itu memiliki kisah unik sebelum memperkuat timnas.

Lopes sebelumnya bekerja sebagai penasihat kredit perumahan. Ia mendapat panggilan memperkuat Timnas Tanjung Verde melalui LinkedIn dan sempat mengira pesan dari pelatih tersebut hanyalah spam.

Pemain berusia 33 tahun itu akhirnya menjadi pesepak bola profesional penuh waktu pada 2017, sebelum menjalani debut bersama Timnas Tanjung Verde pada 2019.

Tuan rumah Kanada secara dramatis lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kanada melenggang setelah menalukkan Afrika Selatan dengan skor 1-0 pada babak 32 besar di Los Angeles Stadium, Senin (29/6/2026) dini hari WIB.

Kemenangan Kanada terasa dramatis karena gol tunggal penentu kemenagan baru datang di injury time. Stephen Eustaquio menjadi pencetak gol tersebut pada menit ke-90+2.

Gol tersebut bermula ketika Eustaquio menerima bola di luar kotak penalti. Dia kemudian melepaskan tembakan ke pojok kanan gawang yang tak bisa ditepis penjaga gawang Afrika Selatan, Ronwen Williams.

Kanada langsung merayakan gol tersebut dengan gegap gempita. Gol tersebut cukup mengantarkan mereka melaju ke babak 16 besar.

Sebelumnya, kedua tim benar-benar saling memecahkan kebuntuan. Hingga babak pertama berakhir, skor masih 0-0.

Bahkan, hingga 90 menit berlangsung, skor tetap tak berubah dan tampaknya laga akan diteruskan dengan extra time. Namun, gol Stephen Eustaquio mengubah segalanya.

Susunan Pemain

Afrika Selatan: Ronwen Williams; Khuliso Mudau, Ime Okon, Mbokazi, Aubrey Modiba; Teboho Mokoena, Sphephelo; Thapelo Maseko, Relebohile Mofokeng, Oswin Appollis; Evidence Makgopa
Pelatih:
Susunan Pemain
Kanada: Maxime Crepeau; Alistair Johnston, Moise Bombito (Luc De Fougerolles 59), Derek Cornelius, Richie Laryea; Tajon Buchanan (Alphonso Davies 75), Nathan Saliba (Niko Sigur 59), Stephen Eustaquio, Liam Millar (Jacob Shaffelburg 70); Jonathan David, Tani Oluwaseyi (Promise David 70)
Pelatih: Jesse March

Brasil akan menghadapi Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Selasa (30/6) pukul 00.00 WIB. Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh TVRI dan menjadi ujian besar bagi Jepang yang berambisi menyingkirkan salah satu kandidat juara.

Brasil datang dengan status juara Grup C dan membawa reputasi sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia. Sementara itu, Jepang melangkah ke fase gugur sebagai runner-up Grup F setelah menunjukkan konsistensi melawan lawan-lawan tangguh.

Bagi Brasil, kemenangan menjadi target utama untuk menjaga ambisi meraih gelar keenam. Tim asuhan Carlo Ancelotti memiliki kombinasi pengalaman, kualitas individu, dan efektivitas serangan yang membuat mereka menjadi salah satu favorit turnamen.

Jepang tidak datang hanya sebagai pelengkap. Samurai Biru sudah beberapa kali menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi dan kini memiliki kesempatan membuktikan kekuatan sepak bola Asia di panggung dunia.

Brasil tampil meyakinkan sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Setelah bermain imbang melawan Maroko pada laga pembuka, Brasil bangkit dengan kemenangan beruntun 3-0 atas Haiti dan Skotlandia untuk memastikan posisi puncak Grup C.

Di bawah arahan Carlo Ancelotti, Brasil tampil lebih pragmatis dibandingkan beberapa edisi sebelumnya. Mereka tetap mengandalkan kualitas individu, tetapi lebih sabar dalam membangun serangan dan berbahaya ketika melakukan transisi cepat.

Jepang memiliki perjalanan yang tidak kalah menarik di Grup F. Tim asuhan Hajime Moriyasu bermain imbang 2-2 melawan Belanda, menang 4-0 atas Tunisia, dan kembali bermain imbang 1-1 dengan Swedia untuk memastikan tiket babak gugur.

Kekuatan utama Jepang berada pada organisasi permainan. Samurai Biru dikenal memiliki pressing agresif, disiplin posisi, serta kemampuan memanfaatkan ruang ketika lawan kehilangan bola.

Perkiraan Susunan Pemain

Brasil (4-2-3-1): Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Santos; Guimaraes, Casemiro; Rayan, Paqueta, Vinicius Jr; Cunha.

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Jepang (3-4-2-1): Suzuki; Ito, Tomiyasu, Itakura; Doan, Sano, Tanaka, Nakamura; Kamada, Maeda; Ueda.

Pelatih: Hajime Moriyasu.

Head to Head dan Performa

5 pertemuan terakhir

14/10/25 Jepang 3-2 Brasil
06/06/22 Jepang 0-1 Brasil
10/11/17 Jepang 1-3 Brasil
14/10/14 Jepang 0-4 Brasil
16/06/13 Brasil 3-0 Jepang
5 laga terakhir Brasil

25/06/26 Skotlandia 0-3 Brasil
20/06/26 Brasil 3-0 Haiti
14/06/26 Brasil 1-1 Maroko
07/06/26 Brasil 2-1 Mesir
01/06/26 Brasil 6-2 Panama
5 laga terakhir Jepang

26/06/26 Jepang 1-1 Swedia
21/06/26 Tunisia 0-4 Jepang
15/06/26 Belanda 2-2 Jepang
31/05/26 Jepang 1-0 Islandia
01/04/26 Inggris 0-1 Jepang

Prediksi Skor

Brasil dan Jepang sudah 14 kali bertemu dalam sejarah. Secara keseluruhan, Brasil memiliki catatan lebih baik, termasuk kemenangan pada beberapa pertandingan penting.

Dalam pertemuan terakhir, Jepang sempat memberikan kejutan dengan mengalahkan Brasil 3-2 pada Piala Kirin 2025. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Samurai Biru mampu menyulitkan Brasil ketika bermain dengan intensitas tinggi.

Pertarungan menarik dalam laga ini akan terjadi antara Vinicius Junior dan lini pertahanan Jepang di sisi kanan. Kecepatan serta kemampuan pemain Brasil tersebut dalam situasi satu lawan satu bisa menjadi masalah besar bagi Samurai Biru.

Jepang harus mampu membatasi ruang gerak Vinicius agar Brasil tidak mudah menciptakan peluang dari sisi sayap. Jika gagal menjaga area tersebut, Brasil memiliki banyak pemain yang siap memanfaatkan celah.

Prediksi Skor: Brasil 2-2 Jepang (Brasil menang adu penalti).

Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming

Kompetisi: 32 Besar Piala Dunia 2026
Pertandingan: Brasil vs Jepang
Tempat: Houston Stadium
Hari, tanggal: Selasa, 30 Juni 2026
Jam kick-off: 00.00 WIB
Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport

Idnews.top – Jadwal dan link streaming laga Piala Dunia 2026 antara RD Kongo vs Uzbekistan hari ini, Minggu 28 Juni 2026. Duel RD Kongo vs Uzbekistan akan dimainkan mulai pukul 06.30 pagi WIB, disiarkan di TVRI, Folaplay, dan MaxStream.

Situasi di Grup K membuat laga ini memiliki tekanan besar. Kolombia sudah memastikan tiket fase gugur, sementara Portugal berada dalam posisi kuat, sehingga RD Kongo dan Uzbekistan harus berburu kemenangan demi menjaga asa.

RD Kongo berada di posisi ketiga dengan koleksi satu poin setelah bermain imbang melawan Portugal dan kalah tipis dari Kolombia. Tim asuhan Sebastien Desabre membutuhkan tiga poin untuk membuka peluang lolos sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik.

Sementara itu, Uzbekistan berada di posisi terbawah tanpa poin. Tim debutan Piala Dunia tersebut telah kebobolan delapan gol dalam dua pertandingan dan tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan.

RD Kongo datang ke turnamen dengan cerita besar setelah kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974 ketika masih bernama Zaire. Perjalanan mereka sejauh ini menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap karena mampu merepotkan Portugal dan Kolombia.

Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming

Kompetisi: Piala Dunia 2026
Pertandingan: RD Kongo vs Uzbekistan
Tempat: Atlanta Stadium
Hari, tanggal: Minggu, 28 Juni 2026
Jam kick-off: 06.30 WIB
Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport
Link streaming: https://maxstream.tv/live/0_gn1i0tf8/rd_kongo_vs_uzbekistan

DISCLAIMER: Semua informasi mengenai jadwal siaran TV yang disajikan disusun berdasarkan data yang tersedia untuk umum pada saat penulisan. Stasiun televisi terkait berhak melakukan perubahan jadwal, penundaan, atau pembatalan program siaran tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Prediksi Skor

Pertandingan ini kemungkinan akan ditentukan oleh efektivitas dalam transisi. RD Kongo memiliki kecepatan melalui Wissa dan Meschak Elia, sedangkan Uzbekistan akan mencoba memanfaatkan kemampuan Shomurodov dan Fayzullaev dalam menyerang ruang.

Jika RD Kongo mampu mencetak gol lebih dulu, mereka berpotensi mengontrol pertandingan. Uzbekistan harus mengambil risiko untuk mengejar kemenangan, tetapi situasi tersebut bisa membuka ruang bagi serangan balik cepat lawan.

Sementara itu, Uzbekistan akan sangat bergantung pada Abdukodir Khusanov di lini belakang. Bek Manchester City tersebut harus mampu menjaga konsentrasi karena RD Kongo memiliki pemain depan yang agresif dan cepat.

Jika RD Kongo mampu membatasi pengaruh Fayzullaev, peluang mereka untuk meraih kemenangan akan semakin besar. Kualitas serangan balik melalui Wissa dan Elia dapat menjadi pembeda dalam pertandingan yang kemungkinan berjalan ketat.

Timnas Belanda memastikan diri finis sebagai juara Grup F Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Tunisia dengan skor 3-1 pada laga terakhir fase grup, Jumat (26-6-2026) pagi hari WIB.

Di pertandingan lain, Jepang bermain imbang 1-1 melawan Swedia, hasil yang cukup untuk mengantar Samurai Biru lolos sebagai runner-up grup.

Kemenangan Belanda sekaligus membuat tim asuhan Ronald Koeman mengoleksi tujuh poin. Jepang berada di posisi kedua, sedangkan Swedia juga berhasil melaju ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Tunisia harus mengakhiri turnamen tanpa mampu lolos dari fase grup.

Juara Grup

Belanda tampil dominan sejak awal menghadapi Tunisia di Kansas City Stadium. Tim Oranye menguasai permainan dan mampu memaksimalkan peluang untuk mengamankan kemenangan yang sekaligus mengunci posisi puncak klasemen Grup F.

Brian Brobbey kembali menjadi andalan lini depan Belanda. Bersama Cody Gakpo dan Donyell Malen, ia terus memberi tekanan kepada pertahanan Tunisia hingga Belanda akhirnya menutup laga dengan kemenangan 3-1.

Hasil tersebut membuat Belanda terhindar dari duel melawan Brasil di babak 32 besar. Sebagai juara grup, Belanda dijadwalkan menghadapi Maroko pada fase gugur.

Jepang Runner-Up, Swedia Lolos

Sementara itu, pertandingan Jepang kontra Swedia di Dallas berlangsung lebih ketat. Kedua tim tampil hati-hati karena sama-sama masih memiliki peluang lolos ke fase berikutnya.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-56 ketika Daizen Maeda membawa Jepang unggul lewat penyelesaian akhir dari sebuah skema serangan rapi.

Keunggulan itu hanya bertahan lima menit karena Anthony Elanga mencetak gol penyama kedudukan melalui aksi individu yang impresif.

Setelah skor menjadi 1-1, kedua tim sama-sama memperoleh peluang emas. Namun, hingga peluit panjang berbunyi tidak ada tambahan gol sehingga Jepang dan Swedia harus puas berbagi angka.

Hasil imbang itu memastikan Jepang finis sebagai runner-up Grup F dan akan menghadapi Brasil pada babak 32 besar. Swedia juga tetap melangkah ke fase gugur sebagai satu di antara tim peringkat ketiga terbaik.

Susunan Pemain

Tunisia Vs Belanda

Tunisia (5-4-1): Aymen Dahmen; Yan Valery, Montassar Talbi, Ali Abdi, Mohamed Amine Ben Hmida, Rani Khedira; Ellyes Skhiri, Hannibal Mejbri, Ismael Gharbi Anis Slimane; Hazem Mastouri.

Pelatih: Herve Renard

Belanda (4-1-2-3): Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Nathan Ake; Ryan Gravenberch; Frenkie de Jong, Tijjani Reijnders; Cody Gakpo, Brian Brobbey, Donyell Malen.

Pelatih: Ronald Koeman

Jepang Vs Swedia

Jepang (3-4-3): Zion Suzuki; Kota Takai, Koki Machida, Ayumu Seko; Yukinari Sugawara, Hidemasa Morita, Wataru Endo, Kaoru Mitoma; Daichi Kamada, Takefusa Kubo; Daizen Maeda.

Pelatih: Hajime Moriyasu

Swedia (3-4-3): Viktor Johansson; Emil Holm, Isak Hien, Victor Lindelof; Gabriel Gudmundsson, Hugo Larsson, Yasin Ayari, Dejan Kulusevski; Anthony Elanga, Alexander Isak, Ken Sema.

Pelatih:-

Idnews.top – Maroko menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 4-2 atas Haiti pada matchday ketiga Grup C. Pertandingan berlangsung di Atlanta Stadium, Kamis (25/6/2026) pukul 05.00 WIB.

Achraf Hakimi, Ismael Saibari, Soufiane Rahimi, dan Gessime Yassine mencetak gol untuk Maroko. Haiti sempat unggul melalui gol bunuh diri Bono dan tembakan spektakuler Wilson Isidor.

Berkat kemenangan ini, Maroko mengunci posisi kedua klasemen Grup C dengan koleksi tujuh poin. Singa Atlas pun memastikan diri melaju ke babak 32 besar mendampingi Brasil yang menjadi juara grup.

Di sisi lain, Haiti harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen ini tanpa meraih satu poin pun. Tiga kekalahan dari tiga pertandingan membuat mereka finis di dasar klasemen.

Babak Pertama

Maroko langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal pertandingan. Bilal El Khannouss memperoleh peluang pada menit keenam, tetapi kiper Johny Placide mampu membaca situasi dengan baik.

Haiti justru berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-10. Bola yang mengenai Bono berakhir masuk ke gawang sendiri dan membuat Maroko tertinggal 0-1.

Setelah kebobolan, Maroko meningkatkan tekanan ke area pertahanan lawan. Ismael Saibari dan Achraf Hakimi mendapatkan peluang, namun belum mampu menaklukkan Placide.

Gol penyeimbang akhirnya lahir pada menit ke-39 melalui Hakimi. Bek kanan Maroko itu memanfaatkan bola liar di kotak penalti sebelum VAR memastikan gol tersebut sah.

Kejar-kejaran gol terjadi menjelang turun minum. Wilson Isidor membawa Haiti kembali unggul pada menit ke-43 sebelum Saibari menyamakan skor menjadi 2-2 pada masa injury time babak pertama.

Babak Kedua

Maroko kembali mendominasi permainan selepas jeda. Mereka terus menekan demi mencari gol yang bisa membalikkan keadaan.

Peluang emas didapat Bilal El Khannouss pada menit ke-60. Namun, Johny Placide kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Soufiane Rahimi memanfaatkan bola lepas di dalam kotak penalti untuk membawa Maroko berbalik unggul 3-2.

Haiti berusaha memberikan respons di sisa waktu pertandingan. Akan tetapi, pertahanan Maroko mampu meredam upaya lawan untuk menyamakan kedudukan.

Maroko memastikan kemenangan pada menit ke-89 melalui Gessime Yassine. Gol tersebut sempat diperiksa VAR sebelum disahkan, dan skor 4-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain

Maroko (4-2-3-1): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Redouane Halhal, Chadi Riad, Anass Salah-Eddine; Sofyan Amrabat, Neil El Aynaoui; Brahim Diaz, Ismael Saibari, Bilal El Khannouss, Ayoub El Kaabi.

Pelatih: Mohamed Ouahbi

Haiti (4-4-2): Johny Placide; Jean-Kevin Duverne, Ricardo Ade, Hannes Delcroix; Martin Experience; Josue Casimir, Danley Jean Jacques, Jean-Ricner Bellegarde, Ruben Providence; Wilson Isidor, Lenny Joseph.

Pelatih: Sebastien Migne

idnews.top – Timnas Inggris gagal melanjutkan momentum kemenangan mereka di Piala Dunia 2026 setelah ditahan Ghana dengan skor 0-0. Hasil ini didapat pada laga kedua Grup L yang berlangsung Selasa waktu setempat.

The Three Lions tampil dominan dalam penguasaan bola sepanjang pertandingan. Namun, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan jumlah peluang berbahaya yang berhasil mereka ciptakan.

Meski gagal meraih kemenangan, Inggris tetap berada di puncak klasemen sementara Grup L dengan koleksi empat poin. Mereka unggul selisih gol atas Ghana yang memiliki jumlah poin sama.

Inggris Dominan, Ghana Bertahan Disiplin

Inggris menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Namun, pertahanan rapat Ghana membuat tim asuhan Thomas Tuchel kesulitan menemukan ruang di area berbahaya.

Tuchel melakukan dua perubahan pada susunan pemain dibanding laga sebelumnya melawan Kroasia. Marc Guehi dan Djed Spence masuk menggantikan John Stones serta Nico O’Reilly.

Ketika kebuntuan belum juga terpecahkan, Tuchel melakukan pergantian besar-besaran. O’Reilly, Bukayo Saka, Eberechi Eze, Morgan Rogers, dan Marcus Rashford diturunkan untuk menambah daya dobrak tim.

Peluang terbaik Inggris datang pada fase akhir pertandingan. Sundulan O’Reilly membentur mistar gawang, tetapi Harry Kane gagal memaksimalkan bola pantul yang melayang jauh di atas gawang

Harry Kane Terisolasi di Lini Depan

Salah satu sorotan utama pertandingan adalah minimnya keterlibatan Harry Kane. Hingga pertandingan berjalan 35 menit, hanya dua pemain yang mencatat sentuhan bola lebih sedikit dibanding kapten Inggris tersebut.

Situasi itu menggambarkan betapa sulitnya Kane mendapatkan suplai bola. Berbeda dengan pertandingan melawan Kroasia, ia tidak memiliki ruang yang cukup untuk turun membantu membangun serangan.

Kane baru mendapatkan peluang yang benar-benar berbahaya pada menit ke-85. Kesempatan itu datang setelah sundulan O’Reilly mengenai mistar, tetapi penyelesaian akhirnya gagal menemui sasaran.

Kondisi tersebut memperlihatkan kesulitan Inggris dalam menciptakan kreativitas di area tengah. Mereka juga tampak kekurangan dukungan di sekitar Kane untuk membuka ruang dan memberi variasi dalam serangan.

Ghana Pulang dengan Poin Penting

Di sisi lain, Ghana tampil sangat berhati-hati sepanjang pertandingan. Mereka hanya mampu melepaskan dua tembakan selama 90 menit.

Beberapa kali Ghana mencoba mendapatkan keuntungan melalui insiden di kotak penalti Inggris. Mereka sempat meminta Jordan Pickford mendapat kartu merah setelah berbenturan dengan Prince Adu, serta mengajukan klaim penalti saat Ezri Konsa melakukan tekel terhadap Adu.

Namun, kedua insiden tersebut tidak menghasilkan keputusan yang menguntungkan Ghana. Meski demikian, satu poin yang mereka amankan bisa menjadi bekal penting menjelang laga terakhir fase grup.

idnews.top – Pertandingan Prancis vs Irak pada matchday kedua Grup I Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Les Bleus di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Selasa (23/6/2026) WIB. Hasil ini mengantar Prancis mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Kylian Mbappe menjadi bintang kemenangan Prancis lewat dua gol yang tercipta pada menit ke-14 dan 54. Ousmane Dembele kemudian melengkapi pesta gol tim asuhan Didier Deschamps pada menit ke-66.

Laga berlangsung tidak biasa karena babak kedua sempat tertunda lebih dari dua jam akibat badai petir di sekitar stadion. Penundaan tersebut menjadi gangguan cuaca pertama yang menghentikan pertandingan di Piala Dunia.

Prancis kini memimpin klasemen Grup I dengan enam poin dari dua laga. Irak dipastikan tetap berada di dasar klasemen setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun.

Pada pertandingan berikutnya, Prancis akan menghadapi Norwegia pada laga terakhir fase grup. Sementara itu, Irak akan menantang Senegal dalam upaya menutup turnamen dengan hasil positif.

Mbappe Buka Jalan Kemenangan Prancis

Prancis langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan dan beberapa kali mengancam pertahanan Irak. Mbappe sudah memperoleh peluang pada menit pertama meski gagal menjangkau umpan silang dari sisi kiri.

Penyerang Real Madrid itu akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-14. Mbappe melepaskan tembakan kaki kiri dari tepi kotak penalti yang tetap masuk meski sempat disentuh kiper Ahmed Basil.

Irak mendapat pukulan tambahan pada menit ke-26 saat kapten tim Hussein harus meninggalkan lapangan karena mengalami masalah pada paha bagian dalam. Pergantian cepat tersebut memengaruhi stabilitas permainan wakil Asia itu.

Hujan deras mulai mengguyur Philadelphia menjelang akhir babak pertama. Kondisi lapangan yang licin membuat permainan kedua tim lebih berhati-hati hingga turun minum.

Prancis menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Irak masih berusaha bertahan sambil mencari celah untuk mencuri gol penyama kedudukan.

Badai Petir Hentikan Laga, Dembele Lengkapi Kemenangan

Memasuki jeda pertandingan, cuaca ekstrem memaksa ofisial menghentikan laga sementara waktu. Seluruh penonton diminta meninggalkan tribune dan mencari tempat perlindungan akibat aktivitas petir di sekitar stadion.

Setelah tertunda selama dua jam 15 menit, pertandingan akhirnya dilanjutkan. Kedua tim terlebih dahulu menjalani pemanasan ulang sebelum babak kedua dimulai.

Prancis menggandakan keunggulan pada menit ke-54 berkat kesalahan fatal lini belakang Irak. Dembele melakukan tekanan, lalu Mbappe memanfaatkan bola liar untuk mencetak gol keduanya malam itu.

Les Bleus terus menekan meski sudah unggul dua gol. Michael Olise hampir menambah keunggulan, tetapi tembakannya hanya membentur mistar gawang.

Gol ketiga lahir pada menit ke-66 melalui Dembele. Menerima umpan Olise di dalam kotak penalti, winger Prancis itu melepaskan tembakan keras mendatar yang bersarang di sudut bawah gawang.

Mbappe hampir melengkapi hat-trick pada menit ke-90. Namun, peluang emas yang diperolehnya melambung di atas mistar sehingga skor tidak berubah.

Kemenangan 3-0 membuat Prancis menjadi tim pertama dari Grup I yang memastikan tempat di babak 32 besar. Les Bleus kini menatap duel kontra Norwegia untuk menentukan posisi akhir klasemen, sementara Irak akan berhadapan dengan Senegal.

Klasemen Piala Dunia 2026

.blockspare-cfd66f2b-fd8e-4 > .blockspare-block-container-wrapper{background-color:#f9f9f9;padding-top:20px;padding-right:20px;padding-bottom:20px;padding-left:20px;margin-top:30px;margin-right:0px;margin-bottom:30px;margin-left:0px;border-radius:0}.blockspare-cfd66f2b-fd8e-4 .blockspare-image-wrap{background-image:none}