27 Oktober 2026

By: KADOQQ

Erling Haaland mencatat pencapaian personal unik ketika Manchester City mengalahkan Sunderland 5-3 pada pertandingan pekan kelima Liga Inggris, Minggu (20-9-2026).

Striker asal Norwegia itu menjadi pencetak gol kedelapan dalam pertandingan yang berlangsung dengan banyak gol tersebut.

Man City sempat memimpin berkat gol Enzo Fernandez, Rayan Cherki, serta dua gol Antoine Semenyo. Sunderland kemudian membalas melalui Brian Brobbey, yang mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut.

Haaland akhirnya menambah keunggulan Man City pada menit ke-81. Gol tersebut sempat dianulir karena offside, tetapi keputusan itu berubah setelah VAR melakukan peninjauan.

Gol ke gawang Sunderland memiliki arti khusus bagi Haaland. Ia kini sudah mencetak gol ke gawang seluruh 25 klub yang pernah dihadapinya bersama Man City di Premier League.

Akhirnya Bobol Sunderland

Sebelumnya, Sunderland menjadi satu-satunya klub yang pernah dihadapi Haaland bersama Man City, tetapi belum pernah dibobolnya. Ia bahkan gagal mencetak gol dalam dua pertemuan dengan Sunderland pada musim lalu.

Gol tersebut juga menjadi gol ke-117 Haaland di Premier League. Sementara itu, koleksi lima golnya pada musim ini membuatnya berada di posisi teratas dalam persaingan Sepatu Emas.

Alexander Isak berada di bawah Haaland dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara.

Penyerang Liverpool itu mengoleksi empat gol setelah mencetak gol kemenangan timnya atas Bournemouth, Minggu malam.

Torehan Brian Brobbey

Di sisi lain, Brobbey mencatat torehan hattrick yang berakhir dengan kekalahan timnya.

Ia menjadi pemain pertama sejak Roque Santa Cruz bersama Blackburn melawan Wigan pada Desember 2007 yang mencetak tiga gol, tetapi tetap menelan kekalahan dalam pertandingan Premier League.

Brobbey juga menjadi pemain keempat dalam sejarah Premier League yang mampu mencetak hattrick melawan tim yang mengawali pertandingan sebagai pemuncak klasemen.

Sebelumnya, catatan tersebut dibuat Robbie Fowler, Dirk Kuyt, dan Romelu Lukaku.

Selain itu, Brobbey menjadi pemain pertama sejak Jamie Vardy, enam tahun lalu, yang mencetak hattrick ke gawang Manc City di Premier League.

Hattrick tersebut juga menjadi yang pertama bagi pemain Sunderland di kasta teratas sejak Jermain Defoe melakukannya sekitar satu dekade lalu.

Pencapaian Enzo Maresca

Sementara itu, manajer Man City, Enzo Maresca, turut mencatat pencapaian tersendiri.

Ia menjadi pelatih keenam yang mampu membawa sebuah klub memenangi lima pertandingan Premier League pertamanya secara beruntun.

Sebelumnya, Carlo Ancelotti bersama Chelsea dan Pep Guardiola bersama Man City masing-masing meraih enam kemenangan pada lima laga awal mereka.

Craig Shakespeare bersama Leicester, Maurizio Sarri bersama Chelsea, serta Ole Gunnar Solskjaer bersama Manchester United juga mencatat lima kemenangan dalam lima pertandingan awal.

Laga Fulham versus Manchester United akan tersaji pada pekan ke-5 Liga Inggris 2026-27. Pertandingan di Craven Cottage ini dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026 pukul 22.30 WIB.

Manchester United memasuki laga dengan tekanan setelah menelan kekalahan beruntun di dua pertandingan terakhir semua kompetisi. Fulham juga belum menunjukkan konsistensi di Liga Inggris, tetapi kemenangan atas West Ham United di Carabao Cup dapat menjadi tambahan kepercayaan diri.

Duel ini juga mempertemukan dua tim yang memiliki catatan berbeda ketika bermain di Craven Cottage. Fulham hanya mengoleksi satu poin dari dua pertemuan melawan Manchester United musim lalu, sementara Setan Merah memiliki rekor panjang tanpa kekalahan di markas The Cottagers.

Fulham Belum Menang di Liga Inggris

Fulham baru mengumpulkan satu poin dari empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Hasil tersebut membuat pasukan Alvaro Arbeloa masih mencari kemenangan perdana di kompetisi domestik.

Hasil imbang 0-0 melawan Liverpool pada pekan sebelumnya menjadi hasil positif bagi Fulham. Mereka mampu meredam tim tamu setelah sebelumnya kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan pembuka Liga Inggris.

Kemenangan kemudian diraih di Carabao Cup ketika Fulham mengalahkan West Ham United 3-2. Oscar Bobb mencetak gol penentu pada menit ke-78 untuk membawa timnya melangkah ke babak berikutnya.

Manchester United Harus Segera Bangkit

Manchester United baru mengoleksi satu kemenangan dalam empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Catatan tersebut menjadi semakin mengkhawatirkan setelah mereka tersingkir dari Carabao Cup melalui kekalahan 2-3 dari Brighton.

Kekalahan tersebut terjadi setelah Manchester United sempat unggul dua gol. Hasil itu memperpanjang tekanan terhadap Michael Carrick, terutama karena timnya kembali gagal mempertahankan keunggulan dalam pertandingan penting.

Persoalan lain terlihat dari pertahanan Manchester United. Mereka baru mencatat satu clean sheet dalam enam pertandingan semua kompetisi musim ini, sementara empat dari lima laga lainnya berakhir dengan kebobolan minimal dua gol.

Prediksi Fulham Vs Man Utd

Fulham dapat memanfaatkan persoalan tersebut, terlebih Manchester United belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan tandang Liga Inggris musim ini. Mereka kalah 2-0 dari Hull City dan bermain imbang 2-2 melawan Everton.

Akan tetapi, Manchester United memiliki modal kuat dari rekor pertemuan di Craven Cottage. Mereka belum terkalahkan dalam 10 lawatan terakhir ke markas Fulham sejak kekalahan 3-0 pada Desember 2009.

Kualitas lini serang juga membuat Manchester United tetap memiliki peluang besar untuk mencetak gol. Fulham memang menunjukkan perkembangan di lini belakang saat menghadapi Liverpool, tetapi konsistensi pertahanan mereka masih menjadi pertanyaan.

Pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan kedua tim memiliki peluang untuk mencetak gol. Manchester United diperkirakan mampu memanfaatkan pengalaman dan kualitas pemain untuk mengamankan kemenangan tipis di markas Fulham.

Prediksi skor: Fulham 1-2 Man Utd.

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, mengakui timnya kehilangan kendali saat kalah telak 0-3 dari Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB.

Chelsea tampil cukup solid pada babak pertama. Namun, permainan The Blues berantakan setelah jeda hingga akhirnya Brentford mencetak tiga gol melalui Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho.

Kekalahan tersebut membuat Chelsea kini menjalani tiga pertandingan tanpa kemenangan di Liga Inggris. Sebelumnya, mereka takluk dari Arsenal dan bermain imbang kontra Hull City.

Alonso menilai Chelsea kehilangan konsistensi serta mentalitas kompetitif yang dibutuhkan untuk menjaga performa sepanjang pertandingan.

“Saya akan mengatakan bahwa kami kehilangan konsistensi dan mentalitas kompetitif yang dibutuhkan pada babak kedua,” ujar Alonso.

Detail-Detail Kecil Jadi Penentu

Menurut Alonso, detail-detail kecil bisa menentukan hasil pertandingan. Chelsea, kata dia, seharusnya mampu menjaga konsentrasi dan tidak memberikan keuntungan kepada lawan.

“Anda tahu bahwa detail-detail kecil bisa menjadi penentu. Anda tidak boleh memberikan keuntungan dalam pertandingan seperti ini,” kata Alonso.

“Ini tentang 95 menit pertandingan. Kami belum mampu mempertahankan level tersebut sepanjang pertandingan dalam beberapa laga awal musim ini dan itu sesuatu yang harus kami perbaiki.”

Salah satu masalah yang menjadi sorotan adalah situasi bola mati. Bek Chelsea, Levi Colwill, bahkan mengakui timnya beberapa kali kalah dalam duel bola mati.

“Babak kedua kami tidak cukup bagus. Kami punya banyak hal yang harus dikerjakan selama jeda internasional,” ujar Colwill kepada Sky Sports.

“Mungkin pada beberapa momen kami kalah dalam duel bola mati dan kami harus memperbaikinya. Kami tidak bisa hanya mengandalkan tiga pemain depan untuk menyelamatkan kami dari situasi sulit. Kami semua harus saling membantu.”

Butuh Waktu

Alonso menilai Chelsea masih membutuhkan waktu untuk memahami bagaimana mengelola pertandingan dan mempertahankan level kompetitif hingga peluit akhir.

“Memahami pertandingan, mengetahui apa yang dibutuhkan untuk terus bersaing sampai akhir, itu adalah sebuah proses. Mereka membutuhkan waktu untuk merasakannya,” ujar mantan pelatih Real Madrid itu.

“Saat ini kami belum sepenuhnya merasakan hal itu untuk bisa bersaing sepanjang pertandingan.”

Di kubu Brentford, manajer Keith Andrews mengaku puas melihat timnya tampil sesuai rencana, terutama pada babak kedua.

“Saya sangat menantikan pertandingan ini. Lawan bermain dengan cara yang penuh respek untuk meredam apa yang kami lakukan,” kata Andrews.

“Saya merasa ada performa yang mulai muncul. Pendekatan kami fokus dan pada babak kedua kami menunjukkan siapa kami sebenarnya.”

Duel Brentford vs Chelsea akan tersaji pada pekan ke-5 Liga Inggris 2026-27 di Gtech Community Stadium. Pertandingan derby London Barat tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu, 19 September 2026 pukul 02.00 WIB.

Brentford tidak terkalahkan dalam enam pertandingan di semua kompetisi. The Bees mencatat tiga kemenangan dan tiga hasil imbang, termasuk kemenangan 2-1 atas Reading di putaran ketiga Carabao Cup.

Chelsea juga mengawali musim dengan catatan positif meski belum konsisten. The Blues mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan berada di posisi keenam, satu tingkat di atas Brentford yang mengumpulkan enam poin.

Brentford Punya Modal Kuat

Brentford belumtak terkalahkan dalam empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Setelah mengawali musim dengan kemenangan 3-0 atas Tottenham Hotspur, mereka bermain imbang melawan Leeds United, Sunderland, dan Bournemouth.

Catatan pertemuan di kandang juga membuat Brentford memiliki alasan untuk percaya diri. Mereka memang belum pernah menang atas Chelsea dalam lima laga kandang di Liga Inggris, tetapi empat pertandingan terakhir di markas The Bees berakhir imbang.

Tren hasil imbang Brentford bahkan cukup mencolok. Sepuluh dari 14 pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris berakhir dengan skor imbang. Chelsea berpotensi kembali menghadapi laga yang sulit dimenangkan.

Chelsea Masih Belum Stabil

Chelsea memiliki lini serang yang produktif pada awal musim. Skuad asuhan Xabi Alonso telah mencetak 10 gol dalam empat pertandingan Liga Inggris, tetapi mereka juga kebobolan sembilan kali.

Jumlah tersebut menjadi kebobolan terbanyak di antara sembilan besar klasemen. Chelsea juga hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan tandang terakhir mereka di Liga Inggris.

Hasil dua laga terakhir di berbagai ajang memperlihatkan kecenderungan pertandingan terbuka. Chelsea bermain 2-2 melawan Hull City sebelum menghancurkan Leeds United 6-3 di Carabao Cup, sedangkan laga tandang terakhir di Liga Inggris berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Arsenal.

Prediksi Skor Brentford Vs Chelsea

Brentford harus tampil tanpa Josh Dasilva, Antoni Milambo, Nathan Collins, Sepp van den Berg, dan Kafe Furo. Mathias Jensen juga masih diragukan, sementara Kevin Schade menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak tiga gol dalam lima penampilan.

Di kubu Chelsea, Joao Pedro dan Reece James diperkirakan tetap tersedia meski tidak mengikuti latihan Selasa. Moises Caicedo, Marco Palestra, Emmanuel Emegha, dan Jordan Henderson juga memiliki peluang tampil, sedangkan Maxence Lacroix diprediksi kembali memperkuat tim.

Chelsea memang memenangi pertemuan terakhir dengan Brentford 2-0. Akan tetapi, duel di markas Brentford pada musim 2025-26 berakhir 2-2 dan catatan The Bees menunjukkan mereka kerap sulit dikalahkan.

Melihat performa kedua tim serta sejarah pertemuan di kandang Brentford, pertandingan ini berpeluang kembali berlangsung ketat. Produktivitas Chelsea dapat menjadi ancaman, tetapi Brentford diprediksi mampu memanfaatkan dukungan penuh di kandang untuk mengamankan satu poin.

Prediksi skor: Brentford 2-2 Chelsea.

Michael Carrick tidak mencari kambing hitam setelah Manchester United (MU) terdepak dari Carabao Cup 2026/2027. Manajer Setan Merah tersebut mengakui dirinya bertanggung jawab atas kekalahan 2-3 dari Brighton di Old Trafford, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

MU sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Setan Merah bahkan mampu unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama berkat gol Shea Lacey dan Mason Mount.

Namun, keunggulan tersebut justru sirna secara dramatis. Brighton mencetak tiga gol melalui Charalampos Kostoulas, Pascal Groß, dan Maxim De Cuyper untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Hasil tersebut membuat Manchester United tersingkir dari Carabao Cup di kandang sendiri.

Lebih menyakitkan lagi, kekalahan tersebut menciptakan catatan buruk. Untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, Setan Merah kalah di kandang setelah sempat unggul dua gol dalam sebuah pertandingan.

Suporter MU pun meluapkan kekecewaan. Sorakan negatif dan siulan terdengar keras dari tribun Old Trafford ketika peluit panjang dibunyikan.

Carrick mengakui hasil tersebut tidak bisa diterima dan menegaskan dirinya bertanggung jawab atas keruntuhan timnya.

“Kami tidak bisa menerima ini sebagai sebuah tim. Saya bertanggung jawab. Performa menjelang akhir babak kedua, itu menjadi tanggung jawab saya,” ujar Carrick, seperti dikutip dari Sky Sport.

Carrick Pahami Kekecewaan Suporter

Carrick juga mengaku memahami reaksi keras para pendukung Manchester United setelah pertandingan.

Menurutnya, suporter berhak kecewa melihat tim yang sudah unggul dua gol justru gagal mempertahankan keunggulan hingga akhirnya tersingkir.

“Ya, tentu saja, itu sangat jelas. Saya benar-benar memahami perasaan para suporter,” kata Carrick.

“Kami harus menerimanya. Saya sepenuhnya menerima itu. Pada akhirnya, ini tanggung jawab saya terkait seperti apa tim kami bermain dan hasil yang kami dapatkan.”

“Saya akan menerima pujian, kritik, dan kekecewaan. Saya benar-benar memahami itu melihat bagaimana pertandingan berjalan. Kami harus memenangkan pertandingan,” lanjut mantan gelandang MU tersebut.

Tekanan Makin Besar

Kekalahan dari Brighton membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Terlebih, Manchester United juga baru saja kalah 0-1 dari Manchester City di Old Trafford dalam lanjutan Premier League.

Carrick kini meminta timnya segera bangkit. Manchester United dijadwalkan kembali bertanding pada Minggu dan sang manajer menegaskan fokusnya adalah membawa Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.

“Ini tidak terasa bagus saat ini. Kami harus kembali memenangkan pertandingan. Kami ingin menang dan ingin melakukannya secepat mungkin. Pertandingan berikutnya adalah hari Minggu. Hanya itu yang saya pikirkan sekarang,” tegas Carrick.

Liverpool dan Arsenal melenggang ke babak keempat Carabao Cup 2026/2027 setelah menang atas lawan masing-masing pada babak ketiga, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Liverpool melenggang setelah menundukkan sesama tim raksasa Premier League, Tottenham Hotspur dengan skor 3-1. Sementara itu, Arsenal melumat Ipswich Town dengan skor 4-2.

Tim asuhan Roberto De Zerbi, Tottenham, datang ke Merseyside untuk menjalani pertandingan putaran ketiga dengan catatan belum pernah mencetak gol ke gawang tim Premier League sepanjang musim ini. Mereka juga belum meraih kemenangan atas tim kasta tertinggi Inggris.

Alexis Mac Allister membawa Liverpool unggul lebih dulu sebelum Cody Gakpo menggandakan keunggulan The Reds pada babak kedua.

Tottenham sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mengakhiri paceklik gol tersebut. Mohammed Kudus dan Lucas Bergvall sama-sama mendapatkan kesempatan bagus untuk mencetak gol pada 45 menit pertama, tetapi gagal memaksimalkannya.

Spurs akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui Conor Gallagher pada menit-menit akhir pertandingan.

Namun, harapan Tottenham untuk bangkit langsung pupus setelah Dominik Szoboszlai mencetak gol spektakuler. Gol tersebut memastikan Liverpool melaju ke putaran keempat Carabao Cup.

Sebelumnya, Giorgi Mamardashvili juga melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Omar Marmoush pada menit-menit akhir.

Penyerang asal Mesir yang dipinjam Liverpool dari Manchester City itu mencoba mengarahkan bola ke tiang jauh. Namun, Mamardashvili mampu menjulurkan tubuhnya dan menepis bola dengan satu tangan.

Max Dowman Jadi Bintang Kemenangan Arsenal

Sementara itu, Max Dowman tampil gemilang pada laga perdananya musim ini dengan mencetak dua gol saat Arsenal menang 4-2 atas Ipswich Town pada putaran ketiga Carabao Cup, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Pemain berusia 16 tahun itu mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan Mikel Arteta untuk tampil sebagai starter. Dowman langsung mencuri perhatian dengan membuka keunggulan Arsenal pada menit ketujuh.

Berawal dari aksi individu, Dowman menuntaskan pergerakannya dengan penyelesaian tenang untuk membawa The Gunners unggul.

Tak berhenti sampai di situ, Dowman kembali mencatatkan namanya di papan skor sesaat setelah babak kedua dimulai. Dengan dingin, ia menaklukkan pertahanan Ipswich untuk membawa Arsenal semakin menjauh.

Penampilan tersebut kembali menunjukkan potensi besar Dowman sekaligus membuat sorotan terhadap wonderkid Arsenal itu semakin besar.

Arsenal tampil dominan sejak awal pertandingan meski melakukan sembilan perubahan pemain dibandingkan tim yang mengalahkan Sunderland pada akhir pekan lalu.

Noni Madueke turut menunjukkan ketajamannya. Pemain sayap tersebut mencetak gol melalui sebuah volley klinis yang membuat Arsenal unggul 2-0 hanya dalam 16 menit.

Memasuki babak kedua, Arsenal semakin leluasa mengendalikan pertandingan.

Mikel Merino kemudian menambah keunggulan menjadi 4-0 sebelum laga berjalan satu jam. Ia melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang mengenai tiang kiri sebelum bersarang di gawang Ipswich.

Tuan rumah sempat memberikan perlawanan. Anis Mehmeti memperkecil ketertinggalan melalui penyelesaian dari jarak dekat. Ipswich kemudian kembali mencetak gol pada masa injury time lewat Chuba Akpom. Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah hasil pertandingan.

Arsenal akhirnya memastikan kemenangan 4-2 dan melaju ke putaran keempat Carabao Cup.

Hasil Lengkap Carabao Cup Hari Ini

Peterborough Vs Barnsley: 7-6 (3-3)
West Ham United Vs Fulham: 2-3
Liverpool Vs Tottenham Hotspur: 3-1
Ipswich Town Vs Arsenal: 2-4
Reading Vs Brentford: 1-2

Lionel Messi kembali mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Argentina. Namun, kali ini ada yang berbeda, La Pulga dipersiapkan menjalani pertandingan terakhirnya bersama La Albiceleste.

Messi masuk dalam skuad Argentina untuk menghadapi Benin pada laga persahabatan di Estadio Monumental, Buenos Aires, 6 Oktober 2026.

Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, memastikan pertandingan tersebut akan menjadi momen khusus untuk memberikan penghormatan kepada Messi setelah sang megabintang mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional.

“Setelah berbicara dengan pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, kami memutuskan mengundang pemain terbaik di dunia, ikon tim nasional sekaligus kapten kami, Lionel Andrés Messi, agar dia mendapatkan perpisahan yang benar-benar layak pada 6 Oktober nanti,” ujar Tapia dalam sebuah pernyataan video, seperti dikutip dari ESPN, Rabu (16/9/2026).

Undang Semua Pemain yang Juarai Piala Dunia 2022

Tapia mengatakan Messi telah menerima undangan tersebut. AFA juga mengundang seluruh pemain yang menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2022 di Qatar untuk hadir dalam pertandingan tersebut bersama keluarga masing-masing.

“Kami mengundang seluruh pemain yang memenangkan Piala Dunia 2022 bersamanya di Qatar agar mereka, bersama keluarga, dapat mendampinginya dalam pertandingan yang tak akan terlupakan ini,” kata Tapia.

“Kami mengundang seluruh rakyat Argentina dan para penggemar Timnas untuk menyaksikan ‘tango terakhir’ dari pemain terbaik di dunia,” lanjutnya.

Rangkaian Laga Persahabatan Argentina

Messi mengumumkan keputusan untuk pensiun dari sepak bola internasional pada 31 Agustus 2026 melalui unggahan di Instagram.

Pemain berusia 39 tahun itu meninggalkan Timnas Argentina dengan status sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah La Albiceleste.

Messi telah mencatatkan 125 gol dalam 207 pertandingan bersama Argentina.

Pertandingan melawan Benin nantinya menjadi bagian dari rangkaian laga persahabatan Argentina. Sebelum menjamu Benin, Argentina dijadwalkan menghadapi Bolivia pada 30 September dan Burkina Faso pada 3 Oktober.

Selain Messi, Rodrigo De Paul dan Giovani Lo Celso juga akan bergabung dengan Argentina secara khusus untuk pertandingan melawan Benin.

Keduanya tetap tercantum dalam daftar skuad umum Argentina, tetapi hanya akan memperkuat La Albiceleste dalam pertandingan yang diproyeksikan menjadi laga perpisahan Messi tersebut.

Dengan demikian, pertandingan 6 Oktober di Estadio Monumental bakal menjadi panggung spesial bagi Messi untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Timnas Argentina dan para pendukungnya.

PSIM Yogyakarta bersiap menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026) malam WIB.

Laga ini menjadi momen yang dinantikan pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel. Arsitek asal Belanda tersebut antusias membawa timnya kembali tampil di GBT.

“Ya, pertama-tama saya pikir ini adalah pertandingan yang bagus untuk memulai kembali pertandingan tandang pertama kami di Surabaya seperti musim lalu,” ujar Van Gastel pada Sabtu (12/9/2026).

“Saya sangat menantikannya untuk bermain di stadion seperti ini dengan banyak sekali pendukung. Jadi saya sangat bersemangat untuk berada di sini dan persiapan kami sejauh ini berjalan cukup baik,” lanjutnya.

Punya Memori Positif

PSIM punya kenangan manis saat bertandang ke markas Persebaya pada musim lalu. Laskar Mataram berhasil membawa pulang tiga poin setelah menang tipis 1-0 berkat gol Ezequiel Vidal.

Bek PSIM, Jop van der Avert, juga mendapat cerita dari beberapa rekan setim yang bermain pada pertandingan tersebut. Ia mendapat gambaran mengenai atmosfer GBT yang begitu meriah.

“Ya, jadi ketika kami melakukan perjalanan ke sini saya bertanya kepada beberapa rekan yang bermain di pertandingan pertama di sini musim lalu saat liga dimulai,” kata Van der Avert.

“Mereka memberi tahu saya tentang stadion yang bagus dan atmosfer yang luar biasa. Jadi saya pikir ya, bagi kami ini akan menjadi pertandingan yang sangat bagus. Mudah-mudahan bisa meraih tiga poin,” sambungnya.

Sama-sama Raih Satu Poin

Kedua tim kompak mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan hasil imbang. PSIM bermain 1-1 kontra Persita Tangerang, sedangkan Persebaya juga ditahan Bhayangkara FC dengan skor identik.

Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin. PSIM berada di peringkat ke-11, adapun Persebaya tepat berada satu tingkat di bawahnya.

Di sisi lain, PSIM memboyong 25 pemain untuk berhadapan dengan Bajul Ijo. Hanya penjaga gawang muda Athaullah Daib yang tidak ikut dalam rombongan Laskar Mataram.

Persib akan melakoni laga berat melawan Persija Jakarta pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Laga kedua tim berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Laga ini dipastikan bakal menyedot perhatian publik pencinta sepak bola Indonesia. Rivalitas panjang kedua tim akan membuat pertandingan berjalan dengan tensi panas sejak menit awal.

Persib datang dengan modal positif setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor 3-1 di Bandung. Sementara itu, Persija dalam motivasi tinggi setelah mengalahkan tuan rumah Borneo FC dengan skor 1-0.

Dengan hasil ini, Persib dan Persija tentu berambisi mempertahankan tren positif, sekaligus mengamankan posisi di papan atas klasemen.

Secara statistik, Persib memang unggul atas Macan Kemayoran dalam lima pertemuan terakhir. Persib mencatatkan empat kemenangan dan satu kali hasil imbang.

Raihan positif tersebut tentunya ingin kembali dilanjutkan Skuad Maung dipertandingan nanti. Pelatih Persib, Igor Tolic bakal menyiapkan strategi khusus untuk meredam perlawanan Persija.

Igor juga bakal mengandalkan beberapa pemain yang berpotensi menjadi pembeda pada pertandingan nanti.

Mariano Peralta

Mariano Peralta bakal mendapat sorotan khusus dipertandingan nanti. Penyerang asal Argentina ini dikenal memiliki kecepatan serta pergerakan lincah yang dapat memberikan masalah bagi lini belakang Persija.

Kualitas tersebut sudah diperlihatkan Peralta dalam beberapa laga bersama Maung Bandung. Peralta bahkan menjadi penentu kemenangan Persib atas Manila Digger pada babak play-off AFC Champions League Two 2026/2027.

Peralta merupakan rekrutan anyar Persib musim ini. Dia datang ke Bandung dengan reputasi mentereng sebagai pemain terbaik BRI Super League 2025/2026 bersama Borneo FC.

Bersama Pesut Etam, Peralta sukses mencetak 20 gol dan 14 assist dari 34 pertandingan yang telah dijalani.

Balsa Sekulic

Selain Mariano Peralta, Balsa Sekulic juga berpotensi menghadirkan ancaman berbahaya bagi Persija Jakarta. Pemain asal Montenegro tersebut dikenal memiliki naluri gol yang tinggi.

Ketajaman Balsa Sekulic bersama Persib sudah dibuktikan sejak awal musim. Dia sukses menyumbangkan satu gol ketika Maung Bandung mengalahkan PSM Makassar.

Gol tersebut lahir melalui pergerakan ciamik Balsa Sekulic dalam mencari ruang kosong untuk melepas tembakan.

Adam Alis

Duel Persib kontra Persija punya arti spesial bagi Adam Alis. Gelandang berusia 32 tahun tersebut akan menghadapi mantan klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya.

Adam sempat menjadi bagian dari Skuad Macan Kemayoran pada musim 2015. Namun, kebersamaan Adam Alis bersama Persija hanya bertahan selama satu musim.

Meski menghadapi mantan klubnya, Adam tetap bakal bersikap profesional. Dia akan berusaha memberikan kontribusi maksimal untuk membantu Persib mengamankan tiga poin di kandang lawan.

Adam bahkan pernah menjadi mimpi buruk untuk Persija musim lalu. Dua golnya ke gawang Persija menjadi penentu kemenangan Persib dengan skor akhir 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda.

Bintang Napoli, Kevin De Bruyne, memberikan pujian tinggi kepada Arsenal setelah timnya takluk 0-1 pada laga pembuka Liga Champions 2026/2027.

Arsenal tampil impresif dan mengalahkan Napoli dengan skor 1-0 di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB. Gol kemenangan tim asuhan Mikel Arteta dicetak Martin Odegaard pada menit ke-75.

Meski kecewa karena Napoli gagal mendapatkan poin, De Bruyne menilai timnya sudah memberikan perlawanan yang cukup baik. Ia bahkan menyebut Arsenal sebagai tim terbaik di dunia saat ini.

Dalam wawancara dengan CBS Sports setelah pertandingan, De Bruyne mendapat pertanyaan mengenai penampilan Napoli sekaligus kekuatan Arsenal.

Mantan pemain Manchester City itu tidak ragu memberikan penilaian tinggi kepada lawannya.

“Mari kita membahas pertandingan,” ujar reporter CBS Sports kepada De Bruyne seusai laga. “Menurut saya, Napoli sudah bermain sangat baik, tetapi lawan yang Anda hadapi mungkin adalah tim terbaik di dunia saat ini?”

“Saya setuju. Mereka adalah juara Inggris dan kalah di final Liga Champions terakhir melalui adu penalti. Jadi, kami tahu betapa kuatnya mereka,” ujar De Bruyne, seperti dilansir dari Metro.

Tetap Apresiasi Perjuangan Napoli

Arsenal memang memasuki musim ini dengan kepercayaan diri tinggi. The Gunners berhasil mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar Premier League musim lalu dan juga melaju hingga final Liga Champions, sebelum kalah dari PSG melalui adu penalti.

Kemenangan atas Napoli juga memperpanjang start sempurna Arsenal menjadi lima pertandingan pada awal musim ini.

De Bruyne tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan Napoli. Menurutnya, tim asal Italia tersebut mampu menciptakan sejumlah momen positif ketika mencoba bermain menyerang.

“Saya pikir kami sebenarnya melakukan pekerjaan yang bagus. Ketika mencoba bermain, kami memiliki beberapa momen ketika mampu menciptakan peluang,” katanya.

Namun, De Bruyne mengakui Napoli sempat harus bermain lebih dalam menghadapi tekanan Arsenal.

“Kami memang terkadang harus bertahan lebih rendah. Pada babak kedua, kami memberikan mereka sedikit terlalu banyak ruang dan bermain terlalu dalam.”

De Bruyne Melihat Perkembangan Napoli

Kekalahan tersebut tetap memberikan sisi positif bagi De Bruyne. Ia menilai permainan Napoli menunjukkan perkembangan dibandingkan beberapa pertandingan awal musim.

“Setelah itu, kami kembali memiliki beberapa momen. Bagi saya, ini merupakan peningkatan dari apa yang saya lihat dalam beberapa pertandingan pertama,” tutur De Bruyne.

“Kami mulai bermain lebih baik, jadi itu adalah hal yang bagus.”

Di sisi lain, Arsenal pulang dari Naples dengan tiga poin berkat gol Odegaard. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi pasukan Arteta dalam upaya kembali bersaing di dua kompetisi utama musim ini.