Idnews.top – William Saliba dipastikan harus menepi dalam waktu yang cukup lama setelah mengalami cedera punggung saat membela Prancis di Piala Dunia 2026. Arsenal mengonfirmasi bek berusia 25 tahun itu akan menjalani proses pemulihan yang diperkirakan memakan waktu panjang.
Cedera tersebut sebenarnya sudah dirasakan Saliba selama beberapa pekan sebelum turnamen dimulai. Meski begitu, ia tetap memutuskan bermain untuk membantu Prancis di Piala Dunia.
Masalah pada punggungnya akhirnya memburuk saat Prancis menghadapi Spanyol di semifinal. Saliba hanya mampu bermain selama 30 menit sebelum ditarik keluar dari lapangan.
Setelah kembali ke London dan menjalani pemeriksaan lanjutan, tim medis memutuskan operasi tidak diperlukan. Sebagai gantinya, Saliba akan menjalani program rehabilitasi yang diawasi secara bertahap.
Arsenal Pastikan Saliba Jalani Rehabilitasi
Dalam pernyataannya, Arsenal memastikan Saliba akan memulai program pemulihan secepat mungkin. Klub berharap proses tersebut dapat membantunya kembali ke kondisi terbaik tanpa harus menjalani operasi.
Cedera yang dialami Saliba juga membuatnya tidak bisa tampil pada pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia. Prancis akhirnya kalah dari Inggris pada laga tersebut.
Sebelum mengalami cedera, Saliba sempat mengungkapkan bahwa dirinya sudah merasakan gangguan pada punggung selama beberapa bulan. Ia tetap bertahan karena ingin membantu Arsenal di Liga Champions dan Premier League, serta membela Prancis di Piala Dunia yang hanya berlangsung sekali dalam empat tahun.
Arsenal Kehilangan Bek Andalan
Musim lalu, Saliba menjadi salah satu pemain paling penting dalam skuad Arsenal. Ia mencatatkan 50 penampilan di semua kompetisi.
Kontribusinya membantu Arsenal mengakhiri penantian 22 tahun untuk kembali menjuarai Premier League. The Gunners juga berhasil melaju hingga final Liga Champions.
Absennya Saliba menjadi tantangan besar bagi tim asuhan Mikel Arteta menjelang musim baru. Arsenal dijadwalkan menghadapi Manchester City di Community Shield pada 16 Agustus sebelum membuka perjuangan mempertahankan gelar Premier League melawan Coventry City lima hari kemudian.
Persib Bandung akan memulainya kiprahnya di turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Ajang ini jadi momentum bagi Maung Bandung untuk membangun chemistry antar pemain dan pembentukan tim.
Persib berada di Grup A bersama Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers FC. Persib dijadwalkan menghadapi Arema FC pada laga pembuka di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).
Skuad Persib musim ini tampil dengan wajah baru. Maung Bandung bergerak agresif di bursa transfer dengan mendatangkan sejumlah pemain yang berkualitas dan berlabel bintang
Musim ini Persib mendatangkan Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, Ragnar Oratmangoen, Balsa Sekulic, dan Mariano Peralta.
Namun, Persib dipastikan tanpa kekuatan penuh di Piala Presiden. Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen dipastikan absen pada ajang tersebut karena tengah membela Timnas Indonesia yang akan berjuang di Piala AFF 2026.
Selain Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen, Persib juga kemungkinan tanpa diperkuat Beckham Putra Nugraha, Saddil Ramdani, Thom Haye, dan Eliano Reijnders.
Meski tanpa sejumlah pemain inti, tim besutan Igor Tolic ini tetap memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Sejumlah pemain baru maupun lama diyakini mampu menjadi pembeda pada turnamen tersebut.
Mariano Peralta
Pemain asal Argentina ini jadi sosok yang paling ditunggu performanya bersama Persib Bandung. Peralta datang dengan status mentereng setelah dinobatkan menjadi pemain terbaik BRI Super League musim lalu.
Peralta dikenal memiliki kecepatan, kreativitas, dan kemampuan melawati lawan dalam situasi satu lawan satu. Pergerakannya di sisi sayap diyakini menjadi ancaman bahaya bagi pertahanan lawan.
Peralta dikenal memiliki kecepatan, kreativitas, serta kemampuan melewati lawan dalam situasi satu lawan satu. Permainannya dari sisi sayap diprediksi akan menjadi salah satu senjata utama Persib pada musim ini.
Dengan performa mengesankan itu, tidak heran Peralta sukses mencetak 20 gol dan 14 assist bersama Borneo FC musim lalu.
Adam Alis
Adam Alis diprediksi kembali menjadi pilar penting di lini tengah Persib. Gelandang berusia 32 tahun tersebut memiliki pengalaman dan mampu menjaga keseimbangan antar lini.
Adam juga kerap muncul sebagai pemecah kebuntuan. Kemampuannya membaca ruang dan melakukan penyelesaian akhir menjadi keuntungan bagi tim Maung Bandung.
Bobotoh tentu tidak akan lupa dengan penampilan gemilang Adam Alis saat menghadapi Persija Jakarta musim lalu. Ketika itu, ia memborong dua gol sekaligus memvan/membawa Persib meraih kemenangan dengan skor akhir 2-1.
Gabriel Mutombo
Gabriel Mutombo merupakan rekrutan menarik Persib awal musik ini. Manajemen mendatangkan bek asal Prancis itu setelah kontraknya dengan klub Thailand Ratchaburi FC, berakhir.
Mutombo diplot mengisi kekosongan yang ditinggalkan Federico Barba. Dengan postur yang ideal, Mutombo diharapkan mampu menjadi pemimpin baru di lini belakang Persib.
Mutombo sebenarnya bukan sosok asing di mata Bobotoh. Dia sempat merasakan atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api, ketika Ratchaburi FC menghadapi Persib pada laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two.
Balsa Sekulic
Pemain berusia 28 tahun di plot mengisi lini depan Persib setelah Persib kehilangan Andrew Jung. Sekulic diharapkan mampu membuat lini serang Persib makin tajam.
Pemain asal Montenegro ini datang dengan modal yang tidak main-main. Sebelum berlabuh ke Persib, Balsa merupakan top skor Liga Montenegro musim lalu saat memperkuat Mornar Bar.
Piala Presiden pun menjadi panggung Sekulic di hadapan Bobotoh. Jika performanya sesuai ekspektasi, Sekulic bisa menjadi idola baru Bobotoh.
Idnews.top – Chelsea resmi mengumumkan perekrutan Morgan Rogers dari Aston Villa dengan nilai transfer mencapai 117 juta poundsterling. Nilai tersebut menjadikannya pemain Inggris termahal sepanjang sejarah sekaligus rekrutan anyar The Blues dengan kontrak berdurasi enam tahun.
Sebelum bergabung ke Stamford Bridge, Rogers sempat dikaitkan dengan Arsenal. Namun, Chelsea berhasil membajak proses transfer pada akhir pekan lalu dan mengamankan tanda tangan gelandang berusia 23 tahun itu.
Rogers datang ke London setelah tampil bersama Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026. Penampilannya bersama Aston Villa membuatnya dipercaya masuk skuad asuhan Thomas Tuchel.
Selama membela Aston Villa, Rogers mencatatkan 125 penampilan dengan torehan 31 gol dan 29 assist. Ia juga pernah menimba ilmu di akademi Manchester City sebelum berkarier di Middlesbrough, Lincoln City, Bournemouth, dan Blackpool.
Morgan Rogers Ungkap Alasan Memilih Chelsea
Rogers mengaku sangat antusias memulai petualangan barunya bersama Chelsea. Ia menyebut The Blues sebagai klub yang sudah lama dikaguminya sejak masih kecil.
Selain itu, Rogers tertarik dengan proyek yang sedang dibangun klub bersama pelatih baru. Menurutnya, arah perkembangan Chelsea menjadi alasan utama menerima tawaran tersebut.
“Saya sangat bersemangat. Bagi saya, Chelsea adalah klub terbesar di London dan klub yang selalu saya kagumi sejak masih kecil,” ujar Rogers.
“Saya juga sangat antusias dengan proyek bersama pelatih baru, para pemain yang kami miliki, dan arah yang sedang dituju klub ini. Itulah alasan saya berada di sini dan saya sudah tidak sabar untuk segera memulai,” lanjut Rogers.
Xabi Alonso Jadi Faktor Penting
Morgan Rogers mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali berbicara dengan Xabi Alonso sebelum transfer diselesaikan. Pembicaraan tersebut membuatnya semakin yakin memilih Chelsea.
Ia merasa filosofi permainan yang diterapkan Alonso sangat sesuai dengan gaya bermainnya. Rogers pun berharap bisa berkembang di bawah arahan pelatih asal Spanyol tersebut.
“Saya sudah beberapa kali berbicara dengan Xabi Alonso. Bagi saya, sangat penting memahami seperti apa karakter pelatih, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana dia ingin tim bermain,” kata Rogers.
“Semua itu sangat sesuai dengan cara saya memandang sepak bola, cara saya ingin bermain, menjadi diri sendiri, bermain dengan bebas, dan mengekspresikan kemampuan saya. Kehadirannya menjadi salah satu alasan terbesar saya memilih bergabung ke sini,” tutup Rogers.
Dua wakil Jawa Tengah yang akan bersaing di Championship 2026/2027, PSIS Semarang dan Persis Solo, mulai menunjukkan keseriusan dalam membangun kekuatan lewat aktivitas pada bursa transfer.
PSIS bergerak cepat memperkenalkan sederet amunisi anyar. Sementara itu, Persis juga memamerkan hasil perburuan dengan mengumumkan belasan rekrutan baru untuk menghadapi musim depan.
Menariknya, kedua tim punya kesamaan dalam strategi perekrutan. PSIS maupun Persis kompak mendatangkan sejumlah pemain yang pernah mengenyam pengalaman bersama Timnas Indonesia.
Lantas, siapa saja pemain yang telah direkrut kedua kesebelasan untuk mengarungi ketatnya persaingan Championship 2026/2027?
PSIS Semarang
PSIS menjadi satu di antara kontestan yang paling serius mempersiapkan diri menuju musim baru. Dengan target kembali promosi ke kasta tertinggi, Laskar Mahesa Jenar bergerak cepat menggalang kekuatan.
Sejauh ini, sudah ada 19 pemain yang resmi bergabung. Mereka ialah Hari Nur Yulianto, Syahrian Abimanyu, Ray Redondo, Nuri Fasya, Muammar Khadafi, dan Komang Tri.
Kemudian Agus Nova, Jack Brown, Andy Setyo, Lorensius Sabda, Amirul Amin, Akbar Arjunsyah, Ricki Ariansyah, Abduh Lestaluhu, Ahmad Nufiandani, Fitra Ridwan, Bayu Fiqri, Deri Corfe, serta Miftahul Hamdi.
Dari deretan nama tersebut, cukup banyak pemain yang memiliki pengalaman membela Timnas Indonesia di berbagai level. Kehadiran mereka tentunya bisa menambah kualitas dan pengalaman dalam skuad PSIS.
Adapun pemain yang pernah berseragam Tim Merah-Putih di antaranya Syahrian Abimanyu, Jack Brown, Andy Setyo, Abduh Lestaluhu, Komang Tri, Amirul Amin, Akbar Arjunsyah, Ahmad Nufiandani, Bayu Fiqri, dan Miftahul Hamdi.
Persis Solo
Di sisi lain, Persis juga tak mau ketinggalan dalam menyusun kekuatan untuk Championship 2026/2027. Tim besutan Ricky Nelson mulai gencar welcome-welcome pemain anyar demi memperdalam skuad.
Hingga saat ini, Laskar Sambernyawa total mengamankan 18 pemain. Mereka adalah Ahmad Mujadid, Novan Sasongko, Asep Berlian, Hasyim Kipuw, Andrean Rindorindo, dan Luthfi Kamal.
Ada pula Feby Eka, Saldi Amiruddin, Juan Mera, Teguh Amiruddin, Fandi Ahmad, Alkelvin Bhaghi, Rizky Nasution, Badrian Ilham, Theodore Leeming, Oliver Leeming, Terens Puhiri, serta Mario Londok.
Sama seperti PSIS, Tim Laskar Sambernyawa juga mendatangkan beberapa pemain yang sempat mencicipi atmosfer Timnas Indonesia, baik di level senior maupun kelompok usia.
Nama-nama seperti Novan Sasongko, Hasyim Kipuw, Luthfi Kamal, Feby Eka, Terens Puhiri, Fandi Ahmad, hingga Theodore Leeming diharapkan membawa pengalaman dan mental bertanding yang dibutuhkan tim pada musim mendatang.
Timnas Putri Indonesia tinggal selangkah lagi untuk mengulangi prestasinya saat berjumpa Timnas Putri Laos pada babak final Piala AFF 2026. Skuad Garuda Pertiwi tetap harus berhati-hati dengan potensi kejutan yang bisa dihadirkan lawannya.
Menurut jadwal, duel antara Timnas Putri Indonesia menghadapi Laos pada partai final Piala AFF 2026 ini akan bergulir di Stadion Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Rabu (22/7/2026) pukul 19.45 malam WIB.
Sebagai informasi, ini menjadi kali kedua bagi skuad Garuda Pertiwi melenggang ke partai final Piala AFF. Sebab, pada edisi sebelumnya, mereka sukses lolos ke partai puncak pada 2024, sekaligus meraih gelar juara.
Jika mampu menundukkan laos pada laga ini, anak asuh Satoru Mochizuki bakal mengulangi pencapaian itu. Ini menjadi bekal untuk menghadapi ajang ASEAN Women’s Championship 2027. Sebagai informasi, hanya tiga tim teratas di ajang ini yang akan lolos ke kejuaraan tersebut.
Catatan Performa Kedua Tim
Secara performa, Timnas Putri Indonesia sebetulnya punya catatan yang jauh lebih mentereng di ajang ini ketimbang Laos. Berbekal amunisi naturalisasinya, Garuda Pertiwi tentu lebih diunggulkan di atas kertas.
Di fase grup, Vivi Oktavia dan kawan-kawan mampu melumpuhkan Timor Leste (2-0), lalu mengimbangi Kamboja (1-1). Kemudian, di semifinal, Indonesia sukses menumbangkan Singapura dua gol tanpa balas.
Sementara itu, kelolosan Laos ke final ajang ini hanya berbekal dua hasil imbang di fase grup, yakni saat bersua Malaysia (1-1) dan Singapura (1-1). Adapun di semifinal, mereka membekuk Kamboja dengan skor tipis 1-0.
Antisipasi Pemain Kunci
Pada partai final ini, skuad Garuda Pertiwi tampaknya masih akan mengandalkan beberapa pemain naturalisasinya. Dua nama yang tampil menonjol yakni Emily Nahon dan Estella Loupatty yang masing-masing sudah mengepak satu gol.
Jangan lupakan pula pemain lokal berpengalaman semacam Sheva Imut, Gea Yumanda, hingga Remini Rumbewas juga telah membuktikan kualitasnya. Ketiganya sejauh ini sudah mengepak satu gol untuk Garuda Pertiwi.
Sementara itu, di kubu lawan, satu nama yang patut mendapatkan perhatian ialah Anna Keo Onsy. Sebab, ia sudah menghasilkan dua gol di Piala AFF 2026. Itu membuktikan bahwa ketajamannya tak boleh dipandang sebelah mata.
Prediksi Susunan Pemain
Timnas Indonesia Putri: Laita Masykuroh; Vini Silfianus, Remini Rumbewas, Emily Nahon, Gea Yumanda, Felicia De Zeeuw, Estella Loupatty, Sheva Imut, Isabelle Nottet, Marsela Yuliana Awi, Pauline Van De Pol;
Idnews.top – Spanyol kembali berada di puncak sepak bola dunia setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026. Gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan La Roja meraih gelar dunia kedua sepanjang sejarah.
Kemenangan itu menjadi penutup sempurna perjalanan tim asuhan Luis de la Fuente yang tampil konsisten sejak fase grup. Mereka menguasai jalannya laga final dan hanya membutuhkan satu momen untuk memastikan trofi berpindah tangan.
Keberhasilan tersebut langsung memicu gelombang apresiasi dari berbagai kalangan. Tokoh kerajaan, politik, olahraga, hingga dunia hiburan memberikan penghormatan atas pencapaian Spanyol.
Banyak pihak menilai gelar ini merupakan buah dari proses panjang pembinaan pemain muda dan konsistensi filosofi permainan. Dominasi Spanyol sepanjang turnamen menjadi alasan mengapa mereka pantas berdiri sebagai juara dunia.
Ferran Torres Jadi Penentu Gelar Dunia
Spanyol mendominasi pertandingan sejak menit awal meski Argentina bertahan sangat rapat. Emiliano Martinez berkali-kali menggagalkan peluang La Roja sepanjang waktu normal.
Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-106. Nico Williams menyundul umpan Pedro Porro sebelum Ferran Torres menyambar bola ke atap gawang tanpa mampu dihentikan Martinez.
Argentina kehilangan Enzo Fernandez akibat kartu kuning kedua menjelang babak tambahan. Lionel Messi dan rekan-rekannya tetap berjuang hingga akhir, tetapi gagal membendung tekanan Spanyol.
Raja Felipe VI hingga Gianni Infantino Beri Apresiasi
Raja Felipe VI memberikan penghormatan kepada para pemain atas perjuangan mereka sepanjang turnamen. Ia berkata, “Kalian telah menghadapi setiap tantangan dengan keyakinan sebagai tim besar dan membawa nama Spanyol ke titik tertinggi.”
Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga memberikan ucapan selamat kepada sang juara. Ia berkata, “Selamat kepada Spanyol yang dinobatkan sebagai tim terbaik di dunia. Sebagai tim terbaik sepanjang turnamen, kalian pantas menjadi juara Piala Dunia FIFA!”
Perdana Menteri Pedro Sanchez turut merayakan keberhasilan tersebut melalui pesan singkat. Ia menulis, “Kita adalah juara dunia! Tim nasional kita luar biasa! Terima kasih, tim.”
Tokoh Olahraga dan Hiburan Ikut Merayakan Petenis Carlos Alcaraz meluapkan kegembiraannya dengan kalimat singkat. Ia menulis, “Ayo, Spanyol!!!!!!!!!!!”
Legenda basket Pau Gasol menilai keberhasilan ini lahir dari kerja kolektif yang dibangun selama bertahun-tahun. Ia berkata, “Ini bukan kebetulan. Ini hasil dari kerja bertahun-tahun, tumbuh bersama, dan membangun tim yang tidak pernah berhenti percaya.”
Aktor Javier Bardem juga memberikan penghormatan kepada skuad Spanyol. Ia menilai tim nasional menjadi contoh kerja sama, persatuan, sportivitas, dan semangat kebersamaan.
Fondasi Luis de la Fuente Berbuah Gelar
Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Spanyol, Aitor Karanka, menganggap kesuksesan ini merupakan hasil kepercayaan terhadap pemain muda dan para pelatih. Menurutnya, Luis de la Fuente beserta staf mampu memperlihatkan identitas sepak bola Spanyol di panggung tertinggi.
Legenda Spanyol Carles Puyol memberikan ucapan singkat, “Selamat, Spanyol. Sangat pantas.” Mantan petenis Rafael Nadal juga ikut merayakan dengan kalimat, “Juara dunia untuk kedua kalinya!”
Rangkaian ucapan tersebut menjadi gambaran besarnya kebanggaan masyarakat terhadap pencapaian La Roja. Setelah tampil dominan sepanjang turnamen, Spanyol akhirnya mengukuhkan diri sebagai raja baru sepak bola dunia dengan cara yang benar-benar meyakinkan.
IDnew.top – Manajer Manchester United, Michael Carrick mengungkapkan situasi timnya di pra musim 2026/2027. Ia mengonfirmasi bahwa pemain-pemain yang berlaga di Piala Dunia akan segera memperkuat Setan Merah lagi.
Sejak dua pekan lalu, Manchester United sudah memulai pra musim mereka. Carrick mengumpulkan para penggawa Setan Merah di Carrington untuk mulai berlatih menyambut musim baru.
Namun sejauh ini skuad MU memang masih belum komplet. Ada beberapa pemain inti mereka yang belum bergabung dengan pra musim mereka karena mereka mendapatkan jatah libur usai tampil di Piala Dunia 2026.
Ketika ditanya kapan para pemain ini akan bergabung, begini kata Carric. “Ya, mereka yang bermain di Piala Dunia akan segera kembali ke tim kami,” ujar Carrick di MUTV.
Bakal Semakin Kuat
Carrick menyebut bahwa para pemain yang bertanding di Piala Dunia 2026 akan diintegrasikan secara perlahan menyesuiakan sampai di babak mana mereka bertanding.
Ia yakin bahwa ketika skuad Setan Merah sudah utuh, mereka bakal jadi tim yang lebih kuat kendati sang manajer menilai skuad MU yang tersedia saat ini sebenarnya sudah cukup bagus.
“Tim kami akan semakin kuat seiring waktu menjelang musim di mulai. Namun saya bisa bilang, kami punya grup yang bagus di pra musim saat ini,” sambung Carrick.
Bakal Terus Berkembang
Manchester United sendiri baru saja menggelar laga uji coba melawan Wrexham. Di pertandingan yang digelar di Helsinski, Finlandia itu, Setan Merah kalah dengan skor tipis 0-1.
Carrick berjanji bahwa timnya akan terus berbenah dan akan semakin membaik sehingga mereka akan siap menghadapi musim kompetisi 2026/2027 mendatang.
“Kami tidak sabar untuk memainkan pertandingan-pertandingan berikutnya. Kami akan terus berkembang, kami akan terus mendorong diri kami hingga datangnya musim baru,” pungkas pelatih 44 tahun tersebut.
Laga MU Berikutnya
Manchester United sendiri dijadwalkan akan mengadakan laga uji coba lagi di akhir pekan ini.
Mereka akan menantang tim asal Norwegia, Rosenborg pada hari Jumat (24/7) malam nanti dan Setan Merah bertekad untuk meraih kemenangan di partai ini.
Jurgen Klopp dikabarkan segera ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Jerman. Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) disebut akan mengumumkan penunjukan mantan manajer Liverpool tersebut pada Jumat (24/7/2026).
Klopp akan menggantikan Julian Nagelsmann yang meninggalkan kursi pelatih setelah kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara mengejutkan dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Menurut laporan jurnalis Sky Germany, Florian Plettenberg, seluruh proses menuju penunjukan Klopp kini hampir rampung.
Klopp dikabarkan telah mencapai kesepakatan penuh dengan DFB untuk menangani Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030.
Kesepakatan antara DFB dan Red Bull, tempat Klopp menjabat sebagai Head of Global Soccer, juga telah tercapai sehingga tidak ada lagi kendala terkait kepindahannya.
Era Baru Die Mannschaft
Plettenberg mengungkapkan Klopp dan CEO Red Bull, Oliver Mintzlaff, bahkan menggelar pertemuan tertutup di New York pada akhir pekan lalu guna menyelesaikan detail terakhir sebelum penandatanganan kontrak.
Jika tidak ada perubahan, Klopp akan menandatangani kontraknya di Frankfurt pada Jumat, bersamaan dengan konferensi pers resmi dari DFB.
Klopp belum kembali melatih sejak meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023/2024. Selama hampir sembilan tahun di Anfield, ia sukses mempersembahkan gelar Premier League, Liga Champions, Piala FA, Piala Liga Inggris, Piala Super Eropa, hingga Piala Dunia Antarklub.
Jabatan Sekarang
Setelah meninggalkan Liverpool, pria berusia 59 tahun itu bergabung dengan Red Bull sebagai Head of Global Soccer. Selama Piala Dunia 2026, ia juga aktif sebagai analis di televisi Jerman.
Apabila resmi ditunjuk, Klopp akan memimpin Jerman pada dua turnamen besar berikutnya, yakni Euro 2028 dan Piala Dunia 2030. Kehadirannya diharapkan mampu mengembalikan Die Mannschaft ke jajaran elite sepak bola dunia setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026.
Idnew.top – Nobar Piala Dunia itu bukan cuma soal datang, duduk, lalu teriak pas gol tercipta. Buat banyak pria, nobar juga jadi bagian dari momen kumpul yang dinanti. Ada obrolan sebelum kick-off, ada saling ejek tipis-tipis soal tim jagoan, ada juga suasana ramai yang bikin satu malam terasa lebih hidup dari biasanya.
Karena itu, persiapan sebelum nobar sebetulnya nggak cuma soal cari tempat atau pilih jersey. Ada detail lain yang sering kelihatan sepele, tapi ngaruh ke kenyamanan sepanjang acara tubuh yang terasa fresh, wajah yang nggak kusam, dan aroma yang bikin diri sendiri tetap nyaman saat duduk berdekatan dengan banyak orang. Di sinilah parfum pria nobar jadi relevan.
Bukan berarti nobar harus dibuat terlalu serius. Justru sebaliknya, persiapan yang simpel bisa bikin kamu lebih enjoy dari awal sampai pertandingan selesai.
Sebelum Nobar, Bukan Cuma Outfit yang Perlu Dipikirkan
Kalau mau jujur, outfit memang jadi hal pertama yang biasanya dipikirkan. Mau pakai jersey retro, kaus tim nasional, atau outfit santai yang tetap enak dilihat, semuanya bisa bantu membangun suasana. Tapi outfit yang oke akan terasa lebih maksimal kalau tubuhnya juga sudah siap.
Bayangin datang ke tempat nobar setelah seharian kerja atau kuliah, lalu langsung duduk di tengah keramaian. Baju sudah pas, tapi badan masih terasa gerah dan wajah kelihatan capek. Kesan keseluruhannya jadi kurang enak. Makanya, persiapan sebelum berangkat sebaiknya nggak berhenti di urusan baju saja.
Kadang yang bikin rasa pede naik justru hal-hal yang sederhana, mandi dulu, bersihin wajah, lalu pakai parfum yang pas. Dari situ, nobar terasa bukan sekadar datang nonton, tapi datang dalam kondisi yang lebih enak.
Grooming Simpel Biar Nggak Datang dalam Kondisi “Asal Berangkat”
Grooming sebelum nobar sebenarnya gampang. Nggak perlu ritual panjang atau banyak langkah. Yang penting tubuh terasa bersih dan wajah nggak kelihatan capek. Mandi sebelum berangkat jadi langkah paling dasar untuk ngilangin rasa gerah, debu, dan sisa aktivitas seharian.
Setelah itu, bagian wajah juga penting. Wajah yang terasa bersih bikin keseluruhan penampilan lebih siap. Untuk kebutuhan ini, FFAR Sigma Spirit 2 in 1 Face Wash & Shaving Foam cocok buat pria yang suka semuanya simpel. Produk ini bisa dipakai untuk membersihkan wajah sekaligus membantu proses bercukur, jadi nggak perlu ribet pakai banyak produk. Formulanya membantu membersihkan menyeluruh, menjaga kelembapan kulit, membantu menenangkan kulit setelah bercukur, dan memberi sensasi clean, fresh, masculine scent. Buat yang ingin tampil rapi tanpa banyak effort sebelum nobar, ini jadi langkah yang cukup masuk akal.
Yang menarik, hasil dari grooming sederhana kayak gini bukan cuma kelihatan di luar. Tubuh terasa lebih ringan, wajah lebih nyaman, dan mood biasanya ikut naik.
Parfum yang Tepat Bikin Nobar Lebih Enak Dijalanin
Setelah outfit sudah oke dan grooming dasar selesai, satu sentuhan terakhir yang sering bikin semuanya terasa lengkap adalah parfum. Dalam suasana nobar yang ramai, parfum yang tepat bisa bikin kamu merasa lebih nyaman tanpa harus terasa berlebihan.
Untuk momen seperti ini, tipe aroma yang fresh dan maskulin biasanya paling aman. FFAR Sigma Spirit EDP punya karakter seperti itu. Parfum ini dirancang untuk pria aktif yang penuh semangat dan suka kebebasan, dengan ketahanan hingga 8 jam. Bukaan aromanya datang dari ozone, lemon, bergamot, lavandin, dan italian orange yang langsung memberi kesan segar dan energik.
Setelah itu, aromanya berkembang ke melon, nutmeg, patchouli, geranium, dan white floral, lalu ditutup dengan vetiver, amber, musk, leather, dan cedar yang bikin wanginya tetap punya sisi maskulin yang rapi. Hasilnya, parfum ini terasa pas buat suasana nobar, nggak terlalu berat, tapi tetap punya karakter.
Aroma seperti ini cocok buat pria yang ingin hadir dengan kesan segar tanpa kelihatan terlalu “niat”. Nobar jadi lebih nyaman, ngobrol lebih pede, dan suasana ramai pun terasa lebih enak dijalani.
Pada akhirnya, nobar Piala Dunia bukan cuma tentang pertandingan besar, tapi juga soal menikmati momen kebersamaan dengan versi terbaik dari diri sendiri. Saat outfit sudah dipilih, tubuh sudah dibersihkan, wajah terasa segar, dan parfum yang dipakai mendukung keseluruhan vibe, rasa percaya diri biasanya muncul lebih natural. Dan dari situ, upgrade grooming routine bersama FFAR terasa seperti langkah simpel yang memang layak jadi bagian dari persiapan sebelum malam pertandingan dimulai.
Idnews.top – Bukayo Saka telah membuat pembuktian bahwa dirinya bukan pemain sembarangan. Winger Timnas Inggris itu membuktikan bahwa dirinya adalah pemain elit seusai laga Prancis vs Inggris baru-baru ini.
Bukayo Saka merupakan salah satu pemain andalan Timnas Inggris. Namun ia tidak selalu menjadi starter selama Piala Dunia 2026 ini karena ia mengalami sejumlah masalah cedera.
Namun di laga perebutan juara 3 Piala Dunia antara Prancis vs Inggris yang digelar pagi tadi, Saka menjadi starter. Ia diplot Thomas Tuchel tampil di sisi kanan lini serang The Three Lions.
Di laga ini, Saka membantu Timnas Inggris mengalahkan Prancis dengan skor akhir 4-6. Di laga ini, Saka berhasil mendaulatkan diri jadi pemain elit di Piala Dunia 2026.
Catatkan Hattrick
Di pertandingan ini, Saka berhasil mencetak hattrick ke gawang Timnas Prancis.
Dua gol ia cetak di babak pertama. Ia mencetak gol ketiga dan gol keempat Inggris sehingga The Three Lions unggul 0-4 di babak pertama.
Di babak kedua, Prancis membuat perlawanan dan sempat memperkecil keduudkan menjadi 3-4. Namun Saka berhasil memperlebar keunggulan Inggris melalui eksekusi penaltinya, di mana gol penalti itu membuatnya resmi mencetak hattrick di Piala Dunia 2026.
Hanya 3 Pemain yang Bisa
Catatan Hattrick Saka itu merupakan catatan yang spesial. Karena tidak banyak pemain yang mampu mencetak hattrick di Piala Dunia.
Di edisi tahun 2026 ini, hanya ada tiga pemain sebelum Saka yang mampu mencetak hattrick. Mereka adalah Lionel Messi (vs Aljair), Jonathan David (vs Qatar), dan Ousmane Dembele (vs Norwegia).
Catatan hattrick Saka semakin spesial karena tiga pemain tersebut mencetak hattrick di fase grup. Sementara Saka satu-satunya pemain yang mampu mencetak hattrick di fase gugur, dan itu membuat sang winger layak mendapatkan status sebagai pemain elit.