
Boladonesia – Man of the Match AC Milan vs Lecce: Pulisic menjadi sorotan utama setelah tampil gemilang dalam kemenangan AC Milan atas Lecce pada giornata kelima Serie A 2026/2027. Dalam pertandingan yang berlangsung di San Siro, Senin (21/9/2026) dini hari WIB, Milan menang meyakinkan dengan skor 3-0.
Pulisic terpilih sebagai Man of the Match AC Milan vs Lecce setelah memberikan kontribusi penting sejak awal pertandingan. Winger asal Amerika Serikat tersebut membuka keunggulan Milan pada menit ke-14 melalui sebuah penyelesaian yang menunjukkan kualitas tekniknya.
Kemenangan ini juga menjadi respons penting bagi Milan setelah sebelumnya mengalami hasil kurang maksimal. Rossoneri akhirnya kembali meraih tiga poin sekaligus menjaga momentum mereka di Serie A.
Pulisic Jadi Sinyal Positif untuk Milan
Pulisic langsung menunjukkan pengaruhnya ketika dipercaya tampil sebagai starter. Pemain bernomor punggung 11 itu menerima umpan panjang dari Strahinja Pavlovic sebelum melakukan kontrol yang sangat baik.
Kontrol pertama Pulisic membuat dirinya berada dalam posisi ideal untuk melanjutkan serangan. Setelah bola jatuh dengan sempurna, ia melepaskan tembakan kaki kiri yang tidak mampu dihentikan kiper Lecce, Wladimiro Falcone.
Gol tersebut membuat Milan unggul 1-0 dan memberikan energi tambahan kepada tim tuan rumah. Menurut laporan pertandingan, Pulisic mencetak gol pertamanya untuk Milan pada 2026 setelah terakhir kali mencatatkan gol pada Desember 2025.
Man of the Match AC Milan vs Lecce
Penampilan Pulisic tidak berhenti setelah mencetak gol. Ia tetap menjadi salah satu sumber ancaman utama Milan sepanjang berada di lapangan.
Pergerakannya dari sisi serangan membuat pertahanan Lecce harus bekerja lebih keras. Pulisic juga terlibat dalam proses serangan yang menghasilkan gol kedua Milan melalui Adrien Rabiot.
Pada menit ke-62, Pulisic ikut membangun kombinasi serangan sebelum Rabiot menyelesaikannya menjadi gol kedua. Milan kemudian semakin nyaman mengontrol pertandingan setelah unggul dua gol.
Performa tersebut semakin menguatkan posisi Pulisic sebagai Man of the Match AC Milan vs Lecce dengan rating 7,5.
Kembali Bersinar di San Siro
Yang membuat penampilan Pulisic semakin menarik adalah situasi sebelum pertandingan. Ia mendapatkan kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya pada musim 2026/2027.
Menurut Sky Sport Italia, Pulisic sebelumnya terakhir kali menjadi starter di San Siro pada April ketika Milan menghadapi Juventus. Ia kemudian kembali tampil sejak menit pertama dan langsung mencetak gol.
Gol tersebut juga mengakhiri penantian panjang Pulisic untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor. Setelah mencetak gol, ia mendapatkan sambutan positif dari publik San Siro ketika digantikan pada menit ke-69.
Milan Menang Telak 3-0
Setelah Pulisic membuka keunggulan, Milan semakin menguasai pertandingan. Adrien Rabiot menggandakan keunggulan pada menit ke-62 setelah bekerja sama dengan Goncalo Ramos.
Diego Moreira kemudian melengkapi kemenangan Milan dengan gol ketiga pada menit ke-73. Ramos kembali terlibat dalam proses gol tersebut melalui kontribusinya dalam membangun serangan.
Hasil akhir 3-0 membuat Milan mengamankan tiga poin penting. Reuters mencatat kemenangan tersebut membawa Milan ke posisi kelima dengan koleksi 11 poin setelah lima pertandingan.
Pulisic Jadi Sinyal Positif untuk Milan
Kemenangan atas Lecce sekaligus memberikan sinyal positif bagi Ruben Amorim. Setelah melalui periode tanpa kemenangan dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Milan mampu merespons dengan performa yang lebih meyakinkan.
Bagi Pulisic, pertandingan ini menjadi momentum penting untuk kembali mendapatkan kepercayaan dan ritme permainan. Gol cepat serta kontribusinya dalam serangan membuatnya menjadi salah satu pemain paling menentukan di San Siro.
Dengan performa tersebut, tidak mengherankan jika Christian Pulisic menjadi Man of the Match AC Milan vs Lecce. Penampilannya bukan hanya ditentukan oleh gol pembuka, tetapi juga oleh pergerakan, kreativitas, dan keterlibatannya dalam permainan menyerang Milan.
Kini, perhatian akan tertuju pada bagaimana Pulisic melanjutkan momentum tersebut pada pertandingan-pertandingan berikutnya bersama Rossoneri.
