26 Oktober 2026

> BERITA LIGA EUROPA

Berita sepak bola sajian Info Berita LIGA EROPA, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

Timnas Indonesia menatap ajang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan status tuan rumah. Skuad Garuda bersaing dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh untuk Grup A Premier Division.

Laga pertama yang akan dilakoni pasukan John Herdman adalah berjumpa Singapura di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam.

Daftar pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 telah ditentukan oleh pelatih John Herdman.

Skuad Garuda berkekuatan 23 pemain yang dipimpin pelatih kepala John Herdman. Tim Merah-Putih turun dengan kekuatan utamanya, meski minus Jay Idzes karena cedera.

Namun, Maarten Paes, Rizky Ridho, Emil Audero, Kevin Diks, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Thom Haye, hingga Ole Romeny, siap diturunkan dalam persaingan FIFA ASEAN Cup mendatang.

Timnas Indonesia memiliki pesona dengan keberadaan pemain-pemain abroad atau yang sedang berkarier di luar negeri, terutama Eropa.

Yuk lihat daftar pemain berstatus abroad Timnas Indonesia yang wajib ditunggu aksinya dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 versi Bola.com berikut ini:

Ole Romeny

Sosok Ole Romeny dipandang sebagai mesin gol paling berbahaya di Timnas Indonesia saat ini. Enam gol dari 10 penampilan bersama skuad Garuda jadi bukti ketajaman pemain 26 tahun ini.

Di level Eropa, ia malang melintang ke sejumlah klub terkenal seperti FC Utrecht, Oxford United, dan sekarang bersama Fortuna Sittard dalam persaingan Eredivisie 2026/2027.

Ole Romeny selalu menjadi starter dalam lima pertandingan yang dilakoninya bersama Fortuna Sittard.

Dari jumlah itu, ia mengemas satu gol yang dilesakkan ke gawang tim raksasa PSV Eindhoven.

Justin Hubner

Berikutnya ada Justin Hubner, bek yang tak kenal kompromi di atas lapangan. Kariernya di Eropa semakin melesat sejak bergabung dengan Fortuna Sittard di Eredivisie dari musim lalu.

Musim 2026/2027, Hubner selalu menjadi starter dan tak pernah tergantikan di tujuh laga.

Ia berhasil menjadi pemain kepercayaan pelatih Danny Buijs. membantu Fortunezen nangkring di posisi keenam klasemen sementara.

Justin Hubner telah menorehkan 18 caps dan mencetak satu gol untuk Timnas Indonesia sejak debutnya pada 5 Januari 2024.

Aksinya yang meluap-luap patut ditunggu dalam persaingan FIFA ASEAN Cup mendatang.

Elkan Baggott

Berikutnya ada Elkan Baggott. Bek jangkung berusia 23 tahun, menjadi permata bagi Timnas Indonesia.

Dengan postur menjulang hampir 2 meter, Baggott menjadi sosok sentral di barisan pertahanan skuad Garuda.

Elkan Baggott semakin menyala sejak hijrah ke Millwall mulai musim ini. Meski bermain di kasta kedua atau Divisi Championship Inggris, Elkan Baggott mendapat menit bermain yang sangat signifikan.

Enam pertandingan di Divisi Championship plus dua laga di ajang Carabao Cup, dengan total waktu bermain selama 334 menit, menjadikan Baggott sebagai pemain penuh potensi.

Kesempatan yang jarang didapat pemain-pemain muda seusianya di kawasan Asia Tenggara.

Emil Audero

Kemudian ada sosok Emil Audero, kiper Timnas Indonesia yang semakin meroket kariernya.

Ia termasuk pemain paling berpengalaman, terutama kiprahnya di Serie A Italia besama sejumlah klub besar, terutama Juventus dan Inter Milan.

Selain itu ia pernah menjadi bagian dari Sampdoria, Palermo, Cremonese, hingga Como 1907.

Emil Audero memutuskan hijrah ke Rayo Vallecano musim panas ini, dan menjadikannya sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang bermain di La Liga.

Emil Audero sudah memainkan tiga pertandingan beruntun di kompetisi La Liga musim ini. Rayo Vallecano kini bertengger di peringkat kesembilan dengan nilai delapan.

Penampilan ciamik Emil Audero menjadi modalnya untuk memperkuat skuad Garuda di ajang FIFA ASEAN Cup mendatang.

Maarten Paes

Masih ada sosok Maarten Paes, yang semakin membuat posisi penjaga gawang Timnas Indonesia kuat.

Bisa dibayangkan pemain yang merumput Ajax Amsterdam, salah satu klub terbesar dan tersukses di Belanda.

Meski pernah bermain untuk Utrecht, namun bagi Paes momen bermain untuk Ajax menjadi titik tertingginya.

Kiper berusia 28 tahun itu bahkan sudah memainkan 18 caps dengan seragam De Godenzonen sejak musim lalu.

Musim ini, Paes kalah bersaing dengan Marc-Andre ter Stegen. Namun ia masih mendapat kepercayaan bermain dalam lima pertandingan di semua kompetisi.

Maarten Paes juga masih menjadi kiper utama Timnas Indonesia untuk bergantian dengan Emil Audero.

Calvin Verdonk

Bintang Timnas Indonesia yang lagi abroad di Eropa lainnya adalah Calvin Verdonk. Winger serbabisa yang sedang berkarier di Ligue 1 Prancis bersama Lille, sejak musim lalu.

Verdonk menjadi pemain pelapis di Lille, dan sesekali mendapat kepercayaan sebagai starter. Verdonk sejauh ini telah memainkan 29 laga resmi bersama Lille di semua kompetisi sejak musim lalu.

Verdonk pernah mendapat kesempatan merasakan duel dengan bintang-bintang Liga Prancis, terutama tim raksasa Paris Saint-Germain (PSG).

Bahkan debutnya di Liga Champions Eropa hanya tinggal menunggu waktu.

Bersama Timnas Indonesia, pemain 29 tahun ini telah bermain 16 kali sejak debutnya pada 11 Juni 2024.

Kevin Diks

Nama terakhir dalam daftar ini adalah Kevin Diks. Bek berbakat yang sudah memainkan 12 laga dan mencetak dua gol untuk Timnas Indonesia.

Kevin Diks menjadi satu di antara pemain paling berharga di skuad Garuda, dengan sepak terjangnya di Eropa. Ia pernah bermain untuk Feyenoord, Fiorentina, Empoli, FC Copenhagen, dan kini bersama Borussia Monchengladbach.

Pemain 29 tahun tersebut kini menjadi pemain kunci di pertahanan Monchengladbach. Diks sudah memainkan total 38 laga dan mencetak lima gol untuk Die Fohlen sejak musim lalu.

Bermain di tengah persaingan Bundesliga yang termasuk kompetisi elite di Eropa, tentu menjadi kebanggaan tersendiri untuk Kevin Diks.

Idnews.top – Gleison Bremer terpilih sebagai Man of the Match dalam duel Juventus vs Atalanta. Bek asal Brasil tersebut tampil solid di lini belakang sekaligus menyumbangkan satu gol untuk kemenangan Bianconeri.

Juventus meraih kemenangan saat menjamu Atalanta pada pekan kelima Serie A 2026/2027. Bermain di Allianz Stadium, Minggu (20/9/2026) malam WIB, Bianconeri mengamankan tiga poin setelah menang 2-0.

Francisco Conceicao membuka keunggulan Juventus melalui penyelesaian first-time dari dalam kotak penalti. Bremer kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah lewat sundulan pada babak kedua.

Kemenangan tersebut membuat Juventus mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan. Pasukan Luciano Spalletti menempati peringkat keenam klasemen sementara Serie A, sedangkan Atalanta berada di posisi ke-11 dengan enam poin.

Performa Bremer

Bremer tampil kokoh untuk membantu Juventus menjaga pertahanan mereka tetap aman sepanjang pertandingan. Ia aktif menghalau serangan Atalanta dan menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Bianconeri mencatatkan clean sheet.

Menurut catatan statistik pertandingan, Bremer mencatatkan tujuh kontribusi defensif. Ia juga membuat satu tekel, lima sapuan, dua sapuan dengan sundulan, satu intersepsi, dan satu recovery.

Kontribusi Bremer tidak hanya terlihat dalam bertahan. Ia turut mencetak gol kedua Juventus melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Edon Zhegrova.

Gol tersebut memastikan Juventus semakin nyaman memimpin pertandingan. Bremer pun membantu Bianconeri mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Penampilan tersebut membuat Bremer terpilih sebagai Man of the Match versi Serie A. Performa solid di lini belakang dan kontribusinya lewat gol menjadi bagian penting dari kemenangan Juventus atas Atalanta.

Susunan Pemain

Juventus (4-2-3-1): Guglielmo Vicario; Pierre Kalulu, Bremer, Jhon Lucumi, Zeki Celik; Weston McKennie, Douglas Luiz; Francisco Conceicao, Nico Gonzalez, Kerim Alajbegovic; Randal Kolo Muani.

Pelatih: Luciano Spalletti

Atalanta (4-3-3): Marco Carnesecchi; Raoul Bellanova, Thomas Kristensen, Giorgio Scalvini, Lorenzo Bernasconi; Lazar Samardzic, Franck Kessie, Ederson; Charles De Ketelaere, Nikola Krstovic, Jonathan Rowe.

Pelatih: Maurizio Sarri

Pelatih: Luciano Spalletti

Erling Haaland mencatat pencapaian personal unik ketika Manchester City mengalahkan Sunderland 5-3 pada pertandingan pekan kelima Liga Inggris, Minggu (20-9-2026).

Striker asal Norwegia itu menjadi pencetak gol kedelapan dalam pertandingan yang berlangsung dengan banyak gol tersebut.

Man City sempat memimpin berkat gol Enzo Fernandez, Rayan Cherki, serta dua gol Antoine Semenyo. Sunderland kemudian membalas melalui Brian Brobbey, yang mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut.

Haaland akhirnya menambah keunggulan Man City pada menit ke-81. Gol tersebut sempat dianulir karena offside, tetapi keputusan itu berubah setelah VAR melakukan peninjauan.

Gol ke gawang Sunderland memiliki arti khusus bagi Haaland. Ia kini sudah mencetak gol ke gawang seluruh 25 klub yang pernah dihadapinya bersama Man City di Premier League.

Akhirnya Bobol Sunderland

Sebelumnya, Sunderland menjadi satu-satunya klub yang pernah dihadapi Haaland bersama Man City, tetapi belum pernah dibobolnya. Ia bahkan gagal mencetak gol dalam dua pertemuan dengan Sunderland pada musim lalu.

Gol tersebut juga menjadi gol ke-117 Haaland di Premier League. Sementara itu, koleksi lima golnya pada musim ini membuatnya berada di posisi teratas dalam persaingan Sepatu Emas.

Alexander Isak berada di bawah Haaland dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara.

Penyerang Liverpool itu mengoleksi empat gol setelah mencetak gol kemenangan timnya atas Bournemouth, Minggu malam.

Torehan Brian Brobbey

Di sisi lain, Brobbey mencatat torehan hattrick yang berakhir dengan kekalahan timnya.

Ia menjadi pemain pertama sejak Roque Santa Cruz bersama Blackburn melawan Wigan pada Desember 2007 yang mencetak tiga gol, tetapi tetap menelan kekalahan dalam pertandingan Premier League.

Brobbey juga menjadi pemain keempat dalam sejarah Premier League yang mampu mencetak hattrick melawan tim yang mengawali pertandingan sebagai pemuncak klasemen.

Sebelumnya, catatan tersebut dibuat Robbie Fowler, Dirk Kuyt, dan Romelu Lukaku.

Selain itu, Brobbey menjadi pemain pertama sejak Jamie Vardy, enam tahun lalu, yang mencetak hattrick ke gawang Manc City di Premier League.

Hattrick tersebut juga menjadi yang pertama bagi pemain Sunderland di kasta teratas sejak Jermain Defoe melakukannya sekitar satu dekade lalu.

Pencapaian Enzo Maresca

Sementara itu, manajer Man City, Enzo Maresca, turut mencatat pencapaian tersendiri.

Ia menjadi pelatih keenam yang mampu membawa sebuah klub memenangi lima pertandingan Premier League pertamanya secara beruntun.

Sebelumnya, Carlo Ancelotti bersama Chelsea dan Pep Guardiola bersama Man City masing-masing meraih enam kemenangan pada lima laga awal mereka.

Craig Shakespeare bersama Leicester, Maurizio Sarri bersama Chelsea, serta Ole Gunnar Solskjaer bersama Manchester United juga mencatat lima kemenangan dalam lima pertandingan awal.

Idnews.top – Manajer AS Roma, Gian Piero Gasperini mengomentari hasil imbang yang didapatkan timnya saat berhadapan dengan Inter Milan. Ia menilai skor 2-2 itu merupakan hasil yang adil bagi kedua tim.

Kemarin malam, AS Roma menggelar laga grande partita di Olimpico Stadium. Mereka menjamu sang juara bertahan Serie A, Inter Milan untuk memperebutkan tiga poin di giornata kelima Liga Italia musim ini.

Di pertandingan ini, Roma tampil beringas di babak pertama. Mereka berhasil unggul 2-0 terlebih dahulu berkat aksi Manu Kone.

Namun sayang di babak kedua, Inter berhasil bangkit. Nerazzurri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat sepasang gol dari kapten mereka, Lautaro Martinez.

Performa Sama Kuat

Dalam wawancaranya di DAZn, Gasperini tidak terlalu ambil pusing dengan hasil imbang ini. Ia menilai kedua tim bermain dengan sama baiknya dan hasil imbang ini merupakan hasil yang adil bagi keduanya.

“Saya rasa kami bermain dengan level yang seimbang dengan mereka. Saya rasa kedua tim sama-sama berpeluang untuk memenangkan pertandingan ini,” buka Gasperini.

“Mereka (Inter) mencetak gol tepat setelah babak kedua dimulai dan itu memberikan mereka energi. Inter adalah tim yang selalu mampu mencetak gol, namun kami juga memiliki sejumlah peluang juga di laga ini dan hasil ini akan memberikan kepercayaan diri bagi kami untuk melangkah maju ke depan.”

Masih Bisa Berkembang

Lebih lanjut, Gasperini menilai hasil imbang ini menjadi bukti bahwa AS Roma belum mencapai potensi terbaik mereka. Ia yakin Il Lupi masih punya banyak ruang untuk berkembang dan jadi lebih baik lagi.

Itulah mengapa ia berharap dengan hasil ini timnya mau terus berbenah dan meningkatkan performa mereka agar mereka semakin membaik hingga akhir musim nanti.

“Saya rasa kami masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Kami harus senang dengan progress yang sudah kami buat dan kualitas yang sudah kami tunjukkan di pertandingan tadi. Ada banyak hal positif hari ini dan kami harus lanjut berjalan di jalur ini,” pungkas sang manajer.

Kokoh di Puncak

Meski ditahan imbang Inter, AS Roma masih kokoh di puncak klasemen Serie A 2026/2027.

Mereka sama-sama mengoleksi 13 poin dengan Inter, namun Roma berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol atas Nerazzurri.

Timnas Indonesia siap tempur menghadapi persaingan FIFA ASEAN Cup 2026. Daftar pemain tim Merah-Putih yang berjumlah 23 pemain telah diumumkan, Jumat (18/9/2026) malam WIB.

Timnas Indonesia berstatus tuan rumah pada FIFA ASEAN Cup 2026, bersaing dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh untuk Grup A Premier Division. Skuad Garuda turun dengan kekuatan terbaik, meski minus Jay Idzes karena cedera.

Meski tanpa sang kapten, masih ada Maarten Paes, Emil Audero, Kevin Diks, Rizky Ridho, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Thom Haye, hingga Ole Romeny, siap diturunkan dalam persaingan FIFA ASEAN Cup mendatang.

Di sektor gelandang cukup mengundang perhatian. Lengkapnya barisan tengah, menjadi senjata mematikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Yuk simak ulasan menarik di bawah ini

Stok Melimpah

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman cukup gembira menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Salah satu alasannya adalah stok pemain tengahnya yang cukup melimpah dan dalam kondisi siap tempur.

Ada Joey Pelupessy (SK Lommel), Jordi Amat (Persija), Ivar Jenner (Dewa United), Calvin Verdonk (Lille), Rayhan Hannan (Persija), dan kembalinya Thom Haye (Persib) usai menjalani skorsing.

Kondisi ini membuat John Herdman bisa leluasa untuk memilih nama-nama yang sesuai dengan kebutuhan taktiknya. Penampilan mereka di level klub sebelum bergabung, semakin menambah optimisme sang juru taktik.

Komposisi Ideal

Mengacu pada komposisi pemain Timnas Indonesia pada laga resmi FIFA sebelumnya melawan Mozambik, John Herdman mungkin kembali memainkan empat gelandang. Dua gelandang sayap diprediksi diisi oleh Calvin Verdonk di kiri dan Dony Tri Pamungkas bisa bergerak ke kanan.

Kedua pemain ini memiliki kualitas kaki kiri melalui umpan, tusukan, hingga akselerasi dalam menyisir area pinggir lapangan. Adapun untuk dua gelandang tengah diprediksi menjadi milik Joey Pelupessy dan Thom Haye.

Pelupessy bertindak sebagai gelandang bertahan, perusak atau pemutus aliran serangan lawan. Sementara Thom Haye bisa kembali menempati pengatur permainan dari lini kedua. Ia telah menyelesaikan masa skorsing dan bakal menjadi salah satu kunci permainan.

Performa Gelandang

Joey Pelupessy dalam performa impresif menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia tak tergantikan di klubnya, SK Lommel dalam persaingan kompetisi kasta teratas Belgia. Ia bermain penuh dalam 6 laga di Jupiler Pro League.

Sang gelandang bertahan ini juga susah tergantikan di Timnas Indonesia dalam 10 laga terakhir. Thom Haye juga selalu diandalkan Persib, baik di kompetisi domestik maupun ajang AFC Champions League Two.

Calvin Verdonk masih menjadi pelapis di Lille dalam persaingan Ligue 1, bisa menjadi nilai tambah untuk kedalaman lini tengah Timnas Indonesia. Ivar Jenner semakin menjadi andalan di lini tengah Dewa United dengan tiga penampilan di BRI Super League 2026/2027.

Jordi Amat masuk eksperimen John Herdman sebagai gelandang bertahan, masih mendapat menit bermain di Persija. Duo Persija, Rayhan Hannan sudah punya dua penampilan di BRI Super League musim ini. Semenara itu, Dony Tri Pamungkas masih menunggu menit bermain oleh pelatih Shin Tae-yong.

Laga Fulham versus Manchester United akan tersaji pada pekan ke-5 Liga Inggris 2026-27. Pertandingan di Craven Cottage ini dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026 pukul 22.30 WIB.

Manchester United memasuki laga dengan tekanan setelah menelan kekalahan beruntun di dua pertandingan terakhir semua kompetisi. Fulham juga belum menunjukkan konsistensi di Liga Inggris, tetapi kemenangan atas West Ham United di Carabao Cup dapat menjadi tambahan kepercayaan diri.

Duel ini juga mempertemukan dua tim yang memiliki catatan berbeda ketika bermain di Craven Cottage. Fulham hanya mengoleksi satu poin dari dua pertemuan melawan Manchester United musim lalu, sementara Setan Merah memiliki rekor panjang tanpa kekalahan di markas The Cottagers.

Fulham Belum Menang di Liga Inggris

Fulham baru mengumpulkan satu poin dari empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Hasil tersebut membuat pasukan Alvaro Arbeloa masih mencari kemenangan perdana di kompetisi domestik.

Hasil imbang 0-0 melawan Liverpool pada pekan sebelumnya menjadi hasil positif bagi Fulham. Mereka mampu meredam tim tamu setelah sebelumnya kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan pembuka Liga Inggris.

Kemenangan kemudian diraih di Carabao Cup ketika Fulham mengalahkan West Ham United 3-2. Oscar Bobb mencetak gol penentu pada menit ke-78 untuk membawa timnya melangkah ke babak berikutnya.

Manchester United Harus Segera Bangkit

Manchester United baru mengoleksi satu kemenangan dalam empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Catatan tersebut menjadi semakin mengkhawatirkan setelah mereka tersingkir dari Carabao Cup melalui kekalahan 2-3 dari Brighton.

Kekalahan tersebut terjadi setelah Manchester United sempat unggul dua gol. Hasil itu memperpanjang tekanan terhadap Michael Carrick, terutama karena timnya kembali gagal mempertahankan keunggulan dalam pertandingan penting.

Persoalan lain terlihat dari pertahanan Manchester United. Mereka baru mencatat satu clean sheet dalam enam pertandingan semua kompetisi musim ini, sementara empat dari lima laga lainnya berakhir dengan kebobolan minimal dua gol.

Prediksi Fulham Vs Man Utd

Fulham dapat memanfaatkan persoalan tersebut, terlebih Manchester United belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan tandang Liga Inggris musim ini. Mereka kalah 2-0 dari Hull City dan bermain imbang 2-2 melawan Everton.

Akan tetapi, Manchester United memiliki modal kuat dari rekor pertemuan di Craven Cottage. Mereka belum terkalahkan dalam 10 lawatan terakhir ke markas Fulham sejak kekalahan 3-0 pada Desember 2009.

Kualitas lini serang juga membuat Manchester United tetap memiliki peluang besar untuk mencetak gol. Fulham memang menunjukkan perkembangan di lini belakang saat menghadapi Liverpool, tetapi konsistensi pertahanan mereka masih menjadi pertanyaan.

Pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan kedua tim memiliki peluang untuk mencetak gol. Manchester United diperkirakan mampu memanfaatkan pengalaman dan kualitas pemain untuk mengamankan kemenangan tipis di markas Fulham.

Prediksi skor: Fulham 1-2 Man Utd.

Sevilla vs Barcelona akan menjadi salah satu duel yang menarik perhatian pada pekan ketujuh Liga Spanyol 2026-27. Pertandingan ini mempertemukan Sevilla yang sedang berada di papan atas dengan Barcelona yang belum kehilangan poin.

Barcelona memimpin klasemen dengan 18 poin dari enam pertandingan. Sementara itu, Sevilla mengoleksi 13 poin dan menempati posisi keempat setelah mencatat empat kemenangan, satu hasil imbang, serta satu kekalahan.

Laga di Estadio Ramon Sanchez-Pizjuan dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026 pukul 02.00 WIB. Sevilla memiliki catatan kandang yang patut diperhitungkan, tetapi Barcelona datang dengan produktivitas luar biasa sejak awal musim.

Performa Sevilla Semakin Meyakinkan

Sevilla mengawali perjalanan di Liga Spanyol dengan dua kemenangan atas Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao. Kekalahan dari Atletico Madrid sempat menghentikan laju tersebut, tetapi tim asuhan Luis Garcia mampu segera bangkit.

Setelah bermain imbang melawan Espanyol, Sevilla meraih kemenangan beruntun atas Valencia dan Deportivo La Coruna. Hasil itu membuat mereka tetap berada dalam persaingan papan atas menjelang menghadapi Barcelona.

Catatan tersebut memperlihatkan Sevilla bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Bermain di hadapan pendukung sendiri juga dapat menjadi faktor penting bagi tuan rumah untuk meredam permainan Barcelona.

Barcelona Masih Sempurna

Barcelona memiliki catatan yang lebih impresif. Pasukan Hansi Flick memenangkan enam pertandingan Liga Spanyol dan berada di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin atas Real Madrid.

Produktivitas menjadi salah satu kekuatan utama Barcelona. Mereka sudah mencetak 28 gol dalam enam pertandingan liga, sedangkan jumlah gol di seluruh kompetisi mencapai 33 dari tujuh pertandingan.

Lamine Yamal dan Raphinha juga tampil sangat produktif. Yamal telah mencatat delapan gol dan empat assist dalam tujuh penampilan, sementara Raphinha mengoleksi 11 gol dan tiga assist pada periode yang sama.

Prediksi Skor Sevilla Vs Barcelona

Sevilla punya pengalaman mengalahkan Barcelona dengan skor 4-1 pada pertemuan kandang musim lalu. Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa Barcelona tetap perlu tampil maksimal ketika bertandang ke Ramon Sanchez-Pizjuan.

Akan tetapi, Barcelona membawa momentum yang sangat kuat menuju pertandingan ini. Kemenangan 7-2 atas Racing Santander juga memperlihatkan betapa mengerikannya lini serang mereka.

Barcelona diperkirakan mampu menguasai pertandingan melalui penguasaan bola dan variasi serangan. Sevilla berpeluang memberikan perlawanan, tetapi kualitas ofensif tim tamu bakal menjadi pembeda.

Prediksi skor: Sevilla 1-3 Barcelona.

KLIKBETS – Pertandingan menarik akan tersaji pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 saat Persija Jakarta berhadapan dengan Java United FC. Duel dua tim papan atas ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (19/9/2026) pukul 19.00 WIB.

Persija Jakarta terpaksa menjamu lawannya di Bali tanpa penonton akibat kendala ketersediaan stadion di wilayah Jabodetabek. Hal itu memunculkan kembali julukan Macan Keluyuran yang sempat melekat di Persija beberapa musim lalu.

Kendati bermain di tempat netral, anak asuh Shin Tae-yong datang dengan kepercayaan diri membumbung tinggi setelah mengemas dua kemenangan beruntun atas Borneo FC (1-0) dan Persib Bandung (2-1).

Di sisi lain, Java United yang dibesut Fabio Lefundes berusaha bangkit setelah menelan hasil kurang maksimal. Setelah ditahan imbang Garudayaksa 1-1 pada laga perdana, Laskar Kepodang terpaksa takluk 2-3 dari Persita Tangerang. Menghadapi Persija, kewaspadaan ekstra disiapkan demi menghentikan tren positif Macan Kemayoran.

STY Tidak Senang

Pelatih Persija, Shin Tae-yong kecewa setelah mengetahui tim asuhannya tidak bisa menjamu Java United di Jakarta dan sekitarnya. Apalagi Macan Kemayoran harus menjalani perjalanan jauh ke Bali.

Shin Tae-yong bahkan mengaku sakit hati karena Macan Kemayoran justru harus bertanding di Stadion Dipta tanpa dukungan The Jakmania.

“Ya sebenarnya hari ini sangat menyedihkan dan sangat disayangkan pertandingan home tapi tidak bisa main di home,” bebernya.

“Ini sebenarnya buat sakit hati. Semoga kedepannya tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini. Mohon dukungannya kepada The Jak agar bisa memberikan dukungan penuh. Di satu sisi, kami juga akan membalas dukungan tersebut dengan kemenangan,” tambahnya.

Ingin Menang

Sementara itu Java United membidik hasil positif pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Target tiga poin diusung saat jumpa tuan rumah Persija Jakarta.

Pelatih Java United, Fabio Lefundes, menegaskan timnya datang ke Bali untuk meraih poin. Pelatih asal Brazil itu menyadari pentingnya raihan poin saat melawan Persija, mengingat hasil kurang maksimal yang dialami Laskar Kepodang Emas pada dua laga sebelumnya.

“Kami siap melawan Persija setelah mendapatkan banyak pembelajaran di dua laga terakhir. Tidak ada pilihan, Java United datang untuk mendapatkan poin,” tegas Lefundes.

Prakiraan Susunan Pemain dan Prediksi Bola.com

Persija Jakarta (4-3-3): Nadeo Argawinata; Rizky Ridho, Radovan Pankov, Denis Kolinger, Kerim Memija; Arlyansyah Abdulmanan, Stjepan Loncar, Kyohei Yoshino; Rayhan Hannan, Fabio Calonego, Alexander Jeremejeff.

Pelatih: Shin Tae-yong

Java United (4-4-2): Jorge Bartholdy; Riyan Ardiansyah, Gustavo Franca, Christian Gomis, Yance Sayuri; Kei Hirose, Tri Setiawan, Yakob Sayuri, Kaio Nunes; David da Silva, Gustavo Almeida.

Pelatih: Fabio Lefundes

Prediksi Bola.com: 55-45

Sabtu, 19 September 2026

Pukul 19.00 WIB

Kapten I Wayan Dipta

LARISBOLA – Arsenal sempat menjadikan Morgan Rogers sebagai target utama untuk memperkuat lini serang pada bursa transfer musim panas. Pemain timnas Inggris itu dinilai cocok untuk membawa The Gunners bersaing memperebutkan gelar Premier League.

Namun, Chelsea bergerak lebih cepat dalam perburuan tanda tangan Rogers. The Blues dikabarkan menebusnya dengan nilai sekitar 117 juta pounds dan berhasil mengalahkan Arsenal.

Keputusan Arsenal untuk tidak menyamai harga yang diminta Aston Villa membuat mereka harus mengalihkan perhatian ke pemain lain. Mikel Arteta pun masih memiliki sejumlah opsi menarik di pasar transfer.

Rogers dikenal sebagai pemain serbabisa yang mampu bermain di sayap kiri maupun di belakang penyerang. Karena itu, Arsenal membutuhkan sosok dengan karakter permainan yang serupa.

Berikut lima pemain yang bisa menjadi alternatif Morgan Rogers untuk memperkuat lini serang Arsenal musim depan.

1. Yan Diomande

Yan Diomande sempat masuk radar Liverpool pada awal bursa transfer musim panas. Namun, sang pemain disebut lebih tertarik melanjutkan karier bersama Paris Saint-Germain.

Meski demikian, peluang Arsenal masih terbuka karena transfer tersebut belum terwujud. Nilai jual Diomande juga belum mengalami lonjakan setelah penampilannya di Piala Dunia bersama Pantai Gading tidak terlalu mencolok.

RB Leipzig dikabarkan mematok harga sekitar 93,5 juta pounds untuk melepas pemain muda tersebut. Nilai itu tetap tinggi, tetapi masih berada di bawah biaya transfer Morgan Rogers.

Diomande dikenal memiliki kemampuan menggiring bola yang sangat baik dan sulit ditebak. Selain mampu bermain di kedua sisi sayap, ia juga bisa menjadi pelapis ideal bagi Bukayo Saka.

2. Bradley Barcola

Bradley Barcola merupakan salah satu penyerang terbaik yang dimiliki Paris Saint-Germain saat ini. Meski begitu, ia dianggap sebagai pemain yang paling mungkin dilepas dibandingkan rekan-rekannya di lini depan.

PSG tidak memiliki tekanan untuk menjual Barcola karena kontraknya masih cukup panjang. Klub asal Prancis itu bahkan dikabarkan mematok harga sekitar 150 juta euro.

Nilai tersebut bisa berubah apabila PSG berhasil mendatangkan Maghnes Akliouche dari AS Monaco. Kedatangan pemain baru dapat membuka peluang Barcola hengkang.

Liverpool juga disebut meminati Barcola. Namun, Arsenal diyakini memiliki daya tarik tersendiri berkat sejarah panjang klub dengan pemain-pemain asal Prancis.

3. Mika Godts

Arsenal menunjukkan bahwa mereka tidak ingin membayar harga yang dianggap terlalu tinggi. Karena itu, Mika Godts bisa menjadi opsi yang lebih realistis.

Pemain muda Ajax tersebut tampil menonjol sepanjang musim lalu. Ia mencatatkan 29 kontribusi gol dalam 32 pertandingan Eredivisie.

Godts baru berusia 21 tahun dan masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Namun, ia belum membuktikan kualitasnya secara konsisten di level tertinggi.

Penampilannya di Liga Champions juga belum terlalu meyakinkan. Jika direkrut, Arsenal harus bersabar karena Godts masih tergolong sebagai proyek jangka panjang.

4. Kerim Alajbegovic

Nama Kerim Alajbegovic juga dikaitkan dengan Arsenal dalam beberapa waktu terakhir. Pemain Bosnia dan Herzegovina itu dinilai memiliki potensi besar meski belum sepenuhnya matang.

Alajbegovic merupakan lulusan akademi Bayer Leverkusen. Ia tampil cukup menjanjikan bersama RB Salzburg pada musim 2025/2026 sebelum kembali ke Leverkusen.

Meski belum mencatatkan penampilan bersama tim utama Leverkusen, klub tersebut dikabarkan bersedia melepasnya. Situasi itu membuka peluang bagi klub-klub peminat untuk bergerak.

Chelsea dan Atalanta juga disebut memantau perkembangannya. Namun, merekrut Alajbegovic berarti Arsenal harus memberi waktu agar sang pemain berkembang sebelum menjadi andalan utama.

5. Marcus Rashford

Marcus Rashford sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan saat tampil sebagai pemain pengganti di awal Piala Dunia. Namun, menit bermainnya semakin berkurang pada fase-fase berikutnya.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, lebih sering mempercayai Anthony Gordon. Situasi tersebut membuat masa depan Rashford kembali menjadi tanda tanya.

Gaji Rashford yang tinggi menjadi kendala bagi banyak klub peminat. Selain itu, kontribusinya saat bertahan juga sering mendapat sorotan dari para pelatih.

Meski peluangnya tidak terlalu besar, Rashford pernah beberapa kali dikaitkan dengan Arsenal. Jika kesulitan mendapatkan target utama, The Gunners bisa saja mempertimbangkan langkah mengejutkan untuk memboyongnya.

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, mengakui timnya kehilangan kendali saat kalah telak 0-3 dari Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB.

Chelsea tampil cukup solid pada babak pertama. Namun, permainan The Blues berantakan setelah jeda hingga akhirnya Brentford mencetak tiga gol melalui Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho.

Kekalahan tersebut membuat Chelsea kini menjalani tiga pertandingan tanpa kemenangan di Liga Inggris. Sebelumnya, mereka takluk dari Arsenal dan bermain imbang kontra Hull City.

Alonso menilai Chelsea kehilangan konsistensi serta mentalitas kompetitif yang dibutuhkan untuk menjaga performa sepanjang pertandingan.

“Saya akan mengatakan bahwa kami kehilangan konsistensi dan mentalitas kompetitif yang dibutuhkan pada babak kedua,” ujar Alonso.

Detail-Detail Kecil Jadi Penentu

Menurut Alonso, detail-detail kecil bisa menentukan hasil pertandingan. Chelsea, kata dia, seharusnya mampu menjaga konsentrasi dan tidak memberikan keuntungan kepada lawan.

“Anda tahu bahwa detail-detail kecil bisa menjadi penentu. Anda tidak boleh memberikan keuntungan dalam pertandingan seperti ini,” kata Alonso.

“Ini tentang 95 menit pertandingan. Kami belum mampu mempertahankan level tersebut sepanjang pertandingan dalam beberapa laga awal musim ini dan itu sesuatu yang harus kami perbaiki.”

Salah satu masalah yang menjadi sorotan adalah situasi bola mati. Bek Chelsea, Levi Colwill, bahkan mengakui timnya beberapa kali kalah dalam duel bola mati.

“Babak kedua kami tidak cukup bagus. Kami punya banyak hal yang harus dikerjakan selama jeda internasional,” ujar Colwill kepada Sky Sports.

“Mungkin pada beberapa momen kami kalah dalam duel bola mati dan kami harus memperbaikinya. Kami tidak bisa hanya mengandalkan tiga pemain depan untuk menyelamatkan kami dari situasi sulit. Kami semua harus saling membantu.”

Butuh Waktu

Alonso menilai Chelsea masih membutuhkan waktu untuk memahami bagaimana mengelola pertandingan dan mempertahankan level kompetitif hingga peluit akhir.

“Memahami pertandingan, mengetahui apa yang dibutuhkan untuk terus bersaing sampai akhir, itu adalah sebuah proses. Mereka membutuhkan waktu untuk merasakannya,” ujar mantan pelatih Real Madrid itu.

“Saat ini kami belum sepenuhnya merasakan hal itu untuk bisa bersaing sepanjang pertandingan.”

Di kubu Brentford, manajer Keith Andrews mengaku puas melihat timnya tampil sesuai rencana, terutama pada babak kedua.

“Saya sangat menantikan pertandingan ini. Lawan bermain dengan cara yang penuh respek untuk meredam apa yang kami lakukan,” kata Andrews.

“Saya merasa ada performa yang mulai muncul. Pendekatan kami fokus dan pada babak kedua kami menunjukkan siapa kami sebenarnya.”