27 Oktober 2026

#SepakBolaHariIni

Idnews.top – Arsenal menunjukkan mentalitas juara mereka di pertandingan pekan ketiga EPL 2026/2027. The Gunners mampu comeback melawan rival sekota mereka, Arsenal usai tertinggal lebih dahulu.

Pertandingan yang digelar di Emirates Stadium itu berlangsung sengit. Baru dua menit laga berjalan, Chelsea berhasil membungkam publik tuan rumah berkat gol dari Morgan Rogers.

Arsenal tidak menyerah begitu saja. Mereka tampil menekan dan akhirnya bisa membalikkan kedudukan menjadi 2-1 dan meraih tiga poin berharga di pertandingan ini.

Di laga ini ada beberapa pemain Arsenal yang tampil menonjol dan beberapa lainnya tidak tampil dengan maksimal. Simak rapor dari para pemain Arsenal saat menghadapi Chelsea di bawah ini.

Kiper

David Raya – 6

Kiper Arsenal tidak mampu berbuat banyak untuk mengantisipasi penyelesaian akhir Rogers yang berkualitas. Namun, ia cukup nyaman mengatasi peluang-peluang lain yang mengarah ke gawangnya. Raya juga melakukan penyelamatan gemilang dari tembakan Estevao pada menit-menit akhir.

Bek

Ben White – 6

Tampil cukup rapi ketika menguasai bola. Namun, kontribusinya di kedua sisi lapangan tidak terlalu menonjol.

Gabriel Magalhaes – 7

Sesekali kalah bersinar dibandingkan Konsa, tetapi secara keseluruhan Gabriel tetap menunjukkan penampilan yang efektif di lini belakang Arsenal.

Ezri Konsa – 7

Menjalani penampilan sebagai starter untuk pertama kalinya bersama Arsenal. Konsa tampil solid dengan memenangkan duel lebih banyak dibandingkan bek lainnya. Ia juga menjadi salah satu pemain dengan jumlah penguasaan bola yang berhasil direbut terbanyak pada babak pertama.

Riccardo Calafiori – 7

Aktif melakukan pergerakan overlap dari dalam dan kerap memberikan ancaman bagi pertahanan lawan. Bek asal Italia itu juga berperan penting dalam menciptakan masalah bagi Chelsea melalui situasi bola mati.

Gelandang

Myles Lewis-Skelly – 6

Melepaskan tembakan buruk yang melebar dari tepi kotak penalti pada akhir babak pertama. Ia juga sempat kehilangan bola di area berbahaya. Meski demikian, Lewis-Skelly tetap tampil kompetitif dalam pertarungan di lini tengah.

Declan Rice – 6

Menjadi bagian penting dalam duel sengit di lini tengah. Rice juga memberikan kontribusi yang cukup baik, baik ketika Arsenal menguasai bola maupun saat bertahan.

Martin Odegaard – 8

Membawa Arsenal unggul pada awal babak kedua lewat penyelesaian yang tenang. Kapten Arsenal itu juga tampil impresif dalam memberikan umpan, baik dari situasi permainan terbuka maupun bola mati.

Penyerang

Bukayo Saka – 8

Menjadi ancaman konstan bagi Chelsea melalui situasi bola mati dan beberapa kali berhasil mendapatkan tendangan bebas di posisi berbahaya. Saka juga memiliki peluang bagus pada babak kedua, tetapi tembakannya masih mampu diselamatkan.

Kai Havertz – 7

Sempat menyia-nyiakan peluang menembak pada menit ke-23, tetapi langsung menebus kesalahannya dua menit kemudian. Havertz memotong ke dalam sebelum melepaskan tembakan yang menghasilkan gol. Ia juga berperan dalam terciptanya gol Odegaard dan kembali memberikan ancaman lewat situasi bola mati.

Christos Tzolis – 7

Tampil baik dari sisi kiri dan menjadi salah satu outlet utama Arsenal ketika melakukan serangan balik setelah Chelsea menguasai bola. Pergerakannya cukup efektif untuk membantu The Gunners keluar dari tekanan.

Pemain Pengganti

Martin Zubimendi – 7

Masuk pada menit ke-67 menggantikan Lewis-Skelly dan langsung memberikan kontribusi positif. Zubimendi menunjukkan kualitas umpan yang baik, mampu melepaskan beberapa tembakan berbahaya, serta membantu memutus serangan lawan.

Piero Hincapie – 6

Masuk pada menit ke-67 menggantikan Calafiori. Ia tidak menonhol dan tidak mengambil banyak risiko ketika Arsenal sudah berada dalam posisi unggul.

Mikel Merino – 6

Masuk pada menit ke-77 untuk menggantikan Odegaard. Merino memberikan tambahan tenaga di lini tengah dan tampil cukup rapi hingga pertandingan berakhir.

Viktor Gyokeres – 5

Masuk pada menit ke-78 menggantikan Havertz. Tidak banyak kesempatan bagi Gyokeres untuk memberikan dampak karena Arsenal lebih fokus mempertahankan keunggulan.

Noni Madueke – n/a

Masuk pada menit ke-90 menggantikan Saka. Tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan kontribusi berarti.

Ethan Nwaneri langsung mencuri perhatian dalam penampilan perdananya bersama Borussia Dortmund. Pemain muda Arsenal yang dipinjamkan selama satu musim itu tampil impresif meski baru dua kali menjalani sesi latihan bersama klub barunya.

Nwaneri masuk pada babak pertama saat Dortmund menghadapi Hoffenheim, Sabtu (5/9/2026). Pemain berusia 19 tahun itu kemudian ikut berperan dalam kebangkitan dramatis Dortmund yang sempat tertinggal dua gol.

Nwaneri awalnya hanya berada di bangku cadangan Dortmund. Namun, cedera yang dialami Filippo Mane membuatnya harus masuk lebih cepat pada babak pertama.

Saat itu, Dortmund berada dalam situasi sulit setelah tertinggal 0-2. Namun, Die Borussen mampu bangkit dengan mencetak tiga gol pada 30 menit terakhir pertandingan.

Gol kemenangan Dortmund bahkan lahir dari gol bunuh diri Albian Hajdari. Nwaneri punya andil besar dalam terciptanya gol itu setelah melakukan kerja bagus dari sisi kiri dan memberi tekanan kepada lini belakang Hoffenheim.

Pelatih Dortmund, Niko Kovac, langsung memberikan pujian kepada pemain pinjaman dari Arsenal itu.

“Saya menyukai apa yang saya lihat. Itulah alasan kami membawanya ke sini. Mungkin secara resmi itu bukan golnya, tetapi dia yang menciptakannya,” kata Kovac.

Niko Kovac Puas dengan Penampilan Nwaneri

Kovac juga mengungkapkan bahwa kondisi fisik Nwaneri menjadi salah satu alasan dirinya berani memainkan sang pemain meski baru dua kali berlatih bersama Dortmund.

“Nwaneri secara fisik fit. Itu sangat penting ketika seorang pemain datang dan baru berlatih dua kali, tetapi kita bisa langsung mempercayainya,” ujar Kovac.

Menurut Kovac, Nwaneri menunjukkan kemampuan untuk menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu. Selain itu, pemain muda Inggris itu dinilai mampu bermain tenang ketika menguasai bola.

“Dia bisa menyelesaikan masalah dalam situasi satu lawan satu dan memancarkan ketenangan saat menguasai bola. Dia memang sedikit beruntung dengan gol bunuh diri itu, tetapi dia bekerja keras untuk mendapatkannya,” lanjut Kovac.

Dortmund memang merekrut Nwaneri karena yakin dengan potensi besar yang dimilikinya. Kovac berharap performa positif itu menjadi awal dari perjalanan panjang sang pemain di Bundesliga.

Dietmar Hamann Prediksi Nwaneri Bersinar di Bundesliga

Penampilan Nwaneri juga mendapat perhatian dari mantan gelandang Liverpool dan Timnas Jerman, Dietmar Hamann.

Hamann menilai fakta Nwaneri sudah menjalani debut di Premier League pada usia 15 tahun menjadi bukti besarnya talenta yang dimiliki pemain itu.

Namun, ia juga mengakui Nwaneri belum mampu mendapatkan tempat reguler di skuad utama Arsenal.

“Jika Anda melakukan debut Premier League pada usia 15 tahun, berarti Anda adalah talenta luar biasa,” kata Hamann di Sky.

Menurut Hamann, Dortmund bisa menjadi tempat yang tepat bagi Nwaneri untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Dortmund mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dari pemain muda itu. Saya menantikan Nwaneri di Bundesliga dan yakin dia menjadi perekrutan yang sangat bagus untuk BVB,” katanya.

Jobe Bellingham Ikut Bujuk Nwaneri ke Dortmund

Nwaneri juga tidak datang sendirian sebagai pemain Inggris di Dortmund. Ia kini bergabung dengan Jobe Bellingham, yang disebut ikut berperan dalam keputusannya pindah ke Jerman.

Nwaneri mengungkapkan dirinya sempat berbicara panjang dengan Jobe sebelum transfernya terealisasi pada hari terakhir bursa transfer.

“Saya berbicara dengan Jobe beberapa hari terakhir. Dia bertanya, ‘Bagaimana denganmu?’ Saya menjawab bahwa saya juga belum bisa memastikan,” tutur Nwaneri.

Namun, dalam percakapan itu Jobe terus mendorong Nwaneri untuk bergabung dengan Dortmund. Kini keduanya akan bermain bersama di Signal Iduna Park.

“Saya senang kami akan bermain berdampingan sekarang. Saya di sini dan akan berjuang untuk mendapatkan tempat di tim. Saya akan memberikan segalanya, sebanyak dan sebaik mungkin, untuk para fans,” kata Nwaneri.

Ia pun menegaskan siap bekerja keras dan mengutamakan kepentingan tim selama menjalani masa peminjaman di Dortmund.

Erling Haaland memang mencetak gol kemenangan Manchester City atas Coventry City. Namun, striker asal Norwegia itu justru meninggalkan lapangan dengan perasaan tidak sepenuhnya puas.

Haaland mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 yang diraih Manchester City pada Sabtu (5/9/2026) sore.

Hasil tersebut membuat The Blues mempertahankan start sempurna di Premier League bersama Enzo Maresca.

Haaland sebenarnya sempat dibuat frustrasi oleh penampilan Coventry yang mampu bertahan dengan cukup baik.

Penyerang berusia 26 tahun itu mendapatkan sejumlah peluang, tetapi beberapa di antaranya berhasil digagalkan.

Setelah dua kali gagal memaksimalkan kesempatan, Haaland akhirnya memecah kebuntuan melalui sundulan keras.

Ia menyambut umpan silang Antoine Semenyo yang dikirimkan dari area yang cukup dalam dan mengarahkannya ke gawang Coventry.

Gol tersebut menjadi gol ketiga Haaland pada kampanye Premier League musim ini.

Man City kemudian terus memberikan tekanan untuk mencari gol kedua. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat keunggulan satu gol bertahan hingga pertandingan berakhir.

Coventry bahkan hampir menghukum City ketika Ellis Simms memperoleh peluang emas dari jarak dekat.

Beruntung bagi tuan rumah, Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan gemilang untuk mempertahankan keunggulan Man City.

Tetap Kesal meski Berhasil Bawa Man City Menang

Alih-alih merayakan kemenangan dengan penuh kepuasan, Haaland justru terlihat frustrasi setelah pertandingan.

Ketika ditanya mengenai perasaannya oleh ViaPlay, Haaland mengakui dirinya masih kesal karena merasa seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

“Ya, sedikit frustrasi. Saya seharusnya bisa mencetak beberapa gol lagi dan memastikan pertandingan berakhir lebih cepat. Jadi, saya sedikit kesal kepada diri sendiri,” ujar Haaland.

Meski demikian, Haaland merasa dirinya mulai kembali menemukan performa terbaik setelah membutuhkan beberapa pertandingan untuk mendapatkan ritme permainan.

“Saya membutuhkan beberapa pertandingan untuk masuk ke dalamnya. Sekarang saya sudah mendapatkannya, jadi saya mulai menemukan ritme,” katanya.

Haaland Bersiap Hadapi Jadwal Padat

Manchester City kini harus segera mengalihkan fokus karena jadwal pertandingan yang sangat padat sudah menanti.

Man City akan kembali bermain pada Selasa, kemudian menghadapi pertandingan lainnya pada Rabu dan Minggu. Sebelum jeda internasional, mereka bahkan dijadwalkan menjalani empat pertandingan.

Haaland menyadari musim ini akan menjadi periode yang sangat melelahkan, terutama dengan banyaknya pertandingan dan perjalanan yang harus dilakukan.

“Ini akan sangat melelahkan tahun ini, bisa dibilang begitu, dengan semua pertandingan dan perjalanan,” ungkapnya.

Setelah menjalani musim panas yang diwarnai agenda Piala Dunia, Haaland kini berharap kondisi fisik dan performanya terus meningkat seiring berjalannya musim.

Haaland Puji Rekrutan Baru Manchester City

Haaland juga memberikan apresiasi terhadap aktivitas Manchester City di bursa transfer musim panas.

Man City melakukan perubahan besar dalam komposisi skuad dan kembali mendatangkan sejumlah pemain anyar.

Enzo Fernandez dan Iliman Ndiaye bahkan menjalani debut mereka saat menghadapi Coventry. Kehadiran pemain-pemain baru itu menambah kedalaman skuad yang dimiliki Maresca.

Haaland mengakui City masih berada dalam fase pembangunan kembali, terutama jika dibandingkan dengan Arsenal yang telah bermain bersama dalam waktu lebih lama.

“Arsenal sudah bermain bersama dalam waktu yang lama dan membangun tim ini selama periode yang lebih panjang, sedikit seperti City ketika saya pertama kali bergabung. Kami masih dalam fase pembangunan kembali,” ujar Haaland.

Namun, ia menilai aktivitas transfer Man City sudah berjalan sangat baik.

“Jendela transfernya fantastis, saya harus mengatakannya. Selamat kepada klub dan semua orang di dalamnya,” kata Haaland.

Menurutnya, Man City bukan hanya mendatangkan pemain-pemain berkualitas, tetapi juga sosok yang mampu beradaptasi dengan baik di dalam ruang ganti.

“Pertama dan terutama, mereka mendatangkan pesepak bola fantastis, tapi juga orang-orang hebat yang sangat cocok dengan tim. Selamat untuk seluruh klub, terutama Khaldoon Al Mubarak,” tuturnya.

Kini, Haaland dan Manchester City harus segera bersiap menghadapi tantangan berikutnya. The Blues akan memulai kiprah mereka di Liga Champions pada Selasa malam dengan bertandang ke markas Porto.

Idnews.top – Inter Milan meraih kemenangan dramatis saat menjamu Napoli pada pekan ketiga Serie A 2026/2027. Pertandingan di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (5/9/2026) malam WIB, berakhir dengan skor 3-2 untuk tuan rumah.

Napoli sempat unggul dua gol melalui Matteo Politano pada menit ke-50 dan Rasmus Hojlund tiga menit berselang. Inter kemudian membalikkan keadaan lewat Lautaro Martinez, Marcus Thuram, dan gol kedua Lautaro pada masa injury time.

Hasil ini membuat Inter Milan mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Liga Italia. Pasukan Cristian Chivu mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan masih mencatatkan hasil sempurna.

Napoli harus menerima kekalahan setelah sempat berada dalam posisi unggul. Tim asuhan Massimiliano Allegri kini berada di peringkat ke-10 dengan raihan tiga poin dari tiga pertandingan.

Babak Pertama

Hasil Inter vs Napoli: Sempat Tertinggal Dua Gol, Nerazzurri Balikkan Keadaan di Menit Akhir
Editor Aga Deta

Hasil Inter vs Napoli: Sempat Tertinggal Dua Gol, Nerazzurri Balikkan Keadaan di Menit Akhir
Pemain Inter Milan, Lautaro Martinez, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A melawan Napoli, Sabtu (5/9/2026). (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP
Bola.net – Inter Milan meraih kemenangan dramatis saat menjamu Napoli pada pekan ketiga Serie A 2026/2027. Pertandingan di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (5/9/2026) malam WIB, berakhir dengan skor 3-2 untuk tuan rumah.

Napoli sempat unggul dua gol melalui Matteo Politano pada menit ke-50 dan Rasmus Hojlund tiga menit berselang. Inter kemudian membalikkan keadaan lewat Lautaro Martinez, Marcus Thuram, dan gol kedua Lautaro pada masa injury time.

Hasil ini membuat Inter Milan mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Liga Italia. Pasukan Cristian Chivu mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan masih mencatatkan hasil sempurna.

Napoli harus menerima kekalahan setelah sempat berada dalam posisi unggul. Tim asuhan Massimiliano Allegri kini berada di peringkat ke-10 dengan raihan tiga poin dari tiga pertandingan.

Simak jalannya pertandingan di bawah ini.

Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Hasil Inter vs Napoli: Sempat Tertinggal Dua Gol, Nerazzurri Balikkan Keadaan di Menit Akhir
Babak Pertama
Babak Pertama

Pemain Inter Milan, Andy Diouf, berebut bola dengan pemain Napoli, Antonio Vergara, dalam pertandingan Serie A, Sabtu (5/9/2026). (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP
Inter langsung memberikan ancaman ketika Andy Diouf melepaskan tembakan first-time dari luar kotak penalti pada menit ketiga. Bola mengarah ke sudut kiri bawah gawang, tetapi Alex Meret mampu melakukan penyelamatan cepat.

Napoli membalas tiga menit kemudian melalui Frank Anguissa yang mendapatkan ruang di dalam kotak penalti. Tembakannya mengarah ke sisi kanan gawang, namun Josep Martinez tampil gemilang untuk menggagalkannya.

Pada menit ke-12, Meret kembali harus bekerja keras menghadapi peluang Inter. Francesco Pio Esposito menyambut umpan silang dengan sundulan, tetapi bola yang mengarah ke tengah gawang berhasil diamankan sang kiper.

Anguissa kembali mendapatkan peluang pada menit ke-29 setelah menerima umpan di depan kotak penalti. Ia melepaskan tembakan, tetapi bola justru melebar tipis dari tiang kanan.

Menjelang turun minum, kedua tim sama-sama memiliki peluang besar untuk mencetak gol. Martinez menggagalkan usaha Rasmus Hojlund dan Lautaro Martinez, sementara tendangan bebas Federico Dimarco pada menit ke-45+4 membentur mistar gawang.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Napoli langsung mengejutkan Inter Milan. Pada menit ke-50, Matteo Politano memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan rendah yang bersarang di sisi kiri gawang untuk membawa Napoli unggul 1-0.

Tiga menit berselang, Napoli kembali mencetak gol. Rasmus Hojlund menerima umpan di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan sempurna ke sisi kiri gawang sehingga skor berubah menjadi 2-0.

Inter Milan tidak tinggal diam dan langsung merespons pada menit ke-56. Federico Dimarco mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang disambut Lautaro Martinez dengan tembakan rendah ke pojok kanan bawah untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Inter terus meningkatkan tekanan setelah gol tersebut. Pada menit ke-67, Andy Diouf mendapat ruang untuk melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti, tetapi bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Napoli.

Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82. Marcus Thuram melompat tinggi menyambut umpan silang dari sisi luar kotak penalti dan mengarahkan sundulannya ke pojok kiri bawah untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Drama belum berakhir karena Inter Milan berhasil melakukan comeback sempurna pada masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+1, Lautaro Martinez berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola muntah di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan ke bagian atas gawang sehingga Inter berbalik unggul 3-2.

Susunan Pemain

Inter Milan (3-5-2): Josep Martinez; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Andy Diouf, Nicolo Barella, Piotr Zelinski, Petar Sucic, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito, Lautaro Martinez

Pelatih: Cristian Chivu

Napoli (4-3-3): Alex Meret; Giovanni Di Lorenzo, Amir Rrahmani, Rafa Martin, Leonardo Spinazzola; Frank Anguissa, Stanislav Lobotkal, Antonio Vergara; Matteo Politano, Rasmus Hojlund, Alisson Santos

Shin Tae-yong mendapatkan debut manis bersama Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027. Macan Kemayoran menang 1-0 saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda, Sabtu (5-9-2026) malam WIB.

Alexander Jeremejeff menjadi pahlawan kemenangan Persija. Striker asal Swedia itu mencetak satu-satunya gol kemenangan Persija di Stadion Segiri, Samarinda.

Shin Tae-yong bangga dengan kemenangan yang diraih Persija. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu juga tidak lupa untuk memuji Borneo FC Samarinda.

“Ya, pertama-tama, pemain kami tampil dengan baik,” ujar Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers usai laga, di Samarinda, Sabtu (5-9-2026).

“Borneo FC juga bermain dengan gigih, dan menurut saya, kami berhasil menyuguhkan pertandingan yang hebat bersama-sama,” lanjut Shin Tae-yong.

Mengeluarkan Semua Kemampuan

Laga melawan Borneo FC Samarinda jelas berat bagi Persija. Tim Pesut Etam bahkan terus menggempur lini belakang Macan Kemayoran hampir di sepanjang laga.

Namun, Shin Tae-yong bangga dengan pemain Persija. Eks pelatih Ulsan HD itu merasa skuadnya mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik.

“Tim saya telah mengerahkan seluruh kemampuan dan tampil luar biasa,” ungkap Shin Tae-yong.

Akhirnya Menang

Kemenangan di kandang Borneo FC Samarinda ini pun terasa sangat spesial bagi Persija. Sebab, tim asal ibu kota ini sebelumnya sangat susah menang saat bertandang ke Segiri.

“Sepanjang pengetahuan saya, ini adalah kemenangan pertama kami di sini dalam kurun waktu delapan tahun,” kata Shin Tae-yong.

“Ini merupakan pertandingan pembuka yang berat, tapi saya sangat ingin memuji para pemain karena mereka tetap fokus dan bermain gigih hingga akhir pertandingan,” ujar eks pelatih Timnas Indonesia itu.

Idnews.top – Manajer Manchester United, Michael Carrick meminta anak asuhnya untuk mempersiapkan diri dengan baik jelang lawatan ke kandang Everton. Ia menyakini bahwa The Toffees bakal jadi lawan yang sangat merepotkan terutama mereka tampil di kandang mereka.

Di pekan ketiga EPL 2026/2027, Manchester United akan menjalani laga tandang. Setan Merah akan menyambangi Hill Dickinson Stadium untuk berhadapan dengan Everton.

Kubu tuan rumah mengawali musim 2026/2027 dengan cukup apik. Mereka memenangkan dua laga dan imbang di laga terakhir mereka melawan Bournemouth, sehingga mereka dalam kepercayaan diri yang tinggi saat menghadapi Setan Merah.

Carrick meyakini bahwa timnya akan mendapatkan perlawanan yang sengit dari tuan rumah di laga ini. “Sejujurnya, sepanjang karir saya, setiap laga tandang ke Goodison selalu menjadi pertandingan yang sangat sulit untuk dimenangkan,” buka Carrick di MUTV baru-baru ini.

Konsisten Jadi Ancaman

Carrick menyebut bahwa Everton setiap musim selalu konsisten menjadi tim yang sulit dikalahkan. Ia yakin pasukan The Toffees akan tampil ngotot di laga ini untuk bisa mengalahkan sang tamu.

“Ya, kami memang memiliki sejumlah hasil yang bagus saat menghadapi mereka, namun kami juga mendapatkan beberapa hasil yang kurang bagus saat menghadapi mereka. Pertandingan di musim lalu menunjukkan betapa sulitnya meraih kemenangan melawan mereka,” sambung Carrick.

“Jika kita melihat sejarah, apapun kondisi mereka, di posisi mana-pun mereka di Liga, setiap kali saya pergi ke kandang mereka, pertandingannya selalu sulit apapun kondisi mereka.”

Puji Magis David Moyes

Pada kesempatan ini, Carrick juga tidak lupa memberikan pujian bagi juru taktik Everton, David Moyes. Ia menyebut pelatih asal Skotlandia itu punya jam terbang yang sangat tinggi di sepak bola Inggris dan kehadirannya membuat Everton jadi tim yang sulit ditaklukkan.

“Kita tidak boleh lupa bahwa David (Moyes) adalah manager yang sangat luar biasa dan mereka juga memiliki skuad yang sangat bagus. Mereka memiliki banyak pemain yang bertalenta, dan para penyerang mereka sangatlah bagus,” sambung Carrick.

“Itulah mengapa kam imenilai pertandingan ini bakal jadi pertandingan yang sulit seperti biasanya, dan kami akan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk pertandingan ini,” pungkasnya

Jadwal Padat

Manchester United sendiri ditunggu jadwal yang padat seusai bertandang ke markas Everton nanti.

Pasalnya mulai pekan depan mereka akan bermain di Liga Champions, di mana pertandingan pertama mereka akan menjamu Sabah di Old Trafford.

Persib Bandung akan melakoni laga perdana BRI Super League 2026/2027 kontra PSM Makassar di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (6/9/2026) malam pukul 19.00 WIB.

Duel Maung Bandung lawan Juku Eja ini menjadi ujian pertama bagi Igor Tolic sebagai pelatih kepala dalam pertandingan kompetisi tertinggi di Tanah Air.

Dalam laga perdana ini, Maung Bandung dipastikan tanpa tiga pemain karena masih menjalani pemulihan cedera, yakni Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, dan Luciano Guaycochea.

Walau demikian, Igor Tolic menegaskan pasukannya sudah sangat siap menghadapi PSM Makassar. Bahkan Persib sudah sangat siap menghadapi laga perdana dengan cara yang baik.

“Kami tahu bagaimana cara mereka bermain. Saya pikir mereka memiliki gaya permainan yang jelas. Beberapa pemain baru yang bagus dan pelatih yang bagus,” tegas Igor Tolic mengenai gaya permainan PSM.

Maksimalkan Dukungan Bobotoh

Dengan dukungan puluhan ribu Bobotoh, Tolic mengaku akan menjadi motivasi tersendiri bagi para pemainnya di laga perdana musim ini.

Ia pun memastikan pertandingan perdana nanti akan menarik sebab kedua tim masih sama-sama sedang membangun tim.

“Jadi, saya berharap ini akan menjadi pertandingan yang bagus. Kami siap untuk segalanya, dan kita lihat saja di lapangan,” kata Igor Tolic.

Mampukah Maung Bandung menancapkan auranya di kandang sendiri atau malah Juku Eja yang mengukir awal musim ini dengan memuaskan? Menarik untuk dinanti!

Prakiraan Susunan Pemain dan Prediksi Pertandingan

Persib Bandung (4-3-3): Teja Paku Alam (kiper); Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Eliano Reijnders (belakang); Thom Haye, Mark Klok, Adam Alis (tengah); Mariano Peralta, Balsa Sekulic, Luka Menalo (depan)
Pelatih: Igor Tolic (Kroasia)

PSM Makassar (4-3-3): Hilmansyah (kiper); Dusan Lagator, Aloislo Neto, Nenad Lalic, Victor Luiz (belakang); Stefan Jetvoski, Navarone Foor, Rizky Eka Pratama (tengah); Luka Bulatovic, Luca Cumic, Kodai Tanaka (depan).
Pelatih: Darije Kalezic (Bosnia dan Herzegovina)
Prediksi Bola.com: Persib Bandung 50:50 PSM Makassar

Live: Indosiar dan Vidio

Pukul: 19.00 WIB

Tempat: Stadion GBLA

Martinelli Pergi, Arteta Puas dengan Serangan Arsenal

BolaIndonesia – Kepergian Gabriel Martinelli dari Arsenal menjadi salah satu cerita besar pada penghujung bursa transfer musim panas 2026. Winger asal Brasil tersebut resmi meninggalkan Emirates Stadium dan bergabung dengan Al-Hilal setelah tujuh tahun menjadi bagian penting dari skuad The Gunners. Meski kehilangan salah satu pemain depannya, Mikel Arteta tetap puas dengan opsi serangan Arsenal yang tersedia untuk menghadapi musim 2026/2027.

Martinelli resmi bergabung dengan Al-Hilal setelah Arsenal menyepakati transfer yang dilaporkan bernilai sekitar £60 juta. Pemain berusia 25 tahun itu mengakhiri perjalanan panjangnya bersama klub London Utara setelah mencatatkan 278 penampilan dan 62 gol di semua kompetisi.

Martinelli Tinggalkan Arsenal Setelah Tujuh Tahun

Martinelli datang ke Arsenal pada 2019 dari Ituano dan berkembang menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di Premier League. Kecepatan, kemampuan membawa bola, serta agresivitasnya membuat pemain asal Brasil tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Arsenal di bawah Arteta.

Namun, posisinya dalam persaingan lini depan mulai berubah dalam beberapa musim terakhir. Arsenal akhirnya memilih membuka jalan bagi Martinelli untuk mencari tantangan baru, terutama setelah sang pemain tidak lagi menjadi pilihan utama secara konsisten.

Kepergian tersebut juga terjadi setelah Arsenal kehilangan beberapa pemain menyerang lainnya. Gabriel Jesus bergabung dengan Barcelona, sementara Leandro Trossard lebih dahulu meninggalkan London Utara untuk bergabung dengan Besiktas.

Arteta Tidak Ingin Meratapi Kepergian Pemain

Situasi tersebut membuat sejumlah pengamat mempertanyakan kedalaman lini serang Arsenal. Pasalnya, The Gunners hanya mendatangkan Christos Tzolis sebagai tambahan utama di sektor ofensif pada bursa transfer musim panas.

Meski demikian, Arteta tidak ingin terlalu fokus terhadap pemain yang sudah pergi. Pelatih asal Spanyol tersebut justru meminta perhatian diarahkan kepada pemain yang masih tersedia dalam skuad Arsenal.

Arteta menegaskan bahwa dirinya melihat banyak hal positif dari skuad yang dimiliki saat ini. Menurutnya, tugas utama sebagai manajer adalah membantu para pemain yang tersedia mencapai potensi terbaik mereka.

“Saya tidak tahu, itu semua hanya opini. Bursa transfer sudah ditutup dan saya lebih memilih melihat semua hal luar biasa yang kami miliki di skuad ini,” ujar Arteta.

Arsenal Masih Punya Banyak Pilihan di Lini Depan

Meskipun kehilangan Martinelli, Arsenal masih mempunyai sejumlah pemain berkualitas untuk mengisi lini serang. Bukayo Saka tetap menjadi salah satu senjata utama dari sisi kanan, sementara Eberechi Eze dapat memberikan fleksibilitas di area kiri maupun posisi yang lebih sentral.

Christos Tzolis juga menjadi opsi baru setelah didatangkan dari Club Brugge. Kehadirannya menjadi salah satu solusi Arsenal setelah Trossard dan Martinelli pergi.

Selain itu, Arsenal masih memiliki Kai Havertz serta Viktor Gyokeres sebagai opsi di lini depan. Arteta juga dapat mengandalkan kreativitas Martin Odegaard untuk mendukung serangan dari lini kedua.

Komposisi tersebut membuat Arteta percaya diri bahwa Arsenal masih mempunyai kualitas untuk bersaing di papan atas Premier League dan kompetisi Eropa.

Kepergian Martinelli Bukan Akhir Segalanya

Arteta juga memberikan penghormatan kepada Martinelli setelah perjalanan panjang sang pemain bersama Arsenal berakhir. Sang manajer mengaku bersyukur pernah bekerja bersama pemain tersebut dan menyaksikan perkembangan Martinelli dari pemain muda hingga menjadi pemain internasional Brasil.

Martinelli sendiri meninggalkan Arsenal dengan catatan 278 pertandingan dan 62 gol. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang memenangkan Premier League musim 2025/2026, sekaligus pernah merasakan gelar Piala FA dan Community Shield bersama The Gunners.

Bagi Arteta, kontribusi Martinelli tidak hanya dapat diukur melalui statistik. Ambisi, kecintaan terhadap sepak bola, dan kontribusinya terhadap perkembangan Arsenal juga menjadi bagian penting dari perjalanan sang pemain.

“Ceritanya berakhir, dan kami mendoakan yang terbaik untuknya dalam cerita yang berbeda,” kata Arteta.

Arteta Percaya pada Skuad Arsenal

Keputusan Arsenal tidak mendatangkan pengganti langsung Martinelli memang menimbulkan tanda tanya. Bahkan, sejumlah analisis menilai The Gunners kini memiliki kedalaman yang lebih tipis di sisi kiri.

Namun, Arteta memilih melihat persoalan dari perspektif berbeda. Ia percaya pemain-pemain yang berada di ruang ganti Arsenal memiliki kualitas untuk memenuhi tuntutan musim panjang.

“Kita lihat pada akhir musim dan menempatkan semua orang pada tempatnya. Mari percaya kepada mereka,” tegas Arteta.

Dengan bursa transfer yang telah ditutup, Arteta kini tidak lagi memiliki ruang untuk mencari solusi melalui transfer. Fokus Arsenal sepenuhnya beralih kepada kompetisi di lapangan.

The Gunners akan menghadapi Chelsea pada Minggu, 6 September 2026. Kedua tim sama-sama mengawali Premier League musim ini dengan dua kemenangan, sehingga pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi Arsenal setelah perubahan besar di lini serang.

Pada akhirnya, kepergian Gabriel Martinelli memang mengurangi satu opsi berpengalaman dari skuad Arsenal. Namun, Mikel Arteta memilih optimistis. Ia percaya kualitas pemain yang tersisa cukup untuk membawa Arsenal tetap kompetitif dan mempertahankan ambisi mereka di Premier League maupun Eropa.

Joshua Zirkzee Manchester United: Carrick Masih Percaya

BolaIndonesia – Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United sempat menjadi salah satu pembicaraan menarik pada penghujung bursa transfer musim panas. Namun, pelatih Michael Carrick memastikan bahwa penyerang asal Belanda tersebut masih memiliki peran penting dalam rencananya untuk musim 2026/27.

Zirkzee sebelumnya dikaitkan dengan pintu keluar Old Trafford. Bahkan, Everton disebut sempat berusaha mendapatkan tanda tangannya pada hari terakhir bursa transfer. Akan tetapi, transfer tersebut akhirnya tidak terealisasi karena Manchester United belum mendapatkan pemain pengganti yang sesuai.

Kini, Zirkzee tetap menjadi bagian dari skuad Setan Merah. Carrick pun memberikan sinyal positif mengenai peluang sang penyerang untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

Michael Carrick Tegaskan Zirkzee Masih Penting

Carrick tidak ragu menyebut Zirkzee sebagai pemain penting bagi Manchester United. Menurutnya, perjalanan satu musim tidak bisa hanya mengandalkan sebelas pemain utama.

“Josh penting,” ujar Carrick ketika membahas situasi Zirkzee. Ia menilai kedalaman skuad akan menjadi faktor penting karena Manchester United harus menghadapi jadwal pertandingan yang semakin padat.

Manchester United juga akan kembali menghadapi persaingan di berbagai kompetisi. Karena itu, setiap pemain harus siap ketika mendapatkan kesempatan.

Carrick juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Zirkzee. Sang pemain disebut tetap bahagia berada di Manchester United, meskipun ia tentu ingin mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Zirkzee Ingin Bermain Lebih Banyak

Situasi Zirkzee memang cukup menarik. Pada awal musim 2026/27, pemain berusia 25 tahun itu belum tampil dalam dua pertandingan Premier League Manchester United. Kondisi tersebut membuat spekulasi mengenai masa depannya semakin kuat.

Musim lalu, Zirkzee juga belum mendapatkan peran sebagai pilihan utama. Ia hanya menjadi starter dalam lima dari 26 penampilannya bersama Manchester United di seluruh kompetisi.

Namun, Carrick melihat persaingan tersebut sebagai sesuatu yang sehat. Dengan banyaknya pertandingan yang akan dimainkan Manchester United, kesempatan Zirkzee diyakini masih terbuka lebar.

Pelatih asal Inggris itu percaya Zirkzee mempunyai kemampuan untuk memberikan sesuatu yang berbeda bagi lini depan. Carrick bahkan menegaskan bahwa ia sudah melihat sendiri kualitas yang dimiliki sang penyerang.

Persaingan Lini Depan Manchester United Semakin Ketat

Manchester United kini memiliki sejumlah opsi untuk mengisi lini depan. Kehadiran Benjamin Sesko membuat persaingan mendapatkan tempat utama semakin menarik.

Dalam situasi tersebut, Zirkzee dituntut menunjukkan konsistensi ketika kesempatan datang. Kemampuannya dalam menghubungkan permainan, mencari ruang, dan membantu membangun serangan bisa menjadi nilai tambah.

Bagi Carrick, keberadaan pemain seperti Zirkzee juga penting untuk menjaga keseimbangan skuad sepanjang musim. Manchester United tidak hanya membutuhkan pencetak gol, tetapi juga pemain yang mampu memberikan variasi dalam permainan.

Transfer Gagal Justru Bisa Menjadi Kesempatan

Kegagalan transfer Zirkzee ke Everton pada akhirnya memberikan kesempatan baru bagi sang pemain untuk membuktikan diri di Old Trafford.

Sebelumnya, Manchester United tidak bersedia melepas Zirkzee tanpa mendapatkan pengganti. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa klub masih membutuhkan kedalaman di posisi penyerang.

Kini keputusan berada di tangan Zirkzee. Ia harus memanfaatkan setiap menit bermain yang diberikan Carrick untuk menunjukkan bahwa dirinya memang layak menjadi bagian penting Manchester United.

Carrick Menunggu Kontribusi Lebih Besar dari Zirkzee

Carrick menyadari Zirkzee ingin bermain lebih sering. Namun, sang pelatih justru melihat hal tersebut sebagai bentuk persaingan positif di dalam skuad.

Manchester United akan menghadapi periode pertandingan yang lebih padat dalam beberapa pekan ke depan. Kondisi tersebut berpotensi membuka ruang bagi Zirkzee untuk mendapatkan menit bermain.

Carrick pun berharap pemain asal Belanda itu bisa lebih sering menunjukkan kualitas terbaiknya. Ia percaya Zirkzee mampu memberikan kontribusi besar apabila mendapatkan kesempatan yang tepat.

Dengan demikian, masa depan Zirkzee di Manchester United belum berakhir. Justru setelah gagal meninggalkan Old Trafford pada musim panas ini, sang penyerang memiliki peluang untuk mengubah pandangan publik melalui performanya di lapangan.

Kini tantangannya sederhana: ketika kesempatan datang, Zirkzee harus mampu membuktikan bahwa kepercayaan Michael Carrick bukan tanpa alasan.

Hal tersebut disampaikan Deputi 3 Media dan Hubungan Eksternal CdM Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Anggy Pasaribu, dalam konferensi pers Official Broadcasters Asian Games Aichi-Nagoya 2026, SCTV Tower, Jakarta, Jumat, (4/9/2026).

Ia menegaskan pesta olahraga terbesar di Asia ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan panggung besar bagi atlet untuk mengharumkan nama bangsa.

“Saya rasa semua sepakat kalau ini termasuk event yang sangat penting buat Indonesia. Asian Games itu sendiri bukan cuma sekadar pertandingan, melainkan menjadi salah satu panggung olahraga terbesar di Asia, di mana teman-teman atlet punya kesempatan memberikan prestasi bagi bangsa serta membuat orang tua dan teman-temannya bangga,” ujar Anggy Pasaribu.

Melayani Segala Kebutuhan Non-Teknis

Untuk memastikan atlet dapat bertanding dengan tenang, tim CdM bertindak layaknya satgas yang bertugas menyelesaikan beragam detail logistik serta kebutuhan minor yang sering kali menyita pikiran para atlet.

“Termasuk dari kami tim CdM sendiri, kami mau menekankan sebenarnya kami tidak pernah mau mengambil alih tugas atlet ataupun pelatih. Namun, justru bagaimana keberadaan CdM bisa memaksimalkan teman-teman atlet ketika bertanding nantinya di Jepang,” ujar Anggy.

Ia menambahkan hal-hal kecil, seperti jadwal makan, durasi transit, armada penerbangan, hingga tempat menginap adalah detail penting yang menguras energi jika harus dipikirkan sendiri oleh para atlet.

Seluruh persiapan non-teknis ditangani sepenuhnya tim CdM yang ditunjuk oleh NOC Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia.

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Atlet

Seluruh kerja keras tim CdM adalah untuk memastikan para atlet datang ke pertandingan dengan kondisi fisik maupun psikologis yang prima.

“Setiap koordinasi harus dimaksimalkan supaya pada saat pertandingan, teman-teman atlet ini cukup fokus untuk bertanding, sehat secara kondisi fisik, dan yang lebih penting adalah psikologis serta mentalnya juga sehat,” tambahnya.

Dengan kesiapan matang dari sisi teknis maupun non teknis, Tim Indonesia optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang medali Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.