27 Oktober 2026

#SepakBolaHariIni

Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, akhirnya bisa bernapas lega. Manchester United berhasil bangkit dari keterpurukan dan meraih kemenangan pertama pada Liga Inggris 2026/2027 setelah mengalahkan Ipswich Town 5-2 di Old Trafford, Minggu (30/8/2026).

Kemenangan ini terasa semakin penting setelah MU secara mengejutkan takluk 0-2 dari Hull City pada pekan pembuka. Kekalahan tersebut membuat Setan Merah berada dalam tekanan besar.

Situasi bahkan sempat kembali tidak ideal ketika Ipswich unggul lebih dulu melalui Leif Davis. Namun, Manchester United menunjukkan respons berbeda.

Bruno Fernandes menjadi aktor utama kebangkitan MU. Sang kapten mencetak hattrick, sementara Harry Maguire terlibat dalam gol bunuh diri Ipswich. Fernandes kemudian kembali mencetak gol dari titik penalti sebelum melengkapi hattrick-nya.

Bruno juga memberikan assist untuk gol Bryan Mbeumo yang sekaligus memastikan pesta lima gol Manchester United.

Senang Lihat Reaksi Bruno Fernandes

Carrick memberikan pujian khusus kepada Bruno Fernandes yang tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol. Menurutnya, Bruno memiliki koneksi yang semakin baik dengan Matheus Cunha dan Kobbie Mainoo di lini tengah.

“Dia bermain sangat baik hari ini. Anda bisa melihat koneksi di tengah antara Bruno, Matheus, dan Kobbie. Youri juga tampil sangat baik,” tutur Carrick, seperti dikutip dari situs resmi Manchester United.

Ia menilai permainan kombinasi MU semakin terlihat pada babak kedua.

“Kombinasi, pemahaman, menemukan kembali performa dan ketajaman setelah Piala Dunia, semua itu menjadi bagian dari proses,” kata Carrick.

Carrick senang melihat Bruno mampu menutup pekan yang penuh tekanan dengan penampilan spektakuler. “Dengan apa yang Bruno alami sepanjang pekan, bisa mengakhirinya seperti ini tentu menjadi sesuatu yang menyenangkan untuknya,” pungkas Carrick.

Kemenangan yang Melegakan

Carrick juga mengakui kemenangan tersebut terasa sangat melegakan setelah pekan yang berat.

“Hasil memang menyenangkan, apalagi bisa menang seperti ini. Saya sudah mengatakan setelah pertandingan pekan lalu bahwa kami sangat kecewa. Kekalahan itu terasa sepanjang pekan,” ujar Carrick.

Menurutnya, para pemain mampu mengelola kekecewaan tersebut dengan baik dan tidak larut dalam hasil buruk.

“Kami memikirkannya, menghadapinya, tetapi pada akhirnya tidak membuat masalah menjadi terlalu besar. Dalam pekan yang penuh tantangan, saya sangat senang melihat respons mereka setelah tertinggal 0-1,” lanjutnya.

Carrick juga mengingatkan bahwa perjalanan Manchester United musim ini masih akan dipenuhi tantangan.

“Kami akan selalu mengalami kemunduran. Yang terpenting adalah bagaimana Anda menghadapinya. Setelah itu kualitas akan muncul dan Anda bisa mendapatkan hari yang bagus,” katanya.

Persib Bandung akan melakoni laga krusial melawan Manila Digger pada babak play-off AFC Champions League Two 2026/2027. Duel kedua tim digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31-8-2026).

Pertandingan ini sangat menentukan bagi Maung Bandung untuk mendapatkan tiket melangkah ke fase Grup E ACL 2. Persib wajib meraih kemenangan demi terus bermain di kompetisi kasta kedua Asia.

Persib lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan karena bermain di kandang sendiri. Selain itu, tim besutan Igor Tolic tersebut banyak bermaterikan pemain berlabel bintang.

Kendati begitu, Persib tidak boleh memandang sebelah mata kekuatan Manila Digger. Klub juara Filipina tersebut bisa saja menghadirkan kejutan dan membuat Persib terlempar dari ACL 2.

Manila Digger juga melakukan perombakan di setiap lini. Dengan kehadiran amunisi baru, Persib tentu wajib waspada dengan ancaman yang ditunjukkan tim besutan Joan Esteva.

Tanpa mengesampingkan pemain lain, ada sejumlah pemain di kubu Manila Digger yang perlu mendapat perhatian lebih dari skuad Persib. Berikut ini ulasannya.

Modou Joof

Bek asal Gambia ini merupakan pilar penting Manila Digger di lini belakang. Modou Joof selalu jadi andalan tim berjuluk The Diggers itu dalam setiap pertandingan yang telah dilalui.

Pemain berusia 23 tahun itu memiliki pengalaman menghadapi Persib. Modou Joof pernah berjumpa Maung Bandung pada laga play-off ACL 2 musim lalu sehingga sudah mengetahui gaya bermain Persib.

Pengalaman tersebut tentu menjadi modal berharga bagi Modou Joof. Yap, ia sudah pernah merasakan atmosfer pertandingan ketika menghadapi Persib.

Baboucarr Touray

Selain Modou Joof, Baboucarr Touray merupakan pemain Manila Digger yang patut diwaspadai. Sama seperti Modou Joof, pemain asal Gambia tersebut juga pernah menghadapi Persib pada musim lalu.

Baboucarr Touray biasanya diplot sebagai penyerang sayap. Keunggulan fisik menjadi senjata utama pemain berusia 20 tahun itu ketika berduel dengan pemain lawan.

Pemain asal Gambia ini berpotensi berhadapan langsung dengan bek sayap Persib, yakni Eliano Reijnders atau Kakang Rudianto.

Rico Andes

Pemain berusia 28 tahun tersebut merupakan penyerang anyar Manila Digger musim ini. Kehadiran Rico Andes pastinya untuk menambah daya gedor The Diggers musim ini.

Rico Andes didatangkan Manila Digger dari klub kasta kedua Liga Thailand, Pattani FC.

Musim lalu, dia berhasil mencetak dua gol dari lima pertandingan yang dijalani.

Idnews.top – Liverpool harus puas bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest pada laga Premier League 2026/2027 di Anfield, Sabtu (29/8/2026) malam WIB. Hasil tersebut diwarnai insiden kontroversial yang melibatkan manajer Andoni Iraola, ofisial keempat, hingga Alisson Becker.

Iraola merasa kesal karena tiga pergantian pemain yang hendak dilakukan Liverpool tidak bisa segera diproses. Situasi tersebut terjadi sesaat sebelum Nottingham Forest mendapatkan lemparan ke dalam yang berujung pada gol kedua mereka.

Forest kemudian memperoleh hadiah penalti setelah Alisson melakukan pelanggaran terhadap Neco Williams di kotak terlarang. Morgan Gibbs-White menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa tuan rumah berbalik unggul 2-1.

Kemarahan Iraola tidak berhenti setelah pertandingan berakhir. Alisson juga terlihat meluapkan emosinya dengan menendang papan pergantian pemain hingga rusak setelah sebelumnya menerima kartu kuning karena memprotes keputusan penalti.

Iraola Pertanyakan Profesionalisme Ofisial Keempat

Liverpool sebenarnya sedang berupaya melakukan tiga pergantian pemain sebelum momen yang berujung pada penalti tersebut. Namun, ofisial keempat Tim Robinson dinilai belum menyiapkan papan pergantian pemain ketika Liverpool ingin memasukkan pemain baru.

Keterlambatan itu membuat Nottingham Forest bisa melakukan lemparan ke dalam dengan cepat. Pertahanan Liverpool kemudian berada dalam situasi tidak ideal hingga Alisson keluar dari sarangnya untuk menghadang Neco Williams dan berujung pelanggaran.

“Saya tentu akan menganalisis penalti itu, tetapi seorang ofisial keempat yang profesional tidak seharusnya menghabiskan waktu tiga menit untuk pergantian pemain,” ujar Iraola kepada TNT Sports.

“Kami sudah mengajukan pergantian pemain dua atau tiga menit sebelumnya. Saya marah karena pada kesempatan berhenti sebelumnya kami tidak bisa melakukannya. Lalu sebelum lemparan ke dalam, saya berkata ‘ayo lakukan sekarang’, tapi entah bagaimana menjelaskannya, butuh waktu sangat lama hanya untuk menyiapkan dua papan pergantian,” sambungnya.

Alisson Ikut Meluapkan Kemarahan

Di lapangan, Alisson juga menunjukkan kekecewaannya terhadap keputusan penalti. Kiper Liverpool itu menerima kartu kuning setelah memprotes wasit Sam Barrott atas keputusan memberikan hadiah penalti kepada Nottingham Forest.

Emosi Alisson bahkan belum mereda setelah pertandingan berakhir. Kiper veteran tersebut terlihat menendang salah satu papan pergantian pemain dengan keras hingga papan itu pecah dan berlubang.

Liverpool akhirnya terhindar dari kekalahan setelah Victor Munoz mencetak gol penyama kedudukan pada fase akhir pertandingan. Namun, insiden papan pergantian pemain menjadi salah satu sorotan utama setelah duel sengit di Anfield tersebut.

PSM punya misi besar dengan penunjukan Darije Kalezic sebagai nakhoda tim di BRI Super League 2026/2027.

Juku Eja ingin merajut kembali prestasi tinggi bersama pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu, yang pernah mengukir memori indah membawa trofi juara Piala Indonesia ke Makassar pada 2019.

PSM tetap menjaga tradisi mengikat pelatihnya dengan durasi panjang. Sebelumnya, Robert Rene Alberts pernah menukangi PSM pada Liga 1 2016-2018. Berikutnya disusul Bernardo Tavares di periode 2022-2025.

Darije Kalezic pun telah sepakat teken kontrak selama tiga tahun mulai 2026 hingga 2029.

Di tangan Robert Albert dan Bernardo Tavares, PSM menunjukkan kekuatan sebagai tim tradisional yang punya daya saing kuat di kasta tertinggi Indonesia.

Kendati tanpa gelar juara, selama dua musim beruntun, Robert Albert membawa PSM menghuni posisi tiga besar. Prestasi Bernardo Tavares lebih cemerlang dengan mempersembahkan gelar juara Liga 1 2022/2023.

Kembalikan Marwah

Kehadiran Darije Kalezic diharapkan mengembalikan marwah PSM ke posisi teratas kembali karena musim lalu, mereka harus susah payah untuk finis di urutan ke-15.

Pergerakan PSM di bursa transfer musim relatif lamban bila dibandingkan dengan kontestan lainnya. Gerak lambat ini ternyata mereka ingin membangun kekuatan dengan cermat.

Per 28 Agustus 2026, PSM masih memiliki total 29 pemain.

Sikap tak tergesa-gesa ini diperlihatkan PSM saat mengimpor satu per satu pemain asing. Total sudah tujuh sosok asing baru yang telah bergabung untuk melengkapi dua pemain lawas, Aloisio Neto dan Victor Luiz.

Dari tujuh awak asing baru itu cukup heboh adalah perekrutan Navarone Foor dan Sergio Aguero. Nama pertama merupakan gelandang asal Belanda yang memiliki darah keturunan Toraja.

Tampaknya PSM masih lekat dengan gelandang dari Negeri Kincir Angin. Sebelumnya dua nama Belanda yang sangat lekat dengan PSM adalah Wiljan Pluim dan Marc Klok.

Tak Asing Karakter PSIM

Navarone Foor lama berkarier di Eredivisie Belanda. Klub terakhirnya adalah VVV-Venlo. Namun, dia juga pernah bertualang bermain di Liga Siprus, Latvia, Uni Emirat Arab hingga Thailand.

Sergio Aguero yang resmi bergabung 1 Agustus. Dia diganjar kontrak hingga 2028. Ini sebuah apresiasi sangat pantas untuk seorang gelandang versatile andalan Timnas Malaysia.

Darije Kalezic sudah tak asing lagi dengan karakter khas PSM karena pada musim 2018/2019, dia menyelesaikan 53 pertandingan dengan catatan 24 menang, tujuh imbang, dan 22 kekalahan.

Jumlah laga itu terjadi di Liga 1, Piala Indonesia, dan Piala AFC.

Juru taktik berusia 56 tahun itu juga beruntung karena dia masih memiliki lima mantan anak asuhnya di PSM tujuh tahun silam.

Mereka adalah kiper Hilmansyah dan Syaiful Syamsuddin. Tiga sosok lainnya Rasyid Bakri, Abdul Rahman, dan Muhammad Arfan. Dari jajaran staf pelatih, Ahmad Amiruddin juga masih setia mendampingi sebagai asisten.

Kental Eropa Timur

Skuat PSM musim ini sangat kental aroma Eropa, terutama dari belahan Timur.

PSM tak risau tinggalkan kapten timnya, Yuran Fernandes, yang hijrah ke Persebaya. Darije Kalezic mendaratkan dua bek tengah, Dusan Lagator (Montenegro) dan Nenad Lalic (Serbia).

Stefan Jevtoski (Makedonia Utara) akan berkolaborasi dengan Aloisio Neto dan Sergio Aguero di sektor tengah.

PSM juga punya duet penyerang berpaspor Serbia dengan nama depan Luka yang masih berusia emas, yakni Luka Bulatovic dan Luka Cumic.

Dengan komposisi pemain di atas, PSM bakal meramaikan persaingan Super League musim ini. Setidaknya, minimal PSM bisa mengulang kembali sebagai juara Piala Indonesia yang kini bertajuk League Cup.

Daftar Pemain PSM untuk Kompetisi Musim 2026/2027

Kiper: Hilmansyah, Ardiansyah, Syaiful Syamsuddin, Poetro Negoro, Agus Al Faris.

Belakang: Dusan Lagator, Nenad Lalic, Aloísio Neto, Agung Mannan, Victor Luiz, Henhen Herdiana, Mufli Hidayat, Stefan Jevtoski, Akbar Tanjung, Ananda Raehan.

Tengah: Muhammad Arfan, Resky Fandi, Navarone Foor, Rasyid Bakri, Sergio Aguero.

Depan: Fahrul Aditia, Kaka Amrullah, Rizky Eka Pratama, Luka Bulatovic, Abdul Rahman, Gala Pagamo, Muhammad Fahrul, Luka Cumic, Arham Darmawan.

Inter Milan akan bertandang ke Unipol Domus untuk menghadapi Cagliari pada pekan kedua Serie A 2026/2027, Senin (31/8) dini hari nanti. Kedua tim sama-sama mengawali musim dengan kemenangan, tetapi rekor pertemuan membuat Nerazzurri tetap menjadi favorit utama untuk meraih tiga poin di laga ini.

Cagliari membuka musim dengan kemenangan 1-0 atas Parma. Alessandro Romano menjadi pahlawan lewat gol spektakuler dari jarak jauh pada debutnya sebagai starter di Serie A. Hasil tersebut terasa spesial karena menjadi kemenangan pembuka musim yang langka bagi Rossoblu, yang sebelumnya hanya sekali menang dalam 12 laga perdana Serie A.

Pasukan Fabio Pisacane juga sebelumnya menang 1-0 atas Arezzo di Coppa Italia. Artinya, Cagliari datang dengan modal dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Namun, tantangan kali ini jauh lebih berat.

Inter memulai misi mempertahankan Scudetto dengan kemenangan telak 4-1 atas Monza. Hakan Calhanoglu, Yann Bisseck, Piotr Zielinski, dan Francesco Pio Esposito bergantian mencetak gol, dengan gol backheel spektakuler Esposito menjadi salah satu sorotan pertandingan.

Menariknya, Lautaro Martinez gagal mencetak gol pada laga tersebut, sementara Marcus Thuram memulai pertandingan dari bangku cadangan. Kondisi itu membuka peluang bagi Thuram untuk kembali ke starting XI dan berduet dengan Lautaro di lini depan.

Cagliari kemungkinan akan mengandalkan organisasi pertahanan yang rapat sebelum menyerang melalui transisi cepat. Daniel Maldini, yang baru bergabung dari Atalanta, berpotensi menjadi kreator utama di belakang Paul Mendy.

Absennya Sebastiano Esposito tentu menjadi kehilangan bagi tuan rumah. Pisacane harus mencari alternatif untuk menjaga daya gedor tim, terutama menghadapi Inter yang memiliki kualitas tinggi dalam mengontrol permainan.

Inter, di sisi lain, akan tetap mengandalkan permainan menyerang yang agresif. Nerazzurri mencetak 89 gol di Serie A musim lalu, menjadi tim paling produktif, dan melanjutkan ketajaman tersebut dengan empat gol ke gawang Monza.

Kembalinya Thuram ke lini depan berpotensi memberikan dimensi berbeda. Jika ia dipasangkan dengan Lautaro, Inter akan memiliki kombinasi kecepatan, kekuatan fisik, dan pergerakan yang bisa menyulitkan pertahanan Cagliari.

Kunci bagi Inter adalah memanfaatkan sisi lapangan dan menciptakan ruang untuk duet penyerang mereka. Sementara itu, Cagliari harus mampu menjaga disiplin blok pertahanan serta memanfaatkan setiap kesempatan saat Inter kehilangan bola.

Prakiraan Susunan Pemain Cagliari vs Inter Milan

Cagliari (4-3-2-1): Caprile; Pedro, Mina, Rodriguez, Obert; Adopo, Winks, Romano; Maldini, Fazzini; Mendy

Pelatih: Fabio Pisacane

Inter Milan (3-5-2): J. Martinez; Bisseck, Akanji, Bastoni; Diouf, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Esposito, L. Martinez

Pelatih: Cristian Chivu

Prediksi Skor Cagliari vs Inter Milan

Ketangguhan Cagliari yang tidak terkalahkan sejak pra musim 2026 ini akan diuji di laga ini. Mereka harus berhadapan dengan sang juara bertahan Serie A, Inter Milan.

Cagliari menunjukkan gaya bermain yang disiplin dan mampu mengancam dengan serangan balik cepat. Namun dominasi Inter akan jadi ujian berat bagi mereka di laga ini, terutama Inter kini punya lini serang yang sangat mematikan.

I Rossoblu juga punya sejarah buruk saat berjumpa dengan Inter. Jadi pasukan Fabio Pisacane bakal diuji hingga batas tertinggi mereka untuk meredam sang juara bertahan.

Prediksi Skor: Cagliari 1-3 Inter Milan

Link Streaming dan Siaran Langsung Cagliari vs Inter

Cagliari vs Inter Milan

Jadwal: Senin, 31 Agustus 2026

Kick Off: Pkl 01.45 WIB

Venue: Stadio Unipol Domus, Sardinia

Live Streaming: Vidio

Haaland Man of the Match Crystal Palace vs Man City

BolaIndonesia – Erling Haaland terpilih sebagai Man of the Match Crystal Palace vs Man City setelah tampil gemilang dalam kemenangan Manchester City dengan skor 4-1 pada pekan kedua Premier League 2026/2027. Penyerang asal Norwegia itu menjadi mimpi buruk lini belakang Crystal Palace setelah mencetak dua gol di Selhurst Park.

Manchester City tampil meyakinkan dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB. Selain dua gol Haaland, Rayan Cherki juga mencetak dua gol untuk membawa The Citizens mengamankan kemenangan kedua mereka secara beruntun di awal musim.

Haaland Man of the Match Buka Keunggulan Manchester City

Erling Haaland langsung menunjukkan ketajamannya sejak babak pertama. Pada menit ke-17, striker Manchester City tersebut berhasil membuka keunggulan melalui sundulan setelah menerima umpan silang Antoine Semenyo.

Haaland mampu mengarahkan bola melewati jangkauan Dean Henderson. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertamanya di Premier League musim 2026/2027.

Setelah mencetak gol, Haaland terus menjadi ancaman utama bagi pertahanan Crystal Palace. Pergerakannya di dalam kotak penalti membuat barisan belakang tuan rumah harus bekerja keras untuk mengantisipasi setiap serangan Manchester City.

Haaland Kembali Cetak Gol pada Babak Kedua

Manchester City semakin sulit dihentikan setelah turun minum. Rayan Cherki mencetak dua gol pada menit ke-54 dan ke-59 untuk membawa tim tamu unggul jauh.

Crystal Palace sempat mendapatkan gol balasan pada menit ke-56 melalui gol bunuh diri Gianluigi Donnarumma setelah tendangan bebas Yeremy Pino mengenai kiper Manchester City dan masuk ke gawang.

Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan.

Manchester City kembali menguasai permainan dan terus menciptakan peluang. Haaland akhirnya melengkapi penampilan impresifnya pada menit ke-84.

Menerima umpan dari Phil Foden, Haaland melepaskan penyelesaian keras dengan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Bola meluncur ke pojok atas gawang dan membuat Manchester City unggul 4-1.

Haaland Man of the Match dengan Dua Gol

Dua gol yang dicetak Haaland menjadi salah satu alasan utama dirinya dinobatkan sebagai Man of the Match Crystal Palace vs Man City.

Penyerang berusia 26 tahun itu menunjukkan kualitasnya sebagai striker nomor sembilan. Haaland tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga memperlihatkan kemampuan membaca ruang dan menentukan posisi yang tepat di dalam kotak penalti.

Gol pertama melalui sundulan membuktikan kemampuannya dalam duel udara. Sementara gol kedua menunjukkan ketenangan Haaland ketika mendapatkan ruang di area berbahaya.

Menurut laporan pertandingan, Haaland mencatat dua gol dari nilai expected goals (xG) sebesar 0,40. Ia juga mendapatkan 58 persen suara dalam pemungutan suara resmi Man of the Match.

Cherki Juga Tampil Menggila

Meski Haaland menjadi Man of the Match, Rayan Cherki juga layak mendapatkan sorotan besar.

Pemain asal Prancis itu mencetak dua gol dalam rentang waktu singkat pada babak kedua. Gol pertamanya lahir melalui aksi individu yang brilian, sedangkan gol keduanya membantu Manchester City kembali menjauh setelah Palace sempat memperkecil skor.

Penampilan Cherki membuat lini serang Manchester City semakin berbahaya. Kombinasinya dengan Haaland dan dukungan Phil Foden memberikan banyak variasi dalam serangan The Citizens.

Bahkan, laporan Reuters menyebut Cherki tampil sangat menonjol dalam kemenangan tersebut, meski Haaland tetap memberikan kontribusi penting dengan dua gol.

Manchester City Sempurna di Awal Musim

Kemenangan atas Crystal Palace membuat Manchester City mengoleksi enam poin dari dua pertandingan Premier League 2026/2027.

The Citizens sebelumnya juga berhasil meraih kemenangan pada pertandingan pembuka musim. Kini, tim asuhan Enzo Maresca menunjukkan tanda-tanda positif setelah mampu mencetak banyak gol dalam dua pertandingan awal.

Kemenangan 4-1 di Selhurst Park juga menjadi bukti bahwa Manchester City tetap memiliki kekuatan besar di lini depan meski memasuki era baru bersama Maresca.

Haaland menjadi salah satu pemain terpenting dalam proyek tersebut. Ketajamannya di depan gawang membuat Manchester City memiliki senjata utama untuk menghadapi persaingan panjang di Premier League.

Haaland Man of the Match Kembali Jadi Andalan Manchester City

Performa Haaland melawan Crystal Palace menjadi sinyal positif bagi Manchester City. Setelah gagal mencetak gol pada pertandingan pembuka liga, striker Norwegia itu langsung menjawab kritik dengan dua gol sekaligus.

Yang lebih penting, Haaland menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi pusat permainan di lini depan Manchester City.

Dengan dua gol tersebut, ia tidak hanya membantu City meraih kemenangan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.

Jika konsistensi ini berlanjut, Haaland berpotensi kembali menjadi salah satu kandidat kuat pencetak gol terbanyak Premier League musim ini.

Kesimpulan

Erling Haaland layak dinobatkan sebagai Man of the Match Crystal Palace vs Man City. Dua golnya membantu Manchester City meraih kemenangan telak 4-1 di Selhurst Park.

Rayan Cherki memang tampil luar biasa dengan dua gol, tetapi ketajaman Haaland tetap menjadi salah satu faktor utama kemenangan The Citizens.

Dengan enam poin dari dua pertandingan, Manchester City mengawali era baru bersama Enzo Maresca dengan sangat menjanjikan. Sementara bagi Haaland, dua gol ke gawang Crystal Palace menjadi pernyataan bahwa mesin gol asal Norwegia itu siap kembali meneror pertahanan lawan di Premier League.

PSG Comeback di Markas Lille, 2 Gol Injury Time

BolaIndonesia – PSG comeback di markas Lille dengan cara dramatis pada pekan kedua Ligue 1 2026/2027. Sempat tertinggal dua gol hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan, Paris Saint-Germain akhirnya mampu bangkit dan memaksakan hasil imbang 2-2.

Pertandingan yang berlangsung di Decathlon Arena-Stade Pierre-Mauroy, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB, menghadirkan drama hingga detik terakhir. Lille bahkan sudah berada di ambang kemenangan sebelum PSG mencetak dua gol pada masa injury time.

Hasil ini membuat PSG kembali harus puas dengan satu poin setelah sebelumnya meraih hasil imbang pada laga pembuka Ligue 1.

Sementara itu, Lille gagal mempertahankan keunggulan dua gol yang sudah mereka bangun hingga penghujung pertandingan.

PSG Comeback di Markas Lille

Lille langsung memberikan tekanan sejak pertandingan dimulai. Tuan rumah mampu membuat PSG kesulitan mengembangkan permainan, terutama melalui serangan cepat dan pergerakan para pemain depan.

PSG sebenarnya sempat mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan. Achraf Hakimi memiliki kesempatan setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Lille. Namun, tembakannya masih melebar dan hanya mengenai sisi luar tiang gawang.

Sebaliknya, Lille berhasil memaksimalkan peluang yang mereka dapatkan. Pada menit ke-21, Hakon Arnar Haraldsson membuka keunggulan tuan rumah.

PSG berusaha meningkatkan tekanan setelah tertinggal. Namun, hingga babak pertama berakhir, pertahanan Lille tetap mampu menjaga keunggulan.

PSG Bangkit dan Samakan Kedudukan

Memasuki babak kedua, PSG comeback mengubah situasi dengan meningkatkan intensitas serangan. Khvicha Kvaratskhelia dimainkan untuk menambah kreativitas di lini depan.

Pemain asal Georgia itu langsung memberikan ancaman. Namun, upayanya melalui tembakan melengkung masih belum tepat sasaran.

Lille kemudian memilih bermain lebih bertahan sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Strategi tersebut cukup efektif karena PSG kesulitan menemukan ruang di sekitar kotak penalti.

Ketika PSG semakin gencar menyerang, Lille justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-85. Dilane Bakwa menerima ruang dan melepaskan tembakan kaki kiri yang mengarah ke sudut jauh gawang PSG.

Safonov tidak mampu menjangkau bola tersebut. Skor berubah menjadi 2-0 dan Lille semakin dekat dengan kemenangan.

PSG Comeback di Injury Time

Dalam kondisi tertinggal dua gol hingga memasuki menit ke-90, peluang PSG untuk mendapatkan poin terlihat sangat kecil.

Namun, Les Parisiens tidak menyerah.

Vitinha menjadi pemain yang menghidupkan kembali harapan PSG. Pada menit pertama masa tambahan waktu, gelandang Portugal tersebut melepaskan tembakan indah yang berhasil menembus gawang Lille.

Skor berubah menjadi 2-1. PSG kini hanya membutuhkan satu gol untuk menyelamatkan satu poin.

Momentum pun sepenuhnya berpindah kepada tim tamu. Para pemain PSG terus menekan pertahanan Lille dan memanfaatkan setiap kesempatan bola mati.

Drama mencapai puncaknya pada menit ke-95. PSG mendapatkan situasi bola mati yang kemudian menghasilkan kemelut di kotak penalti.

Vitinha kembali memainkan peran penting. Umpannya diarahkan ke area berbahaya dan Marquinhos muncul sebagai penyelamat.

Sang kapten PSG menyambut bola dengan sundulan keras yang mengarah ke sudut gawang. Bola akhirnya bersarang di gawang Lille dan mengubah skor menjadi 2-2.

Mental Juara PSG Kembali Terlihat

Setelah gol Marquinhos, tidak ada lagi gol yang tercipta. PSG pun membawa pulang satu poin dari markas Lille setelah melakukan comeback luar biasa.

Dua gol pada masa injury time menjadi bukti bahwa PSG masih memiliki mental untuk berjuang sampai peluit akhir. Vitinha tampil sebagai tokoh utama dengan satu gol dan satu assist, sedangkan Marquinhos menjadi pencetak gol penyama kedudukan yang menyelamatkan Les Parisiens dari kekalahan.

Namun, hasil imbang tersebut juga menunjukkan bahwa PSG masih memiliki pekerjaan rumah. Sang juara bertahan kembali kehilangan poin setelah sebelumnya ditahan Rennes pada pertandingan pembuka musim.

Bagi Lille, hasil ini tentu terasa sangat mengecewakan. Mereka sudah unggul 2-0 hingga waktu normal berakhir, tetapi akhirnya harus berbagi poin setelah PSG mencetak dua gol secara beruntun di masa injury time.

Dengan demikian, comeback dramatis PSG di markas Lille menjadi salah satu cerita terbesar dari pekan kedua Ligue 1. Les Parisiens belum tampil sempurna, tetapi karakter mereka untuk terus berjuang sampai akhir kembali menjadi pembeda.

Idnews.top – Erling Haaland terpilih sebagai Man of the Match dalam laga Crystal Palace vs Manchester City. Penyerang asal Norwegia itu tampil tajam dan berperan besar dalam kemenangan telak The Citizens.

Manchester City meraih kemenangan 4-1 saat bertandang ke markas Crystal Palace pada pekan ke-2 Premier League 2026/2027. Pertandingan di Selhurst Park, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB, menjadi panggung bagi ketajaman lini depan City.

Haaland menjadi bintang kemenangan Manchester City dengan memborong dua gol. Rayan Cherki turut menyumbangkan dua gol, sedangkan Crystal Palace hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol bunuh diri Gianluigi Donnarumma.

Hasil tersebut membuat Manchester City mempertahankan catatan sempurna pada awal musim. Tim asuhan Enzo Maresca mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan berada di puncak klasemen sementara.

Performa Erling Haaland

Haaland langsung memberikan ancaman bagi pertahanan Crystal Palace sejak babak pertama. Ia membuka keunggulan Manchester City pada menit ke-17 melalui sundulan terarah setelah menerima umpan silang.

Penyerang Norwegia itu kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang pertandingan berakhir. Pada menit ke-84, Haaland menyelesaikan umpan datar di dalam kotak penalti dengan sepakan keras ke pojok kiri atas.

Dua gol tersebut menjadi bukti ketajaman Haaland dalam memanfaatkan peluang yang didapat. Ia tercatat membukukan dua gol dengan nilai expected goals (xG) sebesar 0,40.

Kontribusi tersebut membuat Haaland terpilih sebagai Man of the Match versi Premier League. Ia mendapatkan 58 persen suara dalam pemungutan suara resmi.

Susunan Pemain

Crystal Palace (3-4-2-1): Dean Henderson; Takehiro Tomiyasu, Chris Richards, Jaydee Canvot; Anan Khalaili, Adam Wharton, Daichi Kamada, Tyrick Mitchell; Yeremy Pino, Eddie Nketiah; Jorgen Strand Larsen.

Pelatih: Pierre Sage

Manchester City (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Abdukodir Khusanov, Ruben Dias, Josko Gvardiol, Nico O’Reilly; Marc Guehi, Elliot Anderson; Phil Foden, Rayan Cherki, Antoine Semenyo; Erling Haaland.

Pelatih: Enzo Maresca

Penyerang anyar PSIM Yogyakarta, Adrian Dalmau, mulai menikmati proses adaptasi bersama Laskar Mataram. Satu di antara faktor yang membuatnya cepat menyesuaikan diri adalah keberadaan pelatih Jean-Paul van Gastel.

Kendati berasal dari Spanyol, Dalmau punya pengalaman berkarier di Liga Belanda selama beberapa musim. Oleh karena itu, gaya latihan dan permainan yang diterapkan Van Gastel terasa cukup familier baginya.

Mantan pemain FC Utrecht tersebut menilai pendekatan pelatih asal Belanda tersebut memiliki banyak kesamaan dengan sepak bola yang selama ini dikenalnya di Eropa.

“Itu adalah sesuatu yang sangat saya sukai. Saya menganggap semua latihan dan gaya bermain akan mirip dengan apa yang biasa saya lakukan di Belanda dan Eropa umumnya. Tidak ada perbedaan besar,” ujar Dalmau.

“Jadi, itu sempurna untuk gaya bermain saya sebagai pemain tipikal menyerang dan kombinasi. Dari apa yang saya lihat pada minggu-minggu pertama latihan, saya sangat menyukainya,” lanjutnya.

Fokus Berikan Kontribusi

Dalmau menandatangani kontrak selama semusim bersama PSIM. Durasi tersebut menurutnya jadi kesempatan bagi kedua pihak untuk melihat bagaimana proses adaptasi dan kerja sama berjalan.

“Saya baru menandatangani kontrak selama satu tahun. Saya pikir dari kedua belah pihak perlu saling melihat dulu,” kata pemain berusia 32 tahun itu.

Di sisi lain, Dalmau tak menutup peluang melanjutkan kerja sama setelah kontraknya habis. Namun, saat ini ia memilih fokus memberikan kontribusi terbaik untuk PSIM.

“Jika adaptasi berjalan baik dan semuanya lancar, setelah itu kami bisa berbicara lagi. Tapi, sekarang ini lebih tentang beradaptasi dengan banyak hal baru dan menunjukkan bahwa saya bisa memberikan nilai bagi klub,” ucapnya.

“Kita lihat saja nanti di bulan-bulan mendatang, tapi di minggu-minggu pertama ini semuanya terlihat sempurna,” lanjut jebolan akademi Real Madrid tersebut.

Cuaca Jadi Tantangan

Sebelumnya, Dalmau mengakui mulai merasakan tantangan baru usai beberapa pekan berada di Indonesia. Cuaca menjadi satu di antara hal utama yang harus disesuaikan.

“Saya pikir hal yang paling khusus adalah cuacanya. Saya bermain selama tujuh tahun terakhir di Belanda dan Polandia, jadi cuacanya sangat berbeda dengan di sini,” tutur Dalmau.

“Ini tentang beradaptasi dengan suhu, kelembapan, dan pernapasan. Ini salah satu kendala yang harus kami hadapi, tapi sisanya mudah bagi saya. Makanan, budaya, dan lingkungan saya sangat menyukainya.”

“Saya berasal dari Mallorca, cuacanya mirip dengan di sini. Tapi, sudah lama tidak bermain dalam kondisi seperti ini. Ini tentang beradaptasi, tapi semuanya akan baik-baik saja,” ucap Dalmau.

BolaIndonesia – Barcelona 2-0 Bilbao menjadi hasil penting dalam laga La Liga 2026/2027 di Spotify Camp Nou. Barcelona mampu menang 2-0 atas Athletic Bilbao berkat permainan yang efektif.

Hasil ini membuat Barcelona melanjutkan start sempurna di La Liga. Namun, kemenangan tersebut tidak hanya berbicara tentang tiga poin. Penampilan Anthony Gordon, kualitas pemain pelapis, serta beberapa celah di lini pertahanan menjadi tiga hal menarik yang patut diperhatikan dari permainan Blaugrana.

Barcelona 2-0 Bilbao: Anthony Gordon Tunjukkan Kecergasan dan Energi

Anthony Gordon kembali menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian. Winger asal Inggris tersebut dipercaya tampil sejak menit awal dan menempati sisi kiri lini serang Barcelona.

Gordon menunjukkan karakter permainan yang berbeda. Kecepatan dan kemampuannya membawa bola memberikan variasi tambahan dalam serangan Barcelona. Ia mampu menjaga lebar lapangan sekaligus membuka ruang bagi pemain lain untuk melakukan penetrasi.

Salah satu kontribusinya terlihat ketika Gordon melakukan kerja sama yang kemudian membuka peluang bagi Lamine Yamal. Barcelona sendiri mencatat momen tersebut dalam laporan pertandingan resmi mereka.

Gordon juga menjadi sorotan ketika terjatuh di kotak penalti Bilbao. Para pemain Barcelona sempat meminta hadiah penalti, tetapi wasit tidak memberikan keputusan tersebut.

Meski belum mencetak gol, kontribusi Gordon memperlihatkan bahwa Barcelona mendapatkan senjata baru di sektor sayap.

Barcelona 2-0 Bilbao: Raphinha dan Fermín Jadi Penentu

Barcelona tetap mengandalkan kualitas pemain yang sudah terbukti. Raphinha kembali menjadi pemain penting setelah mencetak gol pembuka pada menit ke-37.

Gol tersebut lahir dari kombinasi permainan Barcelona yang cepat. Raphinha menerima umpan dari Pedri sebelum melewati Unai Simón dan memasukkan bola ke gawang Bilbao.

Fermín López kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-82. Gelandang Barcelona itu memanfaatkan kesalahan lini belakang Bilbao untuk mencetak gol kedua.

Dua gol tersebut menunjukkan bahwa Barcelona tidak harus selalu mengandalkan Lamine Yamal untuk menciptakan perbedaan.

Barcelona 2-0 Bilbao: Kedalaman Skuad Barcelona Semakin Menjanjikan

Salah satu kesimpulan terbesar dari pertandingan ini adalah semakin dalamnya skuad Barcelona.

Hansi Flick memiliki banyak pilihan di bangku cadangan. Nama seperti Rodri, Dani Olmo, Jules Koundé, Alejandro Balde, Andreas Christensen, João Cancelo, hingga Karim Adeyemi memberikan banyak opsi ketika pertandingan membutuhkan perubahan.

Rodri bahkan menjalani debutnya bersama Barcelona setelah masuk dari bangku cadangan. Kehadirannya memberikan dimensi baru di lini tengah sekaligus menjadi salah satu momen penting pertandingan.

Kondisi ini sangat penting untuk Barcelona yang harus menghadapi jadwal padat sepanjang musim. Persaingan La Liga, Liga Champions, dan kompetisi lainnya membutuhkan skuad dengan kualitas merata.

Flick kini tidak hanya memiliki sebelas pemain utama. Ia memiliki banyak pemain yang dapat mengubah jalannya pertandingan.

Barcelona 2-0 Bilbao: Masalah Pertahanan Masih Menghantui

Di balik kemenangan 2-0, Barcelona tetap memiliki pekerjaan rumah.

Garis pertahanan tinggi yang diterapkan Flick memberikan keuntungan ketika Barcelona menguasai bola, tetapi juga memiliki risiko besar ketika lawan mampu melakukan serangan balik dengan cepat.

Athletic Bilbao beberapa kali berhasil menemukan ruang di belakang pertahanan Barcelona. Bahkan, tim tamu sempat mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan ketika tembakan Oihan Sancet mengenai tiang. Setelah peluang tersebut, Barcelona justru mencetak gol kedua.

Joan García juga memainkan peran penting dalam menjaga gawang Barcelona tetap bersih. Di sisi lain, Unai Simón membuat sejumlah penyelamatan penting sehingga skor tidak berubah menjadi lebih besar.

Artinya, skor 2-0 memang menunjukkan Barcelona tampil efektif, tetapi bukan berarti pertahanan mereka sudah sepenuhnya aman.

Barcelona Punya Banyak Senjata, tetapi Harus Lebih Rapi

Kemenangan atas Bilbao memperlihatkan gambaran menarik mengenai Barcelona musim ini.

Di lini depan, Gordon memberikan kecepatan baru. Raphinha terus menunjukkan produktivitas. Lamine Yamal tetap menjadi ancaman utama, sementara Fermín mampu muncul sebagai pencetak gol.

Di lini tengah, kehadiran Rodri membuat opsi Flick semakin beragam. Sementara itu, kualitas pemain seperti Pedri membuat Barcelona tetap mampu mengontrol pertandingan.

Namun, pertahanan masih harus mendapatkan perhatian. Ketika menghadapi tim dengan kualitas serangan balik yang lebih tinggi, celah di belakang garis pertahanan bisa menjadi masalah serius.

Barcelona memang mendapatkan kemenangan 2-0 dan mencatat clean sheet. Akan tetapi, pekerjaan Flick belum selesai.

Kesimpulan

Barcelona 2-0 Bilbao menjadi kemenangan yang memperlihatkan semakin lengkapnya kekuatan Blaugrana. Anthony Gordon menunjukkan potensi besar, kedalaman skuad semakin meyakinkan, sementara Raphinha dan Fermín menjadi penentu kemenangan.

Namun, masalah pertahanan tetap menjadi catatan. Barcelona harus mampu menjaga keseimbangan antara agresivitas menyerang dan keamanan di lini belakang.

Jika Flick berhasil memperbaiki aspek tersebut, Barcelona berpotensi menjadi tim yang jauh lebih sulit dihentikan musim ini.