28 Oktober 2026

#SepakBolaHariIni

Man City vs Porto: Menang 2-0 di Markas Porto, Haaland Menggila

Boladonesia – Man City vs Porto berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Manchester City di markas FC Porto. The Citizens sukses melewati ujian berat dalam laga pembuka Liga Champions 2026/2027 di Estádio do Dragão.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Manchester City dalam perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini. Bermain di hadapan atmosfer panas suporter Porto, City tidak selalu tampil dalam performa terbaiknya. Namun, mereka menunjukkan kematangan untuk tetap bertahan, menunggu kesempatan, lalu menghukum tuan rumah melalui ketajaman Haaland.

Babak Pertama Berjalan Ketat

Sejak pertandingan dimulai, Manchester City berusaha mengambil kendali permainan. Pasukan Enzo Maresca lebih banyak menguasai bola dan mencoba membangun serangan dari lini belakang.

Namun, Porto tampil disiplin. Pertahanan tuan rumah mampu membuat City kesulitan menemukan celah di sepertiga akhir lapangan.

Haaland beberapa kali menjadi sasaran umpan rekan-rekannya, tetapi peluang yang datang belum mampu menghasilkan gol. Porto juga berusaha memberikan tekanan melalui permainan agresif dan dukungan penuh dari tribun Estádio do Dragão.

Hingga turun minum, skor masih 0-0.

City memang terlihat lebih dominan dalam penguasaan permainan, tetapi Porto berhasil membuat pertandingan berjalan tidak nyaman bagi tim tamu. Situasi tersebut membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Haaland Langsung Mengubah Situasi

Kebuntuan akhirnya pecah hanya dua menit setelah babak kedua dimulai.

Pada menit ke-47, Erling Haaland mencetak gol pertama Manchester City melalui sundulan yang membuat Diogo Costa tidak mampu menghentikan bola. Gol tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan dan memberikan keuntungan besar bagi City.

Gol Haaland membuat Manchester City bermain lebih percaya diri. Porto yang sebelumnya mampu bertahan dengan cukup baik kini harus mengejar ketertinggalan.

Tuan rumah mencoba meningkatkan tekanan, tetapi City mampu menjaga organisasi permainan. Lini belakang The Citizens tidak memberikan banyak ruang kepada para pemain Porto untuk menciptakan peluang bersih.

Man City vs Porto: Porto Gagal Menemukan Jalan Keluar

Setelah tertinggal, Porto mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, upaya mereka tidak menghasilkan ancaman berarti ke gawang Gianluigi Donnarumma.

Manchester City justru tetap berbahaya melalui serangan balik dan penguasaan bola. Statistik pertandingan menunjukkan City mencatat 18 tembakan dengan 10 di antaranya mengarah ke sasaran, sedangkan Porto hanya menghasilkan empat percobaan tanpa satu pun yang tepat sasaran. City juga menguasai sekitar 60 persen bola.

Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana City mampu mengontrol pertandingan meskipun Porto sempat memberikan perlawanan sengit.

Haaland Kunci Kemenangan Man City

Dalam laga Man City vs Porto ini, Haaland kembali menunjukkan naluri predatornya ketika pertandingan tampaknya akan berakhir dengan skor 1-0.

Penyerang asal Norwegia tersebut mencetak gol keduanya pada menit ke-90+1. Haaland memanfaatkan peluang dari jarak dekat untuk memastikan Manchester City membawa pulang kemenangan 2-0.

Brace tersebut membuat Haaland menjadi pembeda utama dalam pertandingan. Ia tidak hanya mencetak gol pembuka, tetapi juga memastikan City tidak mendapatkan tekanan pada menit-menit akhir.

Menurut catatan Opta Analyst, dua gol tersebut membuat koleksi gol Haaland di Liga Champions mencapai 59 gol, sekaligus menempatkannya di posisi ketujuh daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi tersebut.

Ujian Berat Berhasil Dilewati

Kemenangan atas Porto terasa semakin penting karena Manchester City memiliki catatan yang kurang meyakinkan dalam sejumlah laga tandang Liga Champions sebelumnya. Karena itu, kemenangan di Estádio do Dragão menjadi awal positif bagi proyek baru Enzo Maresca di kompetisi Eropa.

Maresca juga mendapatkan kemenangan pertamanya di Liga Champions sebagai pelatih Manchester City. Timnya memang belum menunjukkan permainan yang benar-benar sempurna, tetapi kemampuan untuk meraih tiga poin dalam laga tandang sulit menjadi tanda positif.

City juga berhasil mengawali fase liga Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan. Berdasarkan jadwal UEFA, pertandingan berikutnya bagi Manchester City di kompetisi ini adalah menghadapi Paris Saint-Germain pada 14 Oktober 2026.

Man City Pulang dengan Tiga Poin

Pada akhirnya, Porto 0-2 Manchester City menjadi hasil yang sangat berharga bagi The Citizens.

Dua gol Haaland memastikan Manchester City pulang dari Portugal dengan tiga poin sekaligus memberikan sinyal bahwa mereka tetap menjadi salah satu kandidat kuat di Liga Champions musim ini.

Bagi Porto, kekalahan tersebut menjadi awal yang mengecewakan di hadapan pendukung sendiri. Sementara bagi City, kemenangan ini menunjukkan bahwa mereka mampu melewati pertandingan sulit meski tidak selalu tampil dominan secara spektakuler.

Erling Haaland sekali lagi menjadi jawabannya. Ketika Manchester City membutuhkan pemain untuk menentukan pertandingan, striker Norwegia itu hadir dengan dua gol yang memastikan langkah pertama The Citizens di Liga Champions 2026/2027 berjalan sempurna.

Paris Saint-Germain resmi mengawali perjuangan mereka untuk meraih gelar Liga Champions ketiga secara berturut-turut. Dalam laga perdana musim ini, juara bertahan asal Prancis itu akan menjamu Slovan Bratislava di Parc des Princes, Kamis (10/9/2026) dini hari nanti.

Musim lalu, PSG tampil begitu dominan hingga berhasil mengangkat trofi. Sebaliknya, Slovan yang harus melewati babak kualifikasi justru mencatatkan rekor kurang membanggakan pada penampilan perdana mereka di kompetisi ini, yakni delapan kekalahan dari delapan pertandingan.

Meskipun langkah PSG di fase grup musim lalu terbilang lambat, tim asuhan Luis Enrique tetap mampu menampilkan performa terbaiknya di babak gugur. Mereka sukses menaklukkan Monaco, Chelsea, dan Liverpool, sebelum mengatasi Bayern Munich di semifinal yang seru. Di partai puncak, PSG harus bermain imbang 1-1 melawan Arsenal di Budapest, tetapi akhirnya keluar sebagai pemenang lewat adu penalti.

Dengan pencapaian ini, PSG menjadi tim kedua di era Liga Champions yang mampu mempertahankan gelar, menyusul Real Madrid yang melakukannya dari tahun 2016 hingga 2018. Kini, mereka tampaknya ingin membangun era kejayaan yang lebih lama lagi, terlebih setelah Luis Enrique memperpanjang kontraknya sebagai pelatih.

Namun, awal musim ini terbilang berat bagi PSG. Meskipun mereka sukses mengalahkan Aston Villa dan meraih Piala Super Eropa, performa mereka di kompetisi domestik justru terseok-seok. Kekalahan dari Lens di ajang Trophee des Champions menjadi awal dari empat laga domestik tanpa kemenangan. Kini, mereka terdampar di peringkat ke-13 klasemen Ligue 1. Teranyar, PSG harus mengakui keunggulan Monaco di kandang sendiri dengan skor 2–1, Jumat malam lalu.

Di sisi lain, Slovan Bratislava datang ke Paris dengan semangat tinggi. Meski klub asal Slowakia ini bukanlah tim langganan fase grup, mereka tetap bersyukur bisa tampil di panggung utama musim ini. Pada debut mereka musim lalu, Slovan justru menjadi penghuni dasar klasemen dengan delapan kekalahan beruntun.

Kali ini, skuad asuhan Yaya Toure itu berniat tampil lebih kompetitif. Toure pun akan mencatat sejarah sebagai pelatih asal Afrika pertama yang memimpin di Liga Champions. Perjalanan Slovan menuju fase grup kali ini tidaklah mudah, karena mereka harus melewati kualifikasi kedelapan kalinya secara berturut-turut.

Setelah menyingkirkan Iberia Tbilisi dan juara Swedia Mjallby, mereka baru bisa lolos setelah melewati babak playoff yang dramatis. Saat melawan Celje, Slovan bermain imbang 1–1 di leg pertama, dan baru menang lewat perpanjangan waktu berkat gol Cristian Martinez yang menyelamatkan mereka dari adu penalti.

Sebagai juara domestik musim lalu, Slovan saat ini menempati posisi keempat di Liga Super Slowakia. Namun, dua kekalahan beruntun di liga lokal menjadi sinyal waspada sebelum mereka terbang ke Paris. Catatan lawatan Slovan ke Parc des Princes hanya sekali, yaitu pada ajang Liga Europa 2011/12, saat mereka kalah tipis 1–0. Tentu saja, kali ini mereka akan menghadapi lawan yang jauh lebih tangguh, yaitu sang juara bertahan.

Prakiraan Susunan Pemain PSG vs Slovan Bratislava

PSG (4-3-3): Safonov; Mendes, Pacho, Marquinhos, Hakimi; Ruiz, Vitinha, Neves; Kvaratskhelia, Dembele, Doue

Pelatih: Luis Enrique

Slovan Bratislava (4-3-3): Takac; Cruz, Bajric, Markovic, Blackman; Mustafic, Pokorny, Martinez; Camara, Sporar, Barseghyan

Pelatih: Yaya Toure

Prediksi Skor

Dalam sejarah Liga Champions, tidak ada satu pun juara bertahan dalam 35 edisi terakhir yang kalah pada laga kandang pertama mereka di musim berikutnya. Tren ini diprediksi akan terus berlanjut.

Meskipun PSG belum menunjukkan performa terbaiknya musim ini, Slovan juga sedang dalam tekanan usai kekalahan-kekalahan tak terduga di kompetisi domestik. Secara kualitas skuad, keduanya berada di level yang sangat berbeda.

Prediksi Skor: PSG 4–1 Slovan Bratislava

Enzo Fernandez Kagumi Haaland: “Monster” di Manchester City

Boladonesia – Enzo Fernandez langsung merasakan betapa berbahayanya Erling Haaland setelah keduanya tampil bersama Manchester City. Gelandang asal Argentina itu bahkan memberikan pujian tinggi kepada sang striker dan menyebut Haaland sebagai pemain yang luar biasa.

Pujian tersebut disampaikan Enzo Fernandez setelah Manchester City meraih kemenangan 2-0 atas FC Porto pada laga pembuka fase liga Liga Champions 2026/27, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. Haaland menjadi bintang utama setelah mencetak dua gol yang memastikan tiga poin untuk The Citizens.

Haaland Jadi Mesin Gol Manchester City

Erling Haaland menunjukkan kembali mengapa dirinya menjadi salah satu striker paling ditakuti di dunia. Menghadapi Porto di Estadio do Dragao, penyerang asal Norwegia itu sempat dibuat frustrasi oleh penjaga gawang Diogo Costa pada babak pertama.

Namun, Haaland tidak kehilangan ketenangannya. Setelah turun minum, ia akhirnya berhasil membuka keunggulan Manchester City melalui sundulan yang memanfaatkan umpan silang Enzo Fernandez.

Gol tersebut menjadi bukti cepatnya koneksi antara kedua pemain anyar City. Enzo mampu mengirimkan bola dengan akurat, sementara Haaland memperlihatkan kemampuan luar biasanya dalam membaca ruang dan memenangkan duel di kotak penalti.

Tidak berhenti di situ, Haaland kembali mencetak gol pada masa tambahan waktu. Brace tersebut membuat koleksi golnya bersama Manchester City semakin mengesankan. Ia kini telah mencetak 167 gol untuk The Citizens dan naik ke posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub.

Enzo Fernandez: Haaland Adalah Monster

Penampilan Haaland membuat Enzo Fernandez tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. Sang gelandang menilai rekan barunya memiliki kualitas yang sangat berbeda dibandingkan pemain lain.

Enzo bahkan menyebut Haaland sebagai “animal” dan “beast”, sebuah gambaran yang menunjukkan betapa terkesannya dirinya terhadap ketajaman sang striker.

“Haaland adalah hewan, sebuah monster. Setiap kali saya berada di lapangan, saya akan mencarinya,” ujar Enzo Fernandez setelah pertandingan.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Enzo sudah memahami bagaimana cara memanfaatkan pergerakan Haaland. Sebagai gelandang yang memiliki kemampuan mengirim umpan progresif, Enzo berpotensi menjadi salah satu pemasok bola utama bagi sang striker.

Ia juga berharap dapat memberikan lebih banyak assist kepada Haaland pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Kombinasi Enzo dan Haaland Mulai Menjanjikan

Koneksi antara Enzo Fernandez dan Erling Haaland tentu menjadi salah satu hal menarik yang patut diperhatikan di Manchester City musim ini.

Enzo baru bergabung dengan City dari Chelsea pada hari terakhir bursa transfer musim panas dengan nilai transfer mencapai £125 juta. Ia kemudian menjalani debut saat City menghadapi Coventry City di Premier League dan langsung memberikan kontribusi penting dalam proses terciptanya gol Haaland.

Kini, hubungan keduanya kembali menghasilkan sesuatu yang lebih konkret di Liga Champions.

Enzo memiliki kemampuan untuk mengalirkan bola dari lini tengah menuju area berbahaya. Sementara itu, Haaland mempunyai kecepatan, kekuatan fisik, insting mencetak gol, dan kemampuan duel udara yang sangat kuat.

Jika keduanya semakin memahami karakter permainan masing-masing, Manchester City bisa memiliki kombinasi berbahaya di lini tengah dan depan.

Haaland Bukan Hanya Rekan Setim

Selain memuji kualitas Haaland di atas lapangan, Enzo Fernandez juga mengungkapkan bahwa sang striker merupakan sosok yang sangat baik di luar lapangan.

Menurut Enzo, Haaland menyambut kedatangannya sejak hari pertama dan membantu dirinya beradaptasi dengan lingkungan baru di Manchester City.

Hal tersebut tentu menjadi modal positif bagi Enzo. Setelah meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan klub baru, proses adaptasi menjadi salah satu tantangan terbesar.

Namun, dukungan dari pemain seperti Haaland membuat Enzo merasa lebih nyaman.

“Saya sangat bahagia. Mereka menyambut saya sejak menit pertama ketika saya datang,” kata Enzo. Ia juga mengaku sangat bersemangat memulai babak baru dalam kariernya bersama Manchester City.

Manchester City Punya Senjata Baru

Kemenangan atas Porto memberikan sinyal bahwa Manchester City memiliki senjata baru setelah perubahan besar dalam skuad.

Enzo Fernandez bukan hanya diharapkan menjadi pengatur permainan, tetapi juga menjadi pemain yang mampu memberikan umpan-umpan matang kepada Haaland.

Sementara itu, Haaland terus menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi mesin gol utama The Citizens. Setelah mencetak gol penentu ketika menghadapi Coventry, ia kembali mencetak dua gol melawan Porto.

Dengan kombinasi tersebut, penggemar Manchester City tentu memiliki alasan untuk optimistis.

Enzo Fernandez mengagumi ketajaman Haaland, tetapi yang lebih menarik adalah potensi kerja sama keduanya. Jika koneksi tersebut terus berkembang, duet Enzo dan Haaland bisa menjadi salah satu kombinasi paling berbahaya Manchester City di musim 2026/27.

Idnews.top – Sebuah asa diapungkan oleh Reece James. Kapten Chelsea itu yakin bahwa timnya bisa menjalani musim yang apik dan meraih prestasi di akhir musim 2026/2027.

Pernyataan ini dibuat James seusai pertandingan Arsenal vs Chelsea di akhir pekan kemarin. Di laga tersebut, Chelsea harus mengakui keunggulan sang juara bertahan setelah mereka kalah dengan skor 2-1.

Ini merupakan kekalahan Chelsea di musim 2026/2027. Sebelumnya mereka berhasil meraih dua kemenangan tipis melawan Fulham dan Brighton.

Kekalahan melawan sang tetangga ini tentu membuat Arsenal kecewa. Namun James yakin bahwa timnya bakal bangkit dan meraih hasil yang bagus di sisa musim ini.

Tunggu di Akhir Musim

Dalam wawancaranya baru-baru ini, James meminta semua pihak untuk tidak buru-buru menghakimi Chelsea hanya karena mereka kalah dari Arsenal.

James menilai Chelsea memiliki skuad dan performa yang apik di awal musim ini. Alhasil ia yakin seiring berjalannya waktu timnya akan tampil dengan lebih baik dan mendapatkan hasil-hasil yang tidak kalah baik juga.

“Kita lihat nanti di mana kami akan berada pada akhir musim ini,” buka James dalam wawancaranya tersebut.

Fokus Pada Diri Sendiri

James tidak menampik bahwa Chelsea masih memiliki banyak kekurangan. Namun itu tidak berarti bahwa Chelsea akan menutup musim dengan hasil yang buruk.

James yakin jika timnya fokus untuk berbenah, maka mereka bisa menutup musim ini dengan catatan yang apik di akhir musim nanti.

“Kami tahu apa yang perlu kami lakukan. Kami harus fokus kepada diri kami sendiri dan kami tidak boleh membiarkan tim lain mengganggu fokus kami,” ujar bek Timnas Inggris tersebut.

Fokus ke Laga Berikutnya

Chelsea sendiri memang tidak bisa meratapi kekalahan mereka dari Arsenal terlalu lama. Karena mereka akan kembali beraksi di tengah pekan ini.

The Blues dijadwalkan akan berhadapan dengan Leeds United di babak ketiga Carabao Cup dan The Blues bertekad untuk meraih kemenangan di partai ini.

Real Madrid vs Inter Milan: Prediksi dan Duel Sengit di Bernabéu

Boladonesia – Real Madrid vs Inter Milan akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di Liga Champions musim ini. Pertandingan yang mempertemukan dua klub besar Eropa tersebut diprediksi berlangsung sengit di Bernabéu. Real Madrid dan Inter Milan sama-sama memiliki kekuatan serta pemain berkualitas yang dapat menentukan jalannya pertandingan.

Pertandingan Real Madrid vs Inter Milan menjadi salah satu duel paling menarik pada matchday pertama Liga Champions musim ini. Laga dijadwalkan berlangsung di Bernabéu pada Selasa, 8 September pukul 21.00 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Real Madrid Punya Keuntungan Besar di Bernabéu

Duel Real Madrid vs Inter Milan menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada matchday pertama Liga Champions musim ini.

Madrid juga memiliki catatan pertemuan yang sangat positif ketika menghadapi Inter. Dari 19 pertemuan sebelumnya di kompetisi Eropa, Real Madrid mencatat 10 kemenangan, sedangkan Inter meraih tujuh kemenangan dan dua laga berakhir imbang.

Bahkan, Madrid berhasil memenangkan tujuh pertandingan kandang terakhir melawan Inter dan mencatat empat clean sheet dalam periode tersebut. Catatan tersebut tentu menjadi modal psikologis penting bagi tim asuhan José Mourinho.

Namun, sejarah bukan jaminan kemenangan.

Inter Milan Datang dengan Modal Sempurna

Inter justru datang ke Madrid dengan kepercayaan diri tinggi. Nerazzurri mengawali musim domestik dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan Serie A.

Yang membuat ancaman Inter semakin serius adalah kemenangan dramatis mereka atas Napoli pada pertandingan terakhir sebelum bertolak ke Spanyol. Inter sempat berada dalam tekanan, tetapi mampu bangkit dan menang 3-2 berkat dua gol Lautaro Martínez serta satu gol Marcus Thuram.

Performa tersebut menunjukkan bahwa Inter bukan tim yang mudah menyerah ketika berada dalam situasi sulit.

Pasukan Cristian Chivu juga memiliki pengalaman menghadapi pertandingan besar. Karena itu, bermain di kandang Real Madrid tidak otomatis membuat mereka kehilangan keberanian.

Kylian Mbappe Jadi Ancaman Utama

Di kubu Real Madrid, perhatian terbesar tentu tertuju kepada Kylian Mbappé.

Penyerang asal Prancis tersebut menjadi salah satu pemain paling berbahaya dalam skuad Madrid. Ia juga memulai musim dengan performa produktif dan mencetak empat gol dalam empat pertandingan liga menurut informasi jelang pertandingan.

Kecepatan, kemampuan menciptakan ruang, serta penyelesaian akhir Mbappé dapat menjadi masalah besar bagi lini belakang Inter.

Real Madrid vs Inter Milan diprediksi menjadi pertandingan dengan tempo tinggi.

Madrid kemungkinan akan berusaha memanfaatkan kecepatan lini depannya untuk membuat pertahanan Inter bergerak mundur. Jika Inter terlalu dalam bertahan, Madrid memiliki kualitas individu untuk membongkar pertahanan melalui kombinasi umpan pendek maupun serangan dari sisi lapangan.

Lautaro dan Thuram Siap Mengancam

Inter tentu tidak hanya mengandalkan pertahanan.

Lautaro Martínez dan Marcus Thuram menjadi duet yang patut mendapatkan perhatian khusus. Keduanya baru saja membantu Inter mengalahkan Napoli dengan kontribusi gol yang sangat penting.

Lautaro bahkan mencetak dua gol dalam kemenangan tersebut. Kondisi ini membuat penyerang Argentina tersebut datang ke Bernabéu dengan kepercayaan diri tinggi.

Jika Madrid terlalu fokus kepada Mbappé dan pemain-pemain kreatif lainnya, Inter dapat memanfaatkan ruang melalui serangan balik cepat.

Inilah salah satu skenario yang bisa membuat pertandingan berubah secara tiba-tiba.

Mourinho dan Masa Lalu Bersama Inter

Pertandingan ini juga memiliki cerita emosional tersendiri karena José Mourinho kini kembali menangani Real Madrid.

Mourinho pernah menjadi sosok penting dalam sejarah Inter. Ia membawa Nerazzurri meraih treble pada musim 2009/2010, termasuk memenangkan Liga Champions.

Kini, pelatih asal Portugal itu justru harus menghadapi mantan klubnya sebagai pelatih Real Madrid.

Mourinho menegaskan bahwa dirinya fokus pada pekerjaannya bersama Madrid dan tidak merasa mendapatkan tekanan tambahan untuk memenangkan Liga Champions musim ini. Ia juga menyadari bahwa Madrid memiliki target besar setelah melewati dua musim tanpa trofi utama.

Pertemuan ini membuat laga semakin menarik karena Mourinho tentu memahami karakter sepak bola Inter dan sejumlah tantangan yang mungkin dihadapi timnya.

Inter Bisa Mengandalkan Disiplin Taktik

Jika Real Madrid memiliki keunggulan dari sisi individu, Inter dapat menjadikan organisasi permainan sebagai senjata.

Inter kemungkinan akan berusaha menjaga jarak antarlini tetap rapat sebelum mencari kesempatan melakukan transisi cepat. Pendekatan tersebut bisa membuat Madrid kesulitan menemukan ruang di area berbahaya.

Terlebih, tekanan bermain di Bernabéu juga dapat berubah menjadi keuntungan bagi Inter jika Madrid terlalu terburu-buru mencetak gol.

Satu kesalahan kecil dari Madrid dapat dimanfaatkan oleh Lautaro, Thuram, atau pemain-pemain Inter lainnya untuk memberikan kejutan.

Duel Berat Sejak Matchday Pertama

Pertandingan Real Madrid vs Inter Milan juga menjadi laga pembuka Liga Champions yang sangat berat bagi kedua klub.

Madrid memulai perjalanan mereka dengan target tinggi di kompetisi Eropa, sementara Inter ingin menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan klub-klub elite sejak pertandingan pertama.

Real Madrid memiliki sejarah, kualitas pemain, pengalaman dan keuntungan kandang. Namun, Inter memiliki momentum, kepercayaan diri dan organisasi permainan yang dapat membuat pertandingan berjalan sengit.

Bahkan, catatan pertemuan terbaru tidak sepenuhnya menggambarkan kekuatan Inter saat ini karena sepak bola selalu berubah. Real Madrid memang memenangkan empat pertemuan terakhir melawan Inter, tetapi Nerazzurri datang dengan tim dan kondisi yang berbeda.

Bernabéu Siap Menjadi Panggung Pertarungan Besar

Laga ini juga menjadi momen spesial karena menjadi pertemuan Real Madrid dan Inter di Bernabéu setelah renovasi stadion. Inter menyebut pertandingan tersebut sebagai babak baru dari rivalitas panjang kedua klub di Eropa.

Real Madrid tentu ingin memulai Liga Champions dengan kemenangan di depan publik sendiri.

Namun, Inter datang bukan untuk sekadar menjadi pelengkap.

Dengan performa domestik yang sempurna dan lini depan yang sedang percaya diri, Nerazzurri memiliki semua alasan untuk percaya bahwa mereka bisa membuat kejutan di Bernabéu.

Real Madrid memang kuat, tetapi Inter Milan siap memberikan ujian serius. Jika Los Blancos lengah, bukan tidak mungkin kejutan besar terjadi di markas mereka sendiri.

IDNEWS.TOP – Striker Barcelona, Gabriel Jesus mengomentari laga debutnya bersama Barcelona. Sang striker merasa senang akhirnya bisa membuka lembaran baru karirnya bersama Blaugrana.

Menjelang penutupan bursa transfer, Barcelona membuat sebuah manuver mengejutkan. Mereka berhasil mendatangkan Gabriel Jesus dari Arsenal dengan skema transfer permanen.

Sang striker tidak perlu waktu lama untuk menjalani debutnya di Barcelona. Pada akhir pekan kemarin, ia masuk sebagai pemain pengganti saat Barcelona menghadapi Valencia di lanjutan La Liga 2026/2027.

Jesus mengaku senang bisa mencatatkan laga perdananya sebagai pemain Barcelona. “Saya sangat senang karena telah memainkan pertandingan pertama saya bersama klub ini,” buka Jesus kepada Barca TV.

Masih Belum Optimal

Lebih lanjut, Jesus menilai bahwa debutnya di Barcelona sudah oke. Namun ia percaya bahwa dirinya bisa tampil lebih baik lagi.

Ia menyebut bahwa dirinya masih perlu mengembalikan kebugarannya dan ia yakin seiring berjalannya waktu ia bisa berkontribusi lebih untuk Blaugrana.

“Saya sangat senang dengan menit bermain yang saya dapatkan hari ini. Secara fisik saya merasa bagus, namun saya butuh lebih bugar dan tajam,” sambung sang striker.

Nikmati Karir di Barcelona

Jesus juga mengaku bahwa dirinya sangat menikmati kepindahannya di Barcelona. Ia menilai El Blaugrana punya skuad yang sangat bagus sehingga itu memberikannya tantangan untuk bermain dengan lebih baik lagi.

“Kami memiliki tim yang penuh dengan pemain-pemain berkualitas dan kami juga memainkan sepak bola yang cantik. Itulah mengapa saya harus memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan kepada saya,” sambung Jesus.

“Saya mencintai sepakbola dan saya juga mencintai Barcelona. Inilah mengapa saya suka bermain sepakbola, bermain untuk klub ini membuat saya sangat senang,” pungkas striker Timnas Brasil itu.

Laga Berikutnya

Barcelona akan kembali beraksi di tengah pekan ini. El Blaugrana dijadwalkan akan berhadapan Feyenoord di ajang Liga Champions.

Jesus berpotensi mendapatkan lebih banyak menit bermain di laga ini karena Hansi Flick berencana melakukan sejumlah rotasi di partai tersebut.

Real Madrid vs Inter: Mourinho Janji Tak Baper Lawan Mantan Klub

Boladonesia – Real Madrid vs Inter akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pembukaan Liga Champions musim 2026/2027. Bukan hanya karena mempertemukan dua raksasa Eropa, tetapi juga karena laga ini menghadirkan cerita emosional bagi Jose Mourinho.

Pelatih asal Portugal itu akan memimpin Real Madrid menghadapi Inter Milan, klub yang pernah ia bawa meraih treble bersejarah pada musim 2009/2010. Selain bertemu mantan klub, Mourinho juga akan berhadapan dengan Cristian Chivu, mantan anak asuhnya yang kini menangani Inter.

Namun, Mourinho menegaskan bahwa nostalgia tidak akan mengganggu fokusnya. Ia datang ke pertandingan ini dengan satu tujuan sederhana: membawa Real Madrid meraih kemenangan.

Mourinho Tegaskan Real Madrid vs Inter Bukan Ajang Nostalgia

Menjelang pertandingan Real Madrid vs Inter, Mourinho mengakui bahwa Nerazzurri selalu memiliki tempat spesial dalam perjalanan kariernya. Meski demikian, kenangan indah tersebut tidak akan dibawa ke dalam pertandingan.

Mourinho menyebut duel melawan Inter sebagai pertandingan biasa ketika peluit awal dibunyikan. Setelah laga selesai, hubungan emosional dan persahabatan tentu bisa kembali menjadi bagian dari suasana.

Ia menegaskan bahwa dirinya ingin menang dan tidak memiliki waktu untuk terlalu memikirkan masa lalu selama pertandingan berlangsung. Baginya, status sebagai pelatih Real Madrid saat ini jauh lebih penting daripada nostalgia terhadap pencapaian bersama Inter.

Mourinho juga menjelaskan bahwa periode pertamanya bersama Real Madrid telah menjadi bab yang selesai. Kini, ia kembali dengan situasi, tantangan, dan tujuan yang berbeda.

Real Madrid, menurutnya, juga telah berubah jauh dibandingkan ketika ia pertama kali datang pada 2010. Klub tersebut telah mengalami perjalanan panjang dan meraih banyak kesuksesan di Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

Cristian Chivu Tetap Jadi “Anak Buah” Mourinho

Salah satu cerita utama dalam laga Real Madrid vs Inter adalah pertemuan Mourinho dengan Cristian Chivu. Keduanya pernah bekerja sama ketika Inter menciptakan sejarah dengan memenangkan Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Kini situasinya berubah drastis.

Chivu berada di pinggir lapangan sebagai pelatih Inter, sedangkan Mourinho datang sebagai juru taktik Real Madrid. Meski berada di kubu berbeda, Mourinho tetap memberikan pujian kepada mantan pemainnya tersebut.

Mourinho menyebut Chivu sebagai salah satu pemain yang memiliki tempat spesial dalam perjalanan kariernya. Ia mengaku senang melihat perkembangan mantan anak asuhnya di dunia kepelatihan.

Meski begitu, rasa hormat tersebut akan berhenti sejenak selama pertandingan berlangsung.

Mourinho menggambarkan bahwa pelukan bisa terjadi sebelum laga dimulai dan setelah pertandingan berakhir. Namun, selama 90 menit, persahabatan harus disimpan terlebih dahulu karena kedua pelatih sama-sama ingin memenangkan pertandingan.

Pernyataan tersebut memperlihatkan sisi khas Mourinho: penuh penghormatan kepada lawan, tetapi tetap memiliki mental kompetitif yang kuat ketika pertandingan dimulai.

Mourinho Tidak Mau Terjebak Masa Lalu Bersama Inter

Inter Milan bukan sekadar mantan klub bagi Mourinho.

Di sanalah namanya semakin kuat tercatat dalam sejarah sepak bola Eropa. Pada musim 2009/2010, Mourinho membawa Inter meraih treble dan memenangkan Liga Champions setelah mengalahkan Bayern Munich di final.

Namun, Real Madrid vs Inter kali ini bukan pertandingan untuk mengenang pencapaian tersebut.

Mourinho ingin membuktikan bahwa masa lalu tidak akan memengaruhi pekerjaannya bersama Real Madrid. Ia bahkan menekankan bahwa pertandingan nanti harus diperlakukan sebagai satu laga penting dalam perjalanan tim pada fase Liga Champions.

Menurut Mourinho, setiap poin memiliki arti penting. Karena itu, fokusnya hanya tertuju pada pertandingan yang ada di depan mata.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya lebih memilih kemenangan daripada sekadar bermain indah. Setelah Real Madrid mengalami kekalahan dari Real Betis, Mourinho ingin melihat respons positif dari anak asuhnya saat menghadapi Inter.

Bagi Mourinho, bermain bagus tanpa kemenangan bukan hasil yang diinginkan. Karena itu, target utama Real Madrid jelas: menang.

Real Madrid vs Inter Jadi Ujian Mental Mourinho

Pertandingan Real Madrid vs Inter juga akan menjadi ujian penting bagi Mourinho dalam periode keduanya bersama Los Blancos.

Tekanan di Real Madrid selalu besar. Klub tersebut memiliki tuntutan untuk memenangkan setiap pertandingan dan bersaing memperebutkan setiap trofi.

Mourinho sendiri mengakui bahwa Real Madrid dan Inter memiliki kondisi yang berbeda. Inter dipandang sebagai klub dengan fondasi dan stabilitas yang kuat, sementara Real Madrid sedang berusaha membangun kembali stabilitas setelah periode sulit.

Namun, Mourinho percaya bahwa karakter Real Madrid tetap sama.

Klub tersebut selalu memiliki ambisi untuk menang, terlepas dari siapa lawannya. Karena itu, menghadapi Inter di Liga Champions menjadi kesempatan bagi Mourinho dan skuadnya untuk menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi.

Duel ini pun semakin menarik karena Mourinho akan menghadapi klub yang pernah membawanya ke puncak Eropa, sekaligus mantan pemain yang kini berdiri sebagai rival di pinggir lapangan.

Mourinho Janji Tak Gak Baper, Tapi Tetap Ingin Menang

Pada akhirnya, Mourinho sudah memberikan pesan yang jelas menjelang Real Madrid vs Inter.

Tidak ada dendam. Tidak ada emosi berlebihan. Tidak ada pula keinginan untuk membuktikan sesuatu kepada mantan klub atau mantan anak buahnya.

Namun, ada satu hal yang tidak berubah: Mourinho tetap ingin menang.

Inter akan selalu menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya. Chivu juga akan tetap menjadi sosok yang ia hormati. Akan tetapi, ketika pertandingan dimulai, semua hubungan masa lalu harus disisihkan.

Mourinho akan berdiri di sisi Real Madrid dan Chivu akan memimpin Inter. Persahabatan mungkin kembali setelah peluit akhir berbunyi, tetapi selama pertandingan berlangsung, keduanya akan menjadi rival.

Karena itu, laga Real Madrid vs Inter dipastikan bukan sekadar duel dua klub besar Eropa. Pertandingan ini juga menjadi panggung pertemuan antara masa lalu dan masa kini Jose Mourinho.

Dan seperti yang sudah ia tegaskan, Mourinho tidak ingin baper.

Ia hanya ingin menang.

Rapor Pemain Arsenal vs Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!

BolaIndonesia – Rapor pemain Arsenal menjadi sorotan setelah The Gunners berhasil melakukan comeback dramatis untuk mengalahkan Chelsea 2-1 pada pekan ketiga Premier League 2026/2027 di Emirates Stadium, Minggu (6/9/2026). Arsenal sempat tertinggal cepat melalui gol Morgan Rogers, tetapi mampu membalikkan keadaan lewat Kai Havertz dan Martin Odegaard.

Hasil ini sekaligus mempertahankan start sempurna Arsenal. Pasukan Mikel Arteta mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan terus menunjukkan karakter sebagai tim yang sulit dijatuhkan.

Arsenal Sempat Terkejut, tetapi Langsung Bangkit

Chelsea membuka pertandingan dengan sangat agresif. Morgan Rogers mencetak gol ketika laga baru berjalan sekitar 77 detik melalui penyelesaian yang membuat David Raya tidak memiliki banyak kesempatan untuk melakukan penyelamatan.

Namun, Arsenal tidak kehilangan kendali. The Gunners perlahan meningkatkan tekanan dan mulai memaksa Chelsea bertahan lebih dalam.

Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-25. Kai Havertz mencetak gol penyama kedudukan setelah bergerak ke area berbahaya dan melepaskan tembakan yang gagal dihentikan Emiliano Martinez.

Arsenal kemudian semakin percaya diri setelah turun minum. Martin Odegaard menjadi pembeda dengan mencetak gol kemenangan pada awal babak kedua.

Martin Odegaard – 8/10

Odegaard menjadi pemain paling menentukan dalam rapor pemain Arsenal.

Kapten The Gunners menunjukkan kualitasnya ketika pertandingan memasuki fase penting. Ia bukan hanya aktif mengatur serangan, tetapi juga mampu menemukan ruang di depan kotak penalti Chelsea.

Golnya pada awal babak kedua menjadi momen penentu kemenangan Arsenal. Odegaard juga terlihat berbahaya melalui distribusi bola dan situasi bola mati.

Data pertandingan bahkan menempatkan Odegaard sebagai salah satu pemain dengan rating tertinggi Arsenal. Ia mencatat satu gol dan menjadi pusat kreativitas tim sebelum ditarik keluar pada babak kedua.

Bukayo Saka – 8/10

Saka kembali memperlihatkan mengapa dirinya menjadi salah satu pemain terpenting Arsenal.

Meski tidak mencetak gol, winger Inggris tersebut terus memberikan ancaman dari sisi kanan. Saka beberapa kali mendapatkan ruang untuk mengirim bola berbahaya dan memaksa pertahanan Chelsea melakukan pelanggaran.

Ia juga memiliki peluang bagus pada babak kedua yang berhasil digagalkan Martinez. Pergerakannya membuat lini belakang Chelsea tidak bisa sepenuhnya fokus kepada Havertz dan Odegaard.

Dalam catatan statistik pertandingan, Saka menghasilkan tiga tembakan dan menjadi salah satu pemain Arsenal yang paling aktif di lini serang.

Kai Havertz – 7/10

Havertz tampil penting ketika Arsenal membutuhkan gol penyama.

Sempat membuang peluang pada awal pertandingan, penyerang asal Jerman tersebut langsung menebus kesalahannya dengan mencetak gol pada menit ke-25.

Selain gol, Havertz juga memainkan peran penting dalam proses terciptanya gol Odegaard. Pergerakannya membantu membuka ruang sehingga sang kapten dapat menyelesaikan peluang dengan tenang.

Ezri Konsa – 7/10

Konsa menjalani pertandingan yang solid dalam penampilan sebagai starter Arsenal.

Bek tersebut mampu memenangkan sejumlah duel dan memberikan ketenangan di lini belakang. Kehadirannya menjadi salah satu alasan Arsenal mampu meredam tekanan Chelsea setelah The Blues mencoba mengejar gol penyeimbang.

Performanya menjadi salah satu sisi positif dari kemenangan Arsenal.

Riccardo Calafiori – 7/10

Calafiori tampil aktif dari sisi pertahanan. Ia tidak hanya bertugas menjaga area belakang, tetapi juga beberapa kali membantu Arsenal membangun serangan melalui pergerakan ke depan.

Energinya membantu Arsenal menjaga tekanan kepada Chelsea, terutama ketika pertandingan memasuki babak kedua.

Declan Rice – 7/10

Rice kembali menjadi pemain penting dalam menjaga keseimbangan permainan.

Ia bekerja keras dalam duel lini tengah, membantu Arsenal memenangkan perebutan bola sekaligus menjaga Chelsea agar tidak terlalu mudah melakukan transisi.

Kontribusinya memang tidak terlalu terlihat dalam statistik gol, tetapi perannya penting dalam menjaga struktur permainan Arsenal.

David Raya – 7/10

Raya tidak berdaya menghadapi penyelesaian Morgan Rogers pada awal pertandingan. Namun, setelah itu ia tampil cukup tenang.

Penyelamatan penting pada fase akhir pertandingan menjadi salah satu momen krusial. Raya berhasil menggagalkan peluang Chelsea yang berpotensi mengubah hasil pertandingan.

Kesimpulan: Odegaard Jadi Pembeda, Saka Tetap Mematikan

Secara keseluruhan, rapor pemain Arsenal menunjukkan bahwa kemenangan atas Chelsea lahir dari kombinasi kualitas individu dan mentalitas tim.

Saka terus menjadi ancaman di lini depan, Havertz memberikan gol penting, sementara Odegaard muncul sebagai pembeda ketika Arsenal membutuhkan pemain yang mampu menentukan pertandingan.

Kemenangan 2-1 tersebut juga memperpanjang start sempurna Arsenal menjadi tiga kemenangan dari tiga pertandingan Premier League. The Gunners kini berada di papan atas dengan sembilan poin, sejajar dengan Manchester City.

Bagi Arteta, comeback atas Chelsea bukan sekadar tiga poin. Pertandingan ini memperlihatkan bahwa Arsenal memiliki kemampuan untuk tetap tenang ketika menghadapi situasi sulit dan mengubah tekanan menjadi kemenangan.

BolaIndonesia – Barcelona vs Valencia berakhir dengan kemenangan telak 5-0 untuk Blaugrana. Tim asuhan Hansi Flick tampil dominan sejak awal pertandingan dan mampu mengendalikan jalannya laga hingga peluit akhir.

Barcelona Tampil Dominan dan Mengontrol Jalannya Pertandingan

Kemenangan telak tersebut menunjukkan bagaimana Barcelona mampu menjaga intensitas permainan sejak awal hingga akhir laga.

Sejak menit awal, Barcelona langsung mengambil kendali permainan. Sirkulasi bola yang cepat membuat Valencia kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bertahan di area sendiri.

Saat kehilangan bola, para pemain Barcelona segera melakukan pressing untuk menghambat upaya Valencia membangun serangan.

Tekanan yang konsisten membuat Valencia kesulitan mengembangkan permainan. Barcelona kemudian memanfaatkan ruang yang terbuka untuk terus menciptakan peluang di depan gawang.

Setelah unggul, Barcelona semakin leluasa menjalankan skema permainan yang diterapkan Hansi Flick. Intensitas serangan tetap terjaga meski tim sudah berada dalam posisi nyaman.

Lini Serang Barcelona Jadi Kunci Kemenangan 5-0

Efektivitas lini depan menjadi salah satu faktor utama di balik kemenangan Barcelona. Para penyerang mampu memanfaatkan peluang dan membuat pertahanan Valencia terus berada dalam tekanan.

Pergerakan para pemain depan Barcelona juga membuat lini belakang Valencia kewalahan. Mereka tidak hanya mengandalkan serangan dari satu sisi, tetapi mampu membangun tekanan melalui berbagai area lapangan.

Memasuki sepertiga akhir lapangan, Barcelona semakin sering menemukan celah di pertahanan Valencia. Pergerakan tanpa bola dan kombinasi umpan cepat membuat lini belakang lawan kesulitan menjaga jarak antarpemain.

Performa lini depan menjadi salah satu kunci kemenangan Barcelona Valencia atas lawannya.

Hansi Flick Puas dengan Performa Barcelona

Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Hansi Flick. Performa para pemain menunjukkan bahwa instruksi yang diberikan mampu diterapkan dengan baik sepanjang pertandingan.

Pendekatan Flick terlihat dari intensitas pressing dan kecepatan Barcelona saat berpindah dari bertahan ke menyerang. Saat menghadapi Valencia, sejumlah aspek tersebut terlihat berjalan dengan baik.

Yang membuat kemenangan ini semakin penting adalah konsistensi permainan. Barcelona tidak sekadar menang tipis, tetapi mampu mencetak lima gol tanpa kebobolan.

Bagi seorang pelatih, hasil seperti ini tentu memberikan kepercayaan diri tambahan. Flick kini memiliki alasan untuk semakin yakin dengan kualitas skuad yang dimilikinya.

Kemenangan Barcelona atas Valencia Jadi Sinyal untuk Rival

Skor 5-0 juga memberikan pesan kuat kepada para pesaing Barcelona di La Liga. Performa seperti ini menunjukkan bahwa tim masih mampu menjaga momentum ketika persaingan memasuki fase penting.

Performa seperti ini tentu akan meningkatkan ekspektasi terhadap Barcelona. Jika konsistensi dapat dipertahankan, mereka berpotensi menjadi salah satu tim yang sangat sulit dihentikan sepanjang musim.

Selain hasil akhir, cara Barcelona memenangkan pertandingan juga menjadi perhatian. Mereka terlihat agresif, percaya diri, dan mampu mengontrol pertandingan dalam waktu yang panjang.

Kemenangan atas Valencia Bawa Momentum Penting bagi Barcelona

Tambahan tiga poin ini menjadi modal penting bagi Barcelona untuk melanjutkan persaingan di La Liga. Selain memperbaiki posisi mereka, kemenangan besar tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan diri tim.

Para pemain tentu akan semakin percaya diri setelah mampu mencetak lima gol dalam satu pertandingan. Sementara itu, Hansi Flick bisa menggunakan kemenangan tersebut sebagai bahan evaluasi sekaligus modal menghadapi pertandingan berikutnya.

Barcelona selanjutnya akan berusaha mempertahankan performa positif ini. Tantangan berikutnya tentu membutuhkan konsentrasi yang sama karena perjalanan panjang La Liga masih menunggu.

Hasil Barcelona Valencia ini menjadi modal penting bagi Blaugrana untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Kesimpulan

Barcelona menutup pertandingan dengan kemenangan 5-0 setelah tampil dominan sejak menit awal. Permainan agresif, pressing yang konsisten, serta efektivitas di depan gawang menjadi faktor utama keberhasilan mereka.

Bagi Hansi Flick, hasil ini menjadi modal penting untuk menjaga konsistensi Barcelona pada pertandingan selanjutnya.

Bagi Hansi Flick, kemenangan besar ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat berharga. Barcelona kini terlihat semakin siap menghadapi persaingan ketat di La Liga.

Jika konsistensi ini terus dipertahankan, Barcelona memiliki peluang untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Idnews.top – Manajer Juventus, Luciano Spalletti senang melihat timnya mampu comeback lawan AC Milan baru-baru ini. Ia menilai skuad Bianconeri benar-benar bekerja keras sehingga mereka mampu selamat dari kekalahan tersebut.

Dini hari tadi, Juventus menggelar giornata ketiga Serie A 2026/2027 di Allianz Stadium Turin. Mereka menjamu rival abadi mereka, AC Milan untuk berebut tiga poin di laga ini.

Juventus yang tampil lebih dominan sejak awal laga justru kebobolan terlebih dahulu berkat gol Alphadjo Cisse. Namun Bianconeri tidak menyerah begitu saja dan mereka berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Federico Gatti di masa injury time.

Spalletti lega melihat timnya yang terhindar dari kekalahan di pertandingan ini. “Tim ini punya kekuatan untuk terus menekan, karena kami tidak layak tertinggal di pertandingan tadi,” ujar Spalletti di DAZN.

Tunjukkan Semangat Pantang Menyerah

Menurut Spalletti, gol Cisse di pertengahan babak kedua itu cukup jadi tamparan bagi timnya. Pasalnya Juventus ia nilai mengontrol jalannya laga sejak awal.

Namun ia puas melihat bahwa timnya tidak patah arang meski tertinggal lebih dahulu. Bianconeri terus menekan dan mereka akhirnya mampu terhindar dari kekalahan.

“Kami menunjukkan determinasi yang kuat sepanjang pertandingan tadi. Kami terus mencoba dengan semangat yang sama, dan kami menuai hasilnya dengan gol penyama kedudukan tersebut,” sambung Spalletti.

Modal Berharga

Menurut Spalletti, mentalitas yang ditunjukkan Juventus saat melawan AC Milan itu bakal menjadi modal yang berharga bagi mereka untuk mengarungi sisa musim 2026/2027 ini.

“Milan adalah tim yang hebat dan kita tidak bisa menyangkal itu. Kami juga bisa menjadi tim yang hebat juga jika kita melihat apa yang kami lakukan hari ini,” sambung Spalletti.

“Jadi saya ingin berterima kasih kepada para pemain saya atas apa yang mereka tunjukkan hari ini dan saya menaruh kepercayaan saya kepada mereka,” pungkas sang manajer.
Laga Berikutnya

Juventus bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan pada akhir pekan ini.

Rossoneri dijadwalkan akan berhadapan dengan Sassuolo di giornata keempat Serie A nanti dan mereka bertekad meraih tiga poin di kandang lawan.