28 Oktober 2026

#SepakBolaHariIni

Michael Carrick tidak mencari kambing hitam setelah Manchester United (MU) terdepak dari Carabao Cup 2026/2027. Manajer Setan Merah tersebut mengakui dirinya bertanggung jawab atas kekalahan 2-3 dari Brighton di Old Trafford, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

MU sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Setan Merah bahkan mampu unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama berkat gol Shea Lacey dan Mason Mount.

Namun, keunggulan tersebut justru sirna secara dramatis. Brighton mencetak tiga gol melalui Charalampos Kostoulas, Pascal Groß, dan Maxim De Cuyper untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Hasil tersebut membuat Manchester United tersingkir dari Carabao Cup di kandang sendiri.

Lebih menyakitkan lagi, kekalahan tersebut menciptakan catatan buruk. Untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, Setan Merah kalah di kandang setelah sempat unggul dua gol dalam sebuah pertandingan.

Suporter MU pun meluapkan kekecewaan. Sorakan negatif dan siulan terdengar keras dari tribun Old Trafford ketika peluit panjang dibunyikan.

Carrick mengakui hasil tersebut tidak bisa diterima dan menegaskan dirinya bertanggung jawab atas keruntuhan timnya.

“Kami tidak bisa menerima ini sebagai sebuah tim. Saya bertanggung jawab. Performa menjelang akhir babak kedua, itu menjadi tanggung jawab saya,” ujar Carrick, seperti dikutip dari Sky Sport.

Carrick Pahami Kekecewaan Suporter

Carrick juga mengaku memahami reaksi keras para pendukung Manchester United setelah pertandingan.

Menurutnya, suporter berhak kecewa melihat tim yang sudah unggul dua gol justru gagal mempertahankan keunggulan hingga akhirnya tersingkir.

“Ya, tentu saja, itu sangat jelas. Saya benar-benar memahami perasaan para suporter,” kata Carrick.

“Kami harus menerimanya. Saya sepenuhnya menerima itu. Pada akhirnya, ini tanggung jawab saya terkait seperti apa tim kami bermain dan hasil yang kami dapatkan.”

“Saya akan menerima pujian, kritik, dan kekecewaan. Saya benar-benar memahami itu melihat bagaimana pertandingan berjalan. Kami harus memenangkan pertandingan,” lanjut mantan gelandang MU tersebut.

Tekanan Makin Besar

Kekalahan dari Brighton membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Terlebih, Manchester United juga baru saja kalah 0-1 dari Manchester City di Old Trafford dalam lanjutan Premier League.

Carrick kini meminta timnya segera bangkit. Manchester United dijadwalkan kembali bertanding pada Minggu dan sang manajer menegaskan fokusnya adalah membawa Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.

“Ini tidak terasa bagus saat ini. Kami harus kembali memenangkan pertandingan. Kami ingin menang dan ingin melakukannya secepat mungkin. Pertandingan berikutnya adalah hari Minggu. Hanya itu yang saya pikirkan sekarang,” tegas Carrick.

Hasil Elche vs Real Madrid: Menang Dramatis 3-2

Boladonesia – Elche vs Real Madrid berakhir dengan kemenangan dramatis 3-2 untuk Los Blancos dalam lanjutan LaLiga. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Martínez Valero, Selasa (15/9/2026) malam waktu setempat, berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.

Elche vs Real Madrid: Los Blancos Unggul Dua Gol pada Babak Pertama

Real Madrid langsung berusaha mengendalikan permainan di Stadion Martínez Valero. Arda Güler menjadi salah satu pemain yang aktif menciptakan peluang, sementara Kylian Mbappé terus mengancam pertahanan Elche melalui pergerakannya di lini depan.

Gol pembuka hadir pada menit ke-25. Tendangan bebas Arda Güler membentur tangan kiper Matías Dituro sebelum bola masuk ke gawang. Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Dituro dan membawa Real Madrid unggul 1-0.

Delapan menit kemudian, Real Madrid menggandakan keunggulan. Youssoufa Diomande mengirim umpan silang mendatar dari sisi kanan, lalu Mbappé menyelesaikannya dengan tembakan kaki kanan. Skor berubah menjadi 2-0 untuk tim tamu.

Los Blancos memiliki sejumlah peluang tambahan sebelum turun minum. Vinícius Júnior sempat mengancam gawang Elche, sedangkan Thibaut Courtois menggagalkan peluang berbahaya dari tim tuan rumah. Real Madrid pun memasuki jeda dengan keunggulan dua gol.

Elche vs Real Madrid: Elche Bangkit dan Samakan Kedudukan

Memasuki babak kedua, Elche tampil lebih agresif. Tim tuan rumah meningkatkan tekanan dan mulai membuat Real Madrid kesulitan menjaga penguasaan permainan. Perubahan tempo tersebut akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-71.

Abiel Osorio memperkecil ketertinggalan Elche melalui sundulan di dalam kotak penalti. Gol itu mengubah skor menjadi 1-2 dan membangkitkan kepercayaan diri para pemain tuan rumah.

Real Madrid belum mampu mengamankan kemenangan. Pada menit ke-83, Fernando Niño memanfaatkan kesalahan pertahanan untuk mencetak gol penyama kedudukan. Skor 2-2 membuat pertandingan kembali terbuka dan Los Blancos harus menghadapi tekanan besar menjelang akhir laga.

Elche vs Real Madrid: Carlos Espí Jadi Penentu Kemenangan

Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Real Madrid kembali mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Jude Bellingham memulai serangan dari sisi kiri sebelum memberikan bola kepada Mbappé. Penyerang Prancis tersebut kemudian mengirim umpan kepada Carlos Espí di dalam kotak penalti.

Espí tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Penyerang Real Madrid tersebut menyelesaikan umpan Mbappé dari jarak dekat dan mencetak gol pada menit ke-90+1. Skor berubah menjadi 3-2, sekaligus mengembalikan keunggulan Los Blancos pada detik-detik terakhir pertandingan.

Gol tersebut memastikan Real Madrid membawa pulang tiga poin dari kandang Elche. Carlos Espí kembali menunjukkan kemampuannya sebagai pemain yang bisa memberikan dampak penting ketika pertandingan memasuki fase akhir.

Real Madrid Naik ke 15 Poin

Kemenangan atas Elche menjadi kemenangan kelima Real Madrid di LaLiga musim ini. Los Blancos mengoleksi 15 poin dan menyamai perolehan Barcelona, yang masih memiliki satu pertandingan di tangan pada saat laporan pertandingan diterbitkan. Elche tetap berada di dasar klasemen dengan dua poin.

Meski meraih kemenangan, Real Madrid perlu memperhatikan penurunan performa pada babak kedua. Keunggulan 2-0 yang berubah menjadi 2-2 menunjukkan bahwa tim harus menjaga konsentrasi hingga peluit akhir. Namun, gol Carlos Espí memastikan perjalanan Los Blancos berlanjut dengan hasil positif.

Hasil Elche vs Real Madrid 3-2 menjadi pertandingan yang memperlihatkan dua sisi permainan Los Blancos: dominasi pada babak pertama dan perjuangan keras setelah jeda. Dengan Carlos Espí sebagai pahlawan di detik akhir, Real Madrid berhasil mempertahankan tiga poin penting dalam persaingan papan atas LaLiga.

Liverpool dan Arsenal melenggang ke babak keempat Carabao Cup 2026/2027 setelah menang atas lawan masing-masing pada babak ketiga, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Liverpool melenggang setelah menundukkan sesama tim raksasa Premier League, Tottenham Hotspur dengan skor 3-1. Sementara itu, Arsenal melumat Ipswich Town dengan skor 4-2.

Tim asuhan Roberto De Zerbi, Tottenham, datang ke Merseyside untuk menjalani pertandingan putaran ketiga dengan catatan belum pernah mencetak gol ke gawang tim Premier League sepanjang musim ini. Mereka juga belum meraih kemenangan atas tim kasta tertinggi Inggris.

Alexis Mac Allister membawa Liverpool unggul lebih dulu sebelum Cody Gakpo menggandakan keunggulan The Reds pada babak kedua.

Tottenham sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mengakhiri paceklik gol tersebut. Mohammed Kudus dan Lucas Bergvall sama-sama mendapatkan kesempatan bagus untuk mencetak gol pada 45 menit pertama, tetapi gagal memaksimalkannya.

Spurs akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui Conor Gallagher pada menit-menit akhir pertandingan.

Namun, harapan Tottenham untuk bangkit langsung pupus setelah Dominik Szoboszlai mencetak gol spektakuler. Gol tersebut memastikan Liverpool melaju ke putaran keempat Carabao Cup.

Sebelumnya, Giorgi Mamardashvili juga melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Omar Marmoush pada menit-menit akhir.

Penyerang asal Mesir yang dipinjam Liverpool dari Manchester City itu mencoba mengarahkan bola ke tiang jauh. Namun, Mamardashvili mampu menjulurkan tubuhnya dan menepis bola dengan satu tangan.

Max Dowman Jadi Bintang Kemenangan Arsenal

Sementara itu, Max Dowman tampil gemilang pada laga perdananya musim ini dengan mencetak dua gol saat Arsenal menang 4-2 atas Ipswich Town pada putaran ketiga Carabao Cup, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Pemain berusia 16 tahun itu mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan Mikel Arteta untuk tampil sebagai starter. Dowman langsung mencuri perhatian dengan membuka keunggulan Arsenal pada menit ketujuh.

Berawal dari aksi individu, Dowman menuntaskan pergerakannya dengan penyelesaian tenang untuk membawa The Gunners unggul.

Tak berhenti sampai di situ, Dowman kembali mencatatkan namanya di papan skor sesaat setelah babak kedua dimulai. Dengan dingin, ia menaklukkan pertahanan Ipswich untuk membawa Arsenal semakin menjauh.

Penampilan tersebut kembali menunjukkan potensi besar Dowman sekaligus membuat sorotan terhadap wonderkid Arsenal itu semakin besar.

Arsenal tampil dominan sejak awal pertandingan meski melakukan sembilan perubahan pemain dibandingkan tim yang mengalahkan Sunderland pada akhir pekan lalu.

Noni Madueke turut menunjukkan ketajamannya. Pemain sayap tersebut mencetak gol melalui sebuah volley klinis yang membuat Arsenal unggul 2-0 hanya dalam 16 menit.

Memasuki babak kedua, Arsenal semakin leluasa mengendalikan pertandingan.

Mikel Merino kemudian menambah keunggulan menjadi 4-0 sebelum laga berjalan satu jam. Ia melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang mengenai tiang kiri sebelum bersarang di gawang Ipswich.

Tuan rumah sempat memberikan perlawanan. Anis Mehmeti memperkecil ketertinggalan melalui penyelesaian dari jarak dekat. Ipswich kemudian kembali mencetak gol pada masa injury time lewat Chuba Akpom. Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah hasil pertandingan.

Arsenal akhirnya memastikan kemenangan 4-2 dan melaju ke putaran keempat Carabao Cup.

Hasil Lengkap Carabao Cup Hari Ini

Peterborough Vs Barnsley: 7-6 (3-3)
West Ham United Vs Fulham: 2-3
Liverpool Vs Tottenham Hotspur: 3-1
Ipswich Town Vs Arsenal: 2-4
Reading Vs Brentford: 1-2

Lionel Messi kembali mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Argentina. Namun, kali ini ada yang berbeda, La Pulga dipersiapkan menjalani pertandingan terakhirnya bersama La Albiceleste.

Messi masuk dalam skuad Argentina untuk menghadapi Benin pada laga persahabatan di Estadio Monumental, Buenos Aires, 6 Oktober 2026.

Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, memastikan pertandingan tersebut akan menjadi momen khusus untuk memberikan penghormatan kepada Messi setelah sang megabintang mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional.

“Setelah berbicara dengan pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, kami memutuskan mengundang pemain terbaik di dunia, ikon tim nasional sekaligus kapten kami, Lionel Andrés Messi, agar dia mendapatkan perpisahan yang benar-benar layak pada 6 Oktober nanti,” ujar Tapia dalam sebuah pernyataan video, seperti dikutip dari ESPN, Rabu (16/9/2026).

Undang Semua Pemain yang Juarai Piala Dunia 2022

Tapia mengatakan Messi telah menerima undangan tersebut. AFA juga mengundang seluruh pemain yang menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2022 di Qatar untuk hadir dalam pertandingan tersebut bersama keluarga masing-masing.

“Kami mengundang seluruh pemain yang memenangkan Piala Dunia 2022 bersamanya di Qatar agar mereka, bersama keluarga, dapat mendampinginya dalam pertandingan yang tak akan terlupakan ini,” kata Tapia.

“Kami mengundang seluruh rakyat Argentina dan para penggemar Timnas untuk menyaksikan ‘tango terakhir’ dari pemain terbaik di dunia,” lanjutnya.

Rangkaian Laga Persahabatan Argentina

Messi mengumumkan keputusan untuk pensiun dari sepak bola internasional pada 31 Agustus 2026 melalui unggahan di Instagram.

Pemain berusia 39 tahun itu meninggalkan Timnas Argentina dengan status sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah La Albiceleste.

Messi telah mencatatkan 125 gol dalam 207 pertandingan bersama Argentina.

Pertandingan melawan Benin nantinya menjadi bagian dari rangkaian laga persahabatan Argentina. Sebelum menjamu Benin, Argentina dijadwalkan menghadapi Bolivia pada 30 September dan Burkina Faso pada 3 Oktober.

Selain Messi, Rodrigo De Paul dan Giovani Lo Celso juga akan bergabung dengan Argentina secara khusus untuk pertandingan melawan Benin.

Keduanya tetap tercantum dalam daftar skuad umum Argentina, tetapi hanya akan memperkuat La Albiceleste dalam pertandingan yang diproyeksikan menjadi laga perpisahan Messi tersebut.

Dengan demikian, pertandingan 6 Oktober di Estadio Monumental bakal menjadi panggung spesial bagi Messi untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Timnas Argentina dan para pendukungnya.

Idnews.top – Alexis Mac Allister terpilih sebagai Man of the Match dalam kemenangan Liverpool 3-1 atas Tottenham pada putaran ketiga Carabao Cup 2026-27. Pertandingan di Anfield, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB, menjadi panggung bagi gelandang asal Argentina tersebut untuk menunjukkan kembali kualitas terbaiknya.

Liverpool tampil efektif meski melakukan 10 perubahan dari susunan pemain saat bermain imbang tanpa gol melawan Fulham pada akhir pekan. Mac Allister menjadi salah satu pemain yang mampu menjaga kendali permainan sekaligus memberikan kontribusi langsung lewat sebuah gol indah pada babak pertama.

Gol tersebut menjadi pembuka kemenangan Liverpool. Cody Gakpo kemudian menggandakan keunggulan sebelum Conor Gallagher memperkecil ketertinggalan Tottenham, tetapi Dominik Szoboszlai memastikan The Reds melaju ke putaran keempat lewat gol spektakuler pada masa injury time.

Mac Allister Buka Keunggulan Liverpool

Liverpool membuka skor pada menit ke-21 melalui aksi Mac Allister. Berawal dari pergerakan Rio Ngumoha di sisi kiri, bola kemudian jatuh ke kaki sang gelandang yang melepaskan tembakan melengkung ke gawang Martin Dubravka.

Gol tersebut menunjukkan ketenangan Mac Allister dalam memanfaatkan ruang di depan kotak penalti. Ia juga aktif membantu Liverpool menguasai lini tengah ketika Tottenham mencoba memberikan tekanan.

Performa tersebut membuat Mac Allister mampu menjadi penghubung antara lini tengah dan serangan Liverpool. Ia tidak hanya berperan dalam distribusi bola, tetapi juga ikut terlibat dalam sejumlah situasi berbahaya yang diciptakan tuan rumah.

Tampil Dominan Di Lini Tengah

Tottenham memiliki lini tengah yang energik dan berusaha mengganggu aliran permainan Liverpool. Namun, Mac Allister mampu menggunakan pengalaman dan ketenangannya untuk menjaga keseimbangan permainan tim asuhan Andoni Iraola.

Mac Allister juga hampir mencetak gol keduanya setelah Liverpool merebut bola melalui tekanan tinggi. Sayangnya, tembakannya melebar dari sasaran.

Pada awal babak kedua, Mac Allister kembali memberikan kontribusi penting. Ia menjadi pengirim umpan kepada Gakpo yang kemudian menggeser bola ke kaki kanannya sebelum melepaskan tembakan melewati Dubravka untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Liverpool Amankan Tiket Putaran Keempat

Tottenham memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69 melalui Gallagher. Mamardashvili gagal mengantisipasi sepak pojok dengan sempurna sehingga Gallagher dapat menyundul bola masuk ke gawang.

Tekanan Tottenham meningkat setelah gol tersebut dan Liverpool harus bertahan untuk mempertahankan keunggulan. Namun, Szoboszlai yang masuk sebagai pemain pengganti akhirnya mengakhiri ketegangan pada menit ke-90+1 melalui tendangan voli spektakuler dari jarak sekitar 25 yard.

Kemenangan 3-1 memastikan Liverpool melaju ke putaran keempat Carabao Cup. Di tengah kontribusi Gakpo, Mamardashvili, dan Szoboszlai, Mac Allister tetap menjadi pemain paling berpengaruh berkat gol serta perannya dalam mengendalikan lini tengah.

Hasil Liverpool vs Tottenham: Szoboszlai Cetak Gol Roket, The Reds Menang 3-1

Boladonesia – Liverpool berhasil mengamankan kemenangan penting dengan skor 3-1 atas Tottenham Hotspur. Gol roket Dominik Szoboszlai menjadi salah satu momen paling menarik dalam pertandingan yang mempertemukan dua tim besar Liga Inggris tersebut.

Bermain di Anfield, The Reds tampil penuh energi dan menunjukkan keinginan kuat untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Tottenham datang dengan ambisi memberikan perlawanan, tetapi Liverpool mampu menemukan cara untuk mencetak tiga gol dan menyelesaikan laga dengan kemenangan.

Hasil Liverpool vs Tottenham ini menjadi kabar positif bagi para pendukung The Reds. Selain mengamankan tiga poin, kemenangan tersebut memperlihatkan bagaimana kualitas lini tengah dan serangan Liverpool dapat menjadi pembeda dalam pertandingan penting.

Babak Pertama: Liverpool Berusaha Mengendalikan Permainan

Sejak pertandingan dimulai, Liverpool berusaha membangun serangan melalui penguasaan bola dan pergerakan pemain di lini depan. Tottenham tidak tinggal diam. Tim tamu mencoba memberikan tekanan dan mencari celah di pertahanan The Reds.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Liverpool harus bekerja keras untuk menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Sementara itu, Tottenham berusaha memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengancam gawang tuan rumah.

Dukungan suporter Anfield turut memberikan energi tambahan bagi Liverpool. Setiap serangan yang dibangun The Reds disambut antusias, terutama ketika bola mulai mendekati area pertahanan Tottenham.

Liverpool akhirnya mampu mencetak gol-gol yang dibutuhkan untuk mengubah jalannya pertandingan. Namun, Tottenham juga berhasil mencetak satu gol sehingga skor akhir menjadi 3-1 untuk kemenangan The Reds.

Dominik Szoboszlai Cetak Gol Roket yang Spektakuler

Salah satu sorotan utama dalam pertandingan Liverpool vs Tottenham adalah gol spektakuler Dominik Szoboszlai.

Gelandang asal Hungaria tersebut dikenal memiliki kemampuan menembak dari luar kotak penalti. Dalam pertandingan ini, kualitas tersebut kembali menjadi perhatian setelah ia mencetak gol roket yang membantu menyempurnakan kemenangan Liverpool.

Tembakan keras Szoboszlai menjadi momen yang membuat pertandingan semakin menarik. Gol tersebut menunjukkan bahwa ancaman Liverpool tidak hanya datang dari penyerang, tetapi juga dari lini tengah.

Szoboszlai memiliki peran penting dalam permainan Liverpool. Selain membantu mengalirkan bola, ia mampu memberikan kontribusi melalui tembakan jarak jauh, pergerakan tanpa bola, dan tekanan kepada lawan.

Gol roket tersebut juga menjadi pengingat bahwa Liverpool memiliki pemain dengan kemampuan menciptakan momen istimewa ketika pertandingan membutuhkan solusi.

Tottenham Berusaha Memberikan Perlawanan

Tottenham Hotspur tetap berusaha memberikan perlawanan meskipun Liverpool mampu mencetak tiga gol. Tim tamu berhasil mencetak satu gol dalam pertandingan ini, tetapi belum cukup untuk mengubah hasil akhir.

Menghadapi Liverpool di Anfield bukan tugas mudah. The Reds memiliki dukungan suporter dan kualitas pemain yang dapat membuat tekanan terus meningkat sepanjang pertandingan.

Tottenham perlu mengevaluasi sejumlah aspek permainan setelah kekalahan ini. Pertahanan, penguasaan bola, dan efektivitas serangan menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dalam pertandingan berikutnya.

Bagi Liverpool, kemenangan 3-1 tersebut menunjukkan bahwa mereka mampu menghadapi perlawanan Tottenham dan tetap menjaga keunggulan hingga peluit akhir.

Hasil Liverpool vs Tottenham: The Reds Amankan Tiga Poin

Dengan hasil akhir 3-1, Liverpool sukses meraih kemenangan atas Tottenham Hotspur. The Reds mencetak tiga gol, sedangkan Tottenham hanya mampu membalas satu gol.

Kemenangan ini menjadi tambahan penting bagi perjalanan Liverpool di Liga Inggris. Setiap tiga poin memiliki nilai besar dalam persaingan papan atas, terutama ketika tim-tim besar saling berhadapan.

Gol Dominik Szoboszlai menjadi salah satu cerita utama dari kemenangan tersebut. Tembakan roket sang gelandang memperlihatkan kualitas individu yang dapat membantu Liverpool menyelesaikan pertandingan dengan hasil positif.

Para pendukung The Reds tentu berharap kemenangan ini menjadi modal untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Liverpool masih harus menjaga konsistensi, meningkatkan performa, dan terus berusaha meraih hasil maksimal.

Kesimpulan

Hasil Liverpool vs Tottenham berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk The Reds. Liverpool berhasil mencetak tiga gol dan mengamankan pertandingan, sementara Tottenham harus menerima kekalahan setelah hanya mencetak satu gol.

Dominik Szoboszlai menjadi sorotan berkat gol roket spektakulernya. Momen tersebut menambah warna dalam kemenangan Liverpool dan memperlihatkan kualitas tembakan jarak jauh yang dimiliki sang gelandang.

Liverpool 3-1 Tottenham: The Reds menang, Szoboszlai bersinar, dan Anfield kembali merayakan kemenangan.

Idnews.top – Inter Milan meraih kemenangan 5-3 atas Udinese setelah sempat tertinggal dua gol dalam lanjutan Serie A, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut memperlihatkan satu karakter penting dari tim asuhan Cristian Chivu, yakni kemampuan untuk bangkit ketika berada dalam situasi sulit.

Comeback itu menjadi semakin menarik karena Inter Milan baru saja melakukan hal serupa pada pertandingan sebelumnya. Saat menghadapi Napoli, Nerazzurri juga tertinggal dua gol sebelum membalikkan keadaan dan menang 3-2 berkat gol penentu Lautaro Martinez.

Dua hasil tersebut memberikan sinyal bahwa kebangkitan melawan Napoli bukan sekadar kejadian satu kali. Inter Milan mulai menunjukkan keyakinan bahwa mereka tetap mampu mendapatkan hasil positif meski pertandingan berjalan tidak sesuai rencana.

Musim masih panjang dan berbagai tantangan akan menunggu Inter Milan. Kemampuan untuk tetap tenang ketika tertinggal dapat menjadi modal penting bagi Chivu dalam menghadapi jadwal padat, pertandingan sulit, serta persaingan memperebutkan trofi.

Inter Mulai Punya Mental Comeback

Kemenangan atas Napoli sebelumnya sudah memperlihatkan kemampuan Inter Milan untuk mengatasi situasi sulit. Namun, mengulanginya hanya beberapa hari kemudian membuat dua kemenangan tersebut memiliki arti yang lebih besar bagi perkembangan tim.

Para pemain kini memiliki pengalaman nyata bahwa ketertinggalan bukan berarti pertandingan telah berakhir. Kepercayaan seperti itu dapat membantu mereka tetap bermain dengan keyakinan ketika lawan lebih dulu mencetak gol.

Saat menghadapi Udinese, Inter Milan tidak membiarkan dua gol awal lawan mengubah pendekatan mereka. Nerazzurri terus memainkan permainan mereka dan perlahan mengambil kendali pertandingan.

Bagi Chivu, respons tersebut menjadi salah satu hal paling positif dari kemenangan tersebut. Para pemain menunjukkan kemampuan untuk tetap tenang, bekerja keras, dan menjaga fokus meski berada di bawah tekanan.

Tidak Panik Setelah Tertinggal

Inter Milan juga memperlihatkan bahwa mereka memiliki keyakinan untuk kembali ke dalam pertandingan. Pengalaman melawan Napoli memberi mereka gambaran bahwa situasi tertinggal masih dapat diubah jika tim terus berusaha.

Kondisi tersebut bisa menjadi sangat penting ketika mereka menghadapi periode sulit sepanjang musim. Cedera, jadwal padat, dan pertandingan dengan tingkat kesulitan tinggi berpotensi menguji kedalaman skuad.

Jika Inter Milan kembali tertinggal dalam pertandingan penting, pengalaman dari dua comeback tersebut dapat memberikan dorongan mental. Para pemain tidak perlu langsung kehilangan kepercayaan diri hanya karena lawan berhasil mencetak gol lebih dahulu.

Kemampuan menjaga ketenangan juga memungkinkan Inter Milan tetap menjalankan rencana permainan. Hal itu terlihat ketika mereka perlahan mengubah pertandingan melawan Udinese hingga akhirnya mengamankan kemenangan dengan lima gol.

Inter Tetap Menyerang Setelah Berbalik Unggul

Hal menarik lainnya terlihat setelah Inter Milan berhasil mengembalikan keadaan. Mereka tidak sekadar bertahan untuk mempertahankan keunggulan yang sudah didapat.

Sebaliknya, Nerazzurri tetap memberikan tekanan kepada Udinese dan terus mencari peluang untuk menambah gol. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tim tidak takut mengambil risiko setelah berhasil keluar dari situasi sulit.

Inter Milan akhirnya mencetak lima gol dalam pertandingan tersebut. Produktivitas itu memperlihatkan bahwa comeback mereka bukan hanya tentang bertahan dari tekanan, tetapi juga kemampuan untuk mengambil alih pertandingan.

Karakter tersebut bisa menjadi sangat berharga ketika setiap poin mulai menentukan posisi di klasemen. Tim yang mampu terus menyerang setelah bangkit memiliki peluang lebih besar untuk mengubah pertandingan sulit menjadi kemenangan.

Modal Penting untuk Perburuan Trofi

Kemampuan bangkit juga dapat memberikan keuntungan ketika Inter Milan memasuki pertandingan besar pada fase penting musim. Jika mereka bersaing dalam perebutan gelar Serie A dan Liga Champions, situasi tertinggal kemungkinan akan kembali muncul.

Di kompetisi Eropa, satu awal buruk dapat membuat sebuah tim berada dalam posisi sulit. Pengalaman menghadapi situasi serupa bersama Napoli dan Udinese dapat membantu Inter Milan menghadapi tekanan ketika lawan yang dihadapi memiliki kualitas lebih tinggi.

Musim masih sangat panjang sehingga dua comeback tersebut belum bisa menjadi jaminan keberhasilan. Namun, Chivu sudah memiliki sesuatu yang positif untuk dikembangkan dari dua pertandingan tersebut.

Inter Milan bukan hanya menunjukkan kualitas untuk memenangkan pertandingan. Mereka juga memperlihatkan bahwa ketika berada dalam masalah, mereka memiliki daya juang untuk tetap bertahan dan mencari jalan keluar.

Jika karakter tersebut terus berkembang, mental comeback dapat menjadi salah satu keunggulan Inter Milan sepanjang musim. Dalam persaingan panjang menuju trofi, kemampuan meraih poin dari situasi yang hampir hilang bisa menjadi pembeda pada akhirnya.

Boladonesia – Juventus kembali mendapat sorotan setelah kekalahan mengejutkan dari Sassuolo. Hasil tersebut memunculkan pertanyaan besar mengenai kualitas Bianconeri sebagai salah satu klub elite Italia. Meski memiliki sejarah panjang dan ambisi besar, Juventus masih harus membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi.

Juventus Tumbang dari Sassuolo

Juventus menelan kekalahan 2-3 dari Sassuolo pada pertandingan Serie A, Minggu, 13 September 2026. Hasil ini menjadi pukulan bagi tim yang ingin menunjukkan diri sebagai kandidat kuat dalam persaingan papan atas Liga Italia.

Pertandingan tersebut memperlihatkan bahwa Juventus masih memiliki sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi. Kekalahan dari Sassuolo bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga menjadi pengingat bahwa nama besar klub tidak otomatis menjamin performa di lapangan.

Bianconeri tentu menginginkan hasil yang lebih baik. Namun, ketika menghadapi lawan yang mampu memberikan tekanan, Juventus masih harus menunjukkan konsistensi, ketenangan, dan kualitas permainan yang lebih matang.

Performa Juventus Belum Mencerminkan Tim Hebat

Juventus Ini Masih Jauh dari Level Tim Hebat. Pernyataan tersebut menggambarkan tantangan yang sedang dihadapi klub asal Turin tersebut.

Tim hebat bukan hanya tim yang memiliki pemain berkualitas atau sejarah gemilang. Tim hebat juga harus mampu menjaga performa, mengontrol pertandingan, dan meraih kemenangan ketika menghadapi situasi sulit.

Saat melawan Sassuolo, Juventus gagal membawa pulang hasil positif. Skor 2-3 menunjukkan bahwa pertandingan berjalan ketat, tetapi pada akhirnya Bianconeri harus mengakui keunggulan lawan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Juventus masih perlu berkembang di berbagai aspek. Mulai dari pertahanan, keseimbangan lini tengah, hingga efektivitas serangan, semuanya harus mendapat perhatian.

Apabila ingin bersaing dengan klub-klub terbaik Italia, Juventus tidak boleh hanya mengandalkan kualitas individu. Mereka perlu membangun permainan yang lebih solid dan konsisten dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Kekalahan Ini Jadi Peringatan Penting

Hasil melawan Sassuolo seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi seluruh skuad Juventus. Kekalahan tersebut datang pada awal musim, sehingga masih ada kesempatan untuk memperbaiki berbagai kekurangan.

Namun, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan dengan serius. Serie A merupakan kompetisi yang menuntut konsistensi tinggi. Setiap kehilangan poin dapat memengaruhi posisi di klasemen dan kepercayaan diri tim.

Bianconeri harus belajar dari pertandingan ini. Mereka perlu memahami mengapa lawan mampu mencetak tiga gol dan bagaimana cara memperbaiki organisasi pertahanan.

Selain itu, para pemain juga harus meningkatkan konsentrasi sepanjang pertandingan. Tim besar dituntut mampu menjaga fokus, terutama ketika pertandingan memasuki fase-fase menentukan.

Lini Pertahanan dan Konsistensi Perlu Diperbaiki

Salah satu pekerjaan rumah Juventus adalah memperkuat pertahanan. Kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan tentu menjadi perhatian, meskipun sepak bola tidak bisa dinilai hanya dari jumlah gol yang masuk.

Pertahanan yang baik membutuhkan kerja sama seluruh pemain. Penyerang harus membantu memberikan tekanan, gelandang harus menjaga keseimbangan, dan pemain belakang harus mampu membaca ancaman lawan.

Juventus juga perlu meningkatkan konsistensi ketika menguasai bola. Penguasaan bola yang tidak diikuti peluang berbahaya akan membuat tim kesulitan mencetak gol.

Oleh karena itu, evaluasi setelah kekalahan dari Sassuolo harus dilakukan secara menyeluruh. Bukan hanya menyalahkan satu pemain, tetapi mencari solusi agar performa tim bisa meningkat.

Bianconeri harus segera bangkit

Juventus masih memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka layak disebut sebagai tim hebat. Namun, kesempatan tersebut membutuhkan kerja keras dan hasil nyata di lapangan.

Pertandingan berikutnya menjadi momen penting bagi Bianconeri untuk merespons kekalahan dari Sassuolo. Mereka harus menunjukkan karakter, meningkatkan kualitas permainan, dan kembali meraih kemenangan.

Jika Juventus mampu memperbaiki kelemahan yang terlihat, peluang untuk bersaing di papan atas tetap terbuka. Sebaliknya, apabila masalah yang sama terus berulang, ambisi besar klub akan semakin sulit diwujudkan.

Juventus Ini Masih Jauh dari Level Tim Hebat, tetapi perjalanan musim masih panjang. Bianconeri harus membuktikan bahwa mereka mampu berkembang dan kembali menjadi kekuatan besar di sepak bola Italia.

Idnews.top – Manchester City berhasil keluar sebagai pemenang dalam Derby Manchester. Berikut sejumlah catatan menarik dari pertandingan Manchester United vs Manchester City.

Manchester City berhasil meraih kemenangan atas Manchester United pada pekan keempat Liga Inggris 2026/2027, Minggu (13/9/2026) malam WIB. The Citizens menang 1-0 di Old Trafford berkat gol Erling Haaland pada babak kedua.

Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan. Manchester City pun sukses membawa pulang tiga poin dari markas rival sekotanya.

Tambahan tiga poin membuat Manchester City kini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. The Citizens menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris.

Sejumlah catatan menarik tercipta setelah Manchester City mengalahkan Manchester United. Berikut perinciannya.

Catatan Menarik Duel Manchester United vs Manchester City

  1. Erling Haaland kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Derby Manchester di Premier League dengan sembilan gol. Ia melewati catatan Sergio Aguero dan Wayne Rooney yang sama-sama mengoleksi delapan gol.
  2. Manchester City mencatat kartu merah paling awal dalam pertandingan Premier League yang berujung kemenangan mereka, yakni ketika laga baru berjalan 22 menit 23 detik. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang Vincent Kompany yang mendapat kartu merah pada menit ke-10 saat menghadapi Hull City pada Maret 2014, meski Manchester City tetap menang 2-0.

Catatan Menarik Duel Manchester United vs Manchester City

  1. Sebanyak 50 tim pernah mendapat kartu merah sebagai tim tamu di Old Trafford dalam ajang Premier League. Namun, hanya dua tim yang tetap mampu meraih kemenangan, yakni Everton pada November 2025 setelah mendapat kartu merah pada menit ke-13 dan menang 1-0, serta Manchester City hari ini yang mendapat kartu merah pada menit ke-23 dan menang 1-0.
  2. Manchester City menjadi tim tamu pertama yang mampu meraih 10 kemenangan atas Manchester United di Old Trafford dalam sejarah Premier League. Dalam 11 musim terakhir sejak 2016/2017, tidak ada pertandingan lain di kompetisi kasta teratas Inggris yang menghasilkan lebih banyak kemenangan tim tamu daripada Derby Manchester, yakni 10 kali.

Inter Milan berusaha melupakan kekalahan dari Real Madrid saat menjamu Udinese pada pekan keempat Liga Italia 2026-27. Pertandingan Inter vs Udinese berlangsung di Stadion San Siro, Selasa (15/9/2026) pukul 01.45 WIB.

Sebelum kalah di Liga Champions, Inter tampil sempurna di tiga pertandingan domestik dengan mengoleksi sembilan poin. Kemenangan dramatis 3-2 atas Napoli bahkan memperlihatkan kemampuan tim asuhan Cristian Chivu membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol.

Udinese datang dengan misi berbeda setelah momentum positif mereka terhenti akibat kekalahan 1-2 dari Lazio. Kendati demikian, kemenangan di markas Inter pada musim lalu menjadi bekal penting bagi tim tamu untuk kembali membuat kejutan.

Inter Bertekad Kembali Menang

Kekalahan dari Real Madrid menjadi noda pertama Inter pada awal musim 2026-27, setelah sebelumnya meraih hasil sempurna di kompetisi domestik. Carlos Augusto sempat memperkecil ketertinggalan di Madrid, tetapi Inter tetap pulang tanpa poin.

Lautaro Martinez menjadi pemain yang paling diandalkan Inter untuk kembali ke jalur kemenangan. Kapten Nerazzurri itu mencetak dua gol ketika menghadapi Napoli dan telah mengoleksi tujuh gol di Liga Italia melawan Udinese.

Federico Dimarco berpeluang kembali bermain setelah absen di Madrid karena cedera ringan. Curtis Jones juga bisa kembali dipercaya setelah mendapatkan kesempatan sebagai starter ketika menghadapi Real Madrid.

Udinese Bisa Jadi Ancaman

Udinese memiliki catatan tandang yang cukup menarik menjelang lawatan ke San Siro. Mereka memenangkan empat dari enam pertandingan tandang terakhir, termasuk kemenangan atas Inter pada musim lalu.

Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri tujuh kekalahan beruntun Udinese dalam lawatan ke markas Inter. Namun, performa terbaru mereka sedikit menurun setelah Lazio mampu membalikkan keadaan dan mencetak dua gol pada 15 menit terakhir pertandingan.

Keinan Davis diperkirakan kembali menjadi pilihan utama di lini depan Udinese. Tim tamu harus bermain tanpa sejumlah pemain karena cedera, termasuk Jakub Piotrowski dan Oumar Solet yang mengalami masalah dalam laga melawan Lazio.

Prediksi Skor Inter Vs Udinese

Inter memiliki keunggulan dari segi kualitas skuad dan produktivitas di kandang. Sepanjang 2026, mereka rata-rata mencetak 2,8 gol per pertandingan Liga Italia di San Siro.

Udinese tetap berpeluang memberikan perlawanan karena memiliki pengalaman mengalahkan Inter pada musim lalu. Namun, absennya sejumlah pemain dan pertahanan yang kebobolan dua gol dalam dua pertandingan liga terakhir dapat menyulitkan tim tamu.

Inter diperkirakan tampil lebih agresif sejak awal untuk mengamankan tiga poin sekaligus menjaga posisi di papan atas.

Prediksi skor: Inter 3-1 Udinese.