Shin Tae-yong mendapatkan debut manis bersama Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027. Macan Kemayoran menang 1-0 saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda, Sabtu (5-9-2026) malam WIB.
Alexander Jeremejeff menjadi pahlawan kemenangan Persija. Striker asal Swedia itu mencetak satu-satunya gol kemenangan Persija di Stadion Segiri, Samarinda.
Shin Tae-yong bangga dengan kemenangan yang diraih Persija. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu juga tidak lupa untuk memuji Borneo FC Samarinda.
“Ya, pertama-tama, pemain kami tampil dengan baik,” ujar Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers usai laga, di Samarinda, Sabtu (5-9-2026).
“Borneo FC juga bermain dengan gigih, dan menurut saya, kami berhasil menyuguhkan pertandingan yang hebat bersama-sama,” lanjut Shin Tae-yong.
Mengeluarkan Semua Kemampuan
Laga melawan Borneo FC Samarinda jelas berat bagi Persija. Tim Pesut Etam bahkan terus menggempur lini belakang Macan Kemayoran hampir di sepanjang laga.
Namun, Shin Tae-yong bangga dengan pemain Persija. Eks pelatih Ulsan HD itu merasa skuadnya mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik.
“Tim saya telah mengerahkan seluruh kemampuan dan tampil luar biasa,” ungkap Shin Tae-yong.
Akhirnya Menang
Kemenangan di kandang Borneo FC Samarinda ini pun terasa sangat spesial bagi Persija. Sebab, tim asal ibu kota ini sebelumnya sangat susah menang saat bertandang ke Segiri.
“Sepanjang pengetahuan saya, ini adalah kemenangan pertama kami di sini dalam kurun waktu delapan tahun,” kata Shin Tae-yong.
“Ini merupakan pertandingan pembuka yang berat, tapi saya sangat ingin memuji para pemain karena mereka tetap fokus dan bermain gigih hingga akhir pertandingan,” ujar eks pelatih Timnas Indonesia itu.
Idnews.top – Manajer Manchester United, Michael Carrick meminta anak asuhnya untuk mempersiapkan diri dengan baik jelang lawatan ke kandang Everton. Ia menyakini bahwa The Toffees bakal jadi lawan yang sangat merepotkan terutama mereka tampil di kandang mereka.
Di pekan ketiga EPL 2026/2027, Manchester United akan menjalani laga tandang. Setan Merah akan menyambangi Hill Dickinson Stadium untuk berhadapan dengan Everton.
Kubu tuan rumah mengawali musim 2026/2027 dengan cukup apik. Mereka memenangkan dua laga dan imbang di laga terakhir mereka melawan Bournemouth, sehingga mereka dalam kepercayaan diri yang tinggi saat menghadapi Setan Merah.
Carrick meyakini bahwa timnya akan mendapatkan perlawanan yang sengit dari tuan rumah di laga ini. “Sejujurnya, sepanjang karir saya, setiap laga tandang ke Goodison selalu menjadi pertandingan yang sangat sulit untuk dimenangkan,” buka Carrick di MUTV baru-baru ini.
Konsisten Jadi Ancaman
Carrick menyebut bahwa Everton setiap musim selalu konsisten menjadi tim yang sulit dikalahkan. Ia yakin pasukan The Toffees akan tampil ngotot di laga ini untuk bisa mengalahkan sang tamu.
“Ya, kami memang memiliki sejumlah hasil yang bagus saat menghadapi mereka, namun kami juga mendapatkan beberapa hasil yang kurang bagus saat menghadapi mereka. Pertandingan di musim lalu menunjukkan betapa sulitnya meraih kemenangan melawan mereka,” sambung Carrick.
“Jika kita melihat sejarah, apapun kondisi mereka, di posisi mana-pun mereka di Liga, setiap kali saya pergi ke kandang mereka, pertandingannya selalu sulit apapun kondisi mereka.”
Puji Magis David Moyes
Pada kesempatan ini, Carrick juga tidak lupa memberikan pujian bagi juru taktik Everton, David Moyes. Ia menyebut pelatih asal Skotlandia itu punya jam terbang yang sangat tinggi di sepak bola Inggris dan kehadirannya membuat Everton jadi tim yang sulit ditaklukkan.
“Kita tidak boleh lupa bahwa David (Moyes) adalah manager yang sangat luar biasa dan mereka juga memiliki skuad yang sangat bagus. Mereka memiliki banyak pemain yang bertalenta, dan para penyerang mereka sangatlah bagus,” sambung Carrick.
“Itulah mengapa kam imenilai pertandingan ini bakal jadi pertandingan yang sulit seperti biasanya, dan kami akan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk pertandingan ini,” pungkasnya
Jadwal Padat
Manchester United sendiri ditunggu jadwal yang padat seusai bertandang ke markas Everton nanti.
Pasalnya mulai pekan depan mereka akan bermain di Liga Champions, di mana pertandingan pertama mereka akan menjamu Sabah di Old Trafford.
Persib Bandung akan melakoni laga perdana BRI Super League 2026/2027 kontra PSM Makassar di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (6/9/2026) malam pukul 19.00 WIB.
Duel Maung Bandung lawan Juku Eja ini menjadi ujian pertama bagi Igor Tolic sebagai pelatih kepala dalam pertandingan kompetisi tertinggi di Tanah Air.
Dalam laga perdana ini, Maung Bandung dipastikan tanpa tiga pemain karena masih menjalani pemulihan cedera, yakni Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, dan Luciano Guaycochea.
Walau demikian, Igor Tolic menegaskan pasukannya sudah sangat siap menghadapi PSM Makassar. Bahkan Persib sudah sangat siap menghadapi laga perdana dengan cara yang baik.
“Kami tahu bagaimana cara mereka bermain. Saya pikir mereka memiliki gaya permainan yang jelas. Beberapa pemain baru yang bagus dan pelatih yang bagus,” tegas Igor Tolic mengenai gaya permainan PSM.
Maksimalkan Dukungan Bobotoh
Dengan dukungan puluhan ribu Bobotoh, Tolic mengaku akan menjadi motivasi tersendiri bagi para pemainnya di laga perdana musim ini.
Ia pun memastikan pertandingan perdana nanti akan menarik sebab kedua tim masih sama-sama sedang membangun tim.
“Jadi, saya berharap ini akan menjadi pertandingan yang bagus. Kami siap untuk segalanya, dan kita lihat saja di lapangan,” kata Igor Tolic.
Mampukah Maung Bandung menancapkan auranya di kandang sendiri atau malah Juku Eja yang mengukir awal musim ini dengan memuaskan? Menarik untuk dinanti!
Prakiraan Susunan Pemain dan Prediksi Pertandingan
Persib Bandung (4-3-3): Teja Paku Alam (kiper); Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Eliano Reijnders (belakang); Thom Haye, Mark Klok, Adam Alis (tengah); Mariano Peralta, Balsa Sekulic, Luka Menalo (depan) Pelatih: Igor Tolic (Kroasia)
PSM Makassar (4-3-3): Hilmansyah (kiper); Dusan Lagator, Aloislo Neto, Nenad Lalic, Victor Luiz (belakang); Stefan Jetvoski, Navarone Foor, Rizky Eka Pratama (tengah); Luka Bulatovic, Luca Cumic, Kodai Tanaka (depan). Pelatih: Darije Kalezic (Bosnia dan Herzegovina) Prediksi Bola.com: Persib Bandung 50:50 PSM Makassar
BolaIndonesia – Klasemen Liga Inggris pekan ke-3 2026/2027 kembali mengalami perubahan setelah sejumlah pertandingan digelar. Manchester City menjadi tim yang paling mencuri perhatian setelah berhasil mempertahankan rekor sempurna dan kini kokoh di puncak klasemen.
Persaingan Premier League musim 2026/2027 mulai menunjukkan tensi tinggi sejak awal kompetisi. Manchester City menjadi salah satu tim yang tampil paling konsisten dengan meraih tiga kemenangan beruntun.
Sementara itu, kondisi berbeda dialami Tottenham Hotspur dan Aston Villa. Kedua klub tersebut masih kesulitan meraih kemenangan dan harus berada di papan bawah klasemen.
Manchester City Sempurna di Puncak Klasemen
Manchester City berhasil mempertahankan posisi pertama setelah mengalahkan Coventry City dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan pekan ketiga.
Gol tunggal kemenangan The Citizens dicetak oleh Erling Haaland pada menit ke-26. Hasil tersebut membuat Man City mengoleksi 9 poin dari tiga pertandingan, sekaligus mempertahankan catatan sempurna.
Menariknya, Haaland juga mencatat pencapaian penting dengan gol tersebut. Penyerang asal Norwegia itu mencetak gol ke-300 dalam karier klubnya di kompetisi kasta teratas. Gol tersebut juga menjadi pembeda dalam laga yang cukup sulit bagi Man City.
Dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan, Manchester City kini berada dalam posisi ideal untuk mempertahankan persaingan di papan atas.
Liverpool Mulai Bangkit
Liverpool juga mulai menunjukkan perkembangan positif setelah meraih kemenangan perdana musim ini.
The Reds berhasil mengalahkan Ipswich Town dengan skor 2-0. Alexander Isak menjadi bintang kemenangan Liverpool setelah mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Hasil ini membuat Liverpool mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan.
Liverpool sebelumnya hanya mampu bermain imbang dalam dua pertandingan pertama. Tambahan tiga poin dari markas Ipswich membuat posisi mereka mulai mendekati kelompok papan atas.
Performa tersebut menjadi modal penting bagi Liverpool untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Tottenham Masih Kesulitan Mencetak Gol
Tottenham Hotspur menjadi salah satu klub besar yang mendapatkan sorotan pada pekan ketiga.
Menghadapi Nottingham Forest, Tottenham hanya mampu bermain imbang 0-0. Hasil tersebut menjadi pertandingan ketiga Spurs tanpa mencetak gol di Premier League musim ini.
Tambahan satu poin membuat Tottenham baru mengumpulkan 1 poin dari tiga pertandingan. Mereka pun masih berada di posisi ke-17 klasemen sementara dan hanya berjarak tipis dari zona degradasi.
Situasi ini tentu menjadi perhatian serius. Spurs membutuhkan perubahan cepat, terutama dari sisi produktivitas lini depan.
Aston Villa Juga Terancam Masuk Zona Merah
Aston Villa turut mengalami awal musim yang sulit. Setelah menelan dua kekalahan pada dua pertandingan pertama, Villa masih belum mampu keluar dari papan bawah.
Villa bahkan baru mencetak satu poin dalam tiga pertandingan dan berada di sekitar zona degradasi. Kondisi tersebut membuat pertandingan berikutnya menjadi sangat penting bagi pasukan Unai Emery.
Persaingan di papan bawah juga masih sangat ketat. Selisih poin antarklub cukup tipis sehingga satu kemenangan dapat langsung mengubah posisi dalam klasemen.
Klasemen Sementara Liga Inggris Pekan Ke-3
Berikut posisi klasemen sementara berdasarkan pertandingan yang sudah dimainkan:
Manchester City – 9 poin
Arsenal – 6 poin
Hull City – 6 poin
Chelsea – 6 poin
Brentford – 5 poin
Liverpool – 5 poin
Newcastle United – 5 poin
Leeds United – 5 poin
Brighton – 4 poin
Everton – 4 poin
Sunderland – 4 poin
Manchester United – 3 poin
Crystal Palace – 3 poin
Ipswich Town – 3 poin
Bournemouth – 2 poin
Nottingham Forest – 2 poin
Tottenham Hotspur – 1 poin
Fulham – 0 poin
Aston Villa – 0 poin
Coventry City – 0 poin
Persaingan Papan Atas Makin Menarik
Manchester City kini menjadi satu-satunya tim yang sudah mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Namun, persaingan untuk posisi berikutnya masih sangat terbuka.
Arsenal, Hull City, dan Chelsea masih berada dalam persaingan papan atas dengan enam poin. Liverpool, Newcastle, Leeds, serta Brentford juga mulai mendekati kelompok tersebut.
Di sisi lain, tekanan semakin besar bagi Tottenham dan Aston Villa. Kedua klub membutuhkan kemenangan secepat mungkin agar tidak semakin terperosok ke zona merah.
Dengan kompetisi yang baru memasuki pekan ketiga, posisi klasemen masih sangat mungkin berubah. Namun, satu hal sudah terlihat jelas: Manchester City menjadi tim yang paling konsisten sejauh ini dan mulai menunjukkan ambisi besar untuk bersaing memperebutkan gelar Premier League 2026/2027.
Martinelli Pergi, Arteta Puas dengan Serangan Arsenal
BolaIndonesia – Kepergian Gabriel Martinelli dari Arsenal menjadi salah satu cerita besar pada penghujung bursa transfer musim panas 2026. Winger asal Brasil tersebut resmi meninggalkan Emirates Stadium dan bergabung dengan Al-Hilal setelah tujuh tahun menjadi bagian penting dari skuad The Gunners. Meski kehilangan salah satu pemain depannya, Mikel Arteta tetap puas dengan opsi serangan Arsenal yang tersedia untuk menghadapi musim 2026/2027.
Martinelli resmi bergabung dengan Al-Hilal setelah Arsenal menyepakati transfer yang dilaporkan bernilai sekitar £60 juta. Pemain berusia 25 tahun itu mengakhiri perjalanan panjangnya bersama klub London Utara setelah mencatatkan 278 penampilan dan 62 gol di semua kompetisi.
Martinelli Tinggalkan Arsenal Setelah Tujuh Tahun
Martinelli datang ke Arsenal pada 2019 dari Ituano dan berkembang menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di Premier League. Kecepatan, kemampuan membawa bola, serta agresivitasnya membuat pemain asal Brasil tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Arsenal di bawah Arteta.
Namun, posisinya dalam persaingan lini depan mulai berubah dalam beberapa musim terakhir. Arsenal akhirnya memilih membuka jalan bagi Martinelli untuk mencari tantangan baru, terutama setelah sang pemain tidak lagi menjadi pilihan utama secara konsisten.
Kepergian tersebut juga terjadi setelah Arsenal kehilangan beberapa pemain menyerang lainnya. Gabriel Jesus bergabung dengan Barcelona, sementara Leandro Trossard lebih dahulu meninggalkan London Utara untuk bergabung dengan Besiktas.
Arteta Tidak Ingin Meratapi Kepergian Pemain
Situasi tersebut membuat sejumlah pengamat mempertanyakan kedalaman lini serang Arsenal. Pasalnya, The Gunners hanya mendatangkan Christos Tzolis sebagai tambahan utama di sektor ofensif pada bursa transfer musim panas.
Meski demikian, Arteta tidak ingin terlalu fokus terhadap pemain yang sudah pergi. Pelatih asal Spanyol tersebut justru meminta perhatian diarahkan kepada pemain yang masih tersedia dalam skuad Arsenal.
“Saya tidak tahu, itu semua hanya opini. Bursa transfer sudah ditutup dan saya lebih memilih melihat semua hal luar biasa yang kami miliki di skuad ini,” ujar Arteta.
Arsenal Masih Punya Banyak Pilihan di Lini Depan
Meskipun kehilangan Martinelli, Arsenal masih mempunyai sejumlah pemain berkualitas untuk mengisi lini serang. Bukayo Saka tetap menjadi salah satu senjata utama dari sisi kanan, sementara Eberechi Eze dapat memberikan fleksibilitas di area kiri maupun posisi yang lebih sentral.
Christos Tzolis juga menjadi opsi baru setelah didatangkan dari Club Brugge. Kehadirannya menjadi salah satu solusi Arsenal setelah Trossard dan Martinelli pergi.
Selain itu, Arsenal masih memiliki Kai Havertz serta Viktor Gyokeres sebagai opsi di lini depan. Arteta juga dapat mengandalkan kreativitas Martin Odegaard untuk mendukung serangan dari lini kedua.
Komposisi tersebut membuat Arteta percaya diri bahwa Arsenal masih mempunyai kualitas untuk bersaing di papan atas Premier League dan kompetisi Eropa.
Kepergian Martinelli Bukan Akhir Segalanya
Arteta juga memberikan penghormatan kepada Martinelli setelah perjalanan panjang sang pemain bersama Arsenal berakhir. Sang manajer mengaku bersyukur pernah bekerja bersama pemain tersebut dan menyaksikan perkembangan Martinelli dari pemain muda hingga menjadi pemain internasional Brasil.
Martinelli sendiri meninggalkan Arsenal dengan catatan 278 pertandingan dan 62 gol. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang memenangkan Premier League musim 2025/2026, sekaligus pernah merasakan gelar Piala FA dan Community Shield bersama The Gunners.
Bagi Arteta, kontribusi Martinelli tidak hanya dapat diukur melalui statistik. Ambisi, kecintaan terhadap sepak bola, dan kontribusinya terhadap perkembangan Arsenal juga menjadi bagian penting dari perjalanan sang pemain.
“Ceritanya berakhir, dan kami mendoakan yang terbaik untuknya dalam cerita yang berbeda,” kata Arteta.
Arteta Percaya pada Skuad Arsenal
Keputusan Arsenal tidak mendatangkan pengganti langsung Martinelli memang menimbulkan tanda tanya. Bahkan, sejumlah analisis menilai The Gunners kini memiliki kedalaman yang lebih tipis di sisi kiri.
Namun, Arteta memilih melihat persoalan dari perspektif berbeda. Ia percaya pemain-pemain yang berada di ruang ganti Arsenal memiliki kualitas untuk memenuhi tuntutan musim panjang.
“Kita lihat pada akhir musim dan menempatkan semua orang pada tempatnya. Mari percaya kepada mereka,” tegas Arteta.
The Gunners akan menghadapi Chelsea pada Minggu, 6 September 2026. Kedua tim sama-sama mengawali Premier League musim ini dengan dua kemenangan, sehingga pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi Arsenal setelah perubahan besar di lini serang.
Pada akhirnya, kepergian Gabriel Martinelli memang mengurangi satu opsi berpengalaman dari skuad Arsenal. Namun, Mikel Arteta memilih optimistis. Ia percaya kualitas pemain yang tersisa cukup untuk membawa Arsenal tetap kompetitif dan mempertahankan ambisi mereka di Premier League maupun Eropa.
Joshua Zirkzee Manchester United: Carrick Masih Percaya
BolaIndonesia – Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United sempat menjadi salah satu pembicaraan menarik pada penghujung bursa transfer musim panas. Namun, pelatih Michael Carrick memastikan bahwa penyerang asal Belanda tersebut masih memiliki peran penting dalam rencananya untuk musim 2026/27.
Zirkzee sebelumnya dikaitkan dengan pintu keluar Old Trafford. Bahkan, Everton disebut sempat berusaha mendapatkan tanda tangannya pada hari terakhir bursa transfer. Akan tetapi, transfer tersebut akhirnya tidak terealisasi karena Manchester United belum mendapatkan pemain pengganti yang sesuai.
Kini, Zirkzee tetap menjadi bagian dari skuad Setan Merah. Carrick pun memberikan sinyal positif mengenai peluang sang penyerang untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.
Michael Carrick Tegaskan Zirkzee Masih Penting
Carrick tidak ragu menyebut Zirkzee sebagai pemain penting bagi Manchester United. Menurutnya, perjalanan satu musim tidak bisa hanya mengandalkan sebelas pemain utama.
Manchester United juga akan kembali menghadapi persaingan di berbagai kompetisi. Karena itu, setiap pemain harus siap ketika mendapatkan kesempatan.
Carrick juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Zirkzee. Sang pemain disebut tetap bahagia berada di Manchester United, meskipun ia tentu ingin mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Zirkzee Ingin Bermain Lebih Banyak
Situasi Zirkzee memang cukup menarik. Pada awal musim 2026/27, pemain berusia 25 tahun itu belum tampil dalam dua pertandingan Premier League Manchester United. Kondisi tersebut membuat spekulasi mengenai masa depannya semakin kuat.
Musim lalu, Zirkzee juga belum mendapatkan peran sebagai pilihan utama. Ia hanya menjadi starter dalam lima dari 26 penampilannya bersama Manchester United di seluruh kompetisi.
Namun, Carrick melihat persaingan tersebut sebagai sesuatu yang sehat. Dengan banyaknya pertandingan yang akan dimainkan Manchester United, kesempatan Zirkzee diyakini masih terbuka lebar.
Pelatih asal Inggris itu percaya Zirkzee mempunyai kemampuan untuk memberikan sesuatu yang berbeda bagi lini depan. Carrick bahkan menegaskan bahwa ia sudah melihat sendiri kualitas yang dimiliki sang penyerang.
Persaingan Lini Depan Manchester United Semakin Ketat
Manchester United kini memiliki sejumlah opsi untuk mengisi lini depan. Kehadiran Benjamin Sesko membuat persaingan mendapatkan tempat utama semakin menarik.
Dalam situasi tersebut, Zirkzee dituntut menunjukkan konsistensi ketika kesempatan datang. Kemampuannya dalam menghubungkan permainan, mencari ruang, dan membantu membangun serangan bisa menjadi nilai tambah.
Bagi Carrick, keberadaan pemain seperti Zirkzee juga penting untuk menjaga keseimbangan skuad sepanjang musim. Manchester United tidak hanya membutuhkan pencetak gol, tetapi juga pemain yang mampu memberikan variasi dalam permainan.
Transfer Gagal Justru Bisa Menjadi Kesempatan
Kegagalan transfer Zirkzee ke Everton pada akhirnya memberikan kesempatan baru bagi sang pemain untuk membuktikan diri di Old Trafford.
Sebelumnya, Manchester United tidak bersedia melepas Zirkzee tanpa mendapatkan pengganti. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa klub masih membutuhkan kedalaman di posisi penyerang.
Carrick Menunggu Kontribusi Lebih Besar dari Zirkzee
Carrick menyadari Zirkzee ingin bermain lebih sering. Namun, sang pelatih justru melihat hal tersebut sebagai bentuk persaingan positif di dalam skuad.
Manchester United akan menghadapi periode pertandingan yang lebih padat dalam beberapa pekan ke depan. Kondisi tersebut berpotensi membuka ruang bagi Zirkzee untuk mendapatkan menit bermain.
Carrick pun berharap pemain asal Belanda itu bisa lebih sering menunjukkan kualitas terbaiknya. Ia percaya Zirkzee mampu memberikan kontribusi besar apabila mendapatkan kesempatan yang tepat.
Dengan demikian, masa depan Zirkzee di Manchester United belum berakhir. Justru setelah gagal meninggalkan Old Trafford pada musim panas ini, sang penyerang memiliki peluang untuk mengubah pandangan publik melalui performanya di lapangan.
Kini tantangannya sederhana: ketika kesempatan datang, Zirkzee harus mampu membuktikan bahwa kepercayaan Michael Carrick bukan tanpa alasan.
Hal tersebut disampaikan Deputi 3 Media dan Hubungan Eksternal CdM Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Anggy Pasaribu, dalam konferensi pers Official Broadcasters Asian Games Aichi-Nagoya 2026, SCTV Tower, Jakarta, Jumat, (4/9/2026).
Ia menegaskan pesta olahraga terbesar di Asia ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan panggung besar bagi atlet untuk mengharumkan nama bangsa.
“Saya rasa semua sepakat kalau ini termasuk event yang sangat penting buat Indonesia. Asian Games itu sendiri bukan cuma sekadar pertandingan, melainkan menjadi salah satu panggung olahraga terbesar di Asia, di mana teman-teman atlet punya kesempatan memberikan prestasi bagi bangsa serta membuat orang tua dan teman-temannya bangga,” ujar Anggy Pasaribu.
Melayani Segala Kebutuhan Non-Teknis
Untuk memastikan atlet dapat bertanding dengan tenang, tim CdM bertindak layaknya satgas yang bertugas menyelesaikan beragam detail logistik serta kebutuhan minor yang sering kali menyita pikiran para atlet.
“Termasuk dari kami tim CdM sendiri, kami mau menekankan sebenarnya kami tidak pernah mau mengambil alih tugas atlet ataupun pelatih. Namun, justru bagaimana keberadaan CdM bisa memaksimalkan teman-teman atlet ketika bertanding nantinya di Jepang,” ujar Anggy.
Ia menambahkan hal-hal kecil, seperti jadwal makan, durasi transit, armada penerbangan, hingga tempat menginap adalah detail penting yang menguras energi jika harus dipikirkan sendiri oleh para atlet.
Seluruh persiapan non-teknis ditangani sepenuhnya tim CdM yang ditunjuk oleh NOC Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia.
Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Atlet
Seluruh kerja keras tim CdM adalah untuk memastikan para atlet datang ke pertandingan dengan kondisi fisik maupun psikologis yang prima.
“Setiap koordinasi harus dimaksimalkan supaya pada saat pertandingan, teman-teman atlet ini cukup fokus untuk bertanding, sehat secara kondisi fisik, dan yang lebih penting adalah psikologis serta mentalnya juga sehat,” tambahnya.
Dengan kesiapan matang dari sisi teknis maupun non teknis, Tim Indonesia optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang medali Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, kembali menegaskan betapa pentingnya Cody Gakpo bagi The Reds.
Pernyataan sang kapten terasa semakin kuat setelah Gakpo mencatatkan dua assist untuk dua gol Alexander Isak dalam kemenangan 2-0 atas Ipswich Town, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB, hanya beberapa hari setelah masa depannya sempat dikaitkan dengan Manchester City.
Gakpo menjadi salah satu pemain Liverpool yang paling banyak dibicarakan sepanjang bursa transfer musim panas.
Manchester City dikabarkan tertarik memboyong winger asal Belanda tersebut dengan tawaran sekitar USD115 juta, sementara Tottenham Hotspur juga disebut mengincarnya.
Namun, Liverpool memilih mempertahankan Gakpo di Anfield. Keputusan itu langsung mendapat pembenaran setelah Gakpo memainkan peran penting dalam kemenangan perdana The Reds musim ini.
Van Dijk Senang Gakpo Tetap di Anfield
Setelah pertandingan melawan Ipswich, Van Dijk kembali mengingatkan Cody Gakpo merupakan pemain penting bagi Liverpool.
Kapten The Reds itu bahkan sebelumnya sudah menyampaikan keyakinannya terhadap sang rekan setim sebelum bursa transfer ditutup.
“Ini sangat penting. Saya sudah mengatakannya sebelum bursa transfer ditutup, dia penting bagi kami,” ujar Van Dijk kepada Sky Sports seperti dilansir Liverpool Echo.
“Dia juga akan menjadi pemain penting bagi kami musim ini dan dia kembali menunjukkannya. Pekan lalu juga demikian, begitu pula selama beberapa tahun terakhir,” lanjutnya.
Pernyataan Van Dijk menunjukkan Liverpool memang tidak ingin kehilangan Gakpo.
Apalagi, pemain berusia 27 tahun itu telah menjadi bagian penting dari skuad dalam beberapa musim terakhir. Keputusan mempertahankannya kini terlihat semakin tepat.
Dua Assist Gakpo Antar Liverpool Menang
Gakpo tampil luar biasa ketika Liverpool menghadapi Ipswich di Portman Road. Winger asal Belanda itu memberikan assist untuk dua gol Alexander Isak, yang masing-masing tercipta dalam periode awal pertandingan.
Liverpool pun mampu mengamankan kemenangan 2-0. Kolaborasi Gakpo dan Isak menjadi salah satu cerita utama pertandingan.
Gakpo mampu menemukan ruang dan memberikan umpan yang tepat, sementara Isak menunjukkan ketajamannya dalam menyelesaikan peluang.
Kontribusi tersebut juga melanjutkan tren positif Gakpo.
Ia kini telah mencatatkan tiga assist dalam dua penampilan terakhirnya bersama Liverpool. Performa itu menunjukkan Gakpo bukan hanya mampu mencetak gol, tetapi juga dapat menjadi kreator penting di lini depan.
Sementara itu, dua gol Isak membuat sang striker telah mengoleksi tiga gol di Premier League musim ini. Menariknya, jumlah itu sudah menyamai total gol yang dicetaknya sepanjang musim lalu.
Gakpo: Kemenangan Ini Sangat Dibutuhkan
Gakpo tidak terlalu memikirkan kontribusi individunya. Setelah pertandingan, ia lebih menyoroti pentingnya Liverpool mendapatkan tiga poin.
“Ini pertandingan yang bagus bagi kami, meskipun ada beberapa hal yang harus kami perbaiki. Kemenangan ini sangat dibutuhkan. Saya senang kami mendapatkan tiga poin dengan performa yang ditunjukkan,” ujar Gakpo.
Kemenangan atas Ipswich memang memiliki arti penting bagi Liverpool. Sebelumnya, The Reds hanya mengumpulkan hasil imbang dalam dua pertandingan awal.
Kini, kemenangan tersebut membuat Liverpool mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan Premier League.
Lebih penting lagi, Liverpool berhasil mengatasi masalah start lambat yang sebelumnya menjadi sorotan.
Gakpo Jadi Aset Penting Jelang Liga Champions
Setelah mengamankan kemenangan pertama, Liverpool kini harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi Eropa.
The Reds akan menjalani pertandingan Liga Champions pertama musim ini dengan menjamu Atletico Madrid di Anfield pada Rabu mendatang.
Tiga hari kemudian, Liverpool kembali bermain di kandang untuk menghadapi Fulham di Premier League.
Padatnya jadwal membuat kedalaman skuad menjadi sangat penting. Dalam situasi tersebut, keberadaan Gakpo menjadi aset berharga bagi Liverpool.
Kemampuan bermain di beberapa posisi lini depan, ditambah kontribusinya dalam menciptakan peluang, membuat Gakpo menjadi salah satu pemain yang bisa diandalkan Andoni Iraola.
Manchester City mungkin sempat menginginkannya, tetapi Liverpool memilih mempertahankan Gakpo.
Setelah melihat kontribusi Gakpo dalam kemenangan atas Ipswich, Van Dijk kini punya alasan kuat untuk kembali menegaskan: mempertahankan sang pemain adalah keputusan yang tepat.
Idnews.top – Real Madrid menelan kekalahan pertama di La Liga 2026-27 setelah takluk 0-1 dari Real Betis di La Cartuja, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Alvaro Valles menjadi aktor penting kemenangan tuan rumah setelah tampil gemilang sepanjang pertandingan.
Kiper Betis tersebut berkali-kali menggagalkan peluang Madrid ketika Los Blancos tampil agresif sejak awal laga. Puncak penampilannya terjadi pada masa tambahan waktu saat ia menepis penalti Kylian Mbappe.
Troy Parrott memang mencetak gol kemenangan pada menit ke-81, tetapi Valles memastikan keunggulan tersebut bertahan hingga peluit akhir. Serangkaian penyelamatan krusial membuat Betis mampu mengamankan tiga poin dari tekanan Madrid.
Valles Tahan Gempuran Madrid
Madrid langsung menguasai pertandingan dan memperoleh peluang berbahaya pada menit ke-11. Arda Guler mengirim sepak pojok ke area penalti yang disambut Dean Huijsen, tetapi Valles bereaksi cepat untuk mengamankan bola.
Empat menit kemudian, Madrid kembali hampir unggul melalui Vinicius Junior. Penyerang Brasil itu melepaskan tembakan dari sudut sempit setelah mendapat dukungan Mbappe, tetapi bola hanya membentur tiang.
Valles kembali bekerja keras menjelang turun minum ketika Jude Bellingham menyambut sepak pojok dengan sundulan keras. Kiper Betis itu mampu menepis bola, sementara Huijsen kemudian kembali mengancam lewat upaya yang membentur mistar.
Penalti Mbappe Jadi Ujian Terbesar
Madrid mulai kehilangan tekanan setelah jeda dan Betis perlahan tampil lebih nyaman. Jose Mourinho mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Bernardo Silva, Trent Alexander-Arnold, dan Yan Diomande pada menit ke-64.
Betis kemudian mendapatkan momentum setelah Troy Parrott masuk dari bangku cadangan. Penyerang tersebut mencetak gol pada menit ke-81 setelah menyambar bola muntah dari sundulan Nelson Deossa yang ditepis Thibaut Courtois.
Madrid berusaha mencari gol penyama kedudukan, tetapi peluang Carlos Espi pada menit ke-88 dianulir karena offside. Kesempatan emas kembali hadir pada masa tambahan waktu setelah Natan menjatuhkan Vinicius di dalam kotak penalti.
Mbappe maju sebagai eksekutor dengan peluang menyelamatkan Madrid dari kekalahan. Namun, Valles membaca arah tendangan tersebut dan melakukan penyelamatan luar biasa untuk mempertahankan keunggulan Betis.
Penyelamatan Terakhir Kunci Kemenangan
Tugas Valles belum selesai setelah menggagalkan penalti Mbappe. Pada menit ke-97, ia kembali melakukan penyelamatan penting dengan menepis sundulan Espi yang mengarah ke gawang.
Betis akhirnya mampu mempertahankan kemenangan 1-0 hingga pertandingan berakhir. Performa Valles menjadi fondasi utama keberhasilan tim Manuel Pellegrini bertahan dari tekanan Madrid.
Parrott layak mendapat kredit sebagai pencetak gol tunggal, tetapi Valles pantas membawa penghargaan Man of the Match. Tanpa rangkaian penyelamatannya, terutama saat menghadapi penalti Mbappe, Betis mungkin sudah tumbang.
Real Madrid akan menjalani laga tandang pertama yang benar-benar menantang pada musim 2026/27 ketika menghadapi Real Betis. Duel pekan ke-4 Liga Spanyol tersebut berlangsung di La Cartuja, Sabtu, 5 September 2026 pukul 02.00 WIB.
Los Blancos datang dengan catatan sempurna dari tiga pertandingan pertama. Setelah menundukkan Espanyol, pasukan Jose Mourinho kemudian meraih kemenangan meyakinkan atas Real Sociedad dan Malaga.
Betis berpotensi menjadi penghalang bagi laju sempurna Madrid karena klub Andalusia itu belum pernah kalah dari Los Blancos dalam empat pertemuan terakhir. Mourinho juga perlu memikirkan rotasi karena Madrid akan bertemu Inter Milan di Liga Champions hanya empat hari kemudian.
Huijsen dan Konate Jadi Benteng
Thibaut Courtois diperkirakan kembali berdiri di bawah mistar setelah mencatat clean sheet pada pertandingan melawan Malaga. Kiper Belgia tersebut ingin mempertahankan momentum positif dengan kembali menjaga gawangnya tanpa kebobolan.
Trent Alexander-Arnold berpeluang melanjutkan perannya sebagai bek kanan. Ia tampil sejak awal ketika menghadapi Malaga dan memberikan assist kepada Kylian Mbappe melalui kontribusinya dari sisi kanan.
Ibrahima Konate kemungkinan mendapatkan kesempatan mengisi salah satu posisi bek tengah. Antonio Rudiger tersedia sebagai alternatif, tetapi Mourinho bisa memilih mengatur menit bermainnya untuk persiapan menghadapi Inter.
Dean Huijsen akan menjadi pasangan Konate di pusat pertahanan. Pemain berusia 21 tahun tersebut memperlihatkan kemampuan distribusi bola yang membuatnya semakin nyaman sebagai bek tengah yang berperan dalam fase awal serangan.
Marc Cucurella diperkirakan tetap menjadi pilihan di bek kiri. Pemain asal Spanyol itu baru menjalani debut kandang pada laga sebelumnya dan berpeluang mempertahankan tempatnya meski jadwal Liga Champions sudah menanti.
Valverde, Bernardo, dan Bellingham
Federico Valverde kembali menjadi kandidat kuat untuk mengisi salah satu slot gelandang tengah. Kapten Madrid tersebut selalu menjadi starter dalam tiga pertandingan pertama sejak Mourinho kembali menangani tim.
Bernardo Silva berpeluang kembali ke starting XI setelah hanya tampil sebagai pemain pengganti ketika Madrid menghancurkan Malaga. Rotasi diperlukan Mourinho agar lini tengah tetap segar untuk menghadapi rangkaian pertandingan penting.
Jude Bellingham akan beroperasi di belakang striker dalam formasi 4-2-3-1. Penampilannya melawan Malaga sangat impresif hingga Mourinho mulai mengaitkannya dengan persaingan Ballon d’Or 2027.
Diomande Temani Vinicius dan Mbappe
Yan Diomande menjadi kandidat menarik untuk mengisi posisi winger kanan. Pemain tersebut belum pernah menjadi starter sejak pindah dengan nilai €125 juta (sekitar Rp2,56 triliun), sehingga pertandingan melawan Betis dapat menjadi kesempatan pertamanya sejak menit awal.
Vinicius Junior kemungkinan tetap berada di sisi kiri meski catatannya menghadapi Betis tidak terlalu produktif. Dalam 14 pertandingan kontra klub Andalusia tersebut, Vinicius baru menghasilkan dua gol dan satu assist.
Kylian Mbappe akan kembali menjadi ujung tombak Madrid. Empat gol dari tiga pertandingan membuat penyerang Prancis itu mengawali musim dengan sangat baik dalam upayanya mengejar gelar Pichichi ketiga secara beruntun.
Prediksi susunan pemain Real Madrid (4-2-3-1): Courtois; Alexander-Arnold, Konate, Huijsen, Cucurella; Valverde, Bernardo Silva; Diomande, Bellingham, Vinicius Junior; Mbappe.