26 Oktober 2026

#PremierLeague

Idnews.top – Alexis Mac Allister terpilih sebagai Man of the Match dalam kemenangan Liverpool 3-1 atas Tottenham pada putaran ketiga Carabao Cup 2026-27. Pertandingan di Anfield, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB, menjadi panggung bagi gelandang asal Argentina tersebut untuk menunjukkan kembali kualitas terbaiknya.

Liverpool tampil efektif meski melakukan 10 perubahan dari susunan pemain saat bermain imbang tanpa gol melawan Fulham pada akhir pekan. Mac Allister menjadi salah satu pemain yang mampu menjaga kendali permainan sekaligus memberikan kontribusi langsung lewat sebuah gol indah pada babak pertama.

Gol tersebut menjadi pembuka kemenangan Liverpool. Cody Gakpo kemudian menggandakan keunggulan sebelum Conor Gallagher memperkecil ketertinggalan Tottenham, tetapi Dominik Szoboszlai memastikan The Reds melaju ke putaran keempat lewat gol spektakuler pada masa injury time.

Mac Allister Buka Keunggulan Liverpool

Liverpool membuka skor pada menit ke-21 melalui aksi Mac Allister. Berawal dari pergerakan Rio Ngumoha di sisi kiri, bola kemudian jatuh ke kaki sang gelandang yang melepaskan tembakan melengkung ke gawang Martin Dubravka.

Gol tersebut menunjukkan ketenangan Mac Allister dalam memanfaatkan ruang di depan kotak penalti. Ia juga aktif membantu Liverpool menguasai lini tengah ketika Tottenham mencoba memberikan tekanan.

Performa tersebut membuat Mac Allister mampu menjadi penghubung antara lini tengah dan serangan Liverpool. Ia tidak hanya berperan dalam distribusi bola, tetapi juga ikut terlibat dalam sejumlah situasi berbahaya yang diciptakan tuan rumah.

Tampil Dominan Di Lini Tengah

Tottenham memiliki lini tengah yang energik dan berusaha mengganggu aliran permainan Liverpool. Namun, Mac Allister mampu menggunakan pengalaman dan ketenangannya untuk menjaga keseimbangan permainan tim asuhan Andoni Iraola.

Mac Allister juga hampir mencetak gol keduanya setelah Liverpool merebut bola melalui tekanan tinggi. Sayangnya, tembakannya melebar dari sasaran.

Pada awal babak kedua, Mac Allister kembali memberikan kontribusi penting. Ia menjadi pengirim umpan kepada Gakpo yang kemudian menggeser bola ke kaki kanannya sebelum melepaskan tembakan melewati Dubravka untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Liverpool Amankan Tiket Putaran Keempat

Tottenham memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69 melalui Gallagher. Mamardashvili gagal mengantisipasi sepak pojok dengan sempurna sehingga Gallagher dapat menyundul bola masuk ke gawang.

Tekanan Tottenham meningkat setelah gol tersebut dan Liverpool harus bertahan untuk mempertahankan keunggulan. Namun, Szoboszlai yang masuk sebagai pemain pengganti akhirnya mengakhiri ketegangan pada menit ke-90+1 melalui tendangan voli spektakuler dari jarak sekitar 25 yard.

Kemenangan 3-1 memastikan Liverpool melaju ke putaran keempat Carabao Cup. Di tengah kontribusi Gakpo, Mamardashvili, dan Szoboszlai, Mac Allister tetap menjadi pemain paling berpengaruh berkat gol serta perannya dalam mengendalikan lini tengah.

Hasil Liverpool vs Tottenham: Szoboszlai Cetak Gol Roket, The Reds Menang 3-1

Boladonesia – Liverpool berhasil mengamankan kemenangan penting dengan skor 3-1 atas Tottenham Hotspur. Gol roket Dominik Szoboszlai menjadi salah satu momen paling menarik dalam pertandingan yang mempertemukan dua tim besar Liga Inggris tersebut.

Bermain di Anfield, The Reds tampil penuh energi dan menunjukkan keinginan kuat untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Tottenham datang dengan ambisi memberikan perlawanan, tetapi Liverpool mampu menemukan cara untuk mencetak tiga gol dan menyelesaikan laga dengan kemenangan.

Hasil Liverpool vs Tottenham ini menjadi kabar positif bagi para pendukung The Reds. Selain mengamankan tiga poin, kemenangan tersebut memperlihatkan bagaimana kualitas lini tengah dan serangan Liverpool dapat menjadi pembeda dalam pertandingan penting.

Babak Pertama: Liverpool Berusaha Mengendalikan Permainan

Sejak pertandingan dimulai, Liverpool berusaha membangun serangan melalui penguasaan bola dan pergerakan pemain di lini depan. Tottenham tidak tinggal diam. Tim tamu mencoba memberikan tekanan dan mencari celah di pertahanan The Reds.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Liverpool harus bekerja keras untuk menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Sementara itu, Tottenham berusaha memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengancam gawang tuan rumah.

Dukungan suporter Anfield turut memberikan energi tambahan bagi Liverpool. Setiap serangan yang dibangun The Reds disambut antusias, terutama ketika bola mulai mendekati area pertahanan Tottenham.

Liverpool akhirnya mampu mencetak gol-gol yang dibutuhkan untuk mengubah jalannya pertandingan. Namun, Tottenham juga berhasil mencetak satu gol sehingga skor akhir menjadi 3-1 untuk kemenangan The Reds.

Dominik Szoboszlai Cetak Gol Roket yang Spektakuler

Salah satu sorotan utama dalam pertandingan Liverpool vs Tottenham adalah gol spektakuler Dominik Szoboszlai.

Gelandang asal Hungaria tersebut dikenal memiliki kemampuan menembak dari luar kotak penalti. Dalam pertandingan ini, kualitas tersebut kembali menjadi perhatian setelah ia mencetak gol roket yang membantu menyempurnakan kemenangan Liverpool.

Tembakan keras Szoboszlai menjadi momen yang membuat pertandingan semakin menarik. Gol tersebut menunjukkan bahwa ancaman Liverpool tidak hanya datang dari penyerang, tetapi juga dari lini tengah.

Szoboszlai memiliki peran penting dalam permainan Liverpool. Selain membantu mengalirkan bola, ia mampu memberikan kontribusi melalui tembakan jarak jauh, pergerakan tanpa bola, dan tekanan kepada lawan.

Gol roket tersebut juga menjadi pengingat bahwa Liverpool memiliki pemain dengan kemampuan menciptakan momen istimewa ketika pertandingan membutuhkan solusi.

Tottenham Berusaha Memberikan Perlawanan

Tottenham Hotspur tetap berusaha memberikan perlawanan meskipun Liverpool mampu mencetak tiga gol. Tim tamu berhasil mencetak satu gol dalam pertandingan ini, tetapi belum cukup untuk mengubah hasil akhir.

Menghadapi Liverpool di Anfield bukan tugas mudah. The Reds memiliki dukungan suporter dan kualitas pemain yang dapat membuat tekanan terus meningkat sepanjang pertandingan.

Tottenham perlu mengevaluasi sejumlah aspek permainan setelah kekalahan ini. Pertahanan, penguasaan bola, dan efektivitas serangan menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dalam pertandingan berikutnya.

Bagi Liverpool, kemenangan 3-1 tersebut menunjukkan bahwa mereka mampu menghadapi perlawanan Tottenham dan tetap menjaga keunggulan hingga peluit akhir.

Hasil Liverpool vs Tottenham: The Reds Amankan Tiga Poin

Dengan hasil akhir 3-1, Liverpool sukses meraih kemenangan atas Tottenham Hotspur. The Reds mencetak tiga gol, sedangkan Tottenham hanya mampu membalas satu gol.

Kemenangan ini menjadi tambahan penting bagi perjalanan Liverpool di Liga Inggris. Setiap tiga poin memiliki nilai besar dalam persaingan papan atas, terutama ketika tim-tim besar saling berhadapan.

Gol Dominik Szoboszlai menjadi salah satu cerita utama dari kemenangan tersebut. Tembakan roket sang gelandang memperlihatkan kualitas individu yang dapat membantu Liverpool menyelesaikan pertandingan dengan hasil positif.

Para pendukung The Reds tentu berharap kemenangan ini menjadi modal untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Liverpool masih harus menjaga konsistensi, meningkatkan performa, dan terus berusaha meraih hasil maksimal.

Kesimpulan

Hasil Liverpool vs Tottenham berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk The Reds. Liverpool berhasil mencetak tiga gol dan mengamankan pertandingan, sementara Tottenham harus menerima kekalahan setelah hanya mencetak satu gol.

Dominik Szoboszlai menjadi sorotan berkat gol roket spektakulernya. Momen tersebut menambah warna dalam kemenangan Liverpool dan memperlihatkan kualitas tembakan jarak jauh yang dimiliki sang gelandang.

Liverpool 3-1 Tottenham: The Reds menang, Szoboszlai bersinar, dan Anfield kembali merayakan kemenangan.

Idnews.top – Inter Milan meraih kemenangan 5-3 atas Udinese setelah sempat tertinggal dua gol dalam lanjutan Serie A, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut memperlihatkan satu karakter penting dari tim asuhan Cristian Chivu, yakni kemampuan untuk bangkit ketika berada dalam situasi sulit.

Comeback itu menjadi semakin menarik karena Inter Milan baru saja melakukan hal serupa pada pertandingan sebelumnya. Saat menghadapi Napoli, Nerazzurri juga tertinggal dua gol sebelum membalikkan keadaan dan menang 3-2 berkat gol penentu Lautaro Martinez.

Dua hasil tersebut memberikan sinyal bahwa kebangkitan melawan Napoli bukan sekadar kejadian satu kali. Inter Milan mulai menunjukkan keyakinan bahwa mereka tetap mampu mendapatkan hasil positif meski pertandingan berjalan tidak sesuai rencana.

Musim masih panjang dan berbagai tantangan akan menunggu Inter Milan. Kemampuan untuk tetap tenang ketika tertinggal dapat menjadi modal penting bagi Chivu dalam menghadapi jadwal padat, pertandingan sulit, serta persaingan memperebutkan trofi.

Inter Mulai Punya Mental Comeback

Kemenangan atas Napoli sebelumnya sudah memperlihatkan kemampuan Inter Milan untuk mengatasi situasi sulit. Namun, mengulanginya hanya beberapa hari kemudian membuat dua kemenangan tersebut memiliki arti yang lebih besar bagi perkembangan tim.

Para pemain kini memiliki pengalaman nyata bahwa ketertinggalan bukan berarti pertandingan telah berakhir. Kepercayaan seperti itu dapat membantu mereka tetap bermain dengan keyakinan ketika lawan lebih dulu mencetak gol.

Saat menghadapi Udinese, Inter Milan tidak membiarkan dua gol awal lawan mengubah pendekatan mereka. Nerazzurri terus memainkan permainan mereka dan perlahan mengambil kendali pertandingan.

Bagi Chivu, respons tersebut menjadi salah satu hal paling positif dari kemenangan tersebut. Para pemain menunjukkan kemampuan untuk tetap tenang, bekerja keras, dan menjaga fokus meski berada di bawah tekanan.

Tidak Panik Setelah Tertinggal

Inter Milan juga memperlihatkan bahwa mereka memiliki keyakinan untuk kembali ke dalam pertandingan. Pengalaman melawan Napoli memberi mereka gambaran bahwa situasi tertinggal masih dapat diubah jika tim terus berusaha.

Kondisi tersebut bisa menjadi sangat penting ketika mereka menghadapi periode sulit sepanjang musim. Cedera, jadwal padat, dan pertandingan dengan tingkat kesulitan tinggi berpotensi menguji kedalaman skuad.

Jika Inter Milan kembali tertinggal dalam pertandingan penting, pengalaman dari dua comeback tersebut dapat memberikan dorongan mental. Para pemain tidak perlu langsung kehilangan kepercayaan diri hanya karena lawan berhasil mencetak gol lebih dahulu.

Kemampuan menjaga ketenangan juga memungkinkan Inter Milan tetap menjalankan rencana permainan. Hal itu terlihat ketika mereka perlahan mengubah pertandingan melawan Udinese hingga akhirnya mengamankan kemenangan dengan lima gol.

Inter Tetap Menyerang Setelah Berbalik Unggul

Hal menarik lainnya terlihat setelah Inter Milan berhasil mengembalikan keadaan. Mereka tidak sekadar bertahan untuk mempertahankan keunggulan yang sudah didapat.

Sebaliknya, Nerazzurri tetap memberikan tekanan kepada Udinese dan terus mencari peluang untuk menambah gol. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tim tidak takut mengambil risiko setelah berhasil keluar dari situasi sulit.

Inter Milan akhirnya mencetak lima gol dalam pertandingan tersebut. Produktivitas itu memperlihatkan bahwa comeback mereka bukan hanya tentang bertahan dari tekanan, tetapi juga kemampuan untuk mengambil alih pertandingan.

Karakter tersebut bisa menjadi sangat berharga ketika setiap poin mulai menentukan posisi di klasemen. Tim yang mampu terus menyerang setelah bangkit memiliki peluang lebih besar untuk mengubah pertandingan sulit menjadi kemenangan.

Modal Penting untuk Perburuan Trofi

Kemampuan bangkit juga dapat memberikan keuntungan ketika Inter Milan memasuki pertandingan besar pada fase penting musim. Jika mereka bersaing dalam perebutan gelar Serie A dan Liga Champions, situasi tertinggal kemungkinan akan kembali muncul.

Di kompetisi Eropa, satu awal buruk dapat membuat sebuah tim berada dalam posisi sulit. Pengalaman menghadapi situasi serupa bersama Napoli dan Udinese dapat membantu Inter Milan menghadapi tekanan ketika lawan yang dihadapi memiliki kualitas lebih tinggi.

Musim masih sangat panjang sehingga dua comeback tersebut belum bisa menjadi jaminan keberhasilan. Namun, Chivu sudah memiliki sesuatu yang positif untuk dikembangkan dari dua pertandingan tersebut.

Inter Milan bukan hanya menunjukkan kualitas untuk memenangkan pertandingan. Mereka juga memperlihatkan bahwa ketika berada dalam masalah, mereka memiliki daya juang untuk tetap bertahan dan mencari jalan keluar.

Jika karakter tersebut terus berkembang, mental comeback dapat menjadi salah satu keunggulan Inter Milan sepanjang musim. Dalam persaingan panjang menuju trofi, kemampuan meraih poin dari situasi yang hampir hilang bisa menjadi pembeda pada akhirnya.

Idnews.top – Manchester City berhasil keluar sebagai pemenang dalam Derby Manchester. Berikut sejumlah catatan menarik dari pertandingan Manchester United vs Manchester City.

Manchester City berhasil meraih kemenangan atas Manchester United pada pekan keempat Liga Inggris 2026/2027, Minggu (13/9/2026) malam WIB. The Citizens menang 1-0 di Old Trafford berkat gol Erling Haaland pada babak kedua.

Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan. Manchester City pun sukses membawa pulang tiga poin dari markas rival sekotanya.

Tambahan tiga poin membuat Manchester City kini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. The Citizens menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris.

Sejumlah catatan menarik tercipta setelah Manchester City mengalahkan Manchester United. Berikut perinciannya.

Catatan Menarik Duel Manchester United vs Manchester City

  1. Erling Haaland kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Derby Manchester di Premier League dengan sembilan gol. Ia melewati catatan Sergio Aguero dan Wayne Rooney yang sama-sama mengoleksi delapan gol.
  2. Manchester City mencatat kartu merah paling awal dalam pertandingan Premier League yang berujung kemenangan mereka, yakni ketika laga baru berjalan 22 menit 23 detik. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang Vincent Kompany yang mendapat kartu merah pada menit ke-10 saat menghadapi Hull City pada Maret 2014, meski Manchester City tetap menang 2-0.

Catatan Menarik Duel Manchester United vs Manchester City

  1. Sebanyak 50 tim pernah mendapat kartu merah sebagai tim tamu di Old Trafford dalam ajang Premier League. Namun, hanya dua tim yang tetap mampu meraih kemenangan, yakni Everton pada November 2025 setelah mendapat kartu merah pada menit ke-13 dan menang 1-0, serta Manchester City hari ini yang mendapat kartu merah pada menit ke-23 dan menang 1-0.
  2. Manchester City menjadi tim tamu pertama yang mampu meraih 10 kemenangan atas Manchester United di Old Trafford dalam sejarah Premier League. Dalam 11 musim terakhir sejak 2016/2017, tidak ada pertandingan lain di kompetisi kasta teratas Inggris yang menghasilkan lebih banyak kemenangan tim tamu daripada Derby Manchester, yakni 10 kali.

Inter Milan berusaha melupakan kekalahan dari Real Madrid saat menjamu Udinese pada pekan keempat Liga Italia 2026-27. Pertandingan Inter vs Udinese berlangsung di Stadion San Siro, Selasa (15/9/2026) pukul 01.45 WIB.

Sebelum kalah di Liga Champions, Inter tampil sempurna di tiga pertandingan domestik dengan mengoleksi sembilan poin. Kemenangan dramatis 3-2 atas Napoli bahkan memperlihatkan kemampuan tim asuhan Cristian Chivu membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol.

Udinese datang dengan misi berbeda setelah momentum positif mereka terhenti akibat kekalahan 1-2 dari Lazio. Kendati demikian, kemenangan di markas Inter pada musim lalu menjadi bekal penting bagi tim tamu untuk kembali membuat kejutan.

Inter Bertekad Kembali Menang

Kekalahan dari Real Madrid menjadi noda pertama Inter pada awal musim 2026-27, setelah sebelumnya meraih hasil sempurna di kompetisi domestik. Carlos Augusto sempat memperkecil ketertinggalan di Madrid, tetapi Inter tetap pulang tanpa poin.

Lautaro Martinez menjadi pemain yang paling diandalkan Inter untuk kembali ke jalur kemenangan. Kapten Nerazzurri itu mencetak dua gol ketika menghadapi Napoli dan telah mengoleksi tujuh gol di Liga Italia melawan Udinese.

Federico Dimarco berpeluang kembali bermain setelah absen di Madrid karena cedera ringan. Curtis Jones juga bisa kembali dipercaya setelah mendapatkan kesempatan sebagai starter ketika menghadapi Real Madrid.

Udinese Bisa Jadi Ancaman

Udinese memiliki catatan tandang yang cukup menarik menjelang lawatan ke San Siro. Mereka memenangkan empat dari enam pertandingan tandang terakhir, termasuk kemenangan atas Inter pada musim lalu.

Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri tujuh kekalahan beruntun Udinese dalam lawatan ke markas Inter. Namun, performa terbaru mereka sedikit menurun setelah Lazio mampu membalikkan keadaan dan mencetak dua gol pada 15 menit terakhir pertandingan.

Keinan Davis diperkirakan kembali menjadi pilihan utama di lini depan Udinese. Tim tamu harus bermain tanpa sejumlah pemain karena cedera, termasuk Jakub Piotrowski dan Oumar Solet yang mengalami masalah dalam laga melawan Lazio.

Prediksi Skor Inter Vs Udinese

Inter memiliki keunggulan dari segi kualitas skuad dan produktivitas di kandang. Sepanjang 2026, mereka rata-rata mencetak 2,8 gol per pertandingan Liga Italia di San Siro.

Udinese tetap berpeluang memberikan perlawanan karena memiliki pengalaman mengalahkan Inter pada musim lalu. Namun, absennya sejumlah pemain dan pertahanan yang kebobolan dua gol dalam dua pertandingan liga terakhir dapat menyulitkan tim tamu.

Inter diperkirakan tampil lebih agresif sejak awal untuk mengamankan tiga poin sekaligus menjaga posisi di papan atas.

Prediksi skor: Inter 3-1 Udinese.

Idnews.top – David Raya terpilih sebagai Man of the Match dalam duel Sunderland vs Arsenal. Kiper asal Spanyol itu tampil gemilang dengan menjaga gawang The Gunners tetap bersih sepanjang pertandingan.

Arsenal melanjutkan start sempurna di Premier League 2026/2027 setelah meraih kemenangan 2-0 atas Sunderland. Bermain di Stadium of Light, Minggu (13/9/2026) dini hari WIB, The Gunners berhasil membawa pulang tiga poin.

Arsenal harus bekerja keras untuk memecah kebuntuan setelah kedua tim bermain ketat pada babak pertama. Bruno Guimaraes kemudian menjadi pembeda lewat gol spektakuler, sebelum Bukayo Saka memastikan kemenangan melalui eksekusi penalti.

Tambahan tiga poin membuat Arsenal mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Sementara itu, Sunderland masih berada di posisi ke-14 dengan raihan empat poin.

Performa David Raya

Raya memainkan peran penting dalam keberhasilan Arsenal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Ia mencatatkan dua penyelamatan dan tidak kebobolan sepanjang 90 menit.

Salah satu penyelamatan penting Raya terjadi ketika Sunderland mendapatkan hadiah penalti. Ia mampu menggagalkan eksekusi Enzo Le Fee dengan menepis bola yang mengarah rendah ke sisi kirinya.

Selain dua penyelamatan, Raya juga mencatatkan satu penalty save. Berdasarkan data pertandingan, ia memiliki expected goals conceded (xGC) sebesar 1,67, tetapi tetap mampu menjaga gawang Arsenal tanpa kebobolan.

Penampilan tersebut membuat Raya terpilih sebagai Player of the Match versi Premier League. Ia mendapatkan 71 persen suara dalam pemungutan suara resmi.

Susunan Pemain

Sunderland (4-2-3-1): Robin Roefs; Reinildo Mandava, Dan Ballard, Kevin Danso, Nordi Mukiele; Noah Sadiki, Granit Xhaka; Nilson Angulo, Enzo Le Fee, Thomas Meunier; Brian Brobbey.

Pelatih: Regis Le Bris

Arsenal (4-2-3-1): David Raya; Riccardo Calafiori, Gabriel Magalhaes, Ezri Konsa, Ben White; Myles Lewis-Skelly, Declan Rice; Christos Tzolis, Martin Odegaard, Bukayo Saka; Kai Havertz.

Pelatih: Mikel Arteta

Idnews.top – Sebanyak tujuh pertandingan Premier League dimainkan pada Sabtu (12/9/2026) malam WIB hingga Minggu (13/9/2026) dini hari WIB. Rangkaian laga tersebut membuat persaingan klasemen Liga Inggris 2026/2027 semakin menarik setelah memasuki pekan keempat.

Arsenal menjadi tim yang paling menonjol setelah menjaga rekor sempurna dengan empat kemenangan beruntun. The Gunners naik ke puncak klasemen berkat kemenangan 2-0 atas Sunderland di Stadium of Light.

Gol Bruno Guimaraes dan penalti Bukayo Saka memastikan Arsenal mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Mereka juga memiliki selisih gol +7, unggul dari Manchester City yang baru memainkan tiga laga.

Manchester City berada di posisi kedua dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. The Citizens masih memiliki kesempatan kembali ke puncak karena baru akan menghadapi Manchester United pada Minggu (13/9) malam WIB.

Hull City menjadi kejutan di papan atas dengan menempati posisi ketiga melalui koleksi delapan poin dari empat laga. Chelsea berada di posisi keempat dengan tujuh poin setelah bermain imbang 2-2 saat menjamu Hull City.

Liverpool masih tertahan setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Fulham. The Reds baru mengumpulkan enam poin dari empat pertandingan, sementara Tottenham Hotspur berada di posisi ke-17 dengan dua poin setelah bermain tanpa gol kontra Everton.

Nottingham Forest meraih kemenangan 2-1 atas Aston Villa, sedangkan Ipswich Town menang dramatis 3-2 atas Crystal Palace. Bournemouth dan Brentford juga berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 pada pekan keempat.

Hasil Pekan 4 Premier League 2026/2027

Sabtu, 12 September 2026

21.00 WIB – Aston Villa 1-2 Nottingham Forest
21.00 WIB – Bournemouth 1-2 Brentford
21.00 WIB – Chelsea 2-2 Hull City
21.00 WIB – Crystal Palace 2-3 Ipswich Town
21.00 WIB – Liverpool 0-0 Fulham
23.30 WIB – Tottenham Hotspur 0-0 Everton

Minggu, 13 September 2026

02.00 WIB – Sunderland 0-2 Arsenal

Jadwal Pekan 4 Premier League 2026/2027

Minggu, 13 September 2026

20.00 WIB – Coventry City vs Brighton and Hove Albion
22.30 WIB – Manchester United vs Manchester City

Selasa, 15 September 2026

02.00 WIB – Leeds United vs Newcastle United

Top Skor Premier League 2026/2027

3 Gol

Joao Pedro (Chelsea), Bruno Fernandes (Manchester United), Morgan Rogers (Chelsea), Erling Haaland (Manchester City), Alexander Isak (Liverpool), Bukayo Saka (Arsenal), Marcus Tavernier (Bournemouth), Kevin Schade (Brentford)

2 Gol

Rayan Cherki (Manchester City), Cole Palmer (Chelsea), Emersonn (Ipswich Town), Mohamed Belloumi (Hull City), Leif Davis (Ipswich Town), Jack Hinshelwood (Brighton), Anthony Elanga (Newcastle), Bryan Mbeumo (Manchester United), Martin Odegaard (Arsenal), Tyrick Mitchell (Crystal Palace), Kai Havertz (Arsenal), Josh King (Fulham), Vitaly Janelt (Brentford)

Arsenal berhasil membawa pulang tiga poin dari lawatan ke markas Sunderland, Stadium of Light, Minggu (13/9/2026). Dalam laga pekan keempat Premier League itu, Arsenal menang 2-0 di markas Sunderland.

Kedua tim bermain imbang tanpa gol dalam 45 menit pertama pertandingan. Pertandingan berjalan alot sepanjang babak pertama berlangsung.

Pada babak kedua, tim tuan rumah sempat mendapatkan kans untuk unggul lebih dulu. Sayangnya, eksekusi penalti Enzo Le Fee pada menit ke-56 gagal dan tak mengubah keadaan.

Justru Arsenal berhasil membuka keunggulan dua menit kemudian. Bruno Guimaraes mencetak gol pembuka kemenangan the Gunners pada menit ke-58 setelah menerima umpan dari Declan Rice.

Skor 0-1 untuk keunggulan Arsenal seakan bakal menjadi akhir dari pertandingan. Namun, pada masa injury time, The Gunners mendapatkan penalti dari wasit, di mana di sisi lain Sunderland kehilangan pemainnya, Reinildo, karena kartu kuning kedua.

Bukayo Saka yang mengambil eksekusi penalti pada menit 90’+7 itu berhasil menggandakan keunggulan bagi The Gunners yang sukses mengakhiri laga dengan kemenangan 2-0 dan membawa pulang tiga poin dari markas Sunderland.

Susunan Pemain

Sunderland (4-2-3-1): Robin Roefs; Nordi Mukiele, Kevin Danso, Daniel Ballard, Reinildo; Granit Xhaka, Noah Sadiki; Thomas Meunier, Enzo Le Fee, Nilson Angulo; Brian Brobbey
Pelatih: Regis Le Bris
Arsenal (4-2-3-1): David Raya; Ben White, Ezri Konsa, Gabriel, Riccardo Calafiori; Declan Rice, Myles Lewis-Skelly; Bukayo Saka, Martin Odegaard, Christos Tzolis; Kai Havertz
Pelatih: Mikel Arteta

PSIM Yogyakarta bersiap menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026) malam WIB.

Laga ini menjadi momen yang dinantikan pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel. Arsitek asal Belanda tersebut antusias membawa timnya kembali tampil di GBT.

“Ya, pertama-tama saya pikir ini adalah pertandingan yang bagus untuk memulai kembali pertandingan tandang pertama kami di Surabaya seperti musim lalu,” ujar Van Gastel pada Sabtu (12/9/2026).

“Saya sangat menantikannya untuk bermain di stadion seperti ini dengan banyak sekali pendukung. Jadi saya sangat bersemangat untuk berada di sini dan persiapan kami sejauh ini berjalan cukup baik,” lanjutnya.

Punya Memori Positif

PSIM punya kenangan manis saat bertandang ke markas Persebaya pada musim lalu. Laskar Mataram berhasil membawa pulang tiga poin setelah menang tipis 1-0 berkat gol Ezequiel Vidal.

Bek PSIM, Jop van der Avert, juga mendapat cerita dari beberapa rekan setim yang bermain pada pertandingan tersebut. Ia mendapat gambaran mengenai atmosfer GBT yang begitu meriah.

“Ya, jadi ketika kami melakukan perjalanan ke sini saya bertanya kepada beberapa rekan yang bermain di pertandingan pertama di sini musim lalu saat liga dimulai,” kata Van der Avert.

“Mereka memberi tahu saya tentang stadion yang bagus dan atmosfer yang luar biasa. Jadi saya pikir ya, bagi kami ini akan menjadi pertandingan yang sangat bagus. Mudah-mudahan bisa meraih tiga poin,” sambungnya.

Sama-sama Raih Satu Poin

Kedua tim kompak mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan hasil imbang. PSIM bermain 1-1 kontra Persita Tangerang, sedangkan Persebaya juga ditahan Bhayangkara FC dengan skor identik.

Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin. PSIM berada di peringkat ke-11, adapun Persebaya tepat berada satu tingkat di bawahnya.

Di sisi lain, PSIM memboyong 25 pemain untuk berhadapan dengan Bajul Ijo. Hanya penjaga gawang muda Athaullah Daib yang tidak ikut dalam rombongan Laskar Mataram.

Idnews.top – Lamine Yamal mencetak sejarah baru bersama Barcelona setelah mengenakan ban kapten dalam pertandingan melawan Feyenoord di Liga Champions. Menurut SPORT, pemain berusia 19 tahun itu menjadi pemain termuda yang memimpin Barcelona sebagai kapten dalam pertandingan kompetitif pada era modern.

Yamal mengambil alih ban kapten setelah Raphinha ditarik keluar dalam pertandingan tersebut. Ia mencatatkan pencapaian itu pada usia 19 tahun dan 58 hari, mengungguli rekor sebelumnya yang dipegang Bojan Krkic dan Gavi.

Sebelum Yamal, Bojan dan Gavi sama-sama pernah menjadi kapten Barcelona dalam pertandingan kompetitif ketika berusia 20 tahun. Bojan melakukannya pada usia 20 tahun dan 61 hari, sedangkan Gavi mengenakan ban kapten untuk pertama kalinya 15 hari lebih tua.

Pencapaian tersebut menambah daftar panjang tonggak penting dalam perkembangan karier Yamal. Ia sebelumnya sudah dipercaya menjadi salah satu kapten Barcelona dan kini mendapat kesempatan memimpin tim utama di panggung Liga Champions.

Yamal Ungguli Rekor Bojan dan Gavi

Joan Gamper menjadi kapten pertama dalam sejarah Barcelona setelah mengenakan ban kapten pada usia 21 tahun. Dalam era modern, Bojan dan Gavi menjadi dua pemain muda yang sebelumnya tercatat sebagai kapten Barcelona dalam pertandingan kompetitif.

Bojan pertama kali memimpin Barcelona pada usia 20 tahun dan 61 hari. Sementara itu, Gavi melakukannya 15 hari lebih tua dari Bojan, dengan kesempatan pertamanya juga menjadi bentuk penghargaan dari rekan-rekan setim setelah ia kembali dari cedera serius.

Yamal kini melewati kedua pemain tersebut dengan selisih hampir satu tahun. Tidak ada catatan yang diketahui mengenai kapten Barcelona yang lebih muda darinya, meski sumber tersebut tidak menutup kemungkinan seorang pemain muda pernah mengenakan ban kapten pada dua dekade pertama sejarah klub.

Yamal Nikmati Tanggung Jawab sebagai Kapten

Sebelum pertandingan melawan Feyenoord, Yamal sudah berbicara mengenai arti kepercayaan rekan-rekan setim yang memilihnya sebagai salah satu kapten Barcelona. Ia mengaku kehormatan tersebut memberinya rasa tanggung jawab yang lebih besar sekaligus membuatnya bangga.

Yamal menjalani debut bersama Barcelona pada usia 15 tahun setelah berkembang melalui akademi La Masia. Sebelum berusia 20 tahun, ia sudah menjadi bagian dari jajaran kapten tim utama dan sebelumnya juga pernah mendapat pengalaman mengenakan ban kapten di level akademi.

Pencapaian bersama Barcelona dan Spanyol membuat peran tersebut menjadi bagian lain dari perkembangan pesat kariernya. Yamal telah meraih tiga gelar La Liga dan satu Copa del Rey bersama Barcelona, serta memiliki gelar Piala Eropa dan Piala Dunia bersama Spanyol.