26 Oktober 2026

#PremierLeague

BolaIndonesia – Jadwal Liga Inggris pekan ke-4 musim 2026/2027 menghadirkan sejumlah pertandingan menarik. Dua laga yang paling mencuri perhatian adalah Sunderland vs Arsenal dan Manchester United vs Manchester City. Kedua pertandingan tersebut menjadi sajian utama yang dinantikan penggemar sepak bola Inggris pada akhir pekan ini.

Sunderland akan menjamu Arsenal di Stadium of Light pada Sabtu, 12 September 2026. Sehari setelahnya, giliran Manchester United menghadapi Manchester City dalam derby Manchester di Old Trafford.

Sunderland Vs Arsenal Jadi Laga Menarik

Arsenal datang ke markas Sunderland dengan status sebagai salah satu tim yang kembali memburu konsistensi di awal musim. The Gunners juga berstatus sebagai juara bertahan Premier League setelah memenangkan gelar musim lalu.

Pertandingan melawan Sunderland tidak bisa dianggap mudah. Bermain di Stadium of Light memberikan keuntungan tersendiri bagi tuan rumah. Sunderland juga mengawali musim dengan hasil yang cukup kompetitif.

Sunderland tercatat mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan awal Premier League. Mereka meraih kemenangan atas Fulham, bermain imbang melawan Brentford, kemudian kalah dari Ipswich Town. Tim asuhan Regis Le Bris juga meraih kemenangan atas Hull City di Carabao Cup pada pertengahan pekan.

Arsenal tentu harus tampil serius sejak menit pertama. Apalagi, laga tandang seperti ini dapat menjadi ujian mental bagi tim yang sedang berusaha menjaga posisi di papan atas.

Arsenal Punya Tantangan Berat di Stadium of Light

Pertandingan Sunderland vs Arsenal dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 20.00 waktu Inggris. Dalam waktu Indonesia, laga tersebut berlangsung pada Minggu dini hari.

Arsenal juga harus mengatur kondisi pemain karena mereka baru menjalani pertandingan Liga Champions melawan Napoli pada pertengahan pekan. Mikel Arteta dituntut melakukan rotasi dengan tepat agar kualitas permainan tetap terjaga.

Sunderland berpeluang memanfaatkan situasi tersebut. Dukungan suporter tuan rumah juga bisa membuat pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi.

Manchester United Vs Manchester City Jadi Duel Paling Panas

Selain Sunderland vs Arsenal, jadwal Liga Inggris pekan ke-4 juga menyajikan derby Manchester antara Manchester United dan Manchester City.

Manchester United akan bertindak sebagai tuan rumah di Old Trafford pada Minggu, 13 September 2026. Pertandingan ini menjadi salah satu laga terbesar dalam pekan ke-4 Premier League.

Derby tersebut juga menjadi ujian besar bagi Michael Carrick. Setelah membawa Manchester United finis di posisi ketiga musim lalu dan kemudian mendapatkan posisi permanen, eks gelandang United tersebut menghadapi ekspektasi yang semakin tinggi.

Namun, perjalanan United pada awal musim belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka baru mencatat satu kemenangan dari tiga pertandingan Premier League, yaitu ketika menghadapi Ipswich Town.

Derby Manchester Bisa Jadi Penentu Momentum

Manchester City tentu tidak ingin pulang dari Old Trafford tanpa poin. Sementara itu, Manchester United membutuhkan hasil positif untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus menunjukkan perkembangan di bawah Carrick.

Pertandingan ini berpotensi berlangsung terbuka karena kedua tim memiliki kualitas menyerang yang mumpuni. Selain adu taktik antara kedua pelatih, duel lini tengah dan efektivitas penyelesaian akhir dapat menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.

Bagi Manchester United, kemenangan atas rival sekota bisa menjadi momentum besar untuk membangun musim yang lebih konsisten. Sebaliknya, Manchester City akan berusaha memanfaatkan kelemahan United dan membawa pulang poin maksimal.

Jadwal Liga Inggris Pekan ke-4 Lengkap

Selain dua pertandingan besar tersebut, pekan ke-4 Premier League juga menghadirkan sejumlah laga menarik. Pada Sabtu, 12 September, terdapat Aston Villa vs Nottingham Forest, Bournemouth vs Brentford, Chelsea vs Hull City, Crystal Palace vs Ipswich Town, Liverpool vs Fulham, serta Tottenham Hotspur vs Everton.

Kemudian pada Minggu, 13 September, Coventry City bertemu Brighton sebelum Manchester United menjamu Manchester City. Pekan ke-4 ditutup dengan pertandingan Leeds United vs Newcastle United pada Senin, 14 September.

Dengan demikian, Sunderland vs Arsenal dan Manchester United vs Manchester City menjadi dua pertandingan yang paling layak mendapatkan perhatian. Arsenal harus menghadapi atmosfer Stadium of Light, sedangkan Manchester United dan Manchester City akan mempertaruhkan gengsi dalam derby Manchester.

Persaingan di Liga Inggris musim 2026/2027 pun semakin menarik. Hasil dari dua laga besar tersebut berpotensi memberikan pengaruh terhadap momentum masing-masing tim di awal musim.

Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan, Ini Alasannya

Boladonesia – Mikel Arteta ternyata punya cara tidak biasa untuk mempersiapkan Arsenal menghadapi kerasnya kompetisi musim ini. Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku sengaja membuat skuad The Gunners mengalami berbagai situasi sulit selama pramusim.

Bukan untuk menghukum pemain, metode tersebut justru dirancang agar Arsenal mampu menghadapi masalah yang tidak terduga selama pertandingan resmi. Arteta ingin para pemain terbiasa beradaptasi ketika kondisi ideal tidak lagi mereka dapatkan.

Pendekatan tersebut kembali menjadi sorotan setelah Arsenal mengalami gangguan perjalanan menjelang pertandingan Liga Champions melawan Napoli. Masalah lalu lintas udara membuat perjalanan Arsenal ke Italia terganggu. Namun, situasi itu tidak membuat skuad kehilangan fokus. Arsenal tetap mampu meraih kemenangan 1-0 di markas Napoli.

Mikel Arteta Sengaja Mengganggu Rutinitas Arsenal

Mikel Arteta menjelaskan bahwa dirinya memang berusaha menciptakan situasi tidak nyaman selama masa persiapan. Tujuannya sederhana, yakni membuat pemain tidak bergantung pada rutinitas yang selalu berjalan sempurna.

Arteta mengaku senang menghadapi tantangan seperti itu. Menurutnya, jika sebuah masalah sudah pernah dialami saat latihan atau pramusim, pemain akan lebih siap ketika masalah serupa muncul dalam pertandingan sebenarnya.

Salah satu contoh yang dilakukan adalah mengubah waktu makan dan transportasi. Tim juga sengaja menggunakan rute berbeda agar pemain terbiasa menghadapi perubahan rencana secara mendadak.

Arteta bahkan pernah membuat pemain tiba lebih terlambat dari jadwal yang direncanakan. Semua itu dilakukan untuk menguji bagaimana pemain merespons tekanan tanpa kehilangan konsentrasi.

Dressing Room Juga Dibuat Tidak Nyaman

Metode Mikel Arteta tidak berhenti pada perjalanan tim. Arsenal juga menjalani sejumlah simulasi yang membuat kondisi sebelum pertandingan terasa berbeda dari biasanya.

Salah satunya adalah membuat ruang ganti lebih panas. Jumlah fasilitas seperti tempat tidur pijat juga pernah dikurangi. Arteta ingin pemain memahami bahwa tidak semua hal akan tersedia dalam kondisi ideal ketika mereka bertanding di kompetisi resmi.

Bagi Arteta, persoalan kecil dapat berkembang menjadi gangguan besar apabila pemain tidak memiliki kemampuan beradaptasi. Karena itu, Arsenal justru mencoba menghadirkan gangguan tersebut lebih awal.

Pendekatan ini menunjukkan betapa pentingnya aspek mental dalam filosofi kepelatihan Arteta. Ia tidak hanya mempersiapkan pemain dari sisi taktik dan fisik, tetapi juga melatih kemampuan mereka menghadapi situasi di luar kendali.

Tujuannya Agar Arsenal Tidak Mudah Panik

Mikel Arteta tidak ingin pemain Arsenal menjadikan kondisi eksternal sebagai alasan ketika performa mereka terganggu. Terlambat datang, perubahan jadwal, perjalanan panjang, atau kondisi ruang ganti yang tidak ideal harus bisa dihadapi tanpa kepanikan.

Filosofi tersebut terlihat jelas dalam perjalanan Arsenal ke Napoli. Gangguan penerbangan membuat persiapan mereka berubah, tetapi skuad tetap mampu tampil disiplin dan membawa pulang kemenangan.

Arteta ingin pengalaman seperti itu menjadi pelajaran penting. Ketika masalah kembali muncul di pertandingan lain, pemain diharapkan sudah memiliki respons yang tepat karena mereka pernah menghadapi simulasi serupa sebelumnya.

Arteta Ingin Arsenal Siap Menghadapi Apa Pun

Pendekatan Mikel Arteta memang terdengar ekstrem. Namun, bagi sang pelatih, kesulitan yang dibuat secara sengaja memiliki tujuan untuk membangun mental juara.

Arsenal harus menghadapi jadwal padat Premier League dan Liga Champions. Dalam kompetisi sepanjang musim, gangguan seperti keterlambatan perjalanan, perubahan jadwal, tekanan suporter, hingga kondisi fisik pemain merupakan sesuatu yang sulit dihindari.

Karena itu, Arteta ingin skuadnya memiliki kemampuan untuk tetap fokus dalam keadaan apa pun. Ia percaya tim yang mampu beradaptasi dengan cepat akan memiliki keuntungan besar ketika menghadapi situasi sulit.

Metode tersebut juga sejalan dengan karakter Arteta yang dikenal sangat detail dalam mempersiapkan Arsenal. Sebelumnya, ia bahkan pernah menggunakan berbagai simulasi tidak biasa untuk meningkatkan kewaspadaan pemain, termasuk menghadirkan situasi yang sengaja mengganggu konsentrasi mereka.

Arsenal Mulai Memetik Hasilnya

Kemenangan Arsenal atas Napoli menjadi contoh menarik dari filosofi tersebut. Gangguan perjalanan yang berpotensi mengacaukan persiapan justru berhasil dilewati tanpa mengganggu fokus tim.

Arteta kini berharap pengalaman tersebut menjadi bagian dari mentalitas baru Arsenal. Bagi sang pelatih, menghadapi masalah bukan berarti mencari alasan, melainkan mencari cara agar tim tetap menjalankan tugasnya.

Dengan metode pramusim yang sengaja dibuat sulit, Mikel Arteta ingin Arsenal menjadi tim yang tidak hanya kuat secara taktik, tetapi juga tangguh secara mental. Jika pendekatan tersebut terus membuahkan hasil, The Gunners bisa memiliki modal penting untuk menghadapi tekanan dalam perburuan gelar sepanjang musim.

Laga panas langsung tersaji di pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (12/9/2026) sore WIB.

Laga ini menjadi laga yang paling dinantikan dari BRI Super League. Banyak pihak yang melabeli duel Persija Jakarta Vs Persib Bandung sebagai Derby DÍndonesia. Ada pula yang menyebutnya El Clasico Indonesia.

Persija Jakarta dan Persib Bandung hadir dengan modal yang sama. Mereka sama-sama meraih kemenangan di pekan pertama BRI Super League 2026/2027 yang lalu.

Laga ini juga sangat spesial bagi kedua tim. Sebab, untuk kali pertama sejak 2019, pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung bisa digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Ingin Akhiri Tren Buruk

Pertandingan melawan Persib Bandung kali ini sangat spesial bagi Persija Jakarta. Mereka sudah lama tidak menjamu rivalnya itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Terakhir kali hal itu terjadi pada musim 2019.

Motivasi Persija Jakarta pun semakin besar. Data terkini menunjukkan Macan Kemayoran tidak pernah menang atas Persib Bandung sejak 2023.

“Sebenarnya, saya juga baru mendengar itu pertama kali bahwa kami berhasil memenangkan pertandingan di Kalimantan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, dan saya cukup terkejut,” kata pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dalam sesi konferensi pers yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (11/9/2026).

“Sekarang, setelah saya tahu bahwa kita belum pernah mengalahkan Persib Bandung sejak 2023 juga, saya merasa semakin bertekad untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik dan bermain lebih kuat agar kita bisa menang. Jadi, saya akan memastikan kita mempersiapkan diri dengan baik untuk bisa menang di laga besok,” tegasnya.

Bikin Bobotoh Bangga

Sementara itu pelatih Persib Bandung sadar betul betapa pentingnya laga melawan Persija Jakarta. Ini adalah laga terbesar di sepak bola Indonesia belakangan ini.

Pentingnya laga melawan Persija Jakarta pun sudah tertanam dalam diri para pemain Persib Bandung. Mereka bertekad untuk meraih kemenangan di kandang Macan Kemayoran dan membuat Bobotoh bahagia.

“Persaingan antara Persib Bandung dan Persija adalah pertandingan sangat penting. Saya pikir semua pemain tahu pentingnya laga ini bagi para penggemar dan saya berharap kami bisa membuat para fans bangga setelah pertandingan,” jelas Igor Tolic.

Prakiraan Susunan Pemain

Persija Jakarta (3-4-3): Nadeo (Kiper), Ridho, Pankov, Kolinger (Belakang), Memija, Calonego, Loncar, Arhan (Tengah), Witan, Jeremejeff, Mamut (Depan).

Pelatih: Shin Tae-yong

Persib (4-3-3): Teja (Kiper), Kakang, Matricardi, Mutombo, Tanamal (Belakang), Haye, Notsuda, Klok (Tengah), Menalo, Sekulic, Peralta (Depan).

Pelatih: Igor Tolir

Prediksi Bola.com: 50-50

Sabtu, 12 September 2026

Pukul 15.00 WIB

Persib akan melakoni laga berat melawan Persija Jakarta pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Laga kedua tim berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Laga ini dipastikan bakal menyedot perhatian publik pencinta sepak bola Indonesia. Rivalitas panjang kedua tim akan membuat pertandingan berjalan dengan tensi panas sejak menit awal.

Persib datang dengan modal positif setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor 3-1 di Bandung. Sementara itu, Persija dalam motivasi tinggi setelah mengalahkan tuan rumah Borneo FC dengan skor 1-0.

Dengan hasil ini, Persib dan Persija tentu berambisi mempertahankan tren positif, sekaligus mengamankan posisi di papan atas klasemen.

Secara statistik, Persib memang unggul atas Macan Kemayoran dalam lima pertemuan terakhir. Persib mencatatkan empat kemenangan dan satu kali hasil imbang.

Raihan positif tersebut tentunya ingin kembali dilanjutkan Skuad Maung dipertandingan nanti. Pelatih Persib, Igor Tolic bakal menyiapkan strategi khusus untuk meredam perlawanan Persija.

Igor juga bakal mengandalkan beberapa pemain yang berpotensi menjadi pembeda pada pertandingan nanti.

Mariano Peralta

Mariano Peralta bakal mendapat sorotan khusus dipertandingan nanti. Penyerang asal Argentina ini dikenal memiliki kecepatan serta pergerakan lincah yang dapat memberikan masalah bagi lini belakang Persija.

Kualitas tersebut sudah diperlihatkan Peralta dalam beberapa laga bersama Maung Bandung. Peralta bahkan menjadi penentu kemenangan Persib atas Manila Digger pada babak play-off AFC Champions League Two 2026/2027.

Peralta merupakan rekrutan anyar Persib musim ini. Dia datang ke Bandung dengan reputasi mentereng sebagai pemain terbaik BRI Super League 2025/2026 bersama Borneo FC.

Bersama Pesut Etam, Peralta sukses mencetak 20 gol dan 14 assist dari 34 pertandingan yang telah dijalani.

Balsa Sekulic

Selain Mariano Peralta, Balsa Sekulic juga berpotensi menghadirkan ancaman berbahaya bagi Persija Jakarta. Pemain asal Montenegro tersebut dikenal memiliki naluri gol yang tinggi.

Ketajaman Balsa Sekulic bersama Persib sudah dibuktikan sejak awal musim. Dia sukses menyumbangkan satu gol ketika Maung Bandung mengalahkan PSM Makassar.

Gol tersebut lahir melalui pergerakan ciamik Balsa Sekulic dalam mencari ruang kosong untuk melepas tembakan.

Adam Alis

Duel Persib kontra Persija punya arti spesial bagi Adam Alis. Gelandang berusia 32 tahun tersebut akan menghadapi mantan klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya.

Adam sempat menjadi bagian dari Skuad Macan Kemayoran pada musim 2015. Namun, kebersamaan Adam Alis bersama Persija hanya bertahan selama satu musim.

Meski menghadapi mantan klubnya, Adam tetap bakal bersikap profesional. Dia akan berusaha memberikan kontribusi maksimal untuk membantu Persib mengamankan tiga poin di kandang lawan.

Adam bahkan pernah menjadi mimpi buruk untuk Persija musim lalu. Dua golnya ke gawang Persija menjadi penentu kemenangan Persib dengan skor akhir 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda.

Bayern Munchen menunjukkan performa luar biasa saat mengawali kiprah di Liga Champions. Menghadapi Bodo/Glimt, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB, raksasa Jerman itu tampil dominan dan akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak.

Meski Bodo/Glimt sempat memberikan perlawanan sengit pada babak pertama, Bayern Munchen perlahan meningkatkan intensitas permainan.

Penguasaan bola, peluang berkualitas, dan tekanan tanpa henti akhirnya membuat pertahanan tim asal Norwegia tersebut runtuh.

Harry Kane menjadi salah satu pemain yang berperan besar dalam pesta gol Bayern Munchen. Michael Olise juga tampil impresif dan menjadi bagian penting dari kemenangan besar Die Roten.

Usai pertandingan, Kane mengungkapkan satu karakter yang membuat Bayern semakin berbahaya: mereka justru semakin kuat ketika pertandingan memasuki fase akhir.

Bodo/Glimt Sempat Merepotkan Bayern

Bodo/Glimt sebenarnya tidak datang ke Allianz Arena untuk sekadar menjadi korban. Pada babak pertama, mereka mampu menunjukkan organisasi pertahanan yang disiplin.

Tim asal Norwegia itu menjaga blok pertahanan dengan baik sembari tetap berani melakukan serangan balik. Beberapa kali bahkan mampu menguji pertahanan Bayern melalui transisi cepat.

Namun, Bayern Munchen tetap memegang kendali pertandingan. Die Roten menguasai sebagian besar bola dan terus menciptakan peluang berbahaya.

Kiper Bodo/Glimt tampil gemilang dan beberapa kali menggagalkan peluang Bayern Munchen. Kane mengakui bahwa timnya memang harus bersabar untuk membongkar pertahanan lawan.

“Kami harus bersabar, tetapi saya pikir kami juga lebih baik pada babak pertama. Kiper mereka melakukan beberapa penyelamatan bagus. Kami tetap tenang dan terus menggedor,” ujar Kane kepada DAZN.

Kesabaran tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Gol Awal Jadi Titik Balik

Menurut Harry Kane, gol pertama menjadi momen penting yang membuat Bayern Munchen semakin nyaman mengendalikan pertandingan.

Setelah berhasil memecah kebuntuan, Bayern bermain dengan kepercayaan diri yang semakin tinggi. Tempo permainan pun meningkat dan Bodo/Glimt semakin kesulitan keluar dari tekanan.

Kane melihat fenomena tersebut bukan sesuatu yang kebetulan. Ia menilai Bayern memang memiliki karakter untuk berkembang seiring berjalannya pertandingan.

“Gol awal membantu kami. Musim lalu kami memperlihatkan bagaimana menjadi semakin kuat seiring pertandingan berjalan,” kata Kane.

Karakter tersebut menjadi salah satu ciri permainan Bayern di bawah asuhan Vincent Kompany.

Ketika pertandingan memasuki fase akhir, intensitas Bayern justru meningkat. Tekanan demi tekanan akhirnya membuat pertahanan Bodo/Glimt tidak mampu bertahan lebih lama.

Kane dan Olise Jadi Motor Pesta Gol Bayern Munchen

Kemenangan besar Bayern tidak lepas dari kontribusi sejumlah pemain kunci.

Kane kembali menunjukkan ketajamannya sebagai ujung tombak, sementara Olise memberikan energi dan kreativitas yang membuat lini belakang Bodo/Glimt semakin kerepotan.

Kombinasi keduanya menjadi salah satu alasan Bayern mampu mengubah pertandingan yang awalnya cukup ketat menjadi sebuah pesta gol.

Bodo/Glimt memang mampu bertahan dengan baik pada awal laga. Namun, menghadapi Bayern yang terus meningkatkan tempo selama 90 menit merupakan tantangan yang sangat berat.

Begitu ruang mulai terbuka, Bayern Munchen langsung menghukum lawannya.

Kane pun menilai kemenangan tersebut sebagai hasil dari kerja keras tim yang mampu menjaga ketenangan dan terus memberikan tekanan hingga akhirnya mendapatkan hasil yang diinginkan.

Harry Kane Puas, Bayern Awali Liga Champions dengan Sempurna

Kemenangan atas Bodo/Glimt menjadi pembuka yang sangat positif bagi Bayern Munchen di Liga Champions.

Bukan hanya tiga poin yang berhasil diamankan, tetapi juga sebuah pernyataantim asuhan Kompany memiliki kemampuan untuk meningkatkan performa ketika pertandingan semakin berjalan. Kane pun mengaku sangat puas dengan hasil tersebut.

“Kami ingin menampilkan performa yang bagus dan mendapatkan tiga poin di depan para penggemar kami. Saya senang kami berhasil melakukannya,” tegas Kane.

Bayern kini kembali menunjukkan salah satu karakter terkuat mereka: semakin lama pertandingan berlangsung, semakin sulit dihentikan.

Bagi lawan-lawan berikutnya di Liga Champions, kemenangan atas Bodo/Glimt sekaligus menjadi peringatan.

Menghadapi Bayern selama 90 menit bukan hanya soal bertahan dari tekanan awal, tetapi juga harus mampu bertahan ketika Die Roten mulai menaikkan tempo permainan.

Dan jika Harry Kane serta Michael Olise terus tampil seperti ini, Bayern bisa menjadi salah satu tim yang paling menakutkan di kompetisi Eropa musim ini.

Bintang Napoli, Kevin De Bruyne, memberikan pujian tinggi kepada Arsenal setelah timnya takluk 0-1 pada laga pembuka Liga Champions 2026/2027.

Arsenal tampil impresif dan mengalahkan Napoli dengan skor 1-0 di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB. Gol kemenangan tim asuhan Mikel Arteta dicetak Martin Odegaard pada menit ke-75.

Meski kecewa karena Napoli gagal mendapatkan poin, De Bruyne menilai timnya sudah memberikan perlawanan yang cukup baik. Ia bahkan menyebut Arsenal sebagai tim terbaik di dunia saat ini.

Dalam wawancara dengan CBS Sports setelah pertandingan, De Bruyne mendapat pertanyaan mengenai penampilan Napoli sekaligus kekuatan Arsenal.

Mantan pemain Manchester City itu tidak ragu memberikan penilaian tinggi kepada lawannya.

“Mari kita membahas pertandingan,” ujar reporter CBS Sports kepada De Bruyne seusai laga. “Menurut saya, Napoli sudah bermain sangat baik, tetapi lawan yang Anda hadapi mungkin adalah tim terbaik di dunia saat ini?”

“Saya setuju. Mereka adalah juara Inggris dan kalah di final Liga Champions terakhir melalui adu penalti. Jadi, kami tahu betapa kuatnya mereka,” ujar De Bruyne, seperti dilansir dari Metro.

Tetap Apresiasi Perjuangan Napoli

Arsenal memang memasuki musim ini dengan kepercayaan diri tinggi. The Gunners berhasil mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar Premier League musim lalu dan juga melaju hingga final Liga Champions, sebelum kalah dari PSG melalui adu penalti.

Kemenangan atas Napoli juga memperpanjang start sempurna Arsenal menjadi lima pertandingan pada awal musim ini.

De Bruyne tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan Napoli. Menurutnya, tim asal Italia tersebut mampu menciptakan sejumlah momen positif ketika mencoba bermain menyerang.

“Saya pikir kami sebenarnya melakukan pekerjaan yang bagus. Ketika mencoba bermain, kami memiliki beberapa momen ketika mampu menciptakan peluang,” katanya.

Namun, De Bruyne mengakui Napoli sempat harus bermain lebih dalam menghadapi tekanan Arsenal.

“Kami memang terkadang harus bertahan lebih rendah. Pada babak kedua, kami memberikan mereka sedikit terlalu banyak ruang dan bermain terlalu dalam.”

De Bruyne Melihat Perkembangan Napoli

Kekalahan tersebut tetap memberikan sisi positif bagi De Bruyne. Ia menilai permainan Napoli menunjukkan perkembangan dibandingkan beberapa pertandingan awal musim.

“Setelah itu, kami kembali memiliki beberapa momen. Bagi saya, ini merupakan peningkatan dari apa yang saya lihat dalam beberapa pertandingan pertama,” tutur De Bruyne.

“Kami mulai bermain lebih baik, jadi itu adalah hal yang bagus.”

Di sisi lain, Arsenal pulang dari Naples dengan tiga poin berkat gol Odegaard. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi pasukan Arteta dalam upaya kembali bersaing di dua kompetisi utama musim ini.

Idnews.top – Playmaker Chelsea, Cole Palmer membeberkan rahasia di balik comeback timnya melawan Leeds United pada dini hari tadi. Ia mengakui ada instruksi khusus dari Xabi Alonso sehingga The Blues bisa memenangkan laga itu.

Dini hari tadi, Chelsea menggelar pertandingan babak ketiga Carabao Cup di Stamford Bridge. Mereka menghadapi salah satu tim kuda hitam Inggris, Leeds United.

Di laga ini, Chelsea menutup babak pertama dengan tertinggal 0-1 dari tim tamu. Di awal babak kedua, The Whites justru menambah keunggulan mereka menjadi 0-2 atas Chelsea.

Namun The Blues tiba-tiba mengamuk. Mereka berhasil menutup pertandingan ini dengan kemenangan besar 6-3 atas The Whites di laga tersebut dan memastikan diri lolos ke babak keempat Carabao Cup 2026/2027.

Instruksi Khusus Alonso

Diwawancarai seusai laga, Cole Palmer, pencetak dua gol Chelsea di laga ini membeberkan resep di balik comeback spektakuler Chelsea di laga ini.

Ia menyebut bahwa Alonso meminta Chelsea menaikkan intensitas mereka di babak kedua, dan instruksi sang pelatih itu membawa hasil yang bagus.

“Manajer meminta kami untuk menaikkan intensitas kami di babak kedua. Ia merasa permainan kami terlalu datar di babak pertama, jadi kami harus menaikkan tempo permainan kami,” buka Palmer kepada Sky Sports.

Masih Perlu Berbenah

Palmer sendiri senang Chelsea bisa mengamankan kemenangan di laga ini dan melaju ke babak berikutnya. Namun ia tidak ingin skuad The Blues berleha-leha atas kemenangan ini.

Menurutnya masih ada banyak hal yang perlu ditingkatkan dari tim mereka sehingga mereka perlu bekerja keras untuk itu.

“Saya menikmati bermain di tim ini, meski memang ada banyak hal yang berbeda di tim kami musim ini. Saya rasa kami masih perlu banyak berbenah, namun yang terpenting adalah kami meraih kemenangan hari ini,” pungkas sang playmaker.

Laga Berikutnya

Chelsea sendiri kini mulai mempersiapkan diri untuk pertandingan di akhir pekan nanti.

The Blues dijadwalkan akan berhadapan dengan Hull City di Stamford Bridge dan mereka bertekad melanjutkan momentum positif ini.

Bayern Munchen langsung mendapat ujian menarik pada matchday pertama fase liga Liga Champions 2026-27 dengan menghadapi Bodo/Glimt. Laga Bayern vs Bodo/Glimt berlangsung di Allianz Arena, Jumat, 11 September 2026 pukul 02.00 WIB.

Tuan rumah membawa reputasi besar sekaligus catatan kandang yang sangat meyakinkan sepanjang 2026. Namun, Bodo/Glimt tidak datang hanya untuk bertahan karena wakil Norwegia tersebut sedang menjalani periode terbaiknya.

Bayern tentu menjadi favorit berdasarkan kualitas skuad dan pengalaman di kompetisi Eropa. Meski demikian, performa Bodo/Glimt yang belum terkalahkan dalam 20 pertandingan terakhir membuat laga ini berpotensi lebih sulit dari perkiraan.

Bayern Ingin Langsung Tancap Gas

Bayern memulai musim dengan tiga kemenangan berturut-turut sebelum ditahan 0-0 oleh Schalke 04 pada pertandingan terakhir. Hasil tersebut menjadi sinyal bahwa tim asuhan Vincent Kompany masih memiliki sejumlah pekerjaan sebelum mencapai performa terbaiknya.

Kendati demikian, rekor Bayern di pertandingan pembuka Liga Champions sangat mengesankan. Mereka selalu memenangkan laga pertama dalam 22 partisipasi terakhir sehingga target tiga poin kembali menjadi tuntutan utama.

Kekuatan Bayern juga semakin terlihat ketika bermain di Allianz Arena. Sepanjang 2026, mereka mencatat 15 kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kekalahan di kandang.

Bodo/Glimt Punya Modal Besar

Perjalanan Bodo/Glimt menuju fase liga tidak mudah karena mereka harus melewati dua ronde kualifikasi. Setelah menang agregat 6-5 atas Union Saint-Gilloise, mereka tampil lebih meyakinkan dengan mengalahkan NEC Nijmegen 6-1 secara agregat.

Tim besutan Kjetil Knutsen kemudian melanjutkan tren positif tersebut di kompetisi domestik. Kemenangan 2-1 atas Fredrikstad membuat Bodo/Glimt mencatat enam kemenangan beruntun sekaligus memperpanjang rekor tanpa kekalahan menjadi 20 pertandingan.

Bodo/Glimt juga bukan pendatang baru yang minim pengalaman di Liga Champions. Musim lalu, mereka mampu melangkah hingga babak 16 besar dan menyingkirkan Inter Milan pada playoff fase gugur.

Prediksi Bayern Vs Bodo/Glimt

Bayern diperkirakan langsung mengambil kendali permainan dengan mengandalkan penguasaan bola dan kualitas pemain depan. Jamal Musiala berpeluang beroperasi di belakang Harry Kane, sementara Michael Olise dan Luis Diaz dapat memberikan ancaman dari sisi sayap.

Bodo/Glimt kemungkinan mencoba meredam tekanan melalui permainan kolektif dan serangan balik cepat. Rekor produktif mereka membuat peluang mencetak gol di Allianz Arena tetap terbuka, terutama jika Bayern kehilangan konsentrasi ketika melakukan transisi bertahan.

Namun, kedalaman skuad dan kualitas individu Bayern tetap menjadi pembeda utama. Dengan dukungan publik Allianz Arena, tim tuan rumah diprediksi mampu membuka Liga Champions dengan kemenangan.

Prediksi skor: Bayern 3-1 Bodo/Glimt.

Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona langsung tancap gas pada matchday pertama League Phase Liga Champions 2026/2027.

Juara bertahan dan satu di antara kandidat juara musim ini tersebut menghajar lawan mereka. PSG menang telak 6-1 atas Slovan Bratislava, sedangkan Barcelona melumat Feyenord 5-1.

Dua pertandingan tadi menjadi bagian dari enam laga yang dimainkan pada Rabu malam hingga Kamis (10-9-2026) dini hari WIB.

Selain PSG dan Barcelona, empat tim lain juga mencatatkan kemenangan.

Runner-up musim lalu, Arsenal, menaklukkan tuan rumah, Napoli, dengan skor 1-0, Liverpool juga mengirim pulang Atletico Madrid tanpa poin setelah menang 2-1.

Pada pertandingan lain, VfB dan Sporting CP menang dengan skor identik 3-1, masing-masing melawan Viking dan Galatasaray.

PSG Melumat Lawan

Bermain di Parc des Princes, Kamis (10-9-2026) dini hari WIB, Ousmane Dembele membuka keunggulan PSG pada menit ke-17.

Penyerang asal Prancis itu kembali mencatatkan namanya di papan skor enam menit berselang untuk membawa tuan rumah unggul 2-0.

Ferran Torres kemudian menambah keunggulan PSG pada menit ke-31. Slovan Bratislava sempat memperkecil ketertinggalan melalui Suleiman Camara pada menit ke-58.

Torres kembali mencetak dua gol setelah turun minum, masing-masing pada menit ke-47 dan 57. Hattrick tersebut membuat PSG makin nyaman mengendalikan pertandingan.

Fabian Ruiz melengkapi pesta gol PSG pada menit ke-88. Kemenangan 6-1 sekaligus menjadi awal meyakinkan bagi sang juara bertahan dalam upaya mempertahankan gelar Liga Champions.

Arsenal Menang di Naples

Arsenal meraih kemenangan penting pada laga pembuka Liga Champions 2026/2027. Bertandang ke markas Napoli di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (10-9-2026) dini hari WIB, Meriam London menang tipis 1-0.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Arsenal lebih dominan dalam penguasaan bola dan beberapa kali mengancam pertahanan Napoli, tetapi kedua tim belum mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Napoli juga memberikan perlawanan melalui Kevin De Bruyne dan Rasmus Hojlund. Namun, pertahanan Arsenal yang dikawal Gabriel Magalhaes dan David Raya mampu meredam sejumlah peluang tuan rumah.

Gol yang ditunggu Arsenal akhirnya hadir pada menit ke-75. Martin Odegaard melakukan kombinasi dengan Christos Tzolis sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang mengenai tiang dan bersarang di gawang Napoli.

Napoli berusaha mengejar pada sisa pertandingan, tetapi Arsenal mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.

Liverpool Bangkit untuk Menang

Menjamu Atletico Madrid di Anfield, Kamis (10-9-2026) dini hari WIB, Liverpool bangkit untuk menang 2-1.

Atletico Madrid lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-17. Marcos Llorente memanfaatkan umpan terobosan Julian Alvarez sebelum menaklukkan Alisson Becker dengan penyelesaian yang tenang.

Liverpool baru mampu menyamakan skor menjelang turun minum. Dominik Szoboszlai mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-40 setelah memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti Atletico.

Memasuki babak kedua, Liverpool langsung berbalik unggul. Alexis Mac Allister mencetak gol pada menit ke-50 melalui tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihentikan Jan Oblak.

Atletico berusaha mencari gol penyeimbang pada sisa pertandingan, tetapi Liverpool mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.

Hasil Pertandingan Liga Champions

Barcelona vs Feyenoord 5-1

VfB vs Viking 3-1

Napoli vs Arsenal 0-1

Liverpool vs Atletico Madrid 2-1

PSG vs Slovan Bratislava 6-1

Sporting CP vs Galatasaray 3-1

Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona langsung tancap gas pada matchday pertama League Phase Liga Champions 2026/2027.

Juara bertahan dan satu di antara kandidat juara musim ini tersebut menghajar lawan mereka. PSG menang telak 6-1 atas Slovan Bratislava, sedangkan Barcelona melumat Feyenord 5-1.

Dua pertandingan tadi menjadi bagian dari enam laga yang dimainkan pada Rabu malam hingga Kamis (10-9-2026) dini hari WIB.

Selain PSG dan Barcelona, empat tim lain juga mencatatkan kemenangan.

Runner-up musim lalu, Arsenal, menaklukkan tuan rumah, Napoli, dengan skor 1-0, Liverpool juga mengirim pulang Atletico Madrid tanpa poin setelah menang 2-1.

Pada pertandingan lain, VfB dan Sporting CP menang dengan skor identik 3-1, masing-masing melawan Viking dan Galatasaray.

PSG Melumat Lawan

Bermain di Parc des Princes, Kamis (10-9-2026) dini hari WIB, Ousmane Dembele membuka keunggulan PSG pada menit ke-17.

Penyerang asal Prancis itu kembali mencatatkan namanya di papan skor enam menit berselang untuk membawa tuan rumah unggul 2-0.

Ferran Torres kemudian menambah keunggulan PSG pada menit ke-31. Slovan Bratislava sempat memperkecil ketertinggalan melalui Suleiman Camara pada menit ke-58.

Torres kembali mencetak dua gol setelah turun minum, masing-masing pada menit ke-47 dan 57. Hattrick tersebut membuat PSG makin nyaman mengendalikan pertandingan.

Fabian Ruiz melengkapi pesta gol PSG pada menit ke-88. Kemenangan 6-1 sekaligus menjadi awal meyakinkan bagi sang juara bertahan dalam upaya mempertahankan gelar Liga Champions.

Arsenal Menang di Naples

Arsenal meraih kemenangan penting pada laga pembuka Liga Champions 2026/2027. Bertandang ke markas Napoli di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (10-9-2026) dini hari WIB, Meriam London menang tipis 1-0.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Arsenal lebih dominan dalam penguasaan bola dan beberapa kali mengancam pertahanan Napoli, tetapi kedua tim belum mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Napoli juga memberikan perlawanan melalui Kevin De Bruyne dan Rasmus Hojlund. Namun, pertahanan Arsenal yang dikawal Gabriel Magalhaes dan David Raya mampu meredam sejumlah peluang tuan rumah.

Gol yang ditunggu Arsenal akhirnya hadir pada menit ke-75. Martin Odegaard melakukan kombinasi dengan Christos Tzolis sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang mengenai tiang dan bersarang di gawang Napoli.

Napoli berusaha mengejar pada sisa pertandingan, tetapi Arsenal mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.

Liverpool Bangkit untuk Menang

Menjamu Atletico Madrid di Anfield, Kamis (10-9-2026) dini hari WIB, Liverpool bangkit untuk menang 2-1.

Atletico Madrid lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-17. Marcos Llorente memanfaatkan umpan terobosan Julian Alvarez sebelum menaklukkan Alisson Becker dengan penyelesaian yang tenang.

Liverpool baru mampu menyamakan skor menjelang turun minum. Dominik Szoboszlai mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-40 setelah memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti Atletico.

Memasuki babak kedua, Liverpool langsung berbalik unggul. Alexis Mac Allister mencetak gol pada menit ke-50 melalui tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihentikan Jan Oblak.

Atletico berusaha mencari gol penyeimbang pada sisa pertandingan, tetapi Liverpool mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.

Hasil Pertandingan Liga Champions

Barcelona vs Feyenoord 5-1

VfB vs Viking 3-1

Napoli vs Arsenal 0-1

Liverpool vs Atletico Madrid 2-1

PSG vs Slovan Bratislava 6-1

Sporting CP vs Galatasaray 3-1