23 Oktober 2026
Rating Pemain Barcelona vs Racing: Raphinha Gacor

BolaIndonesia – Barcelona kembali menunjukkan ketajamannya di La Liga 2026/27. Menghadapi Racing Santander pada jornada keenam, Blaugrana menang telak 7-2 di Spotify Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Raphinha menjadi bintang utama setelah mencetak hattrick dalam pesta gol tersebut.

Kemenangan ini semakin mempertegas performa impresif Barcelona di bawah arahan Hansi Flick. Selain Raphinha, sejumlah pemain lain juga tampil menonjol, termasuk Lamine Yamal, Dani Olmo, Pedri, dan Joao Cancelo.

Raphinha Jadi Pemain Terbaik Barcelona

Raphinha menjadi pemain yang paling mencuri perhatian. Penyerang asal Brasil itu mencetak tiga gol, termasuk dua penalti, untuk membawa Barcelona terus menjauh dari Racing Santander.

Gol pertamanya lahir melalui titik putih pada menit ke-25. Raphinha kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-42 sebelum melengkapi hattrick lewat penalti pada menit ke-67.

Penampilannya membuat Raphinha menjadi pusat serangan Barcelona sepanjang pertandingan. Ia juga semakin penting dalam skema Flick setelah dipercaya memainkan peran sentral di lini depan.

Salah satu sumber rating pemain memberikan nilai 9,2 untuk Raphinha, tertinggi di antara pemain Barcelona. Sementara itu, data pertandingan StatMuse juga menempatkannya sebagai salah satu pemain dengan rating tertinggi, yakni 9,1, setelah mencetak tiga gol.

Lamine Yamal dan Dani Olmo Ikut Bersinar

Lamine Yamal juga tampil impresif dalam kemenangan besar tersebut. Pemain muda Barcelona itu mencetak gol penutup pada menit ke-89 setelah menerima assist Karim Adeyemi.

Selain gol, Yamal juga memberikan kontribusi besar dalam membangun serangan. Data pertandingan mencatat ia memiliki dua assist dan satu gol, sehingga menjadi salah satu pemain dengan kontribusi ofensif paling lengkap.

Dani Olmo juga tampil efektif di lini tengah. Pergerakannya membantu Barcelona menciptakan banyak peluang. Olmo tercatat menyumbangkan satu assist dan mendapatkan rating tinggi dalam sejumlah penilaian pascapertandingan.

Joao Cancelo Buka Pesta Gol Barcelona

Joao Cancelo menjadi pemain yang membuka pesta gol Barcelona. Ia mencetak gol pada menit kedelapan untuk membawa tuan rumah unggul lebih dahulu.

Barcelona kemudian terus menekan. Raphinha mencetak gol dari titik penalti, sementara gol bunuh diri Asier Villalibre membuat keunggulan Blaugrana semakin besar.

Cancelo tidak hanya membantu Barcelona dalam fase menyerang, tetapi juga memberikan energi dari sisi lapangan. Performanya menjadi salah satu alasan Racing kesulitan mengimbangi tekanan tuan rumah.

Pedri dan Rodri Mengontrol Permainan

Di lini tengah, Pedri kembali memperlihatkan kualitasnya dalam mengatur tempo. Barcelona mampu mempertahankan penguasaan bola dan melakukan sirkulasi cepat untuk membongkar pertahanan Racing.

Rodri juga memberikan keseimbangan di lini tengah. Perannya penting ketika Barcelona melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.

Data pertandingan menunjukkan Barcelona menguasai sekitar 69 persen penguasaan bola, mencatat 30 tembakan, serta menciptakan sembilan peluang besar. Statistik tersebut menggambarkan dominasi Barcelona sepanjang pertandingan.

Gabriel Jesus dan Adeyemi Tambah Ancaman

Gabriel Jesus yang masuk sebagai pemain pengganti ikut mencatatkan namanya di papan skor. Ia mencetak gol pada menit ke-79 setelah Barcelona terus memberikan tekanan.

Karim Adeyemi memang tidak mencetak gol, tetapi tetap berperan dalam serangan. Ia memenangkan dua penalti dan memberikan assist untuk gol Lamine Yamal. Kontribusinya membuat lini depan Barcelona semakin sulit dihentikan.

Rating Pemain Barcelona vs Racing Santander

Berikut gambaran rating pemain Barcelona berdasarkan sejumlah penilaian pascapertandingan:

Raphinha – 9,2: Hattrick dan menjadi motor utama serangan.
Dani Olmo – 8,7: Aktif menghubungkan lini tengah dengan lini depan.
Lamine Yamal – 8,4: Mencetak satu gol dan memberikan kontribusi kreatif.
Pedri – 8,1: Mengontrol tempo permainan.
Karim Adeyemi – 8,1: Aktif dalam serangan dan memenangkan dua penalti.
Rodri – 7,6: Menjaga keseimbangan lini tengah.
Gabriel Jesus – 7,4: Mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan.
Gerard Martín – 7,2: Membantu menjaga keseimbangan sisi kiri.
Eric García – 7,1: Berkontribusi dalam sirkulasi bola.
Joao Cancelo – 6,9: Membuka skor Barcelona.
Gavi – 6,9: Memberikan energi setelah masuk.
Alejandro Balde – 6,9: Mendapat menit bermain pada babak kedua.
Andreas Christensen – 6,7: Menjadi bagian dari lini belakang.
Marc Bernal – 6,5: Membantu menjaga kontrol permainan.
Joan García – 6,1: Bermain sebelum digantikan saat jeda.
Wojciech Szczęsny – 5,9: Masuk menggantikan Joan García dan kebobolan dua gol.

Rating tersebut dapat berbeda antarplatform karena masing-masing menggunakan metode penilaian yang tidak sama. Salah satu sumber memberikan Raphinha nilai 9,2, Dani Olmo 8,7, dan Yamal 8,4.

Barcelona Terus Menjaga Tren Positif

Kemenangan 7-2 atas Racing Santander membuat Barcelona semakin percaya diri. Raphinha kembali menjadi pusat perhatian setelah mencetak hattrick, sedangkan pemain seperti Yamal, Olmo, Pedri, dan Cancelo ikut memberikan kontribusi penting.

Hasil tersebut juga memperpanjang awal musim impresif Barcelona. Setelah pesta gol di Camp Nou, perhatian berikutnya beralih ke pertandingan tandang menghadapi Sevilla pada 19 September 2026.

Dengan produktivitas lini depan seperti ini, Barcelona menunjukkan bahwa mereka masih memiliki banyak opsi untuk menciptakan gol. Performa Raphinha menjadi salah satu sorotan terbesar, tetapi kemenangan atas Racing Santander juga memperlihatkan kontribusi kolektif dari hampir seluruh lini.

Benfica Raih Kemenangan Perdana atas AC Milan di Liga Champions

Boladonesia – Benfica raih kemenangan perdana atas AC Milan dengan penampilan yang penuh keyakinan. Bermain di kandang AC Milan, tim asuhan Marco Silva tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan penting dalam pertandingan tersebut.

Kemenangan 2-0 ini memiliki arti khusus bagi Benfica. Hasil tersebut menjadi kemenangan penting setelah sebelumnya mereka belum berhasil mengalahkan AC Milan dalam pertemuan resmi.

Roberto akan lebih percaya diri setelah Benfica tampil efektif di San Siro.

Dodi Lukebakio Buka Keunggulan Benfica

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. AC Milan sempat mengancam melalui Gonçalo Ramos pada menit ke-11, tetapi sundulannya melebar. Lima menit kemudian, Benfica justru berhasil mencetak gol pembuka.

Pada menit ke-16, Jakub Kamiński mengawali serangan dari sisi kanan. Bola kemudian sampai kepada Dodi Lukebakio yang bergerak ke tengah dan melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti. Sepakan penyerang Belgia itu mengarah ke sudut gawang Mike Maignan dan membuat Benfica unggul 1-0.

Gol tersebut memperlihatkan efektivitas serangan Benfica. AC Milan lebih banyak menguasai bola, tetapi tim tamu mampu memanfaatkan ruang dan menyelesaikan peluang dengan baik. Benfica kemudian menjaga keunggulan hingga turun minum.

Jakub Kamiński Gandakan Keunggulan Benfica

Benfica kembali mencetak gol pada menit ke-53. Georgiy Sudakov mengirimkan bola kepada Kamiński, yang menerima umpan tersebut dan mencoba melepaskan tembakan pertama. Percobaan itu sempat diblok, tetapi serangan terus berlanjut.

El Karouani kemudian mengirimkan bola dari sisi kiri ke dalam kotak penalti. Kamiński tetap berada di posisi yang tepat dan menyambut bola dengan tendangan keras. Maignan tidak mampu menghentikan sepakan tersebut. Benfica unggul 2-0, sementara Kamiński mencetak gol perdananya bersama klub Portugal itu.

AC Milan Gagal Membalikkan Keunggulan Benfica

Ruben Amorim berusaha mengubah jalannya pertandingan dengan melakukan pergantian pemain pada babak kedua. Christian Pulisic dan sejumlah pemain pengganti ikut memperkuat upaya Milan untuk mengejar ketertinggalan.

Rossoneri mencatat 60 persen penguasaan bola dan melepaskan 14 tembakan, sedangkan Benfica mengakhiri pertandingan dengan tujuh percobaan. Namun, Milan hanya menghasilkan empat tembakan tepat sasaran. Beberapa peluang Pulisic pada menit ke-62 dan ke-81 berhasil digagalkan oleh kiper Benfica, Anatoliy Trubin.

Trubin Menjaga Keunggulan Benfica atas AC Milan

Anatoliy Trubin menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan Benfica. Kiper asal Ukraina itu beberapa kali melakukan penyelamatan untuk mempertahankan keunggulan timnya.

Pada menit ke-60, Trubin keluar dari sarangnya dan mengamankan peluang Gonçalo Ramos setelah menerima umpan terobosan Pulisic. Dua menit berselang, ia kembali menggagalkan tembakan keras Pulisic dari area depan kotak penalti. Penyelamatan terbaiknya terjadi pada menit ke-81, ketika Trubin melakukan penyelamatan gemilang terhadap sepakan Pulisic.

Pertahanan Benfica juga tampil disiplin. Tomás Araújo, Alessandro Circati, dan rekan-rekannya mampu menghalau sejumlah serangan Milan. Marco Silva kemudian melakukan pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim hingga peluit akhir berbunyi.

Kemenangan Bersejarah untuk Benfica

Peluit panjang mengakhiri pertandingan dengan skor AC Milan 0-2 Benfica. Hasil tersebut menjadi kemenangan perdana Benfica atas AC Milan dalam pertandingan resmi, sekaligus memberikan awal yang positif pada fase liga Liga Europa 2026/2027.

Benfica selanjutnya dijadwalkan menghadapi Celtic pada 15 Oktober dalam pertandingan Liga Europa berikutnya. Sebelum itu, mereka akan bertandang ke Estádio do Dragão untuk menghadapi FC Porto pada 20 September.

Kemenangan ini membuat Benfica raih kemenangan perdana atas AC Milan dan menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Hasil tersebut juga memperlihatkan kesiapan Benfica dalam persaingan kompetisi Eropa musim ini.

BOLADONESIA – Direktur olahraga RB Leipzig, Marcel Schaefer, sebenarnya tidak berniat menjual Yan Diomande pada musim panas lalu. Diomande terpaksa dijual karena tawaran Real Madrid begitu menggiurkan dan Die Roten Bullen membutuhkan suntikan dana segar.

Diomande menjadi penjualan termahal sepanjang sejarah Leipzig setelah ditebus Real Madrid dengan mahar 140 juta euro. Diomande diangkut dengan harga fantastis setelah mencatat 13 gol serta 10 assist dalam 36 penampilan pada musim 2025-26.

“Niat kami bukan menjual Yan Diomande. Mengapa kami harus melakukannya? Kami adalah sebuah klub dan membutuhkan pendapatan dari transfer. Kami membutuhkan dana dan tawaran Real Madrid sangat signifikan,” ujar Schaefer kepada Bulinews.

“Ini adalah sesuatu yang wajib kami lakukan secara ekonomi. Kami harus menjual pemain setiap musim panas,” kata Schaefer menambahkan.

RB Leipzig Dapat Keuntungan Besar

Leipzig mendapat keuntungan besar dari penjualan Diomande. Winger berpaspor Pantai Gading itu didatangkan Die Roten Bullen dari Leganes pada musim panas 2025 dengan harga 20 juta euro.

Schaefer mengaku sempat mendapat kritikan pedas karena mendatangkan Diomande dengan harga cukup tinggi. Namun, kini ia bisa tersenyum puas karena investasinya berbuah manis.

“Ini contoh bagus bahwa kami tidak berinvestasi pada apa yang sudah ditunjukkan seorang pemain, tetapi pada potensinya. Kami adalah satu-satunya klub yang mengajukan angka setinggi itu. Jumlahnya jauh di atas nilai pasarnya, tetapi potensinya sangat luar biasa bagi kami,” tuntas Schaefer.

Diomande kini telah mencatat tujuh penampilan bersama Real Madrid. Namun, ia masih juga belum berhasil membuka rekening golnya di ibu kota Spanyol.

BOLADONESIA – Kim Gi-dong, pelatih FC Seoul, tak menyesali putusan melakukan rotasi besar dan memberikan debut kepada 6 pemain sekaligus yang berujung kekalahan 0-1 dari Persib Bandung pada matchday I fase grup Liga Champions Asia 2 2026-27, Rabu (16/9/2026).Dia menyebut rencananya hampir saja berhasil, hanya rusak oleh gol cepat Julio Cesar.

Dalam laga menjamu Persib, Gi-dong memang sengaja menurunkan para pemain pelapis, termasuk beberapa pemain yang baru dipromosikan dari SMA Osan. Hal itu dilakukan karena tim utama difokuskan pada tahap akhir perburuan gelar juara K League 1. The Dark Red Warriors masih butuh banyak poin untuk meangkhiri puasa gelar yang telah dijalani selama 10 tahun.

“Kami bermaksud menjaga skor 0-0 pada babak pertama dan mencoba untuk memastikan kemenangan pada babak kedua. Namun, kebobolan gol cepat membuat segalanya sulit bagi para pemain. Pada babak kedua, lawan bertahan sehingga kami sulit mencetak gol dan tak dapat meraih kemenangan,” urai Kim Gi-dong seperti dikutip Football5Star.net dari Chosun Ilbo.

Pelatih berumur 54 tahun itu lebih lanjut menambahkan, “Saya pikir kami tak akan kalah jika mampu mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0. Saya sudah memperkirakan laga ini akan sangat sulit karena jadi yang pertama (di Liga Champions Asia 2). Ada beberapa hal yang patut disesalkan, tapi saya pikir gambaran lebih besar akan lebih jelas setelah Oktober nanti.”

Catatan Kim Gi-dong

Pada dasarnya, Kim Gi-dong meyakini putusan melakukan rotasi besar-besaran dan menurunkan banyak pemain muda yang minim pengalaman sudah benar. Sedari awal, dia percaya pada kemampuan para pemainnya. Hal itu pun terlihat di lapangan. Meskipun akhirnya kalah, mereka mampu menyulitkan Persib Bandung yang turun dengan kekuatan terbaiknya.

“Walaupun kami merotasi skuad, karena aini laga kandang dan laga pertama musim ini (di Liga Champions Asia 2), saya diam-diam berharap kami akan mampu bermain bagus dan menang. Sungguh mengecewakan karena kami ternyata tak mampu melakukannya,” ujar Gi-dong yang saat konferensi pers pralaga tegas-tegas menyebut dirinya tak menginginkan kekalahan.

Meskipun demikian, dia juga memberikan satu catatan besar. Dia mengungkapkan, “Satu hal yang patut disesalkan dari para pemain SAM yang turun, terlepas dari mungkin ada hal yang perlu diperbaiki, saya berharap mereka menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri di lapangan. Saya kecewa melihat mereka bermain dengan rasa terintimidasi dan kurang percaya diri.”

Toh, itu tak membuat Gi-dong kapok. Dia mengisyaratkan akan tetap melakukan rotasi pada laga-laga di Liga Champions Asia 2 karena fokus utama tetap di K League 1. Dia pun tak dapat memastikan kapan akan mulai menurunkan tim utama di ajang tersebut walaupun target tetap lolos ke babak 16 besar.

Hasil Man Utd vs Brighton: Malam Buruk di Old Trafford

Boladonesia – Hasil Man Utd vs Brighton berakhir mengejutkan setelah Manchester United kalah 2-3 dari Brighton di Old Trafford. Brighton mampu mencetak tiga gol sebelum Setan Merah bangkit, tetapi comeback tersebut gagal membawa Manchester United meraih poin.

Kekalahan ini menjadi pukulan menyakitkan bagi skuad Michael Carrick. Bukan hanya tersingkir dari kompetisi, Manchester United juga mencatatkan sejarah buruk karena gagal mempertahankan keunggulan dua gol di kandang dalam situasi yang belum terjadi selama 50 tahun.

Hasil Man Utd vs Brighton: Manchester United Bangun Tantang Gas

Hasil Man Utd vs Brighton menunjukkan Brighton mampu tampil efektif di Old Trafford.

Manchester United mengawali pertandingan dengan penuh percaya diri. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Setan Merah mampu memberikan tekanan sejak menit awal dan membuat Brighton kesulitan mengembangkan permainan.

Shea Lacey Buka Keunggulan

Shea Lacey menjadi pemain yang mencuri perhatian setelah mencetak gol pembuka Manchester United. Talenta muda tersebut membawa tuan rumah unggul dan membangkitkan semangat para suporter di Old Trafford.

Tidak lama berselang, Mason Mount ikut mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut membuat Manchester United unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama pertandingan.

Situasi ini tampak menjanjikan bagi tim asuhan Michael Carrick. Namun, keunggulan cepat tersebut ternyata tidak cukup untuk mengamankan kemenangan. Brighton perlahan menemukan ritme permainan dan mulai memberikan ancaman ke lini belakang tuan rumah.

Brighton Bangkit, Kostoulas Perkecil Ketertinggalan

Brighton & Hove Albion tidak menyerah meskipun tertinggal dua gol. The Seagulls terus berusaha membangun serangan dan memanfaatkan celah pertahanan Manchester United.

Usaha tersebut membuahkan hasil menjelang turun minum. Charalampos Kostoulas mencetak gol untuk Brighton pada masa injury time babak pertama.

Gol tersebut mengubah suasana pertandingan. Manchester United yang sebelumnya tampil dominan kini harus menghadapi tekanan dari tim tamu. Skor 2-1 bertahan hingga jeda, tetapi Brighton sudah menunjukkan bahwa pertandingan belum selesai.

Babak Kedua Jadi Mimpi Buruk di Old Trafford

Memasuki babak kedua, Manchester United justru kehilangan kendali atas pertandingan. Brighton semakin berani menyerang, sementara Setan Merah gagal mempertahankan keunggulan yang sudah dibangun sejak awal.

Pascal Gross Samakan Kedudukan

Pascal Gross menjadi pemain penting dalam kebangkitan Brighton. Pada menit ke-65, Gross mencetak gol penyama kedudukan dan membuat skor berubah menjadi 2-2.

Man Utd vs Brighton yang sempat unggul dua gol kini berada dalam situasi sulit. Kepercayaan diri Brighton semakin meningkat, sedangkan tekanan terhadap tuan rumah terus bertambah.

Maxim De Cuyper Cetak Gol Kemenangan

Hanya empat menit setelah gol penyama kedudukan, Brighton kembali memberikan kejutan. Maxim De Cuyper mencetak gol pada menit ke-69 dan membawa tim tamu berbalik unggul 3-2.

Manchester United berusaha mencari gol balasan, tetapi Brighton mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Hasil Man Utd vs Brighton pun ditutup dengan kemenangan dramatis bagi The Seagulls.

Rekor Buruk 50 Tahun Kembali Terulang

Hasil Man Utd vs Brighton Kekalahan kali ini bukan sekadar hasil buruk di kompetisi piala. Menurut laporan Reuters, Setan Merah menjadi tim yang kalah di kandang setelah unggul dua gol untuk pertama kalinya dalam 50 tahun. Catatan serupa terakhir terjadi pada 1976 ketika Manchester United menghadapi Tottenham Hotspur.

Fakta tersebut membuat kekalahan dari Brighton semakin menyakitkan. Manchester United sudah berada dalam posisi ideal setelah mencetak dua gol cepat, tetapi akhirnya harus menerima kenyataan tersingkir dari Carabao Cup.

Michael Carrick Akui Bertanggung Jawab

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengakui kekecewaan atas penampilan timnya. Ia menyebut hasil pertandingan tersebut tidak dapat diterima dan menerima tanggung jawab atas kegagalan Manchester United mempertahankan keunggulan.

Carrick juga menghadapi sorotan setelah hasil buruk tersebut. Manchester United sebelumnya kalah 0-1 dari Manchester City dalam derby Manchester. Kekalahan dari Brighton kemudian menambah tekanan pada awal musim 2026/2027.

Brighton Melaju, Manchester United Tersingkir

Bagi Brighton, kemenangan ini memastikan mereka melangkah ke babak 16 besar Carabao Cup. The Seagulls menunjukkan mentalitas kuat setelah tertinggal dua gol dan berhasil membalikkan keadaan di Old Trafford.

Sementara itu, Man Utd vs Brighton harus segera melakukan evaluasi. Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa keunggulan cepat tidak menjamin kemenangan apabila konsentrasi dan pertahanan tidak terjaga sepanjang pertandingan.

Dengan hasil Man Utd vs Brighton yang berakhir 2-3, Manchester United harus mengevaluasi performanya

KLIKBETS – Persebaya Surabaya menjadi lawan yang akan dihadapi Garudayaksa FC di pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Duel Persebaya versus Garudayaksa FC rencananya mentas di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Jelas bukan laga yang enteng, mengingat Persebaya bersatatus tuan rumah dan pada laga terakhir menang 1-0 atas PSIM Yogyakarta.

FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Mengemas empat poin, Persebaya bercokol di posisi ketujuh klasemen sementara.

Sementara, Garudayaksa FC di laga terakhir kala menjamu Persik Kediri tersungkut 0-2 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.

Pada laga pertama, tim berjuluk Spirit of Garuda ditahan imbang 1-1 oleh Java United FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah. Bermodalkan satu poin, Garudayaksa FC terdampar di posisi ke-14.

Tantangan

Beratnya misi yang diemban membuat tim pelatih terus membesut persiapan dan membangkitkan kembali semangat bertanding Wahyu Prasetyo dan kawan-kawan.

Maklum, kekalahan dua nol tanpa balas di kandang sendiri benar-benar membuat para penggawa Spirit of Garuda drop.

Lewat latihan internal, Milos Joksic selaku pelatih kepala kembali membangun chemistry timnya. Juru taktik asal Serbia itu juga terus memompa semangat pemain serta mengingatkan kohesi antarlini. Tak jarang Milos Joksic harus berteriak memanggil nama pemain dan sesekali menghentikan latihan.

“Berhenti, berhenti. Lihat posisi Theo (Numberi), lihat posisi Busnic (Aleksandar). Ini yang ingin aku lihat dalam pertandingan,” kata Milos Joksic lewat tayangan video yang diunggul di Instagram klub.

“Dia di tengah-tengah, cover. Kamu bawa bola, cover. Muhammad Sihran, semua orang ada di antara bola, kamu di sana. Semua harus berjalan baik. Di pertandingan nanti juga harus seperti ini, oke? Ayo mulai,” imbuh Milos Joksic.

Pembuktian

Musim ini menjadi musim pembuktian bagi Garudayaksa FC. Sebagai tim promosi, Spirit of Garuda harus bisa membuktikan kalau mereka bukan sekadar numpang lewat di kasta teratas.

Seperti yang digaungkan manajemen sebelum musim bergulir, Garudayaska FC bertekad mengakhiri musim ini dengan finis di lima besar.

LARISBOLA – Man Utd menelan pil pahit di Old Trafford setelah kalah 2-3 dari Brighton pada putaran ketiga Carabao Cup 2026-27, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Keunggulan dua gol yang dibangun cepat justru sirna setelah Brighton mencetak tiga gol balasan.

Shea Lacey dan Mason Mount membawa tuan rumah unggul pada menit kedelapan dan ke-10. Namun, Charalambos Kostoulas, Pascal Gross, dan Maxim De Cuyper membalikkan keadaan untuk Brighton.

Youri Tielemans menjadi salah satu pemain terbaik Manchester United dengan rating 7,9 setelah menyumbangkan assist dan tampil kuat dalam duel bertahan. Shea Lacey juga mencuri perhatian berkat gol senior pertamanya, sedangkan lini belakang United kembali menjadi titik lemah.

Kiper dan Lini Belakang Man Utd

Karl Darlow — 5,4: Terlambat bereaksi terhadap gol Pascal Gross dan seharusnya bisa berbuat lebih baik saat Kostoulas mencetak gol. Namun, ia minim bantuan dari lini belakang.

Diogo Dalot — 6,0: Melakukan sapuan terburu-buru yang justru mengarah kepada pemain Brighton sebelum gol penyama kedudukan. Ia juga kehilangan penjagaan pada gol ketiga Brighton.

Leny Yoro — 5,8: Tampil cukup solid sebelum permainan United runtuh pada fase akhir pertandingan. Ia terlihat membutuhkan sosok berpengalaman di sampingnya.

Ayden Heaven — 6,1: Kembali melakukan kesalahan yang berujung pada ancaman bagi United. Ia terlalu pasif ketika Kostoulas bersiap melepaskan tembakan dan kembali kehilangan fokus pada gol ketiga.

Noussair Mazraoui — 6,1: Gagal mengantisipasi situasi sebelum gol Kostoulas. Ia juga tidak cukup dekat untuk membantu Heaven ketika Brighton membangun serangan.

Lini Tengah Man Utd

Andrey Santos — 7,3: Bekerja keras sepanjang pertandingan dan mencakup area luas di lini tengah. Namun, ia tidak cukup mampu menenangkan permainan ketika Brighton mulai mengambil kendali.

Youri Tielemans — 7,9: Menjadi kapten sekaligus menyumbangkan assist. Kontribusinya dalam bertahan juga sangat penting melalui beberapa tekel yang dilakukan pada waktu tepat.

Lini Depan Man Utd

Shea Lacey — 7,8: Memanfaatkan kesempatan dengan baik untuk mencetak gol pertamanya bersama tim senior. Kaki kirinya menjadi sumber ancaman bagi Brighton.

Mason Mount — 7,3: Berhasil mencetak gol yang sangat dibutuhkan setelah United unggul cepat. Akan tetapi, pengaruhnya menurun setelah gol tersebut.

Marcus Rashford — 7,2: Tembakannya memaksa kiper Brighton melakukan penyelamatan yang kemudian menghasilkan peluang bagi Mount. Ia juga memiliki kesempatan menyamakan skor pada menit ke-77, tetapi gagal menaklukkan Jason Steele.

Benjamin Sesko — 6,2: Tidak banyak memberikan pengaruh pada babak pertama dan kehilangan bola dalam proses terciptanya gol pertama Brighton. Ia juga gagal mempertahankan bola dalam rangkaian serangan yang menghasilkan gol kedua tim tamu.

Pemain Pengganti Man Utd

Kobbie Mainoo — 6,6: Masuk pada menit ke-66, tetapi belum mampu membantu United mengendalikan kembali permainan.

Bruno Fernandes — 6,6: Baru masuk pada menit ke-73 sehingga waktunya terbatas untuk mengubah arah pertandingan.

Matheus Cunha — 6,9: Masuk pada menit ke-80 dan belum mampu menghasilkan perubahan berarti hingga laga berakhir.

Bryan Mbeumo — 6,0: Bermain selama 34 menit, tetapi tidak mencatatkan satu pun tembakan.

Joshua Zirkzee — 5,8: Kesulitan mengikuti tempo pertandingan setelah masuk menggantikan Sesko. Ia juga beberapa kali kehilangan penguasaan bola.

Rangkuman Rating Pemain Man Utd

  • Kiper: Karl Darlow (5,4)
  • Bek: Diogo Dalot (6,0), Leny Yoro (5,8), Ayden Heaven (6,1), Noussair Mazraoui (6,1)
  • Gelandang: Andrey Santos (7,3), Youri Tielemans (7,9)
  • Penyerang: Shea Lacey (7,8), Mason Mount (7,3), Marcus Rashford (7,2), Benjamin Sesko (6,2)
  • Pemain pengganti: Joshua Zirkzee (5,8), Kobbie Mainoo (6,6), Bryan Mbeumo (6,0), Bruno Fernandes (6,6), Matheus Cunha (6,9)

Barcelona benar-benar tampil menggila pada awal musim 2026/2027. Blaugrana menjelma menjadi mesin gol setelah mencetak lebih dari 30 gol hanya dalam tujuh pertandingan pertama di semua kompetisi.

Barcelona tepatnya mengoleksi 33 gol hanya dalam 7 pertandingan. Artinya Barca rata-rata mencetak 4,7 gol per pertandingan.

catatan tersebut menjadi sejarah tersendiri bagi Barcelona. Untuk pertama kalinya, mereka mampu menembus torehan 30 gol dalam tujuh pertandingan pertama di semua kompetisi.

Produktivitas luar biasa itu kembali terlihat saat Barcelona menghancurkan Racing Santander dengan skor 7-2 pada laga LaLiga di Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut menjadi laga keenam Barcelona di LaLiga musim ini. Hasil sempurna juga terus dipertahankan Blaugrana di kompetisi domestik.

Barcelona tidak hanya mengandalkan satu pemain untuk urusan mencetak gol. Lini depan mereka tampil sangat produktif dan mendapat dukungan dari para pemain di lini kedua.

Sempurna

Barcelona total sudah menjalani enam laga di La Liga musim ini. Hasilnya, tim besutan Hansi Flick berhasil menyapu bersih kemenangan.

Di liga, mereka membukukan 28 gol dan kebobolan enam kali. Alhasil, Barcelona bercokol di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2026/2027.

Barca mengantongi 18 poin dari enam pertandingan, unggul tiga poin atas peringkat kedua Real Madrid.

Satu pertandingan lain yang sudah dilakoni Barcelona adalah di Liga Champions. Kylian Mbappe dan kawan-kawan sukses melibas Feyenoord 5-1.

Hasil Lengkap Barcelona Musim Ini

Elche Vs Barcelona: 0-5
Barcelona Vs Athletic Bilbao: 2-0
Barcelona Vs Rayo Vallecano: 5-2
Valencia Vs Barcelona: 0-5
Barcelona Vs Feyenoord: 5-1
Levante Vs Barcelona: 4-2
Barcelona Vs Racing Santander: 7-2

Idnews.top – Barcelona meraih kemenangan telak 7-2 atas Racing Santander pada pekan keenam La Liga 2026-27 di Spotify Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Raphinha menjadi pemain paling menentukan dalam pesta gol tersebut dengan mencetak hattrick.

Kemenangan ini membuat Barcelona mencatat tujuh kemenangan beruntun pada awal musim untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Hasil tersebut juga menjaga keunggulan tiga poin mereka atas Real Madrid di puncak klasemen La Liga.

Selain Raphinha, Joao Cancelo, Gabriel Jesus, dan Lamine Yamal turut mencetak gol untuk Barcelona. Sementara itu, Santander hanya mampu membalas melalui Maguette Gueye dan Yassir Zabiri.

Raphinha Jadi Pembeda

Barcelona langsung bermain agresif sejak awal pertandingan. Setelah Cancelo membuka skor pada menit kedelapan, Raphinha menggandakan keunggulan melalui eksekusi penalti pada menit ke-25.

Santander sempat memperkecil ketertinggalan melalui Gueye. Namun, Barcelona kembali menjauh setelah tembakan Cancelo membentur Asier Villalibre dan masuk ke gawang sebagai gol bunuh diri.

Menjelang turun minum, Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia menyelesaikan umpan Dani Olmo dari jarak dekat untuk membawa Barcelona unggul 4-1.

Performa Raphinha tidak hanya terlihat dari kontribusi gol. Kapten Barcelona tersebut aktif melakukan tekanan tinggi dan terus bergerak memasuki kotak penalti, sehingga memberikan ancaman berulang bagi pertahanan Santander.

Lengkapi Hattrick dari Penalti

Raphinha sebenarnya berpeluang mencetak hattrick lebih cepat. Ia memberikan kesempatan kepada Lamine Yamal untuk mengambil penalti kedua Barcelona, tetapi eksekusi sang winger muda berhasil diamankan Julen Agirrezabala.

Santander kemudian mencetak gol kedua melalui Zabiri pada menit ke-65 setelah Wojciech Szczesny kehilangan bola. Barcelona segera merespons dan kembali mendapat penalti setelah Karim Adeyemi dijatuhkan Iker Luque.

Kali ini, Raphinha maju sebagai eksekutor. Ia menjalankan tugas dengan baik untuk mencetak gol ketiganya sekaligus memastikan hattrick dan membawa Barcelona unggul 5-2.

Setelah itu, Gabriel Jesus dan Yamal menambah dua gol untuk menyempurnakan kemenangan Barcelona menjadi 7-2. Dengan tiga gol tersebut, Raphinha layak dinobatkan sebagai Man of the Match berkat kontribusi langsungnya dalam kemenangan besar Barcelona.

Michael Carrick tidak mencari kambing hitam setelah Manchester United (MU) terdepak dari Carabao Cup 2026/2027. Manajer Setan Merah tersebut mengakui dirinya bertanggung jawab atas kekalahan 2-3 dari Brighton di Old Trafford, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

MU sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Setan Merah bahkan mampu unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama berkat gol Shea Lacey dan Mason Mount.

Namun, keunggulan tersebut justru sirna secara dramatis. Brighton mencetak tiga gol melalui Charalampos Kostoulas, Pascal Groß, dan Maxim De Cuyper untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Hasil tersebut membuat Manchester United tersingkir dari Carabao Cup di kandang sendiri.

Lebih menyakitkan lagi, kekalahan tersebut menciptakan catatan buruk. Untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, Setan Merah kalah di kandang setelah sempat unggul dua gol dalam sebuah pertandingan.

Suporter MU pun meluapkan kekecewaan. Sorakan negatif dan siulan terdengar keras dari tribun Old Trafford ketika peluit panjang dibunyikan.

Carrick mengakui hasil tersebut tidak bisa diterima dan menegaskan dirinya bertanggung jawab atas keruntuhan timnya.

“Kami tidak bisa menerima ini sebagai sebuah tim. Saya bertanggung jawab. Performa menjelang akhir babak kedua, itu menjadi tanggung jawab saya,” ujar Carrick, seperti dikutip dari Sky Sport.

Carrick Pahami Kekecewaan Suporter

Carrick juga mengaku memahami reaksi keras para pendukung Manchester United setelah pertandingan.

Menurutnya, suporter berhak kecewa melihat tim yang sudah unggul dua gol justru gagal mempertahankan keunggulan hingga akhirnya tersingkir.

“Ya, tentu saja, itu sangat jelas. Saya benar-benar memahami perasaan para suporter,” kata Carrick.

“Kami harus menerimanya. Saya sepenuhnya menerima itu. Pada akhirnya, ini tanggung jawab saya terkait seperti apa tim kami bermain dan hasil yang kami dapatkan.”

“Saya akan menerima pujian, kritik, dan kekecewaan. Saya benar-benar memahami itu melihat bagaimana pertandingan berjalan. Kami harus memenangkan pertandingan,” lanjut mantan gelandang MU tersebut.

Tekanan Makin Besar

Kekalahan dari Brighton membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Terlebih, Manchester United juga baru saja kalah 0-1 dari Manchester City di Old Trafford dalam lanjutan Premier League.

Carrick kini meminta timnya segera bangkit. Manchester United dijadwalkan kembali bertanding pada Minggu dan sang manajer menegaskan fokusnya adalah membawa Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.

“Ini tidak terasa bagus saat ini. Kami harus kembali memenangkan pertandingan. Kami ingin menang dan ingin melakukannya secepat mungkin. Pertandingan berikutnya adalah hari Minggu. Hanya itu yang saya pikirkan sekarang,” tegas Carrick.