
BOLADONESIA – Kim Gi-dong, pelatih FC Seoul, tak menyesali putusan melakukan rotasi besar dan memberikan debut kepada 6 pemain sekaligus yang berujung kekalahan 0-1 dari Persib Bandung pada matchday I fase grup Liga Champions Asia 2 2026-27, Rabu (16/9/2026).Dia menyebut rencananya hampir saja berhasil, hanya rusak oleh gol cepat Julio Cesar.
Dalam laga menjamu Persib, Gi-dong memang sengaja menurunkan para pemain pelapis, termasuk beberapa pemain yang baru dipromosikan dari SMA Osan. Hal itu dilakukan karena tim utama difokuskan pada tahap akhir perburuan gelar juara K League 1. The Dark Red Warriors masih butuh banyak poin untuk meangkhiri puasa gelar yang telah dijalani selama 10 tahun.

“Kami bermaksud menjaga skor 0-0 pada babak pertama dan mencoba untuk memastikan kemenangan pada babak kedua. Namun, kebobolan gol cepat membuat segalanya sulit bagi para pemain. Pada babak kedua, lawan bertahan sehingga kami sulit mencetak gol dan tak dapat meraih kemenangan,” urai Kim Gi-dong seperti dikutip Football5Star.net dari Chosun Ilbo.
Pelatih berumur 54 tahun itu lebih lanjut menambahkan, “Saya pikir kami tak akan kalah jika mampu mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0. Saya sudah memperkirakan laga ini akan sangat sulit karena jadi yang pertama (di Liga Champions Asia 2). Ada beberapa hal yang patut disesalkan, tapi saya pikir gambaran lebih besar akan lebih jelas setelah Oktober nanti.”
Catatan Kim Gi-dong
Pada dasarnya, Kim Gi-dong meyakini putusan melakukan rotasi besar-besaran dan menurunkan banyak pemain muda yang minim pengalaman sudah benar. Sedari awal, dia percaya pada kemampuan para pemainnya. Hal itu pun terlihat di lapangan. Meskipun akhirnya kalah, mereka mampu menyulitkan Persib Bandung yang turun dengan kekuatan terbaiknya.
“Walaupun kami merotasi skuad, karena aini laga kandang dan laga pertama musim ini (di Liga Champions Asia 2), saya diam-diam berharap kami akan mampu bermain bagus dan menang. Sungguh mengecewakan karena kami ternyata tak mampu melakukannya,” ujar Gi-dong yang saat konferensi pers pralaga tegas-tegas menyebut dirinya tak menginginkan kekalahan.

Meskipun demikian, dia juga memberikan satu catatan besar. Dia mengungkapkan, “Satu hal yang patut disesalkan dari para pemain SAM yang turun, terlepas dari mungkin ada hal yang perlu diperbaiki, saya berharap mereka menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri di lapangan. Saya kecewa melihat mereka bermain dengan rasa terintimidasi dan kurang percaya diri.”
Toh, itu tak membuat Gi-dong kapok. Dia mengisyaratkan akan tetap melakukan rotasi pada laga-laga di Liga Champions Asia 2 karena fokus utama tetap di K League 1. Dia pun tak dapat memastikan kapan akan mulai menurunkan tim utama di ajang tersebut walaupun target tetap lolos ke babak 16 besar.
