31 Oktober 2026

> BERITA BOLA VIRAL

Berita sepak bola sajian Info Berita BOLA VIRAL, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

IDnew.top – Erling Haaland gagal membawa Norwegia melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Inggris pada laga perempat final. Kekalahan itu memicu perdebatan lantaran kubu Norwegia menilai kepemimpinan wasit tidak berjalan adil.

Pertandingan di Miami berlangsung sengit sejak menit awal dengan kedua tim saling menciptakan peluang. Inggris akhirnya mengamankan kemenangan berkat dua gol Jude Bellingham yang mengakhiri langkah Norwegia.

Perdebatan muncul setelah gol penyeimbang Inggris pada akhir babak pertama. Bola hasil sapuan panjang kiper Orjan Nyland dianggap berubah arah sebelum jatuh ke kaki Elliot Anderson yang memulai proses gol.

FIFA kemudian memberikan penjelasan bahwa sensor di dalam bola tidak mendeteksi adanya sentuhan kabel pada insiden tersebut. Meski demikian, kubu Norwegia tetap mempertanyakan sejumlah keputusan wasit sepanjang pertandingan.

Ayah Erling Haaland Kritik Kepemimpinan Wasit

Alfie Haaland melontarkan komentar melalui media sosial X setelah laga berakhir. Ia memberikan ucapan selamat kepada Jude Bellingham, tetapi menyisipkan kritik terhadap wasit.

“Selamat untuk Bellingham dan wasit,” tulis Alfie Haaland. Komentar itu langsung memancing perbincangan di kalangan penggemar sepak bola.

Dalam unggahan lain, Alfie kembali melontarkan sindiran. “Benarkah? Diselamatkan oleh wasit. Semoga kalian menjuarai Piala Dunia. Namun, saya merasa kami dirampok hari ini.”

Gol Norwegia Dianulir usai Tinjauan VAR

Kontroversi tidak berhenti pada proses gol pertama Inggris. Norwegia sempat mencetak gol lewat Torbjorn Heggem pada babak kedua setelah memanfaatkan sepak pojok Martin Odegaard.

Namun, wasit membatalkan gol tersebut setelah menerima rekomendasi VAR untuk meninjau pelanggaran lebih dulu. Tayangan ulang memperlihatkan Erling Haaland mendorong Elliot Anderson sebelum bola dilepaskan dari sepak pojok.

Keputusan itu membuat keunggulan yang sempat diraih Norwegia tidak pernah tercatat di papan skor. Inggris kemudian mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Tanggapan Erling Haaland atas Keputusan VAR

Erling Haaland juga mengungkapkan pandangannya terkait insiden yang membuat gol Norwegia dianulir. Penyerang Manchester City itu merasa kontak yang terjadi masih dalam batas wajar duel di kotak penalti.

“Saya merasa terus ditarik sepanjang momen itu, dan menurut saya, itu keputusan yang terlalu mudah. Jika itu dianggap pelanggaran, maka saya seharusnya mendapatkan tendangan bebas di hampir setiap duel dalam setiap pertandingan,” kata Haaland.

Kekalahan tersebut mengakhiri impian Norwegia meraih gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah. Di sisi lain, Inggris melangkah ke semifinal untuk keempat kalinya dengan modal kemenangan yang masih menjadi bahan perdebatan.

BOLANESIA – Kapten timnas Belgia, Kevin De Bruyne belum memutuskan untuk pensiun dari tim nasional. Namun dia tidak sepenuhnya menutup kemungkinan.

Belgia gugur pada perempat final Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Spanyol 1-2 (11/7/26). Laga ini diyakini akan menjadi laga terakhir De Bruyne di Piala Dunia.

Pemain Napoli itu sendiri ditanya pasca apakah ini adalah laga terakhirnya bersama Belgia.

“Saya rasa tidak, tapi izinkan saya istirahat sebentar. Tahun ini sangat sibuk, dan setelah itu kita lihat nanti,” ucap De Bruyne seperti dilansir IDNEWS dari Goal.

“Saya telah melewati dua atau tiga tahun yang sulit dan menjalani operasi besar. Saya berusia 35 tahun. Saya bangga bisa berdiri di sini, memberikan segalanya setiap hari, dan mampu menjadi contoh bagi tim muda ini.”

Thibaut Courtois Bisa Ikuti Jejak Kevin De Bruyne

Sementara itu, Thibaut Courtois, yang berusia 34 tahun, juga sejatinya belum mau memutuskan pensiun. Namun dia ingin meminta federasi untuk mengizinkannya beristirahat sepanjang turnamen Nations League dan akan kembali pada Kualifikasi Euro 2028.

Namun jika federasi tidak mengizinkannya, Courtois akan memutuskan pensiun.

“Akan lebih baik jika saya mengambil istirahat selama setahun dari Nations League agar bisa beristirahat. Kemudian saya bisa menjaga gawang untuk kualifikasi Euro dan di Euro. Sekarang terserah pelatih tim nasional dan federasi untuk membuat pilihan,” katanya.

“Saya akan mendiskusikannya dengan Vincent Mannaert dan pelatih tim nasional. Jika mereka memiliki pandangan berbeda dari saya, maka saya harus mempertimbangkan apakah saya bisa tetap menjadi bagian dari Setan Merah. Mungkin ini adalah pertandingan terakhir saya sebagai pemain internasional.”

Idnews.top – Jadwal dan link streaming laga Swiss vs Argentina pada babak 8 Besar Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7) mulai pukul 08.00 pagi WIB. Laga Swiss vs Argentina akan disiarkan di TVRI dan MaxStream.

Perjalanan Argentina menuju delapan besar jauh dari kata mulus. Tim asuhan Lionel Scaloni dipaksa bekerja ekstra dalam dua laga fase gugur.

Saat menghadapi Mesir di babak 16 besar, Argentina sempat tertinggal 0-2 hingga memasuki 10 menit terakhir. Lionel Messi yang sebelumnya gagal mengeksekusi penalti akhirnya mengubah jalannya pertandingan lewat assist untuk Cristian Romero dan gol penyeimbang sebelum Enzo Fernandez memastikan kemenangan dramatis 3-2.

Di sisi lain, Swiss kembali membuktikan konsistensinya di level internasional. Di bawah arahan Murat Yakin, mereka memang tidak selalu tampil atraktif, tetapi mampu menjaga organisasi permainan dengan sangat baik.

Swiss menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit. Meski Manuel Akanji gagal mengeksekusi penalti, Ruben Vargas memastikan kemenangan yang membawa Swiss menembus perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954.

Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming

Kompetisi: Piala Dunia 2026
Pertandingan: Argentina vs Swiss
Tempat: Arrowhead Stadium, Kansas City
Hari, tanggal: Minggu, 12 Juli 2026
Jam kick-off: 08.00 WIB
Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport
Link streaming: https://maxstream.tv/live/0_ty7vb3rh/argentina_vs_swiss

Prediksi Skor

Argentina memiliki kualitas individu yang sulit ditandingi, terutama ketika Messi mampu menentukan jalannya pertandingan dalam situasi paling sulit. Pengalaman mereka di laga-laga besar juga menjadi modal penting menghadapi tekanan babak gugur.

Namun, pertahanan Argentina belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka sudah kebobolan lima gol dalam tiga pertandingan terakhir, sedangkan Swiss memiliki cukup banyak opsi di lini depan untuk mengeksploitasi ruang yang tersedia.

Swiss kemungkinan akan bermain disiplin sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Jika efektivitas penyelesaian akhir mereka lebih baik dibanding saat menghadapi Kolombia, peluang mencetak gol tetap terbuka.

Meski begitu, sulit mengabaikan faktor Messi yang berkali-kali menjadi pembeda. Argentina diprediksi kembali lolos, tetapi mungkin harus melalui pertandingan yang berlangsung ketat.

Prediksi skor akhir: Argentina 2-1 Swiss

BOLADONESIA – Pelatih baru Lazio, Gennaro Gattuso, langsung mengungkapkan fokus utama timnya jelang musim 2026-27. Gattuso menilai Gli Aquile masih membutuhkan tambahan pemain, terutama di sektor gelandang dan lini pertahanan.

Sepanjang bursa transfer musim panas 2026, Lazio baru berhasil mendatangkan satu orang pemain, yakni Alfonso Pedraza. Bek kiri berpaspor Spanyol itu diangkut dari Villarreal dengan status free transfer.

“Kami perlu melakukan sesuatu di lini tengah dan lini belakang. Setelah itu, untuk lini depan kami akan melihat pemain-pemain yang tersedia dan apakah mereka sesuai dengan apa yang kami inginkan,” ujar Gattuso dilansir IDNEWS dari laman Tuttomercatoweb.

“Kami menyadari masalah yang ada, tetapi kami tidak boleh mencari jalan keluar dengan alasan-alasan. Satu-satunya cara adalah mempersiapkan para pemain dengan baik dan bekerja keras. Setelah itu baru kita lihat hasilnya,” sambung Gattuso.

Gennaro Gattuso Minta Pemain Lazio Berhenti Mencari Alasan

Selain membahas kebutuhan skuad, Gattuso juga meminta anak asuhnya untuk mengubah mentalitas. Menurutnya, seluruh tim harus fokus bekerja keras demi mengembalikan kepercayaan para pendukung.

“Kami harus membuat para pemain mengerti bahwa mereka tidak boleh mencari alasan. Musim lalu mereka bermain tanpa dukungan suporter di kandang. Kami harus melakukan sesuatu yang lebih, membangun kebersamaan sebagai sebuah grup, dan bekerja dengan baik bersama-sama.”

“Kami harus bekerja dan tetap tersenyum, tidak bisa terus-menerus murung. Setelah itu, kita akan melihat di mana posisi kami nantinya dan apakah kami bisa mengubah cara pandang para suporter. Kami harus menghormati mereka karena kami punya kewajiban untuk bekerja keras dan memikirkan setiap pertandingan satu per satu,” tutupnya.

Gattuso bakal melakoni debut kompetitifnya bersama Gli Aquile pada partai ronde pembuka Coppa Italia melawan Mantova. Laga tersebut rencananya mentas pada 17 Agustus 2026.

Brasil tersingkir secara mengejutkan pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Norwegia. Dua gol Erling Haaland membawa Norwegia melaju ke perempat final.

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri harapan Neymar tampil lebih jauh di Piala Dunia. Penyerang berusia 34 tahun itu tampak sangat terpukul setelah pertandingan berakhir.

Bagi Brasil, hasil itu menjadi pencapaian terburuk mereka di Piala Dunia sejak disingkirkan rival abadinya, Argentina, pada edisi 1990.

Tim berjuluk Selecao juga kini telah 24 tahun tidak mampu mengangkat trofi Piala Dunia.

Prestasi terbaik mereka dalam periode tersebut terjadi pada 2014 ketika mencapai semifinal sebelum kalah telak 1-7 dari Jerman, Die Mannschaft kemudian menjadi juara.

Ancaman Romario

Carlo Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih Brasil pada Mei 2025 dengan harapan mampu mengangkat performa tim. Namun, setelah kegagalan di Piala Dunia 2026, desakan agar pelatih asal Italia itu dicopot dari jabatannya mulai bermunculan.

Satu di antara sosok yang menyuarakan kritik keras adalah Romario, anggota skuad juara dunia Brasil 1994.

Mantan striker Selecao itu bahkan mengatakan dirinya akan “membawa Ancelotti ke pengadilan” setelah Brasil tersingkir lebih cepat dari yang diharapkan.

“Dia tidak bisa tetap menjadi pelatih Brasil,” kata Romario, seperti dikutip talkSPORT.

“Kalau saya yang memimpin federasi, saya akan masuk ke ruang ganti, menyuruhnya pergi ke neraka, lalu langsung merobek kontraknya.”

“Pertandingan melawan Norwegia adalah sebuah aib. Saya bahkan akan membawanya ke pengadilan. Nanti kita lihat apa yang terjadi, tetapi dia tidak boleh bertahan,” cetus legenda sepak bola Brasil itu.

Belum Akan Lengser

Meski begitu, masa depan Ancelotti belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Pelatih yang memiliki kontrak hingga 2030 itu diperkirakan tetap melanjutkan pekerjaannya, meski mendapat kritik keras setelah kegagalan di Piala Dunia 2026.

“Dia adalah pelatih kami dan akan tetap bersama kami sepanjang siklus ini,” ujar koordinator tim nasional Brasil, Rodrigo Caetano, setelah kekalahan dari Norwegia.

“Satu di antara penyebab utama kegagalan kami di Piala Dunia ini adalah tidak adanya arahan jangka panjang yang stabil untuk mempersiapkan tim nasional sebagaimana mestinya menghadapi Piala Dunia. Kami tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama lagi,” tambah Caetano.

Pernyataan tersebut mengindikasikan Ancelotti masih akan dipertahankan sebagai pelatih Brasil, meski kritik terhadap mantan pelatih Real Madrid itu terus berdatangan.

Idnews.top – Ada insiden menarik di pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Norwegia yang baru saja selesai digelar. Gol pertama Jude Bellingham di laga ini diperdebatkan keabsahannya.

Pertandingan yang digelar di Miami Stadium itu berjalan sengit. Norwegia yang tampil agresif sejak awal laga mampu mencetak gol terlebih dahulu berkat gol Andreas Schjelderup.

Namun keunggulan Norwegia itu tidak bertahan lama. Beberapa detik jelang buyaran babak pertama, Jude Bellingham mampu mencetak gol ke gawang Norwegia.

Gol tersebut membuat kedudukan kembali sama kuat 1-1 sebelum memasuki jeda pertandingan. Namun gol Bellingham tersebut menimbulkan kontroversi, terutama dari pihak Norwegia.

Bola Kena Kabel

Dalam proses terjadinya gol tersebut, ada indikasi bahwa gol ini seharusnya tidak sah.

Ini disebabkan proses gol ini diawali dari tendangan gawang dari Jordan Pickford. Bola terlihat mengenai kabel spider cam di atas lapangan sehingga bola berubah arah.

Bola kemudian berhasil diamankan Harry Kane sehingga ia memberikan umpan kunci kepada Anthony Gordon sebelum sang winger akhirnya melepaskan umpan tarik yang diselesaikan Bellingham menjadi gol penyama kedudukan Inggris.

Norwegia Protes Keras, Wasit Tak Bergeming

Setelah gol tersebut, para pemain dan staff Timnas Norwegia melancarkan protes kepada wasit Clement Turpin.

Mereka menilai gol itu seharusnya tidak sah. Karena jika bola tidak mengenai kabel spidercam tersebut, maka bola kemungkinan besar akan out dan gol itu tidak akan pernah terjadi.

Nmaun wasit asal Prancis itu tidak bergeming akan protes tersebut. Ia tetap mengesahkan gol tersebut dan skor 1-1 tetap bertahan hingga turun minum

Laga Berikutnya

Timnas Inggris sendiri berhasil menjadi tim ketiga yang lolos ke semifinal Piala Dunia 2026.

Lawan yang akan mereka hadapi nanti adalah pemenang dari laga Swiss vs Argentina yang akan digelar beberapa saat lagi.

Idnews.top – Sebuah kejutan dibuat oleh Manchester United terkait Ederson. Setan Merah memutuskan batal untuk merekrut sang gelandang di musim panas ini.

Seperti yang sudah diketahui, MU memang aktif belanja gelandang baru di musim panas ini. Setan Merah butuh beberapa pemain baru di lini tengah mereka pasca kepergian Casemiro dan cedera panjang yang dialami Manuel Ugarte.

MU sendiri sebenarnya bergerak cepat di bursa transfer ini. Di bulan Juni yang lalu mereka mencapai kesepakatan dengan Atalanta untuk transfer Ederson, namun transfer ini tertunda karena Ederson harus membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026.

Fabrizio Romano melaporkan bahwa MU mengambil keputusan yang mengejutkan terkait transfer ini. Mereka memutuskan untuk membatalkan kesepakatan yang sudah terjalin dengan Atalanta untuk transfer Ederson.

MU Batal Rekrut Ederson

Menurut laporan Romano, Manchester United memutuskan batal merekrut Ederson setelah pemeriksaan medis yang mereka lakukan pada sang gelandang baru-baru ini.

Dalam pemeriksaan medis tersebut, MU menemukan bahwa sang gelandang punya masalah di bagian lututnya. Masalah ini berpotensi menjadi masalah di kemudian hari karena ia bakal rentan cedera.

MU tidak mau mengambil resiko akan hal tersebut dan mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan transfer sang gelandang di bursa transfer musim panas ini.

Atalanta Kecewa dengan Keputusan MU

Menurut laporan yang sama, Atalanta sangat kecewa dengan keputusan Manchester United yang membatalkan transfer Ederson ini.

Di mata La Dea, Ederson berada dalam kondisi yang segar bugar. Ia juga tidak mengalami masalah cedera selama bermain di Piala Dunia 2026 kemarin.

Alhasil sang gelandang akan kembali ke Bergamo di musim panas ini, di mana ia masih terikat kontrak satu tahun lagi di Atalanta. Jadi kedua pihak akan duduk bersama untuk mencari solusi.

MU Rekrut Gelandang Lain

Setelah kegagalan transfer Ederson, Manchester United dilaporkan akan segera mengesahkan pembelian pertama mereka di musim panas ini.

Setan Merah berhasil mendatangkan sosok Andrey Santos dari Chelsea dengan mahar mencapai total 50 juta pounds.

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengungkapkan bahwa timnya tidak berekspektasi tinggi di Piala Presiden 2026 yang menjadi turnamen pramusim.

Persib akan menjadi tuan rumah Grup A Piala Presiden 2026. Tim berjuluk Maung Bandung itu bakal menghadapi Arema FC, DPMM FC dari Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers dari Singapura.

“Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden,” ujar Tolic dinukil dari laman klub.

“Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain,” ucap arsitek yang baru promosi menjadi nakhoda Persib itu.

Makna Piala Presiden bagi Persib

Pada musim depan, Persib akan menjalani empat kejuaraan sekaligus. Selain Super League, Maung Bandung juga bakal berkancah di AFC Champions League (ACL) Two, ASEAN Club Championship (ACC), dan League Cup.

League Cup adalah turnamen baru yang bakal dimulai pada musim depan dan diikuti oleh 38 klub dari Super League dan Championship.

“Target utama bagi kami adalah untuk siap menghadapi pertandingan-pertandingan AFC Champions League Two, yaitu untuk siap menghadapi empat kompetisi lainnya,” tutur Tolic.

“Kami menggunakan Piala Presiden agar para pemain bisa mengenal klub, Bobotoh, sekaligus menjadi lebih bugar dan siap menghadapi bulan September,” ungkapnya.

Terancam Tanpa Kekuatan Terbaik

Di Piala Presiden 2026, Persib juga terancam tanpa kekuatan terbaiknya. Sebab, banyak pemain Maung Bandung dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026.

“Tahun ini ada keadaan khusus karena tim nasional sedang bersiap-siap untuk untuk kompetisi mereka. Jadi, pada dasarnya kami ingin membantu Indonesia, kami ingin membantu tim nasional. Dan kami memiliki jumlah pemain yang besar di tim nasional,” kata Tolic.

“Jadi, kami mencoba berkomunikasi dengan mereka juga untuk beberapa pemain agar agar tersedia bagi kami. Mereka akan membuat pilihan, kami perlu tahu siapa siapa yang kami miliki untuk pertandingan. Jadi kami sebenarnya masih belum tahu berapa banyak pemain yang yang akan kami miliki. Kami akan menjadi kombinasi dari para pemain asing dan pemain-pemain muda. Jadi, kita tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden,” paparnya.

Idnews.top – Manchester United terus bergerak mencari gelandang baru pada bursa transfer musim panas 2026. Nama Aurelien Tchouameni kini muncul sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah Setan Merah.

Ketertarikan itu muncul setelah Manchester United kehilangan Casemiro yang memutuskan bergabung dengan Inter Miami. Kondisi tersebut membuat klub asal Old Trafford harus segera mencari pengganti yang sepadan.

Di sisi lain, Tchouameni justru menjadi salah satu pemain Real Madrid yang tampil paling konsisten sepanjang musim lalu. Meski demikian, masa depannya di Santiago Bernabeu tetap menjadi bahan pembicaraan.

Laporan terbaru menyebut Manchester United tidak hanya serius mendekati gelandang timnas Prancis tersebut. Klub juga telah menyiapkan kontrak jangka panjang sebagai bagian dari upaya memboyongnya ke Liga Inggris.

Manchester United Siap Bergerak

Menurut jurnalis Jose Felix Diaz dalam siaran langsung bersama Ruben Martin, Manchester United siap mengajukan tawaran besar untuk mendapatkan Tchouameni. Klub juga disebut telah menyiapkan kontrak berdurasi lima tahun bagi gelandang berusia 26 tahun itu.

Sebelumnya, Manchester United menjadikan Mateus Fernandes sebagai target utama. Namun, gelandang asal Portugal tersebut memilih bergabung dengan Tottenham setelah meninggalkan West Ham.

Situasi itu membuat fokus Setan Merah beralih kepada Tchouameni. Kontak awal dengan Real Madrid mengenai potensi transfer tersebut dikabarkan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Jika terealisasi, kepindahan Tchouameni diperkirakan menjadi salah satu transfer terbesar pada bursa musim panas ini. Manchester United menilai pemain asal Prancis itu sebagai sosok ideal untuk membangun kembali kekuatan lini tengah mereka.

Tchouameni Masih Ingin Bertahan

Meski diminati Manchester United, Tchouameni dikabarkan masih ingin melanjutkan karier bersama Real Madrid. Ia tetap menjadi salah satu gelandang yang dipercaya setelah tampil cukup konsisten sepanjang musim lalu.

Namun, peluang bermain di Liga Inggris disebut tetap memiliki daya tarik tersendiri. Bersama Manchester United, Tchouameni berpotensi mendapatkan peran yang lebih sentral dalam permainan tim.

Di sisi lain, Real Madrid juga dikabarkan berencana merekrut gelandang baru pada musim panas ini. Enzo Fernandez disebut menjadi salah satu target utama Los Blancos untuk memperkuat sektor tengah.

Untuk saat ini, fokus Tchouameni adalah memulihkan kondisi fisiknya. Gelandang timnas Prancis tersebut mengalami cedera menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Paraguay.

Legenda Timnas Prancis, Patrice Evra, memberikan pujian kepada performa Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.

Namun, ia mengingatkan para pendukung The Three Lions agar tidak terlalu cepat percaya diri dengan menyanyikan slogan legendaris “It’s Coming Home”.

Inggris tampil impresif sepanjang fase gugur. Setelah menyingkirkan Republik Demokratik Kongo, pasukan Thomas Tuchel membuat kejutan besar dengan mengalahkan tuan rumah Meksiko untuk melaju ke perempat final.

Kini, Harry Kane dan kolega akan menghadapi Norwegia di Miami pada Sabtu (11/7/2026) demi memperebutkan tiket ke semifinal Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam tiga edisi terakhir.

Evra: Inggris Punya Kualitas Juara

Dalam wawancaranya bersama Stake, Evra menilai Inggris memiliki kualitas untuk menjadi juara dunia. Namun, menurutnya, perjalanan menuju trofi masih panjang sehingga para suporter sebaiknya tidak terlalu cepat larut dalam euforia.

“Inggris bermain sangat baik, tetapi tolong jangan mulai menyanyikan ‘It’s Coming Home’ terlalu cepat. Mungkin jika kali ini kalian tetap tenang, trofi itu benar-benar bisa pulang,” ujar Evra.

Mantan bek Manchester United itu juga memuji peran kapten Inggris, Harry Kane. Menurut Evra, kontribusi Kane tidak hanya diukur dari jumlah gol yang dicetaknya.

“Harry Kane tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. Orang-orang hanya membicarakan golnya, padahal saya menyukai kecerdasannya. Dia mampu menghubungkan permainan, melibatkan rekan-rekannya, dan benar-benar memahami sepak bola.”

Tantangan Sesungguhnya Ada di Momen Krusial

Evra menegaskan Inggris memiliki materi pemain yang cukup untuk melangkah hingga final. Namun, ia menilai keberhasilan di Piala Dunia lebih ditentukan oleh kemampuan menghadapi tekanan pada laga-laga besar.

“Inggris punya kualitas untuk melangkah sampai akhir. Tidak diragukan lagi. Pertanyaannya bukan soal bakat, melainkan apakah mereka mampu menghadapi momen-momen besar ketika pertandingan menjadi sangat berat. Itulah yang menentukan juara Piala Dunia, bukan hanya permainan indah.”

Inggris Kehilangan Dua Pemain

Menjelang duel melawan Norwegia, Inggris dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh.

Bek muda Jarell Quansah harus menjalani hukuman larangan bermain setelah menerima kartu merah saat menghadapi Meksiko. Sementara itu, gelandang senior Jordan Henderson juga absen karena mengalami patah tulang lengan setelah pertandingan tersebut.

Meski kehilangan dua pemain, Inggris tetap difavoritkan untuk melangkah ke semifinal dan berpotensi menghadapi Argentina apabila mampu melewati hadangan Norwegia.