24 Oktober 2026

Idnews.top – Lamine Yamal mencetak sejarah baru bersama Barcelona setelah mengenakan ban kapten dalam pertandingan melawan Feyenoord di Liga Champions. Menurut SPORT, pemain berusia 19 tahun itu menjadi pemain termuda yang memimpin Barcelona sebagai kapten dalam pertandingan kompetitif pada era modern.

Yamal mengambil alih ban kapten setelah Raphinha ditarik keluar dalam pertandingan tersebut. Ia mencatatkan pencapaian itu pada usia 19 tahun dan 58 hari, mengungguli rekor sebelumnya yang dipegang Bojan Krkic dan Gavi.

Sebelum Yamal, Bojan dan Gavi sama-sama pernah menjadi kapten Barcelona dalam pertandingan kompetitif ketika berusia 20 tahun. Bojan melakukannya pada usia 20 tahun dan 61 hari, sedangkan Gavi mengenakan ban kapten untuk pertama kalinya 15 hari lebih tua.

Pencapaian tersebut menambah daftar panjang tonggak penting dalam perkembangan karier Yamal. Ia sebelumnya sudah dipercaya menjadi salah satu kapten Barcelona dan kini mendapat kesempatan memimpin tim utama di panggung Liga Champions.

Yamal Ungguli Rekor Bojan dan Gavi

Joan Gamper menjadi kapten pertama dalam sejarah Barcelona setelah mengenakan ban kapten pada usia 21 tahun. Dalam era modern, Bojan dan Gavi menjadi dua pemain muda yang sebelumnya tercatat sebagai kapten Barcelona dalam pertandingan kompetitif.

Bojan pertama kali memimpin Barcelona pada usia 20 tahun dan 61 hari. Sementara itu, Gavi melakukannya 15 hari lebih tua dari Bojan, dengan kesempatan pertamanya juga menjadi bentuk penghargaan dari rekan-rekan setim setelah ia kembali dari cedera serius.

Yamal kini melewati kedua pemain tersebut dengan selisih hampir satu tahun. Tidak ada catatan yang diketahui mengenai kapten Barcelona yang lebih muda darinya, meski sumber tersebut tidak menutup kemungkinan seorang pemain muda pernah mengenakan ban kapten pada dua dekade pertama sejarah klub.

Yamal Nikmati Tanggung Jawab sebagai Kapten

Sebelum pertandingan melawan Feyenoord, Yamal sudah berbicara mengenai arti kepercayaan rekan-rekan setim yang memilihnya sebagai salah satu kapten Barcelona. Ia mengaku kehormatan tersebut memberinya rasa tanggung jawab yang lebih besar sekaligus membuatnya bangga.

Yamal menjalani debut bersama Barcelona pada usia 15 tahun setelah berkembang melalui akademi La Masia. Sebelum berusia 20 tahun, ia sudah menjadi bagian dari jajaran kapten tim utama dan sebelumnya juga pernah mendapat pengalaman mengenakan ban kapten di level akademi.

Pencapaian bersama Barcelona dan Spanyol membuat peran tersebut menjadi bagian lain dari perkembangan pesat kariernya. Yamal telah meraih tiga gelar La Liga dan satu Copa del Rey bersama Barcelona, serta memiliki gelar Piala Eropa dan Piala Dunia bersama Spanyol.

KLIKBETS – Pekan kedua BRI Super League 2026/2027 langsung disuguhi big match. Dua tim penuh rivalitas, Persija Jakarta akan bentrok melawan Persib Bandung.

Persija menjamu Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/9/2026) sore mulai pukul 15.30 WIB. Laga diprediksi berjalan sengit dan sarat gengsi.

Kedua tim sama-sama mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan hasil memuaskan. Persija mempecundangi tuan rumah Borneo FC (1-0), sementara Persib menghajar tamunya PSM Makassar (3-1).

Pertandingan nanti akan mempengaruhi perjalanan kedua tim dalam persaingan di papan atas musim ini.

Persija bakal mengandalkan pilarnya yang menjadi senjata mematikan demi bisa mengalahkan Persib.

Nadeo Argawinata

Nama pertama dalam daftar ini adalah kiper Nadeo Argawinata. Ia menjadi salah satu kunci Persija saat menumbangkan Borneo FC pekan lalu.

Nadeo melakukan setidaknya sembilan kali penyelamatan krusial untuk menghalau peluang Borneo FC di depan gawangnya.

Hal ini yang membuat Nadeo menjadi pemain kunci Persija, meski berposisi sebagai orang terakhir di garis pertahanan.

Kemampuan serta pengalaman Nadeo akan banyak membantu Persija untuk mengemban misi menggasak Persib.

Tim Maung Bandung yang punya pemain-pemain depan mematikan, bakal berhadapan dengan Nadeo Argawinata.

Kiper Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 ini dikenal memiliki refleks cepat, kelincahan, serta kemampuan membaca arah bola yang sangat baik.

Alexander Jeremejeff

Berikutnya ada Alexander Jeremejeff, ujung tombak mematikan Persija. Striker berpaspor Swedia itu langsung unjuk gigi dalam debutnya di pentas BRI Super League pekan lalu.

Gol semata wayang yang ia cetak ke gawang Borneo FC, cukup membawa Macan Kemayoran pulang dengan oleh-oleh poin penuh.

Ia diandalkan sejak menit pertama dengan tenaga yang tak habis sampai laga usai.

Dalam skema penyerangan Persija racikan Shin Tae-yong, Alexander Jeremejeff sebagai penyerang tengah akan diapit Witan Sulaiman dan Arlyansyah Abdulmanan.

Jeremejeff bakal menjadi pemain paling diwaspadai bek tengah Persib seperti Patricio Matricardi dan Gabriel Mutombo.

Dengan memiliki postur tubuh menjulang setinggi 192 cm, naluri Alexander Jeremejeff mencetak gol yang tajam, serta kecerdasan dalam membaca ruang di depan gawang.

Kerim Memija

Senjata mematikan lainnya milik Persija untuk menghadapi Persib adalah pemain sayap Kerim Memija.

Pemain asal Bosnia-Herzegovina ini menjadi salah satu pemain kunci dalam permainan ofensif Shin Tae-yong.

Kerim Memija sering beroperasi sebagai winger kiri. Salah satu keistimewaannya adalah sebagai pemain spesialis bola mati.

Seperti yang ditunjukkan Kerim Memija dalam laga di markas Borneo FC pekan lalu. Gol tandukan Jermejeff berasal dari situasi bola mati Kerim Memija.

Sepak pojoknya diselesaikan dengan tandukan telak dari Jeremejeff.

Kerim Memija termasuk pemain serbabisa, baik itu saat membantu pertahanan maupun penyerangan.

Ia cukup tenang saat menghadapi transisi cepat dan serangan balik lawan. Sementara di sisi lain, ia pintar mencari ruang kosong di area pertahanan lawan dari sisi sayap.

BolaIndonesia – Jadwal Liga Inggris pekan ke-4 musim 2026/2027 menghadirkan sejumlah pertandingan menarik. Dua laga yang paling mencuri perhatian adalah Sunderland vs Arsenal dan Manchester United vs Manchester City. Kedua pertandingan tersebut menjadi sajian utama yang dinantikan penggemar sepak bola Inggris pada akhir pekan ini.

Sunderland akan menjamu Arsenal di Stadium of Light pada Sabtu, 12 September 2026. Sehari setelahnya, giliran Manchester United menghadapi Manchester City dalam derby Manchester di Old Trafford.

Sunderland Vs Arsenal Jadi Laga Menarik

Arsenal datang ke markas Sunderland dengan status sebagai salah satu tim yang kembali memburu konsistensi di awal musim. The Gunners juga berstatus sebagai juara bertahan Premier League setelah memenangkan gelar musim lalu.

Pertandingan melawan Sunderland tidak bisa dianggap mudah. Bermain di Stadium of Light memberikan keuntungan tersendiri bagi tuan rumah. Sunderland juga mengawali musim dengan hasil yang cukup kompetitif.

Sunderland tercatat mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan awal Premier League. Mereka meraih kemenangan atas Fulham, bermain imbang melawan Brentford, kemudian kalah dari Ipswich Town. Tim asuhan Regis Le Bris juga meraih kemenangan atas Hull City di Carabao Cup pada pertengahan pekan.

Arsenal tentu harus tampil serius sejak menit pertama. Apalagi, laga tandang seperti ini dapat menjadi ujian mental bagi tim yang sedang berusaha menjaga posisi di papan atas.

Arsenal Punya Tantangan Berat di Stadium of Light

Pertandingan Sunderland vs Arsenal dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 20.00 waktu Inggris. Dalam waktu Indonesia, laga tersebut berlangsung pada Minggu dini hari.

Arsenal juga harus mengatur kondisi pemain karena mereka baru menjalani pertandingan Liga Champions melawan Napoli pada pertengahan pekan. Mikel Arteta dituntut melakukan rotasi dengan tepat agar kualitas permainan tetap terjaga.

Sunderland berpeluang memanfaatkan situasi tersebut. Dukungan suporter tuan rumah juga bisa membuat pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi.

Manchester United Vs Manchester City Jadi Duel Paling Panas

Selain Sunderland vs Arsenal, jadwal Liga Inggris pekan ke-4 juga menyajikan derby Manchester antara Manchester United dan Manchester City.

Manchester United akan bertindak sebagai tuan rumah di Old Trafford pada Minggu, 13 September 2026. Pertandingan ini menjadi salah satu laga terbesar dalam pekan ke-4 Premier League.

Derby tersebut juga menjadi ujian besar bagi Michael Carrick. Setelah membawa Manchester United finis di posisi ketiga musim lalu dan kemudian mendapatkan posisi permanen, eks gelandang United tersebut menghadapi ekspektasi yang semakin tinggi.

Namun, perjalanan United pada awal musim belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka baru mencatat satu kemenangan dari tiga pertandingan Premier League, yaitu ketika menghadapi Ipswich Town.

Derby Manchester Bisa Jadi Penentu Momentum

Manchester City tentu tidak ingin pulang dari Old Trafford tanpa poin. Sementara itu, Manchester United membutuhkan hasil positif untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus menunjukkan perkembangan di bawah Carrick.

Pertandingan ini berpotensi berlangsung terbuka karena kedua tim memiliki kualitas menyerang yang mumpuni. Selain adu taktik antara kedua pelatih, duel lini tengah dan efektivitas penyelesaian akhir dapat menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.

Bagi Manchester United, kemenangan atas rival sekota bisa menjadi momentum besar untuk membangun musim yang lebih konsisten. Sebaliknya, Manchester City akan berusaha memanfaatkan kelemahan United dan membawa pulang poin maksimal.

Jadwal Liga Inggris Pekan ke-4 Lengkap

Selain dua pertandingan besar tersebut, pekan ke-4 Premier League juga menghadirkan sejumlah laga menarik. Pada Sabtu, 12 September, terdapat Aston Villa vs Nottingham Forest, Bournemouth vs Brentford, Chelsea vs Hull City, Crystal Palace vs Ipswich Town, Liverpool vs Fulham, serta Tottenham Hotspur vs Everton.

Kemudian pada Minggu, 13 September, Coventry City bertemu Brighton sebelum Manchester United menjamu Manchester City. Pekan ke-4 ditutup dengan pertandingan Leeds United vs Newcastle United pada Senin, 14 September.

Dengan demikian, Sunderland vs Arsenal dan Manchester United vs Manchester City menjadi dua pertandingan yang paling layak mendapatkan perhatian. Arsenal harus menghadapi atmosfer Stadium of Light, sedangkan Manchester United dan Manchester City akan mempertaruhkan gengsi dalam derby Manchester.

Persaingan di Liga Inggris musim 2026/2027 pun semakin menarik. Hasil dari dua laga besar tersebut berpotensi memberikan pengaruh terhadap momentum masing-masing tim di awal musim.

Lamine Yamal Cetak Sejarah, Kapten Termuda Barcelona

Boladonesia – Lamine Yamal kembali mencatatkan namanya dalam sejarah FC Barcelona. Pemain muda asal Spanyol itu menjadi kapten termuda dalam sejarah tim utama Blaugrana setelah menerima ban kapten dalam kemenangan 5-1 atas Feyenoord pada pertandingan Liga Champions, Rabu (9/9/2026).

Momen bersejarah tersebut terjadi di Stadion Spotify Camp Nou. Yamal mengambil alih ban kapten dari Raphinha pada menit ke-71 setelah pemain Brasil itu ditarik keluar. Pada usia 19 tahun dan 58 hari, Yamal memecahkan rekor Bojan Krkic yang sebelumnya menjadi kapten termuda Barcelona ketika berusia 20 tahun dalam pertandingan Copa del Rey 2010.

Raphinha Serahkan Ban Kapten kepada Yamal

Lamine Yamal memang belum menjadi kapten utama Barcelona sejak awal musim. Namun, namanya sudah masuk dalam kelompok lima kapten tim untuk musim 2026/2027. Pelatih Hansi Flick menunjuk Raphinha dan Pedri sebagai dua kapten pertama, sedangkan Eric Garcia, Frenkie de Jong, dan Yamal melengkapi daftar kepemimpinan skuad.

Kepercayaan tersebut memperlihatkan besarnya peran Yamal di dalam tim. Ketika Pedri meninggalkan lapangan pada menit ke-63 dan Raphinha menyusul delapan menit kemudian, Yamal menjadi pemain yang menerima ban kapten. Eric Garcia tidak tampil karena skorsing, sementara Frenkie de Jong masih mengalami cedera.

Kapten Termuda Barcelona Langsung Cetak Gol

Yamal tidak hanya mengukir sejarah lewat ban kapten. Ia juga tampil gemilang dalam kemenangan Barcelona atas Feyenoord. Setelah Raphinha membuka keunggulan, Yamal mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-77.

Tendangan tersebut melewati celah pagar betis Feyenoord dan mengecoh kiper Ernst. Gol itu menjadi penutup sempurna bagi malam bersejarah sang pemain muda. Yamal langsung berlari ke bangku cadangan untuk merayakan gol bersama Raphinha, pemain yang baru saja menyerahkan ban kapten kepadanya.

Lamine Yamal Semakin Penting bagi Barcelona

Pencapaian ini memperkuat status Yamal sebagai salah satu pemain paling penting dalam proyek Barcelona. Meski baru berusia 19 tahun, ia sudah dipercaya masuk kelompok kapten dan menjadi pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan melalui kreativitas, gol, dan assist.

Sebelum pertandingan melawan Feyenoord, Yamal juga mengungkapkan kebanggaannya setelah dipilih sebagai salah satu kapten Barcelona. Ia menilai kepercayaan tersebut membawa tanggung jawab besar, tetapi tetap merasa senang mendapat kesempatan memimpin klub yang dibelanya.

Target Barcelona Setelah Rekor Yamal

Barcelona kini memiliki modal positif untuk menjalani musim 2026/2027. Kemenangan besar atas Feyenoord menjadi awal yang menjanjikan di Liga Champions, sementara peran Yamal semakin berkembang di bawah arahan Hansi Flick.

Dengan rekor sebagai kapten termuda Barcelona, Yamal kembali membuktikan bahwa usianya bukan penghalang untuk memikul tanggung jawab besar. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan performa dan membantu Blaugrana mengejar gelar Liga Champions yang menjadi salah satu target utama musim ini.

Kesimpulan: Lamine Yamal mencetak sejarah baru bersama Barcelona. Pada usia 19 tahun dan 58 hari, ia menjadi kapten termuda klub, sekaligus merayakan pencapaian tersebut dengan gol indah dalam kemenangan 5-1 atas Feyenoord.

BOLADONESIA – Unai Emery yakin Alejandro Garnacho masih bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya bersama Aston Villa. Emery menilai winger asal Argentina tersebut hanya membutuhkan waktu untuk beradaptasi setelah bergabung dari Chelsea.

Garnacho dipinjam Aston Villa dari Chelsea setelah kesulitan mendapatkan tempat di Stamford Bridge. Namun, pemain berusia 22 tahun itu baru mengoleksi 31 menit bermain dalam empat pertandingan The Villans di awal musim 2026-27.

“Garnacho punya sikap yang positif. Sikapnya sangat penting. Dia memberikan komitmen yang kami butuhkan. Sekarang dia membutuhkan waktu. Waktu, kerja keras setiap hari, lalu dia akan berkembang,” ujar Emery dilansir Football5Star dari laman Tuttomercatoweb.

“Dia menunjukkannya di setiap sesi latihan. Tinggal bagaimana dia menunjukkannya di pertandingan. Dia belum banyak bermain, tetapi saya melihatnya perlahan membaik,” lanjutnya.

Emery Tak Khawatir Lihat Kondisi Alejandro Garnacho

Emery tidak ingin terburu-buru memberikan beban kepada Garnacho. Menurutnya, sang winger perlu terus menunjukkan sikap positif dan bekerja keras dalam setiap sesi latihan.

“Yang paling penting adalah dia konsisten, menunjukkan sikap yang baik, dan selalu menuntut dirinya sendiri. Saya yakin dia secara bertahap akan mencapai performa terbaiknya,” kata Emery.

Kondisi tersebut membuat Emery tidak terlalu khawatir dengan minimnya menit bermain Garnacho sejauh ini. Ia justru yakin kesempatan tampil lebih banyak akan datang seiring perkembangan sang winger.

Akhir pekan ini, The Villans dijadwalkan menjalani pertandingan Premier League melawan Nottingham Forest. Garnacho bakal berupaya keras agar dipercaya tampil sebagai starter di partai tersebut.

LARISBOLA – Inter Miami kembali terpeleset di lanjutan MLS 2026. Berhadapan dengan Atlanta United, The Herons ditahan imbang dengan skor 2-2.

Inter Miami unggul terlebih dahulu berkat gol Casemiro dan Luis Suarez. Namun Atlanta United mampu menyamakan kedudukan berkat gol Miguel Almiron dan penalti Breel Embolo.

Berkat hasil ini, Inter Miami tertahan di peringkat kedua wilayah timur MLS dengan raihan 43 poin. Sementara hasil ini membuat Atlanta naik satu peringkat ke peringkat 14 klasemen wilayah timur MLS dengan raihan 22 poin.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan ini sempat tertunda akibat hujan deras dan badai petir. Namun pertandingan bisa dimulai satu setengah jam setelah jadwal awal.

Pertandingan antara kedua tim ini berlangsung seru. Inter Miami selaku tuan rumah mengambil inisiatif serangan dan mencoba untuk menyerang gawang sang tamu. Sementara Atlanta United bermain cukup disiplin dan sesekali melepaskan serangan balik.

Di menit ke-32, Inter Miami akhirnya memecahkan kebuntuan. Sepak pojok Messi ditanduk dengan sempurna oleh Casemiro menjadi gol. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Inter Miami.

Namun sayang keunggulan Inter Miami itu tidak berlangsung lama. Tiga menit berselang, Miguel Almiron berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah ia berhasil memanfaatkan tangkapan St.Clair yang tidak sempurna lalu menyambar bola jadi gol.

Di penghujung babak pertama, Inter Miami berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Menerima umpan dari Segovia, Luis Suarez menggiring bola ke kotak penalti lalu melepaskan tembakan mendatar yang masuk ke gawang Atlanta. Skor 2-1 menutup jalannya babak pertama.

Di babak kedua pertandingan berjalan sengit. Atlanta bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan dari Inter Miami.

Di menit ke-72, Atlanta United mendapatkan hadiah penalti setelah Miguel Almiron dijatuhkan di kotak terlarang. Sang gelandang sendiri yang mengambil penalti tersebut, namun arah eksekusi penaltinya dibaca dengan sempurna oleh St.Clair.

Di menit ke-87, Atlanta lagi-lagi mendapatkan hadiah penalti. Kali ini, Breel Embolo yang maju sebagai eksekutor sukses melakukan tugasnya dengan baik sehingga skor kembali sama kuat 2-2.

Di sisa pertandingan kedua tim sama-sama mencoba untuk menambah gol. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tetap bertahan untuk kedua tim.

Susunan Pemain Kedua Tim

Inter Miami (4-3-3): St.Clair; Caicedo, Falcon, Casemiro, Fray; Segovia, Bright, De Paul; Suarez, Beltrame, Messi

Pelatih: Guillermo Angel Hoyos

Atlanta United (4-2-3-1): Hoyos; Baez, Alonso, Diaz, Jacob; Reilly, Sanchez; Almiron, Muyumba, Miranchuk; Embolo

Pelatih: Gerardo Martino

BOLADONESIA – Franco Mastantuono jadi bintang saat Fiorentina menang 4-2 di kandang Venezia pada giornata ke-4 Serie A 2026-27, Sabtu (12/9/2026) dini hari WIB. Pemain pinjaman dari Real Madrid itu mencetak hat-trick. Dia membobol gawang Filip Stankovic pada menit ke-29, 30 dan 84.

Torehan hat-trick itu juga jadi catatan sejarah baru. Dalam umur 19 tahun 28 hari, Mastantuono tercatat sebagai pemain termuda yang mencetak lebih dari 1 gol bagi Fiorentina di Serie A. Dia mematahkan rekor Claudio Desolati yang mencetak brace saat I Viola menang 3-1 atas Torino pada 17 Maret 1974. kala itu, Desolati berumur 19 tahun 52 hari.

Hal itu tentu saja membuat pemain asal Argentina tersebut sangat bangga. “Sungguh sebuah kehormatan bagiku dapat membuat sejarah di klub bergengsi ini. Sangat penting meraih hasil bagus dan kami hari ini memeragakan permainan yang hebat. Aku senang dengan kemenangan yang diraih, juga gol-gol yang kucetak,” kata Franco Mastantuono seperti dikutip IDNEWS dari Tuttomercatoweb.

Secara pribadi, bagi Mastantuno, torehan gol-gol di gawang Venezia adalah pembebasan tersendiri. Sejak diangkut dari Madrid, dia memikul ekspektasi tinggi. Namun, pada 3 laga awal di Serie A, dia gagal memberikan kontribusi. Pada laga melawan Torino, eks pemain River Plate itu bahkan ditarik pada awal babak kedua.

Milestone Franco Mastantuono

Di samping itu, aksi apik saat Fiorentina melawat ke markas Venezia itu jadi milestone tersendiri dalam karier Franco Mastantuono sebagai pesepak bola profesional. Itu adalah kali pertama dia mengemas lebih dari 1 gol dalam sebuah pertandingan. Sebelumnya, dalam 103 laga, dia tak pernah mencetak brace apalagi hat-trick.

Hal yang membuat Mastantuono senang bukan kepalang, gol-golnya mampu membuahkan kemenangan pertama Fiorentina pada musim ini. Sebelumnya, dalam 3 laga terdahulu, I Viola selalu kalah sehingga Fabio Grosso dipecat dari posisi pelatih. Itu sebabnya, hal yang paling ditekankan pemain berumur 19 tahun itu adalah raihan 3 poin, bukan torehan 3 golnya.

Kemenangan yang diwarnai hat-trick Mastantuono jadi penanda awal baru Fiorentina bersama Paolo Vanoli yang kembali menangani tim setelah dilepas pada akhir musim lalu sesuai dengan kontrak awalnya. Beberapa pakar melihat ada perubahan signifikan dalam performa I Viola di bawah asuhan Vanoli.

Perubahan itu juga diakui anggota skuad Fiorentina. “Pelatih datang dengan sangat tegas. Dia langsung memberikan beberapa kritik yang memang pantas dilontarkan karena kami tampil buruk. Malam ini, kami saling membantu satu sama lain,” ujar gelandang Nicolo Fagioli soal dampak kehadiran Vanoli.

Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan, Ini Alasannya

Boladonesia – Mikel Arteta ternyata punya cara tidak biasa untuk mempersiapkan Arsenal menghadapi kerasnya kompetisi musim ini. Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku sengaja membuat skuad The Gunners mengalami berbagai situasi sulit selama pramusim.

Bukan untuk menghukum pemain, metode tersebut justru dirancang agar Arsenal mampu menghadapi masalah yang tidak terduga selama pertandingan resmi. Arteta ingin para pemain terbiasa beradaptasi ketika kondisi ideal tidak lagi mereka dapatkan.

Pendekatan tersebut kembali menjadi sorotan setelah Arsenal mengalami gangguan perjalanan menjelang pertandingan Liga Champions melawan Napoli. Masalah lalu lintas udara membuat perjalanan Arsenal ke Italia terganggu. Namun, situasi itu tidak membuat skuad kehilangan fokus. Arsenal tetap mampu meraih kemenangan 1-0 di markas Napoli.

Mikel Arteta Sengaja Mengganggu Rutinitas Arsenal

Mikel Arteta menjelaskan bahwa dirinya memang berusaha menciptakan situasi tidak nyaman selama masa persiapan. Tujuannya sederhana, yakni membuat pemain tidak bergantung pada rutinitas yang selalu berjalan sempurna.

Arteta mengaku senang menghadapi tantangan seperti itu. Menurutnya, jika sebuah masalah sudah pernah dialami saat latihan atau pramusim, pemain akan lebih siap ketika masalah serupa muncul dalam pertandingan sebenarnya.

Salah satu contoh yang dilakukan adalah mengubah waktu makan dan transportasi. Tim juga sengaja menggunakan rute berbeda agar pemain terbiasa menghadapi perubahan rencana secara mendadak.

Arteta bahkan pernah membuat pemain tiba lebih terlambat dari jadwal yang direncanakan. Semua itu dilakukan untuk menguji bagaimana pemain merespons tekanan tanpa kehilangan konsentrasi.

Dressing Room Juga Dibuat Tidak Nyaman

Metode Mikel Arteta tidak berhenti pada perjalanan tim. Arsenal juga menjalani sejumlah simulasi yang membuat kondisi sebelum pertandingan terasa berbeda dari biasanya.

Salah satunya adalah membuat ruang ganti lebih panas. Jumlah fasilitas seperti tempat tidur pijat juga pernah dikurangi. Arteta ingin pemain memahami bahwa tidak semua hal akan tersedia dalam kondisi ideal ketika mereka bertanding di kompetisi resmi.

Bagi Arteta, persoalan kecil dapat berkembang menjadi gangguan besar apabila pemain tidak memiliki kemampuan beradaptasi. Karena itu, Arsenal justru mencoba menghadirkan gangguan tersebut lebih awal.

Pendekatan ini menunjukkan betapa pentingnya aspek mental dalam filosofi kepelatihan Arteta. Ia tidak hanya mempersiapkan pemain dari sisi taktik dan fisik, tetapi juga melatih kemampuan mereka menghadapi situasi di luar kendali.

Tujuannya Agar Arsenal Tidak Mudah Panik

Mikel Arteta tidak ingin pemain Arsenal menjadikan kondisi eksternal sebagai alasan ketika performa mereka terganggu. Terlambat datang, perubahan jadwal, perjalanan panjang, atau kondisi ruang ganti yang tidak ideal harus bisa dihadapi tanpa kepanikan.

Filosofi tersebut terlihat jelas dalam perjalanan Arsenal ke Napoli. Gangguan penerbangan membuat persiapan mereka berubah, tetapi skuad tetap mampu tampil disiplin dan membawa pulang kemenangan.

Arteta ingin pengalaman seperti itu menjadi pelajaran penting. Ketika masalah kembali muncul di pertandingan lain, pemain diharapkan sudah memiliki respons yang tepat karena mereka pernah menghadapi simulasi serupa sebelumnya.

Arteta Ingin Arsenal Siap Menghadapi Apa Pun

Pendekatan Mikel Arteta memang terdengar ekstrem. Namun, bagi sang pelatih, kesulitan yang dibuat secara sengaja memiliki tujuan untuk membangun mental juara.

Arsenal harus menghadapi jadwal padat Premier League dan Liga Champions. Dalam kompetisi sepanjang musim, gangguan seperti keterlambatan perjalanan, perubahan jadwal, tekanan suporter, hingga kondisi fisik pemain merupakan sesuatu yang sulit dihindari.

Karena itu, Arteta ingin skuadnya memiliki kemampuan untuk tetap fokus dalam keadaan apa pun. Ia percaya tim yang mampu beradaptasi dengan cepat akan memiliki keuntungan besar ketika menghadapi situasi sulit.

Metode tersebut juga sejalan dengan karakter Arteta yang dikenal sangat detail dalam mempersiapkan Arsenal. Sebelumnya, ia bahkan pernah menggunakan berbagai simulasi tidak biasa untuk meningkatkan kewaspadaan pemain, termasuk menghadirkan situasi yang sengaja mengganggu konsentrasi mereka.

Arsenal Mulai Memetik Hasilnya

Kemenangan Arsenal atas Napoli menjadi contoh menarik dari filosofi tersebut. Gangguan perjalanan yang berpotensi mengacaukan persiapan justru berhasil dilewati tanpa mengganggu fokus tim.

Arteta kini berharap pengalaman tersebut menjadi bagian dari mentalitas baru Arsenal. Bagi sang pelatih, menghadapi masalah bukan berarti mencari alasan, melainkan mencari cara agar tim tetap menjalankan tugasnya.

Dengan metode pramusim yang sengaja dibuat sulit, Mikel Arteta ingin Arsenal menjadi tim yang tidak hanya kuat secara taktik, tetapi juga tangguh secara mental. Jika pendekatan tersebut terus membuahkan hasil, The Gunners bisa memiliki modal penting untuk menghadapi tekanan dalam perburuan gelar sepanjang musim.

Laga panas langsung tersaji di pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (12/9/2026) sore WIB.

Laga ini menjadi laga yang paling dinantikan dari BRI Super League. Banyak pihak yang melabeli duel Persija Jakarta Vs Persib Bandung sebagai Derby DÍndonesia. Ada pula yang menyebutnya El Clasico Indonesia.

Persija Jakarta dan Persib Bandung hadir dengan modal yang sama. Mereka sama-sama meraih kemenangan di pekan pertama BRI Super League 2026/2027 yang lalu.

Laga ini juga sangat spesial bagi kedua tim. Sebab, untuk kali pertama sejak 2019, pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung bisa digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Ingin Akhiri Tren Buruk

Pertandingan melawan Persib Bandung kali ini sangat spesial bagi Persija Jakarta. Mereka sudah lama tidak menjamu rivalnya itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Terakhir kali hal itu terjadi pada musim 2019.

Motivasi Persija Jakarta pun semakin besar. Data terkini menunjukkan Macan Kemayoran tidak pernah menang atas Persib Bandung sejak 2023.

“Sebenarnya, saya juga baru mendengar itu pertama kali bahwa kami berhasil memenangkan pertandingan di Kalimantan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, dan saya cukup terkejut,” kata pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dalam sesi konferensi pers yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (11/9/2026).

“Sekarang, setelah saya tahu bahwa kita belum pernah mengalahkan Persib Bandung sejak 2023 juga, saya merasa semakin bertekad untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik dan bermain lebih kuat agar kita bisa menang. Jadi, saya akan memastikan kita mempersiapkan diri dengan baik untuk bisa menang di laga besok,” tegasnya.

Bikin Bobotoh Bangga

Sementara itu pelatih Persib Bandung sadar betul betapa pentingnya laga melawan Persija Jakarta. Ini adalah laga terbesar di sepak bola Indonesia belakangan ini.

Pentingnya laga melawan Persija Jakarta pun sudah tertanam dalam diri para pemain Persib Bandung. Mereka bertekad untuk meraih kemenangan di kandang Macan Kemayoran dan membuat Bobotoh bahagia.

“Persaingan antara Persib Bandung dan Persija adalah pertandingan sangat penting. Saya pikir semua pemain tahu pentingnya laga ini bagi para penggemar dan saya berharap kami bisa membuat para fans bangga setelah pertandingan,” jelas Igor Tolic.

Prakiraan Susunan Pemain

Persija Jakarta (3-4-3): Nadeo (Kiper), Ridho, Pankov, Kolinger (Belakang), Memija, Calonego, Loncar, Arhan (Tengah), Witan, Jeremejeff, Mamut (Depan).

Pelatih: Shin Tae-yong

Persib (4-3-3): Teja (Kiper), Kakang, Matricardi, Mutombo, Tanamal (Belakang), Haye, Notsuda, Klok (Tengah), Menalo, Sekulic, Peralta (Depan).

Pelatih: Igor Tolir

Prediksi Bola.com: 50-50

Sabtu, 12 September 2026

Pukul 15.00 WIB

Persib akan melakoni laga berat melawan Persija Jakarta pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Laga kedua tim berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Laga ini dipastikan bakal menyedot perhatian publik pencinta sepak bola Indonesia. Rivalitas panjang kedua tim akan membuat pertandingan berjalan dengan tensi panas sejak menit awal.

Persib datang dengan modal positif setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor 3-1 di Bandung. Sementara itu, Persija dalam motivasi tinggi setelah mengalahkan tuan rumah Borneo FC dengan skor 1-0.

Dengan hasil ini, Persib dan Persija tentu berambisi mempertahankan tren positif, sekaligus mengamankan posisi di papan atas klasemen.

Secara statistik, Persib memang unggul atas Macan Kemayoran dalam lima pertemuan terakhir. Persib mencatatkan empat kemenangan dan satu kali hasil imbang.

Raihan positif tersebut tentunya ingin kembali dilanjutkan Skuad Maung dipertandingan nanti. Pelatih Persib, Igor Tolic bakal menyiapkan strategi khusus untuk meredam perlawanan Persija.

Igor juga bakal mengandalkan beberapa pemain yang berpotensi menjadi pembeda pada pertandingan nanti.

Mariano Peralta

Mariano Peralta bakal mendapat sorotan khusus dipertandingan nanti. Penyerang asal Argentina ini dikenal memiliki kecepatan serta pergerakan lincah yang dapat memberikan masalah bagi lini belakang Persija.

Kualitas tersebut sudah diperlihatkan Peralta dalam beberapa laga bersama Maung Bandung. Peralta bahkan menjadi penentu kemenangan Persib atas Manila Digger pada babak play-off AFC Champions League Two 2026/2027.

Peralta merupakan rekrutan anyar Persib musim ini. Dia datang ke Bandung dengan reputasi mentereng sebagai pemain terbaik BRI Super League 2025/2026 bersama Borneo FC.

Bersama Pesut Etam, Peralta sukses mencetak 20 gol dan 14 assist dari 34 pertandingan yang telah dijalani.

Balsa Sekulic

Selain Mariano Peralta, Balsa Sekulic juga berpotensi menghadirkan ancaman berbahaya bagi Persija Jakarta. Pemain asal Montenegro tersebut dikenal memiliki naluri gol yang tinggi.

Ketajaman Balsa Sekulic bersama Persib sudah dibuktikan sejak awal musim. Dia sukses menyumbangkan satu gol ketika Maung Bandung mengalahkan PSM Makassar.

Gol tersebut lahir melalui pergerakan ciamik Balsa Sekulic dalam mencari ruang kosong untuk melepas tembakan.

Adam Alis

Duel Persib kontra Persija punya arti spesial bagi Adam Alis. Gelandang berusia 32 tahun tersebut akan menghadapi mantan klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya.

Adam sempat menjadi bagian dari Skuad Macan Kemayoran pada musim 2015. Namun, kebersamaan Adam Alis bersama Persija hanya bertahan selama satu musim.

Meski menghadapi mantan klubnya, Adam tetap bakal bersikap profesional. Dia akan berusaha memberikan kontribusi maksimal untuk membantu Persib mengamankan tiga poin di kandang lawan.

Adam bahkan pernah menjadi mimpi buruk untuk Persija musim lalu. Dua golnya ke gawang Persija menjadi penentu kemenangan Persib dengan skor akhir 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda.