24 Oktober 2026

Hal tersebut disampaikan Deputi 3 Media dan Hubungan Eksternal CdM Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Anggy Pasaribu, dalam konferensi pers Official Broadcasters Asian Games Aichi-Nagoya 2026, SCTV Tower, Jakarta, Jumat, (4/9/2026).

Ia menegaskan pesta olahraga terbesar di Asia ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan panggung besar bagi atlet untuk mengharumkan nama bangsa.

“Saya rasa semua sepakat kalau ini termasuk event yang sangat penting buat Indonesia. Asian Games itu sendiri bukan cuma sekadar pertandingan, melainkan menjadi salah satu panggung olahraga terbesar di Asia, di mana teman-teman atlet punya kesempatan memberikan prestasi bagi bangsa serta membuat orang tua dan teman-temannya bangga,” ujar Anggy Pasaribu.

Melayani Segala Kebutuhan Non-Teknis

Untuk memastikan atlet dapat bertanding dengan tenang, tim CdM bertindak layaknya satgas yang bertugas menyelesaikan beragam detail logistik serta kebutuhan minor yang sering kali menyita pikiran para atlet.

“Termasuk dari kami tim CdM sendiri, kami mau menekankan sebenarnya kami tidak pernah mau mengambil alih tugas atlet ataupun pelatih. Namun, justru bagaimana keberadaan CdM bisa memaksimalkan teman-teman atlet ketika bertanding nantinya di Jepang,” ujar Anggy.

Ia menambahkan hal-hal kecil, seperti jadwal makan, durasi transit, armada penerbangan, hingga tempat menginap adalah detail penting yang menguras energi jika harus dipikirkan sendiri oleh para atlet.

Seluruh persiapan non-teknis ditangani sepenuhnya tim CdM yang ditunjuk oleh NOC Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia.

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Atlet

Seluruh kerja keras tim CdM adalah untuk memastikan para atlet datang ke pertandingan dengan kondisi fisik maupun psikologis yang prima.

“Setiap koordinasi harus dimaksimalkan supaya pada saat pertandingan, teman-teman atlet ini cukup fokus untuk bertanding, sehat secara kondisi fisik, dan yang lebih penting adalah psikologis serta mentalnya juga sehat,” tambahnya.

Dengan kesiapan matang dari sisi teknis maupun non teknis, Tim Indonesia optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang medali Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

BOLADONESIA – Paris Saint-Germain belum juga meraih kemenangan di Ligue 1 musim ini. Setelah ditahan 2-2 oleh Stade Rennes dan Lille OSC, tim asuhan Luis Enrique malah kalah 1-2 dalam big match melawan AS Monaco, sang pemuncak klasemen, di kandang sendiri, Stadion Parc des Princes, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.

Masih tanpa kemenangan dalam 3 laga awal bukanlah hal biasa bagi PSG. Sejak diakuisisi Qatar Sports Investmenst (QSI) pada 2011, ini adalah start terburuk Les Parisiens di Ligue 1. Meskipun demikian, Enrique sama sekali tidak risau. Dia menilai kekalahan dari Monaco di kandang sendiri tak bisa dijadikan tolok ukur. Kekalahan itu, menurut dia, hanya karena tidak beruntung.

“Sangat jelas kami lebih layak menang. Itu opini saya karena saya melihat pertandingan dan ini adalah laga tipikal ketika Anda jadi tim yang lebih baik, menciptakan banyak peluang, lebih banyak dari lawan, tapi kiper lawan jadi pemain terbaik di lapangan,” kata Luis Enrique seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Le Figaro.

Dia menambahkan, “Dalam 3 tahun terakhir, ada laga-laga seperti ini, yaitu melawan Newcastle (United), Atletico Madrid, Sporting CP, Liverpool. Itu adalah tipikal laga ketika Anda melakukan segalanya, pantas menang berdasarkan performa Anda, tapi sepak bola tak mau tahu apa yang Anda ciptakan, hanya gol yang dihitung. Saya senang dengan tim saya. Ini jenis kekalahan ketika Anda tak beruntung.”

Kepercayaan Diri Luis Enrique

Ucapan Luis Enrique tidak berlebihan. Dalam laga di Parc des Princes itu, Paris Saint-Germain tampil dominan. Penguasaan bola mereka mencapai 68%, melepaskan 23 tembakan yang 10 di antaranya akurat, dan xG mencapai 2,18. Sementara itu, Monaco hanya melepaskan 4 tembakan dengan xG hanya 0,52.

Berdasarkan permainan yang ditunjukkan Khvicha Kvaratskhelia dkk., pelatih asal Spanyol itu sama sekali tidak risau soal perburuan gelar juara musim ini. Dia tenang-tenang saja meskipun kini tertinggal 7 poin dari Les Monegasques yang kokoh bertengger di puncak klasemen. Dia tidak kehilangan kepercayaan diri.

“Kami jelas-jelas pantas menang dan kami malah kalah. Ini sungguh sulit dipercaya, tapi inilah sepak bola dan itulah yang membuat sepak bola menarik, itu tidak adil. Monaco sangat senang dan lebih klinis, tapi mereka tahu bahwa jika kita memainkan laga ini 10 kali, kami akan menang 8 kali dan sekali imbang,” ucap eks pelatih Barcelona dan timnas Spanyol itu.

Dia lantas mengungkapkan, “Ini (tertinggal 7 poin) adalah motivasi luar biasa bagi para pemain saya, tim, klub. Jika Anda ingin bertaruh soal siapa yang akan jadi juara Prancis pada akhir musim, silakan. Saya tak mau mengatakan apa pun. Kami akan coba mengubah keadaan secepat mungkin.”

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, kembali menegaskan betapa pentingnya Cody Gakpo bagi The Reds.

Pernyataan sang kapten terasa semakin kuat setelah Gakpo mencatatkan dua assist untuk dua gol Alexander Isak dalam kemenangan 2-0 atas Ipswich Town, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB, hanya beberapa hari setelah masa depannya sempat dikaitkan dengan Manchester City.

Gakpo menjadi salah satu pemain Liverpool yang paling banyak dibicarakan sepanjang bursa transfer musim panas.

Manchester City dikabarkan tertarik memboyong winger asal Belanda tersebut dengan tawaran sekitar USD115 juta, sementara Tottenham Hotspur juga disebut mengincarnya.

Namun, Liverpool memilih mempertahankan Gakpo di Anfield. Keputusan itu langsung mendapat pembenaran setelah Gakpo memainkan peran penting dalam kemenangan perdana The Reds musim ini.

Van Dijk Senang Gakpo Tetap di Anfield

Setelah pertandingan melawan Ipswich, Van Dijk kembali mengingatkan Cody Gakpo merupakan pemain penting bagi Liverpool.

Kapten The Reds itu bahkan sebelumnya sudah menyampaikan keyakinannya terhadap sang rekan setim sebelum bursa transfer ditutup.

“Ini sangat penting. Saya sudah mengatakannya sebelum bursa transfer ditutup, dia penting bagi kami,” ujar Van Dijk kepada Sky Sports seperti dilansir Liverpool Echo.

“Dia juga akan menjadi pemain penting bagi kami musim ini dan dia kembali menunjukkannya. Pekan lalu juga demikian, begitu pula selama beberapa tahun terakhir,” lanjutnya.

Pernyataan Van Dijk menunjukkan Liverpool memang tidak ingin kehilangan Gakpo.

Apalagi, pemain berusia 27 tahun itu telah menjadi bagian penting dari skuad dalam beberapa musim terakhir. Keputusan mempertahankannya kini terlihat semakin tepat.

Dua Assist Gakpo Antar Liverpool Menang

Gakpo tampil luar biasa ketika Liverpool menghadapi Ipswich di Portman Road. Winger asal Belanda itu memberikan assist untuk dua gol Alexander Isak, yang masing-masing tercipta dalam periode awal pertandingan.

Liverpool pun mampu mengamankan kemenangan 2-0. Kolaborasi Gakpo dan Isak menjadi salah satu cerita utama pertandingan.

Gakpo mampu menemukan ruang dan memberikan umpan yang tepat, sementara Isak menunjukkan ketajamannya dalam menyelesaikan peluang.

Kontribusi tersebut juga melanjutkan tren positif Gakpo.

Ia kini telah mencatatkan tiga assist dalam dua penampilan terakhirnya bersama Liverpool. Performa itu menunjukkan Gakpo bukan hanya mampu mencetak gol, tetapi juga dapat menjadi kreator penting di lini depan.

Sementara itu, dua gol Isak membuat sang striker telah mengoleksi tiga gol di Premier League musim ini. Menariknya, jumlah itu sudah menyamai total gol yang dicetaknya sepanjang musim lalu.

Gakpo: Kemenangan Ini Sangat Dibutuhkan

Gakpo tidak terlalu memikirkan kontribusi individunya. Setelah pertandingan, ia lebih menyoroti pentingnya Liverpool mendapatkan tiga poin.

“Ini pertandingan yang bagus bagi kami, meskipun ada beberapa hal yang harus kami perbaiki. Kemenangan ini sangat dibutuhkan. Saya senang kami mendapatkan tiga poin dengan performa yang ditunjukkan,” ujar Gakpo.

Kemenangan atas Ipswich memang memiliki arti penting bagi Liverpool. Sebelumnya, The Reds hanya mengumpulkan hasil imbang dalam dua pertandingan awal.

Kini, kemenangan tersebut membuat Liverpool mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan Premier League.

Lebih penting lagi, Liverpool berhasil mengatasi masalah start lambat yang sebelumnya menjadi sorotan.

Gakpo Jadi Aset Penting Jelang Liga Champions

Setelah mengamankan kemenangan pertama, Liverpool kini harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi Eropa.

The Reds akan menjalani pertandingan Liga Champions pertama musim ini dengan menjamu Atletico Madrid di Anfield pada Rabu mendatang.

Tiga hari kemudian, Liverpool kembali bermain di kandang untuk menghadapi Fulham di Premier League.

Padatnya jadwal membuat kedalaman skuad menjadi sangat penting. Dalam situasi tersebut, keberadaan Gakpo menjadi aset berharga bagi Liverpool.

Kemampuan bermain di beberapa posisi lini depan, ditambah kontribusinya dalam menciptakan peluang, membuat Gakpo menjadi salah satu pemain yang bisa diandalkan Andoni Iraola.

Manchester City mungkin sempat menginginkannya, tetapi Liverpool memilih mempertahankan Gakpo.

Setelah melihat kontribusi Gakpo dalam kemenangan atas Ipswich, Van Dijk kini punya alasan kuat untuk kembali menegaskan: mempertahankan sang pemain adalah keputusan yang tepat.

Man of the Match Betis vs Madrid: Alvaro Valles

Idnews.top – Real Madrid menelan kekalahan pertama di La Liga 2026-27 setelah takluk 0-1 dari Real Betis di La Cartuja, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Alvaro Valles menjadi aktor penting kemenangan tuan rumah setelah tampil gemilang sepanjang pertandingan.

Kiper Betis tersebut berkali-kali menggagalkan peluang Madrid ketika Los Blancos tampil agresif sejak awal laga. Puncak penampilannya terjadi pada masa tambahan waktu saat ia menepis penalti Kylian Mbappe.

Troy Parrott memang mencetak gol kemenangan pada menit ke-81, tetapi Valles memastikan keunggulan tersebut bertahan hingga peluit akhir. Serangkaian penyelamatan krusial membuat Betis mampu mengamankan tiga poin dari tekanan Madrid.

Valles Tahan Gempuran Madrid

Madrid langsung menguasai pertandingan dan memperoleh peluang berbahaya pada menit ke-11. Arda Guler mengirim sepak pojok ke area penalti yang disambut Dean Huijsen, tetapi Valles bereaksi cepat untuk mengamankan bola.

Empat menit kemudian, Madrid kembali hampir unggul melalui Vinicius Junior. Penyerang Brasil itu melepaskan tembakan dari sudut sempit setelah mendapat dukungan Mbappe, tetapi bola hanya membentur tiang.

Valles kembali bekerja keras menjelang turun minum ketika Jude Bellingham menyambut sepak pojok dengan sundulan keras. Kiper Betis itu mampu menepis bola, sementara Huijsen kemudian kembali mengancam lewat upaya yang membentur mistar.

Penalti Mbappe Jadi Ujian Terbesar

Madrid mulai kehilangan tekanan setelah jeda dan Betis perlahan tampil lebih nyaman. Jose Mourinho mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Bernardo Silva, Trent Alexander-Arnold, dan Yan Diomande pada menit ke-64.

Betis kemudian mendapatkan momentum setelah Troy Parrott masuk dari bangku cadangan. Penyerang tersebut mencetak gol pada menit ke-81 setelah menyambar bola muntah dari sundulan Nelson Deossa yang ditepis Thibaut Courtois.

Madrid berusaha mencari gol penyama kedudukan, tetapi peluang Carlos Espi pada menit ke-88 dianulir karena offside. Kesempatan emas kembali hadir pada masa tambahan waktu setelah Natan menjatuhkan Vinicius di dalam kotak penalti.

Mbappe maju sebagai eksekutor dengan peluang menyelamatkan Madrid dari kekalahan. Namun, Valles membaca arah tendangan tersebut dan melakukan penyelamatan luar biasa untuk mempertahankan keunggulan Betis.

Penyelamatan Terakhir Kunci Kemenangan

Tugas Valles belum selesai setelah menggagalkan penalti Mbappe. Pada menit ke-97, ia kembali melakukan penyelamatan penting dengan menepis sundulan Espi yang mengarah ke gawang.

Betis akhirnya mampu mempertahankan kemenangan 1-0 hingga pertandingan berakhir. Performa Valles menjadi fondasi utama keberhasilan tim Manuel Pellegrini bertahan dari tekanan Madrid.

Parrott layak mendapat kredit sebagai pencetak gol tunggal, tetapi Valles pantas membawa penghargaan Man of the Match. Tanpa rangkaian penyelamatannya, terutama saat menghadapi penalti Mbappe, Betis mungkin sudah tumbang.

LARISBOLA – Pertandingan Man City vs Coventry City pada pekan ke-3 Premier League 2026-27 akan tersaji di Etihad Stadium. Pertandingan Liga Inggris ini dijadwalkan kick-off Sabtu, 5 September 2026, jam 21.00 WIB, live streaming di Vidio.

Manchester City berbekal dua kemenangan atas Bournemouth dan Crystal Palace. Setelah susah payah menang 2-1 atas Bournemouth, mereka tampil jauh lebih meyakinkan saat menghajar Crystal Palace 4-1 lewat masing-masing dua gol Rayan Cherki dan Erling Haaland.

Maresca juga terlihat cepat menerapkan filosofi sepak bola berbasis penguasaan bola. Man City memimpin Premier League dalam jumlah operan sukses dengan 1.315 umpan, akurasi operan 90,9 persen, serta akurasi operan saat mendapat tekanan intens sebesar 85,8 persen.

Kembali bermain di Etihad Stadium turut menjadi keuntungan besar bagi Man City. Mereka hanya dua kali kalah dalam 20 pertandingan kandang terakhir di Premier League, dengan catatan 15 kemenangan dan tiga hasil imbang.

Catatan melawan tim promosi juga sangat kuat. Man City tidak terkalahkan dalam 30 pertemuan terakhir kontra klub promosi, dengan 27 kemenangan dan tiga hasil imbang.

Coventry datang dengan modal yang sangat berbeda. The Sky Blues belum meraih poin maupun mencetak gol dalam dua pertandingan pertama setelah menjadi juara Championship musim lalu.

Coventry kalah 0-3 dari Arsenal pada pekan pertama sebelum kembali tumbang 0-1 di kandang saat menghadapi Hull City. Frank Lampard kini hanya mencatat empat kemenangan dari 32 pertandingan Premier League terakhirnya sebagai pelatih.

Prediksi Starting XI Man City vs Coventry City

Man City masih kehilangan Jeremy Doku akibat cedera betis. Matheus Nunes juga diragukan tampil karena masalah otot sehingga Abdukodir Khusanov berpeluang kembali mengisi posisi bek kanan.

Enzo Fernandez berpotensi menjalani debut penuh setelah bergabung dengan Man City dengan nilai transfer 125 juta poundsterling. Ia akan bersaing dengan Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi untuk posisi di lini tengah.

Iliman Ndiaye juga tersedia setelah menjadi rekrutan pada Deadline Day. Namun, Maresca kemungkinan tetap mengandalkan Antoine Semenyo dan Phil Foden di sisi sayap, dengan Rayan Cherki bermain di belakang Haaland.

Haaland memiliki catatan impresif melawan tim promosi. Striker asal Norwegia itu telah mencetak 19 gol dalam 20 penampilan Premier League menghadapi klub yang baru naik kasta.

Di kubu Coventry, Haji Wright masih menepi karena cedera paha. Frank Onyeka dan Sidiki Cherif juga diragukan setelah absen saat kalah dari Hull.

Man City (4-2-3-1): Donnarumma; Khusanov, Dias, Guehi, Gvardiol; Anderson, Bouaddi; Foden, Cherki, Semenyo; Haaland

Pelatih: Enzo Maresca

Coventry City (5-3-2): Rushworth; Van Ewijk, Thomas, Pinnock, Amenda, Dasilva; Yirenkyi, Grimes, Rudoni; Mason-Clark, Awoniyi

Pelatih: Frank Lampard

KLIKBETS – Wasit muda Indonesia, Naufal Adya Fairuski, berstatus AFC Elite dan mulai memiliki jalur untuk memimpin pertandingan di level internasional.

Namun, Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menjelaskan bahwa perjalanan Naufal menuju Piala Dunia masih membutuhkan proses panjang.

Naufal saat ini masih berusia 26 tahun dan telah mengantongi pengalaman memimpin pertandingan di berbagai kejuaraan.

Berdasarkan data Transfermarkt, Naufal tercatat sudah memimpin 68 partai dengan catatan 227 kartu kuning, enam kartu kuning-merah, sembilan kartu merah, serta 27 penalti.

Kompetisi dengan jumlah kepemimpinan terbanyak bagi Naufal adalah BRI Super League. Dia tercatat sudah bertugas dalam 43 laga dengan mengeluarkan 163 kartu kuning, empat kartu kuning-merah, lima kartu merah, dan 17 penalti.

Pengalaman Lain

elain BRI Super League, Naufal juga memiliki pengalaman di Championship dengan total sebelas pertandingan sampai dengan musim lalu.

Pengalaman Naufal juga mencakup turnamen internasional dan levek usia. Dia tercatat pernah memimpin tiga uji coba, tiga Piala AFF U-17, dua Piala AFF U-19, serta dua Piala AFF U-23.

Di level kompetisi lainnya, Naufal pernah dipercaya memimpin Piala Presiden. Dia juga tercatat memimpin satu pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-17.

Meski sudah memiliki pengalaman tersebut, Ogawa menjelaskan bahwa status AFC Elite baru menjadi satu di antara tahapan dalam perjalanan Naufal menuju level yang lebih tinggi. Naufal terlebih dahulu harus mendapatkan kesempatan memimpin pertandingan resmi AFC atau FIFA.

“Sebenarnya, langkah demi langkah. Dia baru menjadi wasit AFC Elite, yang berarti dia bisa memimpin pertandingan resmi AFC atau FIFA terlebih dahulu,” ujar Ogawa setelah Refereeing Workshop for Media di Kantor I.League, Jakarta Selatan, pada Kamis (3/9/2026).

Beberapa Tingkatan

Ogawa menjelaskan bahwa terdapat beberapa tingkatan kompetisi yang harus dilalui Naufal sebelum dapat masuk dalam persaingan menuju Piala Dunia. Level tertinggi yang disebutnya adalah AFC Champions League (ACL) Elite.

“Ada beberapa tingkatan turnamen. Tingkatan tertingginya adalah ACL Elite. Setelah dia mulai memimpin pertandingan di ACL Elite dan menunjukkan performa yang baik, barulah dia menjadi kandidat untuk Piala Dunia,” kata Ogawa.

Dengan begitu, peluang Naufal untuk bertugas di Piala Dunia bukanlah sesuatu yang bisa dicapai dalam waktu dekat. Ogawa memperkirakan Naufal masih membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima tahun untuk menjalani seluruh tahapan yang diperlukan.

“Artinya, dia masih membutuhkan waktu tiga, empat, bahkan lima tahun lagi. Sebab, pertama-tama dia harus memimpin pertandingan di level terendah AFC,” tutur Ogawa.

Setelah mendapatkan kesempatan di level tersebut, Naufal dituntut menunjukkan performa yang konsisten agar dapat naik tingkatan.

Setiap Jenjang

Setiap jenjang menjadi bagian dari proses yang harus dilewati sebelum dirinya bisa mendapatkan kesempatan memimpin pertandingan di level tertinggi.

“Kemudian, dia harus menunjukkan performa yang bagus sebelum naik ke level berikutnya, lalu level berikutnya lagi, dan seterusnya. Karena itu, kita harus memberikan dukungan bukan hanya kepada Naufal, tetapi juga membantu perkembangan mereka ke depannya,” jelas Ogawa.

Ogawa memberikan penilaian positif terhadap potensi Naufal setelah melihat perkembangannya sebagai wasit muda. Dia menilai Naufal memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh dalam kariernya sebagai pengadil pertandingan.

“Ya, sebenarnya dia memiliki masa depan yang sangat bagus. Dia memiliki potensi yang sangat besar,” imbuh Ogawa.

Tim Lapis Kedua Real Madrid Berkualitas Tinggi

BolaIndonesia – Tim Lapis Kedua Real Madrid kembali menunjukkan kualitas mereka sebagai salah satu skuad pendukung terbaik di dunia. Bukan hanya mengandalkan deretan bintang di tim utama, Real Madrid juga memiliki kedalaman skuad yang luar biasa dengan pemain berkualitas di setiap posisi. Musim ini, Los Blancos memiliki tim lapis kedua yang kualitasnya nyaris setara dengan para pemain inti, membuat mereka mampu bersaing di berbagai kompetisi tanpa kehilangan performa.

Dengan jadwal padat di La Liga, Liga Champions, hingga turnamen domestik lainnya, kekuatan cadangan menjadi senjata utama yang membuat Real Madrid tetap kompetitif sepanjang musim.

Kedalaman Skuad Jadi Kunci Kesuksesan

Dalam sepak bola modern, memiliki sebelas pemain hebat saja tidak cukup. Tim besar membutuhkan kedalaman skuad agar tetap konsisten ketika badai cedera atau rotasi pemain terjadi.

Real Madrid memahami hal itu dengan sangat baik. Pelatih mampu melakukan pergantian pemain tanpa menurunkan kualitas permainan secara signifikan. Pemain seperti Arda Guler, Brahim Diaz, Endrick, hingga sejumlah talenta muda lainnya siap mengisi peran ketika para bintang utama diistirahatkan.

Situasi ini membuat Real Madrid memiliki keuntungan besar dibanding banyak klub Eropa lain yang sering kesulitan ketika pemain inti absen.

Tim Lapis Kedua Berkualitas Bintang

Yang menarik, para pemain pelapis Real Madrid bukan sekadar penghangat bangku cadangan. Banyak dari mereka sebenarnya layak menjadi starter di klub-klub besar Eropa.

Di lini depan, misalnya, terdapat pemain muda berbakat yang mampu memberikan energi baru dan kreativitas. Di lini tengah, stok gelandang Real Madrid sangat melimpah, mulai dari pemain berpengalaman hingga talenta muda yang siap berkembang.

Sementara di lini pertahanan, rotasi pemain berjalan mulus karena hampir semua bek memiliki kualitas yang merata. Inilah yang membuat Real Madrid mampu menjaga stabilitas permainan dalam berbagai situasi.

Kondisi tersebut juga menciptakan persaingan sehat di dalam tim. Setiap pemain harus bekerja keras untuk mendapatkan tempat di susunan utama, sehingga intensitas latihan tetap tinggi sepanjang musim.

Akademi Real Madrid Terus Melahirkan Talenta

Keberhasilan Real Madrid tidak lepas dari peran akademi mereka, La Fabrica. Akademi ini terus menghasilkan pemain muda berkualitas yang siap dipromosikan ke tim utama.

Beberapa pemain muda telah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi. Kehadiran para talenta akademi juga memberikan fleksibilitas bagi klub untuk menjaga regenerasi skuad tanpa harus selalu mengeluarkan dana besar di bursa transfer.

Strategi ini membuat Real Madrid tetap memiliki keseimbangan antara pemain bintang dan talenta muda.

Rotasi Jadi Senjata Utama

Musim panjang menuntut pelatih untuk melakukan rotasi secara cerdas. Real Madrid menjadi salah satu klub yang paling diuntungkan karena memiliki pemain cadangan berkualitas tinggi.

Ketika pemain inti beristirahat, tim tetap mampu tampil dominan. Bahkan dalam beberapa pertandingan, pemain lapis kedua mampu memberikan kejutan dan menjadi pembeda.

Kemampuan menjaga intensitas permainan sepanjang musim inilah yang membuat Real Madrid selalu menjadi kandidat juara di setiap kompetisi yang mereka ikuti.

Masa Depan Cerah Los Blancos

Real Madrid tidak hanya memikirkan kesuksesan saat ini, tetapi juga masa depan. Kombinasi antara pemain senior, bintang muda, dan produk akademi menciptakan fondasi yang sangat kuat.

Jika kondisi ini terus dipertahankan, Los Blancos berpotensi mendominasi sepak bola Eropa dalam beberapa tahun ke depan. Tim utama yang kuat ditambah tim lapis kedua berkualitas tinggi menjadikan Real Madrid sebagai klub yang sulit ditandingi oleh siapa pun.

Bagi para rival, menghadapi Real Madrid kini bukan hanya soal menghentikan pemain inti mereka, tetapi juga mengantisipasi ancaman dari para pemain pelapis yang memiliki kualitas hampir setara. Inilah kekuatan sesungguhnya dari Los Blancos.

Trent Alexander-Arnold Jawab Kritik

BolaIndonesia – Trent Alexander-Arnold mulai menunjukkan perkembangan positif bersama Real Madrid pada awal musim 2026/2027. Bek kanan asal Inggris tersebut perlahan menjawab berbagai keraguan yang selama ini melekat pada dirinya, terutama mengenai kemampuan bertahan.

Penampilan Trent ketika Real Madrid menang telak 4-0 atas Malaga menjadi salah satu bukti terbaru. Ia tidak hanya aktif membantu serangan, tetapi juga terlihat lebih agresif ketika tim kehilangan bola.

Trent Alexander-Arnold Mulai Menjawab Keraguan

Sejak bergabung dengan Real Madrid, Trent Alexander-Arnold memang tidak selalu mendapatkan tempat utama. Persaingan di posisi bek kanan menjadi semakin menarik setelah klub memiliki sejumlah opsi untuk posisi tersebut.

Situasi tersebut membuat Trent harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan pelatih Jose Mourinho.

Kesempatan menjadi starter saat menghadapi Malaga akhirnya dimanfaatkan dengan sangat baik. Trent tampil selama 90 menit dan memberikan kontribusi langsung dalam kemenangan besar Real Madrid.

Menurut data pertandingan, Trent mencatat 12 umpan silang dan membantu menciptakan gol Kylian Mbappe. Ia juga membuat empat intersep serta tampil aktif dalam fase bertahan.

Mitos Trent Lemah dalam Bertahan Mulai Terpatahkan

Salah satu kritik terbesar terhadap Trent Alexander-Arnold selama beberapa tahun terakhir adalah kemampuannya dalam bertahan.

Kemampuan mengirim umpan dan menciptakan peluang memang tidak pernah diragukan. Namun, sejumlah pengamat sering mempertanyakan konsentrasi dan kontribusinya ketika menghadapi serangan lawan.

Performa melawan Malaga memberikan gambaran berbeda.

Trent tidak hanya berdiri tinggi untuk membantu serangan. Ia juga berusaha terlibat dalam perebutan bola dan menjaga struktur pertahanan Real Madrid.

Hal tersebut menjadi perkembangan penting karena Real Madrid membutuhkan bek kanan yang mampu menjalankan dua tugas sekaligus: membantu serangan dan tetap disiplin ketika bertahan.

Peran Mourinho Bisa Menjadi Faktor Penting

Kehadiran Jose Mourinho juga berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan Trent.

Mourinho dikenal sebagai pelatih yang sangat memperhatikan organisasi pertahanan dan disiplin posisi. Karena itu, perubahan permainan Trent menjadi menarik untuk diamati sepanjang musim.

Alih-alih menghilangkan karakter menyerangnya, Mourinho tampaknya berusaha membuat Trent lebih seimbang.

Trent tetap diberikan kebebasan untuk mengirim umpan silang dan membantu membangun serangan. Namun, ia juga dituntut memahami kapan harus maju dan kapan harus menjaga posisi.

Pendekatan tersebut dapat membuat permainan Trent menjadi lebih komplet.

Statistik Awal Musim Mulai Berbicara

Data LaLiga menunjukkan Trent sudah tampil dalam dua pertandingan pada musim 2026/2027 dengan total sekitar 100 menit. Ia juga telah mencatat satu assist.

Dalam pertandingan melawan Malaga, kontribusinya bahkan lebih menonjol. Trent bermain penuh selama 90 menit dan memberikan assist untuk gol Mbappe.

Catatan tersebut tentu belum cukup untuk menyimpulkan bahwa semua kelemahannya sudah hilang. Namun, performa tersebut menjadi sinyal positif bagi pemain berusia 27 tahun tersebut.

Yang terpenting, Trent mulai menunjukkan bahwa dirinya bisa beradaptasi dengan tuntutan sepak bola Real Madrid.

Trent Punya Kesempatan Membungkam Kritik

Perjalanan Trent di Real Madrid masih panjang. Satu pertandingan bagus tentu belum menghapus seluruh kritik yang pernah muncul.

Namun, performa melawan Malaga memberikan modal penting untuk membangun kepercayaan diri.

Jika mampu mempertahankan konsistensi, Trent berpeluang mengubah pandangan banyak orang mengenai permainannya.

Ia tidak harus meninggalkan kemampuan menyerangnya untuk menjadi bek yang lebih baik. Sebaliknya, tantangannya adalah menggabungkan kreativitas, kualitas umpan, dan kemampuan bertahan dalam satu paket permainan.

Persaingan Bek Kanan Real Madrid Makin Menarik

Persaingan untuk posisi bek kanan juga akan menjadi salah satu cerita menarik di Real Madrid musim ini.

Trent harus terus membuktikan dirinya di tengah persaingan dengan pemain lain. Setiap kesempatan bermain akan menjadi ajang untuk menunjukkan bahwa ia layak mendapatkan kepercayaan lebih besar.

Kemenangan 4-0 atas Malaga menjadi langkah awal yang menjanjikan.

Kesimpulan

Trent Alexander-Arnold perlahan mulai mematahkan mitos tentang dirinya. Penampilannya bersama Real Madrid menunjukkan bahwa ia bukan sekadar bek yang memiliki kemampuan luar biasa ketika menyerang.

Performa melawan Malaga memperlihatkan sisi lain dari permainannya. Trent mampu bekerja lebih keras dalam bertahan sekaligus tetap memberikan ancaman dari sisi kanan.

Musim 2026/2027 masih sangat panjang. Jika perkembangan ini terus berlanjut, Trent Alexander-Arnold memiliki peluang besar untuk membuktikan bahwa kritik terhadap kemampuan bertahannya tidak sepenuhnya menggambarkan kualitas dirinya.

BOLADONESIA – Dusan Vlahovic mengaku sudah terbiasa menghadapi ekspektasi tinggi sepanjang kariernya. Vlahovic pun tidak gentar dengan tuntutan besar yang menyertainya setelah bergabung dengan Besiktas pada musim panas ini.

Vlahovic didatangkan Besiktsa secara cuma-cuma setelah kontraknya bersama Juventus usai. Penyerang berpaspor Serbia itu dituntut menjadi mesin gol tim berjuluk The Black Eagles sekaligus mempersembahkan gelar juara Liga Super Turki.

“Memang ada tekanan, tetapi saya sudah terbiasa menghadapinya sejak masih muda. Orang-orang selalu mengharapkan yang terbaik dari saya,” ujar Vlahovic dilansir Football5Star dari laman Tuttomercatoweb.

“Saya harus bekerja keras, mendengarkan pelatih, mendedikasikan diri untuk tim, dan memberikan kontribusi di lapangan. Tim selalu menjadi yang utama,” lanjutnya.

Dusan Vlahovic Ingin Patahkan Dominasi Galatasaray

Vlahovic juga sudah menetapkan target bersama Besiktas pada musim pertamanya. Ia ingin membantu The Black Eagles memutus dominasi Galatasaray dan menutup musim 2026-27 sebagai juara Liga Super Turki.

“Saya selalu punya ambisi besar dan selalu membidik target terpenting. Tidak akan mudah karena ada Galatasaray, Fenerbahce, dan Trabzonspor.”

“Tetapi kami juga merupakan salah satu kandidat utama. Target saya adalah memenangkan liga bersama Besiktas,” tuntas penyerang berusia 26 tahun itu.

Vlahovic mengawali kiprahnya di Turki dengan cara terbaik. Ia telah berhasil menciptakan tiga gol dalam dua penampilan bersama The Black Eagles.

BolaIndonesia – Liverpool resmi mengumumkan daftar skuad untuk menghadapi fase liga Liga Champions 2026/27. Kejutan terjadi karena Federico Chiesa dan Wataru Endo tidak masuk dalam 25 pemain yang didaftarkan The Reds untuk kompetisi Eropa musim ini.

Keputusan tersebut menjadi salah satu sorotan utama setelah Liverpool menyerahkan daftar pemain kepada UEFA. Sebanyak 36 klub telah mengonfirmasi skuad mereka untuk fase liga Liga Champions yang dijadwalkan mulai bergulir pada 8 September 2026.

Chiesa Kembali Tak Masuk Skuad Liga Champions

Federico Chiesa menjadi nama paling mengejutkan dari daftar pemain yang tidak didaftarkan. Penyerang asal Italia tersebut sebenarnya masih tercantum dalam skuad Liverpool untuk Premier League 2026/27.

Namun, situasi berbeda terjadi di Liga Champions. Chiesa kembali harus melewatkan fase liga kompetisi Eropa setelah sebelumnya juga sempat tidak masuk daftar pada musim lalu. Pada musim lalu, ia kemudian mendapatkan tempat setelah Giovanni Leoni mengalami cedera lutut serius.

Musim ini, Chiesa juga sedang dalam proses pemulihan cedera yang dialaminya pada pramusim. Liverpool memperkirakan sang pemain baru bisa kembali menjalani latihan bersama tim sekitar jeda internasional September.

Kondisi tersebut turut memengaruhi keputusan Liverpool dalam menyusun komposisi pemain untuk fase awal Liga Champions.

Wataru Endo Juga Dicoret

Selain Chiesa, nama Wataru Endo juga tidak terdapat dalam daftar 25 pemain Liverpool untuk fase liga.

Gelandang asal Jepang itu sebenarnya masih menjadi bagian dari skuad utama Liverpool. Dalam daftar Premier League yang didaftarkan klub, Endo tetap tercantum bersama Chiesa, menunjukkan bahwa keduanya tidak dicoret dari skuad utama The Reds secara keseluruhan.

Keputusan untuk tidak memasukkan Endo lebih berkaitan dengan kebutuhan komposisi skuad dan aturan pendaftaran UEFA. Liverpool harus memilih pemain secara terbatas sehingga tidak semua pemain senior dapat masuk ke dalam daftar utama.

Daftar Lengkap Skuad Liverpool di Liga Champions

Berikut 25 pemain Liverpool yang didaftarkan untuk fase liga Liga Champions 2026/27:

Kiper:

  • Alisson Becker
  • Giorgi Mamardashvili
  • Freddie Woodman
  • Vitezslav Jaros

Bek:

  • Joe Gomez
  • Virgil van Dijk
  • Jeremy Jacquet
  • Milos Kerkez
  • Conor Bradley
  • Giovanni Leoni
  • Kostas Tsimikas
  • Jeremie Frimpong
  • Ronald Araujo
  • Luke Chambers
  • Isaac Mabaya

Gelandang:

  • Florian Wirtz
  • Dominik Szoboszlai
  • Alexis Mac Allister
  • Victor Munoz
  • Ryan Gravenberch
  • James McConnell

Penyerang:

  • Alexander Isak
  • Cody Gakpo
  • Hugo Ekitike
  • Bradley Barcola

Daftar tersebut menunjukkan Liverpool memasukkan sejumlah pemain yang masih mengalami masalah kebugaran. Hugo Ekitike, misalnya, masih mengalami cedera panjang, sementara Giovanni Leoni juga tengah menjalani proses pemulihan. Liverpool menyebut Conor Bradley dan Ekitike masih berada dalam daftar pemain cedera.

Liverpool Punya Opsi Mengubah Skuad

Meski Chiesa dan Endo tidak masuk untuk fase liga, situasi tersebut belum tentu menjadi akhir perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.

Aturan kompetisi memberikan ruang perubahan skuad pada fase berikutnya. Karena itu, perkembangan cedera dan kebutuhan tim dapat membuat komposisi pemain Liverpool berubah apabila The Reds melaju ke babak gugur.

Bagi Chiesa, keputusan ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Sang pemain harus kembali menunjukkan kebugaran dan performa terbaiknya jika ingin mendapatkan kembali tempat dalam rencana Liverpool.

Sementara bagi Endo, persaingan di lini tengah juga semakin ketat setelah kedatangan sejumlah pemain baru dan meningkatnya peran pemain seperti Florian Wirtz, Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, serta Ryan Gravenberch.

Fokus Liverpool Menuju Liga Champions

Dengan daftar pemain yang sudah diserahkan, Liverpool kini dapat memusatkan perhatian pada perjalanan mereka di Liga Champions 2026/27. Kompetisi fase liga akan menjadi ujian penting bagi skuad baru The Reds setelah aktivitas besar klub pada bursa transfer musim panas.

Kehadiran nama-nama seperti Alexander Isak, Bradley Barcola dan Florian Wirtz membuat Liverpool memiliki banyak opsi di lini depan dan lini tengah. Namun, absennya Chiesa serta Endo menjadi salah satu keputusan yang paling banyak diperbincangkan menjelang dimulainya kompetisi.

Kini perhatian tertuju kepada performa Liverpool di atas lapangan. Dengan skuad yang telah didaftarkan, The Reds akan berusaha mengamankan posisi terbaik di fase liga sekaligus memburu tiket menuju babak gugur Liga Champions.