23 Oktober 2026

BolaIndonesia – Barcelona vs Valencia berakhir dengan kemenangan telak 5-0 untuk Blaugrana. Tim asuhan Hansi Flick tampil dominan sejak awal pertandingan dan mampu mengendalikan jalannya laga hingga peluit akhir.

Barcelona Tampil Dominan dan Mengontrol Jalannya Pertandingan

Kemenangan telak tersebut menunjukkan bagaimana Barcelona mampu menjaga intensitas permainan sejak awal hingga akhir laga.

Sejak menit awal, Barcelona langsung mengambil kendali permainan. Sirkulasi bola yang cepat membuat Valencia kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bertahan di area sendiri.

Saat kehilangan bola, para pemain Barcelona segera melakukan pressing untuk menghambat upaya Valencia membangun serangan.

Tekanan yang konsisten membuat Valencia kesulitan mengembangkan permainan. Barcelona kemudian memanfaatkan ruang yang terbuka untuk terus menciptakan peluang di depan gawang.

Setelah unggul, Barcelona semakin leluasa menjalankan skema permainan yang diterapkan Hansi Flick. Intensitas serangan tetap terjaga meski tim sudah berada dalam posisi nyaman.

Lini Serang Barcelona Jadi Kunci Kemenangan 5-0

Efektivitas lini depan menjadi salah satu faktor utama di balik kemenangan Barcelona. Para penyerang mampu memanfaatkan peluang dan membuat pertahanan Valencia terus berada dalam tekanan.

Pergerakan para pemain depan Barcelona juga membuat lini belakang Valencia kewalahan. Mereka tidak hanya mengandalkan serangan dari satu sisi, tetapi mampu membangun tekanan melalui berbagai area lapangan.

Memasuki sepertiga akhir lapangan, Barcelona semakin sering menemukan celah di pertahanan Valencia. Pergerakan tanpa bola dan kombinasi umpan cepat membuat lini belakang lawan kesulitan menjaga jarak antarpemain.

Performa lini depan menjadi salah satu kunci kemenangan Barcelona Valencia atas lawannya.

Hansi Flick Puas dengan Performa Barcelona

Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Hansi Flick. Performa para pemain menunjukkan bahwa instruksi yang diberikan mampu diterapkan dengan baik sepanjang pertandingan.

Pendekatan Flick terlihat dari intensitas pressing dan kecepatan Barcelona saat berpindah dari bertahan ke menyerang. Saat menghadapi Valencia, sejumlah aspek tersebut terlihat berjalan dengan baik.

Yang membuat kemenangan ini semakin penting adalah konsistensi permainan. Barcelona tidak sekadar menang tipis, tetapi mampu mencetak lima gol tanpa kebobolan.

Bagi seorang pelatih, hasil seperti ini tentu memberikan kepercayaan diri tambahan. Flick kini memiliki alasan untuk semakin yakin dengan kualitas skuad yang dimilikinya.

Kemenangan Barcelona atas Valencia Jadi Sinyal untuk Rival

Skor 5-0 juga memberikan pesan kuat kepada para pesaing Barcelona di La Liga. Performa seperti ini menunjukkan bahwa tim masih mampu menjaga momentum ketika persaingan memasuki fase penting.

Performa seperti ini tentu akan meningkatkan ekspektasi terhadap Barcelona. Jika konsistensi dapat dipertahankan, mereka berpotensi menjadi salah satu tim yang sangat sulit dihentikan sepanjang musim.

Selain hasil akhir, cara Barcelona memenangkan pertandingan juga menjadi perhatian. Mereka terlihat agresif, percaya diri, dan mampu mengontrol pertandingan dalam waktu yang panjang.

Kemenangan atas Valencia Bawa Momentum Penting bagi Barcelona

Tambahan tiga poin ini menjadi modal penting bagi Barcelona untuk melanjutkan persaingan di La Liga. Selain memperbaiki posisi mereka, kemenangan besar tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan diri tim.

Para pemain tentu akan semakin percaya diri setelah mampu mencetak lima gol dalam satu pertandingan. Sementara itu, Hansi Flick bisa menggunakan kemenangan tersebut sebagai bahan evaluasi sekaligus modal menghadapi pertandingan berikutnya.

Barcelona selanjutnya akan berusaha mempertahankan performa positif ini. Tantangan berikutnya tentu membutuhkan konsentrasi yang sama karena perjalanan panjang La Liga masih menunggu.

Hasil Barcelona Valencia ini menjadi modal penting bagi Blaugrana untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Kesimpulan

Barcelona menutup pertandingan dengan kemenangan 5-0 setelah tampil dominan sejak menit awal. Permainan agresif, pressing yang konsisten, serta efektivitas di depan gawang menjadi faktor utama keberhasilan mereka.

Bagi Hansi Flick, hasil ini menjadi modal penting untuk menjaga konsistensi Barcelona pada pertandingan selanjutnya.

Bagi Hansi Flick, kemenangan besar ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat berharga. Barcelona kini terlihat semakin siap menghadapi persaingan ketat di La Liga.

Jika konsistensi ini terus dipertahankan, Barcelona memiliki peluang untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

KLIKBETS – Erling Haaland memang mencetak gol kemenangan Manchester City atas Coventry City. Namun, striker asal Norwegia itu justru meninggalkan lapangan dengan perasaan tidak sepenuhnya puas.

Haaland mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 yang diraih Manchester City pada Sabtu (5/9/2026) sore.

Hasil tersebut membuat The Blues mempertahankan start sempurna di Premier League bersama Enzo Maresca.

Haaland sebenarnya sempat dibuat frustrasi oleh penampilan Coventry yang mampu bertahan dengan cukup baik.

Penyerang berusia 26 tahun itu mendapatkan sejumlah peluang, tetapi beberapa di antaranya berhasil digagalkan.

Setelah dua kali gagal memaksimalkan kesempatan, Haaland akhirnya memecah kebuntuan melalui sundulan keras.

Ia menyambut umpan silang Antoine Semenyo yang dikirimkan dari area yang cukup dalam dan mengarahkannya ke gawang Coventry.

Gol tersebut menjadi gol ketiga Haaland pada kampanye Premier League musim ini.

Man City kemudian terus memberikan tekanan untuk mencari gol kedua. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat keunggulan satu gol bertahan hingga pertandingan berakhir.

Coventry bahkan hampir menghukum City ketika Ellis Simms memperoleh peluang emas dari jarak dekat.

Beruntung bagi tuan rumah, Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan gemilang untuk mempertahankan keunggulan Man City.

Tetap Kesal meski Berhasil Bawa Man City Menang

Alih-alih merayakan kemenangan dengan penuh kepuasan, Haaland justru terlihat frustrasi setelah pertandingan.

Ketika ditanya mengenai perasaannya oleh ViaPlay, Haaland mengakui dirinya masih kesal karena merasa seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

“Ya, sedikit frustrasi. Saya seharusnya bisa mencetak beberapa gol lagi dan memastikan pertandingan berakhir lebih cepat. Jadi, saya sedikit kesal kepada diri sendiri,” ujar Haaland.

Meski demikian, Haaland merasa dirinya mulai kembali menemukan performa terbaik setelah membutuhkan beberapa pertandingan untuk mendapatkan ritme permainan.

“Saya membutuhkan beberapa pertandingan untuk masuk ke dalamnya. Sekarang saya sudah mendapatkannya, jadi saya mulai menemukan ritme,” katanya.

Haaland Bersiap Hadapi Jadwal Padat

Manchester City kini harus segera mengalihkan fokus karena jadwal pertandingan yang sangat padat sudah menanti.

Man City akan kembali bermain pada Selasa, kemudian menghadapi pertandingan lainnya pada Rabu dan Minggu. Sebelum jeda internasional, mereka bahkan dijadwalkan menjalani empat pertandingan.

Haaland menyadari musim ini akan menjadi periode yang sangat melelahkan, terutama dengan banyaknya pertandingan dan perjalanan yang harus dilakukan.

“Ini akan sangat melelahkan tahun ini, bisa dibilang begitu, dengan semua pertandingan dan perjalanan,” ungkapnya.

Setelah menjalani musim panas yang diwarnai agenda Piala Dunia, Haaland kini berharap kondisi fisik dan performanya terus meningkat seiring berjalannya musim.

Haaland Puji Rekrutan Baru Manchester City

Haaland juga memberikan apresiasi terhadap aktivitas Manchester City di bursa transfer musim panas.

Man City melakukan perubahan besar dalam komposisi skuad dan kembali mendatangkan sejumlah pemain anyar.

Enzo Fernandez dan Iliman Ndiaye bahkan menjalani debut mereka saat menghadapi Coventry. Kehadiran pemain-pemain baru itu menambah kedalaman skuad yang dimiliki Maresca.

Haaland mengakui City masih berada dalam fase pembangunan kembali, terutama jika dibandingkan dengan Arsenal yang telah bermain bersama dalam waktu lebih lama.

“Arsenal sudah bermain bersama dalam waktu yang lama dan membangun tim ini selama periode yang lebih panjang, sedikit seperti City ketika saya pertama kali bergabung. Kami masih dalam fase pembangunan kembali,” ujar Haaland.

Namun, ia menilai aktivitas transfer Man City sudah berjalan sangat baik.

“Jendela transfernya fantastis, saya harus mengatakannya. Selamat kepada klub dan semua orang di dalamnya,” kata Haaland.

Menurutnya, Man City bukan hanya mendatangkan pemain-pemain berkualitas, tetapi juga sosok yang mampu beradaptasi dengan baik di dalam ruang ganti.

“Pertama dan terutama, mereka mendatangkan pesepak bola fantastis, tapi juga orang-orang hebat yang sangat cocok dengan tim. Selamat untuk seluruh klub, terutama Khaldoon Al Mubarak,” tuturnya.

Kini, Haaland dan Manchester City harus segera bersiap menghadapi tantangan berikutnya. The Blues akan memulai kiprah mereka di Liga Champions pada Selasa malam dengan bertandang ke markas Porto.

Persaingan di Premier League

LARISBOLA – Laga grande partita antara Juventus vs AC Milan berakhir tanpa pemenang. Kedua tim harus berbagi poin setelah laga berakhir dengan skor imbang 1-1.

AC Milan unggul terlebih dahulu berkat gol Alphadjo Cisse, namun Federico Gatti berhasil menyelamatkan Juventus dari kekalahan berkat golnya di penghujung laga.

Berkat hasil ini, Juventus turun ke peringkat kelima dengan raihan tujuh poin, sementara AC Milan juga turun ke peringkat empat dengan raihan tujuh poin.

Babak Pertama

Pertandingan yang digelar di Allianz Stadium ini berlangsung dengan tempo sedang. Kedua tim sama-sama masih berhati-hati dalam membangun serangan.

Peluang pertama di laga ini lahir dari tembakan jarak jauh Nico Gonzalez, namun bola masih mengarah tepat ke pelukan Maignan.

Seiring berjalannya laga, Juventus mulai mengendalikan jalannya pertandingan. Mereka mulai dominan dalam penguasaan bola namun Milan mampu memberikan perlawanan yang sengit.

Beberapa menit kemudian, Conceicao mengancam gawang Milan dengan tembakannya, namun Maignan lagi-lagi mampu mengggagalkan peluang tersebut.

Maignan kembali dipaksa membuat penyelamatan di menit ke-38 untuk menghentikan peluang dari Conceicao yang mendapatkan umpan terukur dari Douglas Luiz.

Hingga babak pertama berakhir, Juventus masih memegang kendali atas jalannya pertandingan namun skor 0-0 tetap bertahan untuk kedua tim.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan masih tidak banyak berubah. Juventus masih memegang kendali atas jalannya pertandingna.

10 menit pasca babak kedua dimulai, Si Nyonya Tua nyaris membuka keunggulan di laga ini andai tembakan roket Conceicao tidak mengenai tiang gawang Rossoneri.

AC Milan yang terus diserang justru menjadi tim yang memecahkan kebuntuan di menit ke-69. Berawal dari skema serangan balik, Chukwueze berhasil memberikan umpan terukur yang diselesaikan Cisse menjadi gol. Tim tamu unggul 0-1 di laga ini.

Gol tersebut membuat Milan semakin percaya diri dalam menyerang. Sementara Juventus yang tertinggal mulai menggenjot serangan mereka untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Usaha Juventus itu membuahkan hasil di masa injury time. Umpan silang Teun Koopmeiners berhasil disambut dengan tandukan Federico Gatti yang sukses membobol gawang Milan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain Kedua Tim

Juventus (4-2-3-1): Vicario; Celik, Lucumi, Bremer, Kalulu; Luiz, Locatelli; Alajbegovic, Gonzalez, Conceicao; Kolo Muani

Pelatih: Luciano Spalletti

AC Milan (3-4-2-1): Maignan; Pavlovic, De Winter, Gila; Estupinan, Musah, Modric, Moreira; Saelemaekers, Rabiot; Ramos

Pelatih: Ruben Amorim

Statistik Pertandingan

Juventus – AC Milan
Goal: 1-1
Total SHots: 13-3
Shots on TargetL 6-1
Posession: 50%-50%
Fouls: 10-11
Offsides: 5-1

Idnews.top – Manajer Juventus, Luciano Spalletti senang melihat timnya mampu comeback lawan AC Milan baru-baru ini. Ia menilai skuad Bianconeri benar-benar bekerja keras sehingga mereka mampu selamat dari kekalahan tersebut.

Dini hari tadi, Juventus menggelar giornata ketiga Serie A 2026/2027 di Allianz Stadium Turin. Mereka menjamu rival abadi mereka, AC Milan untuk berebut tiga poin di laga ini.

Juventus yang tampil lebih dominan sejak awal laga justru kebobolan terlebih dahulu berkat gol Alphadjo Cisse. Namun Bianconeri tidak menyerah begitu saja dan mereka berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Federico Gatti di masa injury time.

Spalletti lega melihat timnya yang terhindar dari kekalahan di pertandingan ini. “Tim ini punya kekuatan untuk terus menekan, karena kami tidak layak tertinggal di pertandingan tadi,” ujar Spalletti di DAZN.

Tunjukkan Semangat Pantang Menyerah

Menurut Spalletti, gol Cisse di pertengahan babak kedua itu cukup jadi tamparan bagi timnya. Pasalnya Juventus ia nilai mengontrol jalannya laga sejak awal.

Namun ia puas melihat bahwa timnya tidak patah arang meski tertinggal lebih dahulu. Bianconeri terus menekan dan mereka akhirnya mampu terhindar dari kekalahan.

“Kami menunjukkan determinasi yang kuat sepanjang pertandingan tadi. Kami terus mencoba dengan semangat yang sama, dan kami menuai hasilnya dengan gol penyama kedudukan tersebut,” sambung Spalletti.

Modal Berharga

Menurut Spalletti, mentalitas yang ditunjukkan Juventus saat melawan AC Milan itu bakal menjadi modal yang berharga bagi mereka untuk mengarungi sisa musim 2026/2027 ini.

“Milan adalah tim yang hebat dan kita tidak bisa menyangkal itu. Kami juga bisa menjadi tim yang hebat juga jika kita melihat apa yang kami lakukan hari ini,” sambung Spalletti.

“Jadi saya ingin berterima kasih kepada para pemain saya atas apa yang mereka tunjukkan hari ini dan saya menaruh kepercayaan saya kepada mereka,” pungkas sang manajer.
Laga Berikutnya

Juventus bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan pada akhir pekan ini.

Rossoneri dijadwalkan akan berhadapan dengan Sassuolo di giornata keempat Serie A nanti dan mereka bertekad meraih tiga poin di kandang lawan.

BolaIndonesia – Arsenal kembali menunjukkan mental juara setelah mengalahkan Chelsea 2-1 dalam lanjutan Premier League 2026/2027. Bermain di Emirates Stadium, Minggu (6/9/2026), The Gunners sempat tertinggal lebih dahulu sebelum membalikkan keadaan melalui Kai Havertz dan Martin Odegaard.

Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa Arsenal tidak hanya memiliki kualitas individu, tetapi juga mental kuat untuk menghadapi pertandingan besar. Hasil ini sekaligus membuat pasukan Mikel Arteta menjaga rekor sempurna dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan awal liga. Arsenal kini mengoleksi sembilan poin dan berada di papan atas bersama Manchester City.

Chelsea Mengejutkan Arsenal di Awal Laga

Pertandingan berjalan panas sejak menit pertama. Chelsea bahkan mampu membuat publik Emirates terdiam ketika Morgan Rogers mencetak gol pembuka hanya 77 detik setelah pertandingan dimulai.

Gol tersebut berawal dari situasi bola mati yang gagal diamankan Arsenal. Bola kemudian jatuh kepada Rogers yang melepaskan tembakan first-time dari luar kotak penalti. Sepakannya mengecoh David Raya dan membuat Chelsea unggul 1-0.

Namun, Arsenal tidak kehilangan kendali. Tim tuan rumah langsung meningkatkan tekanan dan mulai menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Intensitas permainan The Gunners membuat Chelsea kesulitan mempertahankan keunggulan.

Havertz Samakan Kedudukan

Tekanan Arsenal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-25. Kai Havertz menjadi pemain yang membawa tuan rumah kembali ke pertandingan.

Gol tersebut terasa spesial karena Havertz menghadapi mantan klubnya. Penyerang asal Jerman itu memanfaatkan peluang dengan baik untuk membuat skor berubah menjadi 1-1.

Havertz kemudian kembali memainkan peran penting setelah turun minum. Pergerakannya membuka ruang bagi Martin Odegaard untuk mencetak gol kedua Arsenal.

Odegaard Jadi Penentu Kemenangan

Arsenal akhirnya berbalik unggul pada menit ke-50. Martin Odegaard menyelesaikan sebuah rangkaian serangan apik setelah mendapatkan ruang di dalam kotak penalti.

Sang kapten menunjukkan ketenangan dan kualitas finishing untuk membawa Arsenal unggul 2-1. Gol tersebut menjadi pukulan bagi Chelsea sekaligus membuat Emirates Stadium kembali bergemuruh.

Chelsea masih berusaha mencari gol penyeimbang hingga pertandingan berakhir. The Blues bahkan memiliki peluang untuk mencetak gol kedua, tetapi David Raya tampil penting dengan penyelamatan pada fase akhir pertandingan.

Arteta Puas dengan Mental Arsenal

Mikel Arteta mengaku sangat puas melihat respons anak asuhnya setelah tertinggal cepat. Bagi sang manajer, kemenangan atas Chelsea menunjukkan perkembangan positif Arsenal.

Arteta bahkan menilai timnya memiliki potensi untuk tampil lebih baik dibandingkan musim lalu. Ia menyebut performa Arsenal dalam pertandingan tersebut sebagai penampilan yang sangat istimewa, terutama karena tim mampu memberikan respons setelah mengalami situasi sulit di awal pertandingan.

Kemenangan ini juga memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Arteta. Arsenal bukan hanya mampu mengalahkan tim besar, tetapi melakukannya setelah tertinggal dan berada dalam tekanan sejak awal.

Arsenal Tunjukkan Mental Calon Juara

Keberhasilan mengalahkan Chelsea membuat Arsenal semakin percaya diri dalam mempertahankan gelar Premier League. Setelah menang atas Coventry City dan Aston Villa, kemenangan atas Chelsea menjadi ujian terbesar mereka sejauh ini.

Arteta kini memiliki alasan semakin optimistis terhadap skuadnya. Performa Martin Odegaard, Kai Havertz, Bukayo Saka, Declan Rice dan para pemain lainnya memberikan banyak opsi dalam membangun permainan.

Khusus Odegaard, performanya menjadi salah satu kabar paling positif. Sang kapten tampil menentukan dan menunjukkan pengaruh besar dalam permainan Arsenal. Arteta juga menilai kondisi kepercayaan diri Odegaard berada pada level yang sangat tinggi.

Chelsea Harus Segera Berbenah

Di sisi lain, kekalahan dari Arsenal menjadi hasil mengecewakan bagi Chelsea. Pasukan Xabi Alonso sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit, tetapi masalah pertahanan kembali terlihat ketika Arsenal mampu membalikkan keadaan.

Chelsea masih memiliki kualitas untuk bersaing di papan atas, tetapi kekalahan ini menunjukkan bahwa mereka harus lebih konsisten ketika menghadapi tim elite.

Arsenal, sementara itu, mendapatkan suntikan kepercayaan diri besar. Dengan tiga kemenangan beruntun, The Gunners menunjukkan bahwa mereka siap kembali menjadi salah satu kekuatan utama dalam perburuan gelar Premier League musim ini.

Kemenangan 2-1 atas Chelsea bukan sekadar tambahan tiga poin. Bagi Arteta, laga tersebut menjadi sinyal bahwa skuad Arsenal memiliki mental, kualitas, dan kedalaman yang dibutuhkan untuk menghadapi perjalanan panjang musim 2026/2027.

Idnews.top – Arsenal menunjukkan mentalitas juara mereka di pertandingan pekan ketiga EPL 2026/2027. The Gunners mampu comeback melawan rival sekota mereka, Arsenal usai tertinggal lebih dahulu.

Pertandingan yang digelar di Emirates Stadium itu berlangsung sengit. Baru dua menit laga berjalan, Chelsea berhasil membungkam publik tuan rumah berkat gol dari Morgan Rogers.

Arsenal tidak menyerah begitu saja. Mereka tampil menekan dan akhirnya bisa membalikkan kedudukan menjadi 2-1 dan meraih tiga poin berharga di pertandingan ini.

Di laga ini ada beberapa pemain Arsenal yang tampil menonjol dan beberapa lainnya tidak tampil dengan maksimal. Simak rapor dari para pemain Arsenal saat menghadapi Chelsea di bawah ini.

Kiper

David Raya – 6

Kiper Arsenal tidak mampu berbuat banyak untuk mengantisipasi penyelesaian akhir Rogers yang berkualitas. Namun, ia cukup nyaman mengatasi peluang-peluang lain yang mengarah ke gawangnya. Raya juga melakukan penyelamatan gemilang dari tembakan Estevao pada menit-menit akhir.

Bek

Ben White – 6

Tampil cukup rapi ketika menguasai bola. Namun, kontribusinya di kedua sisi lapangan tidak terlalu menonjol.

Gabriel Magalhaes – 7

Sesekali kalah bersinar dibandingkan Konsa, tetapi secara keseluruhan Gabriel tetap menunjukkan penampilan yang efektif di lini belakang Arsenal.

Ezri Konsa – 7

Menjalani penampilan sebagai starter untuk pertama kalinya bersama Arsenal. Konsa tampil solid dengan memenangkan duel lebih banyak dibandingkan bek lainnya. Ia juga menjadi salah satu pemain dengan jumlah penguasaan bola yang berhasil direbut terbanyak pada babak pertama.

Riccardo Calafiori – 7

Aktif melakukan pergerakan overlap dari dalam dan kerap memberikan ancaman bagi pertahanan lawan. Bek asal Italia itu juga berperan penting dalam menciptakan masalah bagi Chelsea melalui situasi bola mati.

Gelandang

Myles Lewis-Skelly – 6

Melepaskan tembakan buruk yang melebar dari tepi kotak penalti pada akhir babak pertama. Ia juga sempat kehilangan bola di area berbahaya. Meski demikian, Lewis-Skelly tetap tampil kompetitif dalam pertarungan di lini tengah.

Declan Rice – 6

Menjadi bagian penting dalam duel sengit di lini tengah. Rice juga memberikan kontribusi yang cukup baik, baik ketika Arsenal menguasai bola maupun saat bertahan.

Martin Odegaard – 8

Membawa Arsenal unggul pada awal babak kedua lewat penyelesaian yang tenang. Kapten Arsenal itu juga tampil impresif dalam memberikan umpan, baik dari situasi permainan terbuka maupun bola mati.

Penyerang

Bukayo Saka – 8

Menjadi ancaman konstan bagi Chelsea melalui situasi bola mati dan beberapa kali berhasil mendapatkan tendangan bebas di posisi berbahaya. Saka juga memiliki peluang bagus pada babak kedua, tetapi tembakannya masih mampu diselamatkan.

Kai Havertz – 7

Sempat menyia-nyiakan peluang menembak pada menit ke-23, tetapi langsung menebus kesalahannya dua menit kemudian. Havertz memotong ke dalam sebelum melepaskan tembakan yang menghasilkan gol. Ia juga berperan dalam terciptanya gol Odegaard dan kembali memberikan ancaman lewat situasi bola mati.

Christos Tzolis – 7

Tampil baik dari sisi kiri dan menjadi salah satu outlet utama Arsenal ketika melakukan serangan balik setelah Chelsea menguasai bola. Pergerakannya cukup efektif untuk membantu The Gunners keluar dari tekanan.

Pemain Pengganti

Martin Zubimendi – 7

Masuk pada menit ke-67 menggantikan Lewis-Skelly dan langsung memberikan kontribusi positif. Zubimendi menunjukkan kualitas umpan yang baik, mampu melepaskan beberapa tembakan berbahaya, serta membantu memutus serangan lawan.

Piero Hincapie – 6

Masuk pada menit ke-67 menggantikan Calafiori. Ia tidak menonhol dan tidak mengambil banyak risiko ketika Arsenal sudah berada dalam posisi unggul.

Mikel Merino – 6

Masuk pada menit ke-77 untuk menggantikan Odegaard. Merino memberikan tambahan tenaga di lini tengah dan tampil cukup rapi hingga pertandingan berakhir.

Viktor Gyokeres – 5

Masuk pada menit ke-78 menggantikan Havertz. Tidak banyak kesempatan bagi Gyokeres untuk memberikan dampak karena Arsenal lebih fokus mempertahankan keunggulan.

Noni Madueke – n/a

Masuk pada menit ke-90 menggantikan Saka. Tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan kontribusi berarti.

Ethan Nwaneri langsung mencuri perhatian dalam penampilan perdananya bersama Borussia Dortmund. Pemain muda Arsenal yang dipinjamkan selama satu musim itu tampil impresif meski baru dua kali menjalani sesi latihan bersama klub barunya.

Nwaneri masuk pada babak pertama saat Dortmund menghadapi Hoffenheim, Sabtu (5/9/2026). Pemain berusia 19 tahun itu kemudian ikut berperan dalam kebangkitan dramatis Dortmund yang sempat tertinggal dua gol.

Nwaneri awalnya hanya berada di bangku cadangan Dortmund. Namun, cedera yang dialami Filippo Mane membuatnya harus masuk lebih cepat pada babak pertama.

Saat itu, Dortmund berada dalam situasi sulit setelah tertinggal 0-2. Namun, Die Borussen mampu bangkit dengan mencetak tiga gol pada 30 menit terakhir pertandingan.

Gol kemenangan Dortmund bahkan lahir dari gol bunuh diri Albian Hajdari. Nwaneri punya andil besar dalam terciptanya gol itu setelah melakukan kerja bagus dari sisi kiri dan memberi tekanan kepada lini belakang Hoffenheim.

Pelatih Dortmund, Niko Kovac, langsung memberikan pujian kepada pemain pinjaman dari Arsenal itu.

“Saya menyukai apa yang saya lihat. Itulah alasan kami membawanya ke sini. Mungkin secara resmi itu bukan golnya, tetapi dia yang menciptakannya,” kata Kovac.

Niko Kovac Puas dengan Penampilan Nwaneri

Kovac juga mengungkapkan bahwa kondisi fisik Nwaneri menjadi salah satu alasan dirinya berani memainkan sang pemain meski baru dua kali berlatih bersama Dortmund.

“Nwaneri secara fisik fit. Itu sangat penting ketika seorang pemain datang dan baru berlatih dua kali, tetapi kita bisa langsung mempercayainya,” ujar Kovac.

Menurut Kovac, Nwaneri menunjukkan kemampuan untuk menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu. Selain itu, pemain muda Inggris itu dinilai mampu bermain tenang ketika menguasai bola.

“Dia bisa menyelesaikan masalah dalam situasi satu lawan satu dan memancarkan ketenangan saat menguasai bola. Dia memang sedikit beruntung dengan gol bunuh diri itu, tetapi dia bekerja keras untuk mendapatkannya,” lanjut Kovac.

Dortmund memang merekrut Nwaneri karena yakin dengan potensi besar yang dimilikinya. Kovac berharap performa positif itu menjadi awal dari perjalanan panjang sang pemain di Bundesliga.

Dietmar Hamann Prediksi Nwaneri Bersinar di Bundesliga

Penampilan Nwaneri juga mendapat perhatian dari mantan gelandang Liverpool dan Timnas Jerman, Dietmar Hamann.

Hamann menilai fakta Nwaneri sudah menjalani debut di Premier League pada usia 15 tahun menjadi bukti besarnya talenta yang dimiliki pemain itu.

Namun, ia juga mengakui Nwaneri belum mampu mendapatkan tempat reguler di skuad utama Arsenal.

“Jika Anda melakukan debut Premier League pada usia 15 tahun, berarti Anda adalah talenta luar biasa,” kata Hamann di Sky.

Menurut Hamann, Dortmund bisa menjadi tempat yang tepat bagi Nwaneri untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Dortmund mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dari pemain muda itu. Saya menantikan Nwaneri di Bundesliga dan yakin dia menjadi perekrutan yang sangat bagus untuk BVB,” katanya.

Jobe Bellingham Ikut Bujuk Nwaneri ke Dortmund

Nwaneri juga tidak datang sendirian sebagai pemain Inggris di Dortmund. Ia kini bergabung dengan Jobe Bellingham, yang disebut ikut berperan dalam keputusannya pindah ke Jerman.

Nwaneri mengungkapkan dirinya sempat berbicara panjang dengan Jobe sebelum transfernya terealisasi pada hari terakhir bursa transfer.

“Saya berbicara dengan Jobe beberapa hari terakhir. Dia bertanya, ‘Bagaimana denganmu?’ Saya menjawab bahwa saya juga belum bisa memastikan,” tutur Nwaneri.

Namun, dalam percakapan itu Jobe terus mendorong Nwaneri untuk bergabung dengan Dortmund. Kini keduanya akan bermain bersama di Signal Iduna Park.

“Saya senang kami akan bermain berdampingan sekarang. Saya di sini dan akan berjuang untuk mendapatkan tempat di tim. Saya akan memberikan segalanya, sebanyak dan sebaik mungkin, untuk para fans,” kata Nwaneri.

Ia pun menegaskan siap bekerja keras dan mengutamakan kepentingan tim selama menjalani masa peminjaman di Dortmund.

Erling Haaland memang mencetak gol kemenangan Manchester City atas Coventry City. Namun, striker asal Norwegia itu justru meninggalkan lapangan dengan perasaan tidak sepenuhnya puas.

Haaland mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 yang diraih Manchester City pada Sabtu (5/9/2026) sore.

Hasil tersebut membuat The Blues mempertahankan start sempurna di Premier League bersama Enzo Maresca.

Haaland sebenarnya sempat dibuat frustrasi oleh penampilan Coventry yang mampu bertahan dengan cukup baik.

Penyerang berusia 26 tahun itu mendapatkan sejumlah peluang, tetapi beberapa di antaranya berhasil digagalkan.

Setelah dua kali gagal memaksimalkan kesempatan, Haaland akhirnya memecah kebuntuan melalui sundulan keras.

Ia menyambut umpan silang Antoine Semenyo yang dikirimkan dari area yang cukup dalam dan mengarahkannya ke gawang Coventry.

Gol tersebut menjadi gol ketiga Haaland pada kampanye Premier League musim ini.

Man City kemudian terus memberikan tekanan untuk mencari gol kedua. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat keunggulan satu gol bertahan hingga pertandingan berakhir.

Coventry bahkan hampir menghukum City ketika Ellis Simms memperoleh peluang emas dari jarak dekat.

Beruntung bagi tuan rumah, Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan gemilang untuk mempertahankan keunggulan Man City.

Tetap Kesal meski Berhasil Bawa Man City Menang

Alih-alih merayakan kemenangan dengan penuh kepuasan, Haaland justru terlihat frustrasi setelah pertandingan.

Ketika ditanya mengenai perasaannya oleh ViaPlay, Haaland mengakui dirinya masih kesal karena merasa seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

“Ya, sedikit frustrasi. Saya seharusnya bisa mencetak beberapa gol lagi dan memastikan pertandingan berakhir lebih cepat. Jadi, saya sedikit kesal kepada diri sendiri,” ujar Haaland.

Meski demikian, Haaland merasa dirinya mulai kembali menemukan performa terbaik setelah membutuhkan beberapa pertandingan untuk mendapatkan ritme permainan.

“Saya membutuhkan beberapa pertandingan untuk masuk ke dalamnya. Sekarang saya sudah mendapatkannya, jadi saya mulai menemukan ritme,” katanya.

Haaland Bersiap Hadapi Jadwal Padat

Manchester City kini harus segera mengalihkan fokus karena jadwal pertandingan yang sangat padat sudah menanti.

Man City akan kembali bermain pada Selasa, kemudian menghadapi pertandingan lainnya pada Rabu dan Minggu. Sebelum jeda internasional, mereka bahkan dijadwalkan menjalani empat pertandingan.

Haaland menyadari musim ini akan menjadi periode yang sangat melelahkan, terutama dengan banyaknya pertandingan dan perjalanan yang harus dilakukan.

“Ini akan sangat melelahkan tahun ini, bisa dibilang begitu, dengan semua pertandingan dan perjalanan,” ungkapnya.

Setelah menjalani musim panas yang diwarnai agenda Piala Dunia, Haaland kini berharap kondisi fisik dan performanya terus meningkat seiring berjalannya musim.

Haaland Puji Rekrutan Baru Manchester City

Haaland juga memberikan apresiasi terhadap aktivitas Manchester City di bursa transfer musim panas.

Man City melakukan perubahan besar dalam komposisi skuad dan kembali mendatangkan sejumlah pemain anyar.

Enzo Fernandez dan Iliman Ndiaye bahkan menjalani debut mereka saat menghadapi Coventry. Kehadiran pemain-pemain baru itu menambah kedalaman skuad yang dimiliki Maresca.

Haaland mengakui City masih berada dalam fase pembangunan kembali, terutama jika dibandingkan dengan Arsenal yang telah bermain bersama dalam waktu lebih lama.

“Arsenal sudah bermain bersama dalam waktu yang lama dan membangun tim ini selama periode yang lebih panjang, sedikit seperti City ketika saya pertama kali bergabung. Kami masih dalam fase pembangunan kembali,” ujar Haaland.

Namun, ia menilai aktivitas transfer Man City sudah berjalan sangat baik.

“Jendela transfernya fantastis, saya harus mengatakannya. Selamat kepada klub dan semua orang di dalamnya,” kata Haaland.

Menurutnya, Man City bukan hanya mendatangkan pemain-pemain berkualitas, tetapi juga sosok yang mampu beradaptasi dengan baik di dalam ruang ganti.

“Pertama dan terutama, mereka mendatangkan pesepak bola fantastis, tapi juga orang-orang hebat yang sangat cocok dengan tim. Selamat untuk seluruh klub, terutama Khaldoon Al Mubarak,” tuturnya.

Kini, Haaland dan Manchester City harus segera bersiap menghadapi tantangan berikutnya. The Blues akan memulai kiprah mereka di Liga Champions pada Selasa malam dengan bertandang ke markas Porto.

Idnews.top – Inter Milan meraih kemenangan dramatis saat menjamu Napoli pada pekan ketiga Serie A 2026/2027. Pertandingan di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (5/9/2026) malam WIB, berakhir dengan skor 3-2 untuk tuan rumah.

Napoli sempat unggul dua gol melalui Matteo Politano pada menit ke-50 dan Rasmus Hojlund tiga menit berselang. Inter kemudian membalikkan keadaan lewat Lautaro Martinez, Marcus Thuram, dan gol kedua Lautaro pada masa injury time.

Hasil ini membuat Inter Milan mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Liga Italia. Pasukan Cristian Chivu mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan masih mencatatkan hasil sempurna.

Napoli harus menerima kekalahan setelah sempat berada dalam posisi unggul. Tim asuhan Massimiliano Allegri kini berada di peringkat ke-10 dengan raihan tiga poin dari tiga pertandingan.

Babak Pertama

Hasil Inter vs Napoli: Sempat Tertinggal Dua Gol, Nerazzurri Balikkan Keadaan di Menit Akhir
Editor Aga Deta

Hasil Inter vs Napoli: Sempat Tertinggal Dua Gol, Nerazzurri Balikkan Keadaan di Menit Akhir
Pemain Inter Milan, Lautaro Martinez, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A melawan Napoli, Sabtu (5/9/2026). (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP
Bola.net – Inter Milan meraih kemenangan dramatis saat menjamu Napoli pada pekan ketiga Serie A 2026/2027. Pertandingan di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (5/9/2026) malam WIB, berakhir dengan skor 3-2 untuk tuan rumah.

Napoli sempat unggul dua gol melalui Matteo Politano pada menit ke-50 dan Rasmus Hojlund tiga menit berselang. Inter kemudian membalikkan keadaan lewat Lautaro Martinez, Marcus Thuram, dan gol kedua Lautaro pada masa injury time.

Hasil ini membuat Inter Milan mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Liga Italia. Pasukan Cristian Chivu mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan masih mencatatkan hasil sempurna.

Napoli harus menerima kekalahan setelah sempat berada dalam posisi unggul. Tim asuhan Massimiliano Allegri kini berada di peringkat ke-10 dengan raihan tiga poin dari tiga pertandingan.

Simak jalannya pertandingan di bawah ini.

Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Hasil Inter vs Napoli: Sempat Tertinggal Dua Gol, Nerazzurri Balikkan Keadaan di Menit Akhir
Babak Pertama
Babak Pertama

Pemain Inter Milan, Andy Diouf, berebut bola dengan pemain Napoli, Antonio Vergara, dalam pertandingan Serie A, Sabtu (5/9/2026). (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP
Inter langsung memberikan ancaman ketika Andy Diouf melepaskan tembakan first-time dari luar kotak penalti pada menit ketiga. Bola mengarah ke sudut kiri bawah gawang, tetapi Alex Meret mampu melakukan penyelamatan cepat.

Napoli membalas tiga menit kemudian melalui Frank Anguissa yang mendapatkan ruang di dalam kotak penalti. Tembakannya mengarah ke sisi kanan gawang, namun Josep Martinez tampil gemilang untuk menggagalkannya.

Pada menit ke-12, Meret kembali harus bekerja keras menghadapi peluang Inter. Francesco Pio Esposito menyambut umpan silang dengan sundulan, tetapi bola yang mengarah ke tengah gawang berhasil diamankan sang kiper.

Anguissa kembali mendapatkan peluang pada menit ke-29 setelah menerima umpan di depan kotak penalti. Ia melepaskan tembakan, tetapi bola justru melebar tipis dari tiang kanan.

Menjelang turun minum, kedua tim sama-sama memiliki peluang besar untuk mencetak gol. Martinez menggagalkan usaha Rasmus Hojlund dan Lautaro Martinez, sementara tendangan bebas Federico Dimarco pada menit ke-45+4 membentur mistar gawang.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Napoli langsung mengejutkan Inter Milan. Pada menit ke-50, Matteo Politano memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan rendah yang bersarang di sisi kiri gawang untuk membawa Napoli unggul 1-0.

Tiga menit berselang, Napoli kembali mencetak gol. Rasmus Hojlund menerima umpan di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan sempurna ke sisi kiri gawang sehingga skor berubah menjadi 2-0.

Inter Milan tidak tinggal diam dan langsung merespons pada menit ke-56. Federico Dimarco mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang disambut Lautaro Martinez dengan tembakan rendah ke pojok kanan bawah untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Inter terus meningkatkan tekanan setelah gol tersebut. Pada menit ke-67, Andy Diouf mendapat ruang untuk melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti, tetapi bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Napoli.

Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82. Marcus Thuram melompat tinggi menyambut umpan silang dari sisi luar kotak penalti dan mengarahkan sundulannya ke pojok kiri bawah untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Drama belum berakhir karena Inter Milan berhasil melakukan comeback sempurna pada masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+1, Lautaro Martinez berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola muntah di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan ke bagian atas gawang sehingga Inter berbalik unggul 3-2.

Susunan Pemain

Inter Milan (3-5-2): Josep Martinez; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Andy Diouf, Nicolo Barella, Piotr Zelinski, Petar Sucic, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito, Lautaro Martinez

Pelatih: Cristian Chivu

Napoli (4-3-3): Alex Meret; Giovanni Di Lorenzo, Amir Rrahmani, Rafa Martin, Leonardo Spinazzola; Frank Anguissa, Stanislav Lobotkal, Antonio Vergara; Matteo Politano, Rasmus Hojlund, Alisson Santos

BOLADONESIA – Timnas Indonesia mendapat sorotan jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Media asal Vietnam, Soha, bahkan menilai skuad Garuda sebagai tim terkuat yang akan ambil bagian dalam turnamen tersebut.

FIFA ASEAN Cup 2026 rencananya digelar di Jakarta dan Bandung pada 24 September hingga 4 Oktober. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, sedangkan Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.

Timnas Indonesia akan dipimpin John Herdman pada turnamen tersebut. Skuad Garuda mengemban misi untuk menjadi yang terbaik setelah sebelumnya gagal meraih prestasi pada Piala AFF 2026.

Kehadiran FIFA ASEAN Cup 2026 juga membuat Indonesia diyakini bakal tampil dengan kekuatan terbaik. Berbeda dengan Piala AFF 2026, turnamen kali ini masuk kalender FIFA sehingga peluang memanggil para pemain yang berkarier di luar negeri menjadi lebih terbuka.

“Timnas Indonesia akan menurunkan tim terkuatnya untuk FIFA ASEAN Cup 2026, yang menjadi kekhawatiran besar bagi tim nasional Vietnam,” tulis Soha, Jumat (4/9/2026).

Timnas Indonesia akan Mengerikan
Soha menilai Indonesia sudah mempersiapkan skuad yang dihuni banyak pemain yang saat ini berkarier di Eropa, Australia, dan Amerika Serikat. Skuad Garuda juga disebut memiliki ambisi besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Timnas Indonesia telah mengumumkan daftar 26 pemain untuk turnamen tersebut. Hampir seluruh pemain kunci yang kini berkarier di luar negeri masuk ke dalam skuad.

Kondisi tersebut membuat komposisi Timnas Indonesia dinilai jauh lebih kuat dibandingkan ketika tampil di Piala AFF 2026. Saat itu, skuad Garuda harus tersingkir di fase grup.

Di lini belakang, Jay Idzes disebut tetap menjadi salah satu sosok penting bagi Indonesia. Bek tengah yang kini memperkuat Sassuolo di Serie A tersebut diharapkan memainkan peran krusial dalam sistem permainan yang diterapkan John Herdman.

Selain Idzes, Indonesia juga memiliki Kevin Diks, Calvin Verdonk, Elkan Baggott, Justin Hubner, Emil Audero, hingga Ole Romeny. Sebagian besar pemain tersebut berkarier di Eropa dan terbiasa menghadapi tuntutan tinggi dari sisi kemampuan maupun kebugaran fisik.

“Kembalinya kelompok pemain ini memberikan wajah yang sangat berbeda bagi Indonesia dibandingkan saat Piala AFF 2026,” tulis Soha.

Salah satu faktor yang membuat komposisi Indonesia berbeda adalah status turnamen yang masuk kalender FIFA. Kondisi tersebut membuat John Herdman memiliki kesempatan lebih besar untuk menurunkan pemain-pemain yang sebelumnya absen dari Piala AFF 2026.

“Sebelumnya, mereka tidak dapat memanggil 14 pemain karena turnamen tersebut tidak masuk dalam kalender FIFA, sehingga menghadapi banyak kendala terkait komposisi pemain dan akhirnya tersingkir lebih awal,” lanjut tulisan itu.