
BolaIndonesia – AS Roma akhirnya angkat bicara mengenai rumor transfer Manu Kone ke Chelsea yang ramai pada deadline day bursa transfer musim panas 2026. Giallorossi membantah kabar bahwa mereka sengaja menghalangi kepindahan gelandang asal Prancis tersebut ke Stamford Bridge.
Rumor transfer Manu Kone ke Chelsea mencuat setelah The Blues kehilangan Enzo Fernandez yang pindah ke Manchester City dengan nilai transfer mencapai £125 juta. Chelsea kemudian dikaitkan dengan sejumlah gelandang, termasuk Kone yang bermain untuk AS Roma.
Namun, cerita yang berkembang di media kemudian menyebut AS Roma melakukan veto terhadap transfer tersebut. Bahkan, muncul kabar bahwa pelatih Gian Piero Gasperini tidak mengizinkan Kone pergi.
Kini, direktur olahraga Roma Tony D’Amico memberikan klarifikasi. Menurutnya, cerita tersebut jauh dari kenyataan.
Manu Kone Tetap di AS Roma
D’Amico mengakui memang terdapat komunikasi antara Chelsea dan AS Roma terkait Manu Kone. Namun, menurut sang direktur olahraga, komunikasi tersebut hanya sebatas penjajakan awal.
Dengan kata lain, belum pernah terjadi negosiasi serius yang kemudian berujung pada penawaran resmi.
“Lebih dari sekadar negosiasi, itu hanya sebuah penjajakan. Ada kontak informatif dengan Chelsea, tetapi tidak ada pendekatan resmi,” jelas D’Amico dalam konferensi pers.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa Chelsea sudah datang dengan tawaran konkret untuk membawa Kone ke Inggris.
Roma, menurut D’Amico, tidak berada dalam posisi harus menolak tawaran karena memang tidak ada tawaran resmi yang masuk.
Nawar Aja Kagak!
Inilah bagian yang membuat rumor transfer Manu Kone semakin menarik.
D’Amico secara tegas menyebut Chelsea tidak pernah mengajukan proposal resmi kepada AS Roma. Kontak yang terjadi hanya berupa penjajakan untuk mengetahui kemungkinan transfer sang pemain.
“Tidak ada tawaran resmi,” tegas D’Amico.
Sebelumnya, laporan Fabrizio Romano juga menyebut Chelsea memang melakukan kontak dengan pihak agen Kone sebagai salah satu opsi untuk memperkuat lini tengah. Namun ketika itu, transfer belum berkembang menjadi sesuatu yang serius dan Roma masih ingin mempertahankan pemainnya.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa rumor mengenai Kone hampir bergabung dengan Chelsea tampaknya berkembang jauh lebih besar dibandingkan proses sebenarnya.
Gasperini Tidak Pernah Melakukan Veto
Selain persoalan tawaran, D’Amico juga membantah rumor bahwa Gian Piero Gasperini melakukan veto terhadap transfer Manu Kone.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa sang pelatih tidak ingin kehilangan gelandang Prancis tersebut pada penghujung bursa transfer.
Rumor Manu Kone ke Chelsea kembali menjadi perhatian.
Menurutnya, tidak pernah ada ultimatum dari Gasperini kepada manajemen Roma. Bahkan, tidak ada ancaman pengunduran diri dari sang pelatih akibat potensi kepergian Kone.
“Dengan demikian, kabar Manu Kone ke Chelsea belum menunjukkan adanya kesepakatan resmi.”
Klarifikasi tersebut sekaligus memperjelas bahwa Kone tidak benar-benar berada di ambang kepindahan ke Chelsea.
Manu Kone Tetap di AS Roma
Pada akhirnya, Manu Kone tetap menjadi bagian penting dari skuad AS Roma untuk musim 2026/2027.
Sebelum klarifikasi D’Amico, Gasperini juga sudah memberikan sinyal kuat bahwa dirinya tidak melihat kemungkinan Kone meninggalkan klub. Sang pelatih menyatakan tidak mendapat informasi bahwa pemain tersebut akan pergi dan menegaskan klub tidak memiliki rencana menjual pemain pada penghujung bursa transfer.
Keputusan mempertahankan Kone tentu masuk akal mengingat perannya di lini tengah Roma. Gelandang asal Prancis itu memiliki karakter permainan yang agresif, kuat dalam duel, serta mampu membantu tim dalam fase bertahan maupun menyerang.
Roma pun membutuhkan kedalaman skuad karena mereka harus menghadapi kompetisi domestik dan Eropa sepanjang musim.
Chelsea Gagal Dapat Pengganti Enzo Fernandez
Sementara itu, Chelsea menghadapi situasi yang cukup pelik setelah kepergian Enzo Fernandez.
The Blues membutuhkan gelandang baru untuk mengisi ruang yang ditinggalkan pemain Argentina tersebut. Manu Kone menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan bersama Lamine Camara dari AS Monaco.
Namun, upaya Chelsea juga mengalami kendala ketika mengejar Camara. Laporan terbaru menyebut kesepakatan tersebut akhirnya gagal terealisasi menjelang penutupan bursa transfer.
Kesimpulan
Jadi, rumor bahwa AS Roma menghalangi Manu Kone ke Chelsea ternyata tidak sepenuhnya sesuai kenyataan.
Roma memang menerima kontak dari Chelsea dan mengetahui ketertarikan The Blues terhadap Kone. Namun, tidak pernah ada tawaran resmi yang masuk ke meja manajemen Giallorossi.
Tidak ada veto Gasperini, tidak ada ultimatum, dan tidak ada negosiasi besar yang gagal. Chelsea hanya melakukan penjajakan, sementara Manu Kone akhirnya tetap bertahan di Olimpico.
Dengan bursa transfer musim panas 2026 telah ditutup, Kone kini akan melanjutkan perjalanannya bersama AS Roma. Jika Chelsea kembali mengincarnya pada bursa transfer berikutnya, situasinya tentu bisa berbeda—terutama jika The Blues benar-benar datang membawa proposal resmi.
