31 Oktober 2026

> ARTIKEL

Jelajahi Semua mulai dari berita artikel terbaru, analisis pertandingan, profil pemain, hingga jadwal pertandingan. Blog ini bertujuan untuk menjadi sumber informasi terpercaya dan terkini bagi para penggemar sepak bola untuk tetap terhubung dengan perkembangan dunia sepak bola, baik liga domestik maupun internasional.

Manchester United berpeluang menuntaskan perombakan lini tengah pada bursa transfer musim panas dengan kedatangan Carlos Baleba. Gelandang Brighton itu diproyeksikan melengkapi rekrutan Youri Tielemans dan Andrey Santos.

Kehadiran Baleba akan memberi Pelatih Manchester United, Michael Carrick, pilihan yang lebih lengkap di area tengah, terutama setelah Casemiro pergi dan Manuel Ugarte mengalami cedera lutut serius. Setan Merah kini memiliki kombinasi pemain kreatif, pengatur tempo, hingga gelandang dengan kemampuan bertahan dan mobilitas tinggi.

Laporan terbaru menyatakan United telah mengajukan tawaran 65 juta poundsterling (Rp1,365 triliun) untuk Baleba, terdiri dari 60 juta poundsterling plus bonus 5 juta poundsterling. Negosiasi masih berlangsung, jadi komposisi terbaik berikut berlaku apabila transfer gelandang berusia 22 tahun itu benar-benar terwujud.

Tawaran untuk Carlos Baleba dan Rencana Perombakan

United mengincar Baleba untuk melengkapi profil yang sudah mereka miliki di lini tengah. Ia diperkirakan menambah opsi pada fase bertahan, transisi, hingga progresi bola ke sepertiga akhir.

Baleba dikenal memiliki kemampuan membawa bola, merebut penguasaan, dan melakukan tekanan balik dengan agresif. Karakter tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan tim setelah perubahan komposisi gelandang bertahan.

Jika kembali menemukan performa terbaiknya, Baleba dapat menjadi elemen yang membuat poros United lebih seimbang. Ia mampu memberikan perlindungan kepada pertahanan tanpa mengurangi kemampuan tim membawa bola ke area depan.

Tielemans–Baleba Jadi Poros di 4-2-3-1

Carrick kemungkinan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang memaksimalkan kebebasan Bruno Fernandes di belakang penyerang. Dalam skema ini, Tielemans dan Baleba berpotensi menjadi dua pemain utama dalam poros lini tengah.

Manchester United resmi merekrut gelandang Belgia tersebut pada Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan lini tengah. Tielemans menawarkan ketenangan saat membangun serangan serta kualitas umpan untuk membongkar pertahanan rapat.

Namun, kelemahan Tielemans dalam mengejar transisi lawan dapat ditutupi oleh kecepatan dan jangkauan permainan Baleba. Kombinasi keduanya membuka jalan bagi aliran bola yang stabil sekaligus proteksi yang lebih baik di depan lini belakang.

Bruno Fernandes Tetap 10; Persaingan Santos–Mainoo

Posisi nomor 10 tampaknya tetap menjadi milik Bruno Fernandes dalam susunan terkuat Manchester United. Pada musim lalu, Fernandes mencatatkan 21 assist di Premier League.

Perannya sebagai kreator akan semakin maksimal apabila dua gelandang di belakangnya mampu menjaga keseimbangan permainan. Tielemans dapat membantu distribusi dari lini tengah, sedangkan Baleba bertugas membawa energi dalam fase transisi.

Andrey Santos tetap menjadi pesaing serius Baleba untuk mendapatkan tempat di tim utama. Santos menawarkan permainan yang lebih aman dan kemampuan bertahan yang cukup lengkap, sedangkan Baleba memiliki keunggulan pada mobilitas.

Pilihan Carrick akan bergantung pada karakter lawan dan kebutuhan pertandingan. Kobbie Mainoo juga tidak boleh dikesampingkan meski berpotensi memulai musim dari posisi yang lebih dalam dalam urutan pilihan.

Mason Mount dapat menjadi alternatif kreatif, sementara Matheus Cunha mampu mengisi peran nomor 10 ketika Fernandes membutuhkan rotasi. Jika Baleba benar-benar bergabung, susunan ideal Manchester United berpotensi menempatkan Tielemans dan Baleba sebagai poros di belakang Fernandes.

Santos dan Mainoo kemudian menyediakan kedalaman yang membuat Carrick memiliki banyak alternatif sepanjang musim. Oleh karena itu, negosiasi yang sedang berjalan menjadi kunci untuk membuka babak baru komposisi lini tengah Setan Merah.

Idnews.top – Rodri resmi meninggalkan Manchester City dan melanjutkan karier bersama Barcelona setelah transfer senilai £64,4 juta (sekitar Rp1,56 triliun) rampung. Kepergian gelandang Timnas Spanyol itu menutup perjalanan tujuh tahun yang menghasilkan berbagai trofi penting bersama The Citizens.

Rodri bergabung dengan Manchester City dari Atletico Madrid pada 2019 dan berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Selama enam musim, ia mencatat 298 penampilan kompetitif dan membantu klub meraih 12 trofi utama.

Kini, Rodri harus mengucapkan salam perpisahan kepada klub yang membentuk bagian penting dalam kariernya. Ia juga mengingat kembali momen-momen bersejarah, termasuk keberhasilan meraih treble dan Ballon d’Or 2024.

Perpisahan Berat dengan Manchester City

Rodri mengakui perpisahan dengan Manchester City menjadi salah satu momen paling sulit dalam hidupnya. “Sulit untuk menemukan kata-kata untuk mengungkapkan betapa besar rasa terima kasih, cinta, dan dukungan yang saya dan keluarga saya rasakan selama bertahun-tahun ini.”

Ia masih mengingat antusiasmenya ketika pertama kali tiba di Manchester City pada 2019. “Saya tidak bisa berhenti tersenyum,” ujar Rodri saat mengenang kesempatan bermain bersama Kevin De Bruyne, Sergio Aguero, David Silva, Bernardo Silva, dan John Stones.

Rodri juga memberikan apresiasi khusus kepada Pep Guardiola yang membantunya berkembang sejak hari pertama. “Pep, sekarang saya bisa mengatakan kepada Anda, saya tidak bisa menangani semua taktik itu di kepala saya,” kata Rodri dengan nada emosional.

Kenangan Trofi hingga Ballon d’Or

Selama memperkuat Manchester City, Rodri menjadi bagian penting dari periode sukses klub dengan empat gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Ia juga mencetak gol kemenangan melawan Inter Milan pada final Liga Champions 2023 yang mengantarkan City meraih trofi Eropa pertama dalam sejarah klub.

Prestasi Rodri semakin lengkap ketika ia memenangkan Ballon d’Or 2024. “Anda tidak bisa membayangkan betapa bangganya saya menjadi pemain pertama yang memenangkan penghargaan ini dengan seragam biru langit,” ujarnya.

Rodri juga mengingat keberhasilan Manchester City meraih treble dan empat gelar liga secara beruntun. “Kami membuat sejarah, dengan treble, dengan empat gelar beruntun. Kami melihat hal-hal yang tidak akan pernah mereka lihat,” katanya.

Suporter Selalu dalam Ingatannya

Hubungan Rodri dengan suporter Manchester City tidak hanya terbentuk melalui kesuksesan di lapangan. Ia juga merasakan dukungan besar ketika kembali bermain setelah mengalami cedera lutut yang membuatnya absen dalam waktu panjang.

“Pada hari pertama saya kembali ke lapangan, saya menyadari betapa besar cinta kalian kepada saya dan saya memahami betapa istimewanya para penggemar ini,” ujar Rodri. Pesan itu menjadi penutup emosional sebelum sang gelandang memulai tantangan baru bersama Barcelona.

Kepergian Rodri membuat Manchester City harus mencari solusi baru di lini tengah sebelum bursa transfer ditutup. Klub kini dikaitkan dengan Ayyoub Bouaddi dari Lille serta gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, yang memiliki nilai pasar transfer £120 juta (sekitar Rp2,90 triliun).

Rodri memulai babak baru dalam kariernya. Ia resmi meninggalkan Manchester City dan bergabung ke Barcelona, Rabu (19/8/2026) dini hari WIB.

Gelandang Timnas Spanyol itu mengaku sudah tidak sabar memulai babak baru dalam kariernya bersama klub raksasa Catalunya.

Barcelona merekrut Rodri dengan nilai transfer sekitar 65 juta poundsterling atau setara Rp1,57 triliun. Pemain berusia 30 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Camp Nou.

Transfer tersebut sekaligus menandai kembalinya Rodri ke sepak bola Spanyol. Ia terakhir bermain di La Liga bersama Atletico Madrid sebelum meninggalkan klub tersebut pada 2019 untuk bergabung dengan Manchester City.

“Saya sangat bahagia dan antusias dengan tahap baru dalam karier saya ini. Ini tantangan baru, kesempatan untuk merasakan hal-hal baru dan kembali merasakan kegembiraan itu,” ujar Rodri, seperti dikutip dari BBC.

“Saya datang ke klub yang sangat ambisius dan benar-benar cocok dengan kepribadian saya. Saya akan berusaha membantu dengan segala cara untuk mencapai target kami musim ini.”

Rodri juga menyambut antusias kesempatan bekerja sama dengan pelatih Barcelona, Hansi Flick. Menurutnya, gaya permainan yang diterapkan pelatih asal Jerman itu akan memberikan pengalaman baru sekaligus membantu perkembangan dirinya.

“Saya senang memiliki pelatih yang menurut saya akan memberikan banyak hal dalam karier saya. Ini gaya yang sedikit berbeda dari apa yang pernah saya alami sebelumnya,” kata Rodri.

“Hal itu akan memperkaya pengalaman saya dan membantu saya berkembang sebagai pemain.”

Sepak Terjang Rodri di Manchester City

Rodri meninggalkan Manchester City setelah tujuh musim membela klub tersebut. Ia mencatatkan 298 penampilan dan mempersembahkan 12 trofi utama.

Koleksi tersebut di antaranya empat gelar Premier League, dua Piala FA, tiga Piala Liga Inggris, serta trofi Liga Champions 2023.

Dua musim terakhirnya di Manchester City memang terganggu cedera. Namun, Rodri mampu kembali ke performa terbaik pada Piala Dunia 2026.

Ia bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2026 setelah membantu Spanyol mengangkat trofi untuk kedua kalinya.

Sempat Didekati Real Madrid

Sempat Dikaitkan dengan Real MadridTransfer Rodri ke Barcelona sebenarnya tidak langsung terjadi. Sang gelandang sebelumnya memasuki 12 bulan terakhir dalam kontraknya bersama Manchester City.

City sempat berusaha memperpanjang kontraknya, tetapi negosiasi tidak membuahkan hasil. Real Madrid kemudian disebut sebagai klub yang paling berpeluang mendapatkan tanda tangannya.

Namun, Barcelona akhirnya berhasil mendapatkan persetujuan Rodri untuk membuka negosiasi dengan Manchester City.

Barcelona sempat mengajukan tawaran awal sebesar 38,5 juta poundsterling (sekitar Rp830 miliar), tetapi ditolak City. Kedua klub akhirnya mencapai kesepakatan dengan nilai yang jauh lebih besar, yakni sekitar 65 juta poundsterling.

Rodri pun mengaku kepindahan ke Barcelona merupakan sebuah impian.

“Sebuah mimpi bisa bermain untuk klub sebesar Barcelona,” ujar Rodri saat tiba di Barcelona pada Senin.

Pedro Porro kembali bergabung dengan Tottenham setelah membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.

Bek kanan itu mendapat sambutan istimewa saat kembali mengikuti latihan bersama klub pada Kamis waktu setempat.

Para pemain tim utama, staf pelatih, karyawan klub, hingga pemain akademi Tottenham membentuk guard of honor untuk menyambut Porro.

Pemain berusia 26 tahun itu berjalan melewati barisan tersebut diiringi tepuk tangan, jabat tangan, dan sambutan hangat.

Porro menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2026. Ia tampil sebagai starter dalam lima dari tujuh pertandingan Spanyol sepanjang turnamen dan turut berkontribusi lewat dua gol.

Gol pertama Porro tercipta saat menghadapi Austria. Ia kemudian kembali mencetak gol pada semifinal melawan Prancis yang membantu Spanyol melaju ke partai final sebelum akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia.

Jadi yang Keempat

Kesuksesan tersebut membuat Porro menjadi pemain Tottenham keempat yang berhasil menjuarai Piala Dunia.

Sebelumnya, Jimmy Greaves melakukannya bersama Inggris pada 1966, Hugo Lloris bersama Prancis pada 2018, dan Cristian Romero bersama Argentina pada 2022.

Sambutan untuk Porro berlangsung di fasilitas latihan Tottenham. Ia terlihat tersenyum sembari berjabat tangan dengan rekan-rekannya saat melewati guard of honor.

Satu di antara momen yang menarik terjadi ketika Porro bertemu pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi. Keduanya kemudian berpelukan hangat.

Sampaikan Terima Kasih

Setelah mendapat sambutan tersebut, Porro menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir. Ia juga menyoroti kuatnya hubungan di dalam keluarga besar Tottenham.

“Sangat istimewa ketika melihat semua orang di sini setelah memenangkan Piala Dunia. Yang terpenting adalah hubungan yang kami miliki, keluarga ini. Terima kasih banyak atas semuanya. Jadi, mari berjuang untuk segalanya karena ini akan menjadi tahun yang hebat bagi kami,” ujar Porro.

Setelah merayakan pencapaian terbesar dalam kariernya bersama Spanyol, Porro kini kembali fokus menjalani tugas bersama Tottenham yang sedang bersiap menghadapi musim baru.

Bruno Fernandes Dapat Tawaran Galatasaray, MU Tegas Menolak

BolaIndonesia – Manchester United kembali menjadi sorotan di bursa transfer setelah Bruno Fernandes mendapat tawaran menggiurkan dari Galatasaray. Klub asal Turki tersebut dikabarkan siap memberikan kontrak bernilai besar untuk membujuk kapten Manchester United meninggalkan Old Trafford. Namun, hingga perkembangan terbaru, The Red Devils justru mengambil sikap tegas terhadap masa depan sang gelandang.

Galatasaray Serius Mengejar Bruno Fernandes

Galatasaray memang sudah lama dikaitkan dengan Bruno Fernandes. Klub raksasa Turki itu kembali meningkatkan minatnya pada musim panas 2026 karena ingin menambah pemain kelas dunia ke dalam skuad.

Laporan terbaru menyebut Galatasaray menyiapkan tawaran sekitar £42,8 juta untuk Manchester United. Selain itu, Fernandes juga disebut mendapatkan proposal kontrak empat tahun dengan nilai yang sangat besar. Tawaran tersebut bahkan berpotensi membuat penghasilan sang pemain meningkat hingga sekitar £350 ribu per pekan.

Angka tersebut tentu sulit diabaikan. Terlebih, Fernandes kini memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Manchester United. Klub Inggris tersebut masih memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak sang kapten selama satu musim tambahan.

Namun, situasi kontrak bukan berarti Manchester United siap melepas pemain andalannya.

Manchester United Tidak Berniat Menjual Sang Kapten

Manchester United telah mengambil keputusan yang cukup jelas. Klub tidak berniat menerima tawaran apa pun untuk Bruno Fernandes pada bursa transfer musim panas ini.

Ketertarikan Galatasaray bukan satu-satunya ancaman. Juventus dan AC Milan juga disebut memantau situasi gelandang asal Portugal tersebut. Meski demikian, Manchester United menilai Fernandes terlalu penting untuk dilepas menjelang musim baru.

Keputusan itu juga dipengaruhi oleh performa luar biasa Fernandes pada musim sebelumnya. Ia mencatat 21 assist di Premier League, sebuah catatan yang menjadikannya salah satu pemain paling produktif di kompetisi Inggris. Perannya juga sangat penting dalam membantu Manchester United kembali mendapatkan tiket Liga Champions.

Karena itu, kehilangan Fernandes saat ini akan menjadi pukulan besar bagi proyek yang sedang dibangun Michael Carrick.

Bruno Fernandes Masih Menjadi Jantung Manchester United

Sejak bergabung dengan Manchester United, Fernandes berkembang menjadi lebih dari sekadar gelandang kreatif. Ia merupakan kapten, pemimpin di ruang ganti, sekaligus pemain yang sering menjadi sumber kreativitas ketika tim membutuhkan solusi.

Peran tersebut semakin penting setelah Manchester United menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Musim lalu, Carrick membawa klub finis di posisi ketiga Premier League sekaligus kembali ke Liga Champions. Fernandes menjadi salah satu pemain utama dalam proses tersebut.

Manchester United pun tampaknya tidak ingin mengganggu momentum tersebut dengan menjual sang kapten.

Apalagi, klausul pelepasan internasional senilai sekitar £57 juta yang sebelumnya ada dalam kontrak Fernandes disebut telah berakhir pada bulan lalu. Kondisi itu membuat Manchester United memiliki kendali lebih besar atas masa depan pemain berusia 31 tahun tersebut.

Tawaran Besar Galatasaray Belum Mengubah Sikap United

Galatasaray masih memiliki daya tarik tersendiri. Tawaran gaji yang sangat tinggi tentu bisa menjadi faktor penting dalam keputusan seorang pemain.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Fernandes tidak sedang memaksakan kepindahan dari Old Trafford. Bahkan, laporan menyebut Manchester United sudah membuka pembicaraan awal mengenai kontrak baru bersama sang kapten setelah munculnya tawaran dari Galatasaray.

Dengan demikian, saga transfer ini belum sepenuhnya berakhir. Galatasaray masih bisa mencoba memberikan tekanan melalui tawaran yang lebih besar. Akan tetapi, posisi Manchester United saat ini sangat jelas: Bruno Fernandes bukan pemain yang ingin mereka jual.

Manchester United Ingin Pertahankan Fernandes

Bagi Manchester United, mempertahankan Bruno Fernandes bukan sekadar keputusan transfer. Sang pemain merupakan bagian penting dari identitas tim.

Dengan musim 2026/27 segera dimulai, The Red Devils membutuhkan pemain berpengalaman yang mampu memimpin tim di Premier League dan Liga Champions. Fernandes memenuhi hampir seluruh kebutuhan tersebut.

Manchester United bahkan dijadwalkan mengawali perjalanan mereka di Premier League dengan menghadapi Hull City pada 22 Agustus. Carrick tentu berharap Fernandes tetap menjadi pusat permainan tim ketika kompetisi resmi dimulai.

Sementara itu, Galatasaray harus mencari cara lain jika ingin benar-benar membawa Fernandes ke Turki. Tawaran finansial besar mungkin sudah disiapkan, tetapi Manchester United telah menunjukkan bahwa mereka tidak mudah tergoda.

Untuk saat ini, Manchester United masih memegang kendali penuh. Bruno Fernandes tetap diproyeksikan sebagai kapten dan bagian penting dari rencana klub, sementara tawaran Galatasaray belum cukup untuk mengubah pendirian The Red Devils.

LARISBOLA – Sebuah pernyataan menarik dilontarkan Jamie Carragher baru-baru ini. Eks Liverpool itu mengklaim bahwa Michael Carrick bukan sosok yang akan membawa Manchester United jadi juara.

Carrick yang merupakan legenda Manchester United kembali ke Old Trafford di awal tahun kemarin. Ia menerima pekerjaan sebagai caretaker Setan Merah seusai manajemen MU memecat Ruben Amorim.

Carrick sukses membawa Manchester United finish di peringkat ketiga klasemen akhir EPL musim lalu. Alhasil manajemen MU memutuskan untuk memberikan pelatih 45 tahun itu kontrak permanen.

Banyak yang optimistis bahwa Carrick bakal jadi sosok yang membawa Manchester United menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions usai mereka puasa lama. Namun Carragher tidak sepakat dengan anggapan tersebut.

Berikan Kestabilan

Dalam wawancaranya di The Daily Mail baru-baru ini, Carragher menyebut bahwa Carrick adalah pelatih yang bagus. Namun ia tidak melihat eks gelandang MU itu adalah sosok yang bisa menyudahi puasa gelar Setan Merah.

“Saya tidak percaya bahwa Michael Carrick akan memenangkan Premier League atau Liga CHampions bersama Manchester United, namun dia telah melakukan pekerjaan yang bagus di sana,” ujar Carragher.

“Saya tidak bilang bahwa dia pelatih yang buruk. Selama enam bulan terakhir, ia membuat Manchester United tidak lagi menjadi sirkus, tidak menjadi buah bibir sepanjang waktu. Manchester United butuh situasi seperti ini lagi untuk 12 bulan ke depan.”

Tidak Punya Magis

Menurut Carragher, hanya pelatih-pelatih dengan aura magis yang bisa memenangkan gelar Premier League. Ia menilai Carrick tidak memiliki itu dalam karirnya saat ini.

“Sejujurnya, saya merasa Michael Carrick tidak memiliki ‘magis’ untuk memenangkan Liga Champions atau Premier League di Manchester United,” sambung Carragher.

“Dia bisa membawa Manchester United menjalani musim yang bagus untuk menjadi penantang gelar juara. Baru setelah itu ia bisa pergi dan United bisa mendatangkan manajer yang sanggup membawa mereka menjuarai Liga Champions,” pungkasnya.

Laga Perdana

Michael Carrick sendiri saat ini sedang fokus untuk mempersiapkan Manchester United memainkan pertandingan pertama mereka di Premier League musim ini.

Ia akan memboyong skuad Setan Merah ke MKM Stadium untuk berhadapan dengan Hull City di akhir pekan ini.

Idnews.top – Inter Milan memasuki musim baru dengan tekad mempertahankan dominasi di Serie A setelah melewati periode penuh tekanan. Hakan Calhanoglu menilai mentalitas kuat menjadi alasan timnya mampu bangkit setelah kekalahan telak 0-5 dari PSG di final Liga Champions.

Kegagalan di Eropa sempat membuat banyak pihak meragukan masa depan Nerazzurri. Namun, Calhanoglu menegaskan para pemain memiliki pengalaman dan kebersamaan yang cukup untuk menghadapi situasi sulit serta kembali meraih hasil positif.

Musim lalu, Inter berhasil mengamankan gelar Serie A dan Coppa Italia. Kini, mereka ingin kembali menguasai kompetisi domestik sekaligus mencoba memperbaiki catatan di Liga Champions.

Calhanoglu Bicara Mentalitas Inter

Calhanoglu mengakui banyak pihak mengira Inter akan terpuruk setelah kekalahan dari PSG. “Semua orang berpikir bahwa Inter, katakanlah, sedang sekarat setelah apa yang terjadi,” ujar Calhanoglu kepada beIN Sports Australia.

Gelandang asal Turki itu menegaskan timnya memiliki karakter kuat ketika berada dalam situasi sulit. “Namun, tim ini memiliki mentalitas yang kuat. Setiap kali kami mengalami momen atau situasi sulit, kami merespons,” lanjutnya.

Chivu Jadi Sosok Penting

Cristian Chivu mengambil alih posisi Simone Inzaghi dan langsung memberikan pengaruh besar meski sebelumnya minim pengalaman sebagai pelatih kepala di level senior. Calhanoglu menilai pendekatan Chivu berbeda karena sang pelatih lebih banyak memperhatikan kondisi pribadi pemain.

“Dengan Chivu sekarang, sesuatu yang berbeda, dia lebih peduli kepada pribadi, bukan sepak bola. Yang lebih penting adalah bagaimana perasaan Anda, dan dia terbuka terhadap segala sesuatu,” kata Calhanoglu.

Menurut Calhanoglu, hubungan tersebut membuat pemain lebih mudah berkomunikasi dengan Chivu di luar urusan taktik. “Di luar sepak bola, dia seperti saudara atau teman, Anda selalu bisa berbicara dengannya tentang apa pun,” tuturnya.

Inter Bidik Dominasi Serie A

Calhanoglu menegaskan target Inter tidak berubah setelah keberhasilan meraih dua trofi domestik pada musim sebelumnya. “Tujuannya selalu untuk terus mendominasi liga, saya sudah di sini selama lima tahun, memenangkan delapan trofi dan mencapai dua final Liga Champions,” ujarnya.

Inter juga tetap memiliki ambisi memperkuat posisi Serie A sebagai salah satu kompetisi terbaik Eropa. Calhanoglu menilai kualitas klub-klub Italia terus berkembang dan menempatkan Serie A di tiga besar bersama Premier League serta La Liga.

Bagi Calhanoglu, kegagalan di Liga Champions bukan alasan untuk kehilangan keyakinan terhadap proyek Inter. Dengan Chivu yang semakin dekat dengan para pemain dan mentalitas yang telah teruji, Nerazzurri bertekad kembali mengejar Scudetto sekaligus mencoba melangkah lebih jauh di Eropa.

Emiliano Martinez Batal ke Juventus, Incar Kiper Tottenham

BolaIndonesia – Juventus akhirnya mengambil keputusan tegas dalam saga transfer Emiliano Martinez. Klub asal Turin tersebut dilaporkan menghentikan upaya merekrut kiper Aston Villa itu setelah negosiasi menemui jalan buntu. Sebagai gantinya, Juventus kini kembali mengarahkan perhatian kepada kiper Tottenham Hotspur, Guglielmo Vicario, yang sudah lama masuk dalam daftar incaran mereka.

Juventus Hentikan Negosiasi Emiliano Martinez

Perburuan Emiliano Martinez sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Juventus menjadikan kiper asal Argentina itu sebagai salah satu kandidat utama untuk memperkuat posisi penjaga gawang menghadapi musim 2026/27.

Namun, perkembangan terbaru membuat rencana tersebut harus dihentikan. Juventus tidak menemukan titik temu dengan Aston Villa mengenai nilai transfer Martinez. Laporan terbaru menyebut Aston Villa meminta sekitar £8,5 juta untuk melepas sang kiper, sementara Juventus tidak bersedia memenuhi tuntutan tersebut dalam kondisi negosiasi saat ini.

Situasi tersebut semakin rumit karena Juventus juga mempertimbangkan kondisi fisik Martinez. Kiper berusia 33 tahun itu diketahui mengalami masalah pada jarinya, sehingga Juventus harus menghitung kembali risiko finansial jika tetap memaksakan transfer.

Aston Villa Siapkan Pengganti Emiliano Martinez

Sebelumnya, peluang Martinez meninggalkan Villa Park sempat terlihat semakin besar setelah Aston Villa mencapai kesepakatan untuk merekrut kiper Jepang, Zion Suzuki, dari Parma.

Suzuki dikabarkan akan bergabung dengan Aston Villa melalui kesepakatan bernilai hingga sekitar £34,2 juta termasuk bonus. Kedatangan kiper berusia 23 tahun tersebut sempat memunculkan spekulasi bahwa Villa telah menyiapkan pengganti Martinez.

Namun, Juventus pada akhirnya memilih mundur. Keputusan tersebut membuat masa depan Martinez kembali menjadi tanda tanya, meski Aston Villa sebelumnya sudah menyatakan bahwa mereka tidak berniat melepas sang penjaga gawang.

Pada Juli lalu, direktur operasi sepak bola Aston Villa, Damian Vidagany, bahkan menegaskan bahwa Martinez merupakan pemain penting dalam proyek klub dan Villa tidak memiliki rencana untuk menjualnya.

Guglielmo Vicario Kembali Jadi Target Juventus

Setelah pintu untuk Martinez tertutup, Juventus kini kembali membidik Guglielmo Vicario. Kiper Tottenham tersebut bukan nama baru dalam radar Bianconeri.

Vicario sudah disebut sebagai salah satu alternatif Juventus ketika klub mulai mencari penjaga gawang baru. Bahkan sejak Juni, laporan menyebut Juventus mempertimbangkan Martinez dan Vicario sebagai dua kandidat penting untuk posisi tersebut.

Kini, pembicaraan mengenai Vicario disebut kembali menghangat. Juventus melihat kiper Tottenham itu sebagai pilihan yang lebih realistis setelah kegagalan mendapatkan Martinez. Salah satu skenario yang muncul adalah kesepakatan pinjaman dengan opsi pembelian.

Vicario Punya Pengalaman di Serie A

Salah satu faktor yang membuat Vicario menarik bagi Juventus adalah pengalamannya di sepak bola Italia.

Sebelum memperkuat Tottenham, Vicario bermain di Serie A bersama Empoli. Pengalaman tersebut membuatnya tidak membutuhkan waktu panjang untuk beradaptasi jika kembali ke Italia.

Di Tottenham, Vicario juga telah membuktikan dirinya mampu bermain di level tinggi Premier League. Juventus membutuhkan kiper yang bukan hanya memiliki kemampuan penyelamatan, tetapi juga nyaman memainkan bola dari lini belakang.

Karakter tersebut membuat Vicario dinilai cocok dengan kebutuhan Juventus saat ini.

Juventus Harus Bergerak Cepat

Keputusan menghentikan pengejaran Martinez membuat Juventus harus segera menentukan pilihan. Bursa transfer musim panas sudah memasuki fase penting dan waktu untuk memperbaiki skuad semakin terbatas.

Juventus tidak ingin masalah penjaga gawang berlarut-larut menjelang kompetisi musim baru. Karena itu, Vicario menjadi nama yang kembali mendapatkan perhatian serius.

Sebelumnya, Juventus juga sempat dikaitkan dengan sejumlah penjaga gawang lain, termasuk Alisson Becker dan Vanja Milinkovic-Savic. Namun, situasi masing-masing pemain membuat Vicario terlihat sebagai salah satu opsi paling masuk akal.

Saga Martinez Berakhir, Era Baru Dimulai?

Kegagalan mendatangkan Martinez tentu menjadi perubahan besar dalam rencana Juventus. Pengalaman, mentalitas juara, serta karakternya membuat Martinez dianggap mampu memberikan dimensi berbeda di bawah mistar Bianconeri.

Namun, Juventus tampaknya memilih pendekatan yang lebih hati-hati. Faktor harga, usia, kondisi fisik, dan struktur finansial transfer menjadi pertimbangan utama sebelum klub mengambil keputusan akhir.

Kini perhatian Juventus beralih kepada Vicario. Jika negosiasi berjalan lancar, kiper Tottenham tersebut bisa menjadi wajah baru di bawah mistar Juventus pada musim 2026/27.

Untuk saat ini, satu hal sudah jelas: Juventus menghentikan upaya mendapatkan Emiliano Martinez dan mulai memusatkan perhatian kepada Guglielmo Vicario. Perkembangan berikutnya akan sangat menentukan siapa yang akhirnya menjadi penjaga gawang utama Bianconeri musim depan.

KLIKBETS – Enzo Maresca mengawali kiprahnya sebagai manajer Manchester City dengan hasil mengecewakan. The Citizens kalah telak 0-3 dari Arsenal pada laga Community Shield 2026 di Principality Stadium, Cardiff, Minggu (16/8/2026) malam.

Hasil tersebut membuat Maresca langsung mencatatkan rekor kurang menyenangkan. Ia menjadi manajer City kedua yang menelan kekalahan dengan selisih tiga gol atau lebih dalam pertandingan pertamanya.

Sebelumnya, catatan tersebut hanya pernah dialami Harry Newbould pada 1906. Saat itu, Manchester City kalah 1-4 dari Arsenal dalam pertandingan pertama Newbould sebagai manajer.

Kini, Maresca menyamai catatan buruk tersebut setelah Arsenal mencetak tiga gol tanpa balas.

Kekalahan ini tentu bukan awal yang diharapkan Maresca. Community Shield menjadi laga kompetitif pertamanya bersama Manchester City setelah ditunjuk menggantikan Pep Guardiola.

Arsenal sendiri tampil dominan dan memastikan trofi melalui gol cepat Riccardo Calafiori, Kai Havertz, serta Martin Odegaard.

Tugas Berat Gantikan Pep Guardiola

Pelatih asal Italia itu menghadapi tugas yang tidak mudah setelah menggantikan Pep Guardiola, sosok yang selama satu dekade membawa The Citizens mendominasi sepak bola Inggris dan Eropa.

Maresca bahkan disebut menghadapi pekerjaan mustahil. Bagaimana tidak, ia harus meneruskan warisan salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola modern.

Pep Guardiola mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Manchester City setelah 10 musim menangani The Citizens.

Sejak bergabung pada 2016, Guardiola sukses mengubah Manchester City menjadi salah satu kekuatan terbesar di sepak bola Eropa. Total 20 trofi berhasil dipersembahkan, termasuk enam gelar Premier League.

Prestasi tersebut membuat Guardiola meninggalkan warisan luar biasa di Etihad Stadium. Ia juga tetap terhubung dengan klub setelah ditunjuk sebagai Global Ambassador City Football Group.

Meneruskan Warisan

Salah satu keuntungan Maresca adalah ia bukan sosok asing dengan filosofi Guardiola.

Maresca pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Guardiola di Manchester City. Pengalaman tersebut membuatnya memahami secara langsung standar, metode latihan, serta prinsip permainan yang diterapkan Guardiola.

Namun, situasi yang dihadapinya sekarang berbeda.

Manchester City telah mengalami banyak perubahan dalam dua tahun terakhir. Sejumlah pemain penting yang menjadi bagian dari era Guardiola telah meninggalkan klub.

Artinya, Maresca tidak sekadar meneruskan tim yang sudah matang. Ia harus membangun kembali skuad sekaligus menjaga identitas permainan City.

Sumber: Opta Joe, Sports Ilustrated.

LARISBOLA – BRI menyiapkan hadiah spesial bagi pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) BRI Youth Champions League 2026. Pemain terbaik turnamen U-14 tersebut akan mendapat kesempatan mengunjungi Spotify Camp Nou, markas Barcelona di Spanyol.

BRI Youth Champions League 2026 diikuti 108 tim dari berbagai daerah dalam fase penyisihan regional. Persaingan kemudian mengerucut menjadi empat semifinalis, yakni Akademi Persib Cimahi Team (APC) dari Bandung, SSB Cahaya Muda Pamekasan dari Surabaya, Taji Malela Biru dari Bekasi, dan Lampung First Class dari Lampung.

Keempat juara regional tersebut sebelumnya mendapat kesempatan mengikuti coaching clinic bersama pelatih Akademi Barcelona. Program tersebut mencakup latihan langsung, pembelajaran teknik dan taktik, serta praktik di lapangan.

Dua pelatih Akademi Barcelona, Oriol Font dan Daniel Gonzalez, juga memberikan pembinaan kepada keempat tim sebelum semifinal.

“Tanamkan nilai-nilai yang kalian dapatkan di pertandingan hari ini,” pesan Oriol Font.

MVP Bakal Terbang ke Barcelona

Retail Funding Group Head BRI, Andreas Hassim, menyampaikan hadiah tersebut saat semifinal BRI Youth Champions League 2026 di BRILian Stadium, Jakarta, Minggu (16/8/2026). Ia menyebut untuk pemain terbaik dari turnamen ini akan berkesempatan langsung mengunjungi markas FC Barcelona.

“Most Valuable Player akan kami berangkatkan ke Spotify Camp Nou,” ujar Andreas.

Selain MVP, tim yang menjadi juara juga akan mendapat kesempatan berkunjung ke markas Barcelona. Program BRI x Barcelona tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman langsung sekaligus motivasi bagi talenta muda berprestasi.

Nasabah BRI Berpeluang ke Barcelona

Pengalaman menyaksikan pertandingan langsung di Barcelona juga dapat dirasakan nasabah BRI melalui program VIP Trip.

Nasabah dapat mengikuti program tersebut dengan membuat Kartu BRI Debit FC Barcelona melalui kantor cabang BRI atau aplikasi BRImo, kemudian menempatkan dana baru minimal Rp10 juta.

Peserta yang memenuhi ketentuan dapat mengikuti pengundian melalui bbri.id/brifcbarcelona. Pemenang akan memperoleh tiket penerbangan pulang-pergi ke Barcelona, akomodasi, tiket VIP pertandingan di Camp Nou, serta tur eksklusif ke Museum FC Barcelona.

BRI juga menyiapkan hadiah hiburan berupa jersey resmi dan merchandise Barcelona bagi nasabah yang berpartisipasi.