28 Oktober 2026

KLIKBETS

KLIKBETS – Presiden FIFA, Gianni Infantino, dikabarkan harus menghadapi dampak dari keputusan kontroversial yang menangguhkan hukuman satu pertandingan Folarin Balogun setelah adanya intervensi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

FIFA menuai kritik luas karena menunda pelaksanaan hukuman Balogun menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat melawan Belgia.

Balogun, yang menjadi pencetak gol terbanyak Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, sebelumnya menerima kartu merah langsung saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar.

Hukuman tersebut semestinya membuatnya absen saat melawan Belgia. Namun, FIFA kemudian memutuskan menangguhkan hukuman satu pertandingan Balogun selama satu tahun.

UEFA menyebut keputusan itu sebagai langkah yang “belum pernah terjadi sebelumnya, tidak dapat dipahami, dan tidak bisa dibenarkan”.

Timbul Konsekuensi

Trump, yang memiliki hubungan dekat dengan Infantino dan pernah menerima FIFA Peace Prize perdana pada Desember 2025, menyampaikan terima kasih kepada FIFA karena telah “membalikkan ketidakadilan besar”.

Kendati Amerika Serikat akhirnya kalah 1-4 dari Belgia, keputusan FIFA itu tetap menimbulkan konsekuensi. Sejumlah timnas kemudian mengajukan banding serupa, tetapi seluruhnya ditolak.

Prancis, misalnya, gagal dalam upaya membatalkan kartu kuning kontroversial yang diterima Michael Olise. Sementara itu, Inggris tidak dapat mengajukan banding setelah bek Jarell Quansah dijatuhi larangan bermain dua pertandingan akibat kartu merah langsung saat menghadapi Meksiko.

Laporan kepala koresponden olahraga The Times, Martyn Ziegler, menyebut Infantino kini menghadapi situasi sebagai “lame-duck FIFA president” atau presiden FIFA yang kehilangan pengaruh sebagai dampak langsung dari keputusan terkait Balogun.

Menarik Dukungan

Menurut laporan tersebut, dilansir Give Me Sport, sejumlah negara yang sebelumnya mendukung pencalonan kembali Infantino mulai mempertimbangkan untuk menarik dukungannya.

Negara-negara tersebut menilai keputusan menunda hukuman Balogun hingga setelah Piala Dunia 2026 telah melewati batas karena dianggap berpotensi memengaruhi hasil pertandingan.

Meski begitu, laporan itu juga menyebut Infantino diperkirakan tetap bertahan dari dampak kontroversi tersebut dan kemungkinan tidak akan memiliki lawan dalam pemilihan kembali pada 2027.

Namun, skandal Balogun disebut telah merusak posisinya sehingga hampir dipastikan menghambat target-target utamanya pada masa jabatan terakhir.

Sangat Terisolasi

Satu di antara target tersebut adalah memperluas format Piala Dunia Antarklub FIFA, yang dimenangi Chelsea pada 2025, serta membuka kemungkinan turnamen itu digelar setiap dua tahun.

Selain itu, laporan tersebut menyebut Infantino dapat melupakan rencana mengubah aturan FIFA agar bisa kembali mencalonkan diri setelah masa jabatannya berakhir pada 2031.

“Campur tangan politik dalam sepak bola tidak pernah lebih kuat daripada yang dilakukan Trump, dan penjelasan FIFA sangat menggelikan,” kata seorang sumber senior sepak bola kepada The Times.

“Kekuatan Infantino telah memudar. Kini dia sangat terisolasi dan akan menjadi presiden yang kehilangan pengaruh.”

Laporan itu juga menyebut basis dukungan utama Infantino selama ini berada di Afrika. Namun, sejumlah asosiasi sepak bola di kawasan tersebut, termasuk Mesir dan Senegal, kini mulai mempertimbangkan kembali dukungan mereka terhadap pria berusia 56 tahun tersebut.

 KLIKBETS – Penyerang Timnas Norwegia, Erling Haaland, melontarkan pesan menarik jelang duel melawan Inggris pada babak perempat final Piala Dunia 2026.

Bomber Manchester City itu meminta seluruh pihak, termasuk para pemain dan pendukung The Three Lions, untuk tetap rendah hati.

Norwegia akan menghadapi Inggris di Miami, Minggu (12/7/2026) dini hari WIB, dalam laga yang memperebutkan satu tiket ke semifinal. Pertandingan tersebut menjadi momen bersejarah bagi Norwegia yang untuk pertama kalinya berhasil menembus babak delapan besar Piala Dunia.

Menjelang laga, Haaland mengirimkan psywar singkat kepada calon lawannya.

“Saya pikir semua orang harus tetap rendah hati. Namun, mereka juga pantas percaya diri untuk lolos. Bagaimanapun, ini Inggris,” ujar Haaland kepada Sky Sports.

Laga yang Sangat Spesial

Bagi Haaland, duel melawan Inggris memiliki arti tersendiri. Selain membela klub Premier League bersama Manchester City, penyerang berusia 26 tahun itu juga lahir di Inggris.

Karena itu, ia mengaku antusias bisa menghadapi banyak pemain yang sudah dikenalnya dari kompetisi domestik.

“Ini pertandingan yang spesial. Bagi saya sangat spesial karena saya bermain di Inggris dan saya juga lahir di Inggris. Rasanya menyenangkan bisa menghadapi rekan-rekan yang biasa saya temui. Sulit dijelaskan, tetapi ini pertandingan yang unik,” kata Haaland.

Haaland menjadi salah satu pemain paling bersinar di Piala Dunia 2026. Ia sudah mengoleksi tujuh gol dari lima pertandingan dan menjadi pesaing kuat Lionel Messi dalam perburuan Sepatu Emas.

Kesan di Amerika

Ketajaman mantan striker Borussia Dortmund tersebut menjadi ancaman terbesar bagi lini belakang Inggris yang ingin melanjutkan langkah ke semifinal.

Tak hanya tampil tajam di lapangan, popularitas Haaland juga meningkat selama turnamen berlangsung. Ia mengaku terkesan dengan antusiasme para penggemar sepak bola di Amerika Serikat.

“Saya suka orang-orang Amerika. Mereka lucu dan menyenangkan. Semua hal di Piala Dunia ini luar biasa, mulai dari pertandingan, stadion hingga tempat latihan. Semuanya sangat mengesankan,” ucapnya.

Inggris Waspada

Sementara itu, gelandang Inggris, Morgan Rogers, mengakui kualitas Haaland yang dinilainya sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia.

Menurut pemain Aston Villa tersebut, menghentikan Haaland bukan perkara mudah. Namun, Inggris harus menemukan cara jika ingin melangkah ke semifinal.

“Apakah ada yang benar-benar bisa menghentikan Erling Haaland? Saya rasa belum banyak. Dia pemain luar biasa, statistiknya luar biasa, dan Anda hanya bisa mengagumi kualitasnya,” ujar Rogers.

Meski demikian, Rogers mengingatkan bahwa Norwegia bukan hanya mengandalkan Haaland.

“Bukan cuma dia. Mereka punya banyak pemain berkualitas yang kami kenal dari Premier League. Kekuatan terbesar Norwegia adalah permainan mereka sebagai sebuah tim,” tegasnya.

Jika berhasil mengalahkan Norwegia, Inggris akan menghadapi pemenang laga Argentina kontra Swiss di babak semifinal Piala Dunia 2026.

KLIKBETS – Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, berbicara mengenai tekanan, kritik, hingga peluang Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 dalam wawancara bersama Mundo Deportivo.

Pemain berusia 18 tahun itu juga mengungkapkan pandangannya mengenai kiper Timnas Belgia, Thibaut Courtois, jelang perempat final Piala Dunia 2026.

Dalam wawancara tersebut, Yamal ditanya mengenai kedewasaannya yang kerap mendapat pujian dari rekan-rekan setim meski usianya masih muda.

Menurut Yamal, pengalaman di lapangan maupun dalam kehidupan pribadi telah membentuk cara berpikirnya.

“Saya rasa itu berasal dari semua yang telah saya alami, baik di sepak bola maupun dalam kehidupan pribadi. Semua itu membuat saya menjadi lebih dewasa dan membantu saya berkembang,” ujar Yamal.

“Rekan-rekan setim saya juga banyak membantu setiap hari, begitu pula percakapan dengan orang-orang yang lebih tua dan lebih berpengalaman. Semua itu membantu saya.”

Beban di Pundaknya

Pemain jebolan La Masia itu menanggapi anggapan bahwa harapan Spanyol untuk menjuarai Piala Dunia 2026 kini berada di pundaknya.

“Pada akhirnya, saya melihatnya sebagai sesuatu yang benar-benar bisa saya nikmati. Menyenangkan ketika orang percaya dan menaruh kepercayaan kepada Anda. Saya melihatnya sebagai sesuatu yang positif, bukan tekanan, dan itu membuat saya sangat senang,” katanya.

Yamal mengakui selalu ada dua sisi ketika seorang pemain meraih kesuksesan. Menurutnya, ada pihak yang memberikan dukungan, tetapi ada pula yang berharap dirinya gagal.

“Saya rasa selalu ada dua sisi. Ada orang-orang yang percaya kepada Anda, dan ada juga yang berharap Anda tidak tampil baik agar bisa mengkritik.”

“Yang terpenting adalah tetap tenang dan terus berjalan di jalur yang sama, yaitu menang, menang, dan menang. Pada akhirnya, apa yang dikatakan orang lain tidak terlalu penting,” ucap Yamal.

Bicara soal Kritik

Ketika ditanya apakah ada kritik yang pernah benar-benar memengaruhinya, Yamal memberikan jawaban singkat.

“Tidak juga. Pada akhirnya, ketika Anda menang, semuanya terasa tidak terlalu menyakitkan.”

Yamal mengaku masih merasa bisa tampil lebih baik setelah baru pulih dari cedera.

“Saya hanya perlu terus bermain. Saya sempat absen hampir dua bulan, dan itu tentu berbeda dibanding ketika Anda sudah memainkan tujuh pertandingan secara beruntun.”

“Saya hanya perlu terus menyentuh bola, terus bermain, terus menambah menit bermain. Saya yakin pertandingan terbaik itu akan datang,” tutur runner-up Ballon d’Or 2025 itu.

Optimistis Tatap Perempat Final

Menjelang laga perempat final melawan Belgia, Yamal juga berbicara mengenai kemungkinan menghadapi Prancis atau Maroko apabila Spanyol berhasil lolos ke semifinal.

“Kami punya kenangan indah melawan Prancis, dan akan sangat spesial bagi saya jika bermain melawan Maroko,” jawabnya.

“Hal yang bagus adalah keduanya merupakan tim yang sangat kuat. Siapa pun lawannya, kami akan berusaha menang dan mencapai final.”

Tak lupa, Yamal memberikan pujian kepada kiper Belgia, Thibaut Courtois.

“Bagi saya, dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia.”

“Itu tentu akan membuat segalanya menjadi lebih sulit bagi saya. Namun, seperti biasa, saya akan masuk ke lapangan dengan keinginan untuk menang, bukan memikirkan pemain tertentu,” ujar Yamal.

KLIKBEST – Piala Dunia 2026 memasuki fase perempat final. Delapan tim terbaik telah memastikan tempat setelah melewati babak 16 besar yang penuh drama, kejutan, hingga momen emosional.

Tim-tim yang lolos ke delapan besar adalah Prancis, Maroko, Spanyol, Belgia, Norwegia, Inggris, Argentina, dan Swiss. Menariknya, tiga tuan rumah Piala Dunia 2026, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, seluruhnya sudah tersingkir.

Argentina menjadi satu di antara tim yang lolos dengan cara dramatis. Lionel Messi dan kawan-kawan harus bekerja keras sebelum menyingkirkan Mesir dengan skor 3-2.

Sementara itu, Swiss memastikan tiket perempat final setelah menang adu penalti atas Kolombia. Laga tersebut berjalan ketat sebelum Swiss akhirnya unggul 4-3 dalam drama tos-tosan.

Akhir Pahit untuk Ronaldo dan Neymar

Babak 16 besar juga menjadi panggung perpisahan bagi dua bintang besar sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Neymar.

Portugal harus tersingkir setelah kalah tipis 0-1 dari Spanyol. Hasil itu membuat mimpi Ronaldo untuk menutup karier internasionalnya dengan trofi Piala Dunia kandas.

Nasib serupa dialami Neymar. Brasil tersingkir setelah kalah 1-2 dari Norwegia. Seusai laga, Neymar disebut mengumumkan pensiun dari Timnas Brasil.

Jadwal Pertandingan

Berikut jadwal lengkap perempat final Piala Dunia 2026:

Prancis Vs Maroko Jumat, 10 Juli 2026 Boston Stadium Pukul 03.00 WIB

Spanyol Vs Belgia Sabtu, 11 Juli 2026 Los Angeles Stadium Pukul 02.00 WIB

Norwegia Vs Inggris Minggu, 12 Juli 2026 Miami Stadium Pukul 04.00 WIB

Argentina Vs Swiss Minggu, 12 Juli 2026 Kansas City Stadium Pukul 08.00 WIB

BOLADONESIA – Perseteruan Kylian Mbappe dengan senator Paraguay, Celeste Amarilla, sepertinya tidak akan berakhir cepat. Pasalnya, perseteruan itu malah menajam. Terbaru, Amarilla kembali melancarkan serangan kepada kapten timnas Prancis tersebut lewat pernyataan tegas dalam pernyataan tertulis di media sosial dan pernyataan lisan pada sebuah konferensi pers.

Amarilla tak terima dilabeli sebagai wanita keji dan rasis. Dia tak merasa seperti itu walaupun unggahan di media sosialnya dinilai banyak pihak bernada rasialisme. Dia meminta penyerang Real Madrid itu menarik kata-katanya dan meminta maaf kepada dirinya atas tuduhan miring tersebut. Bahkan, dia siap menyeret Mbappe ke meja hijau.

“Saya tak menoleransi penghinaanmu. Kamu tak kenal saya. Kamu tak tahu siapa saya dan kamu tak punya hak untuk mengatakan saya wanita keji, tak pantas berada di posisi yang saya tempati,” kata Celeste Amarilla seperti dikutip IDNEWS.TOP dari unggahan di media sosialnya. “Saya tak akan menarik kata-kata saya dan mungkin akan mengambil langkah hukum atas kekerasan berbasis gender.”

Dalam sebuah konferensi pers, seperti dikutip Le Figaro, dia bahkan mengancam Kylian Mbappe. “Biarkan dia membaca pesan saya. Saya menulis dalam bahasa Prancis dan Spanyol. Itu pun jika dia dapat membaca. Saya ingin mengatakan kepada dia, hati-hati dengan orang Paraguay! Jangan macam-macam, Mbappe! Kami sudah pernah menjebloskan Ronaldinho ke penjara. Jangan remehkan kami!” ucap dia.

Pembelaan untuk Kylian Mbappe

Menariknya, Celeste Amarilla dalam unggahan yang menanggapi cuitan Kylian Mbappe mengaku telah menghapus unggahan awalnya. Dia mengaku menyesal telah menulis kalimat-kalimat yang bernada menghina dengan menyebut luapan emosi dari darah campuran dalam dirinya sebagai apologi. Dia menilai tindakannya itu patut dibalas dengan permintaan maaf dari sang kapten Prancis.

Pada pernyataan tertulis yang diunggah lewat akun media sosialnya, Amarilla juga menegaskan, ini adalah persoalan dirinya dengan Mbappe semata, bukan dengan Prancis secara umum. Hal itu secara tidak langsung adalah respons terhadap langkah pemerintah Prancis dan Asosiasi Sepak Bola Prancis yang tegas-tegas membela Mbappe.

“Gol lain dari Kylian Mbappe. Kali ini melawan rasialisme,” ujar Presiden Emmanuel Macron menanggapi cuitan Mbappe yang menyerang balik Amarilla. “Saya mendukung penuh. Ketika ada kata-kata yang mencemarkan nama baik, nilai-nilai kami bereaksi: martabat, respek, dan persauadaran.”

Sementara itu, jaksa Paris dikabarkan telah membuka penyeledikan terhadap kasus tersebut. Dalam pernyataan resminya, mereka menyebut pernyataan Amarillabisa dijatuhi hukuman 1 tahun penjaran dan denda 45.000 euro. Mengenai hal itu, Amarilla balik menantang. Dia menyebut baik FFF maupun pemerintan Prancis tak bisa menuntut karena ini masalah pribadinya dengan Mbappe.

KLIKBETS – Kontroversi mengenai kelayakan Folarin Balogun memanas menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Timnas Amerika Serikat melawan Timnas Belgia, Selasa (7-7-2026) pagi WIB.

Sebelum duel di Stadion Seattle, Belgia mengancam akan menempuh seluruh jalur hukum yang tersedia apabila Amerika Serikat tetap memainkan Balogun.

Kurang dari dua jam sebelum kick-off, Balogun dipastikan berada dalam daftar susunan pemain Timnas Amerika Serikat yang dimainkan pelatih Mauricio Pochettino.

Sebelumnya, kubu Belgia dibuat geram setelah intervensi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, disebut berujung pada keputusan FIFA yang mengizinkan mantan penyerang Arsenal itu tampil menghadapi Belgia di Seattle, meski sebelumnya menerima kartu merah saat melawan Bosnia dan Herzegovina.

Kemarahan Belgia makin bertambah setelah komite FIFA menyatakan protes yang mereka ajukan tidak dapat diterima karena Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) bukan pihak dalam keputusan awal terkait kasus tersebut.

Langkah Belgia

Petinggi RBFA kemudian memperingatkan Amerika Serikat bahwa mereka siap membawa perkara itu hingga ke Court of Arbitration for Sport (CAS) di Lausanne dan meminta Amerika Serikat didiskualifikasi dari Piala Dunia 2026.

RBFA juga mengonfirmasi bahwa banding atas keputusan yang mengizinkan Balogun bermain telah ditolak. Dalam pernyataannya, RBFA mengaku hingga kini belum menerima dasar keputusan tersebut maupun dokumen yang sejak awal mereka minta.

RBFA menyatakan FIFA belum memberikan salinan keputusan, alasan yang menyatakan Balogun memenuhi syarat tampil, maupun laporan wasit. Menurut RBFA, hal itu merupakan pelanggaran terhadap regulasi FIFA.

RBFA juga telah memberi tahu Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) bahwa mereka menolak status kelayakan Balogun apabila namanya tercantum dalam daftar pemain yang diserahkan kepada wasit.

Itulah mengapa, RBFA menyatakan seluruh langkah lanjutan masih terbuka untuk ditempuh.

Jalur Hukum

Belgia tidak memilih menolak bertanding karena tindakan tersebut akan berujung kekalahan walkover. Sebagai gantinya, Belgia mengisyaratkan akan mengambil jalur hukum setelah pertandingan.

CAS disebut dapat menggelar sidang dengan proses cepat dalam waktu 48 jam dan mengeluarkan putusan sebelum jadwal perempat final di Los Angeles pada Jumat.

Dalam proses tersebut, Belgia akan berargumen bahwa Amerika Serikat memainkan pemain yang tidak memenuhi syarat berdasarkan regulasi FIFA. Belgia menegaskan aturan FIFA mengharuskan pemain yang menerima kartu merah menjalani hukuman minimal larangan bermain satu pertandingan.

Jika argumen itu diterima, Belgia menyebut hasil pertandingan harus dibatalkan dan diubah menjadi kemenangan 3-0 untuk Belgia sesuai regulasi FIFA.

Ancaman tersebut muncul setelah UEFA mengkritik Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Penyataan UEFA

UEFA menyebut perubahan keputusan terkait sanksi kartu merah Balogun sebagai langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, sulit dipahami, dan tidak dapat dibenarkan.

Sikap UEFA mendapat dukungan Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF), Lisa Klaveness.

Ia menegaskan hukuman otomatis minimal satu pertandingan setelah kartu merah tidak seharusnya ditinjau kembali melalui kebijakan diskresi karena prinsip tersebut telah diatur secara jelas dalam regulasi FIFA.

Klaveness juga menyatakan terdapat alasan untuk mengkhawatirkan integritas kompetisi, campur tangan politik dalam urusan olahraga, serta kredibilitas sepak bola.

KLIKBETS –  Timnas Brasil harus tersingkir dari Piala Dunia 2026 di babak 16 besar. Tim asuhan Carlo Ancelotti itu kalah 1-2 dari Norwegia di New York New Jersey Stadium, Senin (6/7/2026) dini hari WIB, di mana Erling Haaland sukses mencetak brace.

Pertarungan di antara kedua tim begitu seru, di mana pada 45 menit pertama pertandingan berakhir imbang tanpa gol. Namun, pada babak kedua, Norwegia lebih dulu mengejutkan Brasil.

Erling Haaland membuka keunggulan Norwegia setelah tandukan memaksimalkan umpan Andreas Schejelderup berhasil mengoyak jala gawang Timnas Brasil yang dikawal Alisson Becker pada menit ke-79.

Andreas Schejelderup kemudian kembali mengirimkan umpan yang membuat Erling Haaland memastikan brace pada menit ke-90. Norwegia pun di atas angin untuk memenangkan laga dan lolos ke perempat final.

Namun, Brasil memperkecil peluang lewat eksekusi penalti Neymar pada menit 90’+10. Berawal dari Casemiro yang dilanggar Ostigard di kotak penalti, Neymar maju sebagai eksekutor dan dengan tenang menaklukkan Orjan Nyland.

Skor 2-1 untuk keunggulan Norwegia bertahan hingga laga usai. Norwegia pun ini menanti lawan di perempat final, yaitu antara Meksiko dan Inggris yang baru akan bertanding pada Senin (6/7/2026) pukul 07.00 WIB.

Susunan Pemain

Brasil (4-1-2-3): Alisson Becker; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Douglas Santos; Casemiro, Bruno Guimaraes, Gabriel Martinelli; Rayan, Matheus Cunha, Vinicius Junior

Pelatih: Carlo Ancelotti

Norwegia (4-1-2-3): Orjan Nyland; Julian Ryerson, Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem, Moller Wolfe; Sander Berge; Martin Odegaard, Patrick Berg; Alexander Sorloth, Erling Haaland, Antonio Nusa

Pelatih: Stale Solbakken

KLIKBETS – Timnas Prancis berhasil lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan 1-0 atas Paraguay pada laga 16 besar Piala Dunia 2026 di Philadelphia Stadium, Minggu (5/7/2026) pagi WIB. Sang pelatih, Didier Dechamps, sukses mencatatkan sejarah lewat keberhasilan itu.

Timnas Prancis melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe menjadi penentu keberhasilan Les Bleus dengan menjebol gawang Paraguay dari titik putih.

Kemenangan 1-0 sudah cukup bagi Prancis untuk memastikan diri menghadapi Maroko di babak delapan besar yang akan digelar di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026) pagi WIB.

Menariknya, bukan hanya Kylian Mbappe yang layak disorot dari kemenangan Prancis ini, melainkan sang pelatih, Didier Deschamps, yang juga mencatatkan prestasi gemilang.

10 Kemenangan di Fase Gugur

Didier Deschamps menjadi manajer tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil memenangkan 10 pertandingan fase gugur.

Seperti dilansir dari Squawka, Kemenangan Prancis 1-0 atas Paraguay merupakan ke-10 Les Bleus di fase gugur selama ditangani oleh Deschamps.

Catatan itu diawali Deschamps sat mengantar Pancis menang atas Nigeria di 16 besar Piala Dunia 2014. Kemudian mantan gelandang Timnas Prancis itu membawa timnya menang atas Argentina, Uruguay, Belgia, dan Kroasia untuk menjadi juara Piala Dunia 2018.

Catatan berlanjut dengan tiga kemenangan di edisi 2022, yaitu atas Polandia, Inggris, dan Maroko. Sementara pada 2026, sudah ada Swedia dan Paraguay yang menjadi korban.

Jika Deschamps mampu menambah tiga kemenangan lagi di edisi 2026, gelar juara dunia kedua sebagai manajer tim akan diraihnya bersama Prancis.

KLIKBETS – Piala Dunia 2026 mulai memasuki babak 16 besar, dengan satu di antara pertandingannya mempertemukan tuan rumah Kanada melawan Maroko. Duel kedua tim akan digelar di Houston Stadium, Minggu (5-7-2026) dini hari mulai pukul 00.00 WIB.

Bakal menjadi pertandingan menarik, saat Kanada yang berstatus tuan rumah, bertemu Maroko sebagai tim terkuat di Afrika dan penuh kejutan.

Kanada berambisi melanjutkan mimpi mereka melaju sejauh mungkin di Piala Dunia 2026. Predikat tuan rumah, tak disia-siakan, dari saat lolos dari fase grup, hingga menendang Afrika Selatan di babak 32 besar. 

PialaDunia 2026

Begitu juga Maroko, tim yang dalam tren positif sejak keluar sebaga peringkat keempat di Piala Dunia 2022 Qatar. Maroko susah dihentikan sejak fase grup di edisi kali ini.

Layak dinantikan tim mana yang lebih kuat di pertandingan nanti.

Kesempatan Revans

Timnas Kanada baru menorehkan sejarah untuk pertama kalinya lolos ke babak gugur di sepanjang sejarah Piala Dunia. 

PialaDunia 2026

Grafik anak asuh Jesse Marsch itu makin positif sejak awal turnamen, dengan meraih dua kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali kalah.

Kemenangan paling mencolok diraih Les Rouges adalah menghajar Qatar 6-0 di fase grup dan kemenangan dramatis 1-0 atas Afrika Selatan di menit-menit akhir untuk lolos ke babak 16 besar.

Pertemuan dengan Maroko juga menjadi kesempatan Kanada untuk membalas kekalahan mereka di Piala Dunia 2022. Kala itu, Kanada yang diarsiteki John Herdman, kalah 1-2 di fase grup, mengantarkan mereka pulang lebih cepat dari Qatar.

Kini, Kanada punya potensi besar untuk mendepak Maroko. Selain berasa tampil di rumah sendiri, meski bermain di Houston, Kanada punya permainan agresif dalam membongkar pertahanan lawan.

Mereka mencatatkan tidak kurang dari 100 aksi tekanan di area sepertiga akhir lapangan saat mengalahkan Afrika Selatan.

Sementara Maroko punya kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan tim unggulan Belanda, meski harus ditentukan dengan adu penalti. Mental bertanding dan permainan impresif dari Ismael Saibari dkk. menjadi senjata mematikan.

Singa Atlas bisa kembali menjadi mimpi buruk bagi lawan-lawan Maroko, tak terkecuali Kanada. 

Ya, Kanada perlu mewaspadai kekuatan Maroko yang tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan berturut-turut sejak kekalahan mereka dari Senegal di final Piala Afrika 2025.

Kondisi Skuad

Kanada mendapat kabar baik dengan kesiapan pemain sayap andalan mereka, Alphonso Davies, setelah bintang Bayern Munchen itu masuk sebagai pemain pengganti pada 15 menit terakhir laga melawan Afrika Selatan. Sekaligus penampilan comeback pertamanya sejak Maret 2025.

Marsch tidak menutup kemungkinan memainkan Davies sejak awal untuk meladeni Maroko, meski Richie Laryea masih difavoritkan bermain sebagai starter.

Marsch menghadapi dua dilema krusial, yakni pemilihan Jacob Shaffelburg dan Liam Millar di posisi sayap kiri, menentukan antara Promise David, Cyle Larin, dan Tani Oluwaseyi untuk mendampingi Jonathan David di lini depan.

Di kubu Maroko, Singa Atlas sempat dibuat cemas saat melawan Belanda ketika Chadi Riad ditarik keluar pada menit ke-75. Akan tetapi, pemain Crystal Palace itu pulih dengan cepat dan kembali berlatih penuh sehingga diperkirakan akan tampil dalam laga nanti.

Redouane Halhal dan Marwane Saadane bersiaga jika Riad akhirnya tidak bisa bermain. Namun, pelatih Mohamed Ouahbi diperkirakan akan memiliki skuad yang sepenuhnya bugar, termasuk Ismael Saibari.

Prakiraan Susunan Pemain

Kanada (4-4-2): Crepeau; Johnston, Bombito, Cornelius, Laryea; Buchanan, Saliba, Eustaquio, Shaffelburg; David, Oluwaseyi

Pelatih: Jesse Marsch

Maroko (4-2-3-1): Bono; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi; Diaz, Ounahi, El Khannouss; Saibari

Pelatih: Mohamed Ouahbi

Minggu, 5 Juli 2026

Pukul 00.00 WIB

Stadion Houston, Houston

 KLIKBETS – Lamine Yamal kembali menjadi pusat perhatian di Piala Dunia 2026. Kali ini, pemain muda Timnas Spanyol itu memicu perbincangan luas setelah melontarkan komentar mengenai kekuatan Timnas Prancis.

Pernyataan tersebut muncul menjelang kemenangan telak Prancis 3-0 atas Swedia, Rabu dini hari WIB kemarin.

Dalam pertandingan itu, Kylian Mbappe bersama Ousmane Dembele dan Michael Olise tampil impresif untuk membawa Les Bleus melangkah ke babak 16 besar.

Hasil tersebut membuat Prancis akan menghadapi Paraguay pada 16 besar. Namun, jika kedua tim terus melaju, Prancis dan Spanyol berpeluang bertemu di semifinal.

Menjelang kemungkinan duel itu, Yamal ditanya apakah Prancis lebih baik daripada Spanyol. Pemain yang masih berusia 18 tahun hingga 13 Juli mendatang itu memberikan jawaban terbilang singkat, tetapi menohok.

“Tidak. Mereka belum pernah mengalahkan kami sejak Euro. Mereka tidak bisa lebih baik dari kami,” ujar Yamal.

Komentar Netizen

Meski begitu, Yamal juga mengatakan hasil-hasil sebelumnya tidak lagi menjadi penentu. Menurutnya, tidak ada tim yang benar-benar menjadi favorit di Piala Dunia karena format fase gugur membuat setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri.

Komentar tersebut langsung memancing reaksi di media sosial X.

Seorang pengguna menilai Yamal “kehilangan arah”, sementara pengguna lain menyebut sang pemain tidak pernah belajar karena kerap berbicara sebelum pertandingan.

Komentar lain juga menyinggung kemungkinan pertemuan Prancis kontra Spanyol. Satu di antara pengguna menulis bahwa jika laga itu benar-benar terjadi, Kylian Mbappe akan menghukum Spanyol.

Ada pula yang mengkritik Yamal karena dinilai terlalu banyak berbicara, meski belum memenangkan apa pun.

Performa Meyakinkan

Di sisi lain, Prancis terus menunjukkan performa meyakinkan di bawah arahan Didier Deschamps. Les Bleus mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan catatan kemenangan di seluruh pertandingan yang telah dijalani.

Kedalaman skuad Prancis juga menjadi sorotan. Prancis tetap memiliki banyak pilihan, meski pemain seperti Desire Doue dan Rayan Cherki memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Selain produktif saat menyerang, Prancis dinilai tampil solid dalam setiap fase permainan. Serangan balik yang efektif dipadukan dengan kontribusi seluruh pemain saat bertahan membuat penampilan Les Bleus menjadi satu di antara yang paling menonjol di turnamen sejauh ini.

Yamal sebelumnya beberapa kali mampu membuktikan ucapannya di lapangan. Namun, performa Prancis saat ini membuat mereka menjadi satu di antara tim yang paling diperhitungkan di Piala Dunia 2026.