28 Oktober 2026

KLIKBETS

KLIKBETS – Partai semifinal Piala Presiden 2026 akan menghadirkan duel sarat gengsi antara Persebaya Surabaya dan Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026) malam.

Pertemuan dua tim rival asal Jawa Timur ini dipastikan menjadi laga yang menyita perhatian publik sepak bola nasional.

Selain memperebutkan tiket ke final, kedua tim juga membawa misi mempertahankan harga diri dalam rivalitas yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Persebaya melangkah ke semifinal dengan catatan impresif. Tim asuhan Bernardo Tavares keluar sebagai juara Grup B setelah menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan.

Sementara di sisi lain, Arema FC lolos ke empat besar dengan status runner-up Grup A. Meski sempat menelan kekalahan dari Persib Bandung pada fase grup, Singo Edan mampu bangkit dan mengamankan tiket semifinal lewat penampilan yang cukup stabil di laga lainnya.

“Saya sudah melihat beberapa pertandingan Arema, tetapi saya akan menganalisis Arema lagi. Saya pikir Arema memiliki tim yang bagus dan pemain-pemain yang bagus,” ungkap Bernardo Tavares, pelatih Persebaya.

Bernardo Tavares menyadari pertandingan nanti tidak hanya menghadirkan rivalitas tinggi, tetapi juga mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki kualitas untuk melangkah ke partai final.

Mantan pelatih PSM Makassar tersebut juga memberikan apresiasi terhadap kedalaman skuad yang dimiliki Arema. Menurutnya, persaingan antarpemain di setiap posisi membuat kualitas permainan Singo Edan tetap terjaga sepanjang turnamen.

“Mereka memiliki persaingan yang bagus di setiap posisi. Satu atau dua pemain bisa membuat posisi tersebut menjadi sangat baik. Ini bagus untuk turnamen seperti ini, karena mungkin satu pemain bermain selama satu jam dan pemain lainnya bermain selama 30 menit, atau masing-masing bermain 45 menit,” imbuhnya.

Modal Kuat Menuju Semifinal

Persebaya dipastikan harus mencari solusi di lini depan karena Alex Martins berpeluang absen akibat cedera. Kehilangan striker andalan tentu menjadi tantangan bagi Bernardo Tavares. Momen ini jadi kans bagi Yann Mabella dan Ramadhan Sananta.

Situasi serupa juga dialami Arema FC. Singo Edan kemungkinan tidak dapat memainkan Gustavo Henrique yang juga dibekap cedera.

Meski demikian, tim asuhan Arema masih memiliki sejumlah pemain berkualitas seperti Diego Landis, Matheus Blade, dan Joel Vinicius yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan besar.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyebut Singo Edan membawa modal kuat menuju semifinal. Dua kemenangan pada fase sebelumnya menghadirkan dorongan kepercayaan diri bagi Singo Edan untuk menghadapi tekanan laga besar.

“Kami datang ke semifinal dengan kondisi sangat kuat berkat dua kemenangan di laga sebelumnya,” ucap Marcos Santos.

“Kami siap melaju ke final dengan tetap menghormati Persebaya, tetapi kami akan memberikan perlawanan terbaik dan mengingat bahwa Arema adalah pemenang terbanyak di turnamen ini,” lanjut pelatih asal Brasil tersebut.

Butuh Alternatif di Lini Serang

Laga ini diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Absennya Alex Martins dan Gustavo Henrique membuat kedua tim harus mencari alternatif dalam membangun serangan.

Karena itu, pertarungan di lini tengah diperkirakan menjadi faktor penentu, terutama duel kreativitas Persebaya menghadapi pressing dan permainan langsung yang bisa diperagakan Arema.

Di atas kertas, Persebaya sedikit lebih diunggulkan berkat performa sempurna selama fase grup. Namun, Arema memiliki pengalaman tampil dalam pertandingan-pertandingan besar dan kerap menunjukkan mental kuat pada fase gugur.

Dengan rivalitas yang selalu menghadirkan tensi tinggi, semifinal Piala Presiden 2026 ini diprediksi berlangsung sengit hingga menit terakhir, dengan efektivitas dalam memanfaatkan peluang dan ketenangan dalam momen-momen krusial berpotensi menjadi penentu tiket menuju partai final.

Prakiraan Susunan Pemain

  • Persebaya (4-3-3): Ernando Ari (kiper); Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson Silva (belakang); Diogo Ramalho, Rachmat Irianto, Francisco Rivera (tengah); Malik Risaldi, Yann Mabella, Miguel Pereira (depan)
  • Pelatih: Bernardo Tavares
  • Arema (4-3-3): Adi Satryo (kiper); Achmad Maulana, Diego Landis, Wallison Maia, Johan Alfarizi (belakang); Matheus Blade, Betinho, Arkhan Fikri (tengah); Gabriel Silva, Joel Vinicius, Marcos Vinicius (depan)
  • Pelatih: Marcos Santos

Prediksi Bola.com: Persebaya 50-50 Arema FC

Live: Indosiar dan vidio.com

Pukul: 20.00 WIB

Tempat: Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar

KLIKBETS – Timnas Indonesia datang ke laga melawan Vietnam dengan modal positif. Skuad Garuda menyapu bersih dua pertandingan awal Grup A Piala AFF 2026 dengan kemenangan, sekaligus menjaga peluang besar untuk lolos ke babak semifinal.

Setelah membungkam Kamboja dengan skor 5-1 pada laga pembuka, Timnas Indonesia kembali meraih hasil maksimal saat menghadapi Timor Leste dengan memetik kemenangan 3-0.

Laga berikutnya akan menjadi ujian penting bagi Tim Garuda. Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor,  Senin (3-8-2026). Kemenangan akan membuka jalan Indonesia menuju semifinal, meski masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Singapura.

Sejumlah pemain Timnas Indonesia menunjukkan optimisme tinggi menjelang duel melawan Vietnam.

Bek kiri, Shayne Pattynama, menjadi satu di antara yang tampil percaya diri setelah mencetak gol pembuka saat mengalahkan Timor Leste. Gol pada menit ke-74 itu menjadi awal kemenangan 3-0 Indonesia atas Timor Leste.

“Senang bisa mencetak gol. Lebih penting lagi, kemenangan lain untuk tim,” tulis Shayne Pattynama melalui akun Instagram pribadinya.

Jordi Amat Puas

Bek senior, Jordi Amat, juga mengungkapkan rasa bangganya setelah membantu Indonesia mencatatkan clean sheet. Sepanjang pertandingan melawan Timor Leste, Jordi beberapa kali harus bekerja keras mengantisipasi serangan balik lawan.

Baginya, enam poin dari dua pertandingan serta belum kebobolan menjadi modal berharga untuk menghadapi laga berikutnya.

“6 poin, tidak kebobolan. Ayo untuk lebih banyak lagi!” tulis Jordi Amat di akun Instagram pribadinya.

Optimisme serupa disampaikan Eliano Reijnders. Winger Timnas Indonesia itu menilai dua kemenangan beruntun menjadi bekal penting sebelum menghadapi Vietnam dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.

“Dua kemenangan dari dua pertandingan. Senin kita pergi lagi,” tulis Eliano Reijnders.

Semangat Juang

Sementara itu, Marc Klok menegaskan Timnas Indonesia harus tetap mempertahankan semangat juang yang telah ditunjukkan pada dua laga awal.

Menurutnya, kemenangan atas Timor Leste menjadi bukti bahwa Garuda mampu menjaga fokus hingga peluit panjang berbunyi.

“Terus berjuang hingga akhir. Bangga dengan usaha tim dan kemenangan lainnya. Terima kasih atas dukungannya. Tugas besar di depan besok Senin,” ujar Marc Klok.

Dengan kepercayaan diri yang sedang tinggi serta peluang lolos ke semifinal di depan mata, Timnas Indonesia kini mengalihkan seluruh fokus untuk menghadapi Vietnam. Laga tersebut dipastikan menjadi satu di antara penentu langkah skuad Garuda di Piala AFF 2026.

KLIKBETS – Peluang Persija Jakarta untuk melaju ke babak semi-final Piala Presiden 2026 sejatinya masih terbuka. Tetapi hanya mukjizat yang bisa membawa mereka lolos ke empat besar. Macan Kemayoran saat ini berada di posisi ketiga dengan satu poin.

Itu setelah mereka kalah 0-1 dari Persebaya (25/7/2026), dan bermain imbang 2-2 atas wakil Thailand, Port FC (29/7/2026).

Tuan rumah Persebaya sendiri telah memastikan kelolosan usai meraup dua kemenangan. Port FC menyusul di pos runner-up dengan koleksi empat poin. Sementara PSMS Medan telah dipastikan tersingkir usai menelan dua kekalahan.

Di atas kertas, Port FC akan jauh diunggulkan untuk menemani Persebaya. Selain unggul poin dari Persija, The Lions memiliki selisih gol yang lebih baik. Lantas, bagaimana kesempatan Persija untuk lolos dari lubang jarum?

Persebaya Diminta Main Serius

Peluang setipis mungkin hanya bisa diraih jika Persija mampu mengalahkan PSMS. Jika hasil laga berakhir seri atau kalah, anak asuh Shin Tae-yong dipastikan tersingkir.

Dengan kemenangan atas PSMS, perolehan poin Persija akan bertambah menjadi empat poin. Setara dengan Port FC yang baru akan menghadapi Persebaya Surabaya pada malam harinya (1/8/2026).

Oleh karena itu, Ilham Rio Fahmi dkk wajib memantau hasil laga lain di Grup B. Sembari berharap Persebaya tampil serius di laga pamungkas grup kontra Port FC.

Skenario Kelolosan Persija

Hitungan selisih gol akan menjadi penentu andai Persija menang atas PSMS dan Port FC kalah dari Persebaya. Mengingat head-to-head kedua kesebelasan berimbang. Saat ini, Port FC mengantongi keunggulan dua gol.

Sementara itu, Persija justru memiliki selisih gol minus satu lantaran gol bunuh diri Radovan Pankov di laga pertama. Andai Persija menang 1-0 atas PSMS, Persebaya harus menggunguli Port FC dengan selisih tiga gol. Begitu pun seterusnya, hingga keunggulan gol Port FC terlampaui.

 KLIKBETS – Timnas Vietnam memiliki kiper andalan baru. Patrik Le Giang yang memiliki garis keturunan Slovakia resmi menyelesaikan proses naturalisasi pada Januari 2026.

Patrik Le Giang tak perlu terlalu lama menanti debut. Kiper berusia 33 tahun itu langsung menjadi andalan pasukan Kim Sang-sik di Piala AFF 2026. Ia dipasang sebagai starter saat The Golden Star Warriors menggilas Timnas Timor Leste dengan skor 7-0 beberapa waktu yang lalu. 

Dalam wawancara dengan sebuah media Slovakia yang dikutip dari Soha, Patrik Le Giang mengungkapkan mimpi besarnya. Ia ingin membawa Timnas Vietnam berlaga di putaran final Piala Dunia 2030.

“Impian setiap orang Vietnam saat ini adalah bosa berpartisipasi dalam Piala Dunia 2030,” tegas Patrik Le Giang. 

Potensi Perubahan Regulasi

Patrik Le Giang juga mengikuti betul rencana FIFA yang akan kembali mengubah jumlah peserta Piala Dunia. Kabarnya pada edisi 2030, akan ada 64 tim yang ikut di putaran final.

Jika aturan itu diresmikan, Patrik Le Giang merasa peluang Timnas Vietnam untuk melaju ke putaran final Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko akan sangat terbuka.

“Dengan FIFA memperluas turnamen menjadi 64 tim, peluang bagi negara-negara berkembang di Asia untuk mengembangkan sepak bola semakin meningkat pesat. Namun, saya tidak ingin fokus pada tahun 2030 yang masih jauh saat ini. Saya hidup di masa sekarang,” jelasnya. 

Menyambut Piala Asia 2027

Patrik Le Giang memang tengah membela Timnas Vietnam di Piala AFF 2026. Namun, ada satu turnamen lain yang membuatnya sangat bersemangat.

Turnamen yang dimaksud adalah Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi pada Januari mendatang. Timnas Vietnam akan kembali ikut serta pada turnamen itu.

“Kami meraih kesuksesan besar dengan lolos ke final Kejuaraan Asia di Arab Saudi. Turnamen ini juga akan menampilkan pesaing seperti Korea Selatan, Jepang, dan Australia. Turnamen ini untuk seluruh Asia, sama seperti Euro untuk Eropa,” tandasnya.

 KLIKBETS – Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara terkait gelombang kritik yang mengiringi penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Melalui unggahan panjang di media sosial, Gianni Infantino membela FIFA sekaligus menyindir pengkritik yang menurutnya lebih memilih “menebar kebencian” dibanding menikmati turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Pernyataan tersebut muncul setelah FIFA menuai sorotan terkait sejumlah kontroversi sepanjang turnamen, mulai dari keputusan disiplin pemain, persoalan visa, hingga dugaan campur tangan politik.

Dalam unggahan Instagram yang terdiri dari 15 slide, Infantino menyampaikan pesan keras kepada pihak-pihak yang selama ini mengkritik FIFA. Ia menuding sejumlah media dan pengamat telah menyebarkan kebencian serta rumor yang tidak benar.

Menurut Infantino, saat para pengkritik sibuk melontarkan tudingan, FIFA justru bekerja keras memastikan Piala Dunia 2026 berjalan lancar.

Ia juga mengklaim turnamen berlangsung aman tanpa insiden besar, serta menghadirkan kebahagiaan bagi jutaan suporter yang hadir langsung maupun miliaran penonton di seluruh dunia.

Klaim Turnamen Berjalan Aman dan Penuh Persatuan

Gianni Infantino menyebut lebih dari tujuh juta penonton dari lebih 200 negara menghadiri pertandingan di 16 kota tuan rumah di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Ia menegaskan Piala Dunia 2026 berlangsung tanpa kekerasan maupun gangguan keamanan yang berarti. Menurutnya, sepak bola berhasil menyatukan berbagai bangsa dan menjadi simbol persatuan, bukan perpecahan.

Infantino juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah tiga negara tuan rumah, aparat keamanan, sukarelawan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.

Bela Kebijakan FIFA soal Visa dan Keputusan Disiplin

Dalam pernyataannya, Infantino turut menyinggung kritik mengenai kebijakan visa selama Piala Dunia 2026.

Ia mengakui memang ada sebagian kecil orang yang ditolak masuk ke negara tuan rumah, tetapi menilai publik mengabaikan fakta bahwa jutaan visa berhasil diterbitkan.

Ia juga membela berbagai keputusan kontroversial wasit dan komite disiplin FIFA, termasuk kasus yang ramai diperbincangkan terkait Folarin Balogun.

Menurut Infantino, keputusan-keputusan seperti kartu merah yang diperdebatkan atau pembatalan hukuman bukanlah hal asing dalam dunia sepak bola dan juga kerap terjadi di liga-liga besar.

Kontroversi Belum Berakhir

Pernyataan Gianni Infantino diperkirakan tidak akan meredakan kritik terhadap FIFA. Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) sebelumnya telah memastikan akan mengajukan pengaduan resmi kepada Komite Etik FIFA terkait dugaan campur tangan politik dalam kasus Balogun.

Selain itu, hubungan FIFA dengan UEFA juga dikabarkan memanas setelah badan sepak bola Eropa tersebut menilai FIFA telah “melewati batas” dalam penanganan kasus disiplin selama turnamen.

Sorotan juga masih tertuju pada investigasi terhadap tindakan para pemain Argentina usai final Piala Dunia melawan Spanyol.

Sebelumnya, kebocoran surat Infantino kepada Federasi Sepak Bola Argentina yang memuji profesionalisme tim juga menuai kritik karena dinilai bertolak belakang dengan insiden keributan yang terjadi seusai pertandingan final.

BOLADONESIA – Kiper timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, tidak mau menganggap remeh timnas Kamboja. Menurut Nadeo, Kamboja bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata.

Kamboja bakal menjalani partai Piala ASEAN 2026 melawan Indonesia di Stadion Pakansari pada Senin (27/7). Kamboja tidak punya modal positif karena menelan kekalahan dari Singapura pada partai pekan pembuka.

“Coach juga sudah menganalisa bagaimana pertandingannya, bagaimana kekuatan apa saja yang Kamboja punya. Sebagai pemain pasti sendiri kita juga mempersiapkan diri sesuai instruksi pelatih juga pastinya,” ujar Nadeo dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan.

“Pertandingan pertama tidak gampang meskipun kita sudah lihat Kamboja kemarin kalah 1-2 di home lawan Singapura, eh tapi itu tidak menjadi alasan bahwa kita melihat Kamboja juga tim yang sepele atau tim gampang untuk dikalahkan,” imbuhnya.

Nadeo Argawinata Punya Motivasi Ekstra Besar

Lebih lanjut, Nadeo mengaku punya motivasi sangat besar di Piala ASEAN 2026. Kiper berumur 29 tahun itu bertekad membawa Skuad Garuda menjadi rasa Asia Tenggara untuk kali pertamanya.

“Selama 30 tahun kita mengikuti Piala AFF tapi belum pernah sekali pun mendapatkan juara. Saya rasa dengan hadirnya Coach John (Herdman) sekarang dengan apa yang dia bawa, kita di sini fokus selama di Bali untuk membangun koneksi itu antar satu sama pemain, antar pemain ke pelatih, atau siapa pun yang ada di dalam tim saat ini.”

“Untuk hasilnya ya pasti kita mau juara. Setelah 30 tahun kita mengikuti piala AFF pasti kita mau juara dan ya kita percaya akan itu dan semoga itu bisa terjadi di turnamen edisi kali ini,” tuntas Nadeo.

Selepas menghadapi Kamboja, Skuad Garuda bakal bertolak ke Thailand untuk menantang Timor Leste. Laga tersebut rencananya mentas pada Jumat (31/7).

KLIKBETS – Sebuah stasiun televisi Argentina menyusun daftar 10 tokoh ternama yang dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas munculnya fenomena yang mereka sebut sebagai “Argentinophobia” setelah Piala Dunia 2026.

Timnas Argentina hampir berhasil mempertahankan gelar juara dunia setelah melaju hingga partai final. Sepanjang fase grup, Lionel Messi dkk. menyapu bersih kemenangan atas Aljazair, Austria, dan Yordania.

Langkah Argentina berlanjut dengan menyingkirkan Tanjung Verde, Mesir, Swiss, dan Inggris sebelum menghadapi Spanyol pada partai final di New York New Jersey Stadium, Senin lalu.

Namun, Argentina gagal mempertahankan gelar setelah kalah 0-1 dari Spanyol. Gol Ferran Torres pada babak tambahan menjadi penentu kemenangan wakil Eropa tersebut.

Sebut 10 Tokoh Dunia

Sepanjang turnamen, Argentina menjadi sasaran kritik dari berbagai pihak. Sebagian menilai mereka beberapa kali diuntungkan oleh keputusan wasit, sementara yang lain menyoroti perilaku para pemain di lapangan.

Give Me Sport melaporkan, dalam program “Todo Noticias”, jurnalis Jonatan Viale kemudian menyebut 10 tokoh internasional yang menurutnya menjadi sosok utama di balik apa yang disebut sebagai Argentinophobia.

Satu di antaranya adalah pelatih Mesir, Hossam Hassan. Ia sebelumnya melontarkan kritik setelah Mesir tersingkir dari babak 16 besar oleh Argentina dan menuding FIFA memberikan perlakuan yang menguntungkan Lionel Messi serta Tim Tango.

Nama jurnalis Inggris, Piers Morgan, juga masuk daftar tersebut. Selama Piala Dunia 2026, Morgan beberapa kali melontarkan kritik kepada Argentina.

Seusai final, ia menulis di media sosial X:

“Perilaku menjijikkan dari para pemain Argentina di akhir pertandingan, terutama Paredes. Mereka hanya sekumpulan pemain kasar dan penuh kekerasan, sekaligus memalukan bagi sepak bola. Saya belum pernah sebahagia ini melihat sebuah tim kalah.”

Tokoh Lainnya

Menanggapi unggahan itu, Viale berkata:

“Apakah kita benar-benar harus mendengarkan seorang jurnalis Inggris yang mengucapkan omong kosong seperti itu?”

Tokoh lain yang ikut disebut ialah aktor asal Amerika Serikat, Samuel L. Jackson. Setelah final Piala Dunia 2026, ia menyebut Argentina sebagai “satu di antara negara paling rasis di dunia.”

Selain itu, Viale memasukkan nama kreator konten asal Amerika Serikat, IShowSpeed. Selama turnamen berlangsung, pria berusia 21 tahun itu beberapa kali hadir di pertandingan Argentina untuk mendukung lawan mereka.

Penggemar Cristiano Ronaldo tersebut juga beberapa kali terlibat adu mulut dengan suporter Argentina dan merayakan kemenangan Spanyol di final.

Daftar tersebut juga mencantumkan Wali Kota New York, Zohran Mamdani, Presiden Meksiko. Claudia Sheinbaum, penyanyi Spanyol. Rosalía, aktor Cile, Pedro Pascal, streamer Spanyol, Ibai, serta mantan bintang film dewasa asal Lebanon, Mia Khalifa.

Respons Javier Milei dan Pemain Argentina

Presiden Argentina, Javier Milei, turut menanggapi berbagai kritik yang mengarah kepada negaranya melalui media sosial.

“Masalah Argentina adalah kami menonjol. Kami tidak pernah luput dari perhatian, banyak orang iri kepada kami, dan kami hebat dalam hampir segala hal. Maaf, tetapi seseorang harus mengatakannya,” tulis Milei.

Dalam unggahan lain yang memperlihatkan dirinya mengenakan kaus Timnas Argentina hasil rekayasa AI di balik jas, Milei menulis:

“Hidup Argentina!”

Ia juga mengunggah pesan lain yang berbunyi:

“Apakah Anda punya musuh? Itu berarti Anda pernah membela sesuatu. Kami membela Argentina.”

Sejumlah pemain Argentina juga memberikan tanggapan. Lisandro Martinez menulis setelah final Piala Dunia 2026:

“Ingatlah bahwa kejatuhan orang besar adalah kebahagiaan bagi mereka yang biasa-biasa saja.”

Sementara itu, gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, melalui media sosial menuliskan:

“Terima kasih juga kepada mereka dari negara lain yang mengirimkan pesan untuk mengejek atau bergembira atas kesedihan kami. Tanpa disadari, kalian membuat kami makin bangga menjadi orang Argentina setiap harinya,” tulisnya.

KLIKBETS – Persib Bandung akan memulai perjalanan di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Arema FC pada laga perdana Grup A. Laga kedua tim berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7 /2026).

Laga ini menjadi ujian awal Bagi Persib untuk mengukur sejauh mana kekuatan tim sebelum kompetisi resmi dimulai. Turnamen pramusim ini juga jadi pertandingan resmi perdana Persib di bawah kendali Igor Tolic.

Persib dipastikan mengincar kemenangan melawan Arema FC. Dukungan penuh Bobotoh di stadion tentu menjadi energi tambahan bagi skuad Maung Bandung di atas lapangan.

Kendati begitu, Persib dipastikan tanpa kekuatan penuh melawan Singo Edan. Tercatat, tujuh pemain Persib absen di Piala Presiden 2026 karena sedang memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Ketujuh pemain tersebut adalah Ragnar Oratmangoen, Sandy Walsh, Beckham Putra Nugraha, Saddil Ramdani, Thom Haye, Marc Klok, dan Eliano Reijnders.

Namun, situasi tersebut tidak akan membuat Igor Tolic khawatir. Sebab, Persib memiliki kedalaman skuad yang cukup mumpuni di setiap lininya.

Ada beberapa pemain Persib yang bisa menjadi kunci permainan tim saat menghadapi Singo Edan. Siapa saja? Berikut ulasan Bola.com, selengkapnya.

Adam Alis

Gelandang berusia 32 tahun ini diprediksi kembali menjadi pilar penting Persib di lini tengah. Adam Alis dikenal memiliki kemampuan dalam mengatur tempo permainan dan distribusi bola yang rapi.

Selain itu, Adam kerap muncul sebagai pemecah kebuntuan. Kemampuannya dalam mencari ruang kosong dan melakukan penyelesaian akhir menjadi keuntungan bagi tim Maung Bandung.

Gakuto Notsuda

Gakuto Notsuda diyakini mampu mengisi peran yang ditinggalkan Marc Klok di lini tengah. Gelandang asal Jepang ini dikenal sebagai pemain yang pintar dalam memutus aliran bola tim lawan.

Ajang Piala Presiden 2026 ini juga jadi kesempatan Notsuda membuktikan kualitas di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang hadir di stadion.

Sebelum bergabung dengan Persib, Notsuda memperkuat klub Thai League, BG Pathum United, sejak 2024.

Kehadiran Notsuda menambah catatan sejarah tersendiri bagi Maung Bandung.

Ia tercatat sebagai pemain berpaspor Jepang keempat yang pernah mengenakan seragam Maung Bandung setelah Satoshi Otomo (2009/10), Shohei Matsunaga (2010/11 dan 2017), serta Kenji Adachihara (2013).

Gabriel Mutombo

Pemain asal Prancis ini merupakan amunisi anyar Maung Bandung di lini belakang. Mutombo diharapkan mampu membuat pertahanan Persib tetap kuat setelah ditinggal Federico Barba.

Mutombo memiliki postur tinggi dan kuat dalam duel udara. Karakter tersebut sesuai dengan kebutuhan tim Persib musim ini.

Dia juga tidak akan kesulitan beradaptasi dengan permainan tim. Pasalnya, sebelum berlabuh ke Persib, Mutombo pernah merasakan atmosfer laga di Bandung saat memperkuat klub Thailand, Ratchaburi FC.

KLIKBETS– Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) berencana mengajukan keluhan resmi kepada FIFA terkait dugaan campur tangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam pencabutan kartu merah penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, di Piala Dunia 2026.

Kontroversi bermula ketika Balogun mendapat kartu merah setelah secara tidak sengaja mengenai tendon Achilles bek Bosnia dan Herzegovina, Tarik Muharemovic. Namun, keputusan tersebut kemudian dibatalkan setelah muncul kabar bahwa Trump menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Keputusan itu memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Trump bahkan memuji FIFA karena, menurutnya, telah “membatalkan sebuah ketidakadilan besar”, yang kemudian menjadi salah satu kontroversi terbesar sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Presiden NFF, Lise Klaveness, menilai keputusan tersebut menjadi preseden berbahaya karena dinilai melibatkan pengaruh politik terhadap proses pengambilan keputusan dalam sepak bola.

“Ketika Anda membengkokkan aturan seperti ini, Anda sedang berada di jalan yang licin yang bisa membahayakan seluruh permainan,” kata Klaveness kepada The Times.

NFF: Integritas Sepak Bola Dipertaruhkan

Menurutnya, keputusan tersebut seharusnya tidak pernah terjadi dan FIFA perlu memberikan penjelasan secara terbuka.

“Yang terpenting, ini seharusnya tidak terjadi. Sangat penting sekarang untuk ada komunikasi yang jujur mengenai kasus ini. Kita semua tahu keputusan itu dipengaruhi kekuatan dari luar dan tidak melalui proses yang semestinya.”

Klaveness juga meminta FIFA mengakui bahwa pencabutan kartu merah Balogun merupakan sebuah kesalahan.

“Kami membutuhkan pemimpin FIFA untuk mengatakan bahwa ini adalah sebuah kekeliruan. Jika organisasi mulai menyesuaikan diri terhadap tekanan para pemimpin negara dan kepentingan politik, maka batas campur tangan pemerintah dalam sepak bola akan semakin kabur. Dan itulah yang terjadi.”

Bukan Kali Pertama Norwegia Mengkritik FIFA

Ini bukan kali pertama NFF berselisih dengan FIFA selama Piala Dunia 2026. Sebelumnya, federasi tersebut juga memprotes keputusan FIFA memberikan penghargaan perdana Peace Prize kepada Donald Trump.

Menurut NFF, keputusan tersebut berpotensi melanggar prinsip netralitas politik yang selama ini dijunjung tinggi oleh FIFA.

Selain itu, Norwegia juga termasuk salah satu federasi yang menolak wacana FIFA memperluas jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim. NFF menilai rencana tersebut berlebihan dan dikhawatirkan dapat mengurangi kualitas turnamen, sejalan dengan kritik yang juga disampaikan banyak pendukung sepak bola.

 KLIKBETS – Timnas Argentina tampil di bawah performa saat menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Meski pertandingan berlangsung ketat, tim asuhan Lionel Scaloni kesulitan menciptakan ancaman sepanjang laga.

Laga baru benar-benar memanas setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah pada menit ke-93.

Sepanjang 90 menit waktu normal, Argentina bahkan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang lawan. Itu menjadi kali pertama dalam sejarah final Piala Dunia sebuah tim gagal mencatatkan percobaan tembakan selama waktu normal.

Keunggulan jumlah pemain kemudian dimanfaatkan Spanyol pada babak tambahan. La Furia Roja menciptakan sejumlah peluang sebelum Ferran Torres memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-106.

Penampilan Argentina yang dinilai tidak biasa memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Sorotan juga mengarah kepada bahasa tubuh Lionel Messi serta ucapannya kepada rekan-rekan setim di lorong stadion menjelang kick-off.

Ucapan Messi Jadi Perbincangan

Sebuah video memperlihatkan Messi berbicara kepada para pemain Argentina di lorong stadion sebelum pertandingan dimulai. Dalam rekaman tersebut, kapten Tim Tango itu tampak menyinggung sesuatu yang terjadi di ruang ganti.

“Tenang saja, semuanya. Lupakan semua yang terjadi. Lupakan semuanya. Fokus bermain, hanya itu.”

Namun, situasi di lapangan tidak berjalan sesuai harapan. Fernandez harus meninggalkan pertandingan lebih cepat setelah menerima kartu merah, sementara beberapa pemain lain, termasuk Leandro Paredes, juga kehilangan ketenangan.

Komentar Netizen

Seorang pengguna media sosial menulis bahwa ia ingin mengetahui alasan di balik ucapan Messi tersebut dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi sebelum final.

Give Me Sport menghimpun beragam komentar. Satu di antaranya menyebut pertandingan berlangsung terasa janggal, sementara video itu makin memunculkan keraguan.

Ada pula yang menilai Argentina tampil seolah tidak ingin berada di lapangan karena minim tekanan, serangan, maupun pertahanan.

Pengguna lain meyakini ada sesuatu yang terjadi sebelum pertandingan dan menyebut kebenarannya pada akhirnya akan terungkap.

Beberapa warganet juga menyoroti ekspresi Enzo Fernandez sebelum laga dimulai. Satu di antara komentar menyebut gelandang itu tampak menangis, sesuatu yang dianggap tidak biasa mengingat ia dikenal sebagai pemain yang penuh semangat.

Komentar tersebut juga mengaitkannya dengan kartu merah yang diterima Fernandez dalam pertandingan.

Penjelasan Jurnalis

Di tengah berbagai spekulasi, jurnalis Argentina Hernan Castillo memberikan penjelasan mengenai suasana emosional di ruang ganti Argentina.

Jurnalis yang pernah bekerja untuk ESPN itu menyatakan pidato di ruang ganti menjadi sangat emosional karena Messi mengungkapkan kemungkinan laga tersebut menjadi pertandingan terakhirnya bersama timnas.

“Hari sebelumnya, pidato di ruang ganti menjadi jauh lebih emosional karena dia juga berbicara bahwa itu kemungkinan menjadi pertandingan terakhirnya.”

Hingga kini, Messi belum memastikan apakah masih akan kembali membela Argentina. Pada usia 39 tahun, laga final Piala Dunia 2026 hampir dipastikan menjadi penampilan terakhirnya di ajang tersebut.

Reaksi Messi

Melalui media sosial, Messi juga menyampaikan reaksinya setelah kekalahan dari Spanyol.

“Rasa sakitnya sangat besar dan butuh waktu agar luka ini bisa sembuh,” tulisnya.

Meski demikian, Messi mengaku tetap membawa kenangan positif dari perjalanan Argentina di turnamen tersebut.

“Saya juga membawa semua hal baik. Kami membalikkan keadaan dalam setiap pertandingan dengan memberikan segalanya di lapangan, dan itu akan selalu dikenang. Dukungan seluruh negara, ditambah kerja keras dan usaha kelompok ini, membawa kami kembali menjadi salah satu tim terbaik di dunia.”

Messi menutup pesannya dengan memberikan ucapan selamat kepada Spanyol atas keberhasilan menjadi juara Piala Dunia 2026.