28 Oktober 2026

KLIKBETS

KLIKBETS – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 ikut mempertemukan Swiss melawan Aljazair di Stadion BC Place Vancouver, Jumat (3/7/2026) pagi mulai pukul 10.00 WIB. Duel ini tak kalah menarik, sebab kedua tim punya potensi yang sama untuk membuat kejutan. 

Piala Dunia tiket

Timnas Swiss layak menyandang status kuda hitam paling berbahaya di Eropa. Di bawah arahan pelatih Murat Yakin, skuad Rossocrociati dikenal memiliki organisasi permainan yang solid, disiplin pertahanan rapat, dan kerap menyulitkan bahkan menyingkirkan tim-tim raksasa.

Swiss menunjukkan status mereka sebagai penantang serius. Mereka melaju ke putaran final tanpa terkalahkan di babak kualifikasi zona Eropa. dan berlanjut di putaran final Piala Dunia 2026.

Swiss tak pernah kalah di tiga pertandingan Grup B, dengan torehan dua kemenangan dan sekali imbang. Swiss pun menjuarai Grup B.

Aljazair tak kalah berbahaya. Piala Dunia kali ini merupakan partisipasi yang keenam bagi tim berjulukan Les Fennecs atau Rubah Gurun sepanjang sejarahnya. Prestasi terbaik mereka adalah melaju ke babak 16 besar pada edisi 2014 di Brasil.

Tim yang dipimpin pelatih Vladimir Petkovic berhasil lolos ke babak 32 besar dari jalur peringkat ketiga terbaik, setelah berjibaku bersaing dengan Argentina dan Austria di Grup J.

Timnas Swiss sudah lama memiliki reputasi sebagai tim kuda hitam dan penjegal langkah tim-tim mapan. Dari 12 penampilan sebelumnya, Swiss tiga kali menembus babak perempat final yakni pada tahun 1934, 1938, dan 1954.

Menjelang duel kontra Aljazair, Swiss layak mendapat apresiasi tinggi karena berhasil finis di atas tuan rumah Kanada. Breel Embolo punya bekal bermain imbang 1-1 melawan Qatar, menghajar Bosnia-Herzegovina 4-1, dan mempermalukan tuan rumah Kanada 2-1 selama fase Grup.

Tim yang punya julukan lain Devils Rouges ini mengakhiri fase grup dengan catatan tujuh gol yang dicetak dan tiga gol kebobolan, sebuah peningkatan dibandingkan fase grup tahun 2022 di mana mereka mencetak empat gol dan kebobolan tiga gol.

Jika pelatih Murat Yakin berhasil membawa timnya melaju ke babak 16 besar, ini akan menjadi kali keempat secara berturut-turut Swiss mencapai tahap tersebut dalam kompetisi ini.

Swiss tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan kompetitif terakhir mereka, dengan enam kemenangan dan satu-satunya kekalahan dalam 10 laga kompetitif terakhir terjadi saat mereka takluk 3-2 dari juara Euro 2024, Spanyol, di ajang Nations League pada November 2024. 

Hasilliga terbaru

Sementara Aljazair berambisi melaju jauh sekaligus memperbaiki prestasi mereka di Brasil 12 tahun silam. Aljazair hanya menelan satu kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir, yakni ketika dihajar Argentina lewat hattrick Lionel Messi di laga pertama Grup J tanggal 17 Juni lalu.

Lalu Riyad Mahrez dan kawan-kawan mengandaskan perlawanan Yordania 2-1 dan menahan imbang Austria 3-3. Pemenang antara Swiss kontra Aljazair akan bertemu dengan pemenang antara Kolombia atau Ghana di babak 16 besar.

Komposisi Skuad

Swiss bakal tidak bisa diperkuat bek sayap Silvan Widmer di laga nanti, karena cedera pinggul. Luca Jaquez akan mendapat kepercayaan bermain atas performa apiknya saat melawan Kanada dengan tampil sebagai starter di posisi bek kanan, sementara Nico Elvedi dan Manuel Akanji diperkirakan akan tetap menempati posisi bek tengah.

Granit Xhaka dipastikan akan mengisi lini tengah, sedangkan kualitas teknis dan semangat juang Johan Manzambi bisa menjadi aset berharga dalam peran di belakang penyerang Breel Embolo.

Di kubu Aljazair, penyerang Mohamed El Amine Amoura, diragukan tampil karena cedera yang tidak disebutkan secara spesifik. Jika ia belum siap tampil sejak awal laga, kemungkinan besar lini depan akan diisi oleh Riyad Mahrez, Ibrahim Maza, Fares Chaibi, dan Amine Gouiri.

Sementara gelandang bertahan Nabil Bentaleb berharap dapat mencatatkan penampilan ke-64 bersama Timnas Aljazair. Ia bakal bekerja sama dengan dua bek tengah Aissa Mandi serta Ramy Bensebaini.

Prediksi Line-up

Swiss (4-2-3-1): Kobel; Jaquez, Elvedi, Akanji, Rodriguez; Freuler, Xhaka; Sow, Manzambi, Vargas; Embolo

Pelatih: Murat Yakin

Aljazair (4-2-3-1): Zidane; Belghali, Mandi, Bensebaini, Ait-Nouri; Boudaoui, Bentaleb; Mahrez, Maza, Chaibi; Gouiri

Pelatih: Vladimir Petkovic

BOLADONESIA – Kylian Mbappe menjadi bintang timnas Prancis saat menang 3-0 atas timnas Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7/2026) pagi WIB. Pada partai itu, dia mencetak brace. Setelah mebuka skor pada pengujung babak pertama, dia berlari ke arah sang pelatih, Didier Deschamps.

Soal selebrasinya itu, Mbappe mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan persembahan bagi Deschamps yang tengah berduka. Sepekan lalu, Deschamps harus meninggalkan kamp Les Bleus karena ibundanya meninggal dunia. Dia sampai tak mendampingi tim saat laga melawan Norwegia pada matchday pamungkas di fase grup.

“Inilah DNA tim ini. Kami semua bersama-sama. Pelatih baru saja melewati masa sulit yang, sayangnya, akan dialami pula oleh semua orang. Ada hal-hal yang lebih penting dari sepak bola. Melalui isyarat ini, dia tahu bahwa dia tak akan peranh sendirian. Apa pun yang terjadi, kami akan mndukung dia,” kata Kylian Mbappe seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Le Figaro.

Menariknya, Deschamps juga menunjukkan respek kepada sang penyerang. Saat keluar dari lapangan untuk digantikan Jean-Philippe Mateta, Mbappe mendapat sambutan tak terduga. Sang pelatih terlihat menjura dengan merentangkan tangannya ke depan. Berkat brace-nya, Mbappe memang mencapai milestone dengan melewati torehan 16 gol Miroslav Klose. Kini, dia hanya kalah dari Lionel Messi.

Kylian Mbappe Merendah

Mampu mencetak 2 dari 3 gol yang membawa timnas Prancis menang 3-0 atas timnas Swedia, Kylian Mbappe juga menyamai koleksi 6 gol Lionel Messi dalam perburuan top scorer Piala Dunia 2026. Meskipun demikian, pemain Real Madrid tersebut tetap merendah. Dia menyebut torehan gol memang tugasnya. Performa apik pun sudah menjadi ekspektasi publik dari dirinya.

“Aku tahu berada di mana dan apa yang perlu dilakukan. Namun, ini bukan hanya tentang aku, ini tentang tim juga. Hari ini adalah kompetisi baru. Kami bermain baik meskipun agak ragu-ragu pada awal pertandingan. Kami bisa saja punya start lebih baik, tapi kami cepat beradaptasi. Kami punya beberapa peluang yang gagal berbuah gol, tapi itu memang bagian dari sepak bola,” ucap dia.

Penyerang berumur 27 tahun itu pun tak lantas menatap ke depan, yakni laga melawan timnas Paraguay pada babak 16 besar. Dia memasang kewaspadaan tinggi karena kejutan yang dibuat La Albirroja pada 32 besar. Dia mengungkapkan, “Kami akan mengalihkan perhatian kepada Paraguay. Mereka tim yang harus diwaspadai. Mereka mengalahkan Jerman dan tak ada laga mudah di Piala Dunia.”

Berkat brace yang dibuat di gawang Swedia, Mbappe kini tercatat sebagai pemain dengan koleksi gol terbanyak pada fase gugur Piala Dunia. Total, dia mengemas 10 gol. Itu melebihi dua legenda Brasil, Leonidas da Silva dan Ronaldo Luis Nazario de Lima. Keduanya sama-sama hanya mencetak 8 gol.

KLIKBETS – Tidak ada babak dalam Piala Dunia yang lebih kaya oleh kehidupan daripada fase grup. Di sanalah dunia masih utuh. Belum ada bendera yang dilipat karena perjalanan telah usai. Belum ada ruang ganti yang berubah sunyi oleh mimpi yang berakhir. 

PialaDunia tiket

Belum ada koper yang dikemas dengan perasaan pulang terlalu cepat. Belum ada anak yang bertanya mengapa ayahnya menitikkan air mata setelah peluit panjang. Selama beberapa hari itu, empat puluh delapan bangsa masih memandang langit dengan keyakinan yang sama: masih ada hari esok, masih ada peluang, masih ada alasan untuk berharap.

Di situlah letak keajaiban yang sering luput dari perhatian. Kita terbiasa mengingat Piala Dunia melalui para juaranya. Kita menghafal finalnya, gol-gol penentunya, atau momen ketika sebuah negara mengangkat trofi emas di bawah hujan konfeti. Padahal kehidupan justru paling penuh terasa sebelum semua itu terjadi. Sebelum klasemen mengerucut. Sebelum hitung-hitungan peluang berubah menjadi vonis. Sebelum sejarah memilih siapa yang berhak melanjutkan perjalanan dan siapa yang harus mengakhirinya.

Fase grup adalah satu-satunya waktu ketika sepak bola masih memelihara seluruh kemungkinan. Pada babak inilah dunia belum terbagi menjadi pemenang dan yang tersingkir. Harapan masih dimiliki oleh semua orang. Bahkan negara yang datang tanpa beban, dengan pengalaman yang jauh lebih sedikit dibandingkan para raksasa, masih berhak memimpikan keajaiban. Selama peluit terakhir belum berbunyi, masa depan belum menjadi milik siapa pun.

Hidup Dalam Kepastian

Barangkali di situlah letak kemanusiaan terdalam olahraga. Manusia tidak pernah hidup hanya dari kepastian. Yang membuat seseorang terus berjalan justru kemungkinan. Kemungkinan untuk menang. Kemungkinan untuk bangkit setelah kalah. Kemungkinan menulis sejarah yang sebelumnya dianggap mustahil. Selama kemungkinan itu masih hidup, keberanian selalu menemukan alasan untuk bertahan.

Maka fase grup Piala Dunia 2026 tidak hanya melahirkan angka-angka di papan klasemen. Ia melahirkan wajah-wajah manusia. Di Kansas City, Curaçao menahan Ekuador tanpa gol. Itu bukan sekadar skor 0-0. Itu adalah malam ketika Eloy Room, penjaga gawang berusia 37 tahun, berdiri seperti tembok terakhir sebuah bangsa kecil. Ia membuat 15 penyelamatan, hanya satu di bawah rekor Piala Dunia milik Tim Howard, dan membawa Curaçao meraih poin pertama mereka sepanjang sejarah turnamen. Sebuah negeri kecil tiba-tiba mempunyai malam yang akan diceritakan kepada anak-anaknya bertahun-tahun kemudian.

Di tempat lain, Cape Verde memperlihatkan bahwa ukuran sebuah negara tidak menentukan ukuran keberaniannya. Mereka datang sebagai debutan, tetapi tidak datang untuk meminta belas kasihan. Setelah menahan Spanyol dan Uruguay, mereka melaju ke babak 32 besar dari grup yang dihuni dua nama besar sepak bola dunia. Dalam kisah mereka, Piala Dunia kembali menjalankan tugas purbanya: memberi ruang kepada bangsa yang selama ini jarang dilihat dunia untuk berdiri di tengah cahaya. 

Klasemenliga

Legenda Memperpanjang Sejarah

Namun fase grup tidak hanya tentang mereka yang baru lahir ke panggung sejarah. Ia juga tentang mereka yang sedang bertahan melawan waktu. Lionel Messi, pada usia 39 tahun, masuk dari bangku cadangan melawan Yordania dan mencetak gol tendangan bebas.

Dengan gol itu, ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun, sekaligus memperpanjang catatan golnya menjadi 19 di turnamen ini. Tetapi di balik rekor itu, ada sesuatu yang lebih sunyi: seorang legenda sedang memperpanjang percakapannya dengan sejarah, mungkin untuk terakhir kalinya. 

PialaDunia tiket

Itulah kontras paling indah dari fase grup. Di satu sisi, ada pemain-pemain yang baru diperkenalkan kepada dunia. Di sisi lain, ada legenda yang tampak sedang menunda perpisahan. Yang muda membawa rasa lapar akan masa depan. Yang tua membawa kedalaman dari semua kemenangan dan kehilangan yang pernah dilaluinya. Sepak bola mempertemukan awal dan akhir dalam lapangan yang sama.

Tetapi mungkin kisah paling menggetarkan justru datang dari mereka yang sejak awal tahu peluangnya lebih kecil. Mereka memasuki stadion dengan menyadari bahwa lawan mereka lebih kaya pengalaman, lebih tinggi peringkatnya, lebih mahal nilai skuadnya, dan lebih dijagokan hampir seluruh dunia. Mereka mengetahui semua statistik itu. Tetapi mereka tetap berdiri tegak ketika lagu kebangsaan dikumandangkan.

Mereka tetap menatap mata lawannya. Mereka tetap menyerang ketika kesempatan datang. Mereka tidak sedang mempertahankan prediksi; mereka sedang mempertahankan martabat.

Tempat Perpisahan

Yordania sudah tersingkir ketika menghadapi Argentina, tetapi mereka tetap mencetak gol melalui Musa Al-Taamari. Gol itu tidak mengubah nasib turnamen mereka, tetapi mengubah cara mereka pulang. Mereka tidak pulang sebagai angka di dasar klasemen. Mereka pulang dengan jejak: tiga pertandingan, tiga gol, dan keberanian debutan yang menolak menjadi figuran di pesta besar orang lain.

Bukankah kehidupan manusia sendiri sering kali seperti itu?

Tidak semua orang memasuki pertarungan dengan peluang terbaik. Tidak semua bangsa memulai sejarah dari garis yang sama. Tidak semua mimpi tumbuh di tanah yang subur. Tetapi manusia selalu memiliki satu kebebasan yang tidak dapat dirampas oleh siapa pun: memilih untuk tetap bertanding. Dalam pengertian itulah, keberanian sering kali menjadi kemenangan yang lebih besar daripada skor.

Lalu hari-hari itu mulai berlalu.

Satu per satu peluit panjang terdengar. Satu per satu klasemen menjadi pasti. Satu per satu bendera diturunkan dari tribun. Lagu kebangsaan yang kemarin masih memenuhi stadion mulai menghilang dari daftar pertandingan berikutnya. Ruang-ruang ganti yang semula dipenuhi tawa berubah menjadi tempat perpisahan.

Uruguay dengan Cara yang Pahit

Uruguay merasakannya dengan cara yang pahit. Dua kali juara dunia itu tersingkir setelah kalah 0-1 dari Spanyol. Alex Baena mencetak gol yang cukup untuk membawa Spanyol melaju, sementara Uruguay pulang tanpa kemenangan. Marcelo Bielsa menerima kegagalan itu dengan wajah seorang lelaki yang tahu bahwa sepak bola kadang mengadili lebih kejam daripada sejarah. 

Klasemenliga

Di situlah kita menyadari bahwa yang perlahan habis bukan hanya jumlah peserta. Yang berkurang adalah kemungkinan. Setiap negara yang pulang membawa serta jutaan mimpi yang belum sempat mencapai tujuan. Piala Dunia terus berjalan, tetapi dunia yang ikut berjalan di dalamnya semakin mengecil.

Ironisnya, ketika babak gugur dimulai dan pertandingan menjadi jauh lebih dramatis, Piala Dunia justru kehilangan sebagian wajah manusianya. Dunia tidak lagi lengkap. Yang tersisa hanyalah mereka yang berhasil bertahan. Kita memang semakin dekat kepada juara, tetapi semakin jauh dari kebersamaan yang beberapa hari sebelumnya memenuhi setiap sudut stadion.

Mungkin karena itulah fase grup selalu meninggalkan kenangan yang sulit dijelaskan. Ia bukan babak ketika trofi diperebutkan. Ia adalah babak ketika harapan masih dimiliki bersama. Ketika legenda masih berjalan berdampingan dengan para pendatang baru.

Ketika raksasa masih harus membuktikan dirinya. Ketika bangsa-bangsa yang dianggap kecil masih memiliki hak yang sama untuk menantang sejarah. Ketika seluruh dunia masih percaya bahwa keajaiban belum memilih tujuannya.

Kelengkapan yang Sementara

Dan barangkali, setelah semua sorak-sorai itu berlalu, itulah warisan paling indah yang ditinggalkan Piala Dunia kepada umat manusia: bukan sekadar mengajarkan bagaimana menjadi juara, melainkan mengingatkan bahwa sebelum sejarah memilih siapa yang menang, ia terlebih dahulu memberi setiap bangsa kesempatan yang sama untuk bermimpi. 

PialaDunia tiket

Selama fase grup berlangsung, dunia masih lengkap.

Dan justru karena kelengkapan itu hanya sementara, ia menjadi bagian paling indah yang kelak paling kita rindukan.

KLIKBETS – Dari sembilan negara wakil Asia di Piala Dunia 2026 tinggal menyisakan Jepang dan Australia yang berhasil melangkah ke babak 32 Besar.

Tujuh kontestan yakni Uzbekistan, Jordania, Arab Saudi, Qatar, Irak, Korsel, dan Iran rontok di fase grup. Korsel dan Iran sempat punya harapan ke putaran berikutnya. Namun mereka secara menyakitkan harus terlempar dari daftar delapan peringkat ketiga terbaik.

Raja Isa Raja Akram Syah menganalisa ada tiga aspek yakni kelemahan karakter, kualitas pemain, dan tim analis yang dimiliki tim-tim tersebut.

“Sistem turnamen selalu sulit bagi para peserta. Termasuk Piala Dunia 2026 ini. Tiap tim harus punya karakter kuat, kualitas pemain bagus, dan tim analis mumpuni. Wakil AFC hanya beberapa negara yang memiliki tiga aspek itu,” katanya.c

Faktor Materi

Pengamat sepak bola asal Malaysia itu menunjuk Korsel dan Jepang punya karakter kuat. Tapi materi pemain Korsel tak cukup untuk bersaing di Grup A. Sementara Jepang nyaris sempurna.

“Pelatih lokal mampu menjaga karakter khas Korsel dan Jepang. Australia tak punya karakter khusus, tapi mereka punya tim analis yang pandai merancang taktik,” jelasnya.

Raja Isa menilai mayoritas tim Asia sangat menggebu-gebu di pertandingan pertama. Namun dia laga berikutnya performa mereka sedikit menurun.

“Di sistem turnamen, pelatih dan stafnya harus pintar menjaga fisik dan mental pemain siap melawan tim manapun. Tapi saya lihat kebanyakan tim Asia sangat semangat di awal, tapi performa mereka merosot di pertandingan berikutnya,” ucapnya.

Debutan Melempem

Raja Isa tak menyalahkan spirit pemain Korsel yang sukses mengalahkan Ceko 2-1 di partai pembuka.

“Misi Korsel sudah benar. Mereka harus dapat poin di pertandingan pertama. Tapi sayang setelah menang atas Ceko, mereka merasa langkah berikutnya makin mudah. Tapi mereka lupa harus melawan tuan rumah Meksiko. Korsel juga masih ngotot ingin mengalahkan Afrika Selatan. Padahal seri saja sudah cukup untuk ke babak 32 Besar,” paparnya.

Mantan pelatih PSM dan Persipura itu juga menyebut Yordania dan Uzbekistan sebagai debutan Piala Dunia 2026 tak menunjukkan permainan terbaiknya.

“Jordania dan Uzbekistan sangat meyakinkan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Tapi di Piala Dunia 2026, kualitas mereka tak nampak. Terutama Uzbekistan. Saya nilai pergantian pelatih dari Timur Kapadze ke Fabio Cannavaro kesalahan fatal Federasi Uzbekistan. Sehingga karakter tim tak nampak,” tuturnya. 

KLIKBETS – Sebanyak 28 kontestan telah berhasil mengamankan tiket lolos ke Babak 32 besar Piala Dunia 2026. Sejumlah kejutan tercipta dalam daftar ini, termasuk tim berstatus debutan yang langsung bisa melenggang ke fase gugur. 

Beritabola terkini

Hingga Sabtu malam hari ini, Grup A hingga I sudah memastikan dua kontestan yang berhasil lolos sebagai juara grup dan runner-up. Artinya, masih ada persaingan ketat yang akan tersaji dari Grup J hingga L pada Minggu (28-6-2026) dini hari WIB.

Meski begitu, tiga grup yang disebut paling akhir ini sebetulnya sudah memiliki dua calon, yang akan berebut posisi teratas. Dengan demikian, tiga slot tersisa bakal diperebutkan lewat jalur peringkat ketiga terbaik.

Lantas, dari 28 yang sudah lolos, siapa saja daftar negara yang sejauh ini telah mengamankan tiket untuk melanjutkan perjuangannya di babak 32 besar Piala Dunia 2026?

Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Sang Jawara Grup

Sejauh ini, sudah ada 10 negara yang dipastikan menyegel posisi mereka di puncak klasemen akhir.

Sebagian besar memang berstatus sebagai tim kuat yang masuk daftar unggulan pada edisi Piala Dunia kali ini, dari Brasil (Grup C), Jerman (Grup E), Belanda (Grup F), Spanyol (Grup H), Prancis (Grup I), dan Argentina (Grup J).

Argentina sebetulnya baru bermain sebanyak dua kali, tetapi mereka sudah pasti menjadi pemuncak klasemen.

Selain itu, ada pula tim-tim kejutan yang akhirnya merebut posisi puncak, termasuk dua tuan rumah, Meksiko (Grup A) dan Amerika Serikat (Grup D), serta tim-tim seperti Swiss (Grup B), hingga Belgia (grup G).

Berstatus Runner-Up

Sementara itu, untuk status runner-up, sejauh ini sudah ada sembilan kontestan yang lolos, terdiri dari Grup A hingga Grup I, yang telah menyelesaikan seluruh pertandingannya.

Tim-tim yang berhasil melenggang dengan posisi kedua adalah Afrika Selatan (Grup A), Kanada (Grup B), Maroko (Grup C), Australia (Grup D), Pantai Gading (Grup E), Jepang (Grup F), Mesir (Grup G), hingga Norwegia (Grup I).

Namun, yang paling spesial tentu saja Tanjung Verde. Tim yang berstatus sebagai debutan di Piala Dunia 2026 ini berhasil langsung lolos ke fase gugur setelah menduduki peringkat kedua Grup H. 

PialaDunia 2026

Peringkat Ketiga Terbaik

Dari total delapan slot yang tersedia dari jalur peringkat ketiga terbaik, sejauh ini sudah ada lima tim yang dipastikan mengamankan tiket.

Mereka adalah Bosnia-Herzegovina (Grup B), Paraguay (Grup D), Ekuador (Grup E), Swedia (Grup F), Senegal (Grup I).

Masih ada beberapa tim yang punya peluang untuk memperebutkan tiga slot tersisa, termasuk Aljazair yang akan menggelar laga terakhirnya di Grup J, hingga Kongo yang segera menuntaskan Grup K.

Sejauh ini, hanya tinggal Grup J, K, dan L, yang baru akan bertanding pada Minggu (28-6-2026).

Namun, Argentina sudah dipastikan lolos sebagai juara Grup J, sedangkan dua posisi teratas Grup K dipastikan jadi milik Kolombia dan Portugal, sedangkan Grup L milik Inggris dan Ghana.

Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Juara Grup: Meksiko (Grup A), Swiss (Grup B), Brasil (Grup C), Amerika Serikat (Grup D), Jerman (Grup E), Belanda (Grup F), Belgia (Grup G), Spanyol (Grup H), Prancis (Grup I), Argentina (Grup J)

Runner-Up: Afrika Selatan (Grup A), Kanada (Grup B), Maroko (Grup C), Australia (Grup D), Pantai Gading (Grup E), Jepang (Grup F), Mesir (Grup G), Tanjung Verde (Grup H), Norwegia (Grup I)

Peringkat 3 Terbaik: Bosnia-Herzegovina (Grup B), Paraguay (Grup D), Ekuador (Grup E), Swedia (Grup F), Senegal (Grup I)

Ket: update hingga Sabtu (27-6-2026) pukul 20.00 WIB

Jangan Lewatkan Laporan Eksklusif dari AS

KLIKBETS –  Gelandang Spanyol Pedri memuji penyerang Argentina Lionel Messi yang tetap bersinar di Piala Dunia 2026 meski sudah berusia 39 tahun. Pedri menilai eks rekan setimnya di Barcelona itu masih menunjukkan kualitas level atas di panggung terbesar.

Messi terus menjadi poros permainan Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia di turnamen yang digelar di Amerika Utara. Performanya sepanjang fase awal juga berbuah deretan rekor baru.

Pedri dan Messi pernah satu tim di Barcelona pada musim 2020-2021. Pengalaman itu membuat Pedri memahami langsung standar permainan peraih delapan Ballon d’Or tersebut.

Menjelang laga terakhir Grup H melawan Uruguay, Pedri kembali menegaskan kekagumannya. Ia menyebut usia tidak mengikis kemampuan sang kapten Argentina dalam mengendalikan permainan.

Pedri menyebut momen bermain satu lapangan dan berlatih bersama Messi sebagai fase penting dalam kariernya. Ia menilai pengalaman itu meninggalkan banyak pelajaran yang masih ia bawa hingga kini.

Saya beruntung bisa bermain dan berlatih bersamanya,” ujar Pedri kepada DSports.

Kecerdasan Bermain Jadi Kunci di Usia 39 Tahun

Saya sangat menikmati pengalaman itu dan belajar banyak darinya. Sekarang saya juga sangat menikmati melihatnya bermain,” tambah Pedri.

Menurut Pedri, keunggulan utama Messi berada pada kecerdasan membaca permainan. Ia menilai Messi selalu lebih cepat menemukan ruang dan posisi ideal ketimbang pemain lain.

Gelandang muda Spanyol itu melihat kemampuan memahami ruang membuat Messi tetap dominan meski faktor kecepatan bukan lagi senjata utama. Dalam pandangannya, kualitas semacam ini hanya dimiliki segelintir pemain.

Saya pikir ketika melihat pertandingan di televisi dan hanya memperhatikan dirinya, dia selalu mencari di mana ruang kosong berada atau di mana dia bisa menerima bola tanpa kawalan,” jelas Pedri.

Rekor Messi di Piala Dunia 2026

Performa Messi di Piala Dunia 2026 mencuat sejak fase grup. Kapten Argentina tersebut mencetak lima gol, masing-masing trigol ke gawang Aljazair dan dua gol saat menghadapi Austria, untuk memimpin lini serang tim.

Kontribusi itu mengantar Argentina lolos ke babak gugur sebagai juara grup. Di saat yang sama, bintang Inter Miami tersebut merangkai rekor baru di ajang empat tahunan ini.

Messi kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 18 gol. Ia juga memegang rekor kemenangan terbanyak di Piala Dunia dengan 18 kemenangan, jumlah penampilan terbanyak dengan 28 laga, serta menit bermain terbanyak yang mencapai 2.489 menit.

KLIKBETS – FIFA resmi menjatuhkan hukuman larangan bermain sebanyak lima pertandingan kepada gelandang Qatar, Assim Madibo. Dia dihukum setelah tekel kerasnya menyebabkan gelandang Kanada, Ismael Kone, mengalami patah kaki pada ajang Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut diumumkan Komite Disiplin FIFA pada Kamis (26/6/2026), seperti dikutip dari CBC. Madibo dinilai melakukan pelanggaran serius atau serious foul play saat Qatar menghadapi Kanada di Vancouver pekan lalu.

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan telak Kanada 6-0 itu, Madibo langsung diganjar kartu merah setelah melakukan tekel berbahaya terhadap Kone.

FIFA menyatakan hukuman tersebut masih dapat diajukan banding oleh pihak terkait.

Kemenangan perdana Kanada di Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi momen bersejarah. Namun, laga tersebut justru dibayangi cedera serius yang dialami Ismael Kone.

Insiden terjadi pada menit ke-51 ketika Kone menerima tekel dari belakang yang dilakukan Madibo. Para pemain yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung menyadari bahwa cedera yang dialami gelandang Kanada itu sangat serius.

Kone terlihat kesakitan sambil memegangi kakinya dan menutupi mulut dengan tangan sebelum ditandu keluar lapangan.

Hasil pemeriksaan medis kemudian mengonfirmasi pemain berusia 24 tahun tersebut mengalami patah tulang tibia dan fibula pada kaki kirinya. Ia harus menjalani operasi untuk mempercepat proses pemulihan.

Meski menjadi penyebab cedera tersebut, Madibo juga tampak terpukul dengan insiden yang terjadi. Pemain Qatar itu dikabarkan mendatangi langsung Kone setelah pertandingan untuk menyampaikan permintaan maaf secara pribadi.

Bukan Hukuman Terberat

Sementara itu, Kone mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan selama masa pemulihan.

“Kalian tidak bisa membayangkan betapa bersyukurnya saya kepada semua orang yang telah menghubungi saya dan mendoakan kesembuhan saya,” tulis Kone melalui akun Instagram pribadinya.

Hingga berita ini diturunkan, Federasi Sepak Bola Qatar belum memberikan komentar resmi terkait hukuman yang dijatuhkan FIFA kepada Madibo.

Meski tergolong berat, sanksi lima pertandingan untuk Madibo belum menjadi hukuman terbesar yang pernah dijatuhkan FIFA di ajang Piala Dunia.

Pada Piala Dunia 2014 di Brasil, striker Uruguay, Luis Suarez, menerima hukuman sembilan pertandingan internasional serta larangan terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola selama empat bulan setelah menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini.

Sementara itu, pada Piala Dunia 1994, bek Italia Mauro Tassotti dijatuhi hukuman delapan pertandingan akibat menyikut penyerang Spanyol, Luis Enrique.

Kasus yang melibatkan Assim Madibo kini menjadi salah satu insiden paling kontroversial di Piala Dunia 2026, terutama karena dampaknya yang membuat Ismael Kone harus mengakhiri turnamen lebih cepat akibat cedera parah

KLIKBETS – Bintang Inggris, Jude Bellingham, tidak mendapat kartu merah saat laga melawan Ghana di Piala Dunia 2026, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Padahal, ia terlihat menutupi mulutnya saat berbicara dengan pemain Ghana, Jordan Ayew. 

Alasan di balik insiden tersebut akhirnya terungkap. Apakah itu? 

Insiden tersebut terjadi hanya tiga hari setelah pemain Paraguay, Miguel Almiron, mendapat kartu merah karena menutupi mulutnya saat berbicara kepada bek Turki, Mert Muldur, dalam pertandingan lain di akhir pekan.

Saat itu, Muldur melaporkan ucapan Almiron kepada wasit. Insiden tersebut kemudian diperiksa melalui VAR dan berujung pada kartu merah untuk pemain Paraguay tersebut.

Gara-gara kejadian itu, banyak penonton kebingungan mengapa Bellingham tidak menerima hukuman serupa setelah tertangkap kamera melakukan hal yang tampak sama.

Namun, menurut laporan yang beredar, percakapan antara Bellingham dan Ayew tidak diselidiki lebih lanjut karena dianggap berlangsung dalam suasana santai dan bersahabat.

Kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina, sebenarnya telah menjelaskan aturan baru tersebut sebelum turnamen Piala Dunia 2026 dimulai.

“Pemain tetap boleh menutupi mulut mereka dengan lengan atau jersey karena mereka mungkin sedang berbincang dengan teman,” ujar Collina.

“Sangat normal bagi pemain untuk berbicara sebelum, selama, atau setelah pertandingan.”

“Jadi jika percakapannya bersifat ramah, mereka bisa terus melakukannya tanpa masalah.”

Namun, Collina menegaskan situasinya berbeda jika percakapan berlangsung dengan nada konfrontatif.

“Ketika percakapan bersifat konfrontatif, menutupi mulut bisa berarti Anda sedang melakukan sesuatu yang sangat salah. Dalam kondisi seperti itu, hukumannya adalah kartu merah.”

Bellingham dan Ayew tampak hanya mengobrol biasa, sehingga tidak ada alasan bagi wasit untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Sementara itu, insiden yang melibatkan Almiron dan Muldur terjadi dalam situasi yang jauh lebih panas.

Keributan bermula setelah penyerang Paraguay, Isidro Pitta, terjatuh akibat benturan dengan pemain lawan. Para pemain Turki menuduh Pitta berpura-pura cedera dan memintanya segera bangkit.

Situasi itu memicu adu mulut antara kedua kubu, yang kemudian berujung pada percakapan antara Almiron dan Muldur saat Almiron menutupi mulutnya.

Meski harus bermain dengan 10 orang, Paraguay tetap mampu meraih kemenangan 1-0 dalam pertandingan tersebut.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, kemudian menegaskan aturan mengenai larangan menutupi mulut saat berbicara dalam situasi tertentu merupakan bagian penting dari upaya menjaga sportivitas.

“Aturan tentang menutupi mulut ini sangat penting bagi kami..Ini soal rasa hormat. Ini soal contoh yang harus kita berikan,” kata Infantino. 

“Jika Anda tidak memiliki sesuatu yang perlu disembunyikan, Anda tidak perlu menutupi mulut saat berbicara dengan seseorang.”

“Aturannya sudah dijelaskan dengan sangat jelas kepada semua pihak.”

BOLADONESIA – Cristiano Ronaldo benar-benar membalas kritik yang mengarah kepadanya. Pada matchday kedua Piala Dunia 2026, dia berhasil mencetak brace dan membawa Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan (24/6/26).

Cristiano Ronaldo sudah berhasil mencetak gol pada menit keenam. Joao Cancelo memberi umpan ke tengah kotak penalti dan CR7 berhasil menyambar bola dengan sepakan first time.

Lalu pada menit ke-17, Portugal menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas yang dicetak Nuno Mendes.

Gol kedua untuk Ronaldo tercipta pada menit ke-39. Lewat serangan balik, Bruno Fernandes memberi umpan terobosan ke CR7 dan dia dengan tenang menceploskan bola ke gawang.

Pada babak kedua, Portugal menambah dua gol lagi lewat gol bunuh diri Abduvohid Nematov dan sepakan terukur Rafael Leao.

Di laga lainnya, Inggris tampil sangat buruk melawan Ghana. Mereka hanya bisa bermain imbang 0-0 dengan peluang-peluang terbaik baru tercipta setelah menit ke-80.

Hasil dan Jadwal Matchday Kedua Piala Dunia 2026

Jumat, 19 Juni

Swiss 4-1 Bosnia
Kanada 6-0 Qatar
Meksiko 1-0 Korea Selatan

Sabtu, 20 Juni

Amerika Serikat 2-0 Australia
Skotlandia 0-1 Maroko
Brasil 3-0 Haiti
Turkiye 0-1 Paraguay

Minggu, 21 Juni

Belanda 5-1 Swedia
Jerman 2-0 Pantai Gading
Ekuador 0-0 Curacao
Tunisia 0-4 Jepang
Spanyol 4-0 Arab Saudi

Senin, 22 Juni

Belgia 0-0 Iran
Uruguay 2-2 Tanjung Verde
Selandia Baru 1-3 Mesir

Selasa, 23 Juni

Argentina 2-0 Austria
Prancis 3-0 Irak
Norwegia 3-2 Senegal
Yordania 1-2 Aljazair

Rabu, 24 Juni

Portugal 5-0 Uzbekistan
Inggris 0-0 Ghana
Panama vs Kroasia (06.00 WIB)
Kolombia vs RD Kongo (09.00 WIB)

KLIKBEST – Piala Dunia 2026 akan segera dimulai dan menjadi salah satu ajang olahraga paling dinantikan oleh pecinta sepak bola di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Turnamen yang menghadirkan negara-negara terbaik dari berbagai benua ini dipastikan menyajikan pertandingan menarik setiap harinya.

LSSBO menghadirkan informasi pertandingan sepak bola secara langsung, mulai dari skor, jadwal, hingga statistik tim dan pemain.

Karena jumlah laga yang sangat banyak dan berlangsung dalam rentang waktu yang padat, para penggemar membutuhkan akses informasi yang cepat dan akurat untuk mengikuti perkembangan turnamen. Saat ini, berbagai platform digital telah menyediakan pembaruan pertandingan secara real-time. 

Salah satu sumber informasi yang dapat dimanfaatkan adalah LSSBO, yang menghadirkan informasi pertandingan sepak bola secara langsung, mulai dari skor, jadwal, hingga statistik tim dan pemain. Kehadiran layanan semacam ini membantu penggemar tetap terhubung dengan perkembangan turnamen tanpa harus selalu menonton pertandingan secara penuh.

Sebab, Piala Dunia merupakan kompetisi yang berlangsung dalam jadwal sangat padat. Dalam satu hari, beberapa pertandingan dapat digelar secara berurutan dengan melibatkan tim-tim dari grup yang berbeda. Kondisi tersebut membuat penggemar sepak bola membutuhkan informasi yang diperbarui setiap saat.

Di sisi lain, perubahan klasemen grup dapat terjadi hanya dalam hitungan jam. Sebuah gol yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan bahkan mampu mengubah posisi tim dari peringkat pertama menjadi peringkat kedua atau sebaliknya. Karena itu, informasi real-time menjadi faktor penting bagi siapa saja yang ingin mengikuti jalannya kompetisi secara menyeluruh.

Tidak hanya itu, mengetahui hasil pertandingan terbaru juga membantu penggemar memahami peluang setiap negara untuk lolos ke babak berikutnya. Dengan akses informasi yang cepat, Anda dapat langsung mengetahui dampak hasil pertandingan terhadap persaingan di grup maupun fase gugur.

Selama berlangsungnya Piala Dunia 2026, terdapat beberapa jenis informasi yang sebaiknya selalu diperhatikan oleh para penggemar sepak bola. Pertama, Skor Langsung Pertandingan. Pembaruan skor real-time memungkinkan penggemar mengetahui jalannya pertandingan tanpa harus menunggu hasil akhir. Bahkan, banyak platform yang menampilkan detail gol, kartu kuning, kartu merah, hingga pergantian pemain secara langsung.

Kedua, Jadwal Pertandingan Berikutnya. Jadwal pertandingan menjadi informasi penting agar penggemar tidak melewatkan laga favorit mereka. Dengan mengetahui jadwal secara lengkap, Anda dapat mengatur waktu untuk menonton pertandingan tim unggulan maupun laga krusial yang menentukan nasib suatu negara.

Ketiga, Klasemen Grup. Fase grup selalu menghadirkan persaingan ketat. Karena itu, klasemen harus dipantau secara rutin. Posisi tim dalam klasemen dapat berubah setiap hari tergantung hasil pertandingan yang berlangsung.

Keempat, Statistik Pemain dan Tim. Tak sedikit penggemar yang juga tertarik mengikuti statistik individu maupun tim. Data seperti jumlah gol, assist, penguasaan bola, jumlah tembakan, hingga performa pemain menjadi informasi tambahan yang membuat pengalaman mengikuti Piala Dunia semakin menarik.

Perkembangan teknologi membuat akses informasi sepak bola menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya. Kini, Anda dapat memperoleh hasil pertandingan hanya melalui perangkat smartphone atau komputer.

Salah satu cara paling praktis adalah menggunakan situs live score. Platform semacam ini menyajikan informasi pertandingan secara real-time dengan pembaruan yang berlangsung setiap menit. Pengguna tidak perlu menunggu laporan pasca pertandingan untuk mengetahui perkembangan skor.

Langkah berikutnya adalah mengaktifkan notifikasi pertandingan. Banyak situs dan aplikasi olahraga menyediakan fitur pemberitahuan otomatis ketika terjadi gol, kartu merah, atau hasil akhir pertandingan. Fitur tersebut sangat membantu bagi penggemar yang memiliki aktivitas padat namun tetap ingin mengikuti perkembangan turnamen.

Menariknya, beberapa platform juga menghadirkan statistik pertandingan secara langsung. Melalui fitur ini, pengguna dapat melihat data performa kedua tim selama pertandingan berlangsung. 

Bagi penggemar yang ingin mendapatkan skor bola langsung di LSSBO, fitur pembaruan real-time menjadi salah satu solusi praktis untuk mengikuti perkembangan pertandingan dari berbagai kompetisi dunia. 

Meski pada akhirnya, mengikuti Piala Dunia 2026 tidak hanya soal menonton pertandingan, tetapi juga memahami seluruh dinamika yang terjadi selama kompetisi berlangsung. Dengan memanfaatkan layanan informasi sepak bola yang menyediakan pembaruan real-time, Anda dapat menikmati setiap momen turnamen dengan lebih lengkap dan informatif.

Kunjungi LSSBO untuk memantau skor langsung sepak bola dari seluruh dunia secara real-time. Dapatkan update jadwal dan hasil Liga 1 Indonesia, Premier League, LaLiga, Serie A, Bundesliga, Ligue 1, Champions League, hingga Piala Dunia 2026 dengan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses kapan saja.