KLIKBETS – Pedro Porro kembali bergabung dengan Tottenham setelah membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
Bek kanan itu mendapat sambutan istimewa saat kembali mengikuti latihan bersama klub pada Kamis waktu setempat.
Para pemain tim utama, staf pelatih, karyawan klub, hingga pemain akademi Tottenham membentuk guard of honor untuk menyambut Porro.
Pemain berusia 26 tahun itu berjalan melewati barisan tersebut diiringi tepuk tangan, jabat tangan, dan sambutan hangat.
Porro menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2026. Ia tampil sebagai starter dalam lima dari tujuh pertandingan Spanyol sepanjang turnamen dan turut berkontribusi lewat dua gol.
Gol pertama Porro tercipta saat menghadapi Austria. Ia kemudian kembali mencetak gol pada semifinal melawan Prancis yang membantu Spanyol melaju ke partai final sebelum akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia.
Jadi yang Keempat
Kesuksesan tersebut membuat Porro menjadi pemain Tottenham keempat yang berhasil menjuarai Piala Dunia.
Sebelumnya, Jimmy Greaves melakukannya bersama Inggris pada 1966, Hugo Lloris bersama Prancis pada 2018, dan Cristian Romero bersama Argentina pada 2022.
Sambutan untuk Porro berlangsung di fasilitas latihan Tottenham. Ia terlihat tersenyum sembari berjabat tangan dengan rekan-rekannya saat melewati guard of honor.
Satu di antara momen yang menarik terjadi ketika Porro bertemu pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi. Keduanya kemudian berpelukan hangat.
Sampaikan Terima Kasih
Setelah mendapat sambutan tersebut, Porro menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir. Ia juga menyoroti kuatnya hubungan di dalam keluarga besar Tottenham.
“Sangat istimewa ketika melihat semua orang di sini setelah memenangkan Piala Dunia. Yang terpenting adalah hubungan yang kami miliki, keluarga ini. Terima kasih banyak atas semuanya. Jadi, mari berjuang untuk segalanya karena ini akan menjadi tahun yang hebat bagi kami,” ujar Porro.
Setelah merayakan pencapaian terbesar dalam kariernya bersama Spanyol, Porro kini kembali fokus menjalani tugas bersama Tottenham yang sedang bersiap menghadapi musim baru.
KLIKBETS – Legenda Premier League asal Wales, Craig Bellamy, pernah berada di titik terendah hingga harus menyatakan dirinya bangkrut setelah gantung sepatu.
Padahal, Bellamy memiliki karier yang mungkin diimpikan banyak pemain. Ia pernah memperkuat sejumlah klub besar seperti Newcastle United, Liverpool, Manchester City, hingga West Ham United.
Bellamy mengawali perjalanan profesionalnya bersama Bristol Rovers sebelum namanya mulai dikenal ketika membela Norwich City.
Bersama Norwich, ia mencetak 32 gol dalam 85 pertandingan. Potensinya membuat sejumlah klub Premier League tertarik, tetapi perjalanan kariernya sempat terhambat cedera ACL yang membuatnya menepi hampir sepanjang musim.
Pada periode tersebut, Bellamy juga mengaku mengalami depresi. Namun, ia mampu bangkit dan kemudian bergabung dengan Coventry City pada awal 2000-an.
Setelah membuktikan kualitasnya di level tertinggi sepak bola Inggris, Bellamy mendapat kesempatan memperkuat Newcastle United. Di St James’ Park, ia merasakan atmosfer Liga Champions dan persaingan memperebutkan trofi bergengsi.
Namun, Bellamy juga mulai dikenal sebagai pemain yang memiliki karakter keras. Hubungannya dengan manajer Newcastle saat itu, Graeme Souness, bahkan berakhir dengan perselisihan yang membuat masa baktinya selama empat tahun bersama The Magpies berakhir.
Setelah meninggalkan Newcastle, Bellamy melanjutkan karier bersama Celtic, Blackburn Rovers, dan West Ham United.
Berkarier Dua Dekade
Ia kemudian mendapat kesempatan memperkuat Liverpool. Bellamy hanya semusim berada di Anfield, tetapi berhasil membantu The Reds mencapai final Liga Champions.
Bellamy juga sempat terlibat insiden kontroversial dengan rekan setimnya, John Arne Riise. Keduanya terlibat perselisihan yang bahkan berujung pada Bellamy menyerang Riise menggunakan tongkat golf.
Karier Bellamy kemudian berlanjut dengan beberapa kali berpindah klub. Ia kembali memperkuat West Ham dan Liverpool, serta sempat bermain untuk Manchester City.
Pada 2014, Bellamy akhirnya mengakhiri kariernya sebagai pemain bersama Cardiff City. Ia menutup perjalanan hampir dua dekade sebagai pesepak bola profesional.
Sepanjang kariernya, Bellamy hanya berhasil meraih dua trofi utama, yakni Community Shield dan Piala Liga Inggris.
Di level internasional, Bellamy mencatatkan 78 caps bersama Timnas Wales. Ia juga menjadi bagian dari skuad Britania Raya pada Olimpiade London 2012, satu-satunya tim sepak bola Team GB yang pernah tampil di Olimpiade.
Bellamy Sempat Bangkrut
Setelah pensiun, Bellamy menghadapi persoalan finansial serius. Dalam wawancara dengan Daily Mail pada 2023, ia mengungkapkan bagaimana bisa berada di ambang kebangkrutan.
Berbeda dengan sejumlah mantan pesepak bola yang mengalami masalah keuangan akibat kecanduan alkohol atau perjudian, Bellamy mengatakan masalahnya bukan berasal dari dua hal tersebut.
Ia mengaku terlalu naif dalam mengambil keputusan finansial dan mempercayai orang yang salah.
“Saya menjalani lima atau enam tahun terakhir seperti berada di Death Row. Saya hanya menunggu seseorang datang dan mengakhiri semuanya,” ujar Bellamy.
“Saya tidak bisa menantikan apa pun. Semua uang yang saya hasilkan, saya bahkan tidak bisa mendapatkan hipotek. Secara finansial, saya tidak punya masa depan. Saya tidak bisa memiliki apa pun. Semuanya sudah hilang.”
Saat menceritakan kisah tersebut, Bellamy bahkan tinggal di sebuah apartemen yang tidak bisa ia miliki. Tempat tinggal itu disewa oleh Burnley, klub yang saat itu mempekerjakannya sebagai bagian dari staf kepelatihan.
Bellamy mengakui dirinya memang tidak pernah menghindari kewajiban pajak secara sengaja. Namun, ia terlalu percaya kepada orang-orang yang menangani keuangannya.
“Saya bukan pengemplang pajak. Namun, saya sangat naif dan HMRC sudah mengejar saya karena pajak yang belum dibayarkan,” katanya.
“Jika Anda mendapatkan orang yang salah untuk memberikan nasihat, semuanya bisa terkuras sedikit demi sedikit. Sampai pada akhirnya, kebangkrutan justru menjadi sebuah kelegaan. Itu berarti saya bisa mulai hidup lagi.”
Ingatkan Pesepak Bola Muda
Bellamy mengungkapkan persoalan tersebut bermula dari sejumlah investasi yang gagal, penasihat keuangan yang memalsukan tanda tangannya, hingga keterlambatan dalam mengurus laporan pajak.
Ia juga mengaku sulit menolak ketika ada orang yang meminta bantuan finansial.
“Orang-orang menganggap Anda seperti mesin ATM berjalan. Saya merasa bersalah ketika mengatakan tidak kepada orang yang menelepon meminta bantuan, jadi saya tidak pernah mengatakan tidak,” tutur Bellamy.
Namun, setelah mengalami kebangkrutan, Bellamy mendapat pelajaran berharga. Ia pun mengingatkan para pesepak bola muda agar lebih berhati-hati dalam mengelola kekayaan.
“Saya ingin ini menjadi peringatan bagi pemain lain. Periksa semuanya dan pastikan orang yang memberikan nasihat kepada Anda memiliki izin resmi,” katanya.
“Periksa keuangan Anda dengan orang independen, seperti mendapatkan opini kedua. Saya berasal dari generasi pesepak bola ketika semuanya dilakukan klub untuk Anda. Tagihan, keuangan, semuanya. Menurut saya, itu sebuah kesalahan.”
Bangkit hingga Mendapat Pekerjaan Impian
Setelah melewati masa sulit tersebut, Bellamy perlahan kembali membangun kehidupannya lewat dunia sepak bola.
Kesempatan besar datang dari mantan rekan setimnya di Manchester City, Vincent Kompany.
Bellamy bergabung dengan Kompany di Anderlecht sebagai asistennya. Keduanya kemudian kembali bekerja sama di Burnley pada 2022.
Bellamy turut membantu Kompany membawa Burnley promosi ke Premier League. Meski akhirnya The Clarets kembali terdegradasi, Kompany mendapatkan kesempatan besar untuk menangani Bayern Munchen.
Bellamy sempat diperkirakan mengikuti Kompany ke Jerman. Namun, kesempatan yang jauh lebih spesial justru datang kepadanya.
Pada Juli 2024, Bellamy resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Wales.
Posisi tersebut merupakan pekerjaan impian bagi Bellamy. Ia bahkan menyebut jabatan sebagai manajer Wales sebagai pekerjaan tertinggi yang ingin diraihnya.
Perjalanan Bellamy pun menjadi kisah tentang kebangkitan. Dari seorang pesepak bola Premier League, terpuruk hingga bangkrut, lalu kembali menemukan jalannya di dunia sepak bola dengan mendapatkan pekerjaan yang selama ini ia impikan.
KLIKBETS – Jay Idzes dan kawan-kawan tergabung di Grup B bersama Malaysia, Singapura, dan India.
Dari daftar rangking FIFA terbaru, Timnas Garuda berada di urutan tertinggi yakni di peringkat ke-118. Malaysia (136), India (138), dan Singapura (148). Namun peringkat ini tak jadi jaminan tim asuhan John Herdman bakal dengan mudah menaklukkan tiga calon lawannya itu.
Meskipun di turnamen yang bertepatan dengan FIFA Matchday nanti, sekitar 14 pemain diaspora yang abroad di Liga Eropa bakal memperkuat Timnas Indonesia.
“Semoga Timnas Indonesia tak jemawa dulu sebelum terjun di FIFA ASEAN Cup nanti. Ajang ini lebih bergengsi dari Piala AFF 2026 lalu. Karena tiap pertandingan mempTimnas Indonesia akan berkiprah pada FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di SUGBK Jakarta, 24 September-6 Oktober. ertaruhkan poin pada rangking FIFA,” kata Effendi Azis, Rabu (12/8/2028).
Kebugaran Pemain Abroad
Mantan gelandang Arema era Galatama ini mengingatkan kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 yang sejak jauh hari merasa akan mudah jadi juara. Tapi faktanya Rizki Ridho cs gagal total di fase Grup A.
“Sikap jemawa cenderung akan meremehkan lawan dan membuat lengah diri sendiri. Mental ini harus dibuang jauh-jauh, jika Timnas Indonesia ingin berprestasi di level Internasional,” ucapnya.
Effendi Azis juga mengingatkan John Herdman agar mempertimbangkan kebugaran pemain abroad yang bermain di klub-klub Eropa. Dari data yang dirangkum Bola.com, pertandingan terakhir Liga-liga Eropa pada 20 September mendatang.
Artinya, Jay Idzes dan awak Timnas Indonesia lainnya akan terbang ke Tanah Air pada 21 September. Jika Timnas Indonesia harus bertanding tanggal 24 September, maka para abroader ini hanya punya waktu recovery dua hari untuk menghilangkan kepenatan akibat jetlag penerbangan dari Eropa ke Indonesia.
“Faktor jetlag ini juga harus dihitung John Herdman. Pelatih fisik Timnas Indonesia harus punya program tepat untuk menjaga kebugaran para pemain agar mampu tampil stabil di FIFA ASEAN Cup nanti,” jelasnya.
Faktor Cuaca
Effendi Azis juga memprediksi pada September nanti sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim penghujan. Faktor cuaca ini juga masuk dalam analisis John Herdman.
“Semua aspek harus diperhitungkan. Kalau nanti gagal di FIFA ASEAN Cup, jangan hujan yang disalahkan. Karena bermain di lapangan basah akan banyak menguras tenaga pemain,” tuturnya.
BOLADONESIA – Sudah hampir setengah abad lamanya timnas Belanda selalu dilatih orang Belanda. Kali terakhir Oranje ditangani pelatih asing pada 1977-78. Kala itu, Ernst Happel dari Austria yang memegang kendali tim, termasuk saat kalah dari Argentina di final Piala Dunia 1978.
Kini, Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) sepertinya siap meninggalkan tradisi yang telah berlangsung hampir 50 tahun itu. De Telegraaf mengabarkan, KNVB mulai melirik sosok pelatih asing untuk menangani Oranje yang ditinggal Ronald Koeman selepas gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Sosok yang disebut-sebut jadi bidikan KNVB adalah Roberto Martinez yang pada Piala Dunia lalu menangani timnas Portugal. Menurut De Telegraaf, Direktur Teknik Nigel de Jong sudah berbicara dengan pelatih yang sempat harum saat menangani timnas Belgia itu dalam sebuah kesempatan di Malaga beberapa hari lalu.
Kabar yang dilansir De Telegraaf itu menyiratkan masih ada keraguan di antara para petinggi KNVB terhadap Michael Reiziger yang sebelumnya disebut-sebut akan ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Belanda. Pekan lalu, pada laga Johan Cruijff Schaal, pelatih timnas U-21 Belanda itu berbincang panjang dengan De Jong dan Clarence Seedorf.
Mustahil Latih Timnas Belanda
Klaim De Telegraaf yang menyatakan KNVB telah melakukan pendekatan terhadap Roberto Martinez langsung mendapatkan respons. Pengacara Martinez, Jesse De Peters, mengaku kabar itu mengejutkan. Dia pun menyebut kliennya bisa dikatakan mustahil melatih timnas Belanda karena beberapa hal.
“Jika De Jong memanggil, kami siap berdiskusi. Namun, secara tradisi, KNVB selalu mengejar pelatih Belanda, dan secara finansial, saya menduga harapan yang ada terpaut sangat jauh. Saya tak bisa membayangkan bagaimana hal ini akan berujung pada sebuah kesepakatan,” ujar De Peters seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Voetbal International.
Pernyataan tersebut jadi sinyal kuat bahwa KNVB harus bekerja lebih keras lagi dalam menentukan sosok pengisi pos yang ditinggalkan Ronald Koeman. Saat ini, hanya Louis van Gaal yang terang-terangan siap kembali melatih Oranje. Namun, KNVB masih mengabaikan pelatih berumur 75 tahun itu.
Sementara itu, sejumlah nama yang sebelumnya dijagokan menangani Oranje sudah terlebih dahulu menolak. Mereka antara lain Erik ten Hag dan Arne Slot yang sedang menganggur. Begitu pula Peter Bosz yang membawa PSV Eindhoven juara Eredivisie 3 musim beruntun. Beberapa pakar masih meminta KNVB untuk membujuk lagi Bosz yang musim ini menjalani start buruk bersama PSV.
KLIKBETS – Mempertahankan takhta selalu lebih sulit daripada merebutnya. Ungkapan klasik dalam dunia olahraga itu kini menjadi ujian nyata bagi Persib Bandung menyongsong musim baru BRI Super League 2026/2027.
Datang dengan predikat mentereng usai mencatatkan rekor sejarah three-peat (juara tiga musim beruntun sejak 2023/2024, 2024/2025, hingga 2025/2026), Maung Bandung kini membidik misi yang jauh lebih ambisius: menancapkan dinasti emas dengan gelar keempat berturut-turut.
Namun, mengarungi BRI Super League musim ini jelas tidak akan seperti berjalan di taman bunga. Seluruh rival telah bersolek dan menaruh bidikan utama untuk meruntuhkan dominasi Pangeran Biru dari Bandung.
Persib pun dihadapkan pada jadwal yang cukup berat. Mereka sudah harus bertandang ke markas rival abadi, Persija Jakarta di pekan kedua BRI Super League 2026/2027.
Sering Main Malam
Ada hal menarik dari jadwal resmi BRI Super League 2026/2027 yang baru-baru ini dikeluarkan oleh I. League selaku operator kompetisi. Mayoritas laga Persib Bandung akan dimainkan malam hari, mulai pukul 19.00 WIB.
Satu di antara tantangan terbesar Persib Bandung di musim 2026/2027 adalah jadwal pertandingan yang sangat padat.
Sebagai wakil Indonesia di kancah antarklub Asia (AFC Champions League Two), rotasi pemain menjadi harga mati bagi manajemen dan tim pelatih.
Perjalanan tandang lintas negara di Asia dipastikan menguras energi para pilar utama.
Kejelian Bojan Hodak dalam merotasi pemain starter dengan pelapis akan menjadi penentu apakah performa Persib di BRI Super League tetap stabil di jalur kemenangan.
Jadwal Lengkap Persib Bandung di BRI Super League 2026/2027
Pekan ke-1
Persib Vs PSM (6/9/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-2
Persija Vs Persib (12/9/2026) Pukul 15.30 WIB (Gelora Bung Karno)
Pekan ke-3
Persijap Vs Persib (20/9/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bumi Kartini)
Pekan ke-4
Persib Vs Dewa United (11/10/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-5
Persib Vs Persik (18/10/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-6
Madura United Vs Persib (22/10/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Madura Ratu Pamelingan)
Pekan ke-7
Garudayaksa FC Vs Persib (26/10/2026) Pukul 15.30 WIB (Pakansari)
Pekan ke-8
Persib Vs Isenmulang Kalteng FC (1/11/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-9
Java United Vs Persib (8/11/2026) Pukul 19.00 WIB (Jatidiri)
Pekan ke-10
Persib Vs Bali United (22/11/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-11
Persita Vs Persib (29/11/2026) Pukul 19.00 WIB. (Indomilk Arena)
Pekan ke-12
Persebaya Vs Persib (6/12/2026) Pukul 15.30 WIB (Gelora Bung Tomo)
Pekan ke-13
Persib Vs Borneo FC (3/2/2027) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-14
Persib Vs PSS (14/12/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-15
Arema FC Vs Persib (20/12/2026) Pukul 19.00 WIB (Kanjuruhan)
Pekan ke-16
Persib Vs Bhayangkara FC (23/12/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-17
Persib Vs PSIM (27/12/2026) Pukul 19.00 WIB: (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-18
Dewa United Vs Persib (7/2/2026) Pukul 20.30 WIB (Banten International Stadium)
Pekan ke-19
Persib Vs Madura United (14/2/2026) Pukul 20.30 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-20
Isenmulang Kalteng FC Vs Persib (21/2/2026) Pukul 20.30 WIB (Tuah Pahoe)
Pekan ke-21
Persib Vs Persijap (28/2/2026) Pukul 20.30 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-22
Persib Vs Java United (14/3/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-23
PSS Vs Persib (21/3/2026) Pukul 19.00 WIB (Maguwoharjo)
Pekan ke-24
PSIM Vs Persib (3/4/2026) Pukul 19.00 WIB (Sultan Agung)
Pekan ke-25
Persib Vs Arema FC (10/4/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-26
Bali United Vs Persib (18/4/2026) Pukul 19.00 wib (Kapten I Wayan Dipta)
Pekan ke-27
Persib Vs Persija (24/4/2026) Pukul 15.30 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-28
Borneo FC Vs Persib (30/4/2026) Pukul 19.00 WIB (Segiri)
Pekan ke-29
Persib Vs Garudayaksa (4/5/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)
Pekan ke-30
PSM Vs Persib (8/5/2026) Pukul 15.30 WIB. (Gelora BJ. Habibie)
Pekan ke-31
Persib Vs Persebaya (13/5/2026) Pukul 15.30 WIB
Pekan ke-32
Persik Vs Persib (23/5/2026) Pukul 19.00 WIB (Brawijaya)
Pekan ke-33
Bhayangkara FC Vs Persib (29/5/2026) Pukul 19.00 WIB (PKOR Sumpah Pemuda)
KLIKBETS – Setelah menjalani dua pertandingan uji coba pramusim menghadapi klub lokal, PSIM Yogyakarta akan meningkatkan level lawan pada pekan ini.
Laskar Mataram dijadwalkan menjajal kekuatan tim-tim yang memiliki level persaingan lebih tinggi. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan PSIM sebelum bertarung di Super League 2026/2027.
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyebut partai uji coba merupakan sarana penting untuk mengukur perkembangan fisik sekaligus pemahaman taktik para pemain.
“Lawan yang dihadapi belum begitu kuat, jadi sulit untuk menilai. Mulai Minggu depan kami akan menghadapi tim-tim Liga 1 sehingga perlawanannya akan jauh lebih kuat,” ujar Van Gastel, akhir pekan lalu.
Adaptasi Pemain Baru
Dua laga uji coba kontra tim lokal jadi bagian dari tahapan awal persiapan PSIM. Selain membangun fondasi fisik, pertandingan itu dimanfaatkan untuk mengasah pola permainan yang diinginkan tim pelatih.
“Saat ini fokus kami lebih pada bagian fisik dan cara bermain melawan lawan di level bawah agar bisa melatih skema yang diinginkan. Fisik masih harus ditingkatkan, begitu pula cara bermain kami,” kata Van Gastel.
Latih tanding juga menjadi kesempatan bagi sejumlah pemain anyar Laskar Mataram untuk beradaptasi dengan tim. Tiga pemain asing turut mendapat sorotan dari tim pelatih.
“Marvin Loria datang terlambat, jadi dia baru mulai minggu ini dan belum saya turunkan karena perjalanannya masih panjang. Adrian Dalmau dan Mauro Caballero masing-masing bermain selama 45 menit,” jelas Van Gastel.
Evaluasi
Pada uji coba terbaru, PSIM bersua UAD FC di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, Sabtu (8-8-2026). Sebelumnya, mereka ditantang Beta Jaya di lokasi yang sama, awal bulan ini.
Van Gastel menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama dalam hal pengambilan keputusan pemain ketika berada di lapangan.
“Babak pertama kurang bagus. Menurut saya, keputusan di lapangan masih buruk. Di babak kedua, intensitas permainan lebih tinggi dan pengambilan keputusan jauh lebih baik,” ujar juru taktik tim asal Belanda tersebut
“Kami bisa mencetak lebih banyak gol, yang sebenarnya bukan poin utamanya. Cara bermain yang kami inginkan jauh lebih terlihat pada babak kedua daripada babak pertama,” lanjut Van Gastel.
KLIKBETS – Timnas Thailand dan Timnas Malaysia berhasil keluar sebagai juara dan runner-up Grup B setelah mencatatkan kemenangan pada laga terakhir penyisihan grup, Sabtu (8-8-2026).
Bermain di Stadion Rajamangala, Bangkok, Timnas Thailand menang dengan skor 2-0 atas tamunya, Myanmar.
Dua gol kemenangan seluruhnya berasal dari penalti, yakni menit ke-11 dan 52′, melalui Worachit Kanitsribampen dan Jehhanafee Mamah.
Dengan kemenangan ini, Thailand menyudahi fase grup dengan poin sempurna, 12.
Sebelum menekuk Myanmar, Tim Gajah Perang mengalahkan Laos 5-0, Malaysia 2-0, dan Filipina 1-0.
Dengan begitu, Sarach Yooyen dkk. melenggang ke semifinal sebagai juara grup. Di fase gugur mendatang, mereka sudah dinanti Singapura, yang berstatus runner-up Grup A.
Partai semifinal akan digelar dalam dua leg. Singapura akan terlebih dahulu menjadi tuan rumah pada 15 Agustus dan bertandang ke markas Thailand, tiga hari berselang.
Malaysia Jumpa Vietnam di Semifinal
Pada pertandingan lain, Timnas Malaysia juga berhasil mengunci tiket ke semifinal setelah menyudahi perlawanan Filipina dengan skor 1-0.
Bermain di depan publik sendiri di Stadion Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Pavithran menjadi pahlawan kemenangan Malaysia melalui gol tunggalnya pada menit ke-16.
Dengan kemenangan ini, Malaysia finis sebagai runner-up dengan koleksi poin sembilan. Satu-satunya kekalahan di Grup B diderita ketika menyerah 0-2 dari Thailand.
Di semifinal, Malaysia akan jumpa Vietnam, yang berstatus juara Grup A.
Malaysia akan lebih dulu menjamu Vietnam pada 16 Agustus 2026, kemudian melakoni laga away pada leg kedua, 19 Agustus 2026.
KLIKBETS – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai para pemainnya telah mengerahkan seluruh kemampuan gagal lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026.
Arsitek asal Kanada itu mengungkapkannya setelah Timnas Indonesia diimbangi tuan rumah Timnas Singapura dalam matchday terakhir Grup A Piala AFF 2026 di Jalan Besar Stadium, Kallang, Jumat (7/8/2026) malam WIB.
Hasil itu mmebuat tim berjulukan Skuad Garuda tersebut menutup Grup A Piala AFF 2026 di peringkat ketiga dengan koleksi tujuh poin dari empat laga.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Herdman lebih dulu memberikan ucapan selamat kepada Singapura yang berhasil mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026 setelah mengunci peringkat kedua Grup A dengan delapan angka.
“Ya, selamat kepada Singapura. Mungkin hanya itu yang bisa saya katakan. Selamat kepada mereka,” ujar Herdman.
Pemain Disebut Sudah Kerja Keras
Herdman lalu menyoroti kerja keras yang ditunjukkan para pemain Timnas Indonesia sepanjang laga. Menurut arsitek asal Inggris itu, Thom Haye dkk. telah bermain habis-habisan di atas lapangan.
“Para pemain kami sudah mengerahkan segalanya di lapangan,” ucap Herdman.
“Mereka memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki, dan itulah gambaran pertandingan ini,” tutur mantan juru taktik Timnas Kanada itu.
Tidak Dapatkan Hasil yang Diinginkan
Timnas Indonesia mengakhiri babak penyisihan dengan catatan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Sebelumnya, Skuad Garuda menang 5-1 atas Timnas Kamboja, 3-0 atas Timnas Timor Leste, dan kalah 0-3 dari Timnas Vietnam.
“Kami sudah memberikan semuanya, tetapi tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan,” tutur Herdman.
Sementara itu, Vietnam keluar sebagai juara Grup A Piala AFF 2026 dengan perolehan sepuluh angka hasil tiga kemenangan dan sekali imbang.
KLIKBETS – Kekalahan telak 0-3 dari Vietnam membuat langkah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 menjadi lebih berat. Namun, peluang skuad Garuda untuk melangkah ke semifinal belum tertutup.
Hasil di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), memang membuat Indonesia turun ke posisi ketiga klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin. Vietnam memimpin klasemen dengan tujuh poin, sementara Singapura berada di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, unggul selisih gol atas Indonesia.
Meski demikian, nasib Timnas Indonesia masih sepenuhnya berada di tangan sendiri. Laga terakhir melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat (7/8/2026), akan menjadi partai hidup-mati bagi pasukan John Herdman.
Kemenangan Harga Mati
Kemenangan menjadi satu-satunya hasil yang harus diraih jika ingin menjaga asa lolos ke semifinal. Tambahan tiga poin akan membawa Indonesia mengoleksi sembilan angka dan berpeluang besar finis di posisi dua besar Grup A.
Sebaliknya, hasil imbang maupun kekalahan dipastikan mengubur mimpi Garuda melaju ke babak empat besar. Dengan tujuh atau enam poin, Indonesia dipastikan gagal mengejar Singapura, sekaligus kalah bersaing dengan Vietnam yang masih difavoritkan meraih poin penuh saat menghadapi Kamboja.
Artinya, Timnas Indonesia tak perlu berharap pada hasil pertandingan lain. Semua bergantung pada kemampuan Rizky Ridho dkk. mengalahkan Singapura. Jika mampu membawa pulang tiga poin dari Kallang, pintu semifinal akan terbuka lebar. Namun, jika gagal menang, perjalanan Garuda di Piala AFF 2026 dipastikan berakhir di fase grup.
BOLADONESIA – Marc-Andre ter Stegen akhirnya resmi meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Ajax dengan status pinjaman selama satu musim. Ter Stegen memilih merapat ke ibu kota Belanda karena merasa yakin dengan proyek yang tengah dibangun De Godenzoden.
Ini adalah kali kedua Ter Stegen bekerja sama dengan Michel Sanchez. Ter Stegen bermain di bawah komando Michel bersama Girona pada paruh kedua musim 2025-26, namun cuma mencatat dua penampilan dan harus absen cukup lama karena cedera serius.
“Hal-hal terbaik memang membutuhkan waktu. Pada akhirnya semuanya berjalan dengan baik dan saya sangat senang berada di sini,” kata Ter Stegen dilansir BOLADONESIA dari laman resmi klub.
“Ketika pertama kali berbicara dengan Jordi Cruyff, saya langsung merasa ini adalah pilihan yang tepat. Saya juga mengenal pelatih dan Daley Blind. Saya berbicara dengan mereka tentang proyek klub dan mereka sangat meyakinkan,” katanya menambahkan.
Ter Stegen Ingin Bawa Ajax Kembali ke Puncak
Ter Stegen menegaskan dirinya memiliki target besar bersama Ajax pada musim 2026-27. Menurutnya, klub asal Amsterdam itu memiliki sejarah besar dan layak kembali bersaing di level tertinggi.
“Kami ingin membawa Ajax kembali ke puncak. Ini adalah klub dengan sejarah luar biasa dan reputasi besar di level internasional. Saya yakin kami akan menjalani musim yang bagus,” jelas Ter Stegen.
Ter Stegen pun menegaskan telah sembuh total dari cedera. Ia telah berlatih semenjak awal Juli dan optimistis bisa langsung tancap gas bersama De Godenzoden.
“Saya sudah berlatih sejak 2 Juli dan saat ini berada dalam kondisi terbaik. Saya sangat senang bisa kembali bermain dan berada di lapangan tanpa masalah apa pun,” tegasnya.