23 Oktober 2026

Bulan: Agustus 2026

Arsenal vs Como: Menang Dramatis, Bruno Guimaraes Debut

BolaIndonesia – Arsenal vs Como menjadi laga yang menarik perhatian setelah Arsenal meraih kemenangan dramatis melalui adu penalti. Bertanding dalam laga persahabatan Emirates Cup di London pada Rabu (12/8/2026), The Gunners bermain imbang 1-1 selama 90 menit sebelum akhirnya menang 4-3 melalui adu penalti.

Pertandingan ini menjadi sorotan karena Bruno Guimaraes menjalani debut bersama Arsenal setelah kepindahannya dari Newcastle United. Gelandang asal Brasil itu masuk pada babak kedua dan kemudian sukses menjalankan tugasnya ketika dipercaya menjadi salah satu eksekutor penalti Arsenal.

Arsenal Tampil Dominan Sejak Awal Pertandingan

Arsenal tampil agresif sejak awal pertandingan. Mikel Arteta memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain untuk mendapatkan menit bermain terakhir sebelum kompetisi resmi dimulai.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-33. Myles Lewis-Skelly memanfaatkan kesalahan kiper Como sebelum bekerja sama dengan Gabriel Martinelli. Pemain muda Arsenal tersebut kemudian menyelesaikan peluang dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Gol tersebut semakin menarik perhatian karena Lewis-Skelly kembali menunjukkan kualitasnya di lini tengah. Pemain berusia 19 tahun itu tidak hanya mampu membantu Arsenal membangun serangan, tetapi juga memperlihatkan ketenangan ketika berada di area berbahaya.

Martinelli juga memiliki peran penting dalam proses terciptanya gol. Kombinasi keduanya membuat pertahanan Como kesulitan mengantisipasi pergerakan Arsenal.

Gol Pembuka Arsenal Ubah Jalannya Laga

Keunggulan Arsenal tidak bertahan hingga turun minum. Como mampu memberikan respons cepat dan mencetak gol penyama kedudukan melalui Martin Baturina.

Baturina melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Arsenal. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.

Setelah jeda, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain. Arsenal berusaha mencari gol kedua, sedangkan Como tampil disiplin untuk menjaga keseimbangan pertandingan.

Namun, hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan. Arsenal dan Como pun harus menentukan pemenang melalui adu penalti.

Como Berusaha Bangkit dan Beri Perlawanan

Salah satu momen paling dinantikan terjadi ketika Bruno Guimaraes mendapatkan kesempatan tampil untuk pertama kalinya bersama Arsenal.

Transfer gelandang Brasil tersebut menjadi salah satu langkah besar Arsenal pada musim panas. Debut melawan Como menjadi kesempatan awal bagi Guimaraes untuk merasakan langsung sistem permainan Arteta sekaligus membangun koneksi dengan rekan-rekan barunya.

Guimaraes memang belum memberikan kontribusi besar dalam permainan terbuka. Namun, ia memperlihatkan ketenangan ketika pertandingan memasuki fase adu penalti.

Sang gelandang maju sebagai salah satu eksekutor Arsenal dan sukses mengirim bola ke dalam gawang. Debutnya pun terasa semakin spesial karena ia ikut membantu The Gunners mengamankan kemenangan.

Bruno Guimaraes Tampil dalam Debut Bersama Arsenal

Drama akhirnya terjadi dari titik putih. Arsenal tampil lebih efektif dan memenangkan adu penalti dengan skor 4-3.

Como gagal memaksimalkan dua kesempatan setelah tembakan Alvaro Morata dan Smolcic berhasil dihentikan. Di kubu Arsenal, hanya Noni Madueke yang gagal menjalankan tugasnya.

Penendang terakhir Arsenal, Christos Tzolis, kemudian memastikan kemenangan setelah berhasil menjalankan tugasnya. Arsenal pun menutup pramusim dengan hasil positif.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Arsenal sebelum menghadapi pertandingan resmi berikutnya. The Gunners kini bisa mengalihkan fokus sepenuhnya menuju musim baru.

Arsenal vs Como Berakhir dengan Kemenangan Dramatis

Kemenangan atas Como bukan sekadar hasil akhir. Laga tersebut memberikan sejumlah gambaran penting bagi Arteta.

Lewis-Skelly kembali menunjukkan bahwa dirinya mampu memberikan opsi tambahan di lini tengah. Sementara itu, debut Bruno Guimaraes menjadi perhatian utama karena sang gelandang diproyeksikan memainkan peran penting dalam perjalanan Arsenal musim ini.

Meski masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki, terutama efektivitas serangan dan konsistensi sepanjang pertandingan, Arsenal setidaknya menutup pramusim dengan kemenangan.

Kini, perhatian Arsenal tertuju pada pertandingan kompetitif pertama musim baru. Setelah melewati ujian terakhir melawan Como, Arteta memiliki kesempatan untuk mengevaluasi skuad dan menentukan kombinasi terbaik sebelum persaingan sesungguhnya dimulai.

Arsenal menang adu penalti lawan Como 4-3 setelah bermain 1-1 selama 90 menit. Lewis-Skelly mencetak gol Arsenal di wa

Luis Enrique memuji karakter Paris Saint-Germain (PSG) setelah mempertahankan Piala Super Eropa. Les Parisiens menaklukkan Aston Villa 2-1 di Salzburg, Austria, pada Kamis (13/8/2026) dini hari WIB.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan kemenangan tersebut tidak datang dengan mudah. PSG hanya punya waktu singkat untuk mempersiapkan laga karena sebagian besar pemain baru kembali dari liburan usai membela negara masing-masing di Piala Dunia 2026.

Meski begitu, PSG tetap menunjukkan mentalitas juara. Enrique meminta skuadnya menikmati keberhasilan ini sekaligus menjaga ambisi untuk kembali memburu banyak trofi pada musim baru.

PSG Juara, Luis Enrique Soroti Persiapan Singkat

Hasil 2-1 atas Aston Villa memastikan PSG mengangkat trofi Piala Super Eropa untuk tahun kedua secara beruntun. Kemenangan di Salzburg itu menegaskan konsistensi sang juara bertahan di ajang antarklub Eropa tersebut.

Enrique sebelumnya menyoroti minimnya waktu persiapan. Banyak pemain baru menyelesaikan tugas internasional dan kembali dari liburan, membuatnya harus memaksimalkan sisa hari latihan sebelum jumpa wakil Inggris itu.

“Saya tidak terkejut karena saya mengenal para pemain dan mengetahui kemampuan mereka. Pertandingan ini sangat rumit, sama seperti musim lalu,” tutur Enrique.

“Kami harus menyoroti apa yang dilakukan tim karena sama sekali tidak mudah ketika Anda hanya memiliki beberapa hari untuk berlatih,” tegas Enrique.

Mentalitas Kompetitif Jadi Kekuatan PSG

Di luar persoalan teknis, Enrique menekankan motivasi skuadnya. Dengan waktu persiapan terbatas, intensitas dan kecintaan para pemain terhadap sepak bola menjadi fondasi untuk menjaga level kompetitif.

“Sangat mudah memotivasi para pemain ini karena mereka mencintai apa yang mereka lakukan. Saya pikir situasinya hampir ideal,” ungkap Enrique.

Kondisi tersebut membantu PSG tetap tajam di laga penting seperti Piala Super Eropa. Sang pelatih melihatnya sebagai modal positif untuk memasuki musim yang menuntut konsistensi tinggi di berbagai kompetisi.

Ambisi Berlanjut Usai Trofi Beruntun

Enrique menegaskan standar klub tidak boleh turun setelah meraih gelar berturut-turut. “Sangat sulit memenangkan trofi secara beruntun. Karena itu, kami harus menikmati apa yang telah kami capai, tetapi pada saat yang sama kami harus tetap ambisius dan profesional untuk mencoba memenangkan semuanya lagi,” lanjut Enrique.

Keberhasilan mempertahankan Piala Super Eropa menambah koleksi trofi PSG dalam beberapa musim terakhir. Namun, ia tidak ingin ruang ganti cepat puas karena masih banyak target yang menanti dan standar yang wajib dijaga.

“Inilah ambisi yang kami miliki,” kata Enrique.

BOLADONESIA – AS Roma resmi berhasil merekrut Nahuel Molina dari Atletico Madrid. Pemain timnas Argentina itu mengungkapkan alasannya memilih pindah ke ibukota Italia.

Ia pindah ke Stadio Olimpico dengan nilai transfer 13 juta euro ditambah hingga 4 juta euro lagi dalam berbagai bonus terkait performa, dan menandatangani kontrak hingga Juni 2030.

Molina mengaku terkesan dengan apa yang dilakukan Roma dalam beberapa tahun terakhir. Itu salah satu alasannya mau bergabung.

“Saya merasa seperti di rumah sendiri sejak saat pertama, dan saya sangat bahagia,” kata Molina seperti dilansir IDNEWS.TOP dari laman resmi klub.

“Baik pelatih maupun klub sangat menginginkan saya datang ke Roma, jadi saya ingin berterima kasih kepada mereka. Saya berharap bisa segera berlatih dan membantu tim.

“Saya memilih Roma karena saya pikir ini adalah klub besar, dengan suporter yang sangat bersemangat. Tim ini kuat dan telah melakukan hal-hal baik dalam beberapa tahun terakhir, jadi semua ini membawa saya ke sini. Saya sangat bahagia.”

Nahuel Molina Tak Asing dengan Sepak Bola Italia

Molina tentu tak asing dengan sepak bola Italia, karena dia justru mulai dikenal saat memperkuat Udinese pada 2020-2022. Performa impresifnya bersama I Friuliani membuatnya dipanggil ke timnas Argentina dan menjadi bek kanan utama La Albiceleste.

Secara kebetulan yang menarik, debut Molina di Serie A adalah saat Udinese melawan Roma, di mana ia mencetak gol dalam hasil imbang 1-1.

“Sepak bola Italia selalu sangat sulit, jadi saya mengharapkan pertandingan yang berat dan sangat menguras fisik. Saya tidak pernah menahan diri, saya selalu berusaha memberikan 100 persen di lapangan, melakukan segala yang mungkin untuk membantu tim saya. Tentu saja, Serie A juga sangat taktis,” ucapnya.

“Saya bisa bermain di sayap kanan dan dalam formasi tiga bek, jadi itu tidak banyak berubah bagi saya.”

KLIKBETS – Jay Idzes dan kawan-kawan tergabung di Grup B bersama Malaysia, Singapura, dan India.

Dari daftar rangking FIFA terbaru, Timnas Garuda berada di urutan tertinggi yakni di peringkat ke-118. Malaysia (136), India (138), dan Singapura (148). Namun peringkat ini tak jadi jaminan tim asuhan John Herdman bakal dengan mudah menaklukkan tiga calon lawannya itu.

Meskipun di turnamen yang bertepatan dengan FIFA Matchday nanti, sekitar 14 pemain diaspora yang abroad di Liga Eropa bakal memperkuat Timnas Indonesia.

“Semoga Timnas Indonesia tak jemawa dulu sebelum terjun di FIFA ASEAN Cup nanti. Ajang ini lebih bergengsi dari Piala AFF 2026 lalu. Karena tiap pertandingan mempTimnas Indonesia akan berkiprah pada FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di SUGBK Jakarta, 24 September-6 Oktober. ertaruhkan poin pada rangking FIFA,” kata Effendi Azis, Rabu (12/8/2028). 

Kebugaran Pemain Abroad

Mantan gelandang Arema era Galatama ini mengingatkan kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 yang sejak jauh hari merasa akan mudah jadi juara. Tapi faktanya Rizki Ridho cs gagal total di fase Grup A.

“Sikap jemawa cenderung akan meremehkan lawan dan membuat lengah diri sendiri. Mental ini harus dibuang jauh-jauh, jika Timnas Indonesia ingin berprestasi di level Internasional,” ucapnya.

Effendi Azis juga mengingatkan John Herdman agar mempertimbangkan kebugaran pemain abroad yang bermain di klub-klub Eropa. Dari data yang dirangkum Bola.com, pertandingan terakhir Liga-liga Eropa pada 20 September mendatang.

Artinya, Jay Idzes dan awak Timnas Indonesia lainnya akan terbang ke Tanah Air pada 21 September. Jika Timnas Indonesia harus bertanding tanggal 24 September, maka para abroader ini hanya punya waktu recovery dua hari untuk menghilangkan kepenatan akibat jetlag penerbangan dari Eropa ke Indonesia.

“Faktor jetlag ini juga harus dihitung John Herdman. Pelatih fisik Timnas Indonesia harus punya program tepat untuk menjaga kebugaran para pemain agar mampu tampil stabil di FIFA ASEAN Cup nanti,” jelasnya.

Faktor Cuaca

Effendi Azis juga memprediksi pada September nanti sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim penghujan. Faktor cuaca ini juga masuk dalam analisis John Herdman.

“Semua aspek harus diperhitungkan. Kalau nanti gagal di FIFA ASEAN Cup, jangan hujan yang disalahkan. Karena bermain di lapangan basah akan banyak menguras tenaga pemain,” tuturnya. 

Premier League mungkin merupakan liga terkaya di dunia. Tetapi La Liga menggaji 10 pemain dengan bayaran tertinggi lebih besar secara rata-rata.

Vinicius Jr. sebenarnya bisa menjadi pemain dengan gaji tertinggi kedua di Premier League jika benar-benar serius untuk bergabung dengan Arsenal. Namun, alih-alih pindah ke Inggris, penghargaan tersebut justru ia dapatkan di La Liga.

Kondisi itu membuat La Liga berada di atas Premier League jika berbicara mengenai rata-rata gaji 10 pemain dengan bayaran tertinggi di masing-masing kompetisi.

Sebagai perbandingan, berikut adalah 10 pemain dengan gaji tertinggi di masing-masing dari lima liga top Eropa. Seluruh data gaji bersumber dari Capology, dengan angka dari semua liga, kecuali Premier League.

Pemain Bergaji Tertinggi di La Liga (Per Pekan)

Kylian Mbappe (Real Madrid): £513.000 (Rp10,61 miliar)
Vincius Jr (Real Madrid): £513.000 (Rp10,61 miliar)
Jan Oblak (Atletico Madrid): £342.000 (Rp7,07 miliar)
Jude Bellingham (Real Madrid): £342.000 (Rp7,07 miliar)
Lamine Yamal (Barcelona): £342.000 (Rp7,07 miliar)
Nico Williams (Athletic Bilbao): £282.000 (Rp5,83 miliar)
Ibrahima Konate (Real Madrid): £274.000 (Rp5,67 miliar)
Raphinha (Barcelona): £274.000 (Rp5,67 miliar)
Rodrygo (Real Madrid): £274.000 (Rp5,67 miliar)
Trent Alexander-Arnold (Real Madrid): £274.000 (Rp5,67 miliar)
Gaji mingguan rata-rata 10 pemain berbayaran tertinggi di La Liga: £343.000 (Rp7,10 miliar)

10 Pemain Bergaji Tertinggi di Premier League

Erling Haaland (Manchester City): £525.000 (Rp10,86 miliar)
Virgil van Dijk (Liverpool): £350.000 (Rp7,24 miliar)
Marcus Rashford (Manchester United): £300,000 (Rp6,21 miliar)
Bruno Fernandes (Manchester United): £300.000 (Rp6,21 miliar)
Jack Grealish (Manchester City): £300.000 (Rp6,21 miliar)
Bukayo Saka (Arsenal): £300.000 (Rp6,21 miliar)
Omar Marmoush (Manchester City): £295.000 (Rp6,10 miliar)
Alexander Isak (Liverpool): £280.000 (Rp5,79 miliar)
Phil Foden (Manchester City): £280.000 (Rp5,79 miliar)
Kai Havertz (Arsenal): £280.000 (Rp5,79 miliar)
Gaji mingguan rata-rata 10 pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Premier: £321.000 (Rp6,64 miliar)

10 Pemain Berbayaran Tertinggi di Bundesliga

Harry Kane (Bayern Munchen): £411.000 (Rp8,50 miliar)
Jamal Musiala (Bayern Munchen): £375.000 (Rp7,76 miliar)
Joshua Kimmich (Bayern Munchen): £329.000 (Rp6,81 miliar)
Dayot Upamecano (Bayern Munchen): £263.000 (Rp5,44 miliar)
Manuel Neuer (Bayern Munchen): £248.000 (Rp5,13 miliar)
Alphonso Davies (Bayern Munchen): £246.000 (Rp5,09 miliar)
Luis Diaz (Bayern Munchen): £230.000 (Rp4,76 miliar)
Michael Olise (Bayern Munchen): £222.000 (Rp4,59 miliar)
Serge Gnabry (Bayern Munchen): £214.000 (Rp4,42 miliar)
Min-jae Kim (Bayern Munchen): £197.000 (Rp4,07 miliar)
Gaji mingguan rata-rata 10 pemain dengan bayaran tertinggi di Bundesliga: £273.500 (Rp5,66 miliar)

10 Pemain Berbayaran Tertinggi di Ligue 1

Ousmane Dembele (PSG): £299.000 (Rp6,18 miliar)
Khvicha Kvaratskhelia (PSG): £269.000 (Rp5,56 miliar)
Achraf Hakimi (PSG): £224.000 (Rp4,63 miliar)
Marquinhos (PSG): £221.000 (Rp4,57 miliar)
Lucas Hernandez (PSG): £218.000 (Rp4,51 miliar)
Vitinha (PSG): £194.000 (Rp4,01 miliar)
Warren Zaire-Emery (PSG): £188.000 (Rp3,89 miliar)
Nuno Mendes (PSG): £179.000 (Rp3,70 miliar)
Willian Pacho (PSG): £149.000 (Rp3,08 miliar)
Joao Neves (PSG): £149.000 (Rp3,08 miliar)
Gaji mingguan rata-rata 10 pemain dengan bayaran tertinggi di Ligue 1 adalah £209.000 (Rp4,32 miliar).

10 Pemain Berbayaran Tertinggi di Serie A

Lautaro Martinez (Inter Milan): £274.000 (Rp5,67 miliar)
Nicolo Barella (Inter Milan): £198.000 (Rp4,09 miliar)
Hakan Calhanoglu (Inter Milan): £183.000 (Rp3,78 miliar)
Jonathan David (Juventus): £183.000 (Rp3,78 miliar)
Kenan Yildiz (Juventus): £183.000 (Rp3,78 miliar)
Kevin De Bruyne (Napoli): £183.000 (Rp3,78 miliar)
Randal Kolo Muani (Juventus): £167.000 (Rp3,45 miliar)
Alessandro Bastoni (Inter Milan): £167.000 (Rp3,45 miliar)
Christopher Nkunku (AC Milan): £152.000 (Rp3,14 miliar)
Rasmus Hojlund (Napoli): £152.000 (Rp3,14 miliar)
Gaji mingguan rata-rata 10 pemain dengan bayaran tertinggi di Serie A: £184.000 (Rp3,80 miliar)

Idnews.top – Arsenal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Como dalam laga pramusim di Emirates Stadium. The Gunners kemudian mengamankan kemenangan 4-3 lewat adu penalti setelah pertandingan berakhir tanpa pemenang.

Laga ini menjadi panggung debut Bruno Guimaraes setelah didatangkan dari Newcastle dengan nilai transfer £75 juta (sekitar Rp1,81 triliun).

Di sisi lain, Myles Lewis-Skelly mencetak gol ketika masa depannya bersama Arsenal tengah dikaitkan dengan kemungkinan hengkang.

Lewis-Skelly Buka Keunggulan Arsenal

Lewis-Skelly membawa Arsenal unggul pada menit ke-33 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Como, Jean Butez. Ia memotong umpan buruk sang penjaga gawang sebelum menyelesaikan peluang dengan tenang ke dalam gawang.

Gol tersebut memiliki arti tersendiri karena Lewis-Skelly tengah berada dalam pembicaraan mengenai masa depannya. Setelah mencetak gol, pemain muda Inggris itu merayakannya dengan membuat gestur hati menggunakan kedua tangannya.

Como mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-43 melalui Martin Baturina. Gelandang tersebut melewati Theo Julienne dan Max Dowman sebelum melepaskan penyelesaian keras yang tidak mampu dihentikan Kepa Arrizabalaga.

Bruno Guimaraes Jalani Debut

Bruno Guimaraes mendapatkan sambutan hangat dari pendukung tuan rumah ketika masuk pada awal babak kedua. Gelandang Brasil itu menjadi salah satu rekrutan baru Arsenal yang menjalani penampilan pertamanya bersama klub.

Kehadiran Bruno belum mampu membawa Arsenal mencetak gol kedua sepanjang 45 menit terakhir. Martin Odegaard sempat menciptakan peluang matang untuk Fabio Vieira pada menit ke-53, tetapi tembakan pemain Portugal tersebut masih dapat diamankan kiper Como.

Mikel Arteta juga memberikan kesempatan tampil pertama pada pramusim kepada Eberechi Eze, David Raya, Mikel Merino, dan Noni Madueke. Sementara itu, Bukayo Saka, Declan Rice, dan Martin Zubimendi belum dimainkan setelah baru kembali dari tugas bersama Timnas masing-masing.

Arsenal Menang Adu Penalti 4-3

Pertandingan akhirnya dilanjutkan ke adu penalti setelah skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Arsenal menang 4-3 dengan Bruno Guimaraes dan rekrutan anyar lainnya, Christos Tzolis, ikut mencetak gol dari titik putih.

Madueke menjadi satu-satunya pemain Arsenal yang gagal menjalankan tugasnya dalam drama tersebut. Kemenangan ini memberikan hasil positif bagi tim Arteta meski performa selama babak kedua belum menghasilkan gol tambahan.

Arsenal kini mengalihkan perhatian ke Community Shield menghadapi Manchester City di Wembley pada Minggu. Setelah itu, The Gunners akan membuka perjalanan mereka di Premier League dengan menghadapi Coventry pada Jumat, 21 Agustus.

LARISBOLA – Jadwal pekan ke-1 Super League 2026/2027 yang bergulir pada 4-6 September 2026, disiarkan di Indosiar dan Vidio. Sembilan pertandingan akan menjadi pembuka persaingan musim baru.

Arema FC menjadi tim yang mendapat sorotan setelah melaju hingga semifinal Piala Presiden 2026. Singo Edan kemudian kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya.

Arema FC akan menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada laga pertama musim 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan. Pertandingan ini menjadi ujian awal bagi tim asuhan Marcos Santos.

Laga lain yang menarik mempertemukan juara bertahan Persib Bandung dengan PSM Makassar. Duel tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu, 6 September 2026.

Arema FC Buka Musim dengan Modal Positif
Arema FC memiliki modal cukup baik setelah menjalani lima pertandingan di Piala Presiden 2026. Marcos Santos menilai turnamen tersebut membantu perkembangan tim sebelum memasuki kompetisi resmi.

“Lima pertandingan di turnamen pramusim sangat membantu proses kami. Selama turnamen, tim terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” kata pelatih asal Brasil itu.

Kini Arema FC harus membuktikan perkembangan tersebut di Super League. Isenmulang Kalteng FC menjadi lawan pertama yang akan menguji kesiapan Singo Edan.

Persib Bandung juga memulai musim dengan target mempertahankan gelar. Maung Bandung bakal menghadapi PSM Makassar yang datang dengan persiapan matang.

Persib vs PSM Jadi Laga Besar Pekan Pertama
Persib memiliki kekuatan lebih lengkap dibandingkan saat tampil di Piala Presiden 2026. Tujuh pemain yang sebelumnya membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 sudah kembali ke skuad.

PSM kehilangan sejumlah pemain penting seperti Yuran Fernandes dan Reza Arya. Namun, kekuatan pemain lokal serta mentalitas Juku Eja tetap membuat mereka layak diperhitungkan.

Kehadiran Darije Kalezic juga menjadi daya tarik tersendiri. Pelatih berusia 56 tahun itu pernah membawa PSM meraih gelar Piala Indonesia.

Jadwal Pekan ke-1 Super League 2026/2027

Berikut jadwal lengkap pekan pertama Super League 2026/2027:

Jumat, 4 September 2026

  • 15.30 WIB: Arema FC vs Isenmulang Kalteng
  • 19.00 WIB: Bali United vs PSS Sleman

Sabtu, 5 September 2026

  • 15.30 WIB: Persik Kediri vs Dewa United
  • 15.30 WIB: PSIM Yogyakarta vs Persita
  • 15.30 WIB: Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya
  • 19.00 WIB: Borneo FC vs Persija Jakarta

Minggu, 6 September 2026

  • 15.30 WIB: Java United vs Garudayaksa
  • 19.00 WIB: Madura United vs Persijap Jepara
  • 19.00 WIB: Persib Bandung vs PSM Makassar

BOLADONESIA – Tradisi itu akhirnya benar-benar terhenti. Setelah 48 tahun, timnas Belanda akhirnya ditangani lagi oleh pelatih asing. Kamis (13/8/2026), Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi mengumumkan Xavi Hernandez sebagai pelatoh baru Oranje. Dia mengisi pos yang ditinggalkan Ronald Koeman setelah Piala Dunia 2026.

Rumor Belanda akan kembali ditangani pelatih asing baru muncul belakangan ini. Terutama setelah De Telegraaf mengabarkan pendekatan KNVB melalui Direktur Teknik Nigel de Jong kepada Roberto Martinez. Sebelumnya, sosok yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat adalah Michael Reiziger, pelatih timnas U-21.

Pada akhirnya, aosok yang terpilih adalah Xavi. “Xavi Hernandez telah ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Belanda. Pelatih Spanyol bsrumjr 46 tahun itu mengambil alih dari Ronald Koeman. Xavi telah mencapai kesepakatan dengan KNVB mengenai kontrak hingga Piala Duni 2030,” urai pernyataan KNVB seperti dikutip IDNEWS.TOP dari laman resminya.

Kepercayaan yang diterima dari KNVB sangat dijunjung tinggi oleh Xavi. Apalagi, dia menjadi pelatih asing pertama Oranje sejak Ernst Happel dari Austria pada 1978. “Saya merasa sangat terhormat menjadi pelatih timnas Belanda,” ujar pria yang jadi bagian penting Spanyol saat menekuk Belanda di final Piala Dunia 2010 itu.

Koneksi Xavi Hernandez dengan Belanda

Putusan Xavi Hernandez menerima tawaran melatih timnas Belanda tak terlepas dari koneksi eratnya dengan sepak bola Belanda. Meskipun tak pernah membela klub Belanda, dia tidak asing dengan sepak bola Belanda. Dia sudah terpengaruh hal itu saat menimba ilmu di La Masia yang sangat dipengaruhi Johan Cruyff.

“Sebagai seseorang yang menerima latihan di akademi Barcelona yang sangat dipengaruhi Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasakan ikatan khusus dengan sepak bola Belanda. Bisa dibilang, sebagian dari diri saya adalah anak sepak bola Belanda,” ujar Xabi mengenai koneksinya dengan sepak bola Belanda.

Dia lantas mengungkapkan 2 sosok lain dari Belanda yang penting bagi dirinya. “Pelatih-pelatih hebat lain, terutama Louis van Gaal yang memberi saya debut di Barca, dan Frank Rojkaard, juga punya peran penting dalam membentuk saya sebagai pemain dan pelatih,” kata pria kelahiran 25 Januari 1980 tersebut.

Satu hal menarik, penunjukan Xavi oleh KNVB ternyata meneruskan pengaruh Barcelona di timnas Belanda. Sejak 2018, pelatih definitif Oranje adalah eks pemain atau pelatih Barca, yakni Koeman, Frank de Boer, Van Gaal, dan kembali lagi kepada Koeman. Kini, giliran Xavi yang meneruskannya.

PSG Vs Aston Villa: Misi Lahap Semua Trofi

BolaIndonesia – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan ambisi besar mereka untuk menguasai kompetisi musim ini. Menghadapi Aston Villa, pasukan Luis Enrique datang dengan motivasi tinggi dan rasa lapar untuk terus mengangkat trofi.

PSG tidak ingin berhenti setelah meraih kesuksesan sebelumnya. Klub raksasa Prancis tersebut kini memasang target lebih tinggi dengan berusaha mempertahankan dominasi di level domestik sekaligus tampil kompetitif di panggung Eropa.

Pertandingan PSG vs Aston Villa pun menjadi salah satu ujian penting bagi skuad Enrique. Duel ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi PSG untuk menunjukkan bahwa mereka masih memiliki ambisi besar.

PSG Punya Mental Juara

Luis Enrique dikenal sebagai pelatih yang menuntut timnya memiliki mental pemenang. Filosofi tersebut terus diterapkan kepada para pemain PSG yang diharapkan tidak cepat puas setelah mendapatkan sebuah gelar.

Musim demi musim, PSG berusaha membangun tim yang semakin komplet. Mereka memiliki kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang membuat kedalaman skuad semakin kuat.

Dalam menghadapi Aston Villa, Enrique tentu ingin melihat respons anak asuhnya ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda. Intensitas, penguasaan bola, serta efektivitas di depan gawang akan menjadi faktor penting.

PSG juga dituntut menjaga konsentrasi sejak menit awal. Kesalahan kecil bisa memberikan kesempatan kepada Aston Villa untuk memberikan tekanan.

Aston Villa Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan

Di sisi lain, Aston Villa memiliki alasan kuat untuk tampil percaya diri. Klub asal Inggris tersebut berkembang menjadi salah satu tim yang mampu memberikan perlawanan serius kepada klub-klub besar Eropa.

Permainan agresif dan organisasi tim yang solid membuat Villa berpotensi menyulitkan PSG. Karena itu, Enrique tidak boleh menganggap pertandingan ini sebagai laga mudah.

PSG harus mampu mengendalikan tempo sekaligus mengantisipasi serangan balik. Aston Villa dapat memanfaatkan ruang kosong apabila lini pertahanan PSG terlalu agresif membantu serangan.

Duel tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pemain PSG untuk membuktikan kualitas mereka ketika menghadapi lawan dengan intensitas tinggi.

Enrique Ingin PSG Terus Berburu Trofi

Ambisi terbesar Enrique adalah membangun PSG sebagai tim yang tidak hanya kuat di satu kompetisi. Pelatih asal Spanyol itu ingin pasukannya memiliki mental untuk mengejar setiap trofi yang tersedia.

Target tersebut tentu tidak mudah. Jadwal padat, persaingan ketat, serta tuntutan tampil konsisten dapat menjadi tantangan besar sepanjang musim.

Namun, PSG memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan Enrique melakukan rotasi. Setiap pemain dituntut siap ketika mendapatkan kesempatan bermain.

Mental seperti inilah yang ingin terus dibangun Enrique. Bagi PSG, satu trofi belum cukup. Mereka ingin membuktikan bahwa dominasi dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

PSG Vs Aston Villa Jadi Ujian Ambisi

Pertandingan PSG vs Aston Villa akhirnya menjadi panggung untuk melihat sejauh mana ambisi tersebut bisa diwujudkan. PSG memang memiliki kualitas individu yang mumpuni, tetapi sepak bola tidak hanya ditentukan oleh nama besar.

Kekompakan, disiplin, dan kemampuan menjalankan strategi akan menjadi penentu. Enrique tentu berharap para pemainnya mampu menerjemahkan rencana permainan dengan sempurna di lapangan.

Sementara itu, Aston Villa akan berusaha memanfaatkan setiap peluang untuk membuat PSG berada dalam tekanan.

Jika PSG mampu tampil sesuai ekspektasi, kemenangan atas Aston Villa dapat menjadi modal penting untuk perjalanan mereka selanjutnya. Sebaliknya, hasil kurang maksimal bisa menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju banyak trofi masih panjang.

Lapar Gelar, PSG Tak Mau Cepat Puas

Satu hal yang terlihat jelas dari PSG adalah ambisi untuk terus berkembang. Enrique ingin pasukannya memiliki rasa lapar yang tidak pernah hilang.

PSG kini tidak sekadar mengejar kemenangan. Mereka ingin membangun budaya juara, menjaga konsistensi, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari perjalanan menuju trofi berikutnya.

Duel melawan Aston Villa menjadi salah satu ujian dari proyek tersebut. Jika mampu melewatinya dengan performa meyakinkan, PSG semakin menunjukkan bahwa mereka serius untuk lahap semua trofi yang tersedia.

Bagi Enrique dan pasukannya, perjuangan belum selesai. Justru setelah meraih kesuksesan, tantangan berikutnya adalah mempertahankan standar tinggi dan terus memburu gelar demi gelar.

Myles Lewis-Skelly Ditolak Man United dan Chelsea

BolaIndonesia – Myles Lewis-Skelly kembali menjadi sorotan dalam bursa transfer. Bek sekaligus gelandang muda tersebut ditawarkan kepada kedua klub setelah masa depannya di Emirates Stadium mulai dipertanyakan menyusul kedatangan Bruno Guimaraes.

Situasi Myles Lewis-Skelly menjadi salah satu cerita menarik pada bursa transfer musim panas 2026. Pemain berusia 19 tahun itu sebelumnya dianggap sebagai salah satu prospek penting Arsenal. Namun, persaingan di skuad Mikel Arteta membuat masa depannya kembali menjadi bahan pembicaraan.

Menurut laporan terbaru, seorang perantara telah menghubungi sejumlah klub Premier League untuk menawarkan Lewis-Skelly. Manchester United dan Chelsea termasuk klub yang mendapat kesempatan tersebut. Namun, kedua klub tersebut memilih tidak melanjutkan pendekatan tersebut untuk saat ini.

Myles Lewis-Skelly dan Situasi Transfer Arsenal

Manchester United sebenarnya pernah menunjukkan ketertarikan terhadap Myles Lewis-Skelly. Posisi bek kiri menjadi salah satu area yang ingin diperkuat Setan Merah, sehingga fleksibilitas Lewis-Skelly menjadi daya tarik tersendiri.

Lewis-Skelly mampu bermain sebagai bek kiri maupun gelandang tengah. Kemampuan tersebut membuatnya terlihat seperti pemain yang dapat memberikan dua solusi sekaligus bagi Manchester United.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Manchester United tidak menjadikan Lewis-Skelly sebagai prioritas utama.

United disebut lebih fokus mengejar Lewis Hall dari Newcastle untuk posisi bek kiri. Nama David Raum dari RB Leipzig juga masuk dalam opsi yang sedang dipertimbangkan klub.

Keputusan tersebut juga tidak terlalu mengejutkan. Sebelumnya, Manchester United dikabarkan pernah menolak peluang untuk mendapatkan Lewis-Skelly dengan nilai sekitar £60 juta. Harga tersebut dianggap terlalu tinggi untuk pemain yang belum menjadi pilihan utama Arsenal secara konsisten.

Myles Lewis-Skelly Ditolak Manchester United

Chelsea berada dalam situasi yang sedikit berbeda. The Blues memang membutuhkan tambahan di sektor bek kiri setelah Marc Cucurella pindah ke Real Madrid.

Karena itu, muncul laporan bahwa Chelsea telah mendapatkan informasi mengenai kemungkinan Lewis-Skelly tersedia pada bursa transfer kali ini.

Namun, ketertarikan tersebut belum berubah menjadi langkah konkret.

Chelsea disebut telah ditawari kesempatan untuk merekrut pemain Arsenal tersebut melalui perantara. Meski memiliki ketertarikan jangka panjang terhadap Lewis-Skelly, Chelsea belum mengambil keputusan untuk mengejar transfer tersebut.

Padatnya persaingan di skuad Chelsea juga menjadi salah satu pertimbangan. Lewis-Skelly sendiri lebih menyukai peran di lini tengah setelah mulai mendapatkan pengalaman di posisi tersebut bersama Arsenal.

Chelsea Juga Tak Mengejar Myles Lewis-Skelly

Ada beberapa alasan yang dapat menjelaskan keputusan Manchester United dan Chelsea untuk tidak langsung mengejar Lewis-Skelly.

Pertama adalah harga. Lewis-Skelly sebelumnya disebut memiliki nilai sekitar £45 juta, sementara laporan lain menyebut angka yang lebih tinggi pernah dibicarakan. Manchester United bahkan dikabarkan pernah menghadapi permintaan sekitar £60 juta.

Kedua adalah situasi pemain.

Lewis-Skelly memang memiliki potensi besar, tetapi musim 2025/26 menunjukkan bahwa dirinya belum selalu menjadi starter reguler Arsenal. Ia hanya mencatat lima kali sebagai starter di Premier League dan tampil 36 kali di seluruh kompetisi.

Ketiga, posisi terbaik Lewis-Skelly masih menjadi bahan diskusi. Arsenal menggunakan pemain muda tersebut di bek kiri, tetapi perkembangan terbarunya justru mengarah ke lini tengah.

Premier League sendiri sebelumnya mencatat bahwa Lewis-Skelly mulai berlatih sebagai gelandang sejak Desember dan kemudian mendapatkan kesempatan bermain di posisi tersebut pada akhir musim.

Lewis-Skelly Justru Ingin Bertahan di Arsenal

Menariknya, penolakan Manchester United dan Chelsea bukan satu-satunya perkembangan terbaru mengenai masa depan Lewis-Skelly.

Sang pemain sendiri dikabarkan masih ingin bertahan di Arsenal.

Lewis-Skelly disebut fokus memperjuangkan tempatnya dalam rencana Mikel Arteta dan tidak secara aktif mencari klub baru. Situasi tersebut membuat kemungkinan transfer menjadi semakin rumit meskipun Arsenal bisa saja mempertimbangkan penjualan untuk mendapatkan pemasukan setelah mendatangkan pemain baru.

Artinya, apabila Arsenal benar-benar ingin menjual Lewis-Skelly, keputusan tersebut belum tentu datang dari keinginan sang pemain.

Kedatangan Bruno Guimaraes Mengubah Situasi

Salah satu faktor utama yang membuat rumor transfer Lewis-Skelly kembali mencuat adalah kedatangan Bruno Guimaraes ke Arsenal.

Transfer tersebut membuat persaingan di lini tengah Arsenal semakin ketat. Selain Bruno, Arteta juga memiliki Declan Rice, Martin Zubimendi, Mikel Merino dan Martin Odegaard sebagai pilihan di sektor tengah.

Kondisi itu membuka pertanyaan mengenai seberapa besar menit bermain yang bisa didapatkan Lewis-Skelly.

Namun, pemain berusia 19 tahun tersebut telah menunjukkan bahwa dirinya mampu beradaptasi. Setelah sempat kesulitan mendapatkan kesempatan bermain, ia justru mendapatkan peran penting pada periode akhir musim dan bahkan tampil sebagai starter di final Liga Champions.

Arsenal Masih Memegang Kendali

Untuk saat ini, Arsenal masih memiliki posisi tawar yang kuat.

Lewis-Skelly merupakan produk akademi klub dan telah menandatangani kontrak jangka panjang. Arsenal juga tidak berada dalam posisi wajib menjual sang pemain hanya karena mendapatkan tawaran dari klub lain.

Bahkan, laporan terbaru menyebut Arsenal tidak ingin menjual Lewis-Skelly kepada rival lokal seperti Chelsea karena mereka dapat bertemu dalam persaingan papan atas Premier League.

Dengan kondisi tersebut, transfer ke Manchester United maupun Chelsea terlihat sulit terjadi dalam waktu dekat.

Kesimpulan: Masa Depan Lewis-Skelly Masih di Arsenal?

Untuk sementara, Manchester United dan Chelsea kompak menolak peluang merekrut Myles Lewis-Skelly. United lebih memilih mengejar target lain untuk posisi bek kiri, sedangkan Chelsea belum mengubah ketertarikannya menjadi langkah konkret.

Di sisi pemain, Lewis-Skelly juga dikabarkan ingin bertahan di Arsenal dan memperjuangkan tempatnya di bawah Mikel Arteta.

Situasi ini membuat saga transfer Myles Lewis-Skelly masih jauh dari selesai. Arsenal mungkin tergoda melepas pemain muda tersebut jika mendapatkan tawaran yang tepat, tetapi keputusan akhir juga harus mempertimbangkan keinginan sang pemain.

Jika Lewis-Skelly mampu mempertahankan performanya dan mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain di lini tengah, bukan tidak mungkin Arsenal justru memilih mempertahankannya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang klub.