
BolaIndonesia – Como kembali menjadi sorotan sepak bola Italia setelah langkah berani mereka di bursa transfer dan proyek besar yang dirancang Cesc Fabregas. Seorang jurnalis Italia menilai apa yang dilakukan Como sebagai sesuatu yang “gila”, tetapi sekaligus melihat ide Fabregas sebagai sebuah terobosan luar biasa untuk membawa klub bersaing di level tertinggi.
Perkembangan Como dalam dua musim terakhir memang sulit diabaikan. Setelah kembali ke Serie A, klub asal Lombardia tersebut mampu berkembang dengan sangat cepat. Musim lalu, Como bahkan berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Kini, tantangan yang dihadapi jauh lebih besar. Como tidak hanya harus mempertahankan performa di Serie A, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi persaingan Eropa.
Ide Cesc Fabregas Mulai Membentuk Wajah Baru Como
Cesc Fabregas menjadi sosok penting dalam perubahan besar Como. Mantan gelandang Barcelona, Arsenal, dan Chelsea itu tidak sekadar bertugas sebagai pelatih, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap arah perkembangan tim.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Fabregas sedang membangun sebuah “laboratorium” sepak bola di Como. Timnya mencoba berbagai pendekatan taktik, meningkatkan analisis pertandingan, serta memperluas kualitas skuad untuk menghadapi jadwal yang semakin padat.
Fabregas juga ingin Como memiliki keseimbangan antara pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman. Hal tersebut menjadi penting karena kompetisi Liga Champions menuntut kedalaman skuad yang jauh lebih baik dibandingkan kompetisi domestik.
“Gila” mungkin menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan perkembangan Como. Hanya dalam waktu relatif singkat, klub yang sebelumnya berjuang kembali ke kasta tertinggi Italia kini sudah berbicara tentang Liga Champions.
Como Berani Mengambil Langkah Besar di Bursa Transfer
Ambisi tersebut terlihat dari aktivitas Como di bursa transfer. Klub terus memperkuat beberapa posisi yang dianggap membutuhkan tambahan kualitas.
Salah satu langkah terbaru adalah kedatangan Trevoh Chalobah dari Chelsea. Bek Inggris tersebut resmi bergabung dengan Como dengan kontrak lima tahun. Nilai transfernya dilaporkan sekitar €30 juta ditambah potensi bonus.
Kedatangan Chalobah menunjukkan bahwa Como tidak ingin sekadar menjadi peserta Liga Champions. Mereka mencoba membangun skuad yang mampu menghadapi lawan-lawan besar di Eropa.
Sebelumnya, Como juga telah memperkuat sejumlah posisi dengan pemain muda dan pemain yang dianggap sesuai dengan filosofi Fabregas. Nico Paz juga berhasil dipertahankan setelah menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan luar biasa Como.
Fabregas Ingin Como Tidak Berhenti di Sini
Yang menarik adalah Fabregas tampaknya belum puas dengan pencapaian Como sejauh ini. Pelatih asal Spanyol tersebut melihat masih banyak ruang untuk perkembangan.
Dalam wawancara sebelumnya, Fabregas menyampaikan keinginannya agar Como memiliki lebih banyak pemain Italia. Ia juga menekankan pentingnya membangun proyek jangka panjang, bukan hanya mengejar hasil instan.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa Como sedang membangun identitas baru. Mereka tidak ingin hanya dikenal sebagai klub yang memiliki investasi besar, tetapi juga sebagai tim dengan filosofi permainan dan sistem pengembangan pemain yang jelas.
Como dan Fabregas Bisa Menjadi Kejutan di Eropa
Musim 2026/2027 berpotensi menjadi periode paling penting dalam sejarah modern Como. Debut di Liga Champions akan menjadi ujian terbesar bagi Fabregas dan para pemainnya.
Persaingan di Serie A juga tidak akan mudah. Klub-klub besar Italia memiliki pengalaman dan kedalaman skuad yang lebih matang. Namun, Como memiliki satu keunggulan: mereka sedang berkembang dengan sangat cepat dan memiliki proyek yang jelas.
Komentar jurnalis Italia mengenai langkah “gila” Como pun semakin masuk akal jika melihat perubahan klub dalam beberapa tahun terakhir. Dari tim yang baru kembali ke Serie A, Como kini mampu mendatangkan pemain dengan pengalaman Premier League dan mempersiapkan skuad untuk kompetisi Eropa.
Tantangan Berikutnya Menunggu Como
Tantangan terbesar bagi Fabregas sekarang adalah menjaga keseimbangan. Jadwal Serie A dan Liga Champions dapat membuat pemain mengalami kelelahan, sementara ekspektasi publik juga akan meningkat.
Karena itu, kedalaman skuad menjadi faktor penting. Fabregas harus mampu melakukan rotasi tanpa menghilangkan identitas permainan Como.
Jika strategi tersebut berhasil, Como bukan tidak mungkin kembali mengejutkan sepak bola Italia. Ide Fabregas yang berani, dukungan klub, serta perekrutan pemain berkualitas membuat proyek Como menjadi salah satu cerita paling menarik untuk diikuti.
Untuk saat ini, satu hal sudah jelas: Como tidak lagi ingin hanya menjadi kejutan di Serie A. Mereka sedang membangun sesuatu yang jauh lebih besar bersama Cesc Fabregas.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319891/original/042799100_1786315534-Liverpool_s_Alexander_Isak__left__celebrates_scoring_with_teammate_Dominik_Szoboszlai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319887/original/036728300_1786315260-Monaco_s_Anis_Soubeir_and_Liverpool_s_Federico_Chiesa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6860034/original/003552600_1779642045-curtis-jones-liverpool.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5113193/original/023117400_1738215850-Pep_Guardiola.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6856929/original/016901900_1779639658-Manchester_City_s_head_coach_Pep_Guardiola.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3643951/original/098012100_1637822405-000_9AC8TY.jpg)











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492379/original/012389100_1770172312-AP26034773179009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4678340/original/013598200_1701968394-000_33ZE77D.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5368229/original/030700800_1759367469-Pelatih_Barcelona__Hansi_Flick.jpg)