23 Oktober 2026

Bulan: Agustus 2026

Como Menggila, Proyek Cesc Fabregas Bikin Italia Terpukau

BolaIndonesia – Como kembali menjadi sorotan sepak bola Italia setelah langkah berani mereka di bursa transfer dan proyek besar yang dirancang Cesc Fabregas. Seorang jurnalis Italia menilai apa yang dilakukan Como sebagai sesuatu yang “gila”, tetapi sekaligus melihat ide Fabregas sebagai sebuah terobosan luar biasa untuk membawa klub bersaing di level tertinggi.

Perkembangan Como dalam dua musim terakhir memang sulit diabaikan. Setelah kembali ke Serie A, klub asal Lombardia tersebut mampu berkembang dengan sangat cepat. Musim lalu, Como bahkan berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Kini, tantangan yang dihadapi jauh lebih besar. Como tidak hanya harus mempertahankan performa di Serie A, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi persaingan Eropa.

Ide Cesc Fabregas Mulai Membentuk Wajah Baru Como

Cesc Fabregas menjadi sosok penting dalam perubahan besar Como. Mantan gelandang Barcelona, Arsenal, dan Chelsea itu tidak sekadar bertugas sebagai pelatih, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap arah perkembangan tim.

Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Fabregas sedang membangun sebuah “laboratorium” sepak bola di Como. Timnya mencoba berbagai pendekatan taktik, meningkatkan analisis pertandingan, serta memperluas kualitas skuad untuk menghadapi jadwal yang semakin padat.

Fabregas juga ingin Como memiliki keseimbangan antara pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman. Hal tersebut menjadi penting karena kompetisi Liga Champions menuntut kedalaman skuad yang jauh lebih baik dibandingkan kompetisi domestik.

“Gila” mungkin menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan perkembangan Como. Hanya dalam waktu relatif singkat, klub yang sebelumnya berjuang kembali ke kasta tertinggi Italia kini sudah berbicara tentang Liga Champions.

Como Berani Mengambil Langkah Besar di Bursa Transfer

Ambisi tersebut terlihat dari aktivitas Como di bursa transfer. Klub terus memperkuat beberapa posisi yang dianggap membutuhkan tambahan kualitas.

Salah satu langkah terbaru adalah kedatangan Trevoh Chalobah dari Chelsea. Bek Inggris tersebut resmi bergabung dengan Como dengan kontrak lima tahun. Nilai transfernya dilaporkan sekitar €30 juta ditambah potensi bonus.

Kedatangan Chalobah menunjukkan bahwa Como tidak ingin sekadar menjadi peserta Liga Champions. Mereka mencoba membangun skuad yang mampu menghadapi lawan-lawan besar di Eropa.

Sebelumnya, Como juga telah memperkuat sejumlah posisi dengan pemain muda dan pemain yang dianggap sesuai dengan filosofi Fabregas. Nico Paz juga berhasil dipertahankan setelah menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan luar biasa Como.

Fabregas Ingin Como Tidak Berhenti di Sini

Yang menarik adalah Fabregas tampaknya belum puas dengan pencapaian Como sejauh ini. Pelatih asal Spanyol tersebut melihat masih banyak ruang untuk perkembangan.

Dalam wawancara sebelumnya, Fabregas menyampaikan keinginannya agar Como memiliki lebih banyak pemain Italia. Ia juga menekankan pentingnya membangun proyek jangka panjang, bukan hanya mengejar hasil instan.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa Como sedang membangun identitas baru. Mereka tidak ingin hanya dikenal sebagai klub yang memiliki investasi besar, tetapi juga sebagai tim dengan filosofi permainan dan sistem pengembangan pemain yang jelas.

Como dan Fabregas Bisa Menjadi Kejutan di Eropa

Musim 2026/2027 berpotensi menjadi periode paling penting dalam sejarah modern Como. Debut di Liga Champions akan menjadi ujian terbesar bagi Fabregas dan para pemainnya.

Persaingan di Serie A juga tidak akan mudah. Klub-klub besar Italia memiliki pengalaman dan kedalaman skuad yang lebih matang. Namun, Como memiliki satu keunggulan: mereka sedang berkembang dengan sangat cepat dan memiliki proyek yang jelas.

Komentar jurnalis Italia mengenai langkah “gila” Como pun semakin masuk akal jika melihat perubahan klub dalam beberapa tahun terakhir. Dari tim yang baru kembali ke Serie A, Como kini mampu mendatangkan pemain dengan pengalaman Premier League dan mempersiapkan skuad untuk kompetisi Eropa.

Tantangan Berikutnya Menunggu Como

Tantangan terbesar bagi Fabregas sekarang adalah menjaga keseimbangan. Jadwal Serie A dan Liga Champions dapat membuat pemain mengalami kelelahan, sementara ekspektasi publik juga akan meningkat.

Karena itu, kedalaman skuad menjadi faktor penting. Fabregas harus mampu melakukan rotasi tanpa menghilangkan identitas permainan Como.

Jika strategi tersebut berhasil, Como bukan tidak mungkin kembali mengejutkan sepak bola Italia. Ide Fabregas yang berani, dukungan klub, serta perekrutan pemain berkualitas membuat proyek Como menjadi salah satu cerita paling menarik untuk diikuti.

Untuk saat ini, satu hal sudah jelas: Como tidak lagi ingin hanya menjadi kejutan di Serie A. Mereka sedang membangun sesuatu yang jauh lebih besar bersama Cesc Fabregas.

KLIKBETS – Setelah menjalani dua pertandingan uji coba pramusim menghadapi klub lokal, PSIM Yogyakarta akan meningkatkan level lawan pada pekan ini.

Laskar Mataram dijadwalkan menjajal kekuatan tim-tim yang memiliki level persaingan lebih tinggi. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan PSIM sebelum bertarung di Super League 2026/2027.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyebut partai uji coba merupakan sarana penting untuk mengukur perkembangan fisik sekaligus pemahaman taktik para pemain.

“Lawan yang dihadapi belum begitu kuat, jadi sulit untuk menilai. Mulai Minggu depan kami akan menghadapi tim-tim Liga 1 sehingga perlawanannya akan jauh lebih kuat,” ujar Van Gastel, akhir pekan lalu.

Adaptasi Pemain Baru

Dua laga uji coba kontra tim lokal jadi bagian dari tahapan awal persiapan PSIM. Selain membangun fondasi fisik, pertandingan itu dimanfaatkan untuk mengasah pola permainan yang diinginkan tim pelatih.

“Saat ini fokus kami lebih pada bagian fisik dan cara bermain melawan lawan di level bawah agar bisa melatih skema yang diinginkan. Fisik masih harus ditingkatkan, begitu pula cara bermain kami,” kata Van Gastel.

Latih tanding juga menjadi kesempatan bagi sejumlah pemain anyar Laskar Mataram untuk beradaptasi dengan tim. Tiga pemain asing turut mendapat sorotan dari tim pelatih.

“Marvin Loria datang terlambat, jadi dia baru mulai minggu ini dan belum saya turunkan karena perjalanannya masih panjang. Adrian Dalmau dan Mauro Caballero masing-masing bermain selama 45 menit,” jelas Van Gastel.

Evaluasi

Pada uji coba terbaru, PSIM bersua UAD FC di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, Sabtu (8-8-2026). Sebelumnya, mereka ditantang Beta Jaya di lokasi yang sama, awal bulan ini.

Van Gastel menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama dalam hal pengambilan keputusan pemain ketika berada di lapangan.

“Babak pertama kurang bagus. Menurut saya, keputusan di lapangan masih buruk. Di babak kedua, intensitas permainan lebih tinggi dan pengambilan keputusan jauh lebih baik,” ujar juru taktik tim asal Belanda tersebut 

“Kami bisa mencetak lebih banyak gol, yang sebenarnya bukan poin utamanya. Cara bermain yang kami inginkan jauh lebih terlihat pada babak kedua daripada babak pertama,” lanjut Van Gastel.

Liverpool menelan kekalahan 2-3 dari AS Monaco pada laga pramusim di Anfield. Hasil ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Andoni Iraola setelah timnya gagal menjaga keunggulan yang sempat berdiri dua gol. Pola yang sama kembali muncul seperti saat menghadapi Leeds United pada tur Amerika Serikat.

Tim tuan rumah sempat memimpin lewat gol Alexander Isak dan Florian Wirtz pada babak pertama. Monaco membalas melalui penalti Aleksandr Golovin, sebelum Mika Biereth dan Paris Brunner menyelesaikan pembalikan skor. Momentum pertandingan berubah setelah jeda dan menguras kepercayaan diri The Reds.

Kekalahan ini datang di fase akhir pramusim ketika persiapan memasuki tahapan krusial. Oleh karena itu, Iraola membutuhkan respons cepat dari para pemainnya sebelum kompetisi resmi dimulai. Perbaikan di beberapa sektor menjadi fokus utama dalam beberapa hari ke depan.

Keunggulan Dua Gol Terbuang di Anfield

Liverpool mengawali pertandingan dengan meyakinkan lewat gol Isak pada menit ke-16 setelah menerima umpan Ryan Gravenberch. Wirtz kemudian menggandakan keunggulan sebelum Monaco memperkecil jarak melalui penalti Golovin menjelang turun minum.

Monaco tampil lebih leluasa setelah jeda dan berhasil menyamakan kedudukan. Biereth memanfaatkan bola muntah dari Giorgi Mamardashvili untuk mengubah skor menjadi 2-2 dan mematahkan kontrol permainan tuan rumah.

Petaka datang pada dua menit terakhir ketika Brunner menuntaskan umpan dengan sundulan yang berakhir menjadi gol penentu. Pola kehilangan keunggulan setelah jeda kembali terjadi, selaras dengan performa saat menghadapi Leeds United pada tur Amerika Serikat. Tren ini mempertegas kebutuhan Liverpool untuk menjaga intensitas dan konsentrasi hingga laga berakhir.

Kebutuhan Skuad Liverpool Belum Tuntas

Kedatangan Ronald Araujo dari Barcelona melalui skema peminjaman diharapkan menambah tenaga di lini belakang. Akan tetapi, kebutuhan skuad belum selesai karena masalah kebugaran Jeremy Jacquet masih mengganggu opsi rotasi.

Di sisi lain, kendala izin kerja Ifeanyi Ndukwe turut memengaruhi ketersediaan pemain di sektor tertentu. Situasi ini membuat perencanaan pramusim tidak sepenuhnya ideal bagi Iraola dalam membangun fondasi tim.

Posisi sayap kanan juga belum memiliki penerus jangka panjang Mohamed Salah. Bradley Barcola masuk pertimbangan, namun negosiasi dengan PSG belum berjalan maksimal sehingga alternatif tetap perlu dipersiapkan.

Masa Depan Curtis Jones Makin Kabur

Curtis Jones tidak masuk skuad saat Liverpool menghadapi Monaco di tengah ketidakpastian masa depannya di Anfield. Inter Milan masih menunjukkan minat, tetapi tawaran mereka belum memenuhi valuasi Liverpool sebesar £35 juta (sekitar Rp840,35 miliar).

Iraola sejatinya masih ingin mempertahankan gelandang jebolan akademi tersebut. Absennya pada laga melawan Monaco dikaitkan dengan langkah pencegahan demi menghindari risiko di tengah situasi transfer.

Kendati demikian, peluang kepergian Jones tetap terbuka apabila penawaran yang sesuai datang sebelum bursa ditutup. Liverpool akan kembali bermain di Anfield dalam tujuh hari untuk menghadapi Como pada laga persahabatan terakhir. Laga itu menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki masalah setelah dua kali kehilangan keunggulan dalam pramusim.

Paolo Maldini mengungkapkan betapa seriusnya Pep Guardiola mempertimbangkan tawaran untuk menjadi pelatih Timnas Italia.

Menurut Maldini, Guardiola bahkan sudah mulai menyusun kemungkinan formasi dan mempelajari skuad Italia dari level junior.

Maldini menceritakan proses tersebut dalam wawancara dengan Corriere della Sera.

Ketika itu, Maldini masih menjabat sebagai Direktur Teknis FIGC dan bersama penasihatnya, Leonardo, berupaya mendatangkan Guardiola sebagai pelatih Timnas Italia.

Maldini dan Leonardo menemui Guardiola di Barcelona untuk membicarakan proyek tersebut. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana serius dan membahas kemungkinan Guardiola mengambil alih Timnas Italia.

Sangat Tertarik

Guardiola disebut sangat tertarik dengan kesempatan tersebut. Maldini bahkan mengklaim mantan pelatih Barcelona dan Manchester City itu sudah mulai memikirkan komposisi serta formasi yang mungkin digunakan.

“Dia sempat menyampaikan kepada beberapa temannya bahwa ingin melatih sebuah tim nasional. Kami pergi menemuinya di Barcelona, makan siang bersama, lalu berbicara sepanjang hari,” ujar Maldini.

“Dia sangat tergoda. Dia hampir menerimanya. Dia bahkan mulai menuliskan formasi di beberapa lembar kertas,” lanjutnya.

Namun, Guardiola akhirnya tidak mengambil pekerjaan tersebut. Maldini menegaskan bahwa persoalannya bukan tuntutan gaji seperti yang sebelumnya diberitakan di Italia.

Kelelahan

Sejumlah laporan menyebut Guardiola meminta gaji 20 juta euro per musim untuk menangani Timnas Italia. Maldini membantah kabar tersebut.

“Sama sekali tidak. Uang tidak pernah menjadi masalah. Pep berkata dengan jelas kepada kami: Beri saya satu euro lebih sedikit dari yang diterima pelatih sebelumnya dan saya tidak masalah,” kata Maldini.

Menurut Maldini, faktor yang membuat Guardiola urung menerima tawaran tersebut adalah kelelahan setelah menjalani periode panjang di Premier League.

“Karena kelelahan. Guardiola baru saja melewati 10 tahun yang sangat melelahkan di Premier League. Dia juga menjalani operasi punggung dan ingin beristirahat,” ungkapnya.

Akhirnya Pilih Mancini

Kendati pada akhirnya Guardiola tidak menjadi pelatih Italia, Maldini menegaskan pembicaraan tersebut berlangsung dengan sangat serius.

Mereka bahkan sudah mempelajari pemain-pemain Italia dari kelompok usia U-17 ke atas sebagai bagian dari pembahasan proyek tersebut.

“Namun, pembicaraan itu sangat serius. Kami mempelajari skuad mulai dari U-17 dan seterusnya,” tutur Maldini.

Setelah pendekatan kepada Guardiola tidak berlanjut, Maldini dan Leonardo kemudian memilih Andrea Pirlo sebagai opsi berikutnya. Maldini juga menyebut Presiden FIGC, Giovanni Malago, mengetahui proses tersebut dan mendapat informasi secara bertahap.

“Jadi, kemudian kami memilih Andrea (Pirlo). Malago mengetahui semuanya, kami memberitahunya langkah demi langkah,” kata Maldini.

Hanya, proses dengan Pirlo juga gagal setelah Malago lebih memilih Roberto Mancini untuk kembali melatih Timnas Italia.

LARISBOLA – Lionel Messi tengah berduka setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun. Jorge mengembuskan napas terakhir setelah menghadapi masalah kesehatan yang berlangsung cukup lama.

Kabar duka tersebut pertama kali dilaporkan media lokal Argentina sebelum dikonfirmasi oleh Newell’s Old Boys, klub pertama Messi. Jorge disebut meninggal di sebuah rumah sakit di Rosario pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Jorge bukan hanya ayah bagi Messi, tetapi juga sosok penting di balik perjalanan karier sang megabintang. Ia berperan sebagai agen sekaligus pengelola berbagai urusan bisnis Messi sepanjang karier profesionalnya.

Kepergian Jorge menjadi kehilangan besar bagi keluarga Messi dan dunia sepak bola. Newell’s Old Boys turut menyampaikan penghormatan kepada sosok yang dianggap sebagai salah satu fondasi perjalanan Messi menuju puncak sepak bola dunia.

Jorge Messi Meninggal Dunia di Rosario

Jorge Messi meninggal dunia di rumah sakit di Rosario setelah menjalani perjuangan panjang dengan masalah kesehatan. Kabar tersebut kemudian dikonfirmasi Newell’s Old Boys melalui pernyataan resmi yang disampaikan setelah laporan media lokal Argentina beredar.

Dalam pernyataannya, Newell’s Old Boys menyebut Jorge sebagai penggemar berat klub sekaligus ayah dari kapten Timnas Argentina. Klub juga menggambarkan Jorge sebagai sosok yang mendukung karier Messi dengan visi, ketegasan, dan kasih sayang.

Newell’s Old Boys turut menyampaikan belasungkawa kepada Celia Cuccittini, Lionel, Rodrigo, Matias, Maria Sol, serta seluruh keluarga dan orang-orang terdekat Jorge. Klub tersebut juga mengenang peran Jorge dalam mendampingi Messi sejak masa awal hingga mencapai puncak kejayaan sepak bola dunia.

Sakit Jorge Sempat Terungkap ke Publik

Kondisi kesehatan Jorge sebelumnya mulai menjadi perhatian setelah ia disebut mengalami masalah medis yang membuatnya harus menjalani perawatan di Argentina. Keluarga Messi selama ini memilih menjaga kondisi tersebut agar tidak menjadi konsumsi publik.

Kabar mengenai kesehatan Jorge sempat mencuat ketika Messi menangis di lapangan pada Piala Dunia. Setelah mencetak hat-trick melawan Aljazair dalam pertandingan pembuka Argentina di Kansas City, Messi mengatakan kepada wartawan bahwa air matanya tidak berkaitan dengan sepak bola.

Tidak lama kemudian, jurnalis Eduardo Feinmann mengungkap melalui Radio Mitre bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan kesehatan Jorge. Menurut Feinmann, Jorge sudah mengalami masalah kesehatan selama beberapa bulan dan kondisinya sempat memburuk.

Sosok Penting dalam Karier Lionel Messi

Jorge selalu berada di sisi Messi sejak sang pemain memulai perjalanan sepak bolanya bersama Newell’s Old Boys. Ketika Messi pindah ke Spanyol untuk bergabung dengan akademi La Masia milik Barcelona pada 2000, Jorge juga memainkan peran penting dalam mendampingi putranya.

Setelah Messi berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia, Jorge mengambil peran lebih besar dalam urusan profesional putranya. Ia bertindak sebagai agen dan pengelola bisnis Messi, termasuk terlibat dalam keputusan penting sepanjang karier sang pemain.

Jorge juga berada di sisi Messi ketika putranya menghadapi persoalan hukum terkait pajak di Spanyol pada 2016. Keduanya akhirnya dinyatakan bersalah atas tiga pelanggaran pajak dan mendapat hukuman serta denda setelah proses hukum yang berlangsung di Spanyol.

Mendampingi Perjalanan Karier Messi

orge merupakan salah satu figur utama yang mendampingi Messi sejak awal karier hingga memperkuat klub-klub besar Eropa dan Amerika Serikat. Messi kemudian menjalani 21 tahun yang luar biasa bersama Barcelona sebelum pindah ke Paris Saint-Germain pada 2021.

Setelah dua musim di PSG, Messi melanjutkan kariernya bersama Inter Miami di Major League Soccer. Jorge juga menjadi bagian dari perjalanan tersebut sebagai sosok yang mengurus berbagai kepentingan profesional putranya.

Dalam kehidupan keluarga, Jorge dan Celia Cuccittini menikah pada 1978 dan memiliki empat anak, yakni Rodrigo, Matias, Lionel, dan Maria Sol. Jorge juga pernah bekerja di perusahaan baja di Villa Constitucion sebelum kemudian lebih banyak terlibat dalam perjalanan karier putranya.

Idnews.top – Jose Mourinho memberikan penilaian jujur terhadap kondisi Bernardo Silva setelah sang gelandang menjalani debut bersama Real Madrid. Pelatih asal Portugal itu menilai rekrutan barunya tersebut datang ke pramusim dengan tingkat kebugaran yang masih rendah.

Real Madrid tetap meraih kemenangan 2-1 atas Ferencvaros dalam laga uji coba di Budapest. Mario Rivas dan Carlos Espi mencetak gol untuk membawa Los Blancos unggul dalam pertandingan tersebut.

Bernardo Silva menjadi salah satu pemain yang mendapat kesempatan tampil pada babak kedua. Namun, Mourinho melihat kondisi fisik pemain yang baru didatangkan dari Manchester City itu belum berada pada level ideal.

Meski demikian, Mourinho tetap menegaskan kualitas Bernardo Silva sebagai pemain. Ia bahkan menyesuaikan posisi sang gelandang selama pertandingan karena melihatnya mulai kekurangan tenaga.

Mourinho Puas dengan Ujian dari Ferencvaros

Mourinho menilai pertandingan melawan Ferencvaros menjadi ujian pramusim yang bermanfaat bagi Real Madrid. Ia menyoroti intensitas tinggi lawan yang sudah menjalani sejumlah pertandingan kompetitif sebelum menghadapi timnya.

Ferencvaros telah memainkan lima pertandingan di Liga Europa dan juga menjalani laga di kompetisi domestik. Menurut Mourinho, kondisi tersebut membuat laga uji coba di Budapest menjadi sesi persiapan yang sangat berguna bagi Real Madrid.

“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Ferencvaros atas sesi latihan pertandingan ini. Ini adalah pertandingan yang sangat bagus,” ujar Mourinho.

“Mereka sudah memainkan lima pertandingan Liga Europa, ditambah pertandingan di liga mereka, dan Anda bisa melihat bahwa mereka memiliki tingkat intensitas yang tinggi. Ini sangat bagus,” lanjut Mourinho.

Mourinho Soroti Permainan Real Madrid pada Babak Kedua

Mourinho mengaku lebih menyukai penampilan Real Madrid pada babak pertama. Ia merasa timnya memiliki kontrol permainan yang lebih baik karena para pemain tersebut sudah lebih banyak bekerja bersama selama persiapan pramusim.

Situasi berubah pada babak kedua ketika sejumlah pemain dengan menit bermain terbatas mendapat kesempatan tampil. Mourinho menyebut perubahan posisi Endrick serta masuknya Vinicius Junior dan Bernardo Silva membuat organisasi permainan tim sedikit menurun.

“Saya lebih menyukai babak pertama. Itu tidak mengejutkan saya karena kami lebih banyak bekerja dengan para pemain tersebut. Kami memiliki kontrol permainan yang sangat baik,” kata Mourinho.

“Pada babak kedua, dengan Vini dan Bernardo yang belum memiliki banyak menit bermain, serta Endrick yang berganti posisi, kami kehilangan sebagian organisasi permainan kami. Namun, itu bagus,” tutur Mourinho.

Kesalahan Kecil Jadi Bahan Evaluasi Mourinho

Mourinho menilai sejumlah kesalahan dalam laga pramusim tetap memiliki manfaat bagi proses pembentukan timnya. Ia ingin para pemain Real Madrid belajar memperbaiki detail permainan sebelum kompetisi resmi dimulai.

Menurut Mourinho, timnya tidak boleh memberikan peluang berbahaya kepada lawan pada akhir pertandingan. Ia melihat kesalahan kecil yang muncul dalam laga seperti ini sebagai bahan evaluasi penting bagi tim.

“Anda tidak boleh mengakhiri pertandingan dengan memberikan tendangan bebas berbahaya seperti yang kami lakukan. Anda harus tahu apa yang harus dilakukan,” tegas Mourinho.

“Kesalahan-kesalahan kecil yang menumpuk dalam pertandingan seperti ini bagus untuk saya,” ujar Mourinho.

Mourinho Blak-blakan Soal Fisik Bernardo Silva

Sorotan utama tertuju kepada Bernardo Silva setelah pemain tersebut resmi bergabung dari Manchester City dengan kontrak dua tahun. Mourinho langsung menilai gelandang berusia 32 tahun itu masih perlu meningkatkan kondisi fisiknya setelah tiba di Real Madrid.

Bernardo sebelumnya menjalani musim panas yang padat bersama timnas Portugal di Piala Dunia 2026. Mourinho pun meminta pemain tersebut meningkatkan kebugarannya, meski tetap mengakui kualitas luar biasa yang dimilikinya.

“Dia sangat penting, tetapi pemain malang itu adalah salah satu pemain yang secara mental menikmati liburan dengan tidak melakukan apa pun, dan dia datang ke pramusim dengan level fisik yang cukup rendah,” kata Mourinho.

“Dia harus meningkat. Namun, dia adalah pemain yang luar biasa,” tegas Mourinho.

Bernardo Silva Dipindahkan ke Posisi Nomor 10

Mourinho juga mengubah posisi Bernardo Silva ketika pertandingan berlangsung. Keputusan itu diambil setelah ia melihat sang pemain mulai kekurangan kekuatan fisik untuk menjalankan peran sebelumnya.

Fleksibilitas menjadi salah satu keunggulan Bernardo di mata Mourinho. Sang gelandang dinilai mampu bermain di beberapa posisi berbeda dan memberikan banyak pilihan bagi Real Madrid.

“Selama pertandingan, saya menyadari bahwa dia sedikit kekurangan kekuatan fisik, jadi saya memindahkannya lebih ke depan ke posisi nomor 10. Dia juga bisa bermain di sana,” ungkap Mourinho.

“Dia bisa bermain di tiga atau empat posisi,” pungkas Mourinho.

BOLADONESIA – Arsenal mengumumkan kedatangan Bruno Guimaraes dari Newcastle United. Guimaraes ditebus dengan nilai transfer sekitar 75 juta poundsterling dan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Direktur olahraga Arsenal, Andrea Berta, mengaku sangat senang bisa mengamankan jasa Guimaraes. Menurutnya, sang pemain memiliki kualitas dan mentalitas yang dibutuhkan untuk membantu The Gunners bersaing meraih gelar.

“Kami sangat senang menyambut Bruno ke klub ini. Bruno adalah pemain dengan mentalitas dan kualitas luar biasa yang akan membawa kepemimpinan kuat ke dalam skuad kami,” ujar Berta dilansir IDNEWS dari laman resmi klub.

“Dengan kehadiran Bruno, kami semakin memperkuat jantung permainan tim. Dia bisa bermain sebagai gelandang bertahan maupun box-to-box, serta selalu mampu memberikan gol dan assist untuk timnya setiap musim,” imbuhnya.

Bruno Guimaraes Bikin Lini Tengah Arsenal Semakin Menyeramkan

Guimaraes datang ke London Utara dengan reputasi sebagai salah satu gelandang terbaik Premier League. Sejak bergabung dari Lyon pada Januari 2022, ia mencatat hampir 200 penampilan bersama Newcastle dan menjadi sosok penting dalam keberhasilan menjuarai Carabao Cup 2025.

Berta meyakini kehadiran Guimaraes akan memberikan dimensi baru bagi permainan The Gunners sekaligus meningkatkan persaingan sehat di dalam skuad.

“Bruno akan membantu Mikel mengembangkan gaya bermain tim lebih jauh dan meningkatkan daya saing internal skuad. Hal itu sangat penting jika kami ingin terus bersaing untuk meraih trofi-trofi besar.”

Sebelum berkarier di Inggris, Guimaraes sempat membela Athletico Paranaense dan Lyon. Di level internasional, ia telah mencatatkan 48 penampilan bersama timnas Brasil serta menjadi bagian skuad Canarinha di Piala Dunia 2026.

KLIKBETS – Timnas Thailand dan Timnas Malaysia berhasil keluar sebagai juara dan runner-up Grup B setelah mencatatkan kemenangan pada laga terakhir penyisihan grup, Sabtu (8-8-2026).

Bermain di Stadion Rajamangala, Bangkok, Timnas Thailand menang dengan skor 2-0 atas tamunya, Myanmar.

Dua gol kemenangan seluruhnya berasal dari penalti, yakni menit ke-11 dan 52′, melalui Worachit Kanitsribampen dan Jehhanafee Mamah.

Dengan kemenangan ini, Thailand menyudahi fase grup dengan poin sempurna, 12.

Sebelum menekuk Myanmar, Tim Gajah Perang mengalahkan Laos 5-0, Malaysia 2-0, dan Filipina 1-0.

Dengan begitu, Sarach Yooyen dkk. melenggang ke semifinal sebagai juara grup. Di fase gugur mendatang, mereka sudah dinanti Singapura, yang berstatus runner-up Grup A.

Partai semifinal akan digelar dalam dua leg. Singapura akan terlebih dahulu menjadi tuan rumah pada 15 Agustus dan bertandang ke markas Thailand, tiga hari berselang.

Malaysia Jumpa Vietnam di Semifinal

Pada pertandingan lain, Timnas Malaysia juga berhasil mengunci tiket ke semifinal setelah menyudahi perlawanan Filipina dengan skor 1-0.

Bermain di depan publik sendiri di Stadion Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Pavithran menjadi pahlawan kemenangan Malaysia melalui gol tunggalnya pada menit ke-16.

Dengan kemenangan ini, Malaysia finis sebagai runner-up dengan koleksi poin sembilan. Satu-satunya kekalahan di Grup B diderita ketika menyerah 0-2 dari Thailand.

Di semifinal, Malaysia akan jumpa Vietnam, yang berstatus juara Grup A.

Malaysia akan lebih dulu menjamu Vietnam pada 16 Agustus 2026, kemudian melakoni laga away pada leg kedua, 19 Agustus 2026.

Bernardo Silva: Mourinho Bongkar Debut di Real Madrid

BolaIndonesia – Bernardo Silva akhirnya menjalani debut bersama Real Madrid. Gelandang asal Portugal tersebut mendapatkan kesempatan tampil perdana di bawah arahan Jose Mourinho saat Los Blancos menghadapi Ferencváros dalam laga pramusim.

Debut Bernardo Silva langsung menjadi sorotan karena kedatangannya ke Santiago Bernabéu membawa ekspektasi besar. Mourinho membutuhkan pengalaman, kreativitas, dan fleksibilitas sang gelandang untuk memperkuat lini tengah Real Madrid.

Meski kemenangan menjadi hasil positif, perhatian besar tetap tertuju kepada Bernardo Silva. Pemain berusia 31 tahun itu akhirnya mendapatkan menit bermain pertamanya dengan seragam Real Madrid setelah bergabung pada musim panas ini.

Debut Bernardo Silva Jadi Sorotan

Bernardo Silva masuk dalam rencana Mourinho untuk membangun kembali lini tengah Real Madrid. Ia didatangkan secara gratis setelah mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Manchester City.

Real Madrid secara resmi mengumumkan Silva sebagai pemain baru pada Juni 2026. Ia menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2028.

Dalam debutnya melawan Ferencváros, Silva menunjukkan fleksibilitas yang menjadi salah satu alasan utama Mourinho menginginkannya. Ia tidak terpaku pada satu posisi dan beberapa kali bertukar posisi dengan Arda Güler.

Menurut laporan pertandingan, debut Silva memang belum terlalu mencolok. Namun, kemampuan teknis dan pemahamannya terhadap ruang memberikan gambaran bahwa sang pemain bisa menjadi bagian penting dari sistem baru Mourinho.

Mourinho Punya Alasan Khusus Memilih Bernardo

Kedatangan Bernardo Silva ke Santiago Bernabéu bukan sekadar transfer untuk menambah jumlah pemain. Mourinho disebut memiliki peran besar dalam proses perekrutan pemain Portugal tersebut.

Negosiasi transfer bahkan berlangsung sangat cepat. Silva akhirnya memilih Real Madrid setelah sebelumnya dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa. Laporan mengenai transfer tersebut menyebut Mourinho menjadi salah satu faktor penting yang mendorong kesepakatan.

Kini, Mourinho mulai melihat secara langsung bagaimana Bernardo dapat ditempatkan dalam skemanya.

Pelatih asal Portugal tersebut menggunakan sistem 4-2-3-1 selama pramusim. Formasi itu memberikan ruang bagi pemain kreatif untuk bergerak di belakang penyerang, tetapi juga menuntut gelandang memiliki kemampuan bertahan dan menjaga keseimbangan tim.

Bernardo Bisa Jadi Senjata Penting Madrid

Salah satu kelebihan Bernardo Silva adalah kemampuannya bermain di beberapa posisi. Ia dapat beroperasi sebagai gelandang tengah, pemain nomor 10, maupun bergerak dari sisi kanan.

Fleksibilitas tersebut sangat cocok dengan kebutuhan Mourinho. Apalagi Real Madrid masih menghadapi sejumlah masalah komposisi skuad setelah beberapa pemain belum kembali sepenuhnya dari agenda Piala Dunia 2026.

Mourinho juga membutuhkan pemain berpengalaman yang mampu mengontrol tempo permainan. Dalam situasi seperti itu, Bernardo bisa menjadi penghubung antara lini tengah dan lini serang.

Debut melawan Ferencváros mungkin belum menghasilkan gol atau assist spektakuler. Namun, laga tersebut menjadi langkah awal bagi Bernardo untuk memahami tuntutan sepak bola Mourinho.

Persaingan di Lini Tengah Makin Panas

Kehadiran Bernardo Silva juga membuat persaingan di lini tengah Real Madrid semakin menarik. Arda Güler tampil impresif sepanjang pramusim dan kembali menjadi salah satu pemain yang paling menonjol saat menghadapi Ferencváros.

Di sisi lain, Jude Bellingham juga masih menjadi bagian penting dari rencana Madrid setelah kembali dari Piala Dunia. Mourinho kini harus mencari formula terbaik agar para pemain kreatif tersebut bisa bermain bersama tanpa mengorbankan keseimbangan tim.

Bernardo sendiri memiliki pengalaman panjang di level tertinggi. Selama sembilan tahun bersama Manchester City, ia memenangkan berbagai trofi dan menjadi salah satu pemain penting dalam era Pep Guardiola. Profil tersebut membuatnya berbeda dari sejumlah pemain muda Madrid.

Mourinho Mulai Menemukan Formula

Kemenangan atas Ferencváros menjadi kemenangan pertama Real Madrid di bawah Mourinho pada pramusim setelah sebelumnya mereka terus melakukan eksperimen taktik. Madrid juga masih memiliki satu laga uji coba sebelum menghadapi Espanyol dalam pertandingan pembuka LaLiga pada 22 Agustus.

Dengan semakin lengkapnya skuad, peran Bernardo Silva diperkirakan akan semakin jelas.

Debutnya memang belum sempurna, tetapi Mourinho tampaknya tidak membutuhkan Bernardo untuk langsung menjadi pencetak gol. Sang pelatih lebih membutuhkan pemain yang mampu membaca permainan, menjaga penguasaan bola, bergerak di berbagai posisi, dan membantu tim tetap terorganisasi.

Jika Bernardo mampu beradaptasi dengan tuntutan tersebut, transfer gratis dari Manchester City itu bisa menjadi salah satu keputusan paling penting Mourinho di Real Madrid musim ini.

Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah Bernardo Silva cocok bermain untuk Real Madrid, melainkan di posisi mana Mourinho akan memaksimalkan kemampuan sang gelandang Portugal tersebut.

Liverpool semakin dekat mendapatkan Ronald Araujo dari Barcelona dengan status pinjaman. Bek asal Uruguay tersebut diproyeksikan menjadi tambahan penting untuk memperkuat lini belakang The Reds menjelang musim baru.

Ronald Araujo akan menjadi rekrutan ketiga Liverpool pada bursa transfer musim panas ini. Pemain berusia 27 tahun itu menyusul Jeremy Jacquet dan Victor Munoz yang lebih dulu bergabung.

Kedatangan Araujo menjadi solusi untuk persoalan kedalaman skuad Liverpool di lini pertahanan. Ia bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan, dua posisi yang sedang mengalami keterbatasan pemain selama pramusim.

Di posisi bek tengah, Liverpool kehilangan beberapa opsi akibat cedera. Sementara di sektor kanan, Conor Bradley masih proses pemulihan dari cedera lutut serius. Jeremie Frimpong menjadi pilihan lain, tetapi performanya belum maksimal.

Jalani Tes Medis dan Segera Bergabung

Transfer Araujo kini memasuki tahap akhir. Menurut laporan, sang pemain dijadwalkan menjalani tes medis pada Minggu sebelum resmi menjadi bagian dari skuad Liverpool.

Setelah menyelesaikan proses tersebut, Araujo akan bergabung dengan rekan-rekan barunya. Kesepakatan ini juga dinilai menguntungkan Liverpool dari sisi finansial karena klub hanya perlu menanggung gaji sang pemain selama peminjaman.

Liverpool bahkan memiliki opsi untuk mempermanenkan Araujo pada musim panas tahun depan. Jika mampu tampil impresif sepanjang musim, kesepakatan tersebut berpotensi menjadi bisnis yang sangat menguntungkan bagi The Reds.

Tidak Bisa Tampil Lawan AS Monaco

Meski segera bergabung, Araujo dipastikan belum bisa tampil dalam pertandingan persahabatan Liverpool melawan AS Monaco di Anfield pada Minggu.

Namun, peluang debut terbuka ketika Liverpool menghadapi klub Serie A, Como, pada pekan berikutnya. Laga itu bisa menjadi kesempatan pertama bagi para pendukung The Reds untuk melihat langsung kemampuan bek Uruguay itu.

Araujo sebenarnya sudah mengikuti persiapan pramusim bersama Barcelona setelah Uruguay tersingkir lebih awal dari Piala Dunia. Kondisi itu membuatnya relatif siap secara fisik ketika tiba di Liverpool.

Gaya Bermain Flick Bisa Bantu Adaptasi

Salah satu keuntungan bagi Liverpool adalah Ronald Araujo sudah terbiasa dengan gaya bermain intens yang diterapkan Hansi Flick di Barcelona.

Pelatih asal Jerman tersebut mengandalkan pressing tinggi, sehingga Araujo tidak perlu memulai dari nol dalam memahami tuntutan permainan intens yang kemungkinan juga diterapkan di bawah pelatih Liverpool, Andoni Iraola.

Dengan kemampuan bermain di dua posisi serta kondisi fisik yang relatif siap, Araujo berpeluang menjadi tambahan penting bagi Liverpool.

Jika mampu beradaptasi dengan cepat, pemain Uruguay itu bisa memberikan kedalaman sekaligus kualitas yang sangat dibutuhkan The Reds sepanjang musim.