23 Oktober 2026

Bulan: Agustus 2026

Idnews.top – Legenda Manchester United, Patrice Evra memberikan penilaiannya mengenai situasi Marcus Rashford di Manchester United. Ia menilai sang winger tidak akan diberikan kesempatan cuma-cuma untuk membela Setan Merah sekali lagi.

Marcus Rashford merupakan pemain didikan akademi Manchester United. Meski sudah berada di klub sejak usia tujuh tahun, penyerang Timnas Inggris itu kini kembali ke Old Trafford setelah menjalani masa peminjaman bersama Aston Villa dan Barcelona dalam satu setengah tahun terakhir.

Rashford sebelumnya sempat membuka peluang untuk meninggalkan Manchester United secara permanen. Namun rencananya itu meleset, karena Barcelona memutuskan untuk tidak mempermanenkannya di musim panas ini.

Kabar yang tersiar menyebutkan bahwa Rashford kemungkinan besar akan tetap bertahan di Manchester United pada musim 2026/2027 ini. Evra sendiri tidak ada salahnya bagi MU untuk menerima kembali Rashford di dalam tim mereka.

Layak Diberi Kesempatan Kedua

Mantan bek Manchester United, Patrice Evra, menilai Rashford masih memiliki kesempatan untuk memulai kembali kariernya di Old Trafford. Menurutnya, para suporter United pada dasarnya bersedia memberikan kesempatan kedua kepada sang penyerang.

“Saya pikir fans United itu pemaaf. Mereka memaafkan apa yang sudah terjadi. Namun, setelah itu ada semua tekanan di media sosial dan sebagainya. Saya pikir Matheus Cunha tampil sangat baik,” ujar Evra kepada Goal International.

Evra kemudian menilai Rashford harus siap menghadapi persaingan untuk mendapatkan tempat utama. Ia meminta sang pemain menerima kemungkinan bahwa dirinya tidak selalu menjadi pilihan pertama.

“Ini tergantung Marcus untuk menerima bahwa mungkin dia bukan pilihan pertama. Saya juga bukan pilihan pertama, tetapi saya akan membuktikan kepada kalian bahwa ketika saya berada di lapangan, saya akan berjuang mati-matian untuk Manchester United,” lanjut Evra.

Tunjukkan Komitmen

Menurut Evra, Rashford harus jujur kepada dirinya sendiri dan menunjukkan komitmen ketika mendapatkan kesempatan bermain.

Ia ingin sang winger bekerja keras untuk merebut kembali tempatnya di skuad Manchester United, karena baginya Michael Carrick tidak akan membiarkan Rashford begitu saja bermain di skuad Setan Merah.

“Jadi, dia hanya perlu jujur kepada dirinya sendiri. Namun, fans bisa memaafkan. Sebagian dari mereka mungkin akan membuat keributan di media sosial, tetapi fans United yang sebenarnya benar-benar ingin Marcus Rashford sukses di Manchester United,” tegas Evra.

Laga Berikutnya

Manchester United saat ini sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan pertama mereka di Premier League 2026/2027.

Setan Merah akan bertandang ke MKM Stadium untuk menantang tim promosi EPL, Hull City di pekan pertama EPL musim ini.

Guglielmo Vicario Jadi Target Juventus, Spalletti: Saya Mengenalnya

BolaIndonesia – Juventus terus bergerak memperkuat skuadnya pada bursa transfer musim panas. Salah satu posisi yang menjadi perhatian utama adalah penjaga gawang, dengan Guglielmo Vicario menjadi salah satu kandidat utama. Juventus kini mengarahkan perhatian serius kepada kiper Tottenham Hotspur, Guglielmo Vicario, yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim asuhan Luciano Spalletti.

Nama Vicario semakin kuat dalam daftar incaran Juventus setelah sejumlah target sebelumnya sulit diwujudkan. Kiper asal Italia tersebut bahkan disebut telah menjadi salah satu kandidat terdepan untuk mengisi posisi penjaga gawang utama Bianconeri.

Guglielmo Vicario Jadi Target Utama Juventus

Kebutuhan Juventus terhadap kiper baru tidak muncul tanpa alasan. Performa Michele Di Gregorio sepanjang musim sebelumnya dinilai belum memberikan konsistensi yang diharapkan. Situasi tersebut membuat manajemen klub bersama Spalletti mencari sosok yang memiliki pengalaman, karakter, dan kemampuan untuk langsung menjadi pilihan utama.

Sebelumnya, Juventus sempat mengejar sejumlah nama besar. Alisson Becker menjadi salah satu target utama, tetapi Liverpool tidak membuka jalan bagi kepergian kiper asal Brasil tersebut. Emiliano Martinez dari Aston Villa juga sempat berada di posisi teratas dalam daftar keinginan Spalletti.

Namun, tuntutan harga membuat Juventus harus mempertimbangkan alternatif lain. Dalam situasi tersebut, Guglielmo Vicario muncul sebagai opsi yang semakin menarik.

Vicario Jadi Target Utama Juventus

Vicario bukan nama baru dalam radar Juventus. Sejak beberapa bulan lalu, penjaga gawang Tottenham tersebut sudah masuk dalam daftar pemain yang dipertimbangkan klub Turin.

Gazzetta dello Sport sebelumnya melaporkan bahwa Vicario bahkan telah menjadi target utama Juventus setelah situasi Alisson tidak memungkinkan. Klub Italia tersebut menilai mantan kiper Empoli itu mempunyai kualitas yang cukup untuk menjadi solusi jangka menengah di bawah mistar.

Ketertarikan Juventus semakin besar setelah Vicario tidak ikut dalam tur pramusim Tottenham ke Selandia Baru dan Australia. Tottenham menyebut sang pemain mengalami masalah cedera ringan dalam latihan, tetapi situasi tersebut kemudian membuka spekulasi lebih besar mengenai masa depannya di London.

Juventus kabarnya melihat peluang tersebut sebagai momentum untuk melakukan pendekatan lebih serius.

Spalletti Sangat Mengenal Vicario

Salah satu faktor yang membuat transfer ini menarik adalah hubungan antara Luciano Spalletti dan Guglielmo Vicario.

Spalletti sudah mengenal Vicario sejak menangani tim nasional Italia. Karena itu, sang pelatih memahami karakter serta kemampuan teknis kiper berusia 29 tahun tersebut.

Vicario dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik. Ia juga nyaman bermain dari belakang dan memiliki keberanian ketika harus keluar dari garis gawang. Karakter tersebut cocok dengan sepak bola modern yang membutuhkan kiper bukan hanya sebagai penyelamat tembakan, tetapi juga sebagai pemain pertama dalam membangun serangan.

Tidak mengherankan jika Spalletti disebut memiliki penilaian positif terhadap Vicario.

Peluang Transfer Semakin Terbuka

Situasi Vicario di Tottenham membuat peluang Juventus semakin terbuka. Pada Juli 2026, laporan menyebut Juventus mempertimbangkan proposal peminjaman dengan opsi pembelian untuk sang kiper. Formula tersebut dapat membantu Bianconeri mengurangi beban pengeluaran awal.

Tottenham tentu memiliki keputusan akhir mengenai masa depan pemainnya. Namun, keinginan Vicario untuk kembali bermain di Italia juga menjadi faktor yang dapat membantu Juventus dalam negosiasi.

Sebelumnya, Vicario dilaporkan memberikan respons positif ketika Juventus melakukan pendekatan awal. Sang kiper disebut ingin mendapatkan tantangan baru dan membuka kemungkinan kembali ke Serie A setelah beberapa musim bermain di Inggris.

Juventus Harus Bergerak Cepat

Meski demikian, Juventus belum bisa menganggap transfer Vicario sebagai sesuatu yang sudah selesai. Napoli juga disebut memiliki ketertarikan terhadap kiper Tottenham tersebut.

Selain Vicario, Juventus masih mempertimbangkan sejumlah nama lain seperti Emiliano Martinez, Vanja Milinkovic-Savic, Alex Meret, hingga Marco Carnesecchi. Artinya, manajemen Bianconeri masih memiliki beberapa alternatif jika negosiasi dengan Tottenham menemui jalan buntu.

Spalletti sendiri sebelumnya menegaskan bahwa Juventus membutuhkan tambahan penjaga gawang untuk meningkatkan persaingan di posisi tersebut. Ia juga mengakui klub harus bergerak hati-hati karena memiliki keterbatasan dalam mengeluarkan dana besar di bursa transfer.

Vicario Bisa Menjadi Solusi Juventus

Jika Juventus berhasil mendapatkan Vicario, transfer tersebut dapat memberikan perubahan penting di sektor pertahanan. Pengalaman sang kiper di Serie A dan Premier League menjadi modal berharga untuk menghadapi tekanan besar di Turin.

Bagi Spalletti, keberadaan kiper yang sudah ia kenal tentu menjadi keuntungan. Sang pelatih tidak perlu memulai dari nol untuk memahami karakter pemainnya.

Kini, bola berada di tangan Juventus dan Tottenham. Juventus menginginkan kiper baru, Vicario membuka peluang kembali ke Italia, sementara Spalletti sudah mengenalnya dengan baik.

Jika negosiasi berjalan sesuai rencana, Guglielmo Vicario berpotensi menjadi nama penting dalam proyek baru Juventus di bawah Luciano Spalletti.

KLIKBETS – Persaingan BRI Super League 2026/2027 diprediksi akan berjalan sengit. Persib Bandung masih menjadi kandidat kuat untuk kembali meraih gelar juara, tetapi sejumlah klub berpeluang mengganggu dominasi Maung Bandung.

Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai Persib memiliki modal kuat untuk mempertahankan mahkota juara. Kedalaman skuad jadi salah satu keunggulan yang dimiliki tim besutan Igor Tolic tersebut.

“Persib Bandung tetap menjadi salah satu favorit utama untuk Super League musim mendatang. Mereka adalah juara bertahan dan memiliki skuad yang cukup dalam,” ujar Luciano kepada Bola.com, Senin (17/8/2026).

“Yang menarik adalah ketika beberapa pemain utama tidak tampil pun Persib tetap terlihat sangat kompetitif di Piala Presiden 2026. Ini menunjukkan bahwa kekuatan mereka bukan hanya bergantung pada satu atau dua pemain bintang,” lanjutnya.

3 Klub Penantang Persib

Meski demikian, Luciano Leandro menyebut kompetisi musim depan bakal lebih terbuka. Ada tiga klub yang berpotensi menjadi rival serius Persib, yakni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan Borneo FC.

“Persebaya Surabaya adalah salah satunya. Mereka memiliki karakter tim yang kuat dan saya melihat mereka mempunyai potensi untuk bersaing di papan atas apabila konsistensi permainan dan kedalaman skuad mereka terjaga,” katanya.

“Kemudian ada Persija Jakarta. Sebagai klub besar dengan sejarah dan tekanan dari suporter yang sangat besar, Persija selalu memiliki potensi untuk menjadi penantang gelar.”

“Jika mereka mampu membangun keseimbangan antara pemain berpengalaman, pemain muda, dan pemain asing, saya melihat Persija bisa menjadi rival yang sangat serius bagi Persib,” sambung pria asal Brasil tersebut.

Konsistensi Borneo FC

Sementara itu, Borneo FC juga tidak boleh dikesampingkan. Pesut Etam dinilai konsisten memperlihatkan kemampuan bersaing di papan atas dalam beberapa musim terakhir.

“Borneo FC dalam beberapa musim terakhir menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level atas dan memiliki organisasi tim yang cukup baik. Mereka bisa menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan sepanjang kompetisi,” ulasnya.

“Jadi, kalau ditanya siapa yang bisa mengganggu dominasi Persib, saya akan menyebut Persebaya, Persija, dan Borneo sebagai tiga tim yang menurut saya patut diperhatikan,” tutur legenda PSM Makassar itu.

BRI Super League 2026/2027 dimulai 4 September mendatang. Total 18 klub berlomba memperebutkan trofi juara sekaligus berupaya menghentikan hegemoni Persib dalam tiga tahun terakhir ini.

Bruno Fernandes Dapat Tawaran Galatasaray, MU Tegas Menolak

BolaIndonesia – Manchester United kembali menjadi sorotan di bursa transfer setelah Bruno Fernandes mendapat tawaran menggiurkan dari Galatasaray. Klub asal Turki tersebut dikabarkan siap memberikan kontrak bernilai besar untuk membujuk kapten Manchester United meninggalkan Old Trafford. Namun, hingga perkembangan terbaru, The Red Devils justru mengambil sikap tegas terhadap masa depan sang gelandang.

Galatasaray Serius Mengejar Bruno Fernandes

Galatasaray memang sudah lama dikaitkan dengan Bruno Fernandes. Klub raksasa Turki itu kembali meningkatkan minatnya pada musim panas 2026 karena ingin menambah pemain kelas dunia ke dalam skuad.

Laporan terbaru menyebut Galatasaray menyiapkan tawaran sekitar £42,8 juta untuk Manchester United. Selain itu, Fernandes juga disebut mendapatkan proposal kontrak empat tahun dengan nilai yang sangat besar. Tawaran tersebut bahkan berpotensi membuat penghasilan sang pemain meningkat hingga sekitar £350 ribu per pekan.

Angka tersebut tentu sulit diabaikan. Terlebih, Fernandes kini memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Manchester United. Klub Inggris tersebut masih memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak sang kapten selama satu musim tambahan.

Namun, situasi kontrak bukan berarti Manchester United siap melepas pemain andalannya.

Manchester United Tidak Berniat Menjual Sang Kapten

Manchester United telah mengambil keputusan yang cukup jelas. Klub tidak berniat menerima tawaran apa pun untuk Bruno Fernandes pada bursa transfer musim panas ini.

Ketertarikan Galatasaray bukan satu-satunya ancaman. Juventus dan AC Milan juga disebut memantau situasi gelandang asal Portugal tersebut. Meski demikian, Manchester United menilai Fernandes terlalu penting untuk dilepas menjelang musim baru.

Keputusan itu juga dipengaruhi oleh performa luar biasa Fernandes pada musim sebelumnya. Ia mencatat 21 assist di Premier League, sebuah catatan yang menjadikannya salah satu pemain paling produktif di kompetisi Inggris. Perannya juga sangat penting dalam membantu Manchester United kembali mendapatkan tiket Liga Champions.

Karena itu, kehilangan Fernandes saat ini akan menjadi pukulan besar bagi proyek yang sedang dibangun Michael Carrick.

Bruno Fernandes Masih Menjadi Jantung Manchester United

Sejak bergabung dengan Manchester United, Fernandes berkembang menjadi lebih dari sekadar gelandang kreatif. Ia merupakan kapten, pemimpin di ruang ganti, sekaligus pemain yang sering menjadi sumber kreativitas ketika tim membutuhkan solusi.

Peran tersebut semakin penting setelah Manchester United menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Musim lalu, Carrick membawa klub finis di posisi ketiga Premier League sekaligus kembali ke Liga Champions. Fernandes menjadi salah satu pemain utama dalam proses tersebut.

Manchester United pun tampaknya tidak ingin mengganggu momentum tersebut dengan menjual sang kapten.

Apalagi, klausul pelepasan internasional senilai sekitar £57 juta yang sebelumnya ada dalam kontrak Fernandes disebut telah berakhir pada bulan lalu. Kondisi itu membuat Manchester United memiliki kendali lebih besar atas masa depan pemain berusia 31 tahun tersebut.

Tawaran Besar Galatasaray Belum Mengubah Sikap United

Galatasaray masih memiliki daya tarik tersendiri. Tawaran gaji yang sangat tinggi tentu bisa menjadi faktor penting dalam keputusan seorang pemain.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Fernandes tidak sedang memaksakan kepindahan dari Old Trafford. Bahkan, laporan menyebut Manchester United sudah membuka pembicaraan awal mengenai kontrak baru bersama sang kapten setelah munculnya tawaran dari Galatasaray.

Dengan demikian, saga transfer ini belum sepenuhnya berakhir. Galatasaray masih bisa mencoba memberikan tekanan melalui tawaran yang lebih besar. Akan tetapi, posisi Manchester United saat ini sangat jelas: Bruno Fernandes bukan pemain yang ingin mereka jual.

Manchester United Ingin Pertahankan Fernandes

Bagi Manchester United, mempertahankan Bruno Fernandes bukan sekadar keputusan transfer. Sang pemain merupakan bagian penting dari identitas tim.

Dengan musim 2026/27 segera dimulai, The Red Devils membutuhkan pemain berpengalaman yang mampu memimpin tim di Premier League dan Liga Champions. Fernandes memenuhi hampir seluruh kebutuhan tersebut.

Manchester United bahkan dijadwalkan mengawali perjalanan mereka di Premier League dengan menghadapi Hull City pada 22 Agustus. Carrick tentu berharap Fernandes tetap menjadi pusat permainan tim ketika kompetisi resmi dimulai.

Sementara itu, Galatasaray harus mencari cara lain jika ingin benar-benar membawa Fernandes ke Turki. Tawaran finansial besar mungkin sudah disiapkan, tetapi Manchester United telah menunjukkan bahwa mereka tidak mudah tergoda.

Untuk saat ini, Manchester United masih memegang kendali penuh. Bruno Fernandes tetap diproyeksikan sebagai kapten dan bagian penting dari rencana klub, sementara tawaran Galatasaray belum cukup untuk mengubah pendirian The Red Devils.

LARISBOLA – Sebuah pernyataan menarik dilontarkan Jamie Carragher baru-baru ini. Eks Liverpool itu mengklaim bahwa Michael Carrick bukan sosok yang akan membawa Manchester United jadi juara.

Carrick yang merupakan legenda Manchester United kembali ke Old Trafford di awal tahun kemarin. Ia menerima pekerjaan sebagai caretaker Setan Merah seusai manajemen MU memecat Ruben Amorim.

Carrick sukses membawa Manchester United finish di peringkat ketiga klasemen akhir EPL musim lalu. Alhasil manajemen MU memutuskan untuk memberikan pelatih 45 tahun itu kontrak permanen.

Banyak yang optimistis bahwa Carrick bakal jadi sosok yang membawa Manchester United menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions usai mereka puasa lama. Namun Carragher tidak sepakat dengan anggapan tersebut.

Berikan Kestabilan

Dalam wawancaranya di The Daily Mail baru-baru ini, Carragher menyebut bahwa Carrick adalah pelatih yang bagus. Namun ia tidak melihat eks gelandang MU itu adalah sosok yang bisa menyudahi puasa gelar Setan Merah.

“Saya tidak percaya bahwa Michael Carrick akan memenangkan Premier League atau Liga CHampions bersama Manchester United, namun dia telah melakukan pekerjaan yang bagus di sana,” ujar Carragher.

“Saya tidak bilang bahwa dia pelatih yang buruk. Selama enam bulan terakhir, ia membuat Manchester United tidak lagi menjadi sirkus, tidak menjadi buah bibir sepanjang waktu. Manchester United butuh situasi seperti ini lagi untuk 12 bulan ke depan.”

Tidak Punya Magis

Menurut Carragher, hanya pelatih-pelatih dengan aura magis yang bisa memenangkan gelar Premier League. Ia menilai Carrick tidak memiliki itu dalam karirnya saat ini.

“Sejujurnya, saya merasa Michael Carrick tidak memiliki ‘magis’ untuk memenangkan Liga Champions atau Premier League di Manchester United,” sambung Carragher.

“Dia bisa membawa Manchester United menjalani musim yang bagus untuk menjadi penantang gelar juara. Baru setelah itu ia bisa pergi dan United bisa mendatangkan manajer yang sanggup membawa mereka menjuarai Liga Champions,” pungkasnya.

Laga Perdana

Michael Carrick sendiri saat ini sedang fokus untuk mempersiapkan Manchester United memainkan pertandingan pertama mereka di Premier League musim ini.

Ia akan memboyong skuad Setan Merah ke MKM Stadium untuk berhadapan dengan Hull City di akhir pekan ini.

FIFA Didesak Larang Gianni Infantino Maju Lagi

BolaIndonesia – Masa depan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA kembali menjadi sorotan. Organisasi hak asasi manusia FairSquare mendesak FIFA untuk melarang Infantino mencalonkan diri dalam pemilihan presiden FIFA 2027. Mereka menilai masa jabatan Infantino sudah memenuhi batas maksimal yang ditetapkan dalam statuta FIFA.

Desakan tersebut muncul ketika sepak bola dunia tengah menghadapi perdebatan besar mengenai tata kelola FIFA. Infantino sebelumnya telah memastikan dirinya akan kembali maju dalam pemilihan presiden FIFA 2027. Ia menyampaikan niat tersebut dalam Kongres FIFA di Vancouver pada Mei 2026.

FairSquare Soroti Batas Masa Jabatan Infantino

FairSquare mengajukan keberatan kepada Komite Tata Kelola, Audit, dan Kepatuhan FIFA. Organisasi tersebut mempertanyakan keputusan FIFA pada 2022 yang tidak menghitung periode pertama Infantino sebagai masa jabatan penuh.

Infantino pertama kali menjadi Presiden FIFA pada 2016 setelah Sepp Blatter meninggalkan posisinya. Ia kemudian terpilih kembali pada 2019 dan 2023. Berdasarkan interpretasi FIFA, periode 2016–2019 hanya dianggap sebagai penyelesaian masa jabatan sebelumnya sehingga tidak masuk dalam hitungan batas tiga periode.

Namun, FairSquare menilai interpretasi tersebut berpotensi membuka jalan bagi masa jabatan keempat. Mereka meminta FIFA meninjau kembali keputusan tersebut agar aturan batas masa jabatan tetap memiliki makna.

Infantino Tetap Siap Bertarung pada 2027

Terlepas dari tekanan tersebut, Gianni Infantino masih berencana maju dalam pemilihan FIFA 2027. FIFA sendiri sebelumnya mengonfirmasi bahwa sang presiden akan mencalonkan diri kembali.

Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2027 di Rabat, Maroko. Jika kembali terpilih, Infantino berpeluang memimpin FIFA hingga 2031.

Situasi ini membuat pemilihan FIFA 2027 semakin menarik. Persoalan bukan hanya mengenai siapa yang akan memimpin organisasi sepak bola terbesar di dunia, tetapi juga mengenai bagaimana aturan dan mekanisme pengawasan FIFA diterapkan.

Tekanan Politik di FIFA Semakin Besar

Desakan FairSquare datang di tengah meningkatnya kritik terhadap kepemimpinan Infantino. UEFA, AFC, dan CONCACAF sebelumnya menyampaikan kekhawatiran mengenai arah kepemimpinan FIFA. Beberapa federasi nasional juga mulai menarik dukungan mereka terhadap Infantino.

Federasi Sepak Bola Skotlandia bahkan secara terbuka menyatakan tidak lagi mendukung pencalonan Infantino. Mereka menyoroti masalah transparansi dan perlunya reformasi tata kelola di tubuh FIFA.

Kritik semakin menguat setelah rencana kontroversial FIFA terkait investasi swasta dalam sektor komersial organisasi tersebut mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Proposal itu kemudian menjadi salah satu pemicu konflik internal dan ketegangan dengan sejumlah konfederasi.

Dukungan untuk Infantino Belum Hilang

Meski mendapat tekanan dari sejumlah pihak, posisi Infantino belum sepenuhnya terancam. Ia masih memperoleh dukungan kuat dari sejumlah konfederasi dan asosiasi anggota FIFA.

Laporan sebelumnya bahkan menyebut lebih dari 200 anggota FIFA telah memberikan dukungan terhadap pencalonannya untuk periode berikutnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertarungan politik menuju Kongres FIFA 2027 masih sangat terbuka.

Dengan 211 asosiasi anggota FIFA yang memiliki hak suara, dukungan lintas konfederasi akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pemilihan. Karena itu, kritik dari UEFA dan sejumlah organisasi belum otomatis membuat pencalonan Infantino gagal.

Pemilihan Presiden FIFA 2027 Jadi Sorotan

Perselisihan mengenai masa jabatan Gianni Infantino kini menjadi salah satu isu terbesar menjelang pemilihan Presiden FIFA. FairSquare meminta aturan batas masa jabatan ditegakkan secara konsisten, sementara kubu Infantino tetap berpegang pada interpretasi FIFA sebelumnya.

Perdebatan tersebut dipastikan akan terus berkembang menjelang batas waktu pencalonan. Jika Infantino tetap maju, pemilihan 2027 berpotensi menjadi salah satu kontestasi paling sengit dalam sejarah FIFA.

Bagi sepak bola dunia, persoalan ini bukan sekadar tentang siapa yang menduduki kursi Presiden FIFA. Isu yang lebih besar menyangkut transparansi, pembatasan kekuasaan, akuntabilitas, dan masa depan tata kelola organisasi sepak bola dunia.

Untuk saat ini, Gianni Infantino masih berstatus kandidat yang berniat maju pada 2027. Namun, desakan agar FIFA melarangnya kembali mencalonkan diri membuat perjalanan menuju pemilihan presiden semakin panas.

BOLADONESIA – Bek AC Milan, Mario Gila meyakini bahwa cara bermain timnya musim ini sangat berbeda ketimbang musim lalu. Musim ini Milan bermain dengan pertahanan lebih tinggi, dan ini yang ia sukai.

I Rossoneri memainkan permainan pragmatis di bawah Massimiliano Allegri musim lalu. Gila, yang baru direkrut dari Lazio, mengaku menonton beberapa laga Milan musim lalu dan merasa bersama Ruben Amorim, Milan akan tampil berbeda.

“Bermain dengan garis pertahanan tinggi jelas lebih berisiko. Saya melihat Milan bermain beberapa kali musim lalu dan itu jelas gaya bermain yang berbeda,” kata Gila seperti dilansir Football5Star dari Football Italia.

“Tahun ini instruksi taktisnya jauh berbeda dan tiga bek jauh lebih tinggi, mendorong ‘pusat gravitasi’ lebih jauh ke depan lapangan juga.

“Memang benar bahwa itu lebih sulit dan Anda mengambil lebih banyak risiko dengan meninggalkan lebih banyak ruang di belakang Anda, tetapi dengan cara ini, tim memiliki kemungkinan untuk merebut kembali bola di area lapangan yang jauh lebih berbahaya. Saya pikir gaya sepak bola kami akan jauh lebih proaktif dan menyerang.”

Mario Gila: Ini Bulan yang Aneh

Musim panas ini terasa berat bagi Gila, yang transfernya ke Milan dikonfirmasi pada pertengahan Juli.

Ia kemudian mengalami cedera hamstring hanya 22 menit setelah penampilan pertamanya untuk Rossoneri dalam pertandingan persahabatan melawan Celtic di Glasgow.

“Ini bulan yang aneh. Saya sudah pernah cedera selama pramusim. Dua tahun lalu saya absen selama dua bulan di Lazio dan hal itu juga pernah terjadi sebelumnya. Saya merasa lebih baik dan saya sangat senang tim memiliki energi positif ini,” kata Gila.

BOLADONESIA – Bek Manchester City, Ruben Dias meminta rekan-rekan timnya tak perlu panik pasca dibantai Arsenal 0-3 di Community Shield (16/8/26). Dias mengatakan dirinya lebih memilih kalah di laga ini ketimbang di laga selanjutnya.

Man City tak bisa berkutik di hadapan Arsenal setelah The Gunners mengalahkan mereka dengan mudah 3-0 di Community Shield.

Tentu ini bisa membuat para fans khawatir apakah pelatih Enzo Maresca bisa meneruskan warisan Pep Guardiola. Dias sendiri tak mau terlalu memikirkan kekalahan ini.

“Jelas itu tidak cukup baik dan mengecewakan. Terima kasih kepada para fans yang datang dari jauh, terima kasih telah datang sejauh ini. Ini baru awal musim dan itu tidak cukup baik, banyak hal yang berubah, tentu saja dengan pelatih baru juga,” kata Dias seperti dilansir IDNEWS dari laman resmi klub.

“Cara pertandingan dimulai, itu langsung membuat Anda merasa nyaman dan Arsenal merasa nyaman memainkan permainan mereka.

“Pada akhirnya, ini baru permulaan. Yang terpenting adalah kami sudah menatap ke depan. Kami akan siap untuk pertandingan selanjutnya.

“Saya bergabung (pramusim) di tengah jalan. Ini pertandingan ketiga sejak saya kembali. Perasaannya bagus. Hari ini mengecewakan. Ini adalah final dan kami jelas ingin memenangkannya. Jika ada pelajaran yang bisa dipetik, biarlah ini menjadi pelajaran karena masih banyak lagi yang akan datang.”

Ruben Dias: Suasana di Ruag Ganti Positif

Dias mengungkapkan bahwa suasana di sekitar tim sangat positif, dengan para pemain dan staf bekerja keras untuk meraih kesuksesan musim ini.

“Jelas ada energi positif dan perasaan bahwa banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Itu bagian dari setiap transisi, bahwa segala sesuatunya tidak akan sempurna di awal,” katanya.

“Kami perlu terus berjuang, terus bekerja, dan berkomunikasi agar semuanya berjalan lancar di antara kami.

“Saya merasa kami berada di jalur yang sangat baik. Kami perlu terus bekerja. Akan ada banyak tantangan di sepanjang jalan.

“Tetap positif, lihat ke depan. Kami akan segera memainkan pertandingan Premier League pertama kami dan kami menantikannya.”

BolaIndonesia – Persib Bandung mulai menatap persaingan kompetisi dengan perhatian besar tertuju pada kesiapan Mariano Peralta. Winger asal Argentina tersebut diharapkan bisa memberikan kontribusi setelah sebelumnya belum berada dalam kondisi ideal untuk memperkuat Maung Bandung pada ajang Piala Presiden 2026.

Kehadiran Peralta menjadi salah satu kabar yang menarik bagi Persib. Pemain yang sebelumnya memperkuat Borneo FC Samarinda itu dikenal sebagai sosok ofensif yang mampu memberikan ancaman melalui kecepatan, kreativitas, maupun kontribusi gol dan assist.

Jadwal Persib Vs Bali United

Pertandingan Persib kontra Bali United menjadi salah satu duel yang selalu menarik perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Pada pertemuan terakhir di Super League 2025/2026, Persib berhasil mengalahkan Bali United dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 12 April 2026.

Namun, untuk jadwal Persib Vs Bali United berikutnya, kepastian tanggal pertandingan kompetisi musim 2026/2027 perlu menunggu rilis resmi jadwal. Karena itu, informasi mengenai jam kick-off, stadion, dan siaran langsung sebaiknya mengikuti pengumuman resmi operator kompetisi.

Duel Persib dan Bali United sendiri memiliki sejarah persaingan yang cukup ketat. Data pertemuan menunjukkan kedua tim kerap saling memberikan tekanan, sehingga pertandingan mendatang berpotensi kembali berlangsung sengit.

Mariano Peralta Jadi Sorotan

Mariano Peralta menjadi salah satu pemain yang dinantikan Bobotoh. Setelah tampil produktif bersama Borneo FC, pemain Argentina tersebut kemudian bergabung dengan Persib dan dikontrak selama dua musim.

Peralta sebelumnya mencuri perhatian ketika menghadapi Bali United bersama Borneo FC. Pada pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 11 Mei 2026, Borneo FC menang 3-2 dan Peralta tampil gemilang dalam pertandingan tersebut.

Catatan itu membuat kehadiran Peralta menghadapi Bali United bersama Persib berpotensi menjadi cerita menarik. Kini ia tidak lagi berada di kubu lawan, melainkan menjadi bagian dari lini serang Maung Bandung.

Peralta Bisa Jadi Senjata Baru Persib

Persib tentu berharap Peralta mampu memberikan dimensi berbeda dalam permainan. Karakter bermainnya yang agresif dari sisi sayap dapat menjadi opsi tambahan bagi lini depan Maung Bandung.

Kemampuan Peralta dalam menciptakan peluang juga bisa membantu Persib ketika menghadapi lawan yang bermain rapat. Selain mengandalkan kemampuan individu, ia berpotensi menjadi penghubung antara lini tengah dan penyerang.

Bagi pemain asal Argentina tersebut, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa performa impresifnya bersama Borneo FC dapat kembali muncul bersama Persib.

Persib Punya Modal Positif

Maung Bandung juga memiliki modal positif dari pertemuan terakhir melawan Bali United. Persib menang 3-2 di kandang pada April 2026, sementara pada pertemuan sebelumnya di Bali, Persib juga meraih kemenangan 1-0 pada November 2025.

Hasil tersebut menunjukkan Persib memiliki kepercayaan diri ketika menghadapi Serdadu Tridatu. Meski demikian, pertandingan baru tentu menghadirkan situasi berbeda.

Dengan komposisi skuad yang terus diperkuat, Persib akan berusaha mempertahankan konsistensi sekaligus menemukan kombinasi terbaik di lini depan.

Debut Kompetitif Peralta Dinanti

Setelah sempat dipastikan belum siap tampil pada semifinal dan final Piala Presiden 2026, kondisi Mariano Peralta kini menjadi perhatian. Pelatih Persib sebelumnya menilai sang pemain belum berada dalam kondisi ideal untuk dimainkan pada pertandingan tersebut.

Situasi tersebut membuat pertandingan kompetitif berikutnya berpotensi menjadi momentum penting bagi Peralta. Jika sudah mendapatkan lampu hijau untuk bermain, ia bisa menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan penampilannya.

Bobotoh tentu berharap pemain yang pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Super League 2025/2026 itu mampu menunjukkan kualitasnya bersama Persib.

Persib Vs Bali United Bakal Sengit

Pertemuan Persib dan Bali United selalu memiliki daya tarik tersendiri. Persib memiliki ambisi mempertahankan performa positif, sedangkan Bali United tentu tidak ingin kembali kehilangan poin ketika menghadapi Maung Bandung.

Kehadiran Mariano Peralta semakin menambah bumbu pertandingan. Pengalamannya menghadapi Bali United bersama Borneo FC dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib.

Kini perhatian tertuju pada kesiapan sang winger. Jika Peralta mampu tampil dalam kondisi terbaik, Persib memiliki tambahan senjata untuk menghadapi pertandingan-pertandingan penting.

Jadwal Persib Vs Bali United musim 2026/2027 masih menunggu kepastian resmi. Namun satu hal yang sudah jelas, Mariano Peralta menjadi salah satu pemain yang layak ditunggu kontribusinya bersama Maung Bandung.

Idnews.top – Inter Milan memasuki musim baru dengan tekad mempertahankan dominasi di Serie A setelah melewati periode penuh tekanan. Hakan Calhanoglu menilai mentalitas kuat menjadi alasan timnya mampu bangkit setelah kekalahan telak 0-5 dari PSG di final Liga Champions.

Kegagalan di Eropa sempat membuat banyak pihak meragukan masa depan Nerazzurri. Namun, Calhanoglu menegaskan para pemain memiliki pengalaman dan kebersamaan yang cukup untuk menghadapi situasi sulit serta kembali meraih hasil positif.

Musim lalu, Inter berhasil mengamankan gelar Serie A dan Coppa Italia. Kini, mereka ingin kembali menguasai kompetisi domestik sekaligus mencoba memperbaiki catatan di Liga Champions.

Calhanoglu Bicara Mentalitas Inter

Calhanoglu mengakui banyak pihak mengira Inter akan terpuruk setelah kekalahan dari PSG. “Semua orang berpikir bahwa Inter, katakanlah, sedang sekarat setelah apa yang terjadi,” ujar Calhanoglu kepada beIN Sports Australia.

Gelandang asal Turki itu menegaskan timnya memiliki karakter kuat ketika berada dalam situasi sulit. “Namun, tim ini memiliki mentalitas yang kuat. Setiap kali kami mengalami momen atau situasi sulit, kami merespons,” lanjutnya.

Chivu Jadi Sosok Penting

Cristian Chivu mengambil alih posisi Simone Inzaghi dan langsung memberikan pengaruh besar meski sebelumnya minim pengalaman sebagai pelatih kepala di level senior. Calhanoglu menilai pendekatan Chivu berbeda karena sang pelatih lebih banyak memperhatikan kondisi pribadi pemain.

“Dengan Chivu sekarang, sesuatu yang berbeda, dia lebih peduli kepada pribadi, bukan sepak bola. Yang lebih penting adalah bagaimana perasaan Anda, dan dia terbuka terhadap segala sesuatu,” kata Calhanoglu.

Menurut Calhanoglu, hubungan tersebut membuat pemain lebih mudah berkomunikasi dengan Chivu di luar urusan taktik. “Di luar sepak bola, dia seperti saudara atau teman, Anda selalu bisa berbicara dengannya tentang apa pun,” tuturnya.

Inter Bidik Dominasi Serie A

Calhanoglu menegaskan target Inter tidak berubah setelah keberhasilan meraih dua trofi domestik pada musim sebelumnya. “Tujuannya selalu untuk terus mendominasi liga, saya sudah di sini selama lima tahun, memenangkan delapan trofi dan mencapai dua final Liga Champions,” ujarnya.

Inter juga tetap memiliki ambisi memperkuat posisi Serie A sebagai salah satu kompetisi terbaik Eropa. Calhanoglu menilai kualitas klub-klub Italia terus berkembang dan menempatkan Serie A di tiga besar bersama Premier League serta La Liga.

Bagi Calhanoglu, kegagalan di Liga Champions bukan alasan untuk kehilangan keyakinan terhadap proyek Inter. Dengan Chivu yang semakin dekat dengan para pemain dan mentalitas yang telah teruji, Nerazzurri bertekad kembali mengejar Scudetto sekaligus mencoba melangkah lebih jauh di Eropa.