Idnews.top – Tottenham mendapatkan tamparan keras pada pekan pertama Premier League 2026/2027. Di tengah belanja besar-besaran untuk memperkuat skuad, Spurs justru mengawali musim dengan kekalahan telak 0-3 dari Brentford.
Duel di Gtech Community Stadium, Sabtu (23/8) malam WIB, memperlihatkan persoalan Tottenham yang belum teratasi. Tim asuhan Roberto De Zerbi tampil kacau dan kesulitan mengimbangi intensitas Brentford sejak menit awal.
Tottenham diketahui telah menghabiskan sekitar €267 juta untuk mendatangkan pemain baru pada musim panas ini, atau setara sekitar Rp5,52 triliun. Mereka membeli Sandro Tonali, Mateus Fernandes, dan Jan Paul van Hecke dengan harga tinggi.
Pengeluaran tersebut bahkan belum memasukkan potensi transfer Savinho dan Omar Marmoush dari Manchester City. Namun, investasi besar itu belum memberikan dampak instan ketika Spurs menjalani pertandingan kompetitif pertama mereka musim ini.
Kekalahan tersebut sekaligus menjadi awal buruk bagi De Zerbi dalam musim penuh pertamanya menangani Tottenham. Sebaliknya, Brentford menunjukkan bahwa efektivitas permainan tetap bisa menjadi senjata menghadapi tim dengan kekuatan finansial jauh lebih besar.
Tottenham Belum Menemukan Bentuk Terbaik
Brentford langsung memperlihatkan agresivitas sejak awal pertandingan dan beberapa kali membuat pertahanan Tottenham berada dalam tekanan. Nathan Collins sempat mendapat peluang emas melalui sundulan, sebelum Keane Lewis-Potter membuka keunggulan pada menit ke-12 setelah menerima umpan dari kerja sama apik Mamadou Sangare dan Igor Thiago.
Tottenham semakin kesulitan setelah kehilangan bola di area tengah melalui Richarlison. Tembakan Mathias Jensen memang masih mampu ditepis Antonin Kinsky, tetapi Vitaly Janelt dengan mudah menyambar bola muntah untuk membawa Brentford unggul 2-0 pada menit ke-33.
Situasi tidak membaik bagi Spurs selepas jeda, bahkan setelah Mateus Fernandes masuk untuk melakukan debutnya. Kinsky kembali gagal mengamankan bola hasil tendangan voli Sangare sehingga Michael Kayode dapat memanfaatkannya untuk mencetak gol ketiga Brentford pada menit ke-49.
Brentford sebenarnya masih berpeluang menambah penderitaan Tottenham ketika mendapatkan penalti setelah Rodrigo Bentancur melanggar Kevin Schade. Namun, Igor Thiago gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya membentur tiang, sementara Spurs juga tidak mampu memanfaatkan peluang melalui Mikey Moore untuk sekadar mencetak gol hiburan.
AC Milan akan mengawali kiprah mereka di Liga Italia 2026/2027 dengan mengunjungi markas Torino pada Senin (24/8/2026) pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini sekaligus menjadi kesempatan pertama Ruben Amorim memimpin Rossoneri dalam laga kompetitif.
Milan membawa misi memperbaiki hasil buruk musim lalu. Enam kekalahan dalam 10 pertandingan liga terakhir membuat mereka kehilangan peluang tampil di Liga Champions.
Perubahan pun terjadi di berbagai sektor setelah musim 2025/2026 berakhir. Amorim dipercaya sebagai pelatih anyar, sementara sejumlah perubahan juga dilakukan dalam skuad dan struktur klub.
Torino turut memulai musim dengan wajah baru di kursi pelatih. Ignazio Abate kini mendapat tugas membawa Il Toro berkembang sekaligus memperbaiki masalah pertahanan mereka.
Amorim Mulai Proyek Baru di Milan
Milan sebenarnya sempat menikmati periode positif musim lalu setelah mampu mengalahkan Inter dua kali dalam pertandingan derby. Akan tetapi, momentum tersebut tidak bertahan hingga akhir musim dan Inter akhirnya mengamankan Scudetto.
Performa buruk di penghujung musim membuat Massimiliano Allegri meninggalkan Milan setelah hanya menjalani satu tahun pada periode keduanya. Amorim kemudian ditunjuk untuk memulai proyek baru dengan pendekatan taktik yang berbeda.
Pelatih asal Portugal itu sudah menguji skemanya dalam beberapa laga uji coba. Milan bermain 2-2 melawan Celtic, imbang kontra Inter di Australia, kalah dari Chelsea, kemudian meraih kemenangan atas Manchester United.
Torino Siap Manfaatkan Keunggulan Kandang
Rekor Torino saat menjamu Milan cukup meyakinkan. Mereka hanya dua kali kalah dalam 13 pertemuan kandang terakhir melawan Rossoneri.
Meski demikian, dua kekalahan tersebut memberikan cerita berbeda. Torino pernah dihantam Milan dengan skor 0-7 dan kembali menelan kekalahan pada pertemuan kedua tim Desember lalu.
Performa kandang Torino juga sempat meningkat menjelang akhir musim lalu. Dalam enam laga terakhir di Stadio Olimpico Grande Torino, mereka tidak terkalahkan, mengoleksi 14 poin dan selalu mencetak setidaknya dua gol.
Abate Dituntut Membenahi Pertahanan
Torino menyelesaikan musim lalu di posisi ke-12 Liga Italia. Setelah Roberto D’Aversa meninggalkan klub, Abate ditunjuk untuk melanjutkan pekerjaan sekaligus membangun tim dengan pendekatan baru.
Tugas utama Abate adalah memperbaiki lini belakang Torino. Mereka memiliki catatan pertahanan terburuk kedua di Liga Italia musim lalu sehingga perbaikan sektor tersebut menjadi kebutuhan mendesak.
Persiapan pramusim Torino berjalan cukup baik. Mereka menang atas Burnley, Vado, dan Avellino, kemudian mengalahkan Carrarese untuk melaju ke babak kedua Coppa Italia dan dijadwalkan bertemu Monza.
AC Milan (3-4-2-1): Maignan; De Winter, Gila, Pavlovic; Chukwueze, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Loftus-Cheek, Saelemaekers; Ramos.
Pelatih: Ruben Amorim.
Prediksi Skor
Milan diperkirakan masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan sistem permainan Amorim. Perubahan besar di dalam tim membuat Rossoneri berpotensi belum mencapai performa terbaik pada pertandingan pertama.
Torino juga belum sepenuhnya terbentuk di bawah arahan Abate. Namun, keuntungan bermain di kandang dapat membuat mereka mampu mengimbangi Milan sepanjang pertandingan.
Dengan mempertimbangkan kondisi kedua tim, laga ini berpeluang berlangsung ketat. Prediksi skor: Torino 1-1 AC Milan.
Juventus akan memulai perjalanan mereka di Serie A 2026/2027 dengan laga tandang. Mereka akan mengunjungi markas tim promosi, Frosinone pada hari Minggu (23/8/2026) dengan tekad bulat untuk meraih tiga poin perdana di musim ini.
Pertandingan ini mempertemukan dua pendekatan yang cukup kontras. Frosinone kemungkinan mengandalkan intensitas, permainan wing-back, serta transisi cepat, sedangkan Juventus akan berusaha mengontrol laga melalui penguasaan bola dan kualitas teknis di lini tengah.
Secara historis, Juventus memiliki modal kuat saat menghadapi Frosinone. Setelah bermain imbang pada pertemuan pertama pada 2015, Bianconeri memenangi lima pertemuan Serie A berikutnya secara beruntun. Dalam lima kemenangan tersebut, Juventus selalu mencetak sedikitnya dua gol.
Juventus tetap perlu memperhatikan kondisi skuad. Federico Gatti diragukan tampil setelah mengalami masalah pada pergelangan kaki, sementara Jeff Ekhator dipastikan absen karena cedera. Jika mampu mengontrol transisi negatif dan mematahkan serangan balik Frosinone, Juventus memiliki peluang besar untuk mengawali musim dengan hasil positif.
Frosinone diperkirakan mengandalkan keunggulan bermain di kandang untuk memberikan tekanan kepada Juventus. Pelatih Massimiliano Alvini menyiapkan formasi 3-4-1-2 dengan mengandalkan energi para wing-back serta kreativitas Romano Schmid yang beroperasi di antara lini tengah dan pertahanan lawan.
Lorenzo Palmisani akan mengawal gawang, dengan Calvani, Monterisi, dan Bracaglia membentuk tiga bek di depannya. Oyono dan Terzic akan bertugas sebagai wing-back, sementara Masini dan Calo menjadi jangkar di lini tengah.
Pertarungan di area tengah lapangan berpotensi menjadi salah satu kunci pertandingan. Masini dan Calo harus bekerja ekstra keras untuk menghadapi kualitas teknis Juventus sekaligus menjaga keseimbangan tim saat menyerang maupun bertahan. Schmid akan mendapat peran penting sebagai trequartista untuk menghubungkan lini tengah dengan duet penyerang, Raimondo dan Ghedjemis.
Kecepatan kedua penyerang tersebut juga bisa menjadi senjata Frosinone dalam serangan balik. Juventus harus mampu menjaga struktur tetap kompak ketika kehilangan bola agar tidak memberikan ruang bagi Raimondo dan Ghedjemis untuk mengeksploitasi area di belakang pertahanan.
Di sisi lain, Juventus diprediksi menggunakan formasi 4-2-3-1. Guglielmo Vicario menjadi kandidat utama di bawah mistar, dengan Kalulu, Bremer, Kelly, dan Cambiaso membentuk kuartet pertahanan.
Manuel Locatelli dan Douglas Luiz akan menjadi double pivot yang bertugas mengatur tempo sekaligus menjaga keseimbangan permainan. Juventus kemungkinan berusaha mendominasi penguasaan bola dan membangun serangan dari area dalam melalui kedua gelandang tersebut.
Ancaman utama Juventus datang dari lini serang. Francisco Conceicao dan Kenan Yildiz akan memberikan lebar permainan dari sisi sayap, sementara McKennie beroperasi di belakang Randal Kolo Muani. Pergerakan dari kedua sayap diharapkan mampu meregangkan blok pertahanan tiga bek milik Frosinone.
Kolo Muani menjadi ujung tombak utama Juventus. Penyerang asal Prancis tersebut akan berusaha memanfaatkan ruang yang tercipta dari pergerakan Conceição dan Yildiz, sekaligus menjadi target utama ketika Juventus membangun serangan melalui sisi lapangan.
Juventus bertekad untuk mengawal musim 2026/2027 dengan kemenangan. Itulah mengapa mereka bertekad untuk meraih tiga poin di kandang tim promosi, Frosinone di akhir pekan ini.
Performa Juventus selama pra musim cukup meyakinkan, di mana mereka mengalahkan beberapa tim top Italia dan Eropa. Mereka juga selalu menang dalam enam perjumpaan terakhir melawan Frosinone, sehingga mereka seharusnya tidak mengalami kesulitan berarti di pertandingan ini.
Idnews.top – Manchester United dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Brighton untuk transfer Carlos Baleba dengan nilai hingga 70 juta pounds. Kesepakatan tersebut membuat gelandang asal Kamerun itu selangkah lagi pindah ke Old Trafford.
Dilansir BBC, Manchester United akan membayar 65 juta pounds sebagai biaya awal dan tambahan 5 juta pounds dalam bentuk bonus. Brighton juga berhasil memasukkan klausul penjualan kembali dalam kesepakatan tersebut.
Baleba menjadi target Manchester United setelah klub memutuskan masih membutuhkan tambahan kekuatan di lini tengah. Sebelumnya, The Red Devils telah mendatangkan Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa.
Jika transfer rampung, belanja Manchester United pada musim panas ini akan mencapai 153 juta pounds. Baleba diharapkan memberikan tambahan energi dan kekuatan fisik untuk lini tengah asuhan Michael Carrick.
Manchester United Capai Kesepakatan dengan Brighton
Menurut BBC, negosiasi Manchester United dan Brighton mengalami perkembangan signifikan pada Jumat malam waktu setempat. Kesepakatan tersebut membuat Baleba dapat menjalani pemeriksaan medis bersama Manchester United pada akhir pekan.
Pemain berusia 22 tahun itu bergabung dengan Brighton dari Lille pada 2023. Namun, saat ini Baleba tengah menepi karena mengalami cedera pergelangan kaki yang didapat dalam pemusatan latihan pramusim Brighton di Austria.
Manchester United membidik Baleba setelah memutuskan untuk memperkuat lini tengah lebih jauh. Kedatangannya akan melengkapi perekrutan Andrey Santos dan Youri Tielemans yang sudah lebih dahulu dilakukan.
Kesepakatan tersebut juga mengakhiri upaya Manchester United untuk mencari tambahan gelandang setelah kontrak Casemiro berakhir. Manuel Ugarte sempat diperkirakan meninggalkan klub musim panas ini, tetapi mengalami cedera lutut serius saat membela Uruguay di Piala Dunia.
Baleba Jadi Tambahan Penting untuk Carrick
Baleba dinilai dapat memberikan tambahan atletisme bagi lini tengah Manchester United. Keinginannya untuk pindah ke Old Trafford juga membantu mempercepat proses transfer.
Kehadiran Baleba akan menambah pilihan Carrick di lini tengah. Selain Santos dan Tielemans, Manchester United masih memiliki Kobbie Mainoo yang tersedia untuk pertandingan Premier League melawan Hull City.
Manchester United juga masih memiliki persoalan mengenai kedalaman di posisi bek kiri. Klub masih harus menentukan apakah akan mencari pemain baru untuk menjadi pesaing Luke Shaw atau mengandalkan Baleba serta sejumlah pemain lain sebagai opsi darurat.
Baleba merupakan pemain berkaki kiri dan pernah dimainkan sebagai bek kiri pada beberapa kesempatan. Di sisi lain, Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui yang berposisi sebagai bek kanan juga pernah dimainkan di sisi kiri.
Transfer Baleba Jadi Pengeluaran Besar MU
Manchester United akan mengeluarkan 65 juta pounds di muka untuk mendapatkan Baleba. Nilai tersebut dapat bertambah hingga 70 juta pounds jika seluruh bonus dalam kesepakatan tercapai.
Angka tersebut tetap menjadi penghematan besar dibandingkan tuntutan Brighton ketika bursa transfer 2025 mendekati penutupan. Kini, Baleba tinggal menyelesaikan tahapan medis sebelum kepindahannya ke Manchester United dapat dirampungkan.
Setelah transfer selesai, total belanja Manchester United pada musim panas ini akan mencapai 153 juta pounds. Baleba pun menjadi tambahan terbaru dalam upaya Carrick membangun lini tengah yang lebih kuat dan atletis.
Rapor Arsenal vs Coventry: Odegaard Bersinar di Laga Premier League
BolaIndonesia – Arsenal vs Coventry menjadi laga yang menarik perhatian setelah Arsenal meraih kemenangan meyakinkan. Martin Odegaard tampil menonjol dan menjadi salah satu pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Kemenangan ini juga memperlihatkan bahwa Arsenal masih memiliki fondasi kuat untuk kembali bersaing di papan atas. Kai Havertz membuka keunggulan pada menit ke-15, Bukayo Saka menggandakan skor delapan menit kemudian, sebelum Odegaard melengkapi kemenangan lewat gol pada menit ke-49.
Martin Odegaard Jadi Bintang Arsenal vs Coventry
Martin Odegaard — 8,5/10
Odegaard tampil sebagai kapten yang benar-benar memberikan pengaruh. Gelandang asal Norwegia tersebut tidak hanya aktif mengatur tempo, tetapi juga terus mencari ruang di sekitar kotak penalti Coventry.
Golnya pada awal babak kedua menjadi puncak penampilannya. Odegaard menyelesaikan kombinasi serangan Arsenal dengan tenang untuk membawa timnya unggul 3-0. Gol tersebut sekaligus mempertegas kebangkitan sang kapten setelah musim sebelumnya tidak selalu berada dalam kondisi terbaik.
Saka kembali menunjukkan mengapa dirinya menjadi salah satu pemain terpenting Arsenal. Pemain sayap Inggris tersebut mencetak gol kedua pada menit ke-23 dan terus memberikan ancaman dari sisi kanan.
Kehadiran Odegaard di belakangnya membuat Saka memiliki lebih banyak opsi ketika membawa bola. Keduanya terlihat semakin memahami pergerakan satu sama lain dan menjadi salah satu senjata utama Arsenal dalam membongkar pertahanan lawan.
Kai Havertz Buka Jalan Kemenangan Arsenal
Kai Havertz — 7,5/10
Havertz menjalankan tugasnya dengan baik sebagai ujung tombak Arsenal. Ia mencetak gol pembuka pada menit ke-15 setelah Arsenal mulai meningkatkan tekanan ke pertahanan Coventry.
Salah satu kejutan positif dalam laga ini adalah penampilan Christos Tzolis. Pemain baru Arsenal tersebut menunjukkan keberanian dan kreativitas dalam debut Premier League-nya.
Tzolis terlibat dalam rangkaian serangan yang menghasilkan dua gol pertama Arsenal. Kecepatan, agresivitas, serta kemampuannya membawa bola membuat lini belakang Coventry berada dalam tekanan konstan.
Penampilannya bahkan mendapatkan penilaian tinggi dari sejumlah media Inggris. Kehadirannya memberikan Arteta opsi tambahan di lini serang.
Declan Rice Tampil Solid di Laga Arsenal vs Coventry
Declan Rice — 7,5/10
Rice menjalankan perannya dengan disiplin di lini tengah. Ia membantu Arsenal menjaga keseimbangan ketika Odegaard bergerak lebih jauh ke depan.
Ketenangan Rice dalam menguasai bola juga membantu Arsenal mengontrol pertandingan. Coventry sempat mencoba memberikan tekanan, tetapi Arsenal mampu meredam momentum tersebut dan mempertahankan keunggulan.
Ben White dan Lini Belakang Arsenal Tampil Kokoh
Ben White — 7,5/10
White tampil tenang di sisi kanan pertahanan. Ia juga menjadi bagian dari kombinasi yang membantu Arsenal membangun serangan dari belakang.
Gabriel Magalhaes — 7/10
Gabriel cukup solid dalam menjaga area pertahanan. Coventry tidak banyak mendapatkan peluang bersih, sehingga lini belakang Arsenal relatif nyaman sepanjang pertandingan.
Cristhian Mosquera — 7/10
Mosquera mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama dan menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Ia mampu membantu Arsenal menjaga clean sheet dalam pertandingan pembuka musim.
Riccardo Calafiori — 7/10
Calafiori memberikan keseimbangan di sisi kiri. Ia cukup aktif membantu serangan sekaligus menjaga kedisiplinan ketika Arsenal kehilangan bola.
David Raya Amankan Clean Sheet Arsenal
David Raya — 7/10
Raya tidak mendapatkan terlalu banyak pekerjaan berat karena Arsenal mampu mengontrol pertandingan. Namun, ia tetap menjalankan tugasnya dengan baik dan mengakhiri laga tanpa kebobolan.
Di kubu Coventry, pertandingan ini menjadi pengalaman berharga setelah mereka kembali ke Premier League untuk pertama kalinya dalam 25 tahun. Tim asuhan Frank Lampard kesulitan menghadapi intensitas serta kualitas Arsenal, terutama pada babak pertama.
Coventry memang berusaha memperbaiki permainan setelah jeda. Namun, gol Odegaard pada menit ke-49 membuat peluang untuk bangkit semakin kecil.
Meski kalah 0-3, pertandingan melawan juara bertahan dapat menjadi pelajaran penting bagi Coventry dalam menjalani musim pertamanya kembali di kasta tertinggi Inggris.
Arsenal Tunjukkan Performa Kuat Lawan Coventry
Kemenangan Arsenal vs Coventry City memperlihatkan bahwa tim Mikel Arteta sudah berada dalam kondisi siap tempur. Setelah sebelumnya mengalahkan Manchester City 3-0 di Community Shield, Arsenal kembali mencatat kemenangan dengan skor identik pada pertandingan pembuka Premier League.
Yang paling menarik adalah performa Martin Odegaard. Kapten Arsenal tersebut terlihat lebih segar, percaya diri, dan agresif dibandingkan sejumlah penampilannya musim lalu.
Jika Odegaard mampu mempertahankan performa seperti ini, Arsenal memiliki peluang besar untuk kembali menjadi salah satu kandidat utama juara. Kombinasi Odegaard, Saka, Havertz, Rice, serta pemain-pemain baru membuat kedalaman skuad The Gunners semakin menarik untuk dinantikan.
Rapor Arsenal vs Coventry City: Raya 7,0; White 7,5; Mosquera 7,0; Gabriel 7,0; Calafiori 7,0; Rice 7,5; Lewis-Skelly 7,0; Saka 8,0; Odegaard 8,5; Tzolis 8,0; Havertz 7,5.
Pada akhirnya, Arsenal tidak sekadar mengamankan tiga poin. Mereka juga menunjukkan bahwa mesin juara masih bekerja dengan baik. Dan jika Martin Odegaard terus tampil bersinar seperti ini, sang kapten bisa menjadi salah satu kunci utama perjalanan Arsenal sepanjang musim 2026/27.
Arsenal Hancurkan Coventry City 3-0, Puncaki Premier League
BolaIndonesia – Arsenal vs Coventry City berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk The Gunners. Arsenal tampil dominan sejak awal pertandingan dan berhasil mengamankan tiga poin penting di Premier League. Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Arsenal dalam persaingan papan atas.
Kemenangan ini sekaligus menjadi pernyataan awal Arsenal dalam usaha mempertahankan gelar Premier League. Tim asuhan Mikel Arteta tampil dominan sejak menit pertama dan mampu mengendalikan permainan hingga peluit panjang berbunyi.
Arsenal vs Coventry City: Tekanan Sejak Awal
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Arsenal tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil kendali pertandingan. Bukayo Saka dan kawan-kawan langsung memberikan tekanan tinggi kepada Coventry yang kembali ke kasta tertinggi Inggris setelah 25 tahun.
Coventry mencoba merespons dengan memperbaiki organisasi pertahanan. Namun, Arsenal terus mengalirkan serangan melalui kombinasi umpan pendek, pergerakan pemain sayap, dan penetrasi dari lini tengah.
Bukayo Saka Bawa Arsenal Unggul 2-0 atas Coventry City
Dominasi Arsenal kembali menghasilkan gol pada menit ke-23. Kali ini Bukayo Saka mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa The Gunners unggul 2-0.
Gol tersebut membuat Arsenal semakin nyaman memainkan pertandingan. Coventry kesulitan membangun serangan karena tekanan Arsenal membuat para pemain Frank Lampard lebih sering bertahan di wilayah sendiri.
Keunggulan dua gol bertahan hingga turun minum. Arsenal memperlihatkan kualitas sebagai juara bertahan, sementara Coventry harus bekerja keras menghadapi intensitas permainan Premier League pada laga comeback mereka.
Martin Odegaard Lengkapi Kemenangan Arsenal vs Coventry City
Memasuki babak kedua, Arsenal tidak mengendurkan tekanan. Kapten Martin Odegaard kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-49.
Coventry berusaha mencari gol hiburan, tetapi pertahanan Arsenal tampil cukup solid. Hingga pertandingan berakhir, skor tetap 3-0 untuk kemenangan The Gunners.
Mikel Arteta Raih Tonggak Penting
Kemenangan atas Coventry juga menjadi momen spesial bagi Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol tersebut mencatatkan 150 kemenangan di Premier League sebagai manajer.
Pencapaian itu semakin melengkapi malam sempurna Arsenal. Selain mendapatkan tiga poin, Arteta melihat timnya tampil dengan kontrol permainan yang kuat dan mampu menjaga gawang tetap bersih.
Arsenal juga memperlihatkan kedalaman skuad yang menjanjikan. Beberapa pemain berpengalaman bisa dimainkan dari bangku cadangan, sehingga Arteta memiliki banyak pilihan untuk menghadapi jadwal panjang Premier League.
Coventry City Belajar dari Kekalahan 3-0 atas Arsenal
Di kubu seberang, Coventry City harus menerima kekalahan 3-0 setelah Arsenal tampil dominan sepanjang pertandingan. Hasil ini menjadi awal yang berat bagi Coventry dalam menghadapi persaingan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Tim asuhan Frank Lampard sebenarnya sempat menunjukkan keberanian untuk bermain menyerang. Namun, pengalaman dan kualitas Arsenal membuat Coventry kesulitan mengembangkan permainan secara konsisten.
Kekalahan 0-3 menjadi pelajaran berharga bagi Coventry. Mereka masih memiliki perjalanan panjang untuk beradaptasi dengan atmosfer dan intensitas kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Lampard tentu berharap anak asuhnya segera bangkit. Kompetisi masih sangat panjang dan Coventry memiliki banyak kesempatan untuk mengumpulkan poin demi menjaga peluang bertahan di Premier League.
Arsenal Kirim Sinyal Kuat kepada Para Rival Premier League
Kemenangan telak atas Coventry membuat Arsenal langsung mengirim pesan kepada para pesaing. Setelah sebelumnya mengalahkan Manchester City di Community Shield, The Gunners kini mengawali pertahanan gelar Premier League dengan kemenangan meyakinkan.
Kehadiran sejumlah pemain baru juga menambah optimisme. Arsenal terlihat memiliki kombinasi antara pemain lama yang sudah memahami sistem Arteta dan wajah baru yang dapat meningkatkan kualitas skuad.
Jika konsistensi ini terus terjaga, Arsenal berpotensi kembali menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perebutan gelar Premier League.
Arsenal Puncaki Klasemen Premier League Usai Menang 3-0
Hasil Arsenal vs Coventry City berakhir 3-0 untuk kemenangan The Gunners. Kai Havertz membuka skor, Bukayo Saka menggandakan keunggulan, sebelum Martin Odegaard menutup pesta gol di awal babak kedua.
Tambahan tiga poin membuat Arsenal berada di posisi teratas klasemen sementara Premier League setelah pertandingan pembuka mereka. Coventry City berada di posisi terbawah setelah gagal meraih poin.
Namun, posisi tersebut masih sangat awal karena sebagian besar klub baru akan memainkan pertandingan pertama mereka. Arsenal setidaknya telah mendapatkan modal sempurna untuk memulai perjalanan panjang mempertahankan mahkota Premier League.
Bagi Arsenal, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah pernyataan bahwa sang juara bertahan siap kembali bersaing di papan atas.
Arsenal hancurkan Coventry City 3-0 dalam pertandingan yang menunjukkan dominasi penuh The Gunners. Kemenangan ini semakin mempertegas kualitas Arsenal melalui permainan menyerang yang efektif serta kontribusi penting dari Bukayo Saka dan Martin Odegaard.
Manchester United mencapai kesepakatan dengan Brighton and Hove Albion untuk transfer gelandang Carlos Baleba.
Baleba akan pindah ke Old Trafford dengan nilai transfer awal 65 juta paun atau sekitar Rp1,5 triliiun.
MU juga berpotensi mengeluarkan tambahan 5 juta paun atau Rp120 miliar dalam bentuk bonus.
Gelandang Timnas Kamerun berusia 22 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis bersama Manchester United pada Sabtu (22-8-2026) hari ini.
Baleba saat ini masih menepi karena cedera pergelangan kaki, tetapi masalah tersebut tidak dianggap serius.
Gelandang Ketiga
Baleba akan menjadi gelandang ketiga yang didatangkan MU pada musim panas ini. Sebelumnya, Setan Merah telah merekrut Andrey Santos dan Youri Tielemans.
MU sebenarnya sudah mengincar Baleba sejak musim panas tahun lalu. Namun, Brighton saat itu mematok harga lebih dari 100 juta paun untuk gelandang asal Kamerun tersebut.
CEO MU, Omar Berrada, dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox akhirnya memilih menghentikan negosiasi.
Mereka menilai harga yang diminta Brighton terlalu tinggi, bahkan melampaui 115 juta paun yang dibayarkan Chelsea untuk mendatangkan Moises Caicedo pada 2023.
Setahun berselang, MU akhirnya mendapatkan Baleba dengan biaya awal 65 juta paun. Nilai tersebut sekitar 50 juta paun lebih rendah dibandingkan harga yang diminta Brighton pada musim panas lalu.
Jejak Baleba
Baleba bergabung dengan Brighton dari Lille pada 2023. Selama tiga musim memperkuat The Seagulls ia telah mencatatkan 92 penampilan di Premier League.
Setelah kesepakatan transfer Baleba tercapai, MU segera menjalani pertandingan pertama mereka di Premier League 2026/2027.
Setan Merah akan mengawali kampanye mereka di Premier League dengan bertandang ke markas tim promosi Hull City pada Sabtu (22-8-2026) malam WIB.
Liverpool dipastikan masih akan aktif di bursa transfer musim panas 2026. Pelatih Andoni Iraola menyatakan The Reds akan mendatangkan beberapa pemain baru dalam beberapa hari ke depan.
Namun, Iraola menyadari sejumlah transfer kemungkinan baru bisa terealisasi menjelang penutupan bursa transfer. Liverpool sejauh ini telah mendatangkan tiga pemain, yakni Jeremy Jacquet, Víctor Munoz, dan Ronald Araujo yang bergabung dengan status pinjaman.
The Reds masih menjadikan sektor sayap sebagai salah satu prioritas. Liverpool tengah bernegosiasi dengan Paris Saint-Germain untuk mendapatkan winger Bradley Barcola.
Liverpool juga dilaporkan telah mengajukan tawaran senilai 50 juta poundsterling (Rp1,2 triliun) untuk penyerang Brighton & Hove Albion, Yankuba Minteh. Namun, proposal tersebut ditolak.
“Kami pasti akan mendatangkan beberapa pemain. Ada beberapa kesepakatan yang memang harus menunggu hingga akhir bursa transfer,” ujar Iraola seperti dikutip dari Sky Sports, Jumat (21/10/2026).
“Namun, yang paling penting adalah bagaimana kondisi skuad pada 1 September. Faktanya, saat ini kami masih memiliki skuad yang cukup tipis.”
Ingin Skuad Lengkap Sejak Awal
Iraola mengakui sebenarnya ingin seluruh pemain incaran sudah berada di Liverpool sejak awal persiapan musim.
“Sebagai pelatih, sebenarnya mudah bagi saya. Saya ingin para pemain sudah bergabung sejak hari pertama pada 13 Juli. Saya ingin semua pemain berada di sini dan setiap posisi memiliki dua pemain berkualitas tinggi,” tutur Iraola.
Namun, ia memahami situasi bursa transfer tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Bursa transfer tetap terbuka ketika kompetisi sudah dimulai sehingga klub harus beradaptasi.
“Saya tidak suka dua pekan atau 10 hari seperti ini karena ada begitu banyak ketidakpastian. Bukan hanya di Liverpool, tetapi juga di klub-klub lain,” kata Iraola.
“Kami harus beradaptasi dan tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memikirkan hal tersebut. Saya tahu banyak pertanyaan mengenai bursa transfer, tetapi fokus saya adalah pertandingan melawan Newcastle.”
“Itu sangat penting bagi saya. Kami harus memaksimalkan pemain-pemain bagus yang sudah berada di sini agar Liverpool bisa langsung kompetitif sejak awal musim,” imbuh pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.
Tak Mau Hanya Sekadar Membeli
Iraola juga mengungkapkan posisi yang menjadi perhatian utama Liverpool. Menurutnya, sektor sayap membutuhkan tambahan pemain karena stok yang tersedia masih terbatas.
“Anda bertanya apa yang kami butuhkan. Ada beberapa situasi yang sudah jelas bagi saya, terutama di sektor sayap karena kami tidak memiliki cukup pemain yang secara spesifik bisa bermain di posisi tersebut,” ujarnya.
“Setelah itu, kami harus tetap berpikiran terbuka di bursa transfer dan melihat peluang yang benar-benar bisa meningkatkan kualitas tim.”
Iraola menegaskan Liverpool tidak ingin sekadar membeli pemain demi memenuhi kebutuhan jumlah.
“Ini bukan soal mendatangkan pemain hanya karena kami membutuhkan seseorang di posisi tertentu. Ini tentang meningkatkan kualitas skuad karena kami sudah memiliki pemain-pemain yang sangat bagus,” katanya.
“Untuk meningkatkan kualitas pemain yang sudah sangat bagus, Anda membutuhkan pemain dengan level yang spesifik.”
Mantan gelandang Timnas Inggris, Gareth Barry, menilai kepergian Rodri membuat peluang Manchester City bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris semakin berat.
Rodri meninggalkan Man City untuk bergabung dengan Barcelona dengan nilai transfer 65 juta poundsterling. Menurut Barry, absennya gelandang asal Spanyol itu menjadi kerugian besar bagi The Citizens.
“Dengan Rodri pergi, ancaman mereka untuk menantang Arsenal semakin berkurang,” ujar Barry via Tribal Football, Kamis (20/8/2026).
Barry menilai Man City kemungkinan masih akan mendatangkan pemain baru untuk memperkuat lini tengah. Namun, kehilangan Rodri tetap menjadi pukulan besar bagi tim.
Di sisi lain, Arsenal justru semakin kuat setelah merekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle United. Barry menyebut transfer tersebut sebagai pesan kuat kepada para rival.
“Guimaraes adalah perekrutan besar. Mendapatkan kapten dan salah satu pemain terbaik rival menunjukkan bahwa pemain ingin bergabung dengan Arsenal,” katanya.
Arsenal pun dinilai semakin siap mempertahankan gelar, sementara Man City menghadapi tantangan lebih berat setelah kehilangan Rodri.
Manu Kone Layak Jadi Pengganti?
City mulai mencari sosok yang bisa mengisi lubang besar di lini tengah setelah Rodri. Salah satu nama yang kini masuk radar The Citizens adalah gelandang AS Roma, Manu Kone. Menurut laporan Football Insider yang mengutip Daily Mail, Manchester City tertarik mendatangkan pemain asal Prancis tersebut.
Kone sebelumnya juga menjadi incaran Manchester United. Namun, kini Manchester City disebut ikut dalam perburuan gelandang berusia 25 tahun itu.
City memang sedang melakukan perombakan di lini tengah. Mereka telah mendatangkan Elliot Anderson dengan nilai transfer 116 juta poundsterling dan masih dikaitkan dengan Ayyoub Bouaddi serta Enzo Fernandez.
Di tengah kebutuhan tersebut, Kone dinilai memiliki karakteristik yang bisa membantu menutup kehilangan Rodri.
Statistik Kone
Pada musim 2025/2026 bersama AS Roma, Kone mencatatkan statistik impresif di Serie A. Ia rata-rata memenangi 5,67 duel per 90 menit, sebuah angka yang menempatkannya di persentil ke-91.
Kone juga mencatat 4,65 recovery per 90 menit, yang berada di persentil ke-63. Selain itu, ia berada di persentil ke-85 untuk dribel sukses dan persentil ke-84 dalam hal pelanggaran yang dimenangi.
Performa tersebut semakin terlihat di Piala Dunia 2026. Kone disebut menjadi salah satu kejutan di skuad Prancis dan tampil sebagai salah satu gelandang terbaik Les Bleus sepanjang turnamen.
Respons Fans City
Meski demikian, rencana City mendatangkan Kone mendapat respons beragam dari pendukung. Salah satu kekhawatiran utama adalah rekam jejak cedera sang pemain.
Sejumlah fans menilai City seharusnya mencari gelandang yang lebih komplet dan memiliki catatan kebugaran lebih baik. Mereka tidak ingin Manchester City kembali menghadapi masalah cedera pada pemain penting seperti yang terjadi pada Rodri.
Meski begitu, dengan kebutuhan besar di lini tengah, Manu Kone tetap menjadi salah satu opsi yang menarik bagi Manchester City untuk memperkuat skuad menghadapi musim 2026/2027.
BolaIndonesia – AS Roma mencatat sejarah unik setelah Rodrigo Mora memilih nomor punggung 86. Kedatangan pemain muda asal Portugal itu bukan hanya menambah kekuatan skuad Gian Piero Gasperini, tetapi juga menghadirkan catatan menarik yang membuat klub ibu kota Italia tersebut menjadi sorotan.
Roma resmi mendatangkan Rodrigo Mora dari FC Porto pada Agustus 2026. Pemain kelahiran 2007 itu datang secara permanen setelah proses negosiasi yang cukup panjang antara kedua klub. Mora kemudian memilih nomor 86 untuk memulai petualangan barunya bersama Giallorossi.
Pilihan nomor tersebut ternyata memiliki dampak yang jauh lebih menarik daripada sekadar angka di bagian belakang jersey.
Rodrigo Mora Memilih Nomor 86
Rodrigo Mora resmi menjadi pemain AS Roma setelah klub mengumumkan transfernya dari Porto. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut menandatangani kontrak berdurasi lima tahun setelah menyelesaikan pemeriksaan medis di ibu kota Italia.
Dalam pengumuman resminya, Roma menyebut Mora telah mencatatkan 80 penampilan dan 16 gol bersama tim utama Porto. Untuk petualangan barunya di Serie A, pemain muda tersebut memilih nomor punggung 86.
Nomor itu kemudian menciptakan sebuah fakta unik dalam sejarah klub.
Roma Lengkapi Nomor 1 hingga 99
Pemilihan nomor 86 membuat AS Roma menjadi klub Italia pertama yang memiliki setidaknya satu pemain tim utama yang pernah mengenakan setiap nomor punggung dari 1 hingga 99.
Catatan tersebut menjadi perhatian karena nomor punggung dalam sepak bola modern biasanya berkisar pada angka tradisional seperti 1, 9, 10, 11, atau 7. Namun, Roma memiliki sejarah penggunaan nomor yang jauh lebih beragam.
Kehadiran Mora dengan nomor 86 akhirnya melengkapi rangkaian tersebut.
Dengan demikian, transfer Rodrigo Mora bukan hanya berkaitan dengan strategi Gasperini di lapangan. Pemain berusia 19 tahun itu secara tidak langsung menjadi bagian dari sebuah statistik unik yang membuat AS Roma mencatat sejarah tersendiri.
Belum ada penjelasan resmi yang menunjukkan alasan khusus mengapa Rodrigo Mora memilih nomor 86. Namun, keputusan tersebut jelas membuat dirinya langsung memiliki identitas berbeda di skuad Roma.
Mora tiba di Roma dengan ekspektasi besar. Ia merupakan salah satu talenta muda yang berkembang di akademi Porto dan sempat mendapatkan perhatian besar sebelum akhirnya pindah ke Serie A.
Kedatangannya juga menjadi bagian dari proyek baru Roma bersama Gian Piero Gasperini.
Sang pelatih membutuhkan pemain kreatif yang mampu memberikan variasi dalam serangan. Mora dinilai mempunyai kemampuan teknis dan kreativitas yang bisa berkembang lebih jauh di bawah arahan Gasperini.
Sebelum transfer terealisasi, negosiasi Roma dan Porto sempat mengalami beberapa hambatan. Kedua klub bahkan mempertimbangkan beberapa formula berbeda sebelum akhirnya mencapai kesepakatan.
Gasperini Punya Talenta Baru
Bagi Gasperini, kedatangan Rodrigo Mora memberikan opsi tambahan di sektor ofensif.
Mora datang dengan reputasi sebagai pemain muda berbakat yang masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Ia sebelumnya mengalami situasi sulit di Porto setelah perubahan kepelatihan membuat perannya di skuad utama berkurang.
Pindah ke Roma menjadi kesempatan baru bagi Mora untuk mendapatkan menit bermain dan membuktikan potensinya.
Suasana di ibu kota Italia juga menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kedatangan pemain muda tersebut. Ratusan suporter Roma bahkan berkumpul di Bandara Ciampino untuk menyambut Mora ketika ia tiba di Italia.
Kini, perhatian mulai tertuju pada debutnya.
Nomor 86 dan Harapan Besar di Roma
Nomor 86 mungkin terlihat sederhana. Namun, angka tersebut kini mempunyai cerita tersendiri dalam sejarah AS Roma.
Rodrigo Mora datang sebagai pemain muda dengan potensi besar, sementara Roma mendapatkan tambahan kekuatan untuk proyek jangka panjang. Pilihan nomor tersebut bahkan membuat namanya langsung tercatat dalam statistik unik klub.
Tentu saja, catatan sejarah tersebut bukanlah ukuran keberhasilan seorang pemain.
Mora tetap harus membuktikan kualitasnya di lapangan. Ia perlu beradaptasi dengan intensitas Serie A, memahami tuntutan Gasperini, serta bersaing mendapatkan tempat di skuad utama.
Jika mampu berkembang sesuai harapan, nomor 86 bisa menjadi sangat familiar bagi para pendukung Giallorossi.
AS Roma telah mencetak sejarah dengan melengkapi penggunaan nomor 1 sampai 99, dan Rodrigo Mora menjadi bagian penting dari catatan tersebut setelah memilih nomor 86. Kini, tantangan sebenarnya menanti: mengubah nomor unik itu menjadi simbol kesuksesan bersama Giallorossi.