25 Oktober 2026

#SepakBolaDunia

Timnas Indonesia harus mewaspadai kekuatan Singapura saat berjumpa di FIFA ASEAN Cup 2026. The Lions memiliki beberapa pemain berbahaya yang bisa jadi ancaman bagi skuad Merah Putih.

Menurut jadwal, Timnas Singapura akan menjadi lawan pertama Timnas Indonesia di Grup A. Duel ini rencananya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.

Sebelum perjumpaan ini, skuad Garuda asuhan John Herdman terakhir kali gagal meraih kemenangan atas Singapura di Piala AFF 2026. Secara kekuatan, The Lions bakal jauh lebih menantang di FIFA ASEAN Cup 2026.

Ada dua pemain andalan mereka yang berpeluang besar bergabung pada FIFA ASEAN Cup 2026. Keduanya bisa menambah potensi ancaman The Lions pada ajang tersebut. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

  1. Ilhan Fandi

Salah satu penyerang Timnas Singapura yang telah membuktikan kualitasnya dalam beberapa ajang terakhir ialah Ilhan Fandi. Striker berusia 23 tahun itu tampil sangat impresif bersama The Lions di Piala AFF 2026.

Ilhan Fandi telah terbukti menjadi tulang punggung Singapura yang berhasil lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Striker yang kini memperkuat Lion City Sailors itu sukses menjaringkan empat gol dari enam penampilan.

Bahkan, salah satu golnya dicetak saat menggagalkan kemenangan Timnas Indonesia di laga terakhir Grup A. Catatan ini sudah cukup membuktikan bahwa Ilhan Fandi bukanlah pemain yang bisa diremehkan skuad Garuda.

  1. Safuwan Baharudin

Dari seluruh nama pemain Timnas Singapura yang tampil di Piala AFF 2026, sebetulnya masih ada beberapa sosok penting yang tak bisa bergabung. Salah satunya yakni Safuwan Baharudin yang saat ini memperkuat klub Malaysia, Selangor FC.

Mengingat FIFA ASEAN Cup 2026 digelar dalam kalender resmi FIFA, Safuwan bakal punya kesempatan bergabung. Dia saat ini berstatus sebagai pemain aktif dengan caps tertinggi di skuad The Lions. Bek tengah berusia 34 tahun itu tercatat mengukir 133 penampilan internasional dengan kontribusi 14 gol.

Catatan ini menempatkan Safuwan sebagai kolektor caps terbanyak keenam dalam sejarah Timnas Singapura, di belakang Hariss Harun (148 caps), Daniel Bennett (146 caps), Baihakki Khaizan (140 caps), Shahril Ishak (138 caps), dan Khairul Amri (135 caps).

  1. Ikhsan Fandi

Ilhan Fandi bukan satu-satunya striker berbahaya yang harus diwaspadai Timnas Indonesia. Kakak kandungnya, Ikhsan Fandi, juga punya catatan yang jauh lebih istimewa, karena tercatat sebagai pemain dengan koleksi gol terbanyak untuk The Lions.

Sejauh ini, Ikhsan Fandi sudah menyumbangkan 27 gol dari 49 penampilannya bersama The Lions. Sebagai informasi, ini merupakan jumlah gol terbanyak keenam dalam catatan sejarah Timnas Singapura.

Ikhsan masih berada di belakang ayahnya yang berstatus sebagai legenda Singapura, Fandi Ahmad, dengan mengoleksi 55 gol, serta Noh Alam Shah (34 gol), Khairul Amri (32 gol), Indra Sahdan Daud (30 gol), serta Aleksandar Duric (27 gol).

Idnews.top – Real Madrid meraih kemenangan kedua secara beruntun pada awal La Liga 2026-27 setelah menundukkan Real Sociedad dengan skor 4-1. Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos mendapatkan kontribusi besar dari sejumlah pemain andalan.

Kylian Mbappe menjadi aktor utama kemenangan Real Madrid berkat tiga gol yang dicetaknya. Jude Bellingham dan Vinicius Junior juga tampil menentukan dengan kontribusi gol dan assist.

Selain tiga nama tersebut, Bernardo Silva, Federico Valverde, dan Arda Guler memberikan pengaruh besar terhadap permainan tim. Berikut enam pemain terbaik Los Blancos dalam kemenangan atas Real Sociedad.

Kylian Mbappe Mengamuk dengan Hattrick

Mbappe membuka keunggulan Real Madrid pada menit ke-40 setelah melakukan pergerakan individu sebelum melepaskan tembakan kaki kiri. Real Sociedad sempat menyamakan kedudukan melalui Luka Sucic empat menit kemudian.

Namun, Mbappe kembali menemukan ketajamannya pada babak kedua dengan mencetak dua gol tambahan. Hattrick tersebut melengkapi penampilan impresifnya dan membuat koleksi kontribusi golnya bersama Real Madrid mencapai 101.

Bellingham dan Vinicius Tampil Menentukan

Bellingham menjadi salah satu motor serangan Real Madrid, terutama ketika tim melancarkan serangan balik. Ia memberikan assist kepada Mbappe untuk gol kedua sebelum menciptakan permainan apik yang menghasilkan gol Vinicius Junior.

Vinicius sempat membuang peluang bagus pada babak pertama, tetapi berhasil bangkit setelah mencetak gol ketiga Real Madrid pada menit ke-68. Winger asal Brasil itu kemudian mengirim umpan matang kepada Mbappe untuk gol ketiganya.

Trio Pendukung yang Membuat Real Madrid Lebih Lengkap

Bernardo Silva tampil solid dalam membantu pertahanan dengan mencatatkan empat tekel sepanjang pertandingan. Catatan itu lebih banyak daripada gabungan dua bek tengah Real Madrid yang menghasilkan tiga tekel.

Valverde ikut mengawali gol pertama melalui pergerakan cepat sebelum memberikan assist kepada Mbappe. Sementara itu, Arda Guler menciptakan lima peluang, terbanyak dalam pertandingan, melalui sejumlah umpan kreatif.

Kombinasi enam pemain tersebut membuat Real Madrid mampu mengendalikan pertandingan setelah sempat mendapat perlawanan ketat. Kemenangan 4-1 pun menjadi bukti bahwa skuad Jose Mourinho memiliki banyak pemain yang mampu menjadi pembeda.

Real Madrid memulai musim 2026-27 dengan hasil sempurna setelah memenangi dua pertandingan pertama mereka. Kemenangan 4-1 atas Real Sociedad menjadi bukti bahwa Los Blancos mulai menemukan permainan terbaik.

Kylian Mbappe tampil luar biasa dengan mencetak hattrick, sementara Vinicius Junior dan Jude Bellingham ikut memberikan kontribusi penting. Bernardo Silva juga menunjukkan kualitasnya dengan membantu Real Madrid menjaga kontrol permainan.

Namun, pemain yang layak dipuji sebagai rekrutan terbaik Real Madrid sejauh musim panas ini justru berasal dari lini belakang. Ibrahima Konate langsung memperlihatkan kualitas yang membuat keputusannya direkrut mulai terlihat tepat.

Keraguan Berubah Menjadi Keyakinan

Kedatangan Konate dengan status bebas transfer sempat membuat sebagian pendukung Real Madrid merasa ragu. Bek asal Prancis itu menjalani musim terakhir yang sulit bersama Liverpool sehingga kondisinya menjadi pertanyaan.

Akan tetapi, dua penampilan resmi pertamanya memberikan gambaran berbeda. Konate tampil tenang saat membangun permainan dan memperlihatkan ketangguhan ketika menghadapi serangan lawan.

Ia juga terlihat cepat beradaptasi dengan Dean Huijsen di jantung pertahanan. Kerja sama keduanya mulai membentuk fondasi yang menjanjikan bagi Real Madrid.

Konate Mulai Menemukan Permainan Terbaik

Musim lalu menjadi periode berat bagi Konate secara pribadi maupun profesional. Ia kehilangan ayah dan sahabatnya, Diogo Jota, dalam rentang waktu yang tentu tidak mudah dilalui.

Kini, pemain berusia 27 tahun tersebut terlihat lebih fokus dan berenergi pada awal musim baru. Konate juga mulai menunjukkan kembali karakter permainan yang pernah membuatnya masuk jajaran bek terbaik Premier League.

Sebelum musim 2025-26, Konate membentuk duet tangguh bersama Virgil van Dijk di Liverpool. Kombinasi fisik, kecepatan, dan kemampuannya membaca permainan membuat Real Madrid tertarik merekrutnya.

Bisa Jadi Rekrutan Paling Menguntungkan

Real Madrid mendapatkan Konate tanpa mengeluarkan biaya transfer sehingga risiko finansial dari perekrutannya relatif kecil. Oleh karena itu, performa positifnya pada awal musim dapat menjadi keuntungan besar bagi klub.

Jika mampu menjaga konsistensi, Konate berpotensi menjadi salah satu pilar utama pertahanan Real Madrid. Duetnya bersama Huijsen juga dapat memberikan solusi jangka panjang untuk lini belakang Los Blancos.

Mbappe memang tetap menjadi pembeda di lini depan, tetapi Konate mulai memberikan rasa aman di area pertahanan. Apabila performanya terus meningkat, status rekrutan terbaik Real Madrid musim panas ini bisa menjadi miliknya.

Jose Mourinho mengawali periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid dengan kemenangan meyakinkan.

Dalam laga pertamanya kembali memimpin Los Blancos di Santiago Bernabeu setelah lebih dari 13 tahun, Mourinho membawa Madrid menghancurkan Real Sociedad dengan skor 4-1, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB.

Kylian Mbappe menjadi bintang utama berkat torehan hattrick. Namun, performa Jude Bellingham juga mendapatkan sorotan besar dari media Spanyol. Bahkan, Marca menyebut gelandang Inggris tersebut sebagai “pemain bintang Mourinho”.

Kemenangan ini menjadi respons sempurna Madrid setelah penampilan kurang meyakinkan pada babak pertama.

Mereka mendapat siulan dari pendukung sendiri sebelum turun minum, tetapi mampu tampil jauh lebih agresif setelah jeda.

Mbappe Hattrick, Madrid Menang 4-1

Real Madrid harus bekerja keras sebelum akhirnya mengamankan tiga poin. Real Sociedad justru tampil lebih berbahaya pada awal pertandingan dan hampir membuka keunggulan pada menit ke-10.

Take Kubo berhasil merebut bola dari kesalahan pemain Real Madrid di dekat kotak penalti dan memberikan umpan kepada Mikel Oyarzabal.

Namun, tembakan jarak dekat sang penyerang masih mampu digagalkan Thibaut Courtois.

Madrid akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-40. Federico Valverde mengirim umpan terobosan luar biasa yang membelah pertahanan Sociedad.

Mbappe kemudian masuk ke kotak penalti, bergerak ke kiri, dan melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang.

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit. Luka Sucic menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan situasi di mana lini belakang Madrid gagal mengantisipasi bola panjang.

Memasuki babak kedua, Madrid tampil berbeda. Mbappe kembali membawa tuan rumah unggul pada menit ke-60 setelah melakukan kombinasi satu-dua yang apik dengan Bellingham.

Vinicius Junior kemudian menambah gol ketiga pada menit ke-68 setelah Bellingham memenangkan bola melalui pressing dan mengirim umpan silang mendatar yang mudah diselesaikan sang winger.

Mbappe memastikan kemenangan sekaligus hattrick pada menit ke-80. Ia menerima umpan cerdik dari Vinicius sebelum melakukan chip tenang melewati kiper Sociedad.

Bellingham Disebut “Pemain Bintang Mourinho”

Meski Mbappe menjadi pemain terbaik dalam pertandingan itu setelah mencetak tiga gol, Jude Bellingham juga mendapatkan pujian luar biasa.

Marca memberikan nilai 10/10 kepada Mbappe, sementara Bellingham mendapat nilai 9/10. Media berbasis Madrid itu bahkan memberikan perhatian khusus terhadap penampilan sang gelandang.

Untuk performanya pada babak pertama, Bellingham mendapatkan nilai 8/10. Ia dinilai tampil dalam kondisi fisik prima, agresif, intens, dan mampu memberikan ancaman dari area sekitar kotak penalti.

Bellingham juga menciptakan peluang untuk Mbappe dan Vinicius serta memaksa pemain lawan mendapatkan kartu kuning.

Penampilannya semakin impresif setelah jeda. Marca menaikkan nilainya menjadi 9/10 dan menyebut penampilannya sebagai stellar atau luar biasa.

Salah satu momen terbaik terjadi ketika Bellingham melakukan kombinasi satu-dua dengan Mbappe di tepi kotak penalti. Kerja sama itu membuka ruang bagi Mbappe untuk mencetak gol keduanya.

Bellingham kemudian kembali berperan dalam gol Vinicius. Tekanan agresifnya membuat Madrid merebut bola di dekat garis akhir sebelum umpan mendatarnya diselesaikan Vinicius.

“Bellingham adalah pemain bintang Mourinho,” tulis Marca.

Mourinho Puas dengan Respons Pemain

Kemenangan tersebut terasa semakin spesial bagi Mourinho karena merupakan pertandingan kandang pertamanya di Bernabeu sebagai pelatih Madrid setelah lebih dari 13 tahun.

Namun, perjalanan menuju kemenangan tidak berlangsung mulus. Madrid justru tampil lambat pada babak pertama, kurang rapi dalam penguasaan bola, dan beberapa kali terlihat rentan terhadap serangan balik Sociedad.

Suporter bahkan memberikan siulan sebelum jeda. Mourinho mengaku tidak mempermasalahkan reaksi tersebut.

“Selalu ada rasa keadilan dalam siulan dan tepuk tangan. Siulan sesekali tidak akan merugikan siapa pun, justru membantu Anda berkembang,” ujar Mourinho.

Pelatih asal Portugal itu juga memuji respons para pemain setelah turun minum.

“Saya sangat senang dengan bagaimana para pemain merespons tekanan dan tampil luar biasa pada babak kedua. Kami bahkan bisa mencetak lebih banyak gol,” katanya.

Perubahan strategi dan intensitas Madrid setelah jeda membuat Sociedad kesulitan mengimbangi permainan.

Vinicius dan Mbappe tampil lebih agresif dengan pergerakan langsung yang terus meregangkan pertahanan lawan.

Mourinho Sebut Mbappe “Gila”

Mourinho juga memberikan pujian khusus kepada Mbappe setelah pertandingan. Ia mengakui bahwa meski biasanya enggan membicarakan pemain secara individual, penampilan penyerang Prancis tersebut membuatnya harus memberikan pengecualian.

“Apa yang dilakukan Kylian… itu gila,” ujar Mourinho kepada Real Madrid TV.

Menurut Mourinho, Mbappe memiliki kemampuan alami untuk mencetak gol sekaligus menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.

Ia juga memuji kemampuan sang striker untuk turun lebih dalam ketika Madrid berada dalam tekanan dan kemudian membangun kombinasi dengan Vinicius serta Bellingham.

Mourinho bahkan menyebut Mbappe sebagai pemain yang “luar biasa” dan yakin sang penyerang memiliki ambisi besar untuk menciptakan sejarah bersama Real Madrid.

Pelatih berusia 63 tahun itu juga menilai keputusan Mbappe kembali lebih awal ke masa pramusim memberikan dampak positif.

Mbappe disebut tiba dua hari sebelum masa liburannya berakhir. Menurut Mourinho, tambahan waktu dalam persiapan pramusim tersebut bisa memberikan perbedaan positif.

Dengan Mbappe yang langsung mencetak hattrick dan Bellingham tampil gemilang, comeback Mourinho di Bernabeu pun dimulai dengan cara yang nyaris sempurna.

Madrid kini memiliki alasan kuat untuk optimistis menghadapi perjalanan musim yang panjang.

PSIM Yogyakarta telah melengkapi kuota pemain asing untuk mengarungi BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram kini memiliki 11 pesepak bola impor dalam skuad.

Mereka adalah Ze Valente, Ezequiel Vidal, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Ramos, Nermin Haljeta, Marvin Loria, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero.

Lima nama terakhir merupakan rekrutan anyar PSIM. Mereka juga bakal mencicipi pengalaman pertama bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.

Sementara sisanya adalah bagian dari skuad musim lalu. Mereka turut membantu Laskar Mataram finis di peringkat ke-11 BRI Super League 2025/2026 dengan torehan 45 poin.

Pertimbangan Matang

Manajer PSIM, Iksan Mahar, sebelumnya mengatakan perekrutan legiun asing dilakukan melalui proses matang. Manajemen dan tim pelatih terlibat dalam menentukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim.

“Semuanya hasil rembukan manajemen dan coach Jean-Paul. Kami punya tim talent scouting yang mencari sejumlah pemain, kemudian memberikan beberapa rekomendasi. Coach juga punya rekomendasi sendiri,” ujar Iksan.

Kehadiran para pemain asing diharapkan bisa menjadi kekuatan PSIM untuk menghadapi ketatnya persaingan di level teratas. Apalagi, Laskar Mataram memasang target lebih baik ketimbang musim kemarin.

Ujian pertama PSIM dibawah arahan pelatih Jean-Paul van Gastel tersaji pada 5 September. Laskar Mataram bakal menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore WIB.

Adrian Dalmau Jadi Opsi di Lini Depan

PSIM mempunyai tambahan opsi di lini depan melalui kedatangan Adrian Dalmau. Penyerang asal Spanyol itu diharapkan bisa menjawab kebutuhan Laskar Mataram akan sosok predator di kotak penalti.

Dalmau lahir pada 23 Maret 1994 dan punya pengalaman panjang di kompetisi Eropa. Ia pernah membela Real Madrid U-18, Rayo Vallecano B, Zamora CF, Racing Ferrol, Espanyol B, CD Numancia, Mallorca, Villarreal B, hingga Alcorcon.

Kariernya kemudian berlanjut ke Belanda bersama Heracles Almelo, FC Utrecht, dan Sparta Rotterdam. Ia juga sempat bermain di Polandia dengan berseragam Korona Kielce serta Piast Gliwice.

Salah satu periode terbaik Dalmau terjadi bersama Heracles Almelo pada Eredivisie 2018/2019. Ketika itu, pemain berusia 32 tahun itu sukses mencetak 19 gol plus lima assist.

Ze Valente dan Ezequiel Vidal Tetap Jadi Andalan

Selain mengandalkan wajah baru, PSIM juga masih punya sejumlah pemain asing yang sudah memahami karakter tim. Ze Valente jadi salah satu sosok yang diprediksi kembali memegang peranan penting.

Gelandang asal Portugal itu tampil sebagai motor permainan sekaligus top scorer PSIM musim lalu. Ze membukukan 10 gol dan empat assist dari 32 laga di BRI Super League 2025/2026.

Di belakangnya ada Ezequiel Vidal yang juga tampil produktif. Pemain asal Argentina tersebut mencatatkan delapan gol dan enam assist sepanjang musim lalu.

Vidal kerap dimainkan di sektor sayap dan memberikan kontribusi positif bagi tim. Kombinasi pemain lama dan anyar inilah yang diharapkan membikin PSIM lebih kompetitif musim mendatang.

Daftar Pemain Asing PSIM Musim 2026/2027

1.Ze Valente (gelandang/Portugal)
2.Ezequiel Vidal (winger/Argentina)
3.Jop van der Avert (bek/Belanda)
4.Yusaku Yamadera (bek/Jepang)
5.Franco Ramos (bek/Argentina)
6.Nermin Haljeta (penyerang/Slovenia)
7.Marvin Loria (winger/Kosta Rika)
8.Ondrej Rudzan (bek/Republik Ceko)
9.Adrian Purzycki (gelandang/Polandia)
10.Adrian Dalmau (penyerang/Spanyol)
11.Mauro Caballero (penyerang/Paraguay)

Luke Vickery mengambil keputusan yang mengejutkan dan bisa dikatakan berani. Pemain yang baru memegang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) itu disebut menolak untuk pindah ke klub League One Inggris di bursa transfer musim panas 2026.

Kabar penolakan Luke Vickery itu diungkap oleh jurnalis asal Australia, James Dodd melalui X pada Selasa (25/8/2026). Dodd menyebut Vickery menolak kemungkinan bermain untuk Peterborough United.

“Luke Vickery dari Macarthur dikabarkan menolak kepindahan ke klub League One Inggris, Peterborough United, pada jeda kompetisi kali ini,” tulis James Dodd.

Luke Vickery saat ini masih berusia 20 tahun. Pemain yang berposisi sebagai winger itu pun masih terikat kontrak di klub Australia, Macarthur Bulls FC hingga 2028.

Bertahan Dulu di A-League

Luke Vickery memiliki perjalanan yang baik sejauh ini di A-League bersama Macarthur Bulls FC. Hal itu yang membuat Peterborough United tertarik.

Namun, Jamed Dodd menyebut Luke Vickery kini masih ingin fokus berkarier di Australia. Ia akan mulai memikirkan opsi lain jika ada tawaran menarik dalam 6-12 bulan ke depan.

“Sempat menjalani musim yang cukup baik bersama Bulls, namun merasa situasinya belum tepat dan lebih baik bertahan di A-League serta meninjau kembali situasinya dalam 6 hingga 12 bulan ke depan,” jelas Dodd.

Menanti Debut

Luke Vickery resmi dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada hari Kamis, (16/7/2026). Proses perpindahan kewarganegaraan ini rampung setelah ia melakukan pengambilan sumpah setia warga negara di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, yang dipimpin langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.

Penyerang sayap klub Macarthur FC ini mendapatkan darah Indonesia dari nenek pihak ibu yang lahir di Medan, Sumatra Utara pada 3 Desember 1937.

Luke Vickery kini masih menanti debut bersama Timnas Indonesia. Jika tidak ada halangan, ia akan merasakan hal itu di FIFA Series 2026 bulan depan.

Idnews.top – Real Madrid akan menjalani pertandingan kandang pertama mereka di La Liga 2026-27 dengan menjamu Real Sociedad. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Jose Mourinho untuk memperlihatkan lebih jauh komposisi tim barunya di hadapan pendukung Santiago Bernabeu.

Real Madrid mengawali musim dengan kemenangan 2-1 di kandang Espanyol berkat gol Carlos Espi pada menit ke-90. Namun, penampilan mereka belum sepenuhnya meyakinkan karena Espanyol beberapa kali mampu mengancam melalui transisi cepat.

Mourinho kemungkinan melakukan sejumlah perubahan setelah harus mengelola kondisi para pemain yang baru kembali dari Piala Dunia. Berikut prediksi starting XI Real Madrid untuk meladeni Real Sociedad pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB.

Courtois Tetap di Bawah Mistar

Thibaut Courtois diprediksi kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Kiper Belgia itu tampil meyakinkan pada laga pembuka dan bahkan memberikan pujian kepada Espi dengan menyebutnya sebagai “monster”.

Trent Alexander-Arnold berpeluang kembali mengisi posisi bek kanan setelah hanya menjadi pemain cadangan pada laga sebelumnya. Mourinho kemungkinan masih merotasi Alexander-Arnold dengan rekrutan baru Denzel Dumfries sebelum menentukan pilihan utama.

Ibrahima Konate diprediksi mempertahankan tempatnya di jantung pertahanan. Dean Huijsen juga berpeluang kembali tampil setelah sempat mendapat luka di atas mata, sementara kemampuan umpannya menjadi salah satu elemen penting dalam membangun serangan dari belakang.

Marc Cucurella kemungkinan mendapatkan kesempatan menjadi starter di sisi kiri. Pemain yang baru menjuarai Piala Dunia itu masuk sebagai pemain pengganti pada laga pembuka dan dinilai sudah siap tampil sejak menit pertama

Valverde dan Bernardo Isi Tengah

Federico Valverde akan kembali menjadi salah satu penggerak lini tengah Real Madrid. Absennya Aurelien Tchouameni karena cedera membuat gelandang Uruguay tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan.

Bernardo Silva juga diprediksi kembali tampil sejak awal meski debutnya belum terlalu menonjol. Mantan pemain Manchester City itu ditarik keluar pada menit ke-79 dalam pertandingan melawan Espanyol.

Arda Guler berpeluang menempati sisi kanan setelah sebelumnya harus bergeser ke posisi tersebut ketika Jude Bellingham bermain sebagai gelandang serang. Pergerakannya ke tengah tetap dapat menjadi senjata, terutama ketika bek kanan melakukan overlap.

Bellingham akan kembali mengisi posisi di belakang penyerang utama. Ia hanya bergabung dengan skuad sekitar sepekan sebelum laga pertama, tetapi langsung mencetak gol melalui sundulan kuat dan menunjukkan bahwa kondisi fisiknya sudah cukup siap.

Vinicius dan Mbappe Jadi Andalan

Vinicius Junior diprediksi tetap menjadi pilihan utama di sisi kiri meski belum memberikan kontribusi maksimal saat menghadapi Espanyol. Mourinho juga memberikan dukungan kepada pemain Brasil tersebut setelah ia delapan kali dilanggar dalam pertandingan.

Kylian Mbappe akan menjadi ujung tombak Real Madrid di lini depan. Penyerang Prancis itu gagal mencetak gol pada laga pembuka, tetapi memiliki catatan impresif dengan tujuh gol dalam enam pertandingan menghadapi Real Sociedad.

Formasi ini memberikan kombinasi pengalaman, kecepatan, dan kreativitas di lini depan Madrid. Mourinho tentu berharap para pemainnya mampu tampil lebih konsisten agar kemenangan kedua musim ini dapat diraih di Santiago Bernabeu

Idnews.top – Xabi Alonso menilai Chelsea menunjukkan performa profesional dan solid saat mengalahkan Fulham pada laga pembuka Liga Inggris 2026/2027. Kemenangan 4-2 di Craven Cottage, Selasa (25/8/2026) dini hari WIB, menjadi awal positif bagi sang pelatih di kompetisi domestik.

Chelsea langsung membuka keunggulan ketika laga baru berjalan 32 detik melalui Joao Pedro. Fulham sempat menyamakan skor lewat Joshua King, tetapi Morgan Rogers membawa The Blues kembali unggul sebelum Cole Palmer memperlebar keunggulan setelah jeda.

Fulham kembali memperkecil ketertinggalan melalui Gonzalo Garcia. Chelsea tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dan membawa pulang tiga poin dari markas rival sekota.

Alonso mengakui masih ada sejumlah aspek yang harus dibenahi dari permainan timnya. Namun, ia senang karena Chelsea mampu melewati berbagai situasi sulit dan menunjukkan kematangan yang dibutuhkan sepanjang musim.

Alonso Puji Performa Profesional Chelsea

Alonso menilai kemenangan di kandang Fulham bukan hasil yang mudah diraih. Menurutnya, pertandingan berjalan intens dan Chelsea harus mampu mengelola berbagai fase permainan sebelum memastikan kemenangan.

Chelsea sempat kehilangan kontrol selama sekitar 10 menit setelah Fulham mencetak gol penyama kedudukan. Alonso kemudian melihat timnya melakukan perbaikan dan tampil lebih nyaman ketika memasuki babak kedua.

“Rasanya sangat bagus, tentu saja. Kami tahu betapa sulitnya memenangkan pertandingan Liga Inggris, apalagi pertandingan Liga Inggris tandang,” kata Alonso di situs resmi klub.

“Kami mempersiapkan diri untuk pertandingan yang intens, dan saya merasa ini adalah penampilan yang sangat profesional, solid, menunjukkan kedewasaan dan mampu mengelola momen-momen sulit,” lanjutnya.

Chelsea Belajar Mengontrol Momen Sulit

Alonso menilai kemampuan mengendalikan emosi menjadi salah satu aspek penting yang harus dimiliki Chelsea. Ia ingin para pemain memahami bahwa pertandingan Liga Inggris tidak selalu dapat dikendalikan sesuai rencana.

Sang pelatih juga menekankan bahwa pengelolaan pertandingan harus berjalan beriringan dengan penerapan taktik. Kemenangan atas Fulham menjadi bagian dari proses Chelsea untuk terus berkembang.

“Kami mendapatkan keunggulan cukup cepat dan memiliki peluang untuk mencetak gol kedua, tetapi setelah penyama kedudukan, kami melewati 10 menit ketika kami tidak memilih momen yang tepat untuk melakukan pressing dan pergerakan,” ujar Alonso.

“Kami memperbaikinya dengan baik dan pada babak kedua kami merasa nyaman tanpa bola serta mampu mengontrol pertandingan. Ini adalah performa yang bisa kami bangun untuk masa depan,” tambahnya.

Alonso Senang Bisa Rayakan Kemenangan Bersama Fans

Setelah peluit akhir berbunyi, Alonso dan para pemain Chelsea menghampiri suporter yang hadir di Craven Cottage. Momen tersebut dinilai penting untuk membangun hubungan antara pemain dan pendukung sejak awal musim.

Alonso juga merasakan antusiasme suporter sebelum pertandingan dimulai. Ia senang karena para pemain mampu memberikan penampilan serius dan menunjukkan usaha maksimal hingga pertandingan berakhir.

“Kami senang memainkan pertandingan Liga Inggris pertama musim ini. Pertandingan resmi Liga Inggris pertama saya bersama Chelsea terasa luar biasa, di stadion ini bersama fans kami dan merayakannya bersama mereka,” tutur Alonso.

“Saya melihat wajah-wajah yang bahagia pada akhirnya dan penting untuk menciptakan ikatan ini. Ini masih awal, pertandingan pertama, tetapi merupakan awal yang bagus,” pungkasnya.

Idnews.top – AC Milan mengawali Serie A 2026-27 dengan kemenangan 2-1 atas Torino di Stadion Olimpico Grande Torino, Senin (24/8/2026) dini hari WIB. Samuel Chukwueze terpilih sebagai Man of the Match berkat kontribusi pentingnya dalam keberhasilan Rossoneri membawa pulang tiga poin.

Alphadjo Cisse membuka keunggulan AC Milan pada menit ke-64 setelah memanfaatkan peluang di kotak penalti. Adrien Rabiot kemudian menggandakan keunggulan tiga menit berselang sebelum Che Adams memperkecil skor melalui gol akrobatik pada menit ke-90+3.

Chukwueze menjadi salah satu pemain yang paling aktif membongkar pertahanan Torino sepanjang pertandingan. Winger asal Nigeria itu memang belum maksimal pada babak pertama, tetapi terus mengambil inisiatif dan akhirnya memberikan assist untuk gol Rabiot.

Chukwueze Beri Ancaman dari Sisi Kanan

Chukwueze beberapa kali menciptakan masalah bagi pertahanan Torino melalui pergerakan dan keberaniannya membawa bola dari sisi kanan. Ia juga memaksa kiper Torino melakukan penyelamatan setelah melakukan aksi individu pada fase awal pertandingan.

Sejumlah umpan silang Chukwueze belum menghasilkan gol pada babak pertama. Namun, ia tidak menghilang dari permainan dan terus berusaha mencari cara untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67 ketika Chukwueze mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh. Rabiot yang berada dalam posisi tepat menyambut bola dengan volley terkontrol untuk membawa AC Milan unggul 2-0.

Kontribusi Chukwueze juga terlihat saat membantu tim bertahan dan mengejar pergerakan lawan. Kemampuannya melakukan tracking back membuat penampilannya tidak hanya berpengaruh ketika AC Milan menyerang.

Cisse dan Rabiot Juga Berperan Penting

Cisse menjalani babak pertama yang tidak mudah karena gagal memanfaatkan dua peluang yang didapatkannya. Namun, penyerang muda itu bangkit dengan penyelesaian tenang untuk mencetak gol pembuka dan gol perdananya di Serie A.

Gol tersebut menjadi momen penting bagi pemain muda AC Milan itu untuk membayar kegagalan sebelumnya. Penyelesaiannya juga memperlihatkan ketenangan karena Cisse memilih menempatkan bola ke sudut gawang daripada melepaskan tendangan terlalu keras.

Rabiot memberikan dampak instan setelah masuk dari bangku cadangan. Gelandang Prancis itu menciptakan gol Cisse melalui umpan ke kotak penalti sebelum mencetak gol kedua AC Milan.

Penampilan Rabiot menunjukkan potensinya ketika dimainkan lebih dekat dengan lini depan. Pergerakannya menuju tiang jauh untuk menyambut umpan Chukwueze menjadi bukti bahwa ia dapat memberikan opsi tambahan di posisi gelandang serang.

Kemenangan ini menjadi awal positif bagi AC Milan dalam perjalanan Serie A 2026-27. Chukwueze pun layak mendapatkan penghargaan Man of the Match setelah tampil aktif, mencatatkan assist, dan memberikan kontribusi dalam dua fase permainan.

Pelatih kiper Persib Bandung, Mario Jozic, mengakui timnya masih membutuhkan tambahan penjaga gawang untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Menurut pelatih asal Kroasia ini, sektor penjaga gawang Persib saat ini masih cukup rawan karena hanya memiliki dua kiper, yakni Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana. Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat padatnya agenda yang akan dijalani Maung Bandung.

Persib menghadapi tantangan berat pada musim 2026/2027. Selain harus tampil di kompetisi domestik, tim besutan Igor Tolic juga akan menjalani AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Indonesia.

Selain itu, skuad Maung Bandung harus menempuh perjalanan panjang untuk melakoni pertandingan tandang. Situasi ini membuat kedalaman skuad menjadi penting, termasuk di posisi penjaga gawang

“Secara umum, ya, karena jika Anda memasukkan Piala Presiden, ini ada lima kompetisi. Jadi memperhitungkan perjalanan jauh ini, dan Indonesia juga negara yang sangat besar, banyak perjalanan, banyak pertandingan, mungkin cedera dam (akumulasi) kartu kuning atau merah,” ungkap Jozic.

“Hal inilah yang menjadi alasan kenapa kami mungkin masih membutuhkan penjaga gawang baru,” lanjutnya.

Belum Ada Keputusan

Kendati begitu, Jozic menegaskan keputusan untuk merekrut penjaga gawang baru bukan kewenangannya. Sebagai pelatih kiper, ia hanya memberikan masukan kepada manajemen mengenai kebutuhan tim.

Sejauh ini, Jozic memastikan kondisi Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana terus menunjukkan perkembangan. Dia meyakini kedua kipernya dalam kondisi siap tempur saat menghadapi Manila Digger.

Persib akan menghadapi klub Filipina tersebut pada babak kualifikasi AFC Champions League Two 2026/2027. Duel kedua tim digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 31 Agustus mendatang.

“Saya pikir kita masih punya waktu 10 hari lagi menuju pertandingan paling penting. Jadi saya pikir Teja dan Fitrah akan siap untuk pertandingan ini,” katanya.

“Jadi saya tidak merasa khawatir sedikit pun tentang pertandingan atau tentang performa mereka. Saya tenang dan saya ingin mereka berdua juga tetap tenang, serta memberikan yang terbaik untuk tim,” terang Jozic.

Menuju AFC Champions League 2

Laga kontra Manila Digger sangat krusial bagi Persib. Jika mampu memetik kemenangan, Marc Klok dkk. dipastikan melangkah ke fase Grup E ACL 2 bersama FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel.