25 Oktober 2026

#SepakBolaDunia

Timnas Indonesia menatap ajang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan status tuan rumah. Skuad Garuda bersaing dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh untuk Grup A Premier Division.

Laga pertama yang akan dilakoni pasukan John Herdman adalah berjumpa Singapura di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam.

Daftar pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 telah ditentukan oleh pelatih John Herdman.

Skuad Garuda berkekuatan 23 pemain yang dipimpin pelatih kepala John Herdman. Tim Merah-Putih turun dengan kekuatan utamanya, meski minus Jay Idzes karena cedera.

Namun, Maarten Paes, Rizky Ridho, Emil Audero, Kevin Diks, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Thom Haye, hingga Ole Romeny, siap diturunkan dalam persaingan FIFA ASEAN Cup mendatang.

Timnas Indonesia memiliki pesona dengan keberadaan pemain-pemain abroad atau yang sedang berkarier di luar negeri, terutama Eropa.

Yuk lihat daftar pemain berstatus abroad Timnas Indonesia yang wajib ditunggu aksinya dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 versi Bola.com berikut ini:

Ole Romeny

Sosok Ole Romeny dipandang sebagai mesin gol paling berbahaya di Timnas Indonesia saat ini. Enam gol dari 10 penampilan bersama skuad Garuda jadi bukti ketajaman pemain 26 tahun ini.

Di level Eropa, ia malang melintang ke sejumlah klub terkenal seperti FC Utrecht, Oxford United, dan sekarang bersama Fortuna Sittard dalam persaingan Eredivisie 2026/2027.

Ole Romeny selalu menjadi starter dalam lima pertandingan yang dilakoninya bersama Fortuna Sittard.

Dari jumlah itu, ia mengemas satu gol yang dilesakkan ke gawang tim raksasa PSV Eindhoven.

Justin Hubner

Berikutnya ada Justin Hubner, bek yang tak kenal kompromi di atas lapangan. Kariernya di Eropa semakin melesat sejak bergabung dengan Fortuna Sittard di Eredivisie dari musim lalu.

Musim 2026/2027, Hubner selalu menjadi starter dan tak pernah tergantikan di tujuh laga.

Ia berhasil menjadi pemain kepercayaan pelatih Danny Buijs. membantu Fortunezen nangkring di posisi keenam klasemen sementara.

Justin Hubner telah menorehkan 18 caps dan mencetak satu gol untuk Timnas Indonesia sejak debutnya pada 5 Januari 2024.

Aksinya yang meluap-luap patut ditunggu dalam persaingan FIFA ASEAN Cup mendatang.

Elkan Baggott

Berikutnya ada Elkan Baggott. Bek jangkung berusia 23 tahun, menjadi permata bagi Timnas Indonesia.

Dengan postur menjulang hampir 2 meter, Baggott menjadi sosok sentral di barisan pertahanan skuad Garuda.

Elkan Baggott semakin menyala sejak hijrah ke Millwall mulai musim ini. Meski bermain di kasta kedua atau Divisi Championship Inggris, Elkan Baggott mendapat menit bermain yang sangat signifikan.

Enam pertandingan di Divisi Championship plus dua laga di ajang Carabao Cup, dengan total waktu bermain selama 334 menit, menjadikan Baggott sebagai pemain penuh potensi.

Kesempatan yang jarang didapat pemain-pemain muda seusianya di kawasan Asia Tenggara.

Emil Audero

Kemudian ada sosok Emil Audero, kiper Timnas Indonesia yang semakin meroket kariernya.

Ia termasuk pemain paling berpengalaman, terutama kiprahnya di Serie A Italia besama sejumlah klub besar, terutama Juventus dan Inter Milan.

Selain itu ia pernah menjadi bagian dari Sampdoria, Palermo, Cremonese, hingga Como 1907.

Emil Audero memutuskan hijrah ke Rayo Vallecano musim panas ini, dan menjadikannya sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang bermain di La Liga.

Emil Audero sudah memainkan tiga pertandingan beruntun di kompetisi La Liga musim ini. Rayo Vallecano kini bertengger di peringkat kesembilan dengan nilai delapan.

Penampilan ciamik Emil Audero menjadi modalnya untuk memperkuat skuad Garuda di ajang FIFA ASEAN Cup mendatang.

Maarten Paes

Masih ada sosok Maarten Paes, yang semakin membuat posisi penjaga gawang Timnas Indonesia kuat.

Bisa dibayangkan pemain yang merumput Ajax Amsterdam, salah satu klub terbesar dan tersukses di Belanda.

Meski pernah bermain untuk Utrecht, namun bagi Paes momen bermain untuk Ajax menjadi titik tertingginya.

Kiper berusia 28 tahun itu bahkan sudah memainkan 18 caps dengan seragam De Godenzonen sejak musim lalu.

Musim ini, Paes kalah bersaing dengan Marc-Andre ter Stegen. Namun ia masih mendapat kepercayaan bermain dalam lima pertandingan di semua kompetisi.

Maarten Paes juga masih menjadi kiper utama Timnas Indonesia untuk bergantian dengan Emil Audero.

Calvin Verdonk

Bintang Timnas Indonesia yang lagi abroad di Eropa lainnya adalah Calvin Verdonk. Winger serbabisa yang sedang berkarier di Ligue 1 Prancis bersama Lille, sejak musim lalu.

Verdonk menjadi pemain pelapis di Lille, dan sesekali mendapat kepercayaan sebagai starter. Verdonk sejauh ini telah memainkan 29 laga resmi bersama Lille di semua kompetisi sejak musim lalu.

Verdonk pernah mendapat kesempatan merasakan duel dengan bintang-bintang Liga Prancis, terutama tim raksasa Paris Saint-Germain (PSG).

Bahkan debutnya di Liga Champions Eropa hanya tinggal menunggu waktu.

Bersama Timnas Indonesia, pemain 29 tahun ini telah bermain 16 kali sejak debutnya pada 11 Juni 2024.

Kevin Diks

Nama terakhir dalam daftar ini adalah Kevin Diks. Bek berbakat yang sudah memainkan 12 laga dan mencetak dua gol untuk Timnas Indonesia.

Kevin Diks menjadi satu di antara pemain paling berharga di skuad Garuda, dengan sepak terjangnya di Eropa. Ia pernah bermain untuk Feyenoord, Fiorentina, Empoli, FC Copenhagen, dan kini bersama Borussia Monchengladbach.

Pemain 29 tahun tersebut kini menjadi pemain kunci di pertahanan Monchengladbach. Diks sudah memainkan total 38 laga dan mencetak lima gol untuk Die Fohlen sejak musim lalu.

Bermain di tengah persaingan Bundesliga yang termasuk kompetisi elite di Eropa, tentu menjadi kebanggaan tersendiri untuk Kevin Diks.

Idnews.top – Gleison Bremer terpilih sebagai Man of the Match dalam duel Juventus vs Atalanta. Bek asal Brasil tersebut tampil solid di lini belakang sekaligus menyumbangkan satu gol untuk kemenangan Bianconeri.

Juventus meraih kemenangan saat menjamu Atalanta pada pekan kelima Serie A 2026/2027. Bermain di Allianz Stadium, Minggu (20/9/2026) malam WIB, Bianconeri mengamankan tiga poin setelah menang 2-0.

Francisco Conceicao membuka keunggulan Juventus melalui penyelesaian first-time dari dalam kotak penalti. Bremer kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah lewat sundulan pada babak kedua.

Kemenangan tersebut membuat Juventus mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan. Pasukan Luciano Spalletti menempati peringkat keenam klasemen sementara Serie A, sedangkan Atalanta berada di posisi ke-11 dengan enam poin.

Performa Bremer

Bremer tampil kokoh untuk membantu Juventus menjaga pertahanan mereka tetap aman sepanjang pertandingan. Ia aktif menghalau serangan Atalanta dan menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Bianconeri mencatatkan clean sheet.

Menurut catatan statistik pertandingan, Bremer mencatatkan tujuh kontribusi defensif. Ia juga membuat satu tekel, lima sapuan, dua sapuan dengan sundulan, satu intersepsi, dan satu recovery.

Kontribusi Bremer tidak hanya terlihat dalam bertahan. Ia turut mencetak gol kedua Juventus melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Edon Zhegrova.

Gol tersebut memastikan Juventus semakin nyaman memimpin pertandingan. Bremer pun membantu Bianconeri mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Penampilan tersebut membuat Bremer terpilih sebagai Man of the Match versi Serie A. Performa solid di lini belakang dan kontribusinya lewat gol menjadi bagian penting dari kemenangan Juventus atas Atalanta.

Susunan Pemain

Juventus (4-2-3-1): Guglielmo Vicario; Pierre Kalulu, Bremer, Jhon Lucumi, Zeki Celik; Weston McKennie, Douglas Luiz; Francisco Conceicao, Nico Gonzalez, Kerim Alajbegovic; Randal Kolo Muani.

Pelatih: Luciano Spalletti

Atalanta (4-3-3): Marco Carnesecchi; Raoul Bellanova, Thomas Kristensen, Giorgio Scalvini, Lorenzo Bernasconi; Lazar Samardzic, Franck Kessie, Ederson; Charles De Ketelaere, Nikola Krstovic, Jonathan Rowe.

Pelatih: Maurizio Sarri

Pelatih: Luciano Spalletti

Erling Haaland mencatat pencapaian personal unik ketika Manchester City mengalahkan Sunderland 5-3 pada pertandingan pekan kelima Liga Inggris, Minggu (20-9-2026).

Striker asal Norwegia itu menjadi pencetak gol kedelapan dalam pertandingan yang berlangsung dengan banyak gol tersebut.

Man City sempat memimpin berkat gol Enzo Fernandez, Rayan Cherki, serta dua gol Antoine Semenyo. Sunderland kemudian membalas melalui Brian Brobbey, yang mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut.

Haaland akhirnya menambah keunggulan Man City pada menit ke-81. Gol tersebut sempat dianulir karena offside, tetapi keputusan itu berubah setelah VAR melakukan peninjauan.

Gol ke gawang Sunderland memiliki arti khusus bagi Haaland. Ia kini sudah mencetak gol ke gawang seluruh 25 klub yang pernah dihadapinya bersama Man City di Premier League.

Akhirnya Bobol Sunderland

Sebelumnya, Sunderland menjadi satu-satunya klub yang pernah dihadapi Haaland bersama Man City, tetapi belum pernah dibobolnya. Ia bahkan gagal mencetak gol dalam dua pertemuan dengan Sunderland pada musim lalu.

Gol tersebut juga menjadi gol ke-117 Haaland di Premier League. Sementara itu, koleksi lima golnya pada musim ini membuatnya berada di posisi teratas dalam persaingan Sepatu Emas.

Alexander Isak berada di bawah Haaland dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara.

Penyerang Liverpool itu mengoleksi empat gol setelah mencetak gol kemenangan timnya atas Bournemouth, Minggu malam.

Torehan Brian Brobbey

Di sisi lain, Brobbey mencatat torehan hattrick yang berakhir dengan kekalahan timnya.

Ia menjadi pemain pertama sejak Roque Santa Cruz bersama Blackburn melawan Wigan pada Desember 2007 yang mencetak tiga gol, tetapi tetap menelan kekalahan dalam pertandingan Premier League.

Brobbey juga menjadi pemain keempat dalam sejarah Premier League yang mampu mencetak hattrick melawan tim yang mengawali pertandingan sebagai pemuncak klasemen.

Sebelumnya, catatan tersebut dibuat Robbie Fowler, Dirk Kuyt, dan Romelu Lukaku.

Selain itu, Brobbey menjadi pemain pertama sejak Jamie Vardy, enam tahun lalu, yang mencetak hattrick ke gawang Manc City di Premier League.

Hattrick tersebut juga menjadi yang pertama bagi pemain Sunderland di kasta teratas sejak Jermain Defoe melakukannya sekitar satu dekade lalu.

Pencapaian Enzo Maresca

Sementara itu, manajer Man City, Enzo Maresca, turut mencatat pencapaian tersendiri.

Ia menjadi pelatih keenam yang mampu membawa sebuah klub memenangi lima pertandingan Premier League pertamanya secara beruntun.

Sebelumnya, Carlo Ancelotti bersama Chelsea dan Pep Guardiola bersama Man City masing-masing meraih enam kemenangan pada lima laga awal mereka.

Craig Shakespeare bersama Leicester, Maurizio Sarri bersama Chelsea, serta Ole Gunnar Solskjaer bersama Manchester United juga mencatat lima kemenangan dalam lima pertandingan awal.

Idnews.top – Manajer AS Roma, Gian Piero Gasperini mengomentari hasil imbang yang didapatkan timnya saat berhadapan dengan Inter Milan. Ia menilai skor 2-2 itu merupakan hasil yang adil bagi kedua tim.

Kemarin malam, AS Roma menggelar laga grande partita di Olimpico Stadium. Mereka menjamu sang juara bertahan Serie A, Inter Milan untuk memperebutkan tiga poin di giornata kelima Liga Italia musim ini.

Di pertandingan ini, Roma tampil beringas di babak pertama. Mereka berhasil unggul 2-0 terlebih dahulu berkat aksi Manu Kone.

Namun sayang di babak kedua, Inter berhasil bangkit. Nerazzurri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat sepasang gol dari kapten mereka, Lautaro Martinez.

Performa Sama Kuat

Dalam wawancaranya di DAZn, Gasperini tidak terlalu ambil pusing dengan hasil imbang ini. Ia menilai kedua tim bermain dengan sama baiknya dan hasil imbang ini merupakan hasil yang adil bagi keduanya.

“Saya rasa kami bermain dengan level yang seimbang dengan mereka. Saya rasa kedua tim sama-sama berpeluang untuk memenangkan pertandingan ini,” buka Gasperini.

“Mereka (Inter) mencetak gol tepat setelah babak kedua dimulai dan itu memberikan mereka energi. Inter adalah tim yang selalu mampu mencetak gol, namun kami juga memiliki sejumlah peluang juga di laga ini dan hasil ini akan memberikan kepercayaan diri bagi kami untuk melangkah maju ke depan.”

Masih Bisa Berkembang

Lebih lanjut, Gasperini menilai hasil imbang ini menjadi bukti bahwa AS Roma belum mencapai potensi terbaik mereka. Ia yakin Il Lupi masih punya banyak ruang untuk berkembang dan jadi lebih baik lagi.

Itulah mengapa ia berharap dengan hasil ini timnya mau terus berbenah dan meningkatkan performa mereka agar mereka semakin membaik hingga akhir musim nanti.

“Saya rasa kami masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Kami harus senang dengan progress yang sudah kami buat dan kualitas yang sudah kami tunjukkan di pertandingan tadi. Ada banyak hal positif hari ini dan kami harus lanjut berjalan di jalur ini,” pungkas sang manajer.

Kokoh di Puncak

Meski ditahan imbang Inter, AS Roma masih kokoh di puncak klasemen Serie A 2026/2027.

Mereka sama-sama mengoleksi 13 poin dengan Inter, namun Roma berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol atas Nerazzurri.

Timnas Indonesia siap tempur menghadapi persaingan FIFA ASEAN Cup 2026. Daftar pemain tim Merah-Putih yang berjumlah 23 pemain telah diumumkan, Jumat (18/9/2026) malam WIB.

Timnas Indonesia berstatus tuan rumah pada FIFA ASEAN Cup 2026, bersaing dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh untuk Grup A Premier Division. Skuad Garuda turun dengan kekuatan terbaik, meski minus Jay Idzes karena cedera.

Meski tanpa sang kapten, masih ada Maarten Paes, Emil Audero, Kevin Diks, Rizky Ridho, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Thom Haye, hingga Ole Romeny, siap diturunkan dalam persaingan FIFA ASEAN Cup mendatang.

Di sektor gelandang cukup mengundang perhatian. Lengkapnya barisan tengah, menjadi senjata mematikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Yuk simak ulasan menarik di bawah ini

Stok Melimpah

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman cukup gembira menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Salah satu alasannya adalah stok pemain tengahnya yang cukup melimpah dan dalam kondisi siap tempur.

Ada Joey Pelupessy (SK Lommel), Jordi Amat (Persija), Ivar Jenner (Dewa United), Calvin Verdonk (Lille), Rayhan Hannan (Persija), dan kembalinya Thom Haye (Persib) usai menjalani skorsing.

Kondisi ini membuat John Herdman bisa leluasa untuk memilih nama-nama yang sesuai dengan kebutuhan taktiknya. Penampilan mereka di level klub sebelum bergabung, semakin menambah optimisme sang juru taktik.

Komposisi Ideal

Mengacu pada komposisi pemain Timnas Indonesia pada laga resmi FIFA sebelumnya melawan Mozambik, John Herdman mungkin kembali memainkan empat gelandang. Dua gelandang sayap diprediksi diisi oleh Calvin Verdonk di kiri dan Dony Tri Pamungkas bisa bergerak ke kanan.

Kedua pemain ini memiliki kualitas kaki kiri melalui umpan, tusukan, hingga akselerasi dalam menyisir area pinggir lapangan. Adapun untuk dua gelandang tengah diprediksi menjadi milik Joey Pelupessy dan Thom Haye.

Pelupessy bertindak sebagai gelandang bertahan, perusak atau pemutus aliran serangan lawan. Sementara Thom Haye bisa kembali menempati pengatur permainan dari lini kedua. Ia telah menyelesaikan masa skorsing dan bakal menjadi salah satu kunci permainan.

Performa Gelandang

Joey Pelupessy dalam performa impresif menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia tak tergantikan di klubnya, SK Lommel dalam persaingan kompetisi kasta teratas Belgia. Ia bermain penuh dalam 6 laga di Jupiler Pro League.

Sang gelandang bertahan ini juga susah tergantikan di Timnas Indonesia dalam 10 laga terakhir. Thom Haye juga selalu diandalkan Persib, baik di kompetisi domestik maupun ajang AFC Champions League Two.

Calvin Verdonk masih menjadi pelapis di Lille dalam persaingan Ligue 1, bisa menjadi nilai tambah untuk kedalaman lini tengah Timnas Indonesia. Ivar Jenner semakin menjadi andalan di lini tengah Dewa United dengan tiga penampilan di BRI Super League 2026/2027.

Jordi Amat masuk eksperimen John Herdman sebagai gelandang bertahan, masih mendapat menit bermain di Persija. Duo Persija, Rayhan Hannan sudah punya dua penampilan di BRI Super League musim ini. Semenara itu, Dony Tri Pamungkas masih menunggu menit bermain oleh pelatih Shin Tae-yong.

Sevilla vs Barcelona akan menjadi salah satu duel yang menarik perhatian pada pekan ketujuh Liga Spanyol 2026-27. Pertandingan ini mempertemukan Sevilla yang sedang berada di papan atas dengan Barcelona yang belum kehilangan poin.

Barcelona memimpin klasemen dengan 18 poin dari enam pertandingan. Sementara itu, Sevilla mengoleksi 13 poin dan menempati posisi keempat setelah mencatat empat kemenangan, satu hasil imbang, serta satu kekalahan.

Laga di Estadio Ramon Sanchez-Pizjuan dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026 pukul 02.00 WIB. Sevilla memiliki catatan kandang yang patut diperhitungkan, tetapi Barcelona datang dengan produktivitas luar biasa sejak awal musim.

Performa Sevilla Semakin Meyakinkan

Sevilla mengawali perjalanan di Liga Spanyol dengan dua kemenangan atas Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao. Kekalahan dari Atletico Madrid sempat menghentikan laju tersebut, tetapi tim asuhan Luis Garcia mampu segera bangkit.

Setelah bermain imbang melawan Espanyol, Sevilla meraih kemenangan beruntun atas Valencia dan Deportivo La Coruna. Hasil itu membuat mereka tetap berada dalam persaingan papan atas menjelang menghadapi Barcelona.

Catatan tersebut memperlihatkan Sevilla bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Bermain di hadapan pendukung sendiri juga dapat menjadi faktor penting bagi tuan rumah untuk meredam permainan Barcelona.

Barcelona Masih Sempurna

Barcelona memiliki catatan yang lebih impresif. Pasukan Hansi Flick memenangkan enam pertandingan Liga Spanyol dan berada di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin atas Real Madrid.

Produktivitas menjadi salah satu kekuatan utama Barcelona. Mereka sudah mencetak 28 gol dalam enam pertandingan liga, sedangkan jumlah gol di seluruh kompetisi mencapai 33 dari tujuh pertandingan.

Lamine Yamal dan Raphinha juga tampil sangat produktif. Yamal telah mencatat delapan gol dan empat assist dalam tujuh penampilan, sementara Raphinha mengoleksi 11 gol dan tiga assist pada periode yang sama.

Prediksi Skor Sevilla Vs Barcelona

Sevilla punya pengalaman mengalahkan Barcelona dengan skor 4-1 pada pertemuan kandang musim lalu. Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa Barcelona tetap perlu tampil maksimal ketika bertandang ke Ramon Sanchez-Pizjuan.

Akan tetapi, Barcelona membawa momentum yang sangat kuat menuju pertandingan ini. Kemenangan 7-2 atas Racing Santander juga memperlihatkan betapa mengerikannya lini serang mereka.

Barcelona diperkirakan mampu menguasai pertandingan melalui penguasaan bola dan variasi serangan. Sevilla berpeluang memberikan perlawanan, tetapi kualitas ofensif tim tamu bakal menjadi pembeda.

Prediksi skor: Sevilla 1-3 Barcelona.

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, mengakui timnya kehilangan kendali saat kalah telak 0-3 dari Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB.

Chelsea tampil cukup solid pada babak pertama. Namun, permainan The Blues berantakan setelah jeda hingga akhirnya Brentford mencetak tiga gol melalui Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho.

Kekalahan tersebut membuat Chelsea kini menjalani tiga pertandingan tanpa kemenangan di Liga Inggris. Sebelumnya, mereka takluk dari Arsenal dan bermain imbang kontra Hull City.

Alonso menilai Chelsea kehilangan konsistensi serta mentalitas kompetitif yang dibutuhkan untuk menjaga performa sepanjang pertandingan.

“Saya akan mengatakan bahwa kami kehilangan konsistensi dan mentalitas kompetitif yang dibutuhkan pada babak kedua,” ujar Alonso.

Detail-Detail Kecil Jadi Penentu

Menurut Alonso, detail-detail kecil bisa menentukan hasil pertandingan. Chelsea, kata dia, seharusnya mampu menjaga konsentrasi dan tidak memberikan keuntungan kepada lawan.

“Anda tahu bahwa detail-detail kecil bisa menjadi penentu. Anda tidak boleh memberikan keuntungan dalam pertandingan seperti ini,” kata Alonso.

“Ini tentang 95 menit pertandingan. Kami belum mampu mempertahankan level tersebut sepanjang pertandingan dalam beberapa laga awal musim ini dan itu sesuatu yang harus kami perbaiki.”

Salah satu masalah yang menjadi sorotan adalah situasi bola mati. Bek Chelsea, Levi Colwill, bahkan mengakui timnya beberapa kali kalah dalam duel bola mati.

“Babak kedua kami tidak cukup bagus. Kami punya banyak hal yang harus dikerjakan selama jeda internasional,” ujar Colwill kepada Sky Sports.

“Mungkin pada beberapa momen kami kalah dalam duel bola mati dan kami harus memperbaikinya. Kami tidak bisa hanya mengandalkan tiga pemain depan untuk menyelamatkan kami dari situasi sulit. Kami semua harus saling membantu.”

Butuh Waktu

Alonso menilai Chelsea masih membutuhkan waktu untuk memahami bagaimana mengelola pertandingan dan mempertahankan level kompetitif hingga peluit akhir.

“Memahami pertandingan, mengetahui apa yang dibutuhkan untuk terus bersaing sampai akhir, itu adalah sebuah proses. Mereka membutuhkan waktu untuk merasakannya,” ujar mantan pelatih Real Madrid itu.

“Saat ini kami belum sepenuhnya merasakan hal itu untuk bisa bersaing sepanjang pertandingan.”

Di kubu Brentford, manajer Keith Andrews mengaku puas melihat timnya tampil sesuai rencana, terutama pada babak kedua.

“Saya sangat menantikan pertandingan ini. Lawan bermain dengan cara yang penuh respek untuk meredam apa yang kami lakukan,” kata Andrews.

“Saya merasa ada performa yang mulai muncul. Pendekatan kami fokus dan pada babak kedua kami menunjukkan siapa kami sebenarnya.”

Juventus Menang 5-0, Kemenangan Penting di Liga Europa

Boladonesia – Juventus akhirnya mendapatkan kemenangan yang terasa penting setelah melewati periode yang cukup mengecewakan di Serie A. Bianconeri tampil meyakinkan ketika menghadapi NEC Nijmegen pada pertandingan pembuka Liga Europa 2026/27. Bermain di Allianz Stadium, Juventus menang telak dengan skor 5-0, Jumat (18/9/2026) dini hari WIB.

Kemenangan besar ini bukan sekadar tambahan tiga poin di kompetisi Eropa. Juventus juga berhasil menunjukkan respons setelah hasil buruk di Serie A. Sebelumnya, tim asuhan Luciano Spalletti harus menerima kekalahan dramatis 2-3 dari Sassuolo pada pertandingan liga.

Juventus Menang 5-0 dengan Tekanan Sejak Awal

Sejak menit pertama, Juventus memperlihatkan keinginan untuk mengontrol pertandingan. Bianconeri menekan NEC dan membuat tim asal Belanda tersebut kesulitan mengembangkan permainan.

Tekanan Juventus akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-9. Nicolas Gonzalez berhasil memanfaatkan situasi setelah menerima umpan panjang dari Kamil Grabara. Penyerang asal Argentina itu bergerak cepat sebelum menaklukkan kiper NEC untuk membawa Juventus unggul 1-0.

Gol tersebut membuat permainan Juventus semakin percaya diri. Tim tuan rumah terus menguasai wilayah permainan dan menciptakan sejumlah peluang.

Menurut laporan resmi Juventus, Bianconeri mampu mempertahankan tekanan setelah gol pembuka dan terus memaksa NEC bertahan di wilayah mereka sendiri.

Juventus Menang 5-0 Setelah Woltemade Membantu Menjauh

Keunggulan Juventus bertambah sebelum turun minum. Kerim Alajbegovic mencatatkan namanya di papan skor untuk membuat kedudukan berubah menjadi 2-0.

Tidak lama kemudian, Nick Woltemade ikut mencetak gol melalui titik penalti. Juventus pun memasuki ruang ganti dengan keunggulan 3-0.

Situasi tersebut membuat babak kedua menjadi jauh lebih nyaman bagi tuan rumah. NEC harus mengejar ketertinggalan besar, sementara Juventus memiliki ruang lebih luas untuk mengendalikan tempo pertandingan.

Menariknya, lima gol Juventus dalam pertandingan ini dicetak oleh lima pemain berbeda. Selain Gonzalez, Alajbegovic dan Woltemade, Zeki Celik serta Randal Kolo Muani juga berhasil mencetak gol.

Babak Kedua Berjalan dalam Kendali Juventus

Memasuki babak kedua, Juventus tidak mengendurkan permainan. Bianconeri tetap agresif dan berusaha memanfaatkan celah yang muncul di lini pertahanan NEC.

Zeki Celik kemudian mencetak gol keempat Juventus. Keunggulan 4-0 semakin memperlihatkan perbedaan performa kedua tim pada pertandingan tersebut.

Randal Kolo Muani kemudian melengkapi pesta gol Juventus dengan gol kelima. Skor 5-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil tersebut sekaligus menjadi awal yang sangat positif bagi perjalanan Juventus di Liga Europa musim 2026/27. Lima gol dan tidak kebobolan menjadi catatan yang memberikan kepercayaan diri tambahan kepada tim.

Respons Setelah Kekalahan dari Sassuolo

Kemenangan Juventus 5-0 atas Sassuolo terasa semakin penting karena datang hanya beberapa hari setelah Juventus mengalami kekalahan menyakitkan di Serie A.

Ketika menghadapi Sassuolo, Juventus sebenarnya sempat bangkit dua kali melalui Edon Zhegrova. Pemain asal Kosovo tersebut mencetak dua gol setelah Juventus tertinggal. Namun, Vasilije Adzic mencetak gol penentu pada menit ke-94 dan membuat Juventus pulang tanpa poin.

Kekalahan tersebut membuat Juventus harus segera memberikan respons. Spalletti sebelumnya menilai timnya kehilangan keseimbangan ketika terlalu banyak pemain maju untuk mencari kemenangan.

Kini, kemenangan 5-0 atas NEC memberikan respons tersebut dengan cara yang sangat meyakinkan.

Bukan Sekadar Pesta Lima Gol

Bagi Juventus, kemenangan ini dapat menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Selain menghasilkan lima gol, Bianconeri juga menunjukkan kedalaman skuad dengan lima pencetak gol berbeda.

Kemenangan tersebut juga memberikan kesempatan kepada beberapa pemain untuk membangun kepercayaan diri di kompetisi Eropa. Juventus membutuhkan kontribusi kolektif apabila ingin menjalani musim yang lebih konsisten di berbagai ajang.

Namun, hasil besar atas NEC tetap perlu ditempatkan dalam konteks yang tepat. Juventus masih harus membuktikan konsistensi tersebut ketika kembali menghadapi lawan-lawan berat di Serie A.

Dengan demikian, kemenangan 5-0 ini menjadi lebih dari sekadar pesta gol di Allianz Stadium. Juventus mendapatkan momentum, kepercayaan diri, sekaligus respons setelah kekalahan dari Sassuolo.

Bianconeri kini memiliki tugas berikutnya: membawa energi positif dari Liga Europa ke kompetisi domestik dan menunjukkan bahwa kemenangan atas NEC bukan hanya sebuah malam yang indah, tetapi bagian dari proses untuk membangun Juventus yang lebih konsisten.

Manchester City melangkah ke babak keempat Carabao Cup 2026/2027 dengan meyakinkan. The Citizens menghajar Norwich City dengan skor telak 5-0 pada putaran ketiga di Stadion Etihad, Jumat (18/9/2026) dini hari WIB.

Floyd Samba menjadi sorotan utama dalam kemenangan tersebut. Talenta berusia 17 tahun itu menikmati debut impiannya bersama tim utama Manchester City dengan mencetak dua gol.

Samba membobol gawang Norwich pada menit ke-29 dan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54.

Tiga gol Manchester City lainnya masing-masing dicetak Rayan Cherki pada menit ke-32, Allan (48′), dan Ryan McAidoo (90′).

Debut Impian Floyd Samba

Enzo Maresca melakukan 10 perubahan di tim dibandingkan tim yang tampil saat Manchester City mengalahkan Manchester United dalam duel derbi dramatis pada Minggu (13/9/2026).

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Samba untuk menunjukkan bahwa dirinya pantas mendapatkan lebih banyak menit bermain bersama tim utama.

Ia langsung membuka rekening golnya pada menit ke-29. Samba menyambut umpan silang Allan dengan sundulan.

Empat menit berselang, giliran Rayan Cherki yang menambah keunggulan Manchester City. Cherki dengan tenang mengecoh Grimshaw yang keluar dari sarangnya sebelum menceploskan bola ke gawang Norwich.

Allan juga menyumbangkan gol. Pemain asal Brasil itu menunjukkan kualitasnya pada menit ke-48.

Semakin Tak Terbendung

Manchester City kemudian semakin menjauh pada menit ke-54. Samba kembali memanfaatkan kelengahan lini belakang Norwich untuk mencetak gol keduanya sekaligus mengubah skor menjadi 4-0.

Ryan McAidoo, yang juga merupakan jebolan akademi Manchester City, kemudian melengkapi pesta gol The Citizens pada menit ke-90.

Pada babak berikutnya, The Citizens akan menghadapi Brighton. Tim tersebut sebelumnya menyingkirkan Manchester United setelah meraih kemenangan 3-2 di Old Trafford.

Duel Brentford vs Chelsea akan tersaji pada pekan ke-5 Liga Inggris 2026-27 di Gtech Community Stadium. Pertandingan derby London Barat tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu, 19 September 2026 pukul 02.00 WIB.

Brentford tidak terkalahkan dalam enam pertandingan di semua kompetisi. The Bees mencatat tiga kemenangan dan tiga hasil imbang, termasuk kemenangan 2-1 atas Reading di putaran ketiga Carabao Cup.

Chelsea juga mengawali musim dengan catatan positif meski belum konsisten. The Blues mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan berada di posisi keenam, satu tingkat di atas Brentford yang mengumpulkan enam poin.

Brentford Punya Modal Kuat

Brentford belumtak terkalahkan dalam empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Setelah mengawali musim dengan kemenangan 3-0 atas Tottenham Hotspur, mereka bermain imbang melawan Leeds United, Sunderland, dan Bournemouth.

Catatan pertemuan di kandang juga membuat Brentford memiliki alasan untuk percaya diri. Mereka memang belum pernah menang atas Chelsea dalam lima laga kandang di Liga Inggris, tetapi empat pertandingan terakhir di markas The Bees berakhir imbang.

Tren hasil imbang Brentford bahkan cukup mencolok. Sepuluh dari 14 pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris berakhir dengan skor imbang. Chelsea berpotensi kembali menghadapi laga yang sulit dimenangkan.

Chelsea Masih Belum Stabil

Chelsea memiliki lini serang yang produktif pada awal musim. Skuad asuhan Xabi Alonso telah mencetak 10 gol dalam empat pertandingan Liga Inggris, tetapi mereka juga kebobolan sembilan kali.

Jumlah tersebut menjadi kebobolan terbanyak di antara sembilan besar klasemen. Chelsea juga hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan tandang terakhir mereka di Liga Inggris.

Hasil dua laga terakhir di berbagai ajang memperlihatkan kecenderungan pertandingan terbuka. Chelsea bermain 2-2 melawan Hull City sebelum menghancurkan Leeds United 6-3 di Carabao Cup, sedangkan laga tandang terakhir di Liga Inggris berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Arsenal.

Prediksi Skor Brentford Vs Chelsea

Brentford harus tampil tanpa Josh Dasilva, Antoni Milambo, Nathan Collins, Sepp van den Berg, dan Kafe Furo. Mathias Jensen juga masih diragukan, sementara Kevin Schade menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak tiga gol dalam lima penampilan.

Di kubu Chelsea, Joao Pedro dan Reece James diperkirakan tetap tersedia meski tidak mengikuti latihan Selasa. Moises Caicedo, Marco Palestra, Emmanuel Emegha, dan Jordan Henderson juga memiliki peluang tampil, sedangkan Maxence Lacroix diprediksi kembali memperkuat tim.

Chelsea memang memenangi pertemuan terakhir dengan Brentford 2-0. Akan tetapi, duel di markas Brentford pada musim 2025-26 berakhir 2-2 dan catatan The Bees menunjukkan mereka kerap sulit dikalahkan.

Melihat performa kedua tim serta sejarah pertemuan di kandang Brentford, pertandingan ini berpeluang kembali berlangsung ketat. Produktivitas Chelsea dapat menjadi ancaman, tetapi Brentford diprediksi mampu memanfaatkan dukungan penuh di kandang untuk mengamankan satu poin.

Prediksi skor: Brentford 2-2 Chelsea.