
BolaIndonesia – Manchester United bersiap menghadapi Fulham pada pekan kelima Premier League 2026/2027. Pertandingan yang digelar di Craven Cottage pada Minggu, 20 September 2026, ini menjadi kesempatan bagi Setan Merah untuk bangkit setelah melewati periode sulit dalam beberapa laga terakhir.
Perhatian besar menjelang pertandingan tidak hanya tertuju pada performa Manchester United, tetapi juga kontroversi VAR yang terjadi ketika mereka menghadapi Manchester City pada derbi Manchester pekan sebelumnya.
Memori Pahit dari Derbi Manchester
Manchester United harus menerima kekalahan 0-1 dari Manchester City di Old Trafford. Gol Erling Haaland pada babak kedua menjadi penentu pertandingan, tetapi proses lahirnya gol tersebut memicu perdebatan panjang.
Sebelum Haaland mencetak gol, Enzo Fernandez berada dalam posisi offside dan dinilai memiliki pengaruh terhadap jalannya permainan. Gol tersebut sempat dianulir karena offside, tetapi kemudian keputusan berubah setelah pemeriksaan VAR.
Belakangan, badan wasit profesional Premier League, Pro Ref, mengakui bahwa keputusan tersebut merupakan sebuah kesalahan. Pro Ref menyatakan VAR gagal mempertimbangkan pengaruh Fernandez dalam situasi tersebut dan seharusnya wasit di lapangan diberi kesempatan untuk meninjau insiden melalui monitor.
Kesalahan itu membuat kekalahan Manchester United terasa semakin pahit. Apalagi, United sebenarnya menghadapi Manchester City yang bermain dengan 10 pemain setelah Phil Foden mendapat kartu merah.
Carrick Tetap Percaya VAR
Meski kecewa dengan keputusan tersebut, Michael Carrick tidak kehilangan kepercayaannya terhadap teknologi VAR.
Menjelang pertandingan melawan Fulham, Carrick menegaskan bahwa dirinya tetap percaya pada sistem yang digunakan dalam sepak bola Inggris. Menurutnya, VAR tetap menjadi bagian dari sistem pertandingan yang harus digunakan dan dipercaya.
Carrick sebelumnya memang mengkritik keputusan VAR dalam derbi Manchester. Namun, pengakuan kesalahan dari Pro Ref tidak serta-merta mengubah hasil pertandingan.
Bagi Manchester United, persoalan tersebut kini harus segera ditinggalkan. Carrick membutuhkan fokus penuh dari para pemainnya untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Manchester United Butuh Respons di Craven Cottage
Laga melawan Fulham datang ketika tekanan terhadap Manchester United sedang meningkat. Setan Merah baru mengoleksi empat poin dari empat pertandingan Premier League dan juga tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah 2-3 dari Brighton & Hove Albion meski sempat unggul dua gol.
Situasi tersebut membuat pertandingan di Craven Cottage menjadi penting bagi United. Kemenangan dapat menjadi momentum untuk menghentikan rangkaian hasil mengecewakan, sementara hasil negatif kembali akan membuat perhatian terhadap performa tim semakin besar.
Carrick sendiri memilih untuk tidak terlalu memikirkan spekulasi mengenai masa depannya. Ia menegaskan bahwa fokusnya adalah mencari solusi dan memperbaiki performa Manchester United di lapangan.
Fulham Siap Manfaatkan Situasi
Di sisi lain, Fulham juga memiliki alasan untuk tampil percaya diri. Tim London tersebut datang setelah meraih kemenangan 3-2 atas West Ham United, sehingga memiliki modal positif sebelum menjamu Manchester United.
Pertandingan ini berpotensi menjadi ujian menarik bagi lini pertahanan Manchester United. Setelah mengalami kekalahan dari Manchester City dan Brighton, para pemain belakang United dituntut tampil lebih konsisten.
Sementara itu, lini depan United harus mampu memanfaatkan setiap peluang. Performa Bruno Fernandes dan para pemain ofensif lainnya akan menjadi bagian penting dari upaya United mendapatkan hasil positif.
Fokus pada Sepak Bola, Bukan Kontroversi
Memasuki pertandingan Fulham vs Manchester United, Carrick tampaknya ingin mengakhiri pembicaraan mengenai kontroversi VAR dan mengembalikan fokus kepada sepak bola.
Kesalahan VAR dalam derbi Manchester telah diakui oleh Pro Ref, tetapi Manchester United tetap harus menjalani pertandingan berikutnya dengan kondisi empat poin dari empat laga Premier League.
Laga di Craven Cottage pun menjadi kesempatan bagi United untuk memberikan respons. Fulham tentu tidak akan memberikan pertandingan mudah, terlebih mereka bermain di kandang sendiri.
Dengan tekanan yang sedang mengiringi Manchester United, pertandingan Fulham vs Man United bukan sekadar laga pekan kelima Premier League. Ini menjadi kesempatan bagi Carrick dan anak asuhnya untuk menunjukkan bahwa mereka mampu bangkit dari memori pahit derbi Manchester dan kembali mendapatkan hasil positif.
Bola kini berada di kaki para pemain. VAR mungkin menjadi bagian dari pertandingan, tetapi respons Manchester United di lapangan akan menjadi hal utama yang menentukan perjalanan mereka setelah kontroversi derbi.
