
BolaIndonesia – Timnas Spanyol akhirnya mengakhiri penantian panjang dengan kembali mengangkat trofi Piala Dunia 2026. La Furia Roja menaklukkan Argentina 1-0 setelah melalui pertandingan sengit hingga babak perpanjangan waktu. Gol tunggal Ferran Torres memastikan Spanyol meraih gelar dunia kedua sepanjang sejarah setelah terakhir kali menjadi juara pada 2010.
Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan era emas di bawah kepemimpinan Luis De La Fuente. Setelah sukses mempersembahkan gelar Euro 2024, kini pelatih berusia 65 tahun itu membawa Spanyol menjadi raja sepak bola dunia.
Atmosfer perayaan langsung pecah di ruang ganti. Para pemain, staf pelatih, hingga ofisial larut dalam euforia. Namun di tengah pesta kemenangan, satu momen unik justru menjadi sorotan publik.
Candaan Luis De La Fuente untuk Marc Cucurella
Sebelum partai final berlangsung, bek kiri Marc Cucurella sempat melontarkan janji yang mengundang perhatian. Ia mengatakan akan membuat tato wajah Luis De La Fuente apabila Spanyol berhasil menjadi juara dunia.
Kini, setelah trofi benar-benar berada di tangan La Roja, sang pelatih tidak lupa mengingat janji tersebut.
Dengan senyum lebar, Luis De La Fuente melontarkan kalimat yang langsung viral:
“Mana tatto-mu, Cucurella?”
Ucapan itu disampaikan dengan nada bercanda di hadapan awak media usai pertandingan. De La Fuente bahkan mengaku yakin para pemainnya merupakan sosok yang selalu menepati janji, termasuk Cucurella.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga menambahkan bahwa dirinya sudah terlalu tua untuk ikut membuat tato, tetapi ia percaya para pemainnya akan menghormati komitmen yang telah mereka ucapkan.
Janji yang Berawal dari Sebuah Gurauan
Janji Cucurella sebenarnya bermula saat sesi wawancara beberapa hari sebelum final. Bek berambut kribo itu ditanya mengenai apa yang akan ia lakukan jika Spanyol berhasil menjadi juara dunia.
Tanpa berpikir lama, ia menjawab bahwa dirinya siap menato wajah Luis De La Fuente di tubuhnya.
Pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan luas di media sosial. Banyak pendukung Spanyol yang berharap sang bek benar-benar menepati ucapannya apabila La Roja sukses mengangkat trofi.
Menariknya, Cucurella memang dikenal sering membuat janji unik. Saat Spanyol menjuarai Euro 2024, ia juga memenuhi nazarnya dengan mengubah warna rambutnya sebagai bentuk selebrasi. Karena rekam jejak itu, banyak penggemar percaya bek berusia 27 tahun tersebut akan kembali membuktikan konsistensinya.
De La Fuente Bangga dengan Generasi Emas Spanyol
Di balik candaan soal tato, Luis De La Fuente lebih menekankan kebanggaannya terhadap karakter yang dimiliki para pemain.
Menurutnya, skuad Spanyol bukan sekadar kumpulan pesepak bola berbakat, melainkan sebuah keluarga yang saling percaya dan bekerja keras demi tujuan yang sama.
Pelatih itu menyebut perjalanan menuju gelar juara dunia dipenuhi kerja keras, pengorbanan, dan rasa saling menghormati. Ia menilai kemenangan atas Argentina menjadi hadiah yang pantas bagi seluruh rakyat Spanyol.
Keberhasilan ini juga mempertegas kekuatan kolektif La Roja. Sepanjang turnamen, lini pertahanan tampil sangat solid, sementara lini tengah tetap menjadi pusat permainan dengan penguasaan bola yang dominan.
Momen yang Akan Selalu Dikenang
Trofi Piala Dunia 2026 menjadi babak baru bagi sepak bola Spanyol. Generasi muda seperti Lamine Yamal, Pau Cubarsí, hingga para pemain senior berhasil menyatukan kualitas individu dengan semangat kolektif yang luar biasa.
Di tengah berbagai kisah heroik selama turnamen, candaan Luis De La Fuente kepada Marc Cucurella menjadi salah satu cerita yang paling menghibur. Kalimat sederhana, “Mana tatto-mu, Cucurella?”, langsung menghiasi berbagai pemberitaan internasional dan memperlihatkan eratnya hubungan antara pelatih dengan para pemainnya.
Kini publik tinggal menunggu satu hal. Akankah Marc Cucurella benar-benar memenuhi janjinya dengan mengabadikan wajah sang pelatih di tubuhnya? Jika melihat rekam jejaknya yang selalu menepati nazar, bukan tidak mungkin tato tersebut benar-benar akan segera terwujud.
