Idnews.top – Gleison Bremer terpilih sebagai Man of the Match dalam duel Juventus vs Atalanta. Bek asal Brasil tersebut tampil solid di lini belakang sekaligus menyumbangkan satu gol untuk kemenangan Bianconeri.
Juventus meraih kemenangan saat menjamu Atalanta pada pekan kelima Serie A 2026/2027. Bermain di Allianz Stadium, Minggu (20/9/2026) malam WIB, Bianconeri mengamankan tiga poin setelah menang 2-0.
Francisco Conceicao membuka keunggulan Juventus melalui penyelesaian first-time dari dalam kotak penalti. Bremer kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah lewat sundulan pada babak kedua.
Kemenangan tersebut membuat Juventus mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan. Pasukan Luciano Spalletti menempati peringkat keenam klasemen sementara Serie A, sedangkan Atalanta berada di posisi ke-11 dengan enam poin.
Performa Bremer
Bremer tampil kokoh untuk membantu Juventus menjaga pertahanan mereka tetap aman sepanjang pertandingan. Ia aktif menghalau serangan Atalanta dan menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Bianconeri mencatatkan clean sheet.
Menurut catatan statistik pertandingan, Bremer mencatatkan tujuh kontribusi defensif. Ia juga membuat satu tekel, lima sapuan, dua sapuan dengan sundulan, satu intersepsi, dan satu recovery.
Kontribusi Bremer tidak hanya terlihat dalam bertahan. Ia turut mencetak gol kedua Juventus melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Edon Zhegrova.
Gol tersebut memastikan Juventus semakin nyaman memimpin pertandingan. Bremer pun membantu Bianconeri mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Penampilan tersebut membuat Bremer terpilih sebagai Man of the Match versi Serie A. Performa solid di lini belakang dan kontribusinya lewat gol menjadi bagian penting dari kemenangan Juventus atas Atalanta.
Susunan Pemain
Juventus (4-2-3-1): Guglielmo Vicario; Pierre Kalulu, Bremer, Jhon Lucumi, Zeki Celik; Weston McKennie, Douglas Luiz; Francisco Conceicao, Nico Gonzalez, Kerim Alajbegovic; Randal Kolo Muani.
Pelatih: Luciano Spalletti
Atalanta (4-3-3): Marco Carnesecchi; Raoul Bellanova, Thomas Kristensen, Giorgio Scalvini, Lorenzo Bernasconi; Lazar Samardzic, Franck Kessie, Ederson; Charles De Ketelaere, Nikola Krstovic, Jonathan Rowe.
Boladonesia – Man of the Match AC Milan vs Lecce: Pulisic menjadi sorotan utama setelah tampil gemilang dalam kemenangan AC Milan atas Lecce pada giornata kelima Serie A 2026/2027. Dalam pertandingan yang berlangsung di San Siro, Senin (21/9/2026) dini hari WIB, Milan menang meyakinkan dengan skor 3-0.
Pulisic terpilih sebagai Man of the Match AC Milan vs Lecce setelah memberikan kontribusi penting sejak awal pertandingan. Winger asal Amerika Serikat tersebut membuka keunggulan Milan pada menit ke-14 melalui sebuah penyelesaian yang menunjukkan kualitas tekniknya.
Kemenangan ini juga menjadi respons penting bagi Milan setelah sebelumnya mengalami hasil kurang maksimal. Rossoneri akhirnya kembali meraih tiga poin sekaligus menjaga momentum mereka di Serie A.
Kontrol pertama Pulisic membuat dirinya berada dalam posisi ideal untuk melanjutkan serangan. Setelah bola jatuh dengan sempurna, ia melepaskan tembakan kaki kiri yang tidak mampu dihentikan kiper Lecce, Wladimiro Falcone.
Gol tersebut membuat Milan unggul 1-0 dan memberikan energi tambahan kepada tim tuan rumah. Menurut laporan pertandingan, Pulisic mencetak gol pertamanya untuk Milan pada 2026 setelah terakhir kali mencatatkan gol pada Desember 2025.
Man of the Match AC Milan vs Lecce
Penampilan Pulisic tidak berhenti setelah mencetak gol. Ia tetap menjadi salah satu sumber ancaman utama Milan sepanjang berada di lapangan.
Pergerakannya dari sisi serangan membuat pertahanan Lecce harus bekerja lebih keras. Pulisic juga terlibat dalam proses serangan yang menghasilkan gol kedua Milan melalui Adrien Rabiot.
Pada menit ke-62, Pulisic ikut membangun kombinasi serangan sebelum Rabiot menyelesaikannya menjadi gol kedua. Milan kemudian semakin nyaman mengontrol pertandingan setelah unggul dua gol.
Performa tersebut semakin menguatkan posisi Pulisic sebagai Man of the Match AC Milan vs Lecce dengan rating 7,5.
Kembali Bersinar di San Siro
Yang membuat penampilan Pulisic semakin menarik adalah situasi sebelum pertandingan. Ia mendapatkan kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya pada musim 2026/2027.
Menurut Sky Sport Italia, Pulisic sebelumnya terakhir kali menjadi starter di San Siro pada April ketika Milan menghadapi Juventus. Ia kemudian kembali tampil sejak menit pertama dan langsung mencetak gol.
Setelah Pulisic membuka keunggulan, Milan semakin menguasai pertandingan. Adrien Rabiot menggandakan keunggulan pada menit ke-62 setelah bekerja sama dengan Goncalo Ramos.
Diego Moreira kemudian melengkapi kemenangan Milan dengan gol ketiga pada menit ke-73. Ramos kembali terlibat dalam proses gol tersebut melalui kontribusinya dalam membangun serangan.
Hasil akhir 3-0 membuat Milan mengamankan tiga poin penting. Reuters mencatat kemenangan tersebut membawa Milan ke posisi kelima dengan koleksi 11 poin setelah lima pertandingan.
Pulisic Jadi Sinyal Positif untuk Milan
Kemenangan atas Lecce sekaligus memberikan sinyal positif bagi Ruben Amorim. Setelah melalui periode tanpa kemenangan dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Milan mampu merespons dengan performa yang lebih meyakinkan.
Bagi Pulisic, pertandingan ini menjadi momentum penting untuk kembali mendapatkan kepercayaan dan ritme permainan. Gol cepat serta kontribusinya dalam serangan membuatnya menjadi salah satu pemain paling menentukan di San Siro.
Dengan performa tersebut, tidak mengherankan jika Christian Pulisic menjadi Man of the Match AC Milan vs Lecce. Penampilannya bukan hanya ditentukan oleh gol pembuka, tetapi juga oleh pergerakan, kreativitas, dan keterlibatannya dalam permainan menyerang Milan.
Kini, perhatian akan tertuju pada bagaimana Pulisic melanjutkan momentum tersebut pada pertandingan-pertandingan berikutnya bersama Rossoneri.
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Boladonesia – Hasil Juventus vs Atalanta berakhir dengan kemenangan penting Juventus pada pekan kelima Serie A 2026/2027. Bermain di Allianz Stadium, Turin, Minggu (20/9/2026) malam WIB, Bianconeri menang dengan skor 2-0.
Francisco Conceicao menjadi pembuka keunggulan Juventus pada babak pertama. Setelah pertandingan berjalan cukup ketat, Gleison Bremer kemudian memastikan kemenangan tuan rumah lewat sundulan pada babak kedua.
Hasil Juventus vs Atalanta: Juventus Langsung Menekan Sejak Awal
Juventus memulai pertandingan dengan agresif. Randal Kolo Muani bahkan sudah memberikan ancaman ketika laga baru berjalan dua menit. Penyerang tersebut berhasil mendapatkan ruang dan melepaskan tembakan ke arah gawang.
Hasil Juventus vs Atalanta semakin menguntungkan tuan rumah setelah Bremer menggandakan keunggulan Juventus.
Namun, kiper Atalanta Marco Carnesecchi mampu melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang tersebut. Atalanta kemudian mencoba merespons melalui permainan dari lini tengah dan serangan dari kedua sisi lapangan.
Pertandingan berlangsung cukup berimbang sebelum Juventus akhirnya menemukan celah di pertahanan lawan.
Conceicao Buka Jalan untuk Juventus
Gol yang ditunggu Juventus akhirnya hadir pada menit ke-28. Zeki Celik mendapatkan ruang di sisi kiri dan mengirimkan umpan mendatar ke dalam kotak penalti.
Francisco Conceicao berada di posisi yang tepat untuk menyambut bola tersebut. Tanpa banyak melakukan sentuhan, pemain asal Portugal itu langsung melepaskan tembakan first-time yang mengarah ke sudut gawang.
Gol Conceicao menjadi pembeda pada babak pertama. Atalanta berusaha meningkatkan tekanan setelah tertinggal, tetapi pertahanan Juventus mampu menjaga keunggulan hingga turun minum.
Atalanta Hampir Menyamakan Kedudukan
Memasuki babak kedua, Atalanta tampil lebih berani. Tim asuhan Maurizio Sarri mendapatkan beberapa peluang untuk menyamakan kedudukan.
Salah satu momen penting terjadi ketika Thomas Kristensen mendapatkan kesempatan melalui sundulan setelah situasi bola mati. Namun, upaya tersebut masih mampu digagalkan oleh pemain Juventus.
Atalanta juga terus mencoba memanfaatkan ruang di belakang pertahanan Juventus. Guglielmo Vicario harus bekerja keras untuk menjaga gawangnya tetap bersih.
Bahkan, Randal Kolo Muani ikut memainkan peran penting ketika Juventus berada dalam tekanan. Ia melakukan intervensi krusial untuk mencegah peluang Atalanta berubah menjadi gol.
Bremer Kunci Kemenangan Juventus
Juventus akhirnya berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-77. Kali ini, Gleison Bremer menjadi pahlawan tuan rumah.
Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi dengan baik, Bremer memenangkan duel udara di dalam kotak penalti. Bek asal Brasil tersebut kemudian melepaskan sundulan keras yang mengarah ke gawang Atalanta.
Carnesecchi kembali tidak mampu berbuat banyak. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Juventus.
Kemenangan atas Atalanta menjadi hasil penting bagi Juventus setelah sebelumnya hanya mendapatkan satu poin dalam dua pertandingan Serie A terakhir. Bianconeri juga melanjutkan momentum positif setelah meraih kemenangan besar di kompetisi Eropa pada pertengahan pekan.
Luciano Spalletti pun membawa timnya memasuki jeda internasional dengan tambahan tiga poin. Juventus tercatat mengumpulkan 10 poin dari lima pertandingan dan berada di posisi keenam klasemen sementara menurut laporan setelah pertandingan.
Sementara itu, Atalanta harus menerima kekalahan ketiga secara beruntun. Tim asuhan Maurizio Sarri masih mengoleksi enam poin dari lima pertandingan dan berada di papan tengah klasemen.
Dengan hasil Juventus vs Atalanta tersebut, Juventus kembali mendapatkan tiga poin penting di Serie A.
Idnews.top – Manajer AS Roma, Gian Piero Gasperini mengomentari hasil imbang yang didapatkan timnya saat berhadapan dengan Inter Milan. Ia menilai skor 2-2 itu merupakan hasil yang adil bagi kedua tim.
Kemarin malam, AS Roma menggelar laga grande partita di Olimpico Stadium. Mereka menjamu sang juara bertahan Serie A, Inter Milan untuk memperebutkan tiga poin di giornata kelima Liga Italia musim ini.
Di pertandingan ini, Roma tampil beringas di babak pertama. Mereka berhasil unggul 2-0 terlebih dahulu berkat aksi Manu Kone.
Namun sayang di babak kedua, Inter berhasil bangkit. Nerazzurri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat sepasang gol dari kapten mereka, Lautaro Martinez.
Performa Sama Kuat
Dalam wawancaranya di DAZn, Gasperini tidak terlalu ambil pusing dengan hasil imbang ini. Ia menilai kedua tim bermain dengan sama baiknya dan hasil imbang ini merupakan hasil yang adil bagi keduanya.
“Saya rasa kami bermain dengan level yang seimbang dengan mereka. Saya rasa kedua tim sama-sama berpeluang untuk memenangkan pertandingan ini,” buka Gasperini.
“Mereka (Inter) mencetak gol tepat setelah babak kedua dimulai dan itu memberikan mereka energi. Inter adalah tim yang selalu mampu mencetak gol, namun kami juga memiliki sejumlah peluang juga di laga ini dan hasil ini akan memberikan kepercayaan diri bagi kami untuk melangkah maju ke depan.”
Masih Bisa Berkembang
Lebih lanjut, Gasperini menilai hasil imbang ini menjadi bukti bahwa AS Roma belum mencapai potensi terbaik mereka. Ia yakin Il Lupi masih punya banyak ruang untuk berkembang dan jadi lebih baik lagi.
Itulah mengapa ia berharap dengan hasil ini timnya mau terus berbenah dan meningkatkan performa mereka agar mereka semakin membaik hingga akhir musim nanti.
“Saya rasa kami masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Kami harus senang dengan progress yang sudah kami buat dan kualitas yang sudah kami tunjukkan di pertandingan tadi. Ada banyak hal positif hari ini dan kami harus lanjut berjalan di jalur ini,” pungkas sang manajer.
Kokoh di Puncak
Meski ditahan imbang Inter, AS Roma masih kokoh di puncak klasemen Serie A 2026/2027.
Mereka sama-sama mengoleksi 13 poin dengan Inter, namun Roma berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol atas Nerazzurri.
Raphinha Ingin Perpanjang Kontrak dan Pensiun di Barcelona
Boladonesia – Raphinha kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan keinginannya untuk memperpanjang kontrak bersama Barcelona dan mengakhiri karier profesionalnya di klub asal Catalunya tersebut. Pernyataan itu disampaikan sang penyerang Brasil dalam wawancara dengan RAC1, di tengah performa impresifnya pada awal musim 2026/2027.
Raphinha saat ini masih terikat kontrak dengan Barcelona hingga 30 Juni 2028. Namun, perkembangan performanya membuat pemain berusia 29 tahun tersebut mulai membuka peluang untuk bertahan lebih lama di Camp Nou. Ia bahkan berharap tidak perlu mencari klub lain ketika memasuki fase akhir kariernya.
Namun, kondisi tersebut kini berubah. Penampilan Raphinha pada awal musim membuatnya merasa masih memiliki kemampuan untuk bermain di level tertinggi selama beberapa tahun ke depan.
“Saya berniat memperpanjang kontrak,” ujar Raphinha dalam wawancara dengan RAC1 seperti dikutip sejumlah media. Ia juga mengungkapkan harapan untuk mengakhiri kariernya bersama Barcelona tanpa harus pindah ke klub lain.
Keinginan tersebut menjadi perkembangan menarik karena kontrak Raphinha sebenarnya masih cukup panjang. Barcelona sebelumnya telah memperpanjang masa baktinya pada Mei 2025 hingga 2028.
Performa Raphinha Mengubah Rencana Masa Depan
Salah satu alasan utama perubahan pandangan Raphinha adalah performanya bersama Barcelona. Pemain Brasil tersebut tampil sangat produktif sejak awal musim dan menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam lini serang Blaugrana.
Produktivitas tersebut membuat Raphinha semakin penting dalam skema Hansi Flick. Selain berperan sebagai pencetak gol, ia juga mendapatkan kepercayaan besar sebagai kapten Barcelona.
Perubahan peran tersebut memperlihatkan bagaimana posisi Raphinha di dalam tim berkembang. Dari pemain yang sempat dikaitkan dengan kemungkinan hengkang, kini ia justru menjadi salah satu pemimpin di ruang ganti Barcelona.
Raphinha Nyaman di Bawah Hansi Flick
Kehadiran Hansi Flick juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Raphinha di Barcelona. Sang pelatih memberikan kepercayaan besar kepada pemain Brasil tersebut dan mampu memaksimalkan kontribusinya di lini depan.
Pada musim ini, Raphinha bahkan dimainkan lebih dekat dengan posisi penyerang tengah. Perubahan tersebut membuatnya memiliki lebih banyak kesempatan berada di area berbahaya dan terlibat langsung dalam proses terciptanya gol.
Barcelona juga telah menjadikan Raphinha sebagai salah satu figur penting dalam skuad. Situs resmi klub sebelumnya mencatat bahwa Raphinha telah berkembang menjadi pemain dengan kontribusi besar sejak bergabung dari Leeds United pada 2022.
Barcelona Sudah Memikirkan Masa Depan Raphinha
Keinginan Raphinha untuk bertahan juga sejalan dengan ketertarikan Barcelona untuk mempertahankan sang pemain. Direktur olahraga Barcelona, Deco, sebelumnya telah memberikan sinyal bahwa klub mempertimbangkan perpanjangan kontrak Raphinha.
Meski demikian, belum ada kesepakatan resmi mengenai kontrak baru tersebut. Raphinha sendiri menyebut pembicaraan mengenai masa depannya baru berada pada tahap awal.
Situasi tersebut membuat masa depan Raphinha masih terbuka. Kontrak hingga 2028 memberikan Barcelona waktu untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut, sementara sang pemain telah menyampaikan keinginannya secara terbuka.
Ingin Menutup Karier dengan Seragam Barcelona
Raphinha kini tidak hanya ingin memperpanjang masa baktinya di Barcelona. Ia juga memiliki ambisi untuk mengakhiri karier profesionalnya dengan seragam Blaugrana.
Keinginan tersebut menunjukkan perubahan besar dalam perjalanan kariernya di Catalunya. Raphinha datang dari Leeds United pada 2022 dan perlahan berkembang menjadi pemain penting sekaligus salah satu pemimpin Barcelona.
Barcelona dijadwalkan menghadapi Sevilla dalam lanjutan La Liga pada 19 September 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Raphinha untuk kembali menunjukkan ketajamannya bersama Blaugrana.
Chelsea Kalah dari Brentford 0-3, Masalah The Blues Terungkap
Boladonesia – Chelsea kalah dari Brentford dengan skor 0-3 pada lanjutan Premier League 2026/2027 di Gtech Community Stadium, Jumat malam, 18 September 2026. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi The Blues yang harus kembali kehilangan poin setelah tampil kurang konsisten.
Hasil tersebut bukan sekadar kehilangan tiga poin. Kekalahan Chelsea memperlihatkan sejumlah persoalan yang masih harus segera diperbaiki oleh Xabi Alonso. Setelah sempat menunjukkan permainan menjanjikan pada awal musim, Chelsea kini mulai kehilangan konsistensi. Mereka bahkan menjalani tiga pertandingan Premier League tanpa kemenangan.
Chelsea Kalah dari Brentford Setelah Babak Kedua
Chelsea sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Pedro Neto dan Cole Palmer beberapa kali mencoba menciptakan ancaman ke pertahanan Brentford. Permainan The Blues juga terlihat lebih terorganisasi dibandingkan beberapa pertandingan sebelumnya.
Situasi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar bagi Xabi Alonso. Chelsea tidak cukup hanya bermain bagus dalam periode tertentu. Mereka membutuhkan konsistensi selama 90 menit agar tidak kembali kehilangan momentum ketika lawan meningkatkan intensitas permainan.
Lini Belakang Chelsea Rapuh Saat Kalah dari Brentford
Masalah terbesar yang terlihat adalah pertahanan. Brentford berhasil mencetak tiga gol pada babak kedua melalui Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho.
Gol pertama menjadi contoh lain dari persoalan Chelsea dalam menghadapi situasi bola mati. Penjagaan yang tidak maksimal membuat Brentford mendapatkan ruang untuk membuka keunggulan. Setelah itu, Chelsea semakin kesulitan merespons dan justru kembali kebobolan pada fase akhir pertandingan.
Persoalan lainnya terlihat dari lini serang. Chelsea memiliki sejumlah pemain kreatif, tetapi efektivitas mereka menurun ketika menghadapi pertahanan yang disiplin.
Absennya Joao Pedro juga memberikan pengaruh terhadap pilihan di lini depan. Chelsea kesulitan menciptakan peluang bersih secara konsisten setelah Brentford mulai bertahan lebih dalam dan menutup ruang.
Cole Palmer tetap berusaha menjadi sumber kreativitas, tetapi Chelsea membutuhkan kontribusi lebih merata dari seluruh pemain. Ketika satu atau dua pemain tidak mampu menemukan ruang, aliran serangan The Blues terlihat lebih mudah dihentikan.
Masalah Konsistensi Mulai Terlihat
Situasi Chelsea semakin menjadi perhatian karena hasil terbaru datang setelah mereka bermain imbang 2-2 melawan Hull City. Dalam pertandingan tersebut, Chelsea juga sempat unggul lebih dahulu tetapi kemudian kehilangan kendali dan tertinggal sebelum akhirnya menyamakan kedudukan.
Pola tersebut kembali terlihat ketika menghadapi Brentford. Chelsea mampu memberikan perlawanan pada awal pertandingan, tetapi gagal mempertahankan level permainan ketika tekanan meningkat.
Xabi Alonso tentu masih memiliki waktu untuk memperbaiki keadaan. Namun, kekalahan 0-3 dari Brentford memberikan gambaran jelas bahwa Chelsea belum menjadi tim yang stabil.
Alonso sendiri menyoroti masalah fokus dan kemampuan tim mempertahankan intensitas sepanjang pertandingan. Dengan sejumlah pemain mengalami cedera, pilihan sang pelatih juga menjadi lebih terbatas.
Chelsea kini harus menggunakan jeda internasional untuk melakukan evaluasi. Setelah mencetak banyak gol pada awal musim, The Blues justru harus mencari keseimbangan antara agresivitas menyerang dan kekuatan bertahan.
Jika persoalan tersebut tidak segera diperbaiki, pertandingan-pertandingan berikutnya akan kembali menjadi ujian besar. Kekalahan dari Brentford menjadi pengingat bahwa Chelsea masih memiliki banyak pekerjaan sebelum benar-benar mampu tampil konsisten di Premier League.
Juventus Menang 5-0, Kemenangan Penting di Liga Europa
Boladonesia – Juventus akhirnya mendapatkan kemenangan yang terasa penting setelah melewati periode yang cukup mengecewakan di Serie A. Bianconeri tampil meyakinkan ketika menghadapi NEC Nijmegen pada pertandingan pembuka Liga Europa 2026/27. Bermain di Allianz Stadium, Juventus menang telak dengan skor 5-0, Jumat (18/9/2026) dini hari WIB.
Kemenangan besar ini bukan sekadar tambahan tiga poin di kompetisi Eropa. Juventus juga berhasil menunjukkan respons setelah hasil buruk di Serie A. Sebelumnya, tim asuhan Luciano Spalletti harus menerima kekalahan dramatis 2-3 dari Sassuolo pada pertandingan liga.
Tekanan Juventus akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-9. Nicolas Gonzalez berhasil memanfaatkan situasi setelah menerima umpan panjang dari Kamil Grabara. Penyerang asal Argentina itu bergerak cepat sebelum menaklukkan kiper NEC untuk membawa Juventus unggul 1-0.
Gol tersebut membuat permainan Juventus semakin percaya diri. Tim tuan rumah terus menguasai wilayah permainan dan menciptakan sejumlah peluang.
Menurut laporan resmi Juventus, Bianconeri mampu mempertahankan tekanan setelah gol pembuka dan terus memaksa NEC bertahan di wilayah mereka sendiri.
Juventus Menang 5-0 Setelah Woltemade Membantu Menjauh
Keunggulan Juventus bertambah sebelum turun minum. Kerim Alajbegovic mencatatkan namanya di papan skor untuk membuat kedudukan berubah menjadi 2-0.
Situasi tersebut membuat babak kedua menjadi jauh lebih nyaman bagi tuan rumah. NEC harus mengejar ketertinggalan besar, sementara Juventus memiliki ruang lebih luas untuk mengendalikan tempo pertandingan.
Menariknya, lima gol Juventus dalam pertandingan ini dicetak oleh lima pemain berbeda. Selain Gonzalez, Alajbegovic dan Woltemade, Zeki Celik serta Randal Kolo Muani juga berhasil mencetak gol.
Babak Kedua Berjalan dalam Kendali Juventus
Memasuki babak kedua, Juventus tidak mengendurkan permainan. Bianconeri tetap agresif dan berusaha memanfaatkan celah yang muncul di lini pertahanan NEC.
Zeki Celik kemudian mencetak gol keempat Juventus. Keunggulan 4-0 semakin memperlihatkan perbedaan performa kedua tim pada pertandingan tersebut.
Randal Kolo Muani kemudian melengkapi pesta gol Juventus dengan gol kelima. Skor 5-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Hasil tersebut sekaligus menjadi awal yang sangat positif bagi perjalanan Juventus di Liga Europa musim 2026/27. Lima gol dan tidak kebobolan menjadi catatan yang memberikan kepercayaan diri tambahan kepada tim.
Respons Setelah Kekalahan dari Sassuolo
Kemenangan Juventus 5-0 atas Sassuolo terasa semakin penting karena datang hanya beberapa hari setelah Juventus mengalami kekalahan menyakitkan di Serie A.
Ketika menghadapi Sassuolo, Juventus sebenarnya sempat bangkit dua kali melalui Edon Zhegrova. Pemain asal Kosovo tersebut mencetak dua gol setelah Juventus tertinggal. Namun, Vasilije Adzic mencetak gol penentu pada menit ke-94 dan membuat Juventus pulang tanpa poin.
Kekalahan tersebut membuat Juventus harus segera memberikan respons. Spalletti sebelumnya menilai timnya kehilangan keseimbangan ketika terlalu banyak pemain maju untuk mencari kemenangan.
Kini, kemenangan 5-0 atas NEC memberikan respons tersebut dengan cara yang sangat meyakinkan.
Bukan Sekadar Pesta Lima Gol
Bagi Juventus, kemenangan ini dapat menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Selain menghasilkan lima gol, Bianconeri juga menunjukkan kedalaman skuad dengan lima pencetak gol berbeda.
Namun, hasil besar atas NEC tetap perlu ditempatkan dalam konteks yang tepat. Juventus masih harus membuktikan konsistensi tersebut ketika kembali menghadapi lawan-lawan berat di Serie A.
Dengan demikian, kemenangan 5-0 ini menjadi lebih dari sekadar pesta gol di Allianz Stadium. Juventus mendapatkan momentum, kepercayaan diri, sekaligus respons setelah kekalahan dari Sassuolo.
Bianconeri kini memiliki tugas berikutnya: membawa energi positif dari Liga Europa ke kompetisi domestik dan menunjukkan bahwa kemenangan atas NEC bukan hanya sebuah malam yang indah, tetapi bagian dari proses untuk membangun Juventus yang lebih konsisten.
Hasil Man City vs Norwich 5-0: Floyd Samba Cetak Dua Gol pada Debutnya
Boladonesia – Man City vs Norwich menjadi salah satu pertandingan yang menarik di putaran ketiga Carabao Cup 2026/2027, dengan Manchester City meraih kemenangan telak 5-0 atas Norwich City. Floyd Samba menjadi sorotan utama setelah mencetak dua gol dalam debut seniornya bersama Manchester City.
Pertandingan berlangsung di Etihad Stadium pada Kamis (17/9/2026) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. Kemenangan ini membawa Manchester City melaju ke putaran keempat. (Sumber: Manchester City, Sky Sports)
Floyd Samba Bersinar dengan Dua Gol
Manchester City memulai perjuangan mempertahankan gelar Carabao Cup dengan hasil meyakinkan. Menghadapi Norwich City, tim asuhan Enzo Maresca tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 5-0.
Floyd Samba menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian. Pemain berusia 17 tahun itu tampil sejak menit awal dan membayar kepercayaan pelatih dengan mencetak dua gol.
Samba membuka keunggulan Manchester City pada menit ke-29 melalui sundulan setelah menerima umpan silang Allan Elias. Penyelesaian itu menjadi gol pertamanya dalam penampilan senior bersama klub.
Samba kembali mencetak gol pada menit ke-54 sekaligus melengkapi dua golnya dalam pertandingan ini. Ia melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut jauh gawang Norwich.
Manchester City menggandakan keunggulan hanya tiga menit setelah gol pembuka Floyd Samba.
Pada menit ke-32, Rayan Cherki membobol gawang Norwich dan mengubah skor menjadi 2-0. Pemain asal Prancis itu memanfaatkan ruang di depan pertahanan lawan dan menyelesaikan peluang dengan tenang.
Memasuki babak kedua, Manchester City terus meningkatkan tekanan untuk memperbesar keunggulan. Allan Elias, yang juga menjalani debutnya bersama tim utama, mencetak gol ketiga pada menit ke-48.
Pemain asal Brasil tersebut menunjukkan kemampuan individu ketika bergerak ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan rendah ke sudut jauh. Gol itu membuat City semakin nyaman mengendalikan pertandingan.
Enam menit kemudian, Floyd Samba melengkapi penampilan gemilangnya. Gol kedua sang pemain muda membawa Manchester City unggul 4-0 dan semakin menjauhkan Norwich dari peluang untuk bangkit.
Manchester City Melaju ke Putaran Keempat Carabao Cup
Manchester City tetap tampil agresif meskipun sudah unggul jauh atas Norwich City. Norwich City kesulitan menghadapi tekanan dan penguasaan bola tuan rumah.
Hasil Man City vs Norwich tersebut memperlihatkan kedalaman skuad The Citizens. Enzo Maresca melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain, tetapi tim tetap mampu tampil agresif dan menciptakan banyak peluang.
Floyd Samba, Allan Elias, dan Ryan McAidoo menjadi beberapa pemain yang memanfaatkan kesempatan tampil untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Manchester City Lolos ke Putaran Keempat
Kemenangan 5-0 atas Norwich City memastikan Manchester City melangkah ke putaran keempat Carabao Cup 2026/2027.
The Citizens akan menghadapi Brighton & Hove Albion pada babak berikutnya. Brighton sebelumnya berhasil menyingkirkan Manchester United dengan kemenangan 3-2.
Dengan dua gol dalam debut senior, Samba menjadi salah satu cerita utama dari kemenangan Manchester City. Penyerang berusia 17 tahun itu kini mulai mendapat sorotan setelah tampil gemilang di panggung kompetitif bersama tim utama.
Hasil akhir Man City vs Norwich:
Manchester City 5-0 Norwich City
Floyd Samba: 29′, 54′
Rayan Cherki: 32′
Allan Elias: 48′
Ryan McAidoo: 90′
Manchester City melaju ke putaran keempat Carabao Cup, sementara Floyd Samba mencuri perhatian berkat dua gol pada debut seniornya.
Benfica Raih Kemenangan Perdana atas AC Milan di Liga Champions
Boladonesia – Benfica raih kemenangan perdana atas AC Milan dengan penampilan yang penuh keyakinan. Bermain di kandang AC Milan, tim asuhan Marco Silva tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan penting dalam pertandingan tersebut.
Kemenangan 2-0 ini memiliki arti khusus bagi Benfica. Hasil tersebut menjadi kemenangan penting setelah sebelumnya mereka belum berhasil mengalahkan AC Milan dalam pertemuan resmi.
Roberto akan lebih percaya diri setelah Benfica tampil efektif di San Siro.
Pada menit ke-16, Jakub Kamiński mengawali serangan dari sisi kanan. Bola kemudian sampai kepada Dodi Lukebakio yang bergerak ke tengah dan melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti. Sepakan penyerang Belgia itu mengarah ke sudut gawang Mike Maignan dan membuat Benfica unggul 1-0.
Gol tersebut memperlihatkan efektivitas serangan Benfica. AC Milan lebih banyak menguasai bola, tetapi tim tamu mampu memanfaatkan ruang dan menyelesaikan peluang dengan baik. Benfica kemudian menjaga keunggulan hingga turun minum.
Jakub Kamiński Gandakan Keunggulan Benfica
Benfica kembali mencetak gol pada menit ke-53. Georgiy Sudakov mengirimkan bola kepada Kamiński, yang menerima umpan tersebut dan mencoba melepaskan tembakan pertama. Percobaan itu sempat diblok, tetapi serangan terus berlanjut.
El Karouani kemudian mengirimkan bola dari sisi kiri ke dalam kotak penalti. Kamiński tetap berada di posisi yang tepat dan menyambut bola dengan tendangan keras. Maignan tidak mampu menghentikan sepakan tersebut. Benfica unggul 2-0, sementara Kamiński mencetak gol perdananya bersama klub Portugal itu.
AC Milan Gagal Membalikkan Keunggulan Benfica
Ruben Amorim berusaha mengubah jalannya pertandingan dengan melakukan pergantian pemain pada babak kedua. Christian Pulisic dan sejumlah pemain pengganti ikut memperkuat upaya Milan untuk mengejar ketertinggalan.
Anatoliy Trubin menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan Benfica. Kiper asal Ukraina itu beberapa kali melakukan penyelamatan untuk mempertahankan keunggulan timnya.
Pada menit ke-60, Trubin keluar dari sarangnya dan mengamankan peluang Gonçalo Ramos setelah menerima umpan terobosan Pulisic. Dua menit berselang, ia kembali menggagalkan tembakan keras Pulisic dari area depan kotak penalti. Penyelamatan terbaiknya terjadi pada menit ke-81, ketika Trubin melakukan penyelamatan gemilang terhadap sepakan Pulisic.
Pertahanan Benfica juga tampil disiplin. Tomás Araújo, Alessandro Circati, dan rekan-rekannya mampu menghalau sejumlah serangan Milan. Marco Silva kemudian melakukan pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim hingga peluit akhir berbunyi.
Kemenangan Bersejarah untuk Benfica
Peluit panjang mengakhiri pertandingan dengan skor AC Milan 0-2 Benfica. Hasil tersebut menjadi kemenangan perdana Benfica atas AC Milan dalam pertandingan resmi, sekaligus memberikan awal yang positif pada fase liga Liga Europa 2026/2027.
Benfica selanjutnya dijadwalkan menghadapi Celtic pada 15 Oktober dalam pertandingan Liga Europa berikutnya. Sebelum itu, mereka akan bertandang ke Estádio do Dragão untuk menghadapi FC Porto pada 20 September.
Kemenangan ini membuat Benfica raih kemenangan perdana atas AC Milan dan menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Hasil tersebut juga memperlihatkan kesiapan Benfica dalam persaingan kompetisi Eropa musim ini.
Hasil Man Utd vs Brighton: Malam Buruk di Old Trafford
Boladonesia – Hasil Man Utd vs Brighton berakhir mengejutkan setelah Manchester United kalah 2-3 dari Brighton di Old Trafford. Brighton mampu mencetak tiga gol sebelum Setan Merah bangkit, tetapi comeback tersebut gagal membawa Manchester United meraih poin.
Kekalahan ini menjadi pukulan menyakitkan bagi skuad Michael Carrick. Bukan hanya tersingkir dari kompetisi, Manchester United juga mencatatkan sejarah buruk karena gagal mempertahankan keunggulan dua gol di kandang dalam situasi yang belum terjadi selama 50 tahun.
Hasil Man Utd vs Brighton: Manchester United Bangun Tantang Gas
Hasil Man Utd vs Brighton menunjukkan Brighton mampu tampil efektif di Old Trafford.
Manchester United mengawali pertandingan dengan penuh percaya diri. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Setan Merah mampu memberikan tekanan sejak menit awal dan membuat Brighton kesulitan mengembangkan permainan.
Tidak lama berselang, Mason Mount ikut mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut membuat Manchester United unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama pertandingan.
Situasi ini tampak menjanjikan bagi tim asuhan Michael Carrick. Namun, keunggulan cepat tersebut ternyata tidak cukup untuk mengamankan kemenangan. Brighton perlahan menemukan ritme permainan dan mulai memberikan ancaman ke lini belakang tuan rumah.
Brighton & Hove Albion tidak menyerah meskipun tertinggal dua gol. The Seagulls terus berusaha membangun serangan dan memanfaatkan celah pertahanan Manchester United.
Usaha tersebut membuahkan hasil menjelang turun minum. Charalampos Kostoulas mencetak gol untuk Brighton pada masa injury time babak pertama.
Gol tersebut mengubah suasana pertandingan. Manchester United yang sebelumnya tampil dominan kini harus menghadapi tekanan dari tim tamu. Skor 2-1 bertahan hingga jeda, tetapi Brighton sudah menunjukkan bahwa pertandingan belum selesai.
Babak Kedua Jadi Mimpi Buruk di Old Trafford
Memasuki babak kedua, Manchester United justru kehilangan kendali atas pertandingan. Brighton semakin berani menyerang, sementara Setan Merah gagal mempertahankan keunggulan yang sudah dibangun sejak awal.
Pascal Gross Samakan Kedudukan
Pascal Gross menjadi pemain penting dalam kebangkitan Brighton. Pada menit ke-65, Gross mencetak gol penyama kedudukan dan membuat skor berubah menjadi 2-2.
Man Utd vs Brighton yang sempat unggul dua gol kini berada dalam situasi sulit. Kepercayaan diri Brighton semakin meningkat, sedangkan tekanan terhadap tuan rumah terus bertambah.
Maxim De Cuyper Cetak Gol Kemenangan
Hanya empat menit setelah gol penyama kedudukan, Brighton kembali memberikan kejutan. Maxim De Cuyper mencetak gol pada menit ke-69 dan membawa tim tamu berbalik unggul 3-2.
Hasil Man Utd vs Brighton Kekalahan kali ini bukan sekadar hasil buruk di kompetisi piala. Menurut laporan Reuters, Setan Merah menjadi tim yang kalah di kandang setelah unggul dua gol untuk pertama kalinya dalam 50 tahun. Catatan serupa terakhir terjadi pada 1976 ketika Manchester United menghadapi Tottenham Hotspur.
Fakta tersebut membuat kekalahan dari Brighton semakin menyakitkan. Manchester United sudah berada dalam posisi ideal setelah mencetak dua gol cepat, tetapi akhirnya harus menerima kenyataan tersingkir dari Carabao Cup.
Michael Carrick Akui Bertanggung Jawab
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengakui kekecewaan atas penampilan timnya. Ia menyebut hasil pertandingan tersebut tidak dapat diterima dan menerima tanggung jawab atas kegagalan Manchester United mempertahankan keunggulan.
Carrick juga menghadapi sorotan setelah hasil buruk tersebut. Manchester United sebelumnya kalah 0-1 dari Manchester City dalam derby Manchester. Kekalahan dari Brighton kemudian menambah tekanan pada awal musim 2026/2027.
Brighton Melaju, Manchester United Tersingkir
Bagi Brighton, kemenangan ini memastikan mereka melangkah ke babak 16 besar Carabao Cup. The Seagulls menunjukkan mentalitas kuat setelah tertinggal dua gol dan berhasil membalikkan keadaan di Old Trafford.
Sementara itu, Man Utd vs Brighton harus segera melakukan evaluasi. Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa keunggulan cepat tidak menjamin kemenangan apabila konsentrasi dan pertahanan tidak terjaga sepanjang pertandingan.