
BOLADONESIA – Rencana Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) merekrut Juergen Klopp mendapat dukungan dari berbagai pihak. Tak terkecuali Lothar Matthaeus. Dia menilai Klopp memang pantas menanjadi penerus Julian Nagelsmann di timnas Jerman. Namun, dia mengingatkan, Klopp bukanlah panasea utama dan DFB harus menghindari kesalahan yang sama.
Dalam pandangan Matthaeus, kegagalan Jerman dalam 3 edisi terakhir Piala Dunia tak terlepas dari kurangnya dinamika di dalam tim. Cenderung hanya ada satu suara. Menurut dia, hal tersebut harus dihindari saat Klopp didapuk sebagai pelatih baru. Dinamika, kata dia, sangat penting bagi kemajuan tim.

“Kami tak cuma butuh rencana Klopp. Kami juga butuh orang yang mewakili pendapat berbeda, orang yang berpikir di luar kotak,” urai Lothar Matthaeus dalam kolomnya seperti dikutip IDNNEWS.TOP dari Sky. “Friksi itu penting. Sangat penting untuk memastikan semua orang uang dipekerjakan DFB mampu membantu kemajuan sepak bola Jerman.”
Matthaeus juga meminta DFB tak mengulangi langkah sembrono saat memperpanjang kontrak Nagelsmann sebelum Piala Dunia 2026. “Anda harus hati-hati untuk tak membuat kontrak sembrono lagi seperti yang dilakukan kepada Julian Nagelsmann dan membuat Anda kehilangan banyak uang,” ucap dia.
Dukungan Lothar Matthaeus
Dalam kolomnya, Lothar Matthaeus secara khusus memberikan dukungan kepada Rudi Voeller untuk tetap berada di DFB dan berkontribusi bagi timnas Jerman ke depan. Dia menilai Voeller perlu dipertahankan meskipun, sebagai direktur olahraga, jadi bagian dari kegagalan Die Mannschaft di Amerika Utara.
“Kami punya begitu banyak pemain bagus, dan pelatih bagus selalu dapat menyusun pemain-pemain bagus menjadi tim bagus. Nagelsmann gagal karena kurang pengalaman dan banyak hal yang salah,” ujar Matthaeus lagi. “Saya tak mau berspekulasi soal sosok yang akan menjadi Direktur Olahraga DFB ke depan. Namun, saya yakin Rudi Voeller harus tetap dilibatkan dalam kapasitas tertentu.”

Adapun soal pemain-pemain yang patut dipertahankan, dia pertama-tama menyebut Joshua Kimmich yang diminta beberapa pihak untuk pensiun saja. Kapten Jerman saat juara Piala Dunia 1990 itu juga menyebut Jonathan Tah dan Nico Schlotterbeck sebagai sosok yang masih penting di timnas Jerman. Lalu, Kai Havertz dengan posisi yang lebih jelas di lapangan.
Hal mengejutkan disampaikan Matthaeus soal sosok kiper utama. Dia mengungkapkan, “Situasi di gawang agak rumit. Akankah mereka lanjut dengan Oliver Baumann? Dengan Jonas Urbig, mereka punya kiper yang dapat diandalkan, meskipun seandainya dia akan tetap jadi serep Manuel Neuer di Munich. Semuanya bergantung pada keinginan pelatih baru nanti.”
