31 Oktober 2026

> BERITA BOLA VIRAL

Berita sepak bola sajian Info Berita BOLA VIRAL, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

BolaIndonesia – Barcelona akan menghadapi Feyenoord pada laga pembuka Liga Champions 2026/2027 di Camp Nou, Rabu, 9 September 2026. Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi klub asal Belanda tersebut karena harus menghadapi Barcelona yang sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.

Jelang pertandingan, mantan pemain timnas Belanda Rafael van der Vaart memberikan prediksi yang sangat tegas. Ia menilai peluang Feyenoord untuk meraih kemenangan di markas Barcelona sangat kecil, bahkan hanya sekitar 1 persen.

Van der Vaart Beri Feyenoord Hanya 1 Persen

Van der Vaart tidak ragu menyebut Barcelona sebagai favorit kuat dalam pertandingan ini. Menurutnya, bermain di Camp Nou menghadapi Barcelona merupakan tantangan luar biasa bagi Feyenoord.

Meski prediksinya sangat pesimistis, mantan gelandang Real Madrid tersebut justru meminta Feyenoord tidak datang dengan mental bertahan total. Ia ingin tim asuhan Giovanni van Bronckhorst menunjukkan keberanian dan membuktikan kemampuan mereka di level tertinggi Eropa.

Van der Vaart menilai kesempatan bermain di Camp Nou harus dimanfaatkan untuk menunjukkan kualitas. Baginya, jika Feyenoord memang menghadapi risiko kekalahan, mereka tetap harus berusaha memperlihatkan bahwa mereka mampu bersaing dengan Barcelona.

Feyenoord Diminta Tidak Hanya Bertahan

Komentar Van der Vaart menarik karena meskipun memberikan peluang kemenangan hanya 1 persen, ia tidak menyarankan Feyenoord untuk menyerah sejak awal.

Ia justru mendorong tim tamu tetap memainkan sepak bola berani. Feyenoord harus memaksimalkan pemain yang memiliki kemampuan dalam situasi satu lawan satu dan serangan cepat.

Salah satu pemain yang secara khusus mendapat perhatian adalah Anis Hadj Moussa. Van der Vaart menilai pemain seperti Hadj Moussa harus digunakan berdasarkan kekuatan terbaiknya agar Feyenoord memiliki ancaman ketika melakukan serangan balik.

Barcelona Diprediksi Mendominasi Pertandingan

Barcelona sendiri datang dengan modal yang cukup meyakinkan. Menurut laporan terbaru, tim asuhan Hansi Flick mengawali musim dengan performa impresif dan telah mencatat empat kemenangan beruntun di La Liga. Dalam periode tersebut, Barcelona mencetak total 17 gol.

Kekuatan lini serang Barcelona menjadi salah satu alasan mengapa Feyenoord diprediksi akan mengalami kesulitan. Tekanan tinggi dan penguasaan bola Barcelona berpotensi membuat tim tamu lebih banyak bertahan di wilayah sendiri.

Situasi tersebut juga menjadi perhatian mantan pemain Belanda lainnya, Theo Janssen. Ia menilai Barcelona berpotensi mendorong Feyenoord jauh ke dalam pertahanannya sendiri. Karena itu, Janssen menyarankan Feyenoord memanfaatkan kecepatan para pemain depan dan mengandalkan bola-bola panjang ketika mendapatkan kesempatan.

Laga Pembuka yang Tidak Boleh Dilewatkan Feyenoord

Pertandingan Barcelona vs Feyenoord juga memiliki nilai penting bagi klub Rotterdam tersebut. Bermain di Camp Nou dalam pertandingan Liga Champions merupakan kesempatan besar untuk mengukur sejauh mana kualitas mereka ketika menghadapi salah satu klub elite Eropa.

Feyenoord tentu tidak ingin hanya menjadi korban dominasi Barcelona. Mereka membutuhkan organisasi pertahanan yang disiplin sekaligus keberanian ketika mendapatkan ruang untuk menyerang.

Di sisi lain, Barcelona tentu akan berusaha memulai perjalanan Liga Champions dengan kemenangan. Bermain di kandang membuat Blaugrana semakin diunggulkan untuk mengamankan tiga poin.

Prediksi Barcelona Vs Feyenoord

Melihat kualitas kedua tim, pengalaman di kompetisi Eropa, serta keuntungan bermain di kandang, Barcelona layak ditempatkan sebagai favorit utama.

Feyenoord tetap memiliki peluang menciptakan kejutan apabila mampu bertahan dengan disiplin dan memanfaatkan serangan balik. Namun, seperti penilaian Van der Vaart, peluang mereka untuk mengalahkan Barcelona memang terlihat sangat kecil.

Prediksi skor: Barcelona 3-1 Feyenoord.

Barcelona diperkirakan akan menguasai jalannya pertandingan, sedangkan Feyenoord bisa mengandalkan kecepatan pemain depan untuk menciptakan ancaman. Laga ini sekaligus menjadi kesempatan bagi tim tamu untuk membuktikan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan di panggung Liga Champions.

Lautaro Martinez memberikan dukungan kepada Julian Alvarez yang masih harus bertahan di Atletico Madrid setelah upayanya meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas 2026 menemui jalan buntu.

Kapten Inter Milan itu mengaku telah menghubungi Alvarez secara langsung.

Martinez ingin rekan setimnya di Timnas Argentina tersebut segera melewati situasi sulit yang sedang dihadapinya.

“Saya memang berbicara dengannya dan mengiriminya pesan,” ujar Martinez dalam konferensi pers pada Senin, ketika ditanya mengenai kondisi Alvarez, dikutip dari ESPN.

Martinez menegaskan dukungan tersebut diberikan bukan hanya karena keduanya sama-sama pemain Timnas Argentina. Mereka juga bermain di posisi yang sama dan bersaing mendapatkan tempat di skuad nasional.

“Selain kami adalah rekan setim, bermain di posisi yang sama dan bersaing untuk mendapatkan tempat di tim nasional, dia juga seorang teman. Saya memberikan dukungan penuh kepadanya,” kata Martinez.

Pahami Kondisi Alvarez

Alvarez memang sempat berusaha meninggalkan Atletico Madrid. Alvarez bahkan secara terbuka meminta transfer saat Piala Dunia 2026 berlangsung.

Barcelona dan Arsenal disebut menjadi dua klub yang mengincarnya. Namun, Atletico Madrid menolak bernegosiasi dengan klub mana pun sehingga Alvarez akhirnya tetap berada di Metropolitano.

Martinez memahami kondisi tersebut tidak mudah bagi Alvarez.

“Saya yakin situasi yang dia alami dan masih dia jalani tidak mudah. Namun, keputusan berada di tangan klubnya dan presiden klub,” tutur Martinez.

Doakan yang Terbaik

Situasi Alvarez kemudian makin rumit ketika dirinya mendapat siulan dan cemoohan dari pendukung Atletico Madrid pada penampilan pertamanya musim ini.

Sebelum bursa transfer Spanyol ditutup, Alvarez juga absen dalam dua sesi latihan. Ia menyebut sakit sebagai alasan ketakhadirannya.

Meski demikian, Martinez tetap berharap Alvarez segera menemukan kembali kondisi terbaiknya.

“Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Saya berharap dia segera membaik dan terus menunjukkan apa yang selama ini telah dia perlihatkan,” ujar Martinez.

Martinez juga memberikan penilaian tinggi terhadap kualitas Alvarez. Ia menyebut mantan pemain Manchester City tersebut sebagai pemain luar biasa dan satu di antara pemain terbaik di dunia.

Jadi Pelajaran

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, sebelumnya juga berharap situasi yang dialami Alvarez dapat menjadi pengalaman yang memberikan pelajaran bagi sang pemain.

Simeone bahkan menyatakan akan melakukan segala cara agar Alvarez kembali merasa penting bagi tim setelah kembali dari situasi yang terjadi pada musim panas.

Alvarez akhirnya kembali tampil untuk Atletico Madrid dalam pertandingan melawan Athletic, Sabtu (5-6-2026).

Ia masuk dari bangku cadangan sebelum pertandingan memasuki menit ke-60 dalam laga yang berakhir dengan kekalahan Atletico 0-3.

Pertandingan tersebut menjadi penampilan pertama Alvarez setelah bursa transfer musim panas ditutup.

Sejak gabung Atletico Madrid dari Manchester City pada Agustus 2024 dengan nilai transfer 95 juta euro, Alvarez telah mencetak 49 gol dalam 108 pertandingan.

Namun, hingga kini ia belum meraih trofi bersama klub asal Madrid tersebut.

Paris Saint-Germain resmi mengawali perjuangan mereka untuk meraih gelar Liga Champions ketiga secara berturut-turut. Dalam laga perdana musim ini, juara bertahan asal Prancis itu akan menjamu Slovan Bratislava di Parc des Princes, Kamis (10/9/2026) dini hari nanti.

Musim lalu, PSG tampil begitu dominan hingga berhasil mengangkat trofi. Sebaliknya, Slovan yang harus melewati babak kualifikasi justru mencatatkan rekor kurang membanggakan pada penampilan perdana mereka di kompetisi ini, yakni delapan kekalahan dari delapan pertandingan.

Meskipun langkah PSG di fase grup musim lalu terbilang lambat, tim asuhan Luis Enrique tetap mampu menampilkan performa terbaiknya di babak gugur. Mereka sukses menaklukkan Monaco, Chelsea, dan Liverpool, sebelum mengatasi Bayern Munich di semifinal yang seru. Di partai puncak, PSG harus bermain imbang 1-1 melawan Arsenal di Budapest, tetapi akhirnya keluar sebagai pemenang lewat adu penalti.

Dengan pencapaian ini, PSG menjadi tim kedua di era Liga Champions yang mampu mempertahankan gelar, menyusul Real Madrid yang melakukannya dari tahun 2016 hingga 2018. Kini, mereka tampaknya ingin membangun era kejayaan yang lebih lama lagi, terlebih setelah Luis Enrique memperpanjang kontraknya sebagai pelatih.

Namun, awal musim ini terbilang berat bagi PSG. Meskipun mereka sukses mengalahkan Aston Villa dan meraih Piala Super Eropa, performa mereka di kompetisi domestik justru terseok-seok. Kekalahan dari Lens di ajang Trophee des Champions menjadi awal dari empat laga domestik tanpa kemenangan. Kini, mereka terdampar di peringkat ke-13 klasemen Ligue 1. Teranyar, PSG harus mengakui keunggulan Monaco di kandang sendiri dengan skor 2–1, Jumat malam lalu.

Di sisi lain, Slovan Bratislava datang ke Paris dengan semangat tinggi. Meski klub asal Slowakia ini bukanlah tim langganan fase grup, mereka tetap bersyukur bisa tampil di panggung utama musim ini. Pada debut mereka musim lalu, Slovan justru menjadi penghuni dasar klasemen dengan delapan kekalahan beruntun.

Kali ini, skuad asuhan Yaya Toure itu berniat tampil lebih kompetitif. Toure pun akan mencatat sejarah sebagai pelatih asal Afrika pertama yang memimpin di Liga Champions. Perjalanan Slovan menuju fase grup kali ini tidaklah mudah, karena mereka harus melewati kualifikasi kedelapan kalinya secara berturut-turut.

Setelah menyingkirkan Iberia Tbilisi dan juara Swedia Mjallby, mereka baru bisa lolos setelah melewati babak playoff yang dramatis. Saat melawan Celje, Slovan bermain imbang 1–1 di leg pertama, dan baru menang lewat perpanjangan waktu berkat gol Cristian Martinez yang menyelamatkan mereka dari adu penalti.

Sebagai juara domestik musim lalu, Slovan saat ini menempati posisi keempat di Liga Super Slowakia. Namun, dua kekalahan beruntun di liga lokal menjadi sinyal waspada sebelum mereka terbang ke Paris. Catatan lawatan Slovan ke Parc des Princes hanya sekali, yaitu pada ajang Liga Europa 2011/12, saat mereka kalah tipis 1–0. Tentu saja, kali ini mereka akan menghadapi lawan yang jauh lebih tangguh, yaitu sang juara bertahan.

Prakiraan Susunan Pemain PSG vs Slovan Bratislava

PSG (4-3-3): Safonov; Mendes, Pacho, Marquinhos, Hakimi; Ruiz, Vitinha, Neves; Kvaratskhelia, Dembele, Doue

Pelatih: Luis Enrique

Slovan Bratislava (4-3-3): Takac; Cruz, Bajric, Markovic, Blackman; Mustafic, Pokorny, Martinez; Camara, Sporar, Barseghyan

Pelatih: Yaya Toure

Prediksi Skor

Dalam sejarah Liga Champions, tidak ada satu pun juara bertahan dalam 35 edisi terakhir yang kalah pada laga kandang pertama mereka di musim berikutnya. Tren ini diprediksi akan terus berlanjut.

Meskipun PSG belum menunjukkan performa terbaiknya musim ini, Slovan juga sedang dalam tekanan usai kekalahan-kekalahan tak terduga di kompetisi domestik. Secara kualitas skuad, keduanya berada di level yang sangat berbeda.

Prediksi Skor: PSG 4–1 Slovan Bratislava

BOLADONESIA – Borussia Dortmund menyebut Konstantinos Karetsas dalam kondisi stabil. Walaupun demikian, dia tetap akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut setelah kolaps pada laga melawan Villarreal, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.

Laga memasuki menit ke-24 saat Karetsas memberikan isyarat untuk diganti. Dia lantas berbaring di lapangan dengan tangan menutupi wajahnya. Tim medis segera masuk, memeriksanya, lalu mengangkut dia dengan tandu. Dia bahkan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Pada jeda laga, pihak Die Scgwarzgelben memberikan pernyataan soal kondisi sang gelandang. “Konstantinos Karetsas harus meninggalkan lapangan pada pertandingan melawan Villarreal karena masalah peredaran darah,” urai mereka seperti dikutip IDNEWS.TOP dari akun X.

Lebih lanjut dalam pernyataan itu disebutkan, “Kosta baik-baik saja dalam situasi tersebut dan sekarang dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.”

Tanda Tanya Kondisi Konstantinos Karetsas

Pemeriksaan lebih lanjut itu perlu dilakukan untuk benar-benar mengetahui masalah yang dialami Konstantinos Karetsas. Pasalnya, insiden pada laga Borussia Dortmund vs Villarreal sangatlah mengejutkan. Tak ada tanda-tanda dia dalam kondisi tak sehat.

“Kejadiannya sungguh mendadak,” kata Direktur Olahraga Ole Book. “Saya keluar dengan dia, tapi dia tak bisa bicara pada saat itu. kami berharap, tentu saja, dia akan segera pulih dan tak ada masalah serius. Namun, saat ini, setelah laga, kami tak punya informasi baru.”

Sementara itu, Lars Ricken berujar, “Itu sangat aneh. Awalnya, saya mengira dia mengalami masalah otot, tapi sama sekali tak menyentuh pahanya dan lantas digotong dengan tandu. Tentu saja, itu agak mengagetkan.”

Insiden yang dialami Karetsas diakui Book mengurangi mood di ruang ganti pemain. Mereka tak bisa lepas merayakan kemenangan 3-2 atas Villarreal karena memikirkan kondisi gelandang asal Yunani berumur 18 tahun tersebut.

BOLADONESIA – Kim Sang-sik, pelatih timnas Vietnam, dihadapkan pada sebuah dilema menatap kiprah di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan dimulai pada 25 September nanti. Dilema itu menyangkut solusi masalah di dua posisi.

Untuk gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 nanti, Sang-sik menghadapi masalah serius di bek kiri dan gelandang tengah. Gara-gara cedera saat leg II final Piala ASEAN 2026, Nguyen Van Vi dipastikan absen, sementara Nguyen Hoang Duc diragukan karena masih dalam pemulihan.

“Nguyen Van Vi mengalami cedera otot pada laga melawan Thailand. Sinar X menunjukkan cederanya lumayan serius dan diperkirakan butuh waktu sebulan untuk kembali bermain,” kata Vu Hong Viet, pelatih Nam Dinh FC, seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Thanh Nien.

Sementara itu, menurut pelatih Ninh Binh FC, Chu Dinh Nghiem, Hoang Duc masih harus beristirahat dua pekan lagi dan dipastikan tak dapat tampil saat timnya melawan Thanh Hoa pada pekan ke-2 V.League 1.

Kondisi kedua pemain itu jadi PR tersendiri bagi Kim Sang-sik. Pasalnya, Van Vi dan Hoang Duc termasuk jajaran pemain andalan dalam skema permainan yang diusungnya. Kini, dilema muncul karena adanya satu orang yang bisa menjadi solusi bagi dua masalah itu.

Terobosan untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Kepastian Nguyen Van Vi absen membuat Kim Sang-sik harus menentukan pilihan pasti untuk posisi bek kiri. Salah satu sosok yang mengkin jadi pilihan adalah Cao Pendant Quang Vinh, bek kiri berdarah Prancis yang saat ini membela CAHN FC.

Di Piala ASEAN 2026, Quang Vinh tak masuk tim karena tak dilepas oleh klubnya. Dia diandalkan pelatih Alexandre Polking pada play-off kualifikasi Liga Champions Asia Elite. Sebelumnya, dia sudah mengantongi 5 caps dengan turun sebagai bek kiri dan gelandang kiri.

Menariknya, sebuah terobosan dibuat Polking pada akhir pekan lalu. Saat CAHN menghadapi Ha Tinh, Quang Vinh dimainkan sebagai gelandang tengah. Ini mengingatkan pada langkah serupa terhadap Teerathon Bunmathan di timnas Thailand pada Piala ASEAN 2022.

“Quang Vinh sangat pandai. Penempatan posisinya luar biasa dan kadang menciptakan situasi tak terduga bagi lawan. CAHN FC akan mencoba menemukan cara agar dia lebih sulit diantisipasi. Saya senang dia tampil bagus di posisi itu,” ujar Polking.

Terobosan Polking inilah yang mendatangkan dilema bagi Sang-sik. Apalagi jika Nguyen Hoang Duc ternyata belum benar-benar fit kala FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai. Akankah Quang Vinh menutup posisi Nguyen Van Vi atau mengisi lubang bila Hoang Duc absen?

BOLADONESIA – Manajemen Fiorentina bergerak cepat. Hanya beberapa jam setelah memecat Fabio Grosso, mereka langsung mengumumkan sosok pelatih baru. Dia bukan wajah baru, yakni Paolo Vanoli yang dilepas pada akhir musim lalu.

“Kami mengumumkan bahwa Paolo Vanoli telah ditunjuk sebagai pelatih tim utama. Kami berterima kasih kepada Vanoli yang dengan antusias segera menerima kesempatan menangani tim lagi,” urai pernyataan I Viola seperti dikutip IDNEWS.TOP dari laman resminya.

Bentuk antusiasme itu terlihat dari kesediaan Vanoli untuk langsung memimpin latihan tim pada Senin (7/9/2026) siang waktu setempat. Sebelumnya, nama yang santer disebut-sebut sebagai kandidat kuat adalah Thiago Motta.

Sebelumnya, Vanoli pernah memimpin I Viola dari 7 November 2025 hingga 30 Juni 2026. Dia mengambil alih tim dari Stefano Pioli. Di tangannya, David de Gea cs. mampu menghindari degradasi dan lolos ke perempat final UEFA Conference League.

Pembuktian Paolo Vanoli

Bagi Paolo Vanoli, kesempatan kedua yang diberikan manajemen I Viola adalah peluang emas untuk memberikan pembuktian. Saat kontraknya tak diperpanjang pada akhir musim lalu, dia memang sebetulnya masih penasaran.

“Dalam skala 1-10, saya akan memberi nilai 11 sebagai bentuk penyesalan saya karena saya memang pantas mendapatkannya dan karena saya ingin membangun tim yang mencerminkan visi saya sendiri,” kata Vanoli sepekan silam dalam sebuah wawancara.

Dia menambahkan, “Saya sangat yakin bisa membawa Fiorentina ke puncak. Saya telah memberi mereka untuk membangun mimpi karena dengan bursa transfer saat ini, Anda dapat membangun mimpi.”

Datang kembali ke Artemio Franchi, Vanoli menghadapi situasi yang sama dengan saat mengambil alih tim dari Stefano Pioli musim lalu. I Viola sama-sama sedang terpuruk di dasar klasemen. Bersama Fabio Grosso, David de Gea cs. selalu kalah pada 3 laga awal Serie A musim ini.

Idnews.top – Sebuah asa diapungkan oleh Reece James. Kapten Chelsea itu yakin bahwa timnya bisa menjalani musim yang apik dan meraih prestasi di akhir musim 2026/2027.

Pernyataan ini dibuat James seusai pertandingan Arsenal vs Chelsea di akhir pekan kemarin. Di laga tersebut, Chelsea harus mengakui keunggulan sang juara bertahan setelah mereka kalah dengan skor 2-1.

Ini merupakan kekalahan Chelsea di musim 2026/2027. Sebelumnya mereka berhasil meraih dua kemenangan tipis melawan Fulham dan Brighton.

Kekalahan melawan sang tetangga ini tentu membuat Arsenal kecewa. Namun James yakin bahwa timnya bakal bangkit dan meraih hasil yang bagus di sisa musim ini.

Tunggu di Akhir Musim

Dalam wawancaranya baru-baru ini, James meminta semua pihak untuk tidak buru-buru menghakimi Chelsea hanya karena mereka kalah dari Arsenal.

James menilai Chelsea memiliki skuad dan performa yang apik di awal musim ini. Alhasil ia yakin seiring berjalannya waktu timnya akan tampil dengan lebih baik dan mendapatkan hasil-hasil yang tidak kalah baik juga.

“Kita lihat nanti di mana kami akan berada pada akhir musim ini,” buka James dalam wawancaranya tersebut.

Fokus Pada Diri Sendiri

James tidak menampik bahwa Chelsea masih memiliki banyak kekurangan. Namun itu tidak berarti bahwa Chelsea akan menutup musim dengan hasil yang buruk.

James yakin jika timnya fokus untuk berbenah, maka mereka bisa menutup musim ini dengan catatan yang apik di akhir musim nanti.

“Kami tahu apa yang perlu kami lakukan. Kami harus fokus kepada diri kami sendiri dan kami tidak boleh membiarkan tim lain mengganggu fokus kami,” ujar bek Timnas Inggris tersebut.

Fokus ke Laga Berikutnya

Chelsea sendiri memang tidak bisa meratapi kekalahan mereka dari Arsenal terlalu lama. Karena mereka akan kembali beraksi di tengah pekan ini.

The Blues dijadwalkan akan berhadapan dengan Leeds United di babak ketiga Carabao Cup dan The Blues bertekad untuk meraih kemenangan di partai ini.

LARISBOLA – Jose Mourinho mendapat kejutan unik dalam sesi konferensi pers jelang duel Real Madrid kontra Inter Milan di Liga Champions 2026/2027. Pelatih asal Portugal itu menerima sebuah alat penyiram taman atau sprinkler dari jurnalis Italia.

Hadiah tersebut bukan sekadar gurauan biasa. Sprinkler itu merujuk pada salah satu momen paling ikonik dalam perjalanan Mourinho bersama Inter Milan di Liga Champions 2010.

Mourinho akan memimpin Real Madrid menghadapi mantan klubnya di Stadion Bernabeu pada Rabu (9/9) dini hari WIB. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi pertemuan emosional bagi pelatih yang pernah membawa Inter meraih trofi Liga Champions.

Kenangan Mourinho bersama Inter sangat erat dengan keberhasilan menyingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions 2010. Setelah memastikan tiket ke final, para pemain Inter merayakan keberhasilan tersebut di bawah guyuran sprinkler di Camp Nou.

Mourinho Diberi Sprinkler oleh Jurnalis Italia

Jurnalis Italia Tancredi Palmeri sengaja menyiapkan sprinkler untuk diberikan kepada Mourinho. Momen tersebut terjadi ketika Mourinho hendak meninggalkan konferensi pers menjelang pertandingan Real Madrid melawan Inter.

Palmeri sebelumnya sudah mengungkapkan rencananya di depan kamera. Ia menyadari memberikan hadiah tersebut kepada Mourinho bukan perkara mudah, tetapi tetap berusaha mewujudkannya.

“Misi ini sangat sulit, hampir mustahil, untuk memberikan hadiah kepada Mourinho. Memang sulit, tapi kami akan mencobanya,” ujarnya.

Mourinho ternyata menyambut gestur tersebut dengan santai. Ia menerima sprinkler itu dengan senang hati dan berjabat tangan dengan Palmeri sebelum meninggalkan ruangan konferensi pers.

Hadiah tersebut langsung mengingatkan publik pada perayaan Inter setelah menyingkirkan Barcelona pada 2010. Ketika itu, Mourinho dan anak asuhnya merayakan keberhasilan di Camp Nou dengan guyuran sprinkler yang kemudian menjadi salah satu gambar paling ikonik dalam sejarah Liga Champions.

Inter menghadapi Barcelona di semifinal Liga Champions 2010 dengan status sebagai tim yang tidak diunggulkan. Namun, pasukan Mourinho mampu menang 3-1 pada leg pertama di San Siro setelah sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Pedro.

Wesley Sneijder, Maicon, dan Diego Milito menjadi pencetak gol Inter dalam kemenangan tersebut. Pada leg kedua, Inter tampil disiplin dan hanya kebobolan satu gol sehingga lolos ke final dengan kemenangan agregat 3-2.

Mourinho mengungkapkan bahwa salah satu kunci keberhasilan Inter saat menghadapi Barcelona adalah membatasi ruang gerak Lionel Messi. Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai bagian dari konsep “Gabbia” atau semacam penjara untuk membatasi pergerakan bintang Argentina tersebut.

“Ada perpaduan berbagai gagasan, namun pada dasarnya semua berpusat pada upaya mencegah Messi leluasa bermain. Di Italia, mereka menggunakan istilah ‘Gabbia’. Menurut saya, terjemahan yang tepat adalah semacam ‘penjara’ bagi Messi,” ujarnya kepada Coaches’ Voice pada tahun 2019.

BolaIndonesia – Hasil dan klasemen Liga Italia 2026/27 kembali berubah setelah seluruh pertandingan pekan ketiga rampung digelar. Lazio menjadi salah satu sorotan utama setelah pasukan Gennaro Gattuso mempertahankan rekor sempurna dengan mengalahkan Udinese 2-1. Di laga lainnya, Daniel Maldini menjadi pahlawan Cagliari saat mencetak gol kemenangan atas Lecce.

Lazio Comeback, Gattuso Bawa Tim Sempurna

Lazio menunjukkan mentalitas kuat ketika bertandang ke markas Udinese pada Senin (7/9/2026). Sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol Jesper Karlstrom pada menit ke-49, Lazio mampu membalikkan keadaan pada babak kedua.

Davide Frattesi menjadi aktor penting kebangkitan Lazio. Gelandang yang dipinjam dari Inter tersebut mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-75. Gol tersebut sekaligus menjadi gol ketiganya dalam tiga pertandingan Serie A musim ini.

Gattuso kemudian melakukan pergantian pemain yang terbukti tepat. Albert Gudmundsson masuk menggantikan Frattesi dan langsung memberikan dampak. Pada menit ke-88, Gudmundsson mencetak gol sundulan untuk membawa Lazio berbalik unggul 2-1.

Kemenangan tersebut membuat Lazio mengoleksi 9 poin dari tiga pertandingan. Mereka menjadi salah satu dari tiga tim yang masih memiliki rekor 100 persen di Serie A bersama Roma dan Inter.

Lazio Cetak Catatan Istimewa

Start sempurna Lazio menjadi catatan menarik bagi klub ibu kota Italia tersebut. Tim asuhan Gattuso memenangkan tiga laga pertama musim ini, termasuk kemenangan 1-0 atas Bologna dan Genoa sebelum menaklukkan Udinese.

Yang lebih impresif, Lazio baru kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan. Mereka kini berada di posisi ketiga klasemen karena kalah dalam selisih gol dari Roma dan Inter.

Performa ini juga memperlihatkan karakter khas Gattuso. Lazio tidak panik ketika tertinggal dan terus memberikan tekanan hingga menit-menit akhir. Pergantian pemain serta keberanian mengejar kemenangan menjadi faktor penting dalam comeback di Udine.

Daniel Maldini Jadi Pahlawan Cagliari

Selain Lazio, Daniel Maldini juga mencuri perhatian pada pekan ketiga. Putra legenda AC Milan, Paolo Maldini, mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan Cagliari 1-0 atas Lecce di Unipol Domus.

Maldini mencetak gol pada menit ke-29 setelah menerima umpan dari Jacopo Fazzini. Gol tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir dan memberikan Cagliari tiga poin penting.

Kemenangan itu membuat Cagliari naik ke posisi kesembilan dengan enam poin, hasil dari dua kemenangan dan satu kekalahan dalam tiga pertandingan.

Gol Maldini juga menambah cerita menarik mengenai keluarga Maldini di sepak bola Italia. Setelah membawa Cagliari meraih kemenangan, Daniel kembali menjadi sorotan sebagai generasi penerus nama besar Maldini di Serie A.

Roma dan Inter Masih di Puncak

Di papan atas, Roma dan Inter tetap berada di posisi pertama dan kedua. Roma mengoleksi sembilan poin dengan catatan tiga kemenangan, mencetak 10 gol dan hanya kebobolan satu kali.

Inter juga memiliki sembilan poin setelah menaklukkan Napoli 3-2. Nerazzurri telah mencetak delapan gol dan kebobolan tiga kali. Sementara itu, Lazio berada di posisi ketiga dengan sembilan poin dan selisih gol +3.

Persaingan papan atas pun semakin menarik karena Como, Milan, dan Juventus sama-sama mengoleksi tujuh poin. Como berada di posisi keempat, disusul Milan dan Juventus.

Klasemen Liga Italia Terbaru

Berikut klasemen sementara Serie A 2026/27 setelah pekan ketiga:

  1. Roma – 9 poin
  2. Inter – 9 poin
  3. Lazio – 9 poin
  4. Como – 7 poin
  5. Milan – 7 poin
  6. Juventus – 7 poin
  7. Frosinone – 6 poin
  8. Atalanta – 6 poin
  9. Cagliari – 6 poin
  10. Sassuolo – 4 poin
  11. Udinese – 4 poin
  12. Napoli – 3 poin
  13. Torino – 3 poin
  14. Lecce – 3 poin
  15. Bologna – 1 poin
  16. Parma – 1 poin
  17. Monza – 1 poin
  18. Venezia – 0 poin
  19. Genoa – 0 poin
  20. Fiorentina – 0 poin

Persaingan Serie A Makin Panas

Hasil pekan ketiga membuat persaingan Serie A semakin ketat. Roma, Inter, dan Lazio sama-sama sempurna dengan sembilan poin, sementara Como, Milan, serta Juventus hanya terpaut dua angka.

Lazio kini menjadi tim yang patut diperhitungkan setelah Gattuso berhasil membawa mereka meraih tiga kemenangan beruntun. Di sisi lain, Cagliari mendapatkan suntikan kepercayaan diri berkat gol Daniel Maldini.

Dengan kompetisi yang baru berjalan tiga pekan, posisi di papan klasemen masih sangat mungkin berubah. Namun, start sempurna Lazio dan ketajaman Daniel Maldini menjadi dua cerita menarik dari hasil Liga Italia terbaru.

KLIKBETS –  Elliot Anderson tampil luar biasa saat Manchester City menghadapi Coventry City. Gelandang asal Inggris itu bahkan memaksa Frank Lampard mengakui kualitasnya secara langsung.

Lampard, yang kini menangani Coventry, memberikan pujian tinggi kepada Anderson setelah pertandingan.

Dia pemain yang benar-benar bagus. Saya sudah mengaguminya dari jauh, termasuk ketika dia bermain di Nottingham Forest. Hari ini saya melihatnya secara langsung untuk pertama kalinya,” ujar Lampard.

Pernyataan tersebut cukup menarik. Lampard sebenarnya pernah melihat Anderson secara langsung ketika masih menjadi pelatih caretaker Chelsea.

Saat Chelsea menghadapi Newcastle United di Stamford Bridge pada Mei 2023, Anderson bermain selama 76 menit dan turut memberikan assist untuk gol Anthony Gordon.

Berkembang Pesat

Namun, bisa dimaklumi jika Lampard ingin melupakan periode singkatnya sebagai pelatih Chelsea pada akhir musim 2022/2023.

Kini, Anderson telah berubah drastis. Hanya dalam tiga tahun, pemain jebolan akademi Newcastle United itu berkembang menjadi salah satu gelandang penting Manchester City.

Manchester City merekrut Anderson dengan nilai transfer mencapai 116 juta poundsterling. Harga tersebut memang sangat besar, tetapi penampilannya mulai menunjukkan mengapa City berani mengeluarkan uang sebanyak itu.

Anderson bahkan mengingatkan pada sosok Rodri maupun Fernandinho. Bermain sebagai gelandang bertahan tunggal, ia mampu menjangkau banyak area, memenangkan duel, merebut bola, sekaligus memberikan perlindungan kepada lini belakang.

Rekor Gelandang Instimewa

Namun, kekuatan utama Anderson tetap terletak pada kemampuannya mengalirkan bola.

Ia mencatat 146 operan, lebih banyak dibandingkan total operan Coventry yang hanya mencapai 140. Sebanyak 39 operannya menjadi umpan pemecah garis, sementara 21 lainnya diarahkan ke sepertiga akhir lapangan.

Tidak ada pemain yang mencatat lebih banyak umpan pemecah garis maupun umpan ke sepertiga akhir dibandingkan Anderson dalam pertandingan tersebut.

Bahkan, Anderson mencatat rekor sebagai gelandang Inggris dengan jumlah operan terbanyak dalam satu pertandingan Premier League.