27 Oktober 2026

By: KADOQQ

Persaingan di Grup B Piala AFF 2026 resmi dimulai pada Sabtu (25-7-2026). Dua pertandingan akan digelar pada matchday pertama, yakni Myanmar menghadapi Malaysia dan Laos melawan Thailand.

Grup B dihuni Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, dan Thailand. Dari lima kontestan tersebut, hanya Malaysia dan Thailand yang pernah merasakan gelar juara Piala AFF sehingga keduanya menjadi unggulan untuk mengamankan dua posisi teratas sekaligus lolos ke semifinal.

Meski demikian, Myanmar maupun Laos tetap berpotensi memberi perlawanan. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua tim menunjukkan perkembangan yang membuat mereka tidak bisa dipandang sebelah mata.

Bola.com menyajikan prediksi pertandingan di Grup B, berikut ulasannya.

Myanmar Tantang Malaysia

Pertandingan Myanmar melawan Malaysia akan berlangsung di Thuwunna Youth Training Center Stadium mulai pukul 17.00 WIB. Laga ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim datang dengan situasi yang berbeda.

Myanmar menjalani turnamen ini bersama pelatih baru, Joern Andersen. Juru taktik asal Norwegia tersebut baru ditunjuk pada 7 Juli lalu sehingga tim masih berada dalam proses beradaptasi dengan pendekatan taktik dan strategi yang diterapkannya.

Sementara itu, Malaysia juga menghadapi tantangan tersendiri. Harimau Malaya diperkuat banyak wajah baru setelah sejumlah pemain andalan tidak dilepas oleh klub masing-masing.

Pelatih Tan Cheng Hoe pun telah meminta publik tidak berharap timnya mampu mengulang pencapaian edisi 2018 ketika berhasil melangkah hingga final.

Myanmar diperkirakan mengandalkan penjaga gawang San Sat Naing, bek Zwe Khant Min, pemain sayap Maung Maung Lwin, serta penyerang Than Paing.

Adapun Malaysia memiliki sejumlah pemain yang diproyeksikan menjadi andalan, seperti kiper Azri Ghani, bek Rodney Celvin, gelandang Endrick, hingga duet penyerang Sergio Aguero dan Paulo Josue.

Prakiraan Susunan Pemain

Myanmar (4-1-4-1): San Sat Naing; Nanda Kyaw, Zwe Khant Min, Soe Moe Kyaw, Hein Zeyar Lin; Kyaw Min Oo; Ye Yint Aung, Wai Lin Aung, Lwin Moe Aung, Maung Maung Lwin; Than Paing

Pelatih: Joern Andersen

Malaysia (4-3-3): Azri Ghani; Rodney Celvin, Jimmy Raymond, Ubaidullah Shamsul, Ruventhiran; Wan Kuzain, Endrick, Ibrahim Manusi; Mohamadou Sumareh, Sergio Aguero, Paulo Josue

Pelatih: Tan Cheng Hoe

Thailand Lebih Diunggulkan

Pada pertandingan lainnya, Laos akan menjamu Thailand di Laos National Stadium mulai pukul 20.00 WIB. Berdasarkan rekor pertemuan di Piala AFF, Thailand lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan.

Laos belum pernah mengalahkan Thailand sepanjang sejarah turnamen ini. Namun, pada pertemuan terakhir kedua tim pada 2024, Laos mampu menahan Thailand dengan skor 1-1.

Thailand memasuki era baru bersama pelatih Anthony Hudson. Ia memadukan sejumlah pemain senior seperti Sarach Yooyen, Pansa Hemviboon, dan Pokklaw Anan dengan pemain muda, di antaranya Jehhanafee Mamah, Yotsakorn Burapha, serta Oussama Thiangkham.

Meski begitu, skuad Thailand kali ini tidak diperkuat sejumlah nama yang selama ini menjadi andalan, seperti Teerasil Dangda, Chanathip Songkrasin, Supachok Sarachat, dan Theerathon Bunmathan.

Hudson masih memasukkan Adisorn Promrak, Teerasak Poeiphimai, serta Patrik Gustavsson ke tim.

Di kubu Laos, Bounphachan Bounkong diharapkan menjadi motor permainan dari lini tengah. Sementara itu, Soukphachan Lueanthala diproyeksikan menjadi tumpuan di lini depan saat menghadapi pertahanan Thailand.

Prakiraan Susunan Pemain

Laos (3-4-3): Kop Lokphathip; Anantaza Siphongphan, Phetdavanh Somsanid, Okham Latsachack; Vongsadka Chanthaleuxay, Bounphachan Bounkong, Somlith Sengvanny, Photthavong Sangvilay; Xayasith Singsavang, Soukphachan Lueanthala, Chony Wenpaserth

Pelatih: Vladica Grujic

Thailand (3-5-2): Chatchai Bootprom; Pansa Hemviboon, Adisorn Promrak, Manuel Bihr; Waris Choolthong, Kakana Khamyok, Sarach Yooyen, Picha Autra, Chaiyaphon Otton; Patrik Gustavsson, Teerasak Poeiphimai

Pelatih: Anthony Hudson

Cyrus Margono menjadi korban kedatangan Nadeo Argawinata ke Persija Jakarta. Penjaga gawang berusia 24 tahun itu disekolahkan tim ibu kota ke klub lain.

Pada Kamis (23/7/2026), Persija mengumumkan peminjaman Margono ke sesama peserta Super League yang identitasnya tidak diungkap.

Namun, beredar kabar bahwa Malut United yang akan menjadi pelabuhan Margono untuk satu musim ke depan.

Padahal, Margono baru bergabung dengan Persija pada pertengahan musim lalu. Kiper kelahiran New York, Amerika Serikat, itu hanya bermain dua kali di BRI Super League 2025/2026.

Pada putaran kedua musim lalu, Margono kalah bersaing dengan Carlos Eduardo dan Andritany Ardhiyasa di Persija.

Situasi Cyrus Margono

Menuju musim depan, situasinya tidak membagik bagi Margono. Penjaga gawang yang memilih berkewarganegaraan Indonesia itu kembali tersisih.

Persija memutuskan untuk melepas Eduardo, namun merekrut Nadeo, Aqil Savik, dan mempertahankan Andritany.

Nadeo diyakini akan menjadi kiper utama Persija, dengan Aqil dan Andritany berebut sebagai pelapis.

Dengan begitu, tidak tersedia tempat lagi buat Margono di Persija. Mau tidak mau, demi mendapatkan jam terbang, ia harus bermain di klub lain.

Penjelasan Persija

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, memandang Margono sebagai penjaga gawang yang bertalenta, namun memerlukan pengalaman yang lebih banyak.

“Cyrus merupakan pemain yang memiliki potensi dan kualitas. Saat ini, hal terpenting bagi perkembangannya adalah mendapatkan kesempatan bermain dan pengalaman bertanding yang lebih banyak,” ujar Prapanca.

“Kami berharap masa peminjaman bersama sesama klub Super League dapat dimanfaatkan Cyrus dengan baik untuk terus meningkatkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan menunjukkan kualitas terbaiknya.”

“Pengalaman tersebut tentu akan sangat berharga bagi perkembangan kariernya. Sehingga ketika kembali nanti, dapat memberikan kontribusi yang lebih maksimal bagi Persija,” ucapnya.

Persib Bandung akan memulainya kiprahnya di turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Ajang ini jadi momentum bagi Maung Bandung untuk membangun chemistry antar pemain dan pembentukan tim.

Persib berada di Grup A bersama Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers FC. Persib dijadwalkan menghadapi Arema FC pada laga pembuka di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).

Skuad Persib musim ini tampil dengan wajah baru. Maung Bandung bergerak agresif di bursa transfer dengan mendatangkan sejumlah pemain yang berkualitas dan berlabel bintang

Musim ini Persib mendatangkan Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, Ragnar Oratmangoen, Balsa Sekulic, dan Mariano Peralta.

Namun, Persib dipastikan tanpa kekuatan penuh di Piala Presiden. Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen dipastikan absen pada ajang tersebut karena tengah membela Timnas Indonesia yang akan berjuang di Piala AFF 2026.

Selain Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen, Persib juga kemungkinan tanpa diperkuat Beckham Putra Nugraha, Saddil Ramdani, Thom Haye, dan Eliano Reijnders.

Meski tanpa sejumlah pemain inti, tim besutan Igor Tolic ini tetap memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Sejumlah pemain baru maupun lama diyakini mampu menjadi pembeda pada turnamen tersebut.

Mariano Peralta

Pemain asal Argentina ini jadi sosok yang paling ditunggu performanya bersama Persib Bandung. Peralta datang dengan status mentereng setelah dinobatkan menjadi pemain terbaik BRI Super League musim lalu.

Peralta dikenal memiliki kecepatan, kreativitas, dan kemampuan melawati lawan dalam situasi satu lawan satu. Pergerakannya di sisi sayap diyakini menjadi ancaman bahaya bagi pertahanan lawan.

Peralta dikenal memiliki kecepatan, kreativitas, serta kemampuan melewati lawan dalam situasi satu lawan satu. Permainannya dari sisi sayap diprediksi akan menjadi salah satu senjata utama Persib pada musim ini.

Dengan performa mengesankan itu, tidak heran Peralta sukses mencetak 20 gol dan 14 assist bersama Borneo FC musim lalu.

Adam Alis

Adam Alis diprediksi kembali menjadi pilar penting di lini tengah Persib. Gelandang berusia 32 tahun tersebut memiliki pengalaman dan mampu menjaga keseimbangan antar lini.

Adam juga kerap muncul sebagai pemecah kebuntuan. Kemampuannya membaca ruang dan melakukan penyelesaian akhir menjadi keuntungan bagi tim Maung Bandung.

Bobotoh tentu tidak akan lupa dengan penampilan gemilang Adam Alis saat menghadapi Persija Jakarta musim lalu. Ketika itu, ia memborong dua gol sekaligus memvan/membawa Persib meraih kemenangan dengan skor akhir 2-1.

Gabriel Mutombo

Gabriel Mutombo merupakan rekrutan menarik Persib awal musik ini. Manajemen mendatangkan bek asal Prancis itu setelah kontraknya dengan klub Thailand Ratchaburi FC, berakhir.

Mutombo diplot mengisi kekosongan yang ditinggalkan Federico Barba. Dengan postur yang ideal, Mutombo diharapkan mampu menjadi pemimpin baru di lini belakang Persib.

Mutombo sebenarnya bukan sosok asing di mata Bobotoh. Dia sempat merasakan atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api, ketika Ratchaburi FC menghadapi Persib pada laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two.

Balsa Sekulic

Pemain berusia 28 tahun di plot mengisi lini depan Persib setelah Persib kehilangan Andrew Jung. Sekulic diharapkan mampu membuat lini serang Persib makin tajam.

Pemain asal Montenegro ini datang dengan modal yang tidak main-main. Sebelum berlabuh ke Persib, Balsa merupakan top skor Liga Montenegro musim lalu saat memperkuat Mornar Bar.

Piala Presiden pun menjadi panggung Sekulic di hadapan Bobotoh. Jika performanya sesuai ekspektasi, Sekulic bisa menjadi idola baru Bobotoh.

Timnas Putri Indonesia tinggal selangkah lagi untuk mengulangi prestasinya saat berjumpa Timnas Putri Laos pada babak final Piala AFF 2026. Skuad Garuda Pertiwi tetap harus berhati-hati dengan potensi kejutan yang bisa dihadirkan lawannya.

Menurut jadwal, duel antara Timnas Putri Indonesia menghadapi Laos pada partai final Piala AFF 2026 ini akan bergulir di Stadion Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Rabu (22/7/2026) pukul 19.45 malam WIB.

Sebagai informasi, ini menjadi kali kedua bagi skuad Garuda Pertiwi melenggang ke partai final Piala AFF. Sebab, pada edisi sebelumnya, mereka sukses lolos ke partai puncak pada 2024, sekaligus meraih gelar juara.

Jika mampu menundukkan laos pada laga ini, anak asuh Satoru Mochizuki bakal mengulangi pencapaian itu. Ini menjadi bekal untuk menghadapi ajang ASEAN Women’s Championship 2027. Sebagai informasi, hanya tiga tim teratas di ajang ini yang akan lolos ke kejuaraan tersebut.

Catatan Performa Kedua Tim

Secara performa, Timnas Putri Indonesia sebetulnya punya catatan yang jauh lebih mentereng di ajang ini ketimbang Laos. Berbekal amunisi naturalisasinya, Garuda Pertiwi tentu lebih diunggulkan di atas kertas.

Di fase grup, Vivi Oktavia dan kawan-kawan mampu melumpuhkan Timor Leste (2-0), lalu mengimbangi Kamboja (1-1). Kemudian, di semifinal, Indonesia sukses menumbangkan Singapura dua gol tanpa balas.

Sementara itu, kelolosan Laos ke final ajang ini hanya berbekal dua hasil imbang di fase grup, yakni saat bersua Malaysia (1-1) dan Singapura (1-1). Adapun di semifinal, mereka membekuk Kamboja dengan skor tipis 1-0.

Antisipasi Pemain Kunci

Pada partai final ini, skuad Garuda Pertiwi tampaknya masih akan mengandalkan beberapa pemain naturalisasinya. Dua nama yang tampil menonjol yakni Emily Nahon dan Estella Loupatty yang masing-masing sudah mengepak satu gol.

Jangan lupakan pula pemain lokal berpengalaman semacam Sheva Imut, Gea Yumanda, hingga Remini Rumbewas juga telah membuktikan kualitasnya. Ketiganya sejauh ini sudah mengepak satu gol untuk Garuda Pertiwi.

Sementara itu, di kubu lawan, satu nama yang patut mendapatkan perhatian ialah Anna Keo Onsy. Sebab, ia sudah menghasilkan dua gol di Piala AFF 2026. Itu membuktikan bahwa ketajamannya tak boleh dipandang sebelah mata.

Prediksi Susunan Pemain

Timnas Indonesia Putri: Laita Masykuroh; Vini Silfianus, Remini Rumbewas, Emily Nahon, Gea Yumanda, Felicia De Zeeuw, Estella Loupatty, Sheva Imut, Isabelle Nottet, Marsela Yuliana Awi, Pauline Van De Pol;

Pelatih: Satoru Mochizuki

Timnas Putri Laos: Phatthalavady S, Vilinthone V, Vilayphone P, Anna Keo-Onsy, Vanvaly Bounlamy, Lae Inthavong, Saysamone I, Dalavone S, Anouta C, Sengdeuan P;

Pelatih: Nayuha Toyoda

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi satu di antara tokoh yang hadir dalam seremoni penyerahan trofi Piala Dunia 2026 setelah Spanyol mengalahkan Argentina pada partai final, Senin (20-7-2026) dini hari WIB.

Trump berada di atas panggung bersama sejumlah pejabat untuk menyerahkan medali dan trofi kepada kedua tim.

Tak lama setelah pertandingan berakhir, Trump memasuki stadion bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino. Saat berjalan keluar dari lorong menuju panggung sementara, ia mendapat sorakan cemooh dari penonton.

Di atas panggung, Trump dan Infantino didampingi Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, serta Perdana Menteri Kanada, Mark Carney.

Ketiga kepala negara tersebut mewakili tiga tuan rumah Piala Dunia.

Kendati penyerahan trofi dilakukan oleh pihak lain, Trump bertugas menyerahkan medali kepada para pemain dan mengalungkannya ke leher mereka.

Peran Trump

Keterlibatan Trump dalam seremoni penyerahan trofi sebenarnya telah dikonfirmasi sejak bulan lalu.

Saat itu, Gianni Infantino menyatakan bahwa dirinya dan Trump akan bersama-sama menikmati partai final sekaligus menyerahkan trofi kepada tim juara.

Secara teknis, Infantino yang menyerahkan trofi kepada kapten Spanyol, Rodri. Namun, Trump menjadi satu-satunya pemimpin dari tiga negara tuan rumah yang berada di panggung ketika momen tersebut berlangsung.

Peran serupa juga dijalani Trump dalam seremoni penyerahan trofi Piala Dunia Antarklub pada musim panas tahun lalu. Ketika itu, ia berdiri di bagian depan saat Chelsea mengangkat trofi juara.

Tuai Kritik

Kedekatan Trump dengan Infantino serta pengaruhnya terhadap Presiden FIFA mendapat kritik, termasuk dari internal Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USFF) mdan sejumlah pihak dari negara lain.

Sebelumnya, Trump juga mengklaim berperan dalam pencabutan hukuman penangguhan terhadap penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Setelah mengalahkan Amerika Serikat pada babak 16 besar, Belgia sempat menyindir Timnas AS dan Trump.

Manchester United kembali merampungkan perekrutan pemain pada pekan ini. Setelah mengamankan tiga wajah baru, Setan Merah juga menyelesaikan transfer lain yang tidak banyak mendapat sorotan, seperti dilaporkan Manchester Evening News.

MU sempat membutuhkan waktu hampir satu bulan sejak dibukanya bursa transfer musim panas untuk menuntaskan transfer pertama. Namun, dalam sepekan terakhir, sejumlah kesepakatan berhasil diselesaikan secara beruntun.

Sebelumnya, Setan Merah hampir mendapatkan gelandang Atalanta, Ederson. Meski sudah mencapai kesepakatan biaya transfer dengan klub Serie A tersebut, proses kepindahannya batal terlaksana karena muncul kekhawatiran terkait hasil tes medis sang pemain.

Setelah itu, MU langsung mengalihkan fokus ke target lain di lini tengah. Langkah tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Casemiro setelah kontraknya berakhir, sekaligus menyusul cedera lutut serius yang dialami Manuel Ugarte saat membela Uruguay di Piala Dunia 2026.

Transfer Keempat

Pada akhir pekan lalu, MU berhasil merekrut Andrey Santos dan Youri Tielemans yang sama-sama memiliki pengalaman bermain di Premier League.

Nilai transfer keduanya mencapai total 85 juta paun, angka yang sama dengan biaya yang dikeluarkan Tottenham Hotspur untuk merekrut Mateus Fernandes dari West Ham United.

Selain itu, MU mengamankan jasa kiper Karl Darlow dengan status bebas transfer.

Di balik perekrutan untuk tim utama, MU juga menyelesaikan transfer gelandang asal Kolombia, Cristian Orozco.

Menurut Manchester Evening News dilansir Give Me Sport, kesepakatan itu resmi dituntaskan pada Senin (13-7-2026) waktu setempat, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-18.

Orozco Resmi Gabung

Jurnalis transfer, Fabrizio Romano, sebelumnya mengungkapkan pada Oktober lalu bahwa MU telah menyepakati biaya transfer senilai satu juta dolar AS dengan Fortaleza untuk memboyong Orozco mulai musim panas 2026.

Kepindahan itu baru dapat diwujudkan setelah sang pemain genap berusia 18 tahun.

Orozco akan bergabung bersama skuad akademi Manchester United di Carrington. Ia juga berpeluang tampil dalam laga uji coba melawan TSV 1860 Munich dan FC Nurnberg di Jerman.

MU disebut akan memberikan waktu bagi Orozco untuk beradaptasi, termasuk mengikuti pelajaran bahasa Inggris.

Meski demikian, ia sudah mengenal beberapa pemain akademi setelah sempat berada di Carrington pada Desember lalu.

Bidik Tiga Pemain Lagi

Laporan Samuel Luckhurst menyebut MU belum berhenti bergerak di bursa transfer, meski telah merampungkan empat perekrutan pekan ini.

MU masih ingin mendatangkan seorang gelandang tengah menyusul cedera Ugarte. Sejumlah nama yang belakangan dikaitkan dengan Setan Merah, antara lain Manu Kone dari AS Roma, Eduardo Camavinga dari Real Madrid, serta Alex Scott dari Bournemouth.

Selain itu, MU ingin merekrut penyerang sayap kiri apabila Marcus Rashford meninggalkan Old Trafford. Nama Crysencio Summerville menjadi satu di antara yang paling sering disebut dalam beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya, Give Me Sport melaporkan MU telah membuka pembicaraan antarklub dengan West Ham United terkait kemungkinan transfer pemain Timnas Belanda tersebut.

MU juga masih mengincar tambahan seorang penyerang. Langkah itu disebut berpotensi dipercepat apabila Joshua Zirkzee meninggalkan Old Trafford.

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, mengakui timnya tampil jauh dari performa terbaik saat kalah 0-2 dari Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Arlington, Texas, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Menurut Deschamps, Les Bleus kehilangan kualitas teknik yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama mereka.

“Untuk memiliki peluang menang, kami harus tampil dalam performa terbaik. Sayangnya, kami tidak melakukannya,” ujar Deschamps.

Prancis harus mengakui keunggulan Spanyol setelah kebobolan melalui penalti Mikel Oyarzabal pada babak pertama. La Furia Roja kemudian menggandakan keunggulan lewat gol Pedro Porro pada menit ke-58 setelah menerima umpan Dani Olmo.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Spanyol. Saat Porro mencetak gol kedua, Spanyol sudah melepaskan delapan tembakan, sedangkan Prancis baru memiliki dua percobaan. Selain itu, Spanyol juga memenangkan 60 persen duel sepanjang pertandingan.

Prancis akhirnya menuntaskan laga dengan 10 tembakan, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran. Bahkan, hanya satu peluang yang tercipta dari dalam jarak 13 meter dari gawang lawan.

“Hari ini mereka bertahan dengan sangat baik. Mereka memberi kami ruang yang sangat sedikit,” kata Deschamps.

“Ditambah lagi, kami melakukan banyak kesalahan teknik sehingga sangat sulit menciptakan ancaman bagi mereka. Level teknik kami berada di bawah apa yang sudah kami tunjukkan pada pertandingan-pertandingan sebelumnya,” lanjutnya.

Ketajaman Prancis Hilang

Salah satu faktor yang membuat Prancis gagal melangkah ke final adalah mandulnya lini serang.

Sepanjang enam pertandingan sebelumnya di Piala Dunia 2026, trio Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise tampil luar biasa dengan koleksi gabungan 13 gol dan 10 assist.

Namun, saat menghadapi Spanyol, ketiganya hanya mampu menciptakan lima percobaan tembakan dengan expected goals (xG) yang sangat rendah, yakni 0,15.

“Jika dibandingkan dengan mereka, kombinasi umpan kami jauh kalah. Mereka sangat bagus dalam membaca permainan dan memotong aliran bola,” ujar Deschamps.

“Kami tidak menemukan solusi. Saya tidak ingin mengatakan bahwa kualitas menyerang dan teknik kami tiba-tiba hilang begitu saja, karena itu biasanya menjadi salah satu kekuatan kami.”

“Namun, kami juga harus mengakui kualitas lawan. Saya tidak akan menghapus semua pencapaian yang telah kami raih hanya karena hasil ini. Tetapi saya ulangi lagi, menghadapi tim seperti Spanyol di semifinal Piala Dunia, Anda harus tampil 100 persen. Malam ini kami tidak berada di level tersebut,” imbuh dia.

Soroti Kepemimpinan Wasit

Selain mengkritik penampilan timnya, Deschamps juga mempertanyakan kepemimpinan wasit Iván Arcides Barton Cisnero.

Gol pembuka Spanyol tercipta melalui penalti setelah Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di kotak terlarang. Insiden itu terjadi ketika Digne berusaha menyapu bola, tetapi lebih dulu mengenai Yamal.

Deschamps memilih berhati-hati saat mengomentari keputusan tersebut, meski mengisyaratkan keraguannya terhadap kualitas sang pengadil lapangan.

“Kalau saya berbicara terlalu banyak, orang akan menganggap saya hanya mencari alasan karena kami kalah,” ujar Deschamps.

“Tetapi saya ingin bertanya, apakah wasit benar-benar layak memimpin pertandingan semifinal? Bukan hanya soal penalti itu, tetapi juga beberapa keputusan lainnya. Saya tidak punya masalah pribadi dengan wasit malam ini, tetapi silakan Anda menilai sendiri.”

Idnews.top – Tempat Menonton pertandingan grup H Piala Dunia, Uruguay vs Spanyol. Bolaneters bisa menonton pertandingan ini secara langsung melalui sejumlah saluran di bawah ini.

Uruguay akan menghadapi Spanyol pada matchday terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Guadalajara, Meksiko, Sabtu (27/6/2026) pukul 07.00 WIB. Laga ini menjadi penentu juara grup sekaligus memastikan langkah kedua tim menuju babak 32 besar.

Uruguay saat ini menempati peringkat kedua dengan dua poin hasil dari dua kali imbang, masing-masing melawan Arab Saudi (1-1) dan Tanjung Verde (2-2). Sementara itu, Spanyol memimpin klasemen berkat kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi serta hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde.

Pemenang pertandingan ini akan finis sebagai juara Grup H dan berhak menghadapi runner-up Grup J pada babak 32 besar. Karena itu, kedua tim diprediksi tampil ngotot demi mengamankan posisi puncak klasemen.

Laga ini juga menjadi pertemuan ketiga Uruguay dan Spanyol di putaran final Piala Dunia. Dua pertemuan sebelumnya berakhir imbang, yakni 2-2 pada edisi 1950 dan 0-0 di Piala Dunia 1990.

Meski demikian, Spanyol memiliki catatan yang lebih baik dalam lima pertemuan terakhir di semua ajang. La Roja belum pernah kalah dari La Celeste dengan torehan empat kemenangan dan satu hasil imbang, sehingga sedikit lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan pada laga ini.

Tempat Menonton Uruguay vs Spanyol

Kompetisi: Piala Dunia 2026
Pertandingan: Uruguay vs Spanyol
Tempat: Guadalajara Stadium
Hari, tanggal: Sabtu, 27 Juni 2026
Jam kick-off: 07.00 WIB
Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport
Live Streaming: Maxstream, Folaplay
Link Streaming: https://maxstream.tv/live/0_wo6xuzxp/uruguay_vs_spanyol

Prakiraan Susunan Pemain Uruguay vs Spanyol

Uruguay (4-3-3): Rochet; Varela, R. Araujo, Gimenez (c), Olivera; Valverde, Ugarte, Bentancur; Pellistri, Federico Vinas, Max. Araujo.

Pelatih: Marcelo Bielsa.

Spanyol (4-3-3): Raya; Porro, Cubarsi, Laporte, Cucurella; Rodri (c), Pedri, Olmo; Yamal, Oyarzabal, Nico Williams.

Pelatih: Luis de la Fuente.