27 Oktober 2026

By: KADOQQ

PSM punya misi besar dengan penunjukan Darije Kalezic sebagai nakhoda tim di BRI Super League 2026/2027.

Juku Eja ingin merajut kembali prestasi tinggi bersama pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu, yang pernah mengukir memori indah membawa trofi juara Piala Indonesia ke Makassar pada 2019.

PSM tetap menjaga tradisi mengikat pelatihnya dengan durasi panjang. Sebelumnya, Robert Rene Alberts pernah menukangi PSM pada Liga 1 2016-2018. Berikutnya disusul Bernardo Tavares di periode 2022-2025.

Darije Kalezic pun telah sepakat teken kontrak selama tiga tahun mulai 2026 hingga 2029.

Di tangan Robert Albert dan Bernardo Tavares, PSM menunjukkan kekuatan sebagai tim tradisional yang punya daya saing kuat di kasta tertinggi Indonesia.

Kendati tanpa gelar juara, selama dua musim beruntun, Robert Albert membawa PSM menghuni posisi tiga besar. Prestasi Bernardo Tavares lebih cemerlang dengan mempersembahkan gelar juara Liga 1 2022/2023.

Kembalikan Marwah

Kehadiran Darije Kalezic diharapkan mengembalikan marwah PSM ke posisi teratas kembali karena musim lalu, mereka harus susah payah untuk finis di urutan ke-15.

Pergerakan PSM di bursa transfer musim relatif lamban bila dibandingkan dengan kontestan lainnya. Gerak lambat ini ternyata mereka ingin membangun kekuatan dengan cermat.

Per 28 Agustus 2026, PSM masih memiliki total 29 pemain.

Sikap tak tergesa-gesa ini diperlihatkan PSM saat mengimpor satu per satu pemain asing. Total sudah tujuh sosok asing baru yang telah bergabung untuk melengkapi dua pemain lawas, Aloisio Neto dan Victor Luiz.

Dari tujuh awak asing baru itu cukup heboh adalah perekrutan Navarone Foor dan Sergio Aguero. Nama pertama merupakan gelandang asal Belanda yang memiliki darah keturunan Toraja.

Tampaknya PSM masih lekat dengan gelandang dari Negeri Kincir Angin. Sebelumnya dua nama Belanda yang sangat lekat dengan PSM adalah Wiljan Pluim dan Marc Klok.

Tak Asing Karakter PSIM

Navarone Foor lama berkarier di Eredivisie Belanda. Klub terakhirnya adalah VVV-Venlo. Namun, dia juga pernah bertualang bermain di Liga Siprus, Latvia, Uni Emirat Arab hingga Thailand.

Sergio Aguero yang resmi bergabung 1 Agustus. Dia diganjar kontrak hingga 2028. Ini sebuah apresiasi sangat pantas untuk seorang gelandang versatile andalan Timnas Malaysia.

Darije Kalezic sudah tak asing lagi dengan karakter khas PSM karena pada musim 2018/2019, dia menyelesaikan 53 pertandingan dengan catatan 24 menang, tujuh imbang, dan 22 kekalahan.

Jumlah laga itu terjadi di Liga 1, Piala Indonesia, dan Piala AFC.

Juru taktik berusia 56 tahun itu juga beruntung karena dia masih memiliki lima mantan anak asuhnya di PSM tujuh tahun silam.

Mereka adalah kiper Hilmansyah dan Syaiful Syamsuddin. Tiga sosok lainnya Rasyid Bakri, Abdul Rahman, dan Muhammad Arfan. Dari jajaran staf pelatih, Ahmad Amiruddin juga masih setia mendampingi sebagai asisten.

Kental Eropa Timur

Skuat PSM musim ini sangat kental aroma Eropa, terutama dari belahan Timur.

PSM tak risau tinggalkan kapten timnya, Yuran Fernandes, yang hijrah ke Persebaya. Darije Kalezic mendaratkan dua bek tengah, Dusan Lagator (Montenegro) dan Nenad Lalic (Serbia).

Stefan Jevtoski (Makedonia Utara) akan berkolaborasi dengan Aloisio Neto dan Sergio Aguero di sektor tengah.

PSM juga punya duet penyerang berpaspor Serbia dengan nama depan Luka yang masih berusia emas, yakni Luka Bulatovic dan Luka Cumic.

Dengan komposisi pemain di atas, PSM bakal meramaikan persaingan Super League musim ini. Setidaknya, minimal PSM bisa mengulang kembali sebagai juara Piala Indonesia yang kini bertajuk League Cup.

Daftar Pemain PSM untuk Kompetisi Musim 2026/2027

Kiper: Hilmansyah, Ardiansyah, Syaiful Syamsuddin, Poetro Negoro, Agus Al Faris.

Belakang: Dusan Lagator, Nenad Lalic, Aloísio Neto, Agung Mannan, Victor Luiz, Henhen Herdiana, Mufli Hidayat, Stefan Jevtoski, Akbar Tanjung, Ananda Raehan.

Tengah: Muhammad Arfan, Resky Fandi, Navarone Foor, Rasyid Bakri, Sergio Aguero.

Depan: Fahrul Aditia, Kaka Amrullah, Rizky Eka Pratama, Luka Bulatovic, Abdul Rahman, Gala Pagamo, Muhammad Fahrul, Luka Cumic, Arham Darmawan.

Penyerang anyar PSIM Yogyakarta, Adrian Dalmau, mulai menikmati proses adaptasi bersama Laskar Mataram. Satu di antara faktor yang membuatnya cepat menyesuaikan diri adalah keberadaan pelatih Jean-Paul van Gastel.

Kendati berasal dari Spanyol, Dalmau punya pengalaman berkarier di Liga Belanda selama beberapa musim. Oleh karena itu, gaya latihan dan permainan yang diterapkan Van Gastel terasa cukup familier baginya.

Mantan pemain FC Utrecht tersebut menilai pendekatan pelatih asal Belanda tersebut memiliki banyak kesamaan dengan sepak bola yang selama ini dikenalnya di Eropa.

“Itu adalah sesuatu yang sangat saya sukai. Saya menganggap semua latihan dan gaya bermain akan mirip dengan apa yang biasa saya lakukan di Belanda dan Eropa umumnya. Tidak ada perbedaan besar,” ujar Dalmau.

“Jadi, itu sempurna untuk gaya bermain saya sebagai pemain tipikal menyerang dan kombinasi. Dari apa yang saya lihat pada minggu-minggu pertama latihan, saya sangat menyukainya,” lanjutnya.

Fokus Berikan Kontribusi

Dalmau menandatangani kontrak selama semusim bersama PSIM. Durasi tersebut menurutnya jadi kesempatan bagi kedua pihak untuk melihat bagaimana proses adaptasi dan kerja sama berjalan.

“Saya baru menandatangani kontrak selama satu tahun. Saya pikir dari kedua belah pihak perlu saling melihat dulu,” kata pemain berusia 32 tahun itu.

Di sisi lain, Dalmau tak menutup peluang melanjutkan kerja sama setelah kontraknya habis. Namun, saat ini ia memilih fokus memberikan kontribusi terbaik untuk PSIM.

“Jika adaptasi berjalan baik dan semuanya lancar, setelah itu kami bisa berbicara lagi. Tapi, sekarang ini lebih tentang beradaptasi dengan banyak hal baru dan menunjukkan bahwa saya bisa memberikan nilai bagi klub,” ucapnya.

“Kita lihat saja nanti di bulan-bulan mendatang, tapi di minggu-minggu pertama ini semuanya terlihat sempurna,” lanjut jebolan akademi Real Madrid tersebut.

Cuaca Jadi Tantangan

Sebelumnya, Dalmau mengakui mulai merasakan tantangan baru usai beberapa pekan berada di Indonesia. Cuaca menjadi satu di antara hal utama yang harus disesuaikan.

“Saya pikir hal yang paling khusus adalah cuacanya. Saya bermain selama tujuh tahun terakhir di Belanda dan Polandia, jadi cuacanya sangat berbeda dengan di sini,” tutur Dalmau.

“Ini tentang beradaptasi dengan suhu, kelembapan, dan pernapasan. Ini salah satu kendala yang harus kami hadapi, tapi sisanya mudah bagi saya. Makanan, budaya, dan lingkungan saya sangat menyukainya.”

“Saya berasal dari Mallorca, cuacanya mirip dengan di sini. Tapi, sudah lama tidak bermain dalam kondisi seperti ini. Ini tentang beradaptasi, tapi semuanya akan baik-baik saja,” ucap Dalmau.

Timnas Indonesia harus mewaspadai kekuatan Singapura saat berjumpa di FIFA ASEAN Cup 2026. The Lions memiliki beberapa pemain berbahaya yang bisa jadi ancaman bagi skuad Merah Putih.

Menurut jadwal, Timnas Singapura akan menjadi lawan pertama Timnas Indonesia di Grup A. Duel ini rencananya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.

Sebelum perjumpaan ini, skuad Garuda asuhan John Herdman terakhir kali gagal meraih kemenangan atas Singapura di Piala AFF 2026. Secara kekuatan, The Lions bakal jauh lebih menantang di FIFA ASEAN Cup 2026.

Ada dua pemain andalan mereka yang berpeluang besar bergabung pada FIFA ASEAN Cup 2026. Keduanya bisa menambah potensi ancaman The Lions pada ajang tersebut. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

  1. Ilhan Fandi

Salah satu penyerang Timnas Singapura yang telah membuktikan kualitasnya dalam beberapa ajang terakhir ialah Ilhan Fandi. Striker berusia 23 tahun itu tampil sangat impresif bersama The Lions di Piala AFF 2026.

Ilhan Fandi telah terbukti menjadi tulang punggung Singapura yang berhasil lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Striker yang kini memperkuat Lion City Sailors itu sukses menjaringkan empat gol dari enam penampilan.

Bahkan, salah satu golnya dicetak saat menggagalkan kemenangan Timnas Indonesia di laga terakhir Grup A. Catatan ini sudah cukup membuktikan bahwa Ilhan Fandi bukanlah pemain yang bisa diremehkan skuad Garuda.

  1. Safuwan Baharudin

Dari seluruh nama pemain Timnas Singapura yang tampil di Piala AFF 2026, sebetulnya masih ada beberapa sosok penting yang tak bisa bergabung. Salah satunya yakni Safuwan Baharudin yang saat ini memperkuat klub Malaysia, Selangor FC.

Mengingat FIFA ASEAN Cup 2026 digelar dalam kalender resmi FIFA, Safuwan bakal punya kesempatan bergabung. Dia saat ini berstatus sebagai pemain aktif dengan caps tertinggi di skuad The Lions. Bek tengah berusia 34 tahun itu tercatat mengukir 133 penampilan internasional dengan kontribusi 14 gol.

Catatan ini menempatkan Safuwan sebagai kolektor caps terbanyak keenam dalam sejarah Timnas Singapura, di belakang Hariss Harun (148 caps), Daniel Bennett (146 caps), Baihakki Khaizan (140 caps), Shahril Ishak (138 caps), dan Khairul Amri (135 caps).

  1. Ikhsan Fandi

Ilhan Fandi bukan satu-satunya striker berbahaya yang harus diwaspadai Timnas Indonesia. Kakak kandungnya, Ikhsan Fandi, juga punya catatan yang jauh lebih istimewa, karena tercatat sebagai pemain dengan koleksi gol terbanyak untuk The Lions.

Sejauh ini, Ikhsan Fandi sudah menyumbangkan 27 gol dari 49 penampilannya bersama The Lions. Sebagai informasi, ini merupakan jumlah gol terbanyak keenam dalam catatan sejarah Timnas Singapura.

Ikhsan masih berada di belakang ayahnya yang berstatus sebagai legenda Singapura, Fandi Ahmad, dengan mengoleksi 55 gol, serta Noh Alam Shah (34 gol), Khairul Amri (32 gol), Indra Sahdan Daud (30 gol), serta Aleksandar Duric (27 gol).

Jose Mourinho mengawali periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid dengan kemenangan meyakinkan.

Dalam laga pertamanya kembali memimpin Los Blancos di Santiago Bernabeu setelah lebih dari 13 tahun, Mourinho membawa Madrid menghancurkan Real Sociedad dengan skor 4-1, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB.

Kylian Mbappe menjadi bintang utama berkat torehan hattrick. Namun, performa Jude Bellingham juga mendapatkan sorotan besar dari media Spanyol. Bahkan, Marca menyebut gelandang Inggris tersebut sebagai “pemain bintang Mourinho”.

Kemenangan ini menjadi respons sempurna Madrid setelah penampilan kurang meyakinkan pada babak pertama.

Mereka mendapat siulan dari pendukung sendiri sebelum turun minum, tetapi mampu tampil jauh lebih agresif setelah jeda.

Mbappe Hattrick, Madrid Menang 4-1

Real Madrid harus bekerja keras sebelum akhirnya mengamankan tiga poin. Real Sociedad justru tampil lebih berbahaya pada awal pertandingan dan hampir membuka keunggulan pada menit ke-10.

Take Kubo berhasil merebut bola dari kesalahan pemain Real Madrid di dekat kotak penalti dan memberikan umpan kepada Mikel Oyarzabal.

Namun, tembakan jarak dekat sang penyerang masih mampu digagalkan Thibaut Courtois.

Madrid akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-40. Federico Valverde mengirim umpan terobosan luar biasa yang membelah pertahanan Sociedad.

Mbappe kemudian masuk ke kotak penalti, bergerak ke kiri, dan melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang.

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit. Luka Sucic menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan situasi di mana lini belakang Madrid gagal mengantisipasi bola panjang.

Memasuki babak kedua, Madrid tampil berbeda. Mbappe kembali membawa tuan rumah unggul pada menit ke-60 setelah melakukan kombinasi satu-dua yang apik dengan Bellingham.

Vinicius Junior kemudian menambah gol ketiga pada menit ke-68 setelah Bellingham memenangkan bola melalui pressing dan mengirim umpan silang mendatar yang mudah diselesaikan sang winger.

Mbappe memastikan kemenangan sekaligus hattrick pada menit ke-80. Ia menerima umpan cerdik dari Vinicius sebelum melakukan chip tenang melewati kiper Sociedad.

Bellingham Disebut “Pemain Bintang Mourinho”

Meski Mbappe menjadi pemain terbaik dalam pertandingan itu setelah mencetak tiga gol, Jude Bellingham juga mendapatkan pujian luar biasa.

Marca memberikan nilai 10/10 kepada Mbappe, sementara Bellingham mendapat nilai 9/10. Media berbasis Madrid itu bahkan memberikan perhatian khusus terhadap penampilan sang gelandang.

Untuk performanya pada babak pertama, Bellingham mendapatkan nilai 8/10. Ia dinilai tampil dalam kondisi fisik prima, agresif, intens, dan mampu memberikan ancaman dari area sekitar kotak penalti.

Bellingham juga menciptakan peluang untuk Mbappe dan Vinicius serta memaksa pemain lawan mendapatkan kartu kuning.

Penampilannya semakin impresif setelah jeda. Marca menaikkan nilainya menjadi 9/10 dan menyebut penampilannya sebagai stellar atau luar biasa.

Salah satu momen terbaik terjadi ketika Bellingham melakukan kombinasi satu-dua dengan Mbappe di tepi kotak penalti. Kerja sama itu membuka ruang bagi Mbappe untuk mencetak gol keduanya.

Bellingham kemudian kembali berperan dalam gol Vinicius. Tekanan agresifnya membuat Madrid merebut bola di dekat garis akhir sebelum umpan mendatarnya diselesaikan Vinicius.

“Bellingham adalah pemain bintang Mourinho,” tulis Marca.

Mourinho Puas dengan Respons Pemain

Kemenangan tersebut terasa semakin spesial bagi Mourinho karena merupakan pertandingan kandang pertamanya di Bernabeu sebagai pelatih Madrid setelah lebih dari 13 tahun.

Namun, perjalanan menuju kemenangan tidak berlangsung mulus. Madrid justru tampil lambat pada babak pertama, kurang rapi dalam penguasaan bola, dan beberapa kali terlihat rentan terhadap serangan balik Sociedad.

Suporter bahkan memberikan siulan sebelum jeda. Mourinho mengaku tidak mempermasalahkan reaksi tersebut.

“Selalu ada rasa keadilan dalam siulan dan tepuk tangan. Siulan sesekali tidak akan merugikan siapa pun, justru membantu Anda berkembang,” ujar Mourinho.

Pelatih asal Portugal itu juga memuji respons para pemain setelah turun minum.

“Saya sangat senang dengan bagaimana para pemain merespons tekanan dan tampil luar biasa pada babak kedua. Kami bahkan bisa mencetak lebih banyak gol,” katanya.

Perubahan strategi dan intensitas Madrid setelah jeda membuat Sociedad kesulitan mengimbangi permainan.

Vinicius dan Mbappe tampil lebih agresif dengan pergerakan langsung yang terus meregangkan pertahanan lawan.

Mourinho Sebut Mbappe “Gila”

Mourinho juga memberikan pujian khusus kepada Mbappe setelah pertandingan. Ia mengakui bahwa meski biasanya enggan membicarakan pemain secara individual, penampilan penyerang Prancis tersebut membuatnya harus memberikan pengecualian.

“Apa yang dilakukan Kylian… itu gila,” ujar Mourinho kepada Real Madrid TV.

Menurut Mourinho, Mbappe memiliki kemampuan alami untuk mencetak gol sekaligus menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.

Ia juga memuji kemampuan sang striker untuk turun lebih dalam ketika Madrid berada dalam tekanan dan kemudian membangun kombinasi dengan Vinicius serta Bellingham.

Mourinho bahkan menyebut Mbappe sebagai pemain yang “luar biasa” dan yakin sang penyerang memiliki ambisi besar untuk menciptakan sejarah bersama Real Madrid.

Pelatih berusia 63 tahun itu juga menilai keputusan Mbappe kembali lebih awal ke masa pramusim memberikan dampak positif.

Mbappe disebut tiba dua hari sebelum masa liburannya berakhir. Menurut Mourinho, tambahan waktu dalam persiapan pramusim tersebut bisa memberikan perbedaan positif.

Dengan Mbappe yang langsung mencetak hattrick dan Bellingham tampil gemilang, comeback Mourinho di Bernabeu pun dimulai dengan cara yang nyaris sempurna.

Madrid kini memiliki alasan kuat untuk optimistis menghadapi perjalanan musim yang panjang.

Luke Vickery mengambil keputusan yang mengejutkan dan bisa dikatakan berani. Pemain yang baru memegang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) itu disebut menolak untuk pindah ke klub League One Inggris di bursa transfer musim panas 2026.

Kabar penolakan Luke Vickery itu diungkap oleh jurnalis asal Australia, James Dodd melalui X pada Selasa (25/8/2026). Dodd menyebut Vickery menolak kemungkinan bermain untuk Peterborough United.

“Luke Vickery dari Macarthur dikabarkan menolak kepindahan ke klub League One Inggris, Peterborough United, pada jeda kompetisi kali ini,” tulis James Dodd.

Luke Vickery saat ini masih berusia 20 tahun. Pemain yang berposisi sebagai winger itu pun masih terikat kontrak di klub Australia, Macarthur Bulls FC hingga 2028.

Bertahan Dulu di A-League

Luke Vickery memiliki perjalanan yang baik sejauh ini di A-League bersama Macarthur Bulls FC. Hal itu yang membuat Peterborough United tertarik.

Namun, Jamed Dodd menyebut Luke Vickery kini masih ingin fokus berkarier di Australia. Ia akan mulai memikirkan opsi lain jika ada tawaran menarik dalam 6-12 bulan ke depan.

“Sempat menjalani musim yang cukup baik bersama Bulls, namun merasa situasinya belum tepat dan lebih baik bertahan di A-League serta meninjau kembali situasinya dalam 6 hingga 12 bulan ke depan,” jelas Dodd.

Menanti Debut

Luke Vickery resmi dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada hari Kamis, (16/7/2026). Proses perpindahan kewarganegaraan ini rampung setelah ia melakukan pengambilan sumpah setia warga negara di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, yang dipimpin langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.

Penyerang sayap klub Macarthur FC ini mendapatkan darah Indonesia dari nenek pihak ibu yang lahir di Medan, Sumatra Utara pada 3 Desember 1937.

Luke Vickery kini masih menanti debut bersama Timnas Indonesia. Jika tidak ada halangan, ia akan merasakan hal itu di FIFA Series 2026 bulan depan.

Borneo FC akan melakoni fase Grup D pada AFC Challenge League 2026/2027.

Tim Pesut Etam terpilih sebagai tuan rumah bagi One Taguig FC (Filipina), Tainan City FC (China Taipei), dan pemenang laga playoff antara Yangon United (Myanmar) melawan Ezra FC (Laos).

Semua laga kasta ketiga antarklub Asia itu akan dilaksanakan di Stadion Segiri Samarinda, pada 18, 21, dan 24 Oktober 2026. Pelatih Mauro Jeronimo pun sangat serius menyiapkan tim. Karena agenda Borneo FC musim ini sangat padat.

Selain turnamen ini, Diego Michiels dkk. ditempa untuk dua agenda lainnya yakni BRI Super League dan League Cup musim ini. Arsitek asal Portugal ini diharapkan mampu mengarungi tiga ajang ini dengan hasil maksimal.

Pesan Mauro

Khusus AFC Challenge League 2026/2027, Mauro Jeronimo menilai turnamen ini tak mudah. Karena dia mengaku belum tahu kekuatan tiga calon lawan yang akan dihadapi pasukannya.

“Saya harus jujur. Kita akan memainkan tiga laga pertama. Terlepas dari lawannya, kita harus menyiapkan diri dengan baik. Saya tidak ingin berkomentar soal tiga calon lawan itu. Karena saya tidak mengenal mereka. Saya harus pelajari mereka terlebih dulu,” katanya.

Mauro Jeronimo juga menyadari permainan sepak bola selalu sulit. Meskipun Borneo FC akan bertarung di kandang sendiri dengan dukungan total suporter fanatiknya.

“Kami akan main di Samarinda. Main di turnamen Internasional di depan suporter. Ini akan sangat memotivasi para pemain. Tapi pertandingan sepak bola tak selalu mudah. Jadi perlu rendah hati, tapi harus bermain dengan hati agar bisa tampil baik dalam pertandingan tersebut,” ucapnya.

Dukungan Suporter

Mauro Jerenimo juga menyebut Pusamania akan menjadi kekuatan besar untuk memompa spirit anak asuhnya.

“Saya berharap kita bermain dengan 12 pemain. Sebelas pemain di lapangan ditambah satu kehadiran para suporter. Mereka akan jadi kekuatan dan daya besar untuk pertandingan nanti bersama suporter dalam momen baik maupun buruk. Seperti biasa saya bilang, kita akan jadi kuat,” tuturnya.

Juventus akan memulai perjalanan mereka di Serie A 2026/2027 dengan laga tandang. Mereka akan mengunjungi markas tim promosi, Frosinone pada hari Minggu (23/8/2026) dengan tekad bulat untuk meraih tiga poin perdana di musim ini.

Pertandingan ini mempertemukan dua pendekatan yang cukup kontras. Frosinone kemungkinan mengandalkan intensitas, permainan wing-back, serta transisi cepat, sedangkan Juventus akan berusaha mengontrol laga melalui penguasaan bola dan kualitas teknis di lini tengah.

Secara historis, Juventus memiliki modal kuat saat menghadapi Frosinone. Setelah bermain imbang pada pertemuan pertama pada 2015, Bianconeri memenangi lima pertemuan Serie A berikutnya secara beruntun. Dalam lima kemenangan tersebut, Juventus selalu mencetak sedikitnya dua gol.

Juventus tetap perlu memperhatikan kondisi skuad. Federico Gatti diragukan tampil setelah mengalami masalah pada pergelangan kaki, sementara Jeff Ekhator dipastikan absen karena cedera. Jika mampu mengontrol transisi negatif dan mematahkan serangan balik Frosinone, Juventus memiliki peluang besar untuk mengawali musim dengan hasil positif.

Frosinone diperkirakan mengandalkan keunggulan bermain di kandang untuk memberikan tekanan kepada Juventus. Pelatih Massimiliano Alvini menyiapkan formasi 3-4-1-2 dengan mengandalkan energi para wing-back serta kreativitas Romano Schmid yang beroperasi di antara lini tengah dan pertahanan lawan.

Lorenzo Palmisani akan mengawal gawang, dengan Calvani, Monterisi, dan Bracaglia membentuk tiga bek di depannya. Oyono dan Terzic akan bertugas sebagai wing-back, sementara Masini dan Calo menjadi jangkar di lini tengah.

Pertarungan di area tengah lapangan berpotensi menjadi salah satu kunci pertandingan. Masini dan Calo harus bekerja ekstra keras untuk menghadapi kualitas teknis Juventus sekaligus menjaga keseimbangan tim saat menyerang maupun bertahan. Schmid akan mendapat peran penting sebagai trequartista untuk menghubungkan lini tengah dengan duet penyerang, Raimondo dan Ghedjemis.

Kecepatan kedua penyerang tersebut juga bisa menjadi senjata Frosinone dalam serangan balik. Juventus harus mampu menjaga struktur tetap kompak ketika kehilangan bola agar tidak memberikan ruang bagi Raimondo dan Ghedjemis untuk mengeksploitasi area di belakang pertahanan.

Di sisi lain, Juventus diprediksi menggunakan formasi 4-2-3-1. Guglielmo Vicario menjadi kandidat utama di bawah mistar, dengan Kalulu, Bremer, Kelly, dan Cambiaso membentuk kuartet pertahanan.

Manuel Locatelli dan Douglas Luiz akan menjadi double pivot yang bertugas mengatur tempo sekaligus menjaga keseimbangan permainan. Juventus kemungkinan berusaha mendominasi penguasaan bola dan membangun serangan dari area dalam melalui kedua gelandang tersebut.

Ancaman utama Juventus datang dari lini serang. Francisco Conceicao dan Kenan Yildiz akan memberikan lebar permainan dari sisi sayap, sementara McKennie beroperasi di belakang Randal Kolo Muani. Pergerakan dari kedua sayap diharapkan mampu meregangkan blok pertahanan tiga bek milik Frosinone.

Kolo Muani menjadi ujung tombak utama Juventus. Penyerang asal Prancis tersebut akan berusaha memanfaatkan ruang yang tercipta dari pergerakan Conceição dan Yildiz, sekaligus menjadi target utama ketika Juventus membangun serangan melalui sisi lapangan.

Prakiraan Susunan Pemain Kedua Tim

Frosinone (3-4-1-2): Pamisani; Calvani, Monterisi, Bracaglia; Terzic, Calo, Masini, Oyono; Schmid; Raimondo, Ghedjemis

Pelatih: Massimiliano Alvini

Juventus (4-2-3-1): Vicario; Cambiaso, Kelly, Bremer, Kalulu; Locatelli, Luiz; Yildiz, McKennie, Conceicao; Kolo Muani

Pelatih: Luciano Spalletti

Prediksi Skor Frosinone vs Juventus

Juventus bertekad untuk mengawal musim 2026/2027 dengan kemenangan. Itulah mengapa mereka bertekad untuk meraih tiga poin di kandang tim promosi, Frosinone di akhir pekan ini.

Performa Juventus selama pra musim cukup meyakinkan, di mana mereka mengalahkan beberapa tim top Italia dan Eropa. Mereka juga selalu menang dalam enam perjumpaan terakhir melawan Frosinone, sehingga mereka seharusnya tidak mengalami kesulitan berarti di pertandingan ini.

Prediksi Skor: Frosinone 0-2 Juventus

Jadwal dan Tempat Menonton Frosinone vs Juventus

Frosinone vs Juventus

Jadwal: Minggu, 23 Agustus 2026

Kick Off: Pkl 23.30 WIB

Venue: PSC Arena

Live Streaming: Vidio

Liverpool dipastikan masih akan aktif di bursa transfer musim panas 2026. Pelatih Andoni Iraola menyatakan The Reds akan mendatangkan beberapa pemain baru dalam beberapa hari ke depan.

Namun, Iraola menyadari sejumlah transfer kemungkinan baru bisa terealisasi menjelang penutupan bursa transfer. Liverpool sejauh ini telah mendatangkan tiga pemain, yakni Jeremy Jacquet, Víctor Munoz, dan Ronald Araujo yang bergabung dengan status pinjaman.

The Reds masih menjadikan sektor sayap sebagai salah satu prioritas. Liverpool tengah bernegosiasi dengan Paris Saint-Germain untuk mendapatkan winger Bradley Barcola.

Liverpool juga dilaporkan telah mengajukan tawaran senilai 50 juta poundsterling (Rp1,2 triliun) untuk penyerang Brighton & Hove Albion, Yankuba Minteh. Namun, proposal tersebut ditolak.

“Kami pasti akan mendatangkan beberapa pemain. Ada beberapa kesepakatan yang memang harus menunggu hingga akhir bursa transfer,” ujar Iraola seperti dikutip dari Sky Sports, Jumat (21/10/2026).

“Namun, yang paling penting adalah bagaimana kondisi skuad pada 1 September. Faktanya, saat ini kami masih memiliki skuad yang cukup tipis.”

Ingin Skuad Lengkap Sejak Awal

Iraola mengakui sebenarnya ingin seluruh pemain incaran sudah berada di Liverpool sejak awal persiapan musim.

“Sebagai pelatih, sebenarnya mudah bagi saya. Saya ingin para pemain sudah bergabung sejak hari pertama pada 13 Juli. Saya ingin semua pemain berada di sini dan setiap posisi memiliki dua pemain berkualitas tinggi,” tutur Iraola.

Namun, ia memahami situasi bursa transfer tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Bursa transfer tetap terbuka ketika kompetisi sudah dimulai sehingga klub harus beradaptasi.

“Saya tidak suka dua pekan atau 10 hari seperti ini karena ada begitu banyak ketidakpastian. Bukan hanya di Liverpool, tetapi juga di klub-klub lain,” kata Iraola.

“Kami harus beradaptasi dan tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memikirkan hal tersebut. Saya tahu banyak pertanyaan mengenai bursa transfer, tetapi fokus saya adalah pertandingan melawan Newcastle.”

“Itu sangat penting bagi saya. Kami harus memaksimalkan pemain-pemain bagus yang sudah berada di sini agar Liverpool bisa langsung kompetitif sejak awal musim,” imbuh pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.

Tak Mau Hanya Sekadar Membeli

Iraola juga mengungkapkan posisi yang menjadi perhatian utama Liverpool. Menurutnya, sektor sayap membutuhkan tambahan pemain karena stok yang tersedia masih terbatas.

“Anda bertanya apa yang kami butuhkan. Ada beberapa situasi yang sudah jelas bagi saya, terutama di sektor sayap karena kami tidak memiliki cukup pemain yang secara spesifik bisa bermain di posisi tersebut,” ujarnya.

“Setelah itu, kami harus tetap berpikiran terbuka di bursa transfer dan melihat peluang yang benar-benar bisa meningkatkan kualitas tim.”

Iraola menegaskan Liverpool tidak ingin sekadar membeli pemain demi memenuhi kebutuhan jumlah.

“Ini bukan soal mendatangkan pemain hanya karena kami membutuhkan seseorang di posisi tertentu. Ini tentang meningkatkan kualitas skuad karena kami sudah memiliki pemain-pemain yang sangat bagus,” katanya.

“Untuk meningkatkan kualitas pemain yang sudah sangat bagus, Anda membutuhkan pemain dengan level yang spesifik.”

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, secara terbuka merespons kabar seputar saga transfer Enzo Fernandez. Ia menepis rumor mengenai kemungkinan Enzo Fernandez meninggalkan Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas 2026.

Alonso memastikan gelandang asal Argentina tersebut masih menjadi bagian penting dari skuad The Blues. Saat ini dia tengah mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Fulham.

Chelsea sebelumnya memang sempat membuka peluang bagi Enzo untuk hengkang. Namun, klub London Barat tersebut menetapkan batas waktu hingga Jumat (14/8/2026) pukul 17.00 waktu Inggris bagi klub peminat untuk menyelesaikan kesepakatan.

Manchester City sempat dikaitkan dengan kepindahan Enzo. Manajer mereka, Enzo Maresca, pernah bekerja bersama sang gelandang ketika masih menangani Chelsea. Namun, transfer tersebut akhirnya tidak terwujud.

Chelsea diketahui membanderol Enzo dengan harga mencapai 120 juta poundsterling atau sekitar Rp2,7 triliun.

Setidaknya Bertahan Sampai Musim Depan

Chelsea kemudian memberi tahu perwakilan Enzo bahwa mereka mengharapkan sang pemain bertahan setidaknya hingga musim panas tahun depan.

Ketika ditanya mengenai situasi Enzo, Alonso memberikan jawaban tegas.

“Enzo adalah pemain Chelsea. Dia pemain yang sangat, sangat bagus. Dia berlatih dengan sangat baik. Kami senang dengannya dan dia sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan Senin,” ujar Alonso, seperti dikutip dari ESPN, Kamis (20/8/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuatEnzo tidak masuk dalam daftar pemain yang akan dilepas Chelsea dalam waktu dekat.

Alonso Hadapi Mantan Rekan

Laga Chelsea kontra Fulham juga menjadi pertandingan spesial bagi Alonso. Ia akan berhadapan dengan Alvaro Arbeloa, mantan rekan setimnya di Real Madrid.

Arbeloa kini menangani Fulham setelah menggantikan Alonso sebagai pelatih Real Madrid.

Meski memiliki hubungan baik, Alonso menegaskan persahabatan mereka akan dikesampingkan selama pertandingan.

“Kami bisa memiliki hubungan yang baik, tetapi begitu berada di lapangan, tidak ada teman dan tidak ada masa lalu,” tegas Alonso.

“Kami akan bertarung selama 90 menit.”

Manchester United berpeluang menuntaskan perombakan lini tengah pada bursa transfer musim panas dengan kedatangan Carlos Baleba. Gelandang Brighton itu diproyeksikan melengkapi rekrutan Youri Tielemans dan Andrey Santos.

Kehadiran Baleba akan memberi Pelatih Manchester United, Michael Carrick, pilihan yang lebih lengkap di area tengah, terutama setelah Casemiro pergi dan Manuel Ugarte mengalami cedera lutut serius. Setan Merah kini memiliki kombinasi pemain kreatif, pengatur tempo, hingga gelandang dengan kemampuan bertahan dan mobilitas tinggi.

Laporan terbaru menyatakan United telah mengajukan tawaran 65 juta poundsterling (Rp1,365 triliun) untuk Baleba, terdiri dari 60 juta poundsterling plus bonus 5 juta poundsterling. Negosiasi masih berlangsung, jadi komposisi terbaik berikut berlaku apabila transfer gelandang berusia 22 tahun itu benar-benar terwujud.

Tawaran untuk Carlos Baleba dan Rencana Perombakan

United mengincar Baleba untuk melengkapi profil yang sudah mereka miliki di lini tengah. Ia diperkirakan menambah opsi pada fase bertahan, transisi, hingga progresi bola ke sepertiga akhir.

Baleba dikenal memiliki kemampuan membawa bola, merebut penguasaan, dan melakukan tekanan balik dengan agresif. Karakter tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan tim setelah perubahan komposisi gelandang bertahan.

Jika kembali menemukan performa terbaiknya, Baleba dapat menjadi elemen yang membuat poros United lebih seimbang. Ia mampu memberikan perlindungan kepada pertahanan tanpa mengurangi kemampuan tim membawa bola ke area depan.

Tielemans–Baleba Jadi Poros di 4-2-3-1

Carrick kemungkinan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang memaksimalkan kebebasan Bruno Fernandes di belakang penyerang. Dalam skema ini, Tielemans dan Baleba berpotensi menjadi dua pemain utama dalam poros lini tengah.

Manchester United resmi merekrut gelandang Belgia tersebut pada Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan lini tengah. Tielemans menawarkan ketenangan saat membangun serangan serta kualitas umpan untuk membongkar pertahanan rapat.

Namun, kelemahan Tielemans dalam mengejar transisi lawan dapat ditutupi oleh kecepatan dan jangkauan permainan Baleba. Kombinasi keduanya membuka jalan bagi aliran bola yang stabil sekaligus proteksi yang lebih baik di depan lini belakang.

Bruno Fernandes Tetap 10; Persaingan Santos–Mainoo

Posisi nomor 10 tampaknya tetap menjadi milik Bruno Fernandes dalam susunan terkuat Manchester United. Pada musim lalu, Fernandes mencatatkan 21 assist di Premier League.

Perannya sebagai kreator akan semakin maksimal apabila dua gelandang di belakangnya mampu menjaga keseimbangan permainan. Tielemans dapat membantu distribusi dari lini tengah, sedangkan Baleba bertugas membawa energi dalam fase transisi.

Andrey Santos tetap menjadi pesaing serius Baleba untuk mendapatkan tempat di tim utama. Santos menawarkan permainan yang lebih aman dan kemampuan bertahan yang cukup lengkap, sedangkan Baleba memiliki keunggulan pada mobilitas.

Pilihan Carrick akan bergantung pada karakter lawan dan kebutuhan pertandingan. Kobbie Mainoo juga tidak boleh dikesampingkan meski berpotensi memulai musim dari posisi yang lebih dalam dalam urutan pilihan.

Mason Mount dapat menjadi alternatif kreatif, sementara Matheus Cunha mampu mengisi peran nomor 10 ketika Fernandes membutuhkan rotasi. Jika Baleba benar-benar bergabung, susunan ideal Manchester United berpotensi menempatkan Tielemans dan Baleba sebagai poros di belakang Fernandes.

Santos dan Mainoo kemudian menyediakan kedalaman yang membuat Carrick memiliki banyak alternatif sepanjang musim. Oleh karena itu, negosiasi yang sedang berjalan menjadi kunci untuk membuka babak baru komposisi lini tengah Setan Merah.