26 Oktober 2026

GEMARQQ

BOLADONESIA – Bintang Inter Miami, Lionel Messi memutuskan untuk pensiun dari timnas Argentina. La Pulga menyebut bahwa dia sudah memutuskan ini dua hari setelah final Piala Dunia 2026.

Messi mengungkapkan bahwa dirinya memang sudah berencana pensiun dua hari setelah final Piala Dunia 2026. Tapi kematian sang ayah baru-baru ini semakin memantapkan keputusannya.

“Saya menulis kata-kata ini pada tanggal 21 Juli, dua hari setelah final… hari ini, setelah apa yang terjadi dengan ayah saya, saya bahkan lebih yakin dengan keputusan ini daripada sebelumnya,” tulis Messi seperti dilansir IDNEWS dari akun media sosialnya.

“Setelah sekian lama sejak final, dan setelah banyak memikirkannya, saya ingin memberi tahu semua orang bahwa saya pensiun dari tim nasional.

“Ini adalah keputusan yang menyakitkan dan masih sangat menyakitkan, tetapi saya mengerti bahwa ini adalah saat yang tepat.

“Saya bersumpah saya selalu memberikan segalanya, tidak hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kita memenangkan segalanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan segalanya untuk seragam ini, untuk membawa kebahagiaan dan membuat Anda bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola.

“Tidak banyak waktu tersisa, dan berbagai bab akan segera berakhir. Ini adalah salah satu yang sangat menyakitkan saya. Saya mencintai, pernah mencintai, dan akan selalu mencintai menjadi bagian dari tim nasional. Saya telah memberikan semua yang saya miliki, dan saya tidak punya apa pun lagi untuk diberikan.

“Juga, ada pemain muda hebat yang muncul dan pantas berada di sini.

“Terima kasih atas semua cinta selama 20 tahun ini. Saya akan merindukan mendengar suara kalian dari dalam. Sekarang aku akan menjadi bagian dari kalian, selalu mendukung dari luar, di saat-saat baik dan terlebih lagi di saat-saat buruk.

“Terima kasih kepada keluarga saya karena selalu ada dan bersama saya sepanjang perjalanan yang indah namun sulit ini. Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan satu tim, dan direktur yang berkesempatan berbagi perjalanan ini denganku. Aku membawa serta kenangan dan momen yang tak terlupakan.

“Saya pergi dengan damai dan bangga, mengetahui bahwa bersama rekan satu tim saya, kami telah memberikan kalian momen-momen yang pernah kami impikan. Sungguh luar biasa bisa mengalami semua ini bersama kalian. Aku mencintai kalian!

“Terima kasih Tuhan karena telah menjadikan aku orang Argentina.

“Vamos Argentina!”

Prestasi Lionel Messi Bersama Argentina

Kapten Argentina ini adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa dan pemain dengan penampilan terbanyak untuk negaranya. Messi telah mencetak 125 gol dalam 207 pertandingan untuk tim nasional.

Ia adalah pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Amerika Selatan.

Ketika ia memimpin Argentina meraih kemenangan Piala Dunia pada tahun 2022, itu adalah kemenangan pertama negara tersebut dalam 36 tahun dan yang ketiga secara keseluruhan.

Sebelum itu, Messi memainkan peran penting dalam mengakhiri paceklik trofi Argentina selama 28 tahun dengan memenangkan Copa America 2021 dan kemudian memenangkannya lagi pada tahun 2024.

Ia sebelumnya mengumumkan pensiun dari tim nasional pada tahun 2016, setelah memimpin Argentina dalam tiga final berturut-turut dan gagal memenangkan satu pun.

Messi membatalkan keputusan tersebut tidak lama kemudian untuk akhirnya memimpin negara tersebut meraih dua kemenangan Copa America dan kemenangan Piala Dunia.

Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, akhirnya bisa bernapas lega. Manchester United berhasil bangkit dari keterpurukan dan meraih kemenangan pertama pada Liga Inggris 2026/2027 setelah mengalahkan Ipswich Town 5-2 di Old Trafford, Minggu (30/8/2026).

Kemenangan ini terasa semakin penting setelah MU secara mengejutkan takluk 0-2 dari Hull City pada pekan pembuka. Kekalahan tersebut membuat Setan Merah berada dalam tekanan besar.

Situasi bahkan sempat kembali tidak ideal ketika Ipswich unggul lebih dulu melalui Leif Davis. Namun, Manchester United menunjukkan respons berbeda.

Bruno Fernandes menjadi aktor utama kebangkitan MU. Sang kapten mencetak hattrick, sementara Harry Maguire terlibat dalam gol bunuh diri Ipswich. Fernandes kemudian kembali mencetak gol dari titik penalti sebelum melengkapi hattrick-nya.

Bruno juga memberikan assist untuk gol Bryan Mbeumo yang sekaligus memastikan pesta lima gol Manchester United.

Senang Lihat Reaksi Bruno Fernandes

Carrick memberikan pujian khusus kepada Bruno Fernandes yang tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol. Menurutnya, Bruno memiliki koneksi yang semakin baik dengan Matheus Cunha dan Kobbie Mainoo di lini tengah.

“Dia bermain sangat baik hari ini. Anda bisa melihat koneksi di tengah antara Bruno, Matheus, dan Kobbie. Youri juga tampil sangat baik,” tutur Carrick, seperti dikutip dari situs resmi Manchester United.

Ia menilai permainan kombinasi MU semakin terlihat pada babak kedua.

“Kombinasi, pemahaman, menemukan kembali performa dan ketajaman setelah Piala Dunia, semua itu menjadi bagian dari proses,” kata Carrick.

Carrick senang melihat Bruno mampu menutup pekan yang penuh tekanan dengan penampilan spektakuler. “Dengan apa yang Bruno alami sepanjang pekan, bisa mengakhirinya seperti ini tentu menjadi sesuatu yang menyenangkan untuknya,” pungkas Carrick.

Kemenangan yang Melegakan

Carrick juga mengakui kemenangan tersebut terasa sangat melegakan setelah pekan yang berat.

“Hasil memang menyenangkan, apalagi bisa menang seperti ini. Saya sudah mengatakan setelah pertandingan pekan lalu bahwa kami sangat kecewa. Kekalahan itu terasa sepanjang pekan,” ujar Carrick.

Menurutnya, para pemain mampu mengelola kekecewaan tersebut dengan baik dan tidak larut dalam hasil buruk.

“Kami memikirkannya, menghadapinya, tetapi pada akhirnya tidak membuat masalah menjadi terlalu besar. Dalam pekan yang penuh tantangan, saya sangat senang melihat respons mereka setelah tertinggal 0-1,” lanjutnya.

Carrick juga mengingatkan bahwa perjalanan Manchester United musim ini masih akan dipenuhi tantangan.

“Kami akan selalu mengalami kemunduran. Yang terpenting adalah bagaimana Anda menghadapinya. Setelah itu kualitas akan muncul dan Anda bisa mendapatkan hari yang bagus,” katanya.

Inter Milan akan bertandang ke Unipol Domus untuk menghadapi Cagliari pada pekan kedua Serie A 2026/2027, Senin (31/8) dini hari nanti. Kedua tim sama-sama mengawali musim dengan kemenangan, tetapi rekor pertemuan membuat Nerazzurri tetap menjadi favorit utama untuk meraih tiga poin di laga ini.

Cagliari membuka musim dengan kemenangan 1-0 atas Parma. Alessandro Romano menjadi pahlawan lewat gol spektakuler dari jarak jauh pada debutnya sebagai starter di Serie A. Hasil tersebut terasa spesial karena menjadi kemenangan pembuka musim yang langka bagi Rossoblu, yang sebelumnya hanya sekali menang dalam 12 laga perdana Serie A.

Pasukan Fabio Pisacane juga sebelumnya menang 1-0 atas Arezzo di Coppa Italia. Artinya, Cagliari datang dengan modal dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Namun, tantangan kali ini jauh lebih berat.

Inter memulai misi mempertahankan Scudetto dengan kemenangan telak 4-1 atas Monza. Hakan Calhanoglu, Yann Bisseck, Piotr Zielinski, dan Francesco Pio Esposito bergantian mencetak gol, dengan gol backheel spektakuler Esposito menjadi salah satu sorotan pertandingan.

Menariknya, Lautaro Martinez gagal mencetak gol pada laga tersebut, sementara Marcus Thuram memulai pertandingan dari bangku cadangan. Kondisi itu membuka peluang bagi Thuram untuk kembali ke starting XI dan berduet dengan Lautaro di lini depan.

Cagliari kemungkinan akan mengandalkan organisasi pertahanan yang rapat sebelum menyerang melalui transisi cepat. Daniel Maldini, yang baru bergabung dari Atalanta, berpotensi menjadi kreator utama di belakang Paul Mendy.

Absennya Sebastiano Esposito tentu menjadi kehilangan bagi tuan rumah. Pisacane harus mencari alternatif untuk menjaga daya gedor tim, terutama menghadapi Inter yang memiliki kualitas tinggi dalam mengontrol permainan.

Inter, di sisi lain, akan tetap mengandalkan permainan menyerang yang agresif. Nerazzurri mencetak 89 gol di Serie A musim lalu, menjadi tim paling produktif, dan melanjutkan ketajaman tersebut dengan empat gol ke gawang Monza.

Kembalinya Thuram ke lini depan berpotensi memberikan dimensi berbeda. Jika ia dipasangkan dengan Lautaro, Inter akan memiliki kombinasi kecepatan, kekuatan fisik, dan pergerakan yang bisa menyulitkan pertahanan Cagliari.

Kunci bagi Inter adalah memanfaatkan sisi lapangan dan menciptakan ruang untuk duet penyerang mereka. Sementara itu, Cagliari harus mampu menjaga disiplin blok pertahanan serta memanfaatkan setiap kesempatan saat Inter kehilangan bola.

Prakiraan Susunan Pemain Cagliari vs Inter Milan

Cagliari (4-3-2-1): Caprile; Pedro, Mina, Rodriguez, Obert; Adopo, Winks, Romano; Maldini, Fazzini; Mendy

Pelatih: Fabio Pisacane

Inter Milan (3-5-2): J. Martinez; Bisseck, Akanji, Bastoni; Diouf, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Esposito, L. Martinez

Pelatih: Cristian Chivu

Prediksi Skor Cagliari vs Inter Milan

Ketangguhan Cagliari yang tidak terkalahkan sejak pra musim 2026 ini akan diuji di laga ini. Mereka harus berhadapan dengan sang juara bertahan Serie A, Inter Milan.

Cagliari menunjukkan gaya bermain yang disiplin dan mampu mengancam dengan serangan balik cepat. Namun dominasi Inter akan jadi ujian berat bagi mereka di laga ini, terutama Inter kini punya lini serang yang sangat mematikan.

I Rossoblu juga punya sejarah buruk saat berjumpa dengan Inter. Jadi pasukan Fabio Pisacane bakal diuji hingga batas tertinggi mereka untuk meredam sang juara bertahan.

Prediksi Skor: Cagliari 1-3 Inter Milan

Link Streaming dan Siaran Langsung Cagliari vs Inter

Cagliari vs Inter Milan

Jadwal: Senin, 31 Agustus 2026

Kick Off: Pkl 01.45 WIB

Venue: Stadio Unipol Domus, Sardinia

Live Streaming: Vidio

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengaku telah menjalani percakapan sulit dengan Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus di tengah kemungkinan kedua pemain itu meninggalkan Emirates Stadium.

Masa depan Martinelli dan Jesus menjadi sorotan menjelang penutupan bursa transfer. Martinelli disebut masuk radar klub Arab Saudi, Al Hilal.

Sementara Jesus makin tersisih dari persaingan di lini depan Arsenal setelah mengalami serangkaian cedera.

Mikel Arteta tidak menampik dirinya harus mengambil keputusan sulit terkait sejumlah pemain dalam skuad Arsenal.

Menurutnya, situasi itu merupakan bagian yang tidak terhindarkan dalam pengelolaan tim.

“Pada akhirnya, itu tidak terhindarkan. Pada suatu titik, Anda harus melakukan pembicaraan tertentu dan mengatakan hal-hal tertentu yang terkadang sulit,” ujar Mikel Arteta.

Martinelli menjadi pemain yang masa depannya paling banyak diperbincangkan. Pemain berusia 24 tahun itu meninggalkan sesi latihan lebih awal ketika rumor kepindahan ke Al Hilal semakin menguat.

Klub Arab Saudi tersebut dilaporkan siap mengajukan paket transfer yang nilainya mencapai 50 juta pound atau sekitar Rp1,1 triliun.

Meski demikian, Arteta menegaskan Martinelli tetap memiliki tempat khusus di Arsenal.

“Saya pikir semua orang tahu dan mengakui betapa kami mencintai Gabi. Apa pun hasilnya, itu akan terjadi karena semua pihak menyetujuinya,” kata Arteta.

Gabriel Jesus Semakin Tersisih

Situasi Gabriel Jesus sedikit berbeda. Penyerang berusia 28 tahun itu semakin kehilangan tempat dalam persaingan lini depan Arsenal setelah periode panjang yang terganggu cedera.

Jesus bahkan tidak mengikuti sesi latihan Arsenal pada Kamis (27/8/2026). Kondisinya semakin rumit karena kontraknya bersama The Gunners hanya menyisakan 12 bulan.

Arteta menjelaskan absennya Jesus berkaitan dengan jumlah pemain yang dimiliki Arsenal serta bagaimana klub menangani situasi setiap pemain secara individual.

“Ini berkaitan dengan jumlah pemain yang kami miliki di skuad saat ini dan bagaimana kami mengelola situasi semacam itu secara individual dengan semua pemain. Mereka memiliki situasi pribadi masing-masing,” jelas Arteta.

Jesus bergabung dengan Arsenal dari Manchester City pada 2022 dan sempat menjadi salah satu pemain penting dalam proyek Arteta.

Namun, berbagai masalah kebugaran membuat kontribusinya dalam beberapa musim terakhir tidak maksimal.

Arsenal Dikaitkan dengan Julian Alvarez

Di tengah kemungkinan kepergian Martinelli dan Jesus, Arsenal justru dikaitkan dengan upaya memperkuat lini depan. Salah satu nama yang muncul adalah penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez.

Penyerang Argentina itu sedang berada dalam situasi pelik setelah Atletico menolak melepasnya ke Barcelona.

Kondisi itu kemudian memunculkan spekulasi Arsenal dapat memanfaatkan situasi tersebut untuk mencoba mendatangkannya. Namun, Arteta enggan memberikan komentar mengenai Alvarez.

“Jangan ke sana. Saya tidak akan memberikan komentar apa pun mengenai pemain yang bukan bagian dari kami,” tegasnya.

Jika Martinelli dan Jesus benar-benar pergi, kebutuhan Arsenal untuk menambah opsi di lini depan tentu akan semakin besar.

Terlebih, Arteta ingin membawa The Gunners bersaing dalam berbagai kompetisi sepanjang musim.

Konsa dan Guimaraes Bisa Jadi Kabar Baik

Di tengah kabar mengenai masa depan sejumlah pemain depan, Arsenal mendapatkan perkembangan positif dari sektor lain.

Ezri Konsa berpeluang menjalani debut setelah bergabung dengan Arsenal dari Aston Villa dengan nilai transfer 51 juta pound.

Menariknya, debut tersebut berpotensi terjadi di Villa Park saat Arsenal menghadapi mantan klubnya pada Senin.

Konsa diperkirakan berpotensi mendapatkan sambutan kurang bersahabat dari suporter tuan rumah.

Namun, Arteta menegaskan hal itu tidak akan memengaruhi keputusannya untuk memainkan bek asal Inggris tersebut.

“Jika saya melihat sesuatu yang berbeda dari pemain itu, mungkin saya mempertanyakannya. Namun, sejak hari pertama, melihat Ezri dan mengetahui kepribadiannya dengan sangat baik, serta melalui orang-orang yang pernah bekerja dengannya, saya tidak memiliki kekhawatiran,” ujar Arteta.

Selain Konsa, Bruno Guimaraes juga berpeluang tampil dalam pertandingan itu. Gelandang Brasil itu sebelumnya absen ketika Arsenal menang 3-0 atas Coventry karena mengalami masalah pada pangkal paha.

Dengan bursa transfer yang semakin mendekati penutupan, Arteta kini menghadapi sejumlah keputusan penting.

Kepergian Martinelli dan Jesus dapat mengubah komposisi lini depan Arsenal, dan kedatangan pemain baru akan menentukan seberapa kuat skuad The Gunners menghadapi tantangan musim ini.

Real Madrid memulai musim 2026-27 dengan hasil sempurna setelah memenangi dua pertandingan pertama mereka. Kemenangan 4-1 atas Real Sociedad menjadi bukti bahwa Los Blancos mulai menemukan permainan terbaik.

Kylian Mbappe tampil luar biasa dengan mencetak hattrick, sementara Vinicius Junior dan Jude Bellingham ikut memberikan kontribusi penting. Bernardo Silva juga menunjukkan kualitasnya dengan membantu Real Madrid menjaga kontrol permainan.

Namun, pemain yang layak dipuji sebagai rekrutan terbaik Real Madrid sejauh musim panas ini justru berasal dari lini belakang. Ibrahima Konate langsung memperlihatkan kualitas yang membuat keputusannya direkrut mulai terlihat tepat.

Keraguan Berubah Menjadi Keyakinan

Kedatangan Konate dengan status bebas transfer sempat membuat sebagian pendukung Real Madrid merasa ragu. Bek asal Prancis itu menjalani musim terakhir yang sulit bersama Liverpool sehingga kondisinya menjadi pertanyaan.

Akan tetapi, dua penampilan resmi pertamanya memberikan gambaran berbeda. Konate tampil tenang saat membangun permainan dan memperlihatkan ketangguhan ketika menghadapi serangan lawan.

Ia juga terlihat cepat beradaptasi dengan Dean Huijsen di jantung pertahanan. Kerja sama keduanya mulai membentuk fondasi yang menjanjikan bagi Real Madrid.

Konate Mulai Menemukan Permainan Terbaik

Musim lalu menjadi periode berat bagi Konate secara pribadi maupun profesional. Ia kehilangan ayah dan sahabatnya, Diogo Jota, dalam rentang waktu yang tentu tidak mudah dilalui.

Kini, pemain berusia 27 tahun tersebut terlihat lebih fokus dan berenergi pada awal musim baru. Konate juga mulai menunjukkan kembali karakter permainan yang pernah membuatnya masuk jajaran bek terbaik Premier League.

Sebelum musim 2025-26, Konate membentuk duet tangguh bersama Virgil van Dijk di Liverpool. Kombinasi fisik, kecepatan, dan kemampuannya membaca permainan membuat Real Madrid tertarik merekrutnya.

Bisa Jadi Rekrutan Paling Menguntungkan

Real Madrid mendapatkan Konate tanpa mengeluarkan biaya transfer sehingga risiko finansial dari perekrutannya relatif kecil. Oleh karena itu, performa positifnya pada awal musim dapat menjadi keuntungan besar bagi klub.

Jika mampu menjaga konsistensi, Konate berpotensi menjadi salah satu pilar utama pertahanan Real Madrid. Duetnya bersama Huijsen juga dapat memberikan solusi jangka panjang untuk lini belakang Los Blancos.

Mbappe memang tetap menjadi pembeda di lini depan, tetapi Konate mulai memberikan rasa aman di area pertahanan. Apabila performanya terus meningkat, status rekrutan terbaik Real Madrid musim panas ini bisa menjadi miliknya.

PSIM Yogyakarta telah melengkapi kuota pemain asing untuk mengarungi BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram kini memiliki 11 pesepak bola impor dalam skuad.

Mereka adalah Ze Valente, Ezequiel Vidal, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Ramos, Nermin Haljeta, Marvin Loria, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero.

Lima nama terakhir merupakan rekrutan anyar PSIM. Mereka juga bakal mencicipi pengalaman pertama bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.

Sementara sisanya adalah bagian dari skuad musim lalu. Mereka turut membantu Laskar Mataram finis di peringkat ke-11 BRI Super League 2025/2026 dengan torehan 45 poin.

Pertimbangan Matang

Manajer PSIM, Iksan Mahar, sebelumnya mengatakan perekrutan legiun asing dilakukan melalui proses matang. Manajemen dan tim pelatih terlibat dalam menentukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim.

“Semuanya hasil rembukan manajemen dan coach Jean-Paul. Kami punya tim talent scouting yang mencari sejumlah pemain, kemudian memberikan beberapa rekomendasi. Coach juga punya rekomendasi sendiri,” ujar Iksan.

Kehadiran para pemain asing diharapkan bisa menjadi kekuatan PSIM untuk menghadapi ketatnya persaingan di level teratas. Apalagi, Laskar Mataram memasang target lebih baik ketimbang musim kemarin.

Ujian pertama PSIM dibawah arahan pelatih Jean-Paul van Gastel tersaji pada 5 September. Laskar Mataram bakal menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore WIB.

Adrian Dalmau Jadi Opsi di Lini Depan

PSIM mempunyai tambahan opsi di lini depan melalui kedatangan Adrian Dalmau. Penyerang asal Spanyol itu diharapkan bisa menjawab kebutuhan Laskar Mataram akan sosok predator di kotak penalti.

Dalmau lahir pada 23 Maret 1994 dan punya pengalaman panjang di kompetisi Eropa. Ia pernah membela Real Madrid U-18, Rayo Vallecano B, Zamora CF, Racing Ferrol, Espanyol B, CD Numancia, Mallorca, Villarreal B, hingga Alcorcon.

Kariernya kemudian berlanjut ke Belanda bersama Heracles Almelo, FC Utrecht, dan Sparta Rotterdam. Ia juga sempat bermain di Polandia dengan berseragam Korona Kielce serta Piast Gliwice.

Salah satu periode terbaik Dalmau terjadi bersama Heracles Almelo pada Eredivisie 2018/2019. Ketika itu, pemain berusia 32 tahun itu sukses mencetak 19 gol plus lima assist.

Ze Valente dan Ezequiel Vidal Tetap Jadi Andalan

Selain mengandalkan wajah baru, PSIM juga masih punya sejumlah pemain asing yang sudah memahami karakter tim. Ze Valente jadi salah satu sosok yang diprediksi kembali memegang peranan penting.

Gelandang asal Portugal itu tampil sebagai motor permainan sekaligus top scorer PSIM musim lalu. Ze membukukan 10 gol dan empat assist dari 32 laga di BRI Super League 2025/2026.

Di belakangnya ada Ezequiel Vidal yang juga tampil produktif. Pemain asal Argentina tersebut mencatatkan delapan gol dan enam assist sepanjang musim lalu.

Vidal kerap dimainkan di sektor sayap dan memberikan kontribusi positif bagi tim. Kombinasi pemain lama dan anyar inilah yang diharapkan membikin PSIM lebih kompetitif musim mendatang.

Daftar Pemain Asing PSIM Musim 2026/2027

1.Ze Valente (gelandang/Portugal)
2.Ezequiel Vidal (winger/Argentina)
3.Jop van der Avert (bek/Belanda)
4.Yusaku Yamadera (bek/Jepang)
5.Franco Ramos (bek/Argentina)
6.Nermin Haljeta (penyerang/Slovenia)
7.Marvin Loria (winger/Kosta Rika)
8.Ondrej Rudzan (bek/Republik Ceko)
9.Adrian Purzycki (gelandang/Polandia)
10.Adrian Dalmau (penyerang/Spanyol)
11.Mauro Caballero (penyerang/Paraguay)

BOLADONESIA – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti memperingatkan Randal Kolo Muani setelah sang striker gagal mencetak gol di laga lawan Frosinone. Spalletti menyebut Muani harus sadar dirinya sudah tertinggal selama dua tahun terakhir.

Juventus berhasil menang 1-0 di laga pembuka Serie A mereka lawan Frosinone lewat gol Bremer (23/8/26). Tapi I Bianconeri bisa saja mencetak gol lebih banyak jika Kolo Muani bisa menyelesaikan peluangnya.

Sang striker direkrut dari PSG dengan biaya yang bisa mencapai 50 juta euro. Juve percaya kepadanya walaupun musim lalu tampil sangat buruk bersama Tottenham dan Spalletti meminta Muani menyadari hal itu.

“Kami mendatangkan Kolo, kami telah merawatnya dan kami tahu nilainya. Tetapi dia harus menyadari bahwa dia belum bermain (baik) selama dua tahun dan pasti ada alasan untuk itu,” ucap Spalleti seperti dilansir IDNEWS dari Football Italia.

“Terkadang Anda berpikir Anda berada di level yang luar biasa tetapi Anda telah meninggalkan sesuatu yang perlu Anda raih kembali.

“Ini adalah pertandingan di mana Anda harus mencetak gol karena ruang-ruang tersebut menguntungkan Anda.

“Striker yang kami cari mungkin memiliki karakteristik yang berbeda. Hari ini ruang-ruang itu ada tetapi kami tidak mampu memanfaatkannya.”

Luciano Spalletti: Kami Masih Bekerja

Spalletti menegaskan Juventus masih memperbaiki beberapa masalah yang masih timnya alami.

“Saya lebih suka tim menunjukkan identitasnya, dan mereka telah melakukannya,” kata Spalletti.

“Pada momen-momen tertentu kami agak kurang bersemangat, kami kurang pandai menunjukkan tekad. Tapi itu bisa terjadi, terutama di awal pertandingan. Kami akan mengusahakannya.”

Pelatih kiper Persib Bandung, Mario Jozic, mengakui timnya masih membutuhkan tambahan penjaga gawang untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Menurut pelatih asal Kroasia ini, sektor penjaga gawang Persib saat ini masih cukup rawan karena hanya memiliki dua kiper, yakni Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana. Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat padatnya agenda yang akan dijalani Maung Bandung.

Persib menghadapi tantangan berat pada musim 2026/2027. Selain harus tampil di kompetisi domestik, tim besutan Igor Tolic juga akan menjalani AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Indonesia.

Selain itu, skuad Maung Bandung harus menempuh perjalanan panjang untuk melakoni pertandingan tandang. Situasi ini membuat kedalaman skuad menjadi penting, termasuk di posisi penjaga gawang

“Secara umum, ya, karena jika Anda memasukkan Piala Presiden, ini ada lima kompetisi. Jadi memperhitungkan perjalanan jauh ini, dan Indonesia juga negara yang sangat besar, banyak perjalanan, banyak pertandingan, mungkin cedera dam (akumulasi) kartu kuning atau merah,” ungkap Jozic.

“Hal inilah yang menjadi alasan kenapa kami mungkin masih membutuhkan penjaga gawang baru,” lanjutnya.

Belum Ada Keputusan

Kendati begitu, Jozic menegaskan keputusan untuk merekrut penjaga gawang baru bukan kewenangannya. Sebagai pelatih kiper, ia hanya memberikan masukan kepada manajemen mengenai kebutuhan tim.

Sejauh ini, Jozic memastikan kondisi Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana terus menunjukkan perkembangan. Dia meyakini kedua kipernya dalam kondisi siap tempur saat menghadapi Manila Digger.

Persib akan menghadapi klub Filipina tersebut pada babak kualifikasi AFC Champions League Two 2026/2027. Duel kedua tim digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 31 Agustus mendatang.

“Saya pikir kita masih punya waktu 10 hari lagi menuju pertandingan paling penting. Jadi saya pikir Teja dan Fitrah akan siap untuk pertandingan ini,” katanya.

“Jadi saya tidak merasa khawatir sedikit pun tentang pertandingan atau tentang performa mereka. Saya tenang dan saya ingin mereka berdua juga tetap tenang, serta memberikan yang terbaik untuk tim,” terang Jozic.

Menuju AFC Champions League 2

Laga kontra Manila Digger sangat krusial bagi Persib. Jika mampu memetik kemenangan, Marc Klok dkk. dipastikan melangkah ke fase Grup E ACL 2 bersama FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel.

AC Milan akan mengawali kiprah mereka di Liga Italia 2026/2027 dengan mengunjungi markas Torino pada Senin (24/8/2026) pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini sekaligus menjadi kesempatan pertama Ruben Amorim memimpin Rossoneri dalam laga kompetitif.

Milan membawa misi memperbaiki hasil buruk musim lalu. Enam kekalahan dalam 10 pertandingan liga terakhir membuat mereka kehilangan peluang tampil di Liga Champions.

Perubahan pun terjadi di berbagai sektor setelah musim 2025/2026 berakhir. Amorim dipercaya sebagai pelatih anyar, sementara sejumlah perubahan juga dilakukan dalam skuad dan struktur klub.

Torino turut memulai musim dengan wajah baru di kursi pelatih. Ignazio Abate kini mendapat tugas membawa Il Toro berkembang sekaligus memperbaiki masalah pertahanan mereka.

Amorim Mulai Proyek Baru di Milan

Milan sebenarnya sempat menikmati periode positif musim lalu setelah mampu mengalahkan Inter dua kali dalam pertandingan derby. Akan tetapi, momentum tersebut tidak bertahan hingga akhir musim dan Inter akhirnya mengamankan Scudetto.

Performa buruk di penghujung musim membuat Massimiliano Allegri meninggalkan Milan setelah hanya menjalani satu tahun pada periode keduanya. Amorim kemudian ditunjuk untuk memulai proyek baru dengan pendekatan taktik yang berbeda.

Pelatih asal Portugal itu sudah menguji skemanya dalam beberapa laga uji coba. Milan bermain 2-2 melawan Celtic, imbang kontra Inter di Australia, kalah dari Chelsea, kemudian meraih kemenangan atas Manchester United.

Torino Siap Manfaatkan Keunggulan Kandang

Rekor Torino saat menjamu Milan cukup meyakinkan. Mereka hanya dua kali kalah dalam 13 pertemuan kandang terakhir melawan Rossoneri.

Meski demikian, dua kekalahan tersebut memberikan cerita berbeda. Torino pernah dihantam Milan dengan skor 0-7 dan kembali menelan kekalahan pada pertemuan kedua tim Desember lalu.

Performa kandang Torino juga sempat meningkat menjelang akhir musim lalu. Dalam enam laga terakhir di Stadio Olimpico Grande Torino, mereka tidak terkalahkan, mengoleksi 14 poin dan selalu mencetak setidaknya dua gol.

Abate Dituntut Membenahi Pertahanan

Torino menyelesaikan musim lalu di posisi ke-12 Liga Italia. Setelah Roberto D’Aversa meninggalkan klub, Abate ditunjuk untuk melanjutkan pekerjaan sekaligus membangun tim dengan pendekatan baru.

Tugas utama Abate adalah memperbaiki lini belakang Torino. Mereka memiliki catatan pertahanan terburuk kedua di Liga Italia musim lalu sehingga perbaikan sektor tersebut menjadi kebutuhan mendesak.

Persiapan pramusim Torino berjalan cukup baik. Mereka menang atas Burnley, Vado, dan Avellino, kemudian mengalahkan Carrarese untuk melaju ke babak kedua Coppa Italia dan dijadwalkan bertemu Monza.

Perkiraan Susunan Pemain

Torino (3-4-2-1): Mascardi; Comuzzo, Comert, Coco; Pedersen, Fitz-Jim, Gineitis, Cacciamani; Vlasic, Casadei; Simeone.

Pelatih: Ignazio Abate.

AC Milan (3-4-2-1): Maignan; De Winter, Gila, Pavlovic; Chukwueze, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Loftus-Cheek, Saelemaekers; Ramos.

Pelatih: Ruben Amorim.

Prediksi Skor

Milan diperkirakan masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan sistem permainan Amorim. Perubahan besar di dalam tim membuat Rossoneri berpotensi belum mencapai performa terbaik pada pertandingan pertama.

Torino juga belum sepenuhnya terbentuk di bawah arahan Abate. Namun, keuntungan bermain di kandang dapat membuat mereka mampu mengimbangi Milan sepanjang pertandingan.

Dengan mempertimbangkan kondisi kedua tim, laga ini berpeluang berlangsung ketat. Prediksi skor: Torino 1-1 AC Milan.

Manchester United mencapai kesepakatan dengan Brighton and Hove Albion untuk transfer gelandang Carlos Baleba.

Baleba akan pindah ke Old Trafford dengan nilai transfer awal 65 juta paun atau sekitar Rp1,5 triliiun.

MU juga berpotensi mengeluarkan tambahan 5 juta paun atau Rp120 miliar dalam bentuk bonus.

Gelandang Timnas Kamerun berusia 22 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis bersama Manchester United pada Sabtu (22-8-2026) hari ini.

Baleba saat ini masih menepi karena cedera pergelangan kaki, tetapi masalah tersebut tidak dianggap serius.

Gelandang Ketiga

Baleba akan menjadi gelandang ketiga yang didatangkan MU pada musim panas ini. Sebelumnya, Setan Merah telah merekrut Andrey Santos dan Youri Tielemans.

MU sebenarnya sudah mengincar Baleba sejak musim panas tahun lalu. Namun, Brighton saat itu mematok harga lebih dari 100 juta paun untuk gelandang asal Kamerun tersebut.

CEO MU, Omar Berrada, dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox akhirnya memilih menghentikan negosiasi.

Mereka menilai harga yang diminta Brighton terlalu tinggi, bahkan melampaui 115 juta paun yang dibayarkan Chelsea untuk mendatangkan Moises Caicedo pada 2023.

Setahun berselang, MU akhirnya mendapatkan Baleba dengan biaya awal 65 juta paun. Nilai tersebut sekitar 50 juta paun lebih rendah dibandingkan harga yang diminta Brighton pada musim panas lalu.

Jejak Baleba

Baleba bergabung dengan Brighton dari Lille pada 2023. Selama tiga musim memperkuat The Seagulls ia telah mencatatkan 92 penampilan di Premier League.

Setelah kesepakatan transfer Baleba tercapai, MU segera menjalani pertandingan pertama mereka di Premier League 2026/2027.

Setan Merah akan mengawali kampanye mereka di Premier League dengan bertandang ke markas tim promosi Hull City pada Sabtu (22-8-2026) malam WIB.