26 Oktober 2026

GEMARQQ

Bayern Munchen menunjukkan performa luar biasa saat mengawali kiprah di Liga Champions. Menghadapi Bodo/Glimt, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB, raksasa Jerman itu tampil dominan dan akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak.

Meski Bodo/Glimt sempat memberikan perlawanan sengit pada babak pertama, Bayern Munchen perlahan meningkatkan intensitas permainan.

Penguasaan bola, peluang berkualitas, dan tekanan tanpa henti akhirnya membuat pertahanan tim asal Norwegia tersebut runtuh.

Harry Kane menjadi salah satu pemain yang berperan besar dalam pesta gol Bayern Munchen. Michael Olise juga tampil impresif dan menjadi bagian penting dari kemenangan besar Die Roten.

Usai pertandingan, Kane mengungkapkan satu karakter yang membuat Bayern semakin berbahaya: mereka justru semakin kuat ketika pertandingan memasuki fase akhir.

Bodo/Glimt Sempat Merepotkan Bayern

Bodo/Glimt sebenarnya tidak datang ke Allianz Arena untuk sekadar menjadi korban. Pada babak pertama, mereka mampu menunjukkan organisasi pertahanan yang disiplin.

Tim asal Norwegia itu menjaga blok pertahanan dengan baik sembari tetap berani melakukan serangan balik. Beberapa kali bahkan mampu menguji pertahanan Bayern melalui transisi cepat.

Namun, Bayern Munchen tetap memegang kendali pertandingan. Die Roten menguasai sebagian besar bola dan terus menciptakan peluang berbahaya.

Kiper Bodo/Glimt tampil gemilang dan beberapa kali menggagalkan peluang Bayern Munchen. Kane mengakui bahwa timnya memang harus bersabar untuk membongkar pertahanan lawan.

“Kami harus bersabar, tetapi saya pikir kami juga lebih baik pada babak pertama. Kiper mereka melakukan beberapa penyelamatan bagus. Kami tetap tenang dan terus menggedor,” ujar Kane kepada DAZN.

Kesabaran tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Gol Awal Jadi Titik Balik

Menurut Harry Kane, gol pertama menjadi momen penting yang membuat Bayern Munchen semakin nyaman mengendalikan pertandingan.

Setelah berhasil memecah kebuntuan, Bayern bermain dengan kepercayaan diri yang semakin tinggi. Tempo permainan pun meningkat dan Bodo/Glimt semakin kesulitan keluar dari tekanan.

Kane melihat fenomena tersebut bukan sesuatu yang kebetulan. Ia menilai Bayern memang memiliki karakter untuk berkembang seiring berjalannya pertandingan.

“Gol awal membantu kami. Musim lalu kami memperlihatkan bagaimana menjadi semakin kuat seiring pertandingan berjalan,” kata Kane.

Karakter tersebut menjadi salah satu ciri permainan Bayern di bawah asuhan Vincent Kompany.

Ketika pertandingan memasuki fase akhir, intensitas Bayern justru meningkat. Tekanan demi tekanan akhirnya membuat pertahanan Bodo/Glimt tidak mampu bertahan lebih lama.

Kane dan Olise Jadi Motor Pesta Gol Bayern Munchen

Kemenangan besar Bayern tidak lepas dari kontribusi sejumlah pemain kunci.

Kane kembali menunjukkan ketajamannya sebagai ujung tombak, sementara Olise memberikan energi dan kreativitas yang membuat lini belakang Bodo/Glimt semakin kerepotan.

Kombinasi keduanya menjadi salah satu alasan Bayern mampu mengubah pertandingan yang awalnya cukup ketat menjadi sebuah pesta gol.

Bodo/Glimt memang mampu bertahan dengan baik pada awal laga. Namun, menghadapi Bayern yang terus meningkatkan tempo selama 90 menit merupakan tantangan yang sangat berat.

Begitu ruang mulai terbuka, Bayern Munchen langsung menghukum lawannya.

Kane pun menilai kemenangan tersebut sebagai hasil dari kerja keras tim yang mampu menjaga ketenangan dan terus memberikan tekanan hingga akhirnya mendapatkan hasil yang diinginkan.

Harry Kane Puas, Bayern Awali Liga Champions dengan Sempurna

Kemenangan atas Bodo/Glimt menjadi pembuka yang sangat positif bagi Bayern Munchen di Liga Champions.

Bukan hanya tiga poin yang berhasil diamankan, tetapi juga sebuah pernyataantim asuhan Kompany memiliki kemampuan untuk meningkatkan performa ketika pertandingan semakin berjalan. Kane pun mengaku sangat puas dengan hasil tersebut.

“Kami ingin menampilkan performa yang bagus dan mendapatkan tiga poin di depan para penggemar kami. Saya senang kami berhasil melakukannya,” tegas Kane.

Bayern kini kembali menunjukkan salah satu karakter terkuat mereka: semakin lama pertandingan berlangsung, semakin sulit dihentikan.

Bagi lawan-lawan berikutnya di Liga Champions, kemenangan atas Bodo/Glimt sekaligus menjadi peringatan.

Menghadapi Bayern selama 90 menit bukan hanya soal bertahan dari tekanan awal, tetapi juga harus mampu bertahan ketika Die Roten mulai menaikkan tempo permainan.

Dan jika Harry Kane serta Michael Olise terus tampil seperti ini, Bayern bisa menjadi salah satu tim yang paling menakutkan di kompetisi Eropa musim ini.

Bayern Munchen langsung mendapat ujian menarik pada matchday pertama fase liga Liga Champions 2026-27 dengan menghadapi Bodo/Glimt. Laga Bayern vs Bodo/Glimt berlangsung di Allianz Arena, Jumat, 11 September 2026 pukul 02.00 WIB.

Tuan rumah membawa reputasi besar sekaligus catatan kandang yang sangat meyakinkan sepanjang 2026. Namun, Bodo/Glimt tidak datang hanya untuk bertahan karena wakil Norwegia tersebut sedang menjalani periode terbaiknya.

Bayern tentu menjadi favorit berdasarkan kualitas skuad dan pengalaman di kompetisi Eropa. Meski demikian, performa Bodo/Glimt yang belum terkalahkan dalam 20 pertandingan terakhir membuat laga ini berpotensi lebih sulit dari perkiraan.

Bayern Ingin Langsung Tancap Gas

Bayern memulai musim dengan tiga kemenangan berturut-turut sebelum ditahan 0-0 oleh Schalke 04 pada pertandingan terakhir. Hasil tersebut menjadi sinyal bahwa tim asuhan Vincent Kompany masih memiliki sejumlah pekerjaan sebelum mencapai performa terbaiknya.

Kendati demikian, rekor Bayern di pertandingan pembuka Liga Champions sangat mengesankan. Mereka selalu memenangkan laga pertama dalam 22 partisipasi terakhir sehingga target tiga poin kembali menjadi tuntutan utama.

Kekuatan Bayern juga semakin terlihat ketika bermain di Allianz Arena. Sepanjang 2026, mereka mencatat 15 kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kekalahan di kandang.

Bodo/Glimt Punya Modal Besar

Perjalanan Bodo/Glimt menuju fase liga tidak mudah karena mereka harus melewati dua ronde kualifikasi. Setelah menang agregat 6-5 atas Union Saint-Gilloise, mereka tampil lebih meyakinkan dengan mengalahkan NEC Nijmegen 6-1 secara agregat.

Tim besutan Kjetil Knutsen kemudian melanjutkan tren positif tersebut di kompetisi domestik. Kemenangan 2-1 atas Fredrikstad membuat Bodo/Glimt mencatat enam kemenangan beruntun sekaligus memperpanjang rekor tanpa kekalahan menjadi 20 pertandingan.

Bodo/Glimt juga bukan pendatang baru yang minim pengalaman di Liga Champions. Musim lalu, mereka mampu melangkah hingga babak 16 besar dan menyingkirkan Inter Milan pada playoff fase gugur.

Prediksi Bayern Vs Bodo/Glimt

Bayern diperkirakan langsung mengambil kendali permainan dengan mengandalkan penguasaan bola dan kualitas pemain depan. Jamal Musiala berpeluang beroperasi di belakang Harry Kane, sementara Michael Olise dan Luis Diaz dapat memberikan ancaman dari sisi sayap.

Bodo/Glimt kemungkinan mencoba meredam tekanan melalui permainan kolektif dan serangan balik cepat. Rekor produktif mereka membuat peluang mencetak gol di Allianz Arena tetap terbuka, terutama jika Bayern kehilangan konsentrasi ketika melakukan transisi bertahan.

Namun, kedalaman skuad dan kualitas individu Bayern tetap menjadi pembeda utama. Dengan dukungan publik Allianz Arena, tim tuan rumah diprediksi mampu membuka Liga Champions dengan kemenangan.

Prediksi skor: Bayern 3-1 Bodo/Glimt.

Lautaro Martinez memberikan dukungan kepada Julian Alvarez yang masih harus bertahan di Atletico Madrid setelah upayanya meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas 2026 menemui jalan buntu.

Kapten Inter Milan itu mengaku telah menghubungi Alvarez secara langsung.

Martinez ingin rekan setimnya di Timnas Argentina tersebut segera melewati situasi sulit yang sedang dihadapinya.

“Saya memang berbicara dengannya dan mengiriminya pesan,” ujar Martinez dalam konferensi pers pada Senin, ketika ditanya mengenai kondisi Alvarez, dikutip dari ESPN.

Martinez menegaskan dukungan tersebut diberikan bukan hanya karena keduanya sama-sama pemain Timnas Argentina. Mereka juga bermain di posisi yang sama dan bersaing mendapatkan tempat di skuad nasional.

“Selain kami adalah rekan setim, bermain di posisi yang sama dan bersaing untuk mendapatkan tempat di tim nasional, dia juga seorang teman. Saya memberikan dukungan penuh kepadanya,” kata Martinez.

Pahami Kondisi Alvarez

Alvarez memang sempat berusaha meninggalkan Atletico Madrid. Alvarez bahkan secara terbuka meminta transfer saat Piala Dunia 2026 berlangsung.

Barcelona dan Arsenal disebut menjadi dua klub yang mengincarnya. Namun, Atletico Madrid menolak bernegosiasi dengan klub mana pun sehingga Alvarez akhirnya tetap berada di Metropolitano.

Martinez memahami kondisi tersebut tidak mudah bagi Alvarez.

“Saya yakin situasi yang dia alami dan masih dia jalani tidak mudah. Namun, keputusan berada di tangan klubnya dan presiden klub,” tutur Martinez.

Doakan yang Terbaik

Situasi Alvarez kemudian makin rumit ketika dirinya mendapat siulan dan cemoohan dari pendukung Atletico Madrid pada penampilan pertamanya musim ini.

Sebelum bursa transfer Spanyol ditutup, Alvarez juga absen dalam dua sesi latihan. Ia menyebut sakit sebagai alasan ketakhadirannya.

Meski demikian, Martinez tetap berharap Alvarez segera menemukan kembali kondisi terbaiknya.

“Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Saya berharap dia segera membaik dan terus menunjukkan apa yang selama ini telah dia perlihatkan,” ujar Martinez.

Martinez juga memberikan penilaian tinggi terhadap kualitas Alvarez. Ia menyebut mantan pemain Manchester City tersebut sebagai pemain luar biasa dan satu di antara pemain terbaik di dunia.

Jadi Pelajaran

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, sebelumnya juga berharap situasi yang dialami Alvarez dapat menjadi pengalaman yang memberikan pelajaran bagi sang pemain.

Simeone bahkan menyatakan akan melakukan segala cara agar Alvarez kembali merasa penting bagi tim setelah kembali dari situasi yang terjadi pada musim panas.

Alvarez akhirnya kembali tampil untuk Atletico Madrid dalam pertandingan melawan Athletic, Sabtu (5-6-2026).

Ia masuk dari bangku cadangan sebelum pertandingan memasuki menit ke-60 dalam laga yang berakhir dengan kekalahan Atletico 0-3.

Pertandingan tersebut menjadi penampilan pertama Alvarez setelah bursa transfer musim panas ditutup.

Sejak gabung Atletico Madrid dari Manchester City pada Agustus 2024 dengan nilai transfer 95 juta euro, Alvarez telah mencetak 49 gol dalam 108 pertandingan.

Namun, hingga kini ia belum meraih trofi bersama klub asal Madrid tersebut.

BOLADONESIA – Manajemen Fiorentina bergerak cepat. Hanya beberapa jam setelah memecat Fabio Grosso, mereka langsung mengumumkan sosok pelatih baru. Dia bukan wajah baru, yakni Paolo Vanoli yang dilepas pada akhir musim lalu.

“Kami mengumumkan bahwa Paolo Vanoli telah ditunjuk sebagai pelatih tim utama. Kami berterima kasih kepada Vanoli yang dengan antusias segera menerima kesempatan menangani tim lagi,” urai pernyataan I Viola seperti dikutip IDNEWS.TOP dari laman resminya.

Bentuk antusiasme itu terlihat dari kesediaan Vanoli untuk langsung memimpin latihan tim pada Senin (7/9/2026) siang waktu setempat. Sebelumnya, nama yang santer disebut-sebut sebagai kandidat kuat adalah Thiago Motta.

Sebelumnya, Vanoli pernah memimpin I Viola dari 7 November 2025 hingga 30 Juni 2026. Dia mengambil alih tim dari Stefano Pioli. Di tangannya, David de Gea cs. mampu menghindari degradasi dan lolos ke perempat final UEFA Conference League.

Pembuktian Paolo Vanoli

Bagi Paolo Vanoli, kesempatan kedua yang diberikan manajemen I Viola adalah peluang emas untuk memberikan pembuktian. Saat kontraknya tak diperpanjang pada akhir musim lalu, dia memang sebetulnya masih penasaran.

“Dalam skala 1-10, saya akan memberi nilai 11 sebagai bentuk penyesalan saya karena saya memang pantas mendapatkannya dan karena saya ingin membangun tim yang mencerminkan visi saya sendiri,” kata Vanoli sepekan silam dalam sebuah wawancara.

Dia menambahkan, “Saya sangat yakin bisa membawa Fiorentina ke puncak. Saya telah memberi mereka untuk membangun mimpi karena dengan bursa transfer saat ini, Anda dapat membangun mimpi.”

Datang kembali ke Artemio Franchi, Vanoli menghadapi situasi yang sama dengan saat mengambil alih tim dari Stefano Pioli musim lalu. I Viola sama-sama sedang terpuruk di dasar klasemen. Bersama Fabio Grosso, David de Gea cs. selalu kalah pada 3 laga awal Serie A musim ini.

Ethan Nwaneri langsung mencuri perhatian dalam penampilan perdananya bersama Borussia Dortmund. Pemain muda Arsenal yang dipinjamkan selama satu musim itu tampil impresif meski baru dua kali menjalani sesi latihan bersama klub barunya.

Nwaneri masuk pada babak pertama saat Dortmund menghadapi Hoffenheim, Sabtu (5/9/2026). Pemain berusia 19 tahun itu kemudian ikut berperan dalam kebangkitan dramatis Dortmund yang sempat tertinggal dua gol.

Nwaneri awalnya hanya berada di bangku cadangan Dortmund. Namun, cedera yang dialami Filippo Mane membuatnya harus masuk lebih cepat pada babak pertama.

Saat itu, Dortmund berada dalam situasi sulit setelah tertinggal 0-2. Namun, Die Borussen mampu bangkit dengan mencetak tiga gol pada 30 menit terakhir pertandingan.

Gol kemenangan Dortmund bahkan lahir dari gol bunuh diri Albian Hajdari. Nwaneri punya andil besar dalam terciptanya gol itu setelah melakukan kerja bagus dari sisi kiri dan memberi tekanan kepada lini belakang Hoffenheim.

Pelatih Dortmund, Niko Kovac, langsung memberikan pujian kepada pemain pinjaman dari Arsenal itu.

“Saya menyukai apa yang saya lihat. Itulah alasan kami membawanya ke sini. Mungkin secara resmi itu bukan golnya, tetapi dia yang menciptakannya,” kata Kovac.

Niko Kovac Puas dengan Penampilan Nwaneri

Kovac juga mengungkapkan bahwa kondisi fisik Nwaneri menjadi salah satu alasan dirinya berani memainkan sang pemain meski baru dua kali berlatih bersama Dortmund.

“Nwaneri secara fisik fit. Itu sangat penting ketika seorang pemain datang dan baru berlatih dua kali, tetapi kita bisa langsung mempercayainya,” ujar Kovac.

Menurut Kovac, Nwaneri menunjukkan kemampuan untuk menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu. Selain itu, pemain muda Inggris itu dinilai mampu bermain tenang ketika menguasai bola.

“Dia bisa menyelesaikan masalah dalam situasi satu lawan satu dan memancarkan ketenangan saat menguasai bola. Dia memang sedikit beruntung dengan gol bunuh diri itu, tetapi dia bekerja keras untuk mendapatkannya,” lanjut Kovac.

Dortmund memang merekrut Nwaneri karena yakin dengan potensi besar yang dimilikinya. Kovac berharap performa positif itu menjadi awal dari perjalanan panjang sang pemain di Bundesliga.

Dietmar Hamann Prediksi Nwaneri Bersinar di Bundesliga

Penampilan Nwaneri juga mendapat perhatian dari mantan gelandang Liverpool dan Timnas Jerman, Dietmar Hamann.

Hamann menilai fakta Nwaneri sudah menjalani debut di Premier League pada usia 15 tahun menjadi bukti besarnya talenta yang dimiliki pemain itu.

Namun, ia juga mengakui Nwaneri belum mampu mendapatkan tempat reguler di skuad utama Arsenal.

“Jika Anda melakukan debut Premier League pada usia 15 tahun, berarti Anda adalah talenta luar biasa,” kata Hamann di Sky.

Menurut Hamann, Dortmund bisa menjadi tempat yang tepat bagi Nwaneri untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Dortmund mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dari pemain muda itu. Saya menantikan Nwaneri di Bundesliga dan yakin dia menjadi perekrutan yang sangat bagus untuk BVB,” katanya.

Jobe Bellingham Ikut Bujuk Nwaneri ke Dortmund

Nwaneri juga tidak datang sendirian sebagai pemain Inggris di Dortmund. Ia kini bergabung dengan Jobe Bellingham, yang disebut ikut berperan dalam keputusannya pindah ke Jerman.

Nwaneri mengungkapkan dirinya sempat berbicara panjang dengan Jobe sebelum transfernya terealisasi pada hari terakhir bursa transfer.

“Saya berbicara dengan Jobe beberapa hari terakhir. Dia bertanya, ‘Bagaimana denganmu?’ Saya menjawab bahwa saya juga belum bisa memastikan,” tutur Nwaneri.

Namun, dalam percakapan itu Jobe terus mendorong Nwaneri untuk bergabung dengan Dortmund. Kini keduanya akan bermain bersama di Signal Iduna Park.

“Saya senang kami akan bermain berdampingan sekarang. Saya di sini dan akan berjuang untuk mendapatkan tempat di tim. Saya akan memberikan segalanya, sebanyak dan sebaik mungkin, untuk para fans,” kata Nwaneri.

Ia pun menegaskan siap bekerja keras dan mengutamakan kepentingan tim selama menjalani masa peminjaman di Dortmund.

Shin Tae-yong mendapatkan debut manis bersama Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027. Macan Kemayoran menang 1-0 saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda, Sabtu (5-9-2026) malam WIB.

Alexander Jeremejeff menjadi pahlawan kemenangan Persija. Striker asal Swedia itu mencetak satu-satunya gol kemenangan Persija di Stadion Segiri, Samarinda.

Shin Tae-yong bangga dengan kemenangan yang diraih Persija. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu juga tidak lupa untuk memuji Borneo FC Samarinda.

“Ya, pertama-tama, pemain kami tampil dengan baik,” ujar Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers usai laga, di Samarinda, Sabtu (5-9-2026).

“Borneo FC juga bermain dengan gigih, dan menurut saya, kami berhasil menyuguhkan pertandingan yang hebat bersama-sama,” lanjut Shin Tae-yong.

Mengeluarkan Semua Kemampuan

Laga melawan Borneo FC Samarinda jelas berat bagi Persija. Tim Pesut Etam bahkan terus menggempur lini belakang Macan Kemayoran hampir di sepanjang laga.

Namun, Shin Tae-yong bangga dengan pemain Persija. Eks pelatih Ulsan HD itu merasa skuadnya mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik.

“Tim saya telah mengerahkan seluruh kemampuan dan tampil luar biasa,” ungkap Shin Tae-yong.

Akhirnya Menang

Kemenangan di kandang Borneo FC Samarinda ini pun terasa sangat spesial bagi Persija. Sebab, tim asal ibu kota ini sebelumnya sangat susah menang saat bertandang ke Segiri.

“Sepanjang pengetahuan saya, ini adalah kemenangan pertama kami di sini dalam kurun waktu delapan tahun,” kata Shin Tae-yong.

“Ini merupakan pertandingan pembuka yang berat, tapi saya sangat ingin memuji para pemain karena mereka tetap fokus dan bermain gigih hingga akhir pertandingan,” ujar eks pelatih Timnas Indonesia itu.

Hal tersebut disampaikan Deputi 3 Media dan Hubungan Eksternal CdM Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Anggy Pasaribu, dalam konferensi pers Official Broadcasters Asian Games Aichi-Nagoya 2026, SCTV Tower, Jakarta, Jumat, (4/9/2026).

Ia menegaskan pesta olahraga terbesar di Asia ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan panggung besar bagi atlet untuk mengharumkan nama bangsa.

“Saya rasa semua sepakat kalau ini termasuk event yang sangat penting buat Indonesia. Asian Games itu sendiri bukan cuma sekadar pertandingan, melainkan menjadi salah satu panggung olahraga terbesar di Asia, di mana teman-teman atlet punya kesempatan memberikan prestasi bagi bangsa serta membuat orang tua dan teman-temannya bangga,” ujar Anggy Pasaribu.

Melayani Segala Kebutuhan Non-Teknis

Untuk memastikan atlet dapat bertanding dengan tenang, tim CdM bertindak layaknya satgas yang bertugas menyelesaikan beragam detail logistik serta kebutuhan minor yang sering kali menyita pikiran para atlet.

“Termasuk dari kami tim CdM sendiri, kami mau menekankan sebenarnya kami tidak pernah mau mengambil alih tugas atlet ataupun pelatih. Namun, justru bagaimana keberadaan CdM bisa memaksimalkan teman-teman atlet ketika bertanding nantinya di Jepang,” ujar Anggy.

Ia menambahkan hal-hal kecil, seperti jadwal makan, durasi transit, armada penerbangan, hingga tempat menginap adalah detail penting yang menguras energi jika harus dipikirkan sendiri oleh para atlet.

Seluruh persiapan non-teknis ditangani sepenuhnya tim CdM yang ditunjuk oleh NOC Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia.

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Atlet

Seluruh kerja keras tim CdM adalah untuk memastikan para atlet datang ke pertandingan dengan kondisi fisik maupun psikologis yang prima.

“Setiap koordinasi harus dimaksimalkan supaya pada saat pertandingan, teman-teman atlet ini cukup fokus untuk bertanding, sehat secara kondisi fisik, dan yang lebih penting adalah psikologis serta mentalnya juga sehat,” tambahnya.

Dengan kesiapan matang dari sisi teknis maupun non teknis, Tim Indonesia optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang medali Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Real Madrid akan menjalani laga tandang pertama yang benar-benar menantang pada musim 2026/27 ketika menghadapi Real Betis. Duel pekan ke-4 Liga Spanyol tersebut berlangsung di La Cartuja, Sabtu, 5 September 2026 pukul 02.00 WIB.

Los Blancos datang dengan catatan sempurna dari tiga pertandingan pertama. Setelah menundukkan Espanyol, pasukan Jose Mourinho kemudian meraih kemenangan meyakinkan atas Real Sociedad dan Malaga.

Betis berpotensi menjadi penghalang bagi laju sempurna Madrid karena klub Andalusia itu belum pernah kalah dari Los Blancos dalam empat pertemuan terakhir. Mourinho juga perlu memikirkan rotasi karena Madrid akan bertemu Inter Milan di Liga Champions hanya empat hari kemudian.

Huijsen dan Konate Jadi Benteng

Thibaut Courtois diperkirakan kembali berdiri di bawah mistar setelah mencatat clean sheet pada pertandingan melawan Malaga. Kiper Belgia tersebut ingin mempertahankan momentum positif dengan kembali menjaga gawangnya tanpa kebobolan.

Trent Alexander-Arnold berpeluang melanjutkan perannya sebagai bek kanan. Ia tampil sejak awal ketika menghadapi Malaga dan memberikan assist kepada Kylian Mbappe melalui kontribusinya dari sisi kanan.

Ibrahima Konate kemungkinan mendapatkan kesempatan mengisi salah satu posisi bek tengah. Antonio Rudiger tersedia sebagai alternatif, tetapi Mourinho bisa memilih mengatur menit bermainnya untuk persiapan menghadapi Inter.

Dean Huijsen akan menjadi pasangan Konate di pusat pertahanan. Pemain berusia 21 tahun tersebut memperlihatkan kemampuan distribusi bola yang membuatnya semakin nyaman sebagai bek tengah yang berperan dalam fase awal serangan.

Marc Cucurella diperkirakan tetap menjadi pilihan di bek kiri. Pemain asal Spanyol itu baru menjalani debut kandang pada laga sebelumnya dan berpeluang mempertahankan tempatnya meski jadwal Liga Champions sudah menanti.

Valverde, Bernardo, dan Bellingham

Federico Valverde kembali menjadi kandidat kuat untuk mengisi salah satu slot gelandang tengah. Kapten Madrid tersebut selalu menjadi starter dalam tiga pertandingan pertama sejak Mourinho kembali menangani tim.

Bernardo Silva berpeluang kembali ke starting XI setelah hanya tampil sebagai pemain pengganti ketika Madrid menghancurkan Malaga. Rotasi diperlukan Mourinho agar lini tengah tetap segar untuk menghadapi rangkaian pertandingan penting.

Jude Bellingham akan beroperasi di belakang striker dalam formasi 4-2-3-1. Penampilannya melawan Malaga sangat impresif hingga Mourinho mulai mengaitkannya dengan persaingan Ballon d’Or 2027.

Diomande Temani Vinicius dan Mbappe

Yan Diomande menjadi kandidat menarik untuk mengisi posisi winger kanan. Pemain tersebut belum pernah menjadi starter sejak pindah dengan nilai €125 juta (sekitar Rp2,56 triliun), sehingga pertandingan melawan Betis dapat menjadi kesempatan pertamanya sejak menit awal.

Vinicius Junior kemungkinan tetap berada di sisi kiri meski catatannya menghadapi Betis tidak terlalu produktif. Dalam 14 pertandingan kontra klub Andalusia tersebut, Vinicius baru menghasilkan dua gol dan satu assist.

Kylian Mbappe akan kembali menjadi ujung tombak Madrid. Empat gol dari tiga pertandingan membuat penyerang Prancis itu mengawali musim dengan sangat baik dalam upayanya mengejar gelar Pichichi ketiga secara beruntun.

Prediksi susunan pemain Real Madrid (4-2-3-1): Courtois; Alexander-Arnold, Konate, Huijsen, Cucurella; Valverde, Bernardo Silva; Diomande, Bellingham, Vinicius Junior; Mbappe.

Bek asing Persib Bandung, Danijel Loncar, mengaku antusias menyambut laga perdana Maung Bandung di BRI Super League 2026/2027.

Persib akan menghadapi PSM Makassar pada laga pembuka. Pertandingan kedua tim digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (6-9-2026).

Laga ini jadi momentum bagi Persib untuk memulai kompetisi dengan meraih hasil positif.

Bagi Loncar, laga kontra PSM jadi kesempatan untuk merasakan atmosfer pertandingan di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadati Stadion GBLA.

Sejak pertama kali bergabung, Loncar mengaku terkesan dengan dukungan yang diberikan para suporter.

Dia melihat Persib memiliki basis suporter yang sangat besar dan menjadi energi tambahan untuk tim.

“Saya sangat antusias berada di sini, terutama saat melihat begitu banyak pendukung dan betapa besar dukungan yang mereka berikan. Saya juga tidak sabar menunggu di pekan depan untuk melihat mereka di stadion, dan kami bisa merayakannya bersama-sama,” ungkap Loncar di Bandung.

Keputusan Mudah

Loncar merupakan rekrutan anyar Persib musim ini. Pemain berusia 27 tahun asal Krosia tersebut diproyeksikan untuk menambah kekuatan di lini pertahanan Maung Bandung.

Sebelum memutuskan berlabuh ke Persib, Loncar sempat menjalin komunikasi dengan tim pelatih Persib yang juga berasal dari Kroasia.

Dia mendapat informasi tentang klub dari dua pemain Persib asal Balkan, yakni Balsa Sekulic dan Luka Menalo.

“Saya berbicara dengan para pelatih, juga dengan Luka dan Balsa, mereka menceritakan segalanya kepada saya, bahwa semuanya berada di tingkat tinggi, seperti di Eropa. Bagi saya, ini adalah keputusan yang mudah untuk datang ke sini secepat mungkin,” jelasnya.

Jalani Recovery

Menjelang laga kontra PSM, Loncar memastikan ia dan rekan-rekannya mulai bersiap untuk pertandingan tersebut.

Tim Maung Bandung saat ini sedang menjalani recovery setelah melawan Manila Digger pada laga play-off AFC Champions League Two.

“Kami mulai bersiap untuk pertandingan berikutnya. Hari ini masih hari pemulihan bagi para pemain yang bermain paling banyak menit pada pertandingan terakhir, dan kami akan bekerja keras,” kata Loncar, Rabu kemarin.

Kobbie Mainoo kembali menjadi salah satu pemain penting Manchester United (MU) setelah sempat kehilangan tempat di tim utama di bawah asuhan Ruben Amorim.

Gelandang berusia 21 tahun itu menikmati musim terobosan bersama MU pada 2023/2024. Performa apiknya bahkan ditutup dengan gol kemenangan pada final Piala FA, sebelum Mainoo menjadi starter Timnas Inggris pada final Euro 2024.

Namun, situasinya berubah drastis setelah Erik ten Hag dipecat dan Manchester United menunjuk Ruben Amorim pada November 2024. Pelatih asal Portugal itu menerapkan formasi favoritnya, 3-4-2-1, dan memilih Bruno Fernandes serta Casemiro sebagai duet di lini tengah.

Amorim menilai Mainoo memiliki kemampuan untuk mengontrol permainan, tetapi masih harus meningkatkan pemahaman terhadap posisi yang dimainkannya.

“Kobbie sangat bagus dalam mengontrol permainan, tetapi jika dia bermain sebagai nomor delapan, dia harus masuk ke kotak penalti dan kembali. Terkadang dia harus menutupi area yang luas hanya dengan dua pemain,” ujar Amorim saat itu.

Amorim juga menganggap Mainoo bisa bermain sebagai nomor enam akan tetapi bukan pemain yang ideal di posisinya.

“Kami harus menyeimbangkan semuanya. Dia memiliki kemampuan teknis, tetapi dia perlu lebih memahami posisinya. Dia harus bermain dengan kecepatan yang berbeda, terkadang lebih lambat dan terkadang lebih cepat. Dia masih bisa berkembang dalam hal itu,” tutur pelatih asal Portugal itu.

Mainoo kemudian tidak menjadi starter dalam satu pun pertandingan Liga Inggris bersama Amorim pada paruh pertama musim lalu. Kondisi tersebut bahkan membuka kemungkinan bagi sang gelandang untuk meninggalkan Manchester United pada bursa transfer Januari jika Amorim tidak lebih dulu dipecat.

Kembali Jadi Pilihan Utama

Kedatangan Michael Carrick mengubah situasi Mainoo di Manchester United. Setan Merah kembali menggunakan formasi empat bek dan Mainoo langsung dikembalikan ke starting XI.

Ia kemudian tampil impresif ketika MU mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0. Sejak Carrick ditunjuk, Mainoo menjadi starter dalam 17 dari 19 pertandingan Liga Inggris.

Dalam dua pertandingan ketika Mainoo tidak menjadi starter, Manchester United menelan kekalahan. Setan Merah kalah 1-2 di kandang Leeds United dan takluk 0-2 saat bertandang ke markas Hull City.

Mainoo juga tampil gemilang ketika MU menghadapi Ipswich Town. Ia berduet dengan Youri Tielemans di lini tengah dan membantu MU bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan 5-2 di Old Trafford.

Carrick memberikan pujian khusus kepada Mainoo setelah pertandingan tersebut. Menurutnya, sang gelandang memainkan peran penting dalam menopang performa Manchester United.

“Saya memahami Bruno akan mendapat banyak pujian hari ini dan dia memang layak mendapatkannya. Namun, saya pikir Kobbie tampil luar biasa di lini tengah dan menjadi fondasi performa tim kami,” ujar Carrick setelah pertandingan, Senin (31/8/2026).

Rekor MU dengan dan Tanpa Mainoo

Saat Kobbie Mainoo Sebagai Starter

Pertandingan: 17
Menang: 13
Seri: 3
Kalah: 1
Gol dicetak: 37
Gol per pertandingan: 2,17
Gol kebobolan: 18
Gol kebobolan per pertandingan: 1,05
Poin per pertandingan: 2,47
Persentase kemenangan: 76,4%
Persentase kekalahan: 5,8%
Tanpa Kobbie Mainoo

Pertandingan: 23
Menang: 8
Seri: 8
Kalah: 7
Gol dicetak: 37
Gol per pertandingan: 1,60
Gol kebobolan: 36
Gol kebobolan per pertandingan: 1,56
Poin per pertandingan: 1,39
Persentase kemenangan: 34,7%
Persentase kekalahan: 30,4%