27 Oktober 2026

Bulan: Juli 2026

KLIKBETS – Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, mencetak dua gol saat Les Bleus kalah 4-6 dari Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, Minggu (19/7/2026) pagi WIB. Mbappe kini sudah mencetak 22 gol dalam sepanjang sejarah Piala Dunia dan torehan itu menjadi rekor tersendiri.

Dalam kondisi tertinggal 0-4 dari Inggris, Mbappe mengawali babak kedua dengan menjebol gawang Jordan Pickford pada menit ke-48, kemudian memberikan assist untuk Bradley Barcola pada menit ke-54, dan kembali mencetak gol lagi pada menit ke-66.

Catatan dua gol di pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 itu membuat Kylian Mbappe kukuh di puncak daftar top scorer Piala Dunia 2026 dengan 10 gol, unggul dua gol atas Lionel Messi yang masih bisa menambah gol di pertandingan final pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Namun, 10 gol yang dicetak Kylian Mbappe sudah cukup untuk menorehkan rekor Piala Dunia. Penyerang Real Madrid itu kini sudah mengemas 22 gol yang dicetaknya dalam tiga edisi Piala Dunia dan membuatnya menjadi top scorer sepanjang masa Piala Dunia.

Masih Bisa Digeser Lagi oleh Lionel Messi

Rekor top scorer sepanjang masa itu memang baru dipecahkannya di pertandingan ini, di mana dengan tambahan dua gol yang membuatnya sudah mencetak 22 gol di tiga edisi Piala Dunia, Mbappe kini unggul satu gol saja dari Lionel Messi.

Bintang Argentina itu tercatat sudah mencetak 21 gol di Piala Dunia, mulai dari 2006 hingga 2026. Artinya, Messi pun masih bisa kembali mengambil alih rekor top scorer sepanjang masa itu jika mampu mencetak minimal dua gol di pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Lionel Messi akan memimpin Timnas Argentina menghadapi Spanyol dalam laga final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

BOLADONESIA – Laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Inggris jadi salah satu laga terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. Inggris menang dengan skor 6-4!

Inggris sudah berhasil mencetak gol pada menit kedua. Declan Rice merebut bola di tengah lapangan di saat Prancis mencoba membuat serangan. Dia maju sampai tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke pojok gawang.

Gol kedua didapatkan pada menit ke-18. Lewat sepak pojok, Rice memberi umpan lambung yang bisa ditanduk Ezri Konsa.

Prancis benar-benar terlihat tidak tertarik memainkan pertandingan ini. Pada menit ke-37, Ivan Toney dengan mudah memberi umpan terobosan ke Marcus Rashford yang kosong di sisi kanan karena Malo Gusto dan Michael Olise hanya berjalan saat serangan terjadi. Sepakan Rashford ditepis Mike Maignan, namun bola akhirnya tetap masuk berkat upaya Bukayo Saka.

Lalu Saka kembali mencetak gol dengan mudah di penghujung babak pertama.

Piala Dunia 2026: Prancis Hampir Lakukan Comeback

Pada pergantian babak, Didier Deschamps langsung memasukkan empat pemain sekaligus: Bradley Barcola, Ousmane Dembele, Lucas Digne, dan Dayot Upamecano. Dan pergantian itu merubah permainan.

Pada menit ke-48, Upamecano berhasil merebut bola dari Ollie Watkins. Dia lalu memberi umpan ke Olise yang langsung meneruskannya ke Kylian Mbappe yang berhasil mencetak gol.

Enam menit kemudian, Mbappe memberi umpan terobosan ke Barcola yang langsung berhadapan satu lawan satu dengan Dean Henderson dan dengan tenang melepaskan tembakan ke sudut sempit.

Lalu Mbappe berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-66 lewat kerja sama apik dia, Olise dan Dembele. Gol ini adalah gol ke-10 Mbappe dan membuatnya menjadi topskorer sepanjang masa Piala Dunia dengan 22 gol menyalip Lionel Messi.

Namun saat Prancis hampir melakukan comeback luar biasa, finishing mereka justru buruk, terutama dari Olise dan Dembele yang punya peluang emas dan gagal dimanfaatkan.

Mereka justru memberi Inggris penalti pada menit ke-86 setelah Malo Gusto melanggar Djed Spence. Saka yang maju sebagai eksekutor berhasil mencetak hat-trick.

Setelah itu, laga belum berakhir, Prancis kembali mencetak gol akhirnya lewat Dembele yang kini mampu menyelesaikan peluangnya pada menit 90+6. Namun taktik all out attack Prancis membuat Bellingham dengan mudah melancarkan serangan balik dan membuat laga berakhir 6-4.

Timnas Argentina menyatakan siap menerima sanksi dari FIFA menyusul kontroversi yang terjadi setelah kemenangan atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026, Minggu waktu setempat atau Senin (20-7-2026) dini hari WIB.

Argentina memastikan tiket ke final setelah membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Inggris di Atlanta, Kamis dini hari WIB lalu. Lionel Messi turut berperan dalam kemenangan tersebut.

Usai pertandingan, para pemain Timnas Argentina merayakan keberhasilan mereka di lapangan. Namun, perhatian kemudian tertuju pada sebuah spanduk bertuliskan “The Falklands are Argentine” yang dibentangkan para pemain.

Aksi tersebut memicu reaksi keras dari sejumlah pihak di Inggris.

Pemimpin Partai Liberal Demokrat, Ed Davey, meminta agar para pemain Argentina dijatuhi sanksi sehingga tidak bisa tampil pada laga final hari Minggu. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, juga mendukung penyelidikan FIFA terhadap insiden tersebut.

Bahkan, sempat muncul usulan agar Argentina dicoret dari partai final sehingga Inggris kembali mendapat tempat. Namun, hingga kini belum ada keputusan seperti itu.

Siap Terima Sanksi

Presiden Argentina, Javier Milei, menyatakan negaranya siap menerima konsekuensi atas insiden tersebut. Menurutnya, tindakan para pemain dipengaruhi oleh luapan emosi setelah pertandingan.

“Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina. Apa yang dilakukan para pemain bisa dimengerti karena mereka terbawa emosi,” kata Milei dalam sebuah pernyataan.

“Mereka melakukannya dan kemungkinan akan muncul pembahasan mengenai sanksi finansial. Sangat sah bagi para pemain untuk menyampaikan pendapat mereka.”

Milei menilai apa yang dilakukan para pemain di lapangan tidak berkaitan dengan urusan diplomasi.

“Dalam skenario terburuk, Argentina akan menerima sanksi finansial sebesar 20.000 paun dari FIFA. Kami akan merebut kembali Malvinas melalui jalur diplomasi dan dengan tindakan yang cerdas,” ujar Milei.

FIFA Masih Pelajari Insiden

FIFA menyatakan komite disiplin independennya masih mempelajari laporan pertandingan dan mempertimbangkan seluruh keadaan sebelum menentukan langkah selanjutnya.

“Seperti prosedur standar, komite disiplin independen FIFA saat ini sedang menilai laporan pertandingan dan mempertimbangkan keadaan yang relevan sebelum memutuskan kemungkinan langkah lebih lanjut berdasarkan kode disiplin FIFA,” bunyi pernyataan FIFA.

Jarak waktu yang singkat antara semifinal pada Rabu dan final pada Minggu membuat proses tersebut menjadi sorotan.

Kepulauan Falkland Ikut Bersuara

Di tengah kontroversi tersebut, anggota Majelis Legislatif Kepulauan Falkland, Jack Ford, turut menyampaikan tanggapannya.

Ia mengatakan video yang memperlihatkan skuad Argentina menyanyikan lagu mengenai Kepulauan Falkland di ruang ganti setelah pertandingan melawan Mesir juga sempat beredar.

“Kami kecewa, meski sayangnya tidak terkejut, dengan tindakan seperti ini karena ini bukan pertama kalinya terjadi,” ujar Ford.

Ia juga menegaskan Kepulauan Falkland merupakan Wilayah Seberang Laut Britania Raya yang memiliki pemerintahan sendiri serta membiayai wilayahnya secara mandiri.

Ford menambahkan bahwa dalam referendum mengenai status politik wilayah tersebut pada 2013, sebanyak 99,8 persen warga Kepulauan Falkland memilih tetap menjadi Wilayah Seberang Laut Britania Raya dengan tingkat partisipasi sekitar 92 persen.

Referendum itu, menurutnya, dipantau oleh pengamat internasional independen.

Idnews.top – Pemain Timnas Prancis, Michael Olise membuat sejarah baru di pentas Piala Dunia. Ia berhasil memecahkan rekor legenda Timnas Brasil, Pele di turnamen ini.

Seperti yang sudah diketahui, Olise merupakan pemain andalan Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 ini. Ia kerap menjadi starter di lini serang Les Bleus.

Pada pertandingan perebutan juara tiga Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Inggris tadi pagi, Olise masuk sebagai pemain pengganti. Ia menggantikan Rayan Cherki di awal babak kedua.

Di laga ini, Olise berhasil membuat satu assist untuk gol Kylian Mbappe. Assist tersebut menjadi sebuah catatan bersejarah bagi Olise.

Jadi Pencetak Asisst Terbanyak

Assist Olise untuk gol Mbappe itu membuatnya jadi raja asssist di Piala Dunia 2026.

Assist itu merupakan assist ketujuhnya di Piala Dunia 2026. Jumlah assistnya unggul jauh dari para pesaing terdekatnya.

Kylian Mbappe, Bruno Guimaraes, Martin Odegaard dan Brahim Diaz tercatat hanya mampu menciptakan empat assist selama Piala Dunia 2026 ini. Alhasil pemain Bayern Munchen itu dinobatkan sebagai raja assist di turnamen ini.

Lampaui Rekor Pele

Catatan tujuh assist Olise di Piala Dunia 2026 ini juga menjadikannya sebagai raja assist Piala Dunia sepanjang masa.

Rekor assist terbanyak di satu edisi Piala Dunia itu dipegang oleh Pele. Pada Piala Dunia 1970, Pele mencatatkan total enam assist dalam satu turnamen.

Selama 56 tahun rekor tersebut tidak terpecahkan. Baru di edisi Piala Dunia 2026 ini Olise berhasil jadi pemain pertama yang melampaui rekor abadi Pele tersebut.

LARISBOLA – Pertandingan perebutan juara tiga Piala Dunia 2026 berakhir klimaks dan seru. Duel antara Timnas Prancis vs Inggris ini berakhir menjadi drama 10 gol.

Pertandingan yang digelar di Miami Stadium itu memang berjalan seru. Pertandingan yang diprediksi berjalan sengit ini justru berubah menjadi pesta gol.

Di babak pertama, Inggris secara mengejutkan mampu mencetak empat gol ke gawang Prancis. Les Bleus bangkit di babak kedua, di mana mereka berhasil memperkecil kedudukan menjadi 3-4.

Bukayo Saka mencetak gol melalui titik putih sehingga Inggris menjauh 3-5 atas Prancis. Di masa injury time, Ousmane Dembele mencetak gol sehingga skor berubah menjadi 4-5.

Namun Jude Bellingham sukses memastikan kemenangan Inggris di laga ini berkat golnya di detik-detik akhir. ALhasil pertandingan perebutan juara tiga ini berakhir dengan skor 4-6 untuk kemenangan Inggris.

Pesta Gol Terbesar di Piala Dunia 2026

Laga Prancis vs Inggris ini dipastikan menjadi laga dengan jumlah gol terbanyak selama Piala Dunia 2026.

Dengan total 10 gol yang tercipta di laga ini, laga Prancis vs Inggris sejauh ini jadi laga dengan jumlah gol terbanyak di Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, laga dengan gol terbanyak di Piala Dunia 2026 terjadi di fase grup saat Jerman menang 7-1 atas Curacao. Namun catatan delapan gol itu berhasil dilampaui oleh laga Prancis vs Inggris di laga perebutan juara tiga Piala Dunia ini.

Bukan yang Terbanyak Sepanjang Sejarah

Meski berhasil mencatatkan 10 gol, laga Prancis vs Inggris ini bukan laga Piala Dunia dengan jumlah gol terbanyak di sejarah Piala Dunia.

Catatan ini menyamai rekor yang terjadi di tahun 1958. Pada saat itu Prancis mengalahkan Paraguay dengan skor 7-3.

Sementara rekor gol terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia terjadi di tahun 1954. Pada saat itu Austria mengalahkan Swiss dengan skor 7-5.

Catatan Gol Terbanyak di Sejarah Piala Dunia

12 Gol

  • Austria 7-5 Swiss – 1954

11 Gol

  • Brazil 6-5 Polandia – 1938
  • Hungara 8-3 Jerman Barat – 1954
  • Hungaria 10-1 El Salvador – 1982

10 Gol

  • Prancis 7-3 Paraguay – 1958
    Prancis 4-6 Inggris – 2026

Penyelenggara Ballon d’Or, France Football, menegaskan tidak ada aturan yang menghalangi pemain yang berkarier di luar Eropa untuk memenangkan penghargaan tersebut.

Pernyataan itu membuat Lionel Messi tetap berpeluang meraih Ballon d’Or kesembilannya.

Di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026, France Football menerbitkan sebuah artikel di rubrik press room di situs resmi Ballon d’Or dengan judul, “Can you win the Ballon d’Or without playing for a European club?” atau “Bisakah memenangkan Ballon d’Or tanpa bermain untuk klub Eropa?”

Artikel tersebut menggunakan foto Cristiano Ronaldo sebagai gambar utama. Namun, pembahasan di dalamnya menyoroti peluang pemain yang kini tidak lagi berkarier di Eropa, termasuk Messi.

Penjelasan Penyelenggara

Kapten Timnas Argentina itu telah bermain di Major League Soccer (MLS) selama tiga musim.

Meski begitu, France Football menegaskan tidak ada lagi pembatasan terkait kompetisi tempat seorang pemain berkarier untuk bisa memenangkan Ballon d’Or.

“Untuk menjawab pertanyaan itu, mari melihat sedikit sejarah,” tulis France Football.

“Ballon d’Or yang dibuat pada 1956 awalnya diberikan kepada pemain Eropa terbaik yang bermain di liga Eropa. Aturan itu bertahan hingga 1995, ketika penghargaan tersebut menjadi berskala global, tetapi masih terbatas untuk pemain yang bermain di liga Eropa. Namun, sejak 2007 tidak ada lagi pembatasan. Ballon d’Or diberikan kepada pemain terbaik di dunia.”

Di Luar Eropa

France Football juga mengingatkan bahwa Messi pernah memenangkan Ballon d’Or saat berstatus sebagai pemain MLS. Ia menjadi pemain putra pertama yang meraih penghargaan tersebut tanpa membela klub Eropa.

Messi memperoleh Ballon d’Or kedelapannya pada Oktober 2023, beberapa bulan setelah bergabung dengan Inter Miami.

Namun, France Football juga menjelaskan bahwa periode penilaian saat itu masih mengacu pada penampilan Messi bersama Paris Saint-Germain.

“Sejak 2022, Ballon d’Or dinilai berdasarkan satu musim, dari Agustus hingga Juli, bukan lagi tahun kalender,” tulis France Football.

“Itu berarti, untuk penilaian di level klub, para juri mendasarkan keputusan mereka pada penampilan Messi bersama Paris Saint-Germain, klub yang ditinggalkannya pada musim panas 2023 setelah menjadi juara dunia.”

Nominasi Ballon d’Or

Sejak saat itu, Messi belum lagi masuk daftar nominasi Ballon d’Or. France Football juga menyebut Neymar menjadi pemain pria terakhir yang masuk nominasi, meski menghabiskan seluruh periode penilaian di luar Eropa, yakni saat masih membela Santos pada 2011.

Sementara itu, pada kategori putri, Megan Rapinoe yang saat itu bermain untuk Seattle Reign FC berhasil memenangkan Ballon d’Or pada 2019.

Terlepas dari hasil final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, Messi dinilai berpeluang meraih Golden Ball ketiganya sebagai pemain terbaik turnamen.

Tempatnya dalam daftar nominasi Ballon d’Or tahun ini juga disebut hampir pasti.

Apabila kembali tampil gemilang dan membawa Argentina menjadi juara dunia, Messi disebut akan menjadi kandidat terdepan untuk memenangkan Ballon d’Or kesembilan. Menurut artikel tersebut, France Football telah menegaskan bahwa peluang itu tetap terbuka.

BOLADONESIA – Timnas Vietnam menuai pujian setelah menutup persiapan jelang Piala ASEAN 2026 secara sempurna. The Golden Star Warriors menang 4-0 atas timnas Myanmar dalam uji tanding pamungkas, Sabtu (18/7/2026).

Kemenangan 4-0 atas Myanmar membuat Vietnam membukukan hasil sempurna. Sebelumnya, saat pemusatan latihan di Korea Selatan, mereka membantai Siheung FC dengan skor 6-0, menang 2-1 atas Yongin FC dan unggul 2-1 pula atas Gangwon FC.

Selepas laga, Vietnam disebut pelatih Myanmar, Joern Andersen, memang beda kelas. “Vietnam punya peringkat FIFA jauh lebih baik dari Myanmar,” kata dia seperti dikutip Football5Star.net dari Thanh Nien. “Di Asia Tenhgara, mereka juga salah satu yang terbaik.”

Pelatih asal Norwegja itu mena.bahkan, “Selamat kepada Vietnam atas kemenangan 4-0. Ini laga sulit bagi kami. Ada perbedaan signifikan dalam level kemampuan antara Vietnam dan Myanmar. Berdasar peringkat FIFA, kita bisa melihat Vietnam punya kualitas lebih tinggi.”

Peringatan untuk Timnas Vietnam

Meskipun demikian, timnas Vietnam tak boleh jemawa. Pasalnya, menang telak atas timnas Myanmar adalah hal biasa. Thanh Nien mengingatkan, The Golden Star Warriors sebelumnya juga menang 5-0 dan 3-0 pada 2 pertemuan terakhir. Jadi, skor 4-0 sama sekali tak istimewa.

Di samping itu, Myanmar kali ini juga bisa dikatakan tidak siap. Laga melawan Vietnam adalah debut bagi Joern Andersen yang baru sepekan lalu resmi jadi pelatih menggantikan Myo Hlaing Win. Andersen mengakui hal itu sebagai kendala tersendiri bagi Myanmar.

“Waktu sepekan memang sangat pendek. Saya menilai 3 dari 4 gol tercipta terlalu mudah. Saya harus menganalisis, belajar, dan mengambil pelajaran. Saya ingin para pemain tampil dengan semangat juang lebih tinggi,” ucap pria yang pernah jadi top scorer Bundesliga itu.

Kekalahan telak dari Vietnam jadi bekal buruk dan menambah beban di pundak Andersen. Bukan apa-apa, dia hanya punya waktu sepekan lagi sebelum menghadapi Malaysia pada laga pertana fase grup. Jikapun ada kabaf baik, Harimau Malaya juga tak dalam kondisi bagus.

Idnews.top – Ajang Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit antarpembalap muda terbaik Asia-Pasifik. Seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 17-19 Juli itu juga menyuguhkan cerita menarik dari sosok di luar dunia balap.

Perhatian publik tertuju kepada Ing Asavanund, pembalap asal Thailand yang memiliki karier ganda sebagai aktor. Kehadirannya menjadi warna tersendiri dalam kejuaraan yang menjadi bagian dari perayaan satu dekade Yamaha Sunday Race 2026.

Ing Asavanund bukan nama asing bagi penggemar serial televisi Thailand. Aktor kelahiran 9 Februari 2006 itu berada di bawah naungan agensi GMMTV dan mulai dikenal luas setelah membintangi serial My Sweetheart Jom yang tayang pada 2025.

Meski memiliki popularitas di industri hiburan, Ing datang ke Mandalika bukan sekadar untuk meramaikan persaingan. Ia menunjukkan bahwa kemampuannya di lintasan balap juga layak diperhitungkan saat menjalani sesi latihan bebas pertama.

Aktor Muda Thailand yang Serius Menekuni Dunia Balap

R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship seri Mandalika diikuti 21 pembalap dari berbagai negara. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, kejuaraan ini juga menghadirkan rider dari Australia, China, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Selandia Baru.

Di antara deretan peserta tersebut, Ing Asavanund menjadi salah satu nama yang paling menyita perhatian. Latar belakangnya sebagai aktor profesional membuat kehadirannya mendapat sorotan, tetapi performanya di lintasan membuktikan bahwa ia bukan sekadar figur publik yang mencoba dunia balap.

Pada sesi Free Practice 1 yang digelar Jumat (17/7), Ing membukukan waktu terbaik 1 menit 55,274 detik. Catatan tersebut menempatkannya di posisi ke-10 dari total 21 pembalap yang mengikuti sesi latihan pembuka.

Hasil itu menjadi modal awal yang cukup menjanjikan bagi pembalap Thailand tersebut. Ing masih memiliki kesempatan memperbaiki posisinya saat mengikuti sesi kualifikasi pada Sabtu (18/7), sebelum bertarung pada balapan utama yang berlangsung Minggu (19/7).

Tantangan Berat Menanti Ing Asavanund di Mandalika

Persaingan Ing Asavanund dipastikan tidak akan mudah karena ia harus menghadapi tiga pembalap Yamaha Racing Indonesia yang memiliki kualitas mumpuni. Ketiganya adalah Sabian Fathul Ilmi, Reynaldi Junior, dan M. Abid Ashar Musyafa yang tampil pada seri Mandalika.

Sabian Fathul Ilmi datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memenangi balapan seri kedua di The Bend Motorsport Park, Australia, pada awal Mei lalu. Pembalap berusia 14 tahun itu kini menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 35 poin dan bertekad kembali bersaing di barisan depan pada balapan kandangnya.

Sementara itu, Reynaldi Junior menjalani musim penting dalam perjalanan kariernya. Juara R15 Idemitsu Junior Pro Yamaha Sunday Race 2025 tersebut kini menimba pengalaman di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship setelah sebelumnya naik kelas ke National Sport 250cc pada Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series musim 2026.

Di sisi lain, M. Abid Ashar Musyafa menjadi salah satu ancaman terbesar pada seri Mandalika. Pembalap muda Indonesia itu datang dengan modal sempurna setelah menyapu bersih kemenangan pada dua race seri pertama dan kedua kelas Junior Sport 250 U-18 Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series 2026..

Transfer Mohamed Salah Memanas, Beşiktaş Muncul sebagai Kandidat Terkuat

BolaIndonesia – Masa depan Mohamed Salah akhirnya memasuki babak baru setelah sang penyerang resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Liverpool pada akhir musim 2025/2026. Setelah sembilan tahun menjadi ikon di Anfield, pemain asal Mesir tersebut kini dikabarkan sedang mempertimbangkan petualangan baru di Liga Turki bersama Beşiktaş.

Rumor tersebut langsung menjadi perhatian publik sepak bola dunia. Pasalnya, selama beberapa bulan terakhir Salah lebih sering dikaitkan dengan klub-klub Liga Arab Saudi maupun Major League Soccer (MLS). Namun, kini justru Turki muncul sebagai destinasi yang paling santer diberitakan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi yang diumumkan oleh Mohamed Salah maupun pihak Beşiktaş. Bahkan, agen Salah telah membantah kabar yang menyebut kliennya sudah mencapai kesepakatan dengan klub asal Istanbul tersebut.

Beşiktaş Disebut Serius Mengejar Salah

Laporan dari sejumlah media Eropa menyebut Beşiktaş ingin menjadikan Mohamed Salah sebagai wajah baru klub untuk menghadapi musim 2026/2027. Klub berjuluk Kara Kartallar itu dikabarkan siap menawarkan kontrak berdurasi satu musim dengan opsi perpanjangan, lengkap dengan nilai gaji yang sangat kompetitif.

Transfer ini dinilai cukup masuk akal. Beşiktaş tengah membangun kembali skuad agar mampu bersaing dengan Galatasaray dan Fenerbahçe dalam perebutan gelar Süper Lig Turki sekaligus tampil kompetitif di kompetisi Eropa.

Kehadiran Salah tentu akan memberikan dampak besar, baik dari sisi kualitas permainan maupun nilai komersial klub. Pengalaman, produktivitas gol, serta popularitasnya diyakini mampu meningkatkan daya tarik Beşiktaş di kancah internasional.

Meski demikian, proses negosiasi masih berlangsung dan belum menghasilkan kesepakatan final.

Agen Salah Bantah Kesepakatan Sudah Terjadi

Di tengah derasnya rumor transfer, agen Mohamed Salah, Ramy Abbas Issa, langsung memberikan klarifikasi melalui media sosial. Ia membantah kabar bahwa kliennya telah menyetujui kontrak bersama Beşiktaş.

Pernyataan tersebut membuat spekulasi kembali menghangat. Artinya, meskipun Beşiktaş memang tertarik, belum ada keputusan akhir mengenai klub mana yang akan menjadi pelabuhan baru sang “Raja Mesir”.

Sikap agen Salah menunjukkan bahwa sang pemain masih membuka berbagai opsi sebelum menentukan langkah berikutnya dalam kariernya.

Masih Banyak Peminat Sang Raja Mesir

Selain Beşiktaş, Mohamed Salah juga terus dikaitkan dengan beberapa klub dari Amerika Serikat serta Liga Arab Saudi. Sporting Kansas City bahkan disebut sebagai salah satu klub MLS yang berusaha mendatangkan mantan bintang Liverpool tersebut.

Sementara itu, sejumlah klub Timur Tengah diyakini masih memantau situasi Salah. Namun hingga kini belum ada proposal resmi yang diumumkan ke publik.

Beberapa pihak di sepak bola Mesir bahkan berharap Salah tetap berkarier di Eropa agar level kompetitifnya tetap terjaga menjelang turnamen internasional berikutnya.

Warisan Besar Mohamed Salah di Liverpool

Apa pun klub tujuan berikutnya, Mohamed Salah meninggalkan warisan yang sangat besar di Liverpool. Selama sembilan musim memperkuat The Reds, ia menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah klub.

Salah mencatat lebih dari 250 gol di semua kompetisi dan membantu Liverpool meraih berbagai trofi bergengsi, termasuk Premier League, Liga Champions, Piala FA, Piala Liga Inggris, UEFA Super Cup, hingga FIFA Club World Cup. Ia juga memecahkan berbagai rekor individu sepanjang berseragam merah Merseyside.

Kepergiannya menandai berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah modern Liverpool.

Akankah Turki Menjadi Destinasi Berikutnya?

Liga Turki dalam beberapa musim terakhir memang mulai menjadi tujuan sejumlah pemain bintang Eropa. Galatasaray, Fenerbahçe, maupun Beşiktaş terus meningkatkan kualitas skuad dengan mendatangkan nama-nama besar.

Apabila Mohamed Salah benar-benar memilih Beşiktaş, transfer tersebut berpotensi menjadi salah satu perekrutan terbesar dalam sejarah Süper Lig Turki.

Namun hingga pengumuman resmi dirilis, masa depan Salah masih menjadi teka-teki. Para penggemar kini hanya bisa menunggu keputusan akhir sang pemain, apakah benar akan melanjutkan karier di Istanbul atau justru menerima tawaran dari kompetisi lain.

Yang jelas, nama Mohamed Salah tetap menjadi salah satu komoditas paling panas pada bursa transfer musim panas 2026.

KLIKBETS – Bek Timnas Spanyol, Marc Cucurella, membuat pengakuan mengejutkan menjelang final Piala Dunia 2026.

Di saat usianya baru 27 tahun, pemain anyar Real Madrid itu menyatakan siap mengakhiri karier internasionalnya apabila berhasil membawa La Furia Roja mengalahkan Argentina dan merebut gelar juara dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Cucurella dalam wawancara dengan saluran televisi berbayar Spanyol, Movistar+.

“Jika saya memenangi Piala Dunia, saya akan pensiun dari tim nasional,” ujar Cucurella.

Sontak, pernyataan tersebut menarik perhatian publik sepak bola global.

Alasan Cucurella

Menurut mantan bek kiri Chelsea tersebut, tidak ada pencapaian yang lebih tinggi daripada menjadi juara Eropa dan juara dunia bersama negaranya.

Itulah mengapa, ia merasa kariernya bersama Timnas Spanyol akan mencapai titik yang sempurna apabila mampu mengangkat trofi Piala Dunia.

Sebelumnya, Cucurella sudah lebih dulu merasakan sukses bersama La Furia Roja di Euro 2024.

Spanyol tampil sebagai juara setelah mengalahkan Inggris di partai final, sementara Cucurella menjadi satu di antara pemain yang tampil konsisten sepanjang turnamen itu.

Sementara di level klub, Cucurella juga sudah menikmatinya manisnya gelar Conference League hingga Piala Dunia Antarklub.

Yakin Akan Pensiun?

Kini, ia hanya tinggal selangkah lagi untuk melengkapi koleksi gelarnya bersama Timnas Spanyol.

La Furia Roja dijadwalkan menghadapi Argentina pada laga puncak Piala Dunia 2026 yang akan menentukan siapa penguasa sepak bola dunia, Senin (2-7-2026) dini hari WIB.

Apabila berhasil mewujudkan ambisinya, Cucurella bisa jadi akan menutup kiprahnya bersama Timnas Spanyol.

Jika benar, keputusan itu tentu mengejutkan mengingat pada usia 27 tahun, sebagian besar pesepak bola masih menikmati periode terbaik dalam karier mereka dan masih berpeluang tampil di berbagai turnamen besar bersama La Furia Roja pada masa mendatang.