30 Oktober 2026

> BERITA LIGA INGGRIS

Berita sepak bola sajian Info Berita LIGA INGGRIS, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

Manchester United berpeluang menuntaskan perombakan lini tengah pada bursa transfer musim panas dengan kedatangan Carlos Baleba. Gelandang Brighton itu diproyeksikan melengkapi rekrutan Youri Tielemans dan Andrey Santos.

Kehadiran Baleba akan memberi Pelatih Manchester United, Michael Carrick, pilihan yang lebih lengkap di area tengah, terutama setelah Casemiro pergi dan Manuel Ugarte mengalami cedera lutut serius. Setan Merah kini memiliki kombinasi pemain kreatif, pengatur tempo, hingga gelandang dengan kemampuan bertahan dan mobilitas tinggi.

Laporan terbaru menyatakan United telah mengajukan tawaran 65 juta poundsterling (Rp1,365 triliun) untuk Baleba, terdiri dari 60 juta poundsterling plus bonus 5 juta poundsterling. Negosiasi masih berlangsung, jadi komposisi terbaik berikut berlaku apabila transfer gelandang berusia 22 tahun itu benar-benar terwujud.

Tawaran untuk Carlos Baleba dan Rencana Perombakan

United mengincar Baleba untuk melengkapi profil yang sudah mereka miliki di lini tengah. Ia diperkirakan menambah opsi pada fase bertahan, transisi, hingga progresi bola ke sepertiga akhir.

Baleba dikenal memiliki kemampuan membawa bola, merebut penguasaan, dan melakukan tekanan balik dengan agresif. Karakter tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan tim setelah perubahan komposisi gelandang bertahan.

Jika kembali menemukan performa terbaiknya, Baleba dapat menjadi elemen yang membuat poros United lebih seimbang. Ia mampu memberikan perlindungan kepada pertahanan tanpa mengurangi kemampuan tim membawa bola ke area depan.

Tielemans–Baleba Jadi Poros di 4-2-3-1

Carrick kemungkinan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang memaksimalkan kebebasan Bruno Fernandes di belakang penyerang. Dalam skema ini, Tielemans dan Baleba berpotensi menjadi dua pemain utama dalam poros lini tengah.

Manchester United resmi merekrut gelandang Belgia tersebut pada Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan lini tengah. Tielemans menawarkan ketenangan saat membangun serangan serta kualitas umpan untuk membongkar pertahanan rapat.

Namun, kelemahan Tielemans dalam mengejar transisi lawan dapat ditutupi oleh kecepatan dan jangkauan permainan Baleba. Kombinasi keduanya membuka jalan bagi aliran bola yang stabil sekaligus proteksi yang lebih baik di depan lini belakang.

Bruno Fernandes Tetap 10; Persaingan Santos–Mainoo

Posisi nomor 10 tampaknya tetap menjadi milik Bruno Fernandes dalam susunan terkuat Manchester United. Pada musim lalu, Fernandes mencatatkan 21 assist di Premier League.

Perannya sebagai kreator akan semakin maksimal apabila dua gelandang di belakangnya mampu menjaga keseimbangan permainan. Tielemans dapat membantu distribusi dari lini tengah, sedangkan Baleba bertugas membawa energi dalam fase transisi.

Andrey Santos tetap menjadi pesaing serius Baleba untuk mendapatkan tempat di tim utama. Santos menawarkan permainan yang lebih aman dan kemampuan bertahan yang cukup lengkap, sedangkan Baleba memiliki keunggulan pada mobilitas.

Pilihan Carrick akan bergantung pada karakter lawan dan kebutuhan pertandingan. Kobbie Mainoo juga tidak boleh dikesampingkan meski berpotensi memulai musim dari posisi yang lebih dalam dalam urutan pilihan.

Mason Mount dapat menjadi alternatif kreatif, sementara Matheus Cunha mampu mengisi peran nomor 10 ketika Fernandes membutuhkan rotasi. Jika Baleba benar-benar bergabung, susunan ideal Manchester United berpotensi menempatkan Tielemans dan Baleba sebagai poros di belakang Fernandes.

Santos dan Mainoo kemudian menyediakan kedalaman yang membuat Carrick memiliki banyak alternatif sepanjang musim. Oleh karena itu, negosiasi yang sedang berjalan menjadi kunci untuk membuka babak baru komposisi lini tengah Setan Merah.

Idnews.top – Rodri resmi meninggalkan Manchester City dan melanjutkan karier bersama Barcelona setelah transfer senilai £64,4 juta (sekitar Rp1,56 triliun) rampung. Kepergian gelandang Timnas Spanyol itu menutup perjalanan tujuh tahun yang menghasilkan berbagai trofi penting bersama The Citizens.

Rodri bergabung dengan Manchester City dari Atletico Madrid pada 2019 dan berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Selama enam musim, ia mencatat 298 penampilan kompetitif dan membantu klub meraih 12 trofi utama.

Kini, Rodri harus mengucapkan salam perpisahan kepada klub yang membentuk bagian penting dalam kariernya. Ia juga mengingat kembali momen-momen bersejarah, termasuk keberhasilan meraih treble dan Ballon d’Or 2024.

Perpisahan Berat dengan Manchester City

Rodri mengakui perpisahan dengan Manchester City menjadi salah satu momen paling sulit dalam hidupnya. “Sulit untuk menemukan kata-kata untuk mengungkapkan betapa besar rasa terima kasih, cinta, dan dukungan yang saya dan keluarga saya rasakan selama bertahun-tahun ini.”

Ia masih mengingat antusiasmenya ketika pertama kali tiba di Manchester City pada 2019. “Saya tidak bisa berhenti tersenyum,” ujar Rodri saat mengenang kesempatan bermain bersama Kevin De Bruyne, Sergio Aguero, David Silva, Bernardo Silva, dan John Stones.

Rodri juga memberikan apresiasi khusus kepada Pep Guardiola yang membantunya berkembang sejak hari pertama. “Pep, sekarang saya bisa mengatakan kepada Anda, saya tidak bisa menangani semua taktik itu di kepala saya,” kata Rodri dengan nada emosional.

Kenangan Trofi hingga Ballon d’Or

Selama memperkuat Manchester City, Rodri menjadi bagian penting dari periode sukses klub dengan empat gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Ia juga mencetak gol kemenangan melawan Inter Milan pada final Liga Champions 2023 yang mengantarkan City meraih trofi Eropa pertama dalam sejarah klub.

Prestasi Rodri semakin lengkap ketika ia memenangkan Ballon d’Or 2024. “Anda tidak bisa membayangkan betapa bangganya saya menjadi pemain pertama yang memenangkan penghargaan ini dengan seragam biru langit,” ujarnya.

Rodri juga mengingat keberhasilan Manchester City meraih treble dan empat gelar liga secara beruntun. “Kami membuat sejarah, dengan treble, dengan empat gelar beruntun. Kami melihat hal-hal yang tidak akan pernah mereka lihat,” katanya.

Suporter Selalu dalam Ingatannya

Hubungan Rodri dengan suporter Manchester City tidak hanya terbentuk melalui kesuksesan di lapangan. Ia juga merasakan dukungan besar ketika kembali bermain setelah mengalami cedera lutut yang membuatnya absen dalam waktu panjang.

“Pada hari pertama saya kembali ke lapangan, saya menyadari betapa besar cinta kalian kepada saya dan saya memahami betapa istimewanya para penggemar ini,” ujar Rodri. Pesan itu menjadi penutup emosional sebelum sang gelandang memulai tantangan baru bersama Barcelona.

Kepergian Rodri membuat Manchester City harus mencari solusi baru di lini tengah sebelum bursa transfer ditutup. Klub kini dikaitkan dengan Ayyoub Bouaddi dari Lille serta gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, yang memiliki nilai pasar transfer £120 juta (sekitar Rp2,90 triliun).

Rodri memulai babak baru dalam kariernya. Ia resmi meninggalkan Manchester City dan bergabung ke Barcelona, Rabu (19/8/2026) dini hari WIB.

Gelandang Timnas Spanyol itu mengaku sudah tidak sabar memulai babak baru dalam kariernya bersama klub raksasa Catalunya.

Barcelona merekrut Rodri dengan nilai transfer sekitar 65 juta poundsterling atau setara Rp1,57 triliun. Pemain berusia 30 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Camp Nou.

Transfer tersebut sekaligus menandai kembalinya Rodri ke sepak bola Spanyol. Ia terakhir bermain di La Liga bersama Atletico Madrid sebelum meninggalkan klub tersebut pada 2019 untuk bergabung dengan Manchester City.

“Saya sangat bahagia dan antusias dengan tahap baru dalam karier saya ini. Ini tantangan baru, kesempatan untuk merasakan hal-hal baru dan kembali merasakan kegembiraan itu,” ujar Rodri, seperti dikutip dari BBC.

“Saya datang ke klub yang sangat ambisius dan benar-benar cocok dengan kepribadian saya. Saya akan berusaha membantu dengan segala cara untuk mencapai target kami musim ini.”

Rodri juga menyambut antusias kesempatan bekerja sama dengan pelatih Barcelona, Hansi Flick. Menurutnya, gaya permainan yang diterapkan pelatih asal Jerman itu akan memberikan pengalaman baru sekaligus membantu perkembangan dirinya.

“Saya senang memiliki pelatih yang menurut saya akan memberikan banyak hal dalam karier saya. Ini gaya yang sedikit berbeda dari apa yang pernah saya alami sebelumnya,” kata Rodri.

“Hal itu akan memperkaya pengalaman saya dan membantu saya berkembang sebagai pemain.”

Sepak Terjang Rodri di Manchester City

Rodri meninggalkan Manchester City setelah tujuh musim membela klub tersebut. Ia mencatatkan 298 penampilan dan mempersembahkan 12 trofi utama.

Koleksi tersebut di antaranya empat gelar Premier League, dua Piala FA, tiga Piala Liga Inggris, serta trofi Liga Champions 2023.

Dua musim terakhirnya di Manchester City memang terganggu cedera. Namun, Rodri mampu kembali ke performa terbaik pada Piala Dunia 2026.

Ia bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2026 setelah membantu Spanyol mengangkat trofi untuk kedua kalinya.

Sempat Didekati Real Madrid

Sempat Dikaitkan dengan Real MadridTransfer Rodri ke Barcelona sebenarnya tidak langsung terjadi. Sang gelandang sebelumnya memasuki 12 bulan terakhir dalam kontraknya bersama Manchester City.

City sempat berusaha memperpanjang kontraknya, tetapi negosiasi tidak membuahkan hasil. Real Madrid kemudian disebut sebagai klub yang paling berpeluang mendapatkan tanda tangannya.

Namun, Barcelona akhirnya berhasil mendapatkan persetujuan Rodri untuk membuka negosiasi dengan Manchester City.

Barcelona sempat mengajukan tawaran awal sebesar 38,5 juta poundsterling (sekitar Rp830 miliar), tetapi ditolak City. Kedua klub akhirnya mencapai kesepakatan dengan nilai yang jauh lebih besar, yakni sekitar 65 juta poundsterling.

Rodri pun mengaku kepindahan ke Barcelona merupakan sebuah impian.

“Sebuah mimpi bisa bermain untuk klub sebesar Barcelona,” ujar Rodri saat tiba di Barcelona pada Senin.

Pedro Porro kembali bergabung dengan Tottenham setelah membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.

Bek kanan itu mendapat sambutan istimewa saat kembali mengikuti latihan bersama klub pada Kamis waktu setempat.

Para pemain tim utama, staf pelatih, karyawan klub, hingga pemain akademi Tottenham membentuk guard of honor untuk menyambut Porro.

Pemain berusia 26 tahun itu berjalan melewati barisan tersebut diiringi tepuk tangan, jabat tangan, dan sambutan hangat.

Porro menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2026. Ia tampil sebagai starter dalam lima dari tujuh pertandingan Spanyol sepanjang turnamen dan turut berkontribusi lewat dua gol.

Gol pertama Porro tercipta saat menghadapi Austria. Ia kemudian kembali mencetak gol pada semifinal melawan Prancis yang membantu Spanyol melaju ke partai final sebelum akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia.

Jadi yang Keempat

Kesuksesan tersebut membuat Porro menjadi pemain Tottenham keempat yang berhasil menjuarai Piala Dunia.

Sebelumnya, Jimmy Greaves melakukannya bersama Inggris pada 1966, Hugo Lloris bersama Prancis pada 2018, dan Cristian Romero bersama Argentina pada 2022.

Sambutan untuk Porro berlangsung di fasilitas latihan Tottenham. Ia terlihat tersenyum sembari berjabat tangan dengan rekan-rekannya saat melewati guard of honor.

Satu di antara momen yang menarik terjadi ketika Porro bertemu pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi. Keduanya kemudian berpelukan hangat.

Sampaikan Terima Kasih

Setelah mendapat sambutan tersebut, Porro menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir. Ia juga menyoroti kuatnya hubungan di dalam keluarga besar Tottenham.

“Sangat istimewa ketika melihat semua orang di sini setelah memenangkan Piala Dunia. Yang terpenting adalah hubungan yang kami miliki, keluarga ini. Terima kasih banyak atas semuanya. Jadi, mari berjuang untuk segalanya karena ini akan menjadi tahun yang hebat bagi kami,” ujar Porro.

Setelah merayakan pencapaian terbesar dalam kariernya bersama Spanyol, Porro kini kembali fokus menjalani tugas bersama Tottenham yang sedang bersiap menghadapi musim baru.

Idnews.top – Legenda Manchester United, Patrice Evra memberikan penilaiannya mengenai situasi Marcus Rashford di Manchester United. Ia menilai sang winger tidak akan diberikan kesempatan cuma-cuma untuk membela Setan Merah sekali lagi.

Marcus Rashford merupakan pemain didikan akademi Manchester United. Meski sudah berada di klub sejak usia tujuh tahun, penyerang Timnas Inggris itu kini kembali ke Old Trafford setelah menjalani masa peminjaman bersama Aston Villa dan Barcelona dalam satu setengah tahun terakhir.

Rashford sebelumnya sempat membuka peluang untuk meninggalkan Manchester United secara permanen. Namun rencananya itu meleset, karena Barcelona memutuskan untuk tidak mempermanenkannya di musim panas ini.

Kabar yang tersiar menyebutkan bahwa Rashford kemungkinan besar akan tetap bertahan di Manchester United pada musim 2026/2027 ini. Evra sendiri tidak ada salahnya bagi MU untuk menerima kembali Rashford di dalam tim mereka.

Layak Diberi Kesempatan Kedua

Mantan bek Manchester United, Patrice Evra, menilai Rashford masih memiliki kesempatan untuk memulai kembali kariernya di Old Trafford. Menurutnya, para suporter United pada dasarnya bersedia memberikan kesempatan kedua kepada sang penyerang.

“Saya pikir fans United itu pemaaf. Mereka memaafkan apa yang sudah terjadi. Namun, setelah itu ada semua tekanan di media sosial dan sebagainya. Saya pikir Matheus Cunha tampil sangat baik,” ujar Evra kepada Goal International.

Evra kemudian menilai Rashford harus siap menghadapi persaingan untuk mendapatkan tempat utama. Ia meminta sang pemain menerima kemungkinan bahwa dirinya tidak selalu menjadi pilihan pertama.

“Ini tergantung Marcus untuk menerima bahwa mungkin dia bukan pilihan pertama. Saya juga bukan pilihan pertama, tetapi saya akan membuktikan kepada kalian bahwa ketika saya berada di lapangan, saya akan berjuang mati-matian untuk Manchester United,” lanjut Evra.

Tunjukkan Komitmen

Menurut Evra, Rashford harus jujur kepada dirinya sendiri dan menunjukkan komitmen ketika mendapatkan kesempatan bermain.

Ia ingin sang winger bekerja keras untuk merebut kembali tempatnya di skuad Manchester United, karena baginya Michael Carrick tidak akan membiarkan Rashford begitu saja bermain di skuad Setan Merah.

“Jadi, dia hanya perlu jujur kepada dirinya sendiri. Namun, fans bisa memaafkan. Sebagian dari mereka mungkin akan membuat keributan di media sosial, tetapi fans United yang sebenarnya benar-benar ingin Marcus Rashford sukses di Manchester United,” tegas Evra.

Laga Berikutnya

Manchester United saat ini sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan pertama mereka di Premier League 2026/2027.

Setan Merah akan bertandang ke MKM Stadium untuk menantang tim promosi EPL, Hull City di pekan pertama EPL musim ini.

Bruno Fernandes Dapat Tawaran Galatasaray, MU Tegas Menolak

BolaIndonesia – Manchester United kembali menjadi sorotan di bursa transfer setelah Bruno Fernandes mendapat tawaran menggiurkan dari Galatasaray. Klub asal Turki tersebut dikabarkan siap memberikan kontrak bernilai besar untuk membujuk kapten Manchester United meninggalkan Old Trafford. Namun, hingga perkembangan terbaru, The Red Devils justru mengambil sikap tegas terhadap masa depan sang gelandang.

Galatasaray Serius Mengejar Bruno Fernandes

Galatasaray memang sudah lama dikaitkan dengan Bruno Fernandes. Klub raksasa Turki itu kembali meningkatkan minatnya pada musim panas 2026 karena ingin menambah pemain kelas dunia ke dalam skuad.

Laporan terbaru menyebut Galatasaray menyiapkan tawaran sekitar £42,8 juta untuk Manchester United. Selain itu, Fernandes juga disebut mendapatkan proposal kontrak empat tahun dengan nilai yang sangat besar. Tawaran tersebut bahkan berpotensi membuat penghasilan sang pemain meningkat hingga sekitar £350 ribu per pekan.

Angka tersebut tentu sulit diabaikan. Terlebih, Fernandes kini memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Manchester United. Klub Inggris tersebut masih memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak sang kapten selama satu musim tambahan.

Namun, situasi kontrak bukan berarti Manchester United siap melepas pemain andalannya.

Manchester United Tidak Berniat Menjual Sang Kapten

Manchester United telah mengambil keputusan yang cukup jelas. Klub tidak berniat menerima tawaran apa pun untuk Bruno Fernandes pada bursa transfer musim panas ini.

Ketertarikan Galatasaray bukan satu-satunya ancaman. Juventus dan AC Milan juga disebut memantau situasi gelandang asal Portugal tersebut. Meski demikian, Manchester United menilai Fernandes terlalu penting untuk dilepas menjelang musim baru.

Keputusan itu juga dipengaruhi oleh performa luar biasa Fernandes pada musim sebelumnya. Ia mencatat 21 assist di Premier League, sebuah catatan yang menjadikannya salah satu pemain paling produktif di kompetisi Inggris. Perannya juga sangat penting dalam membantu Manchester United kembali mendapatkan tiket Liga Champions.

Karena itu, kehilangan Fernandes saat ini akan menjadi pukulan besar bagi proyek yang sedang dibangun Michael Carrick.

Bruno Fernandes Masih Menjadi Jantung Manchester United

Sejak bergabung dengan Manchester United, Fernandes berkembang menjadi lebih dari sekadar gelandang kreatif. Ia merupakan kapten, pemimpin di ruang ganti, sekaligus pemain yang sering menjadi sumber kreativitas ketika tim membutuhkan solusi.

Peran tersebut semakin penting setelah Manchester United menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Musim lalu, Carrick membawa klub finis di posisi ketiga Premier League sekaligus kembali ke Liga Champions. Fernandes menjadi salah satu pemain utama dalam proses tersebut.

Manchester United pun tampaknya tidak ingin mengganggu momentum tersebut dengan menjual sang kapten.

Apalagi, klausul pelepasan internasional senilai sekitar £57 juta yang sebelumnya ada dalam kontrak Fernandes disebut telah berakhir pada bulan lalu. Kondisi itu membuat Manchester United memiliki kendali lebih besar atas masa depan pemain berusia 31 tahun tersebut.

Tawaran Besar Galatasaray Belum Mengubah Sikap United

Galatasaray masih memiliki daya tarik tersendiri. Tawaran gaji yang sangat tinggi tentu bisa menjadi faktor penting dalam keputusan seorang pemain.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Fernandes tidak sedang memaksakan kepindahan dari Old Trafford. Bahkan, laporan menyebut Manchester United sudah membuka pembicaraan awal mengenai kontrak baru bersama sang kapten setelah munculnya tawaran dari Galatasaray.

Dengan demikian, saga transfer ini belum sepenuhnya berakhir. Galatasaray masih bisa mencoba memberikan tekanan melalui tawaran yang lebih besar. Akan tetapi, posisi Manchester United saat ini sangat jelas: Bruno Fernandes bukan pemain yang ingin mereka jual.

Manchester United Ingin Pertahankan Fernandes

Bagi Manchester United, mempertahankan Bruno Fernandes bukan sekadar keputusan transfer. Sang pemain merupakan bagian penting dari identitas tim.

Dengan musim 2026/27 segera dimulai, The Red Devils membutuhkan pemain berpengalaman yang mampu memimpin tim di Premier League dan Liga Champions. Fernandes memenuhi hampir seluruh kebutuhan tersebut.

Manchester United bahkan dijadwalkan mengawali perjalanan mereka di Premier League dengan menghadapi Hull City pada 22 Agustus. Carrick tentu berharap Fernandes tetap menjadi pusat permainan tim ketika kompetisi resmi dimulai.

Sementara itu, Galatasaray harus mencari cara lain jika ingin benar-benar membawa Fernandes ke Turki. Tawaran finansial besar mungkin sudah disiapkan, tetapi Manchester United telah menunjukkan bahwa mereka tidak mudah tergoda.

Untuk saat ini, Manchester United masih memegang kendali penuh. Bruno Fernandes tetap diproyeksikan sebagai kapten dan bagian penting dari rencana klub, sementara tawaran Galatasaray belum cukup untuk mengubah pendirian The Red Devils.

LARISBOLA – Sebuah pernyataan menarik dilontarkan Jamie Carragher baru-baru ini. Eks Liverpool itu mengklaim bahwa Michael Carrick bukan sosok yang akan membawa Manchester United jadi juara.

Carrick yang merupakan legenda Manchester United kembali ke Old Trafford di awal tahun kemarin. Ia menerima pekerjaan sebagai caretaker Setan Merah seusai manajemen MU memecat Ruben Amorim.

Carrick sukses membawa Manchester United finish di peringkat ketiga klasemen akhir EPL musim lalu. Alhasil manajemen MU memutuskan untuk memberikan pelatih 45 tahun itu kontrak permanen.

Banyak yang optimistis bahwa Carrick bakal jadi sosok yang membawa Manchester United menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions usai mereka puasa lama. Namun Carragher tidak sepakat dengan anggapan tersebut.

Berikan Kestabilan

Dalam wawancaranya di The Daily Mail baru-baru ini, Carragher menyebut bahwa Carrick adalah pelatih yang bagus. Namun ia tidak melihat eks gelandang MU itu adalah sosok yang bisa menyudahi puasa gelar Setan Merah.

“Saya tidak percaya bahwa Michael Carrick akan memenangkan Premier League atau Liga CHampions bersama Manchester United, namun dia telah melakukan pekerjaan yang bagus di sana,” ujar Carragher.

“Saya tidak bilang bahwa dia pelatih yang buruk. Selama enam bulan terakhir, ia membuat Manchester United tidak lagi menjadi sirkus, tidak menjadi buah bibir sepanjang waktu. Manchester United butuh situasi seperti ini lagi untuk 12 bulan ke depan.”

Tidak Punya Magis

Menurut Carragher, hanya pelatih-pelatih dengan aura magis yang bisa memenangkan gelar Premier League. Ia menilai Carrick tidak memiliki itu dalam karirnya saat ini.

“Sejujurnya, saya merasa Michael Carrick tidak memiliki ‘magis’ untuk memenangkan Liga Champions atau Premier League di Manchester United,” sambung Carragher.

“Dia bisa membawa Manchester United menjalani musim yang bagus untuk menjadi penantang gelar juara. Baru setelah itu ia bisa pergi dan United bisa mendatangkan manajer yang sanggup membawa mereka menjuarai Liga Champions,” pungkasnya.

Laga Perdana

Michael Carrick sendiri saat ini sedang fokus untuk mempersiapkan Manchester United memainkan pertandingan pertama mereka di Premier League musim ini.

Ia akan memboyong skuad Setan Merah ke MKM Stadium untuk berhadapan dengan Hull City di akhir pekan ini.

FIFA Didesak Larang Gianni Infantino Maju Lagi

BolaIndonesia – Masa depan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA kembali menjadi sorotan. Organisasi hak asasi manusia FairSquare mendesak FIFA untuk melarang Infantino mencalonkan diri dalam pemilihan presiden FIFA 2027. Mereka menilai masa jabatan Infantino sudah memenuhi batas maksimal yang ditetapkan dalam statuta FIFA.

Desakan tersebut muncul ketika sepak bola dunia tengah menghadapi perdebatan besar mengenai tata kelola FIFA. Infantino sebelumnya telah memastikan dirinya akan kembali maju dalam pemilihan presiden FIFA 2027. Ia menyampaikan niat tersebut dalam Kongres FIFA di Vancouver pada Mei 2026.

FairSquare Soroti Batas Masa Jabatan Infantino

FairSquare mengajukan keberatan kepada Komite Tata Kelola, Audit, dan Kepatuhan FIFA. Organisasi tersebut mempertanyakan keputusan FIFA pada 2022 yang tidak menghitung periode pertama Infantino sebagai masa jabatan penuh.

Infantino pertama kali menjadi Presiden FIFA pada 2016 setelah Sepp Blatter meninggalkan posisinya. Ia kemudian terpilih kembali pada 2019 dan 2023. Berdasarkan interpretasi FIFA, periode 2016–2019 hanya dianggap sebagai penyelesaian masa jabatan sebelumnya sehingga tidak masuk dalam hitungan batas tiga periode.

Namun, FairSquare menilai interpretasi tersebut berpotensi membuka jalan bagi masa jabatan keempat. Mereka meminta FIFA meninjau kembali keputusan tersebut agar aturan batas masa jabatan tetap memiliki makna.

Infantino Tetap Siap Bertarung pada 2027

Terlepas dari tekanan tersebut, Gianni Infantino masih berencana maju dalam pemilihan FIFA 2027. FIFA sendiri sebelumnya mengonfirmasi bahwa sang presiden akan mencalonkan diri kembali.

Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2027 di Rabat, Maroko. Jika kembali terpilih, Infantino berpeluang memimpin FIFA hingga 2031.

Situasi ini membuat pemilihan FIFA 2027 semakin menarik. Persoalan bukan hanya mengenai siapa yang akan memimpin organisasi sepak bola terbesar di dunia, tetapi juga mengenai bagaimana aturan dan mekanisme pengawasan FIFA diterapkan.

Tekanan Politik di FIFA Semakin Besar

Desakan FairSquare datang di tengah meningkatnya kritik terhadap kepemimpinan Infantino. UEFA, AFC, dan CONCACAF sebelumnya menyampaikan kekhawatiran mengenai arah kepemimpinan FIFA. Beberapa federasi nasional juga mulai menarik dukungan mereka terhadap Infantino.

Federasi Sepak Bola Skotlandia bahkan secara terbuka menyatakan tidak lagi mendukung pencalonan Infantino. Mereka menyoroti masalah transparansi dan perlunya reformasi tata kelola di tubuh FIFA.

Kritik semakin menguat setelah rencana kontroversial FIFA terkait investasi swasta dalam sektor komersial organisasi tersebut mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Proposal itu kemudian menjadi salah satu pemicu konflik internal dan ketegangan dengan sejumlah konfederasi.

Dukungan untuk Infantino Belum Hilang

Meski mendapat tekanan dari sejumlah pihak, posisi Infantino belum sepenuhnya terancam. Ia masih memperoleh dukungan kuat dari sejumlah konfederasi dan asosiasi anggota FIFA.

Laporan sebelumnya bahkan menyebut lebih dari 200 anggota FIFA telah memberikan dukungan terhadap pencalonannya untuk periode berikutnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertarungan politik menuju Kongres FIFA 2027 masih sangat terbuka.

Dengan 211 asosiasi anggota FIFA yang memiliki hak suara, dukungan lintas konfederasi akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pemilihan. Karena itu, kritik dari UEFA dan sejumlah organisasi belum otomatis membuat pencalonan Infantino gagal.

Pemilihan Presiden FIFA 2027 Jadi Sorotan

Perselisihan mengenai masa jabatan Gianni Infantino kini menjadi salah satu isu terbesar menjelang pemilihan Presiden FIFA. FairSquare meminta aturan batas masa jabatan ditegakkan secara konsisten, sementara kubu Infantino tetap berpegang pada interpretasi FIFA sebelumnya.

Perdebatan tersebut dipastikan akan terus berkembang menjelang batas waktu pencalonan. Jika Infantino tetap maju, pemilihan 2027 berpotensi menjadi salah satu kontestasi paling sengit dalam sejarah FIFA.

Bagi sepak bola dunia, persoalan ini bukan sekadar tentang siapa yang menduduki kursi Presiden FIFA. Isu yang lebih besar menyangkut transparansi, pembatasan kekuasaan, akuntabilitas, dan masa depan tata kelola organisasi sepak bola dunia.

Untuk saat ini, Gianni Infantino masih berstatus kandidat yang berniat maju pada 2027. Namun, desakan agar FIFA melarangnya kembali mencalonkan diri membuat perjalanan menuju pemilihan presiden semakin panas.

Idnews.top – Inter Milan memasuki musim baru dengan tekad mempertahankan dominasi di Serie A setelah melewati periode penuh tekanan. Hakan Calhanoglu menilai mentalitas kuat menjadi alasan timnya mampu bangkit setelah kekalahan telak 0-5 dari PSG di final Liga Champions.

Kegagalan di Eropa sempat membuat banyak pihak meragukan masa depan Nerazzurri. Namun, Calhanoglu menegaskan para pemain memiliki pengalaman dan kebersamaan yang cukup untuk menghadapi situasi sulit serta kembali meraih hasil positif.

Musim lalu, Inter berhasil mengamankan gelar Serie A dan Coppa Italia. Kini, mereka ingin kembali menguasai kompetisi domestik sekaligus mencoba memperbaiki catatan di Liga Champions.

Calhanoglu Bicara Mentalitas Inter

Calhanoglu mengakui banyak pihak mengira Inter akan terpuruk setelah kekalahan dari PSG. “Semua orang berpikir bahwa Inter, katakanlah, sedang sekarat setelah apa yang terjadi,” ujar Calhanoglu kepada beIN Sports Australia.

Gelandang asal Turki itu menegaskan timnya memiliki karakter kuat ketika berada dalam situasi sulit. “Namun, tim ini memiliki mentalitas yang kuat. Setiap kali kami mengalami momen atau situasi sulit, kami merespons,” lanjutnya.

Chivu Jadi Sosok Penting

Cristian Chivu mengambil alih posisi Simone Inzaghi dan langsung memberikan pengaruh besar meski sebelumnya minim pengalaman sebagai pelatih kepala di level senior. Calhanoglu menilai pendekatan Chivu berbeda karena sang pelatih lebih banyak memperhatikan kondisi pribadi pemain.

“Dengan Chivu sekarang, sesuatu yang berbeda, dia lebih peduli kepada pribadi, bukan sepak bola. Yang lebih penting adalah bagaimana perasaan Anda, dan dia terbuka terhadap segala sesuatu,” kata Calhanoglu.

Menurut Calhanoglu, hubungan tersebut membuat pemain lebih mudah berkomunikasi dengan Chivu di luar urusan taktik. “Di luar sepak bola, dia seperti saudara atau teman, Anda selalu bisa berbicara dengannya tentang apa pun,” tuturnya.

Inter Bidik Dominasi Serie A

Calhanoglu menegaskan target Inter tidak berubah setelah keberhasilan meraih dua trofi domestik pada musim sebelumnya. “Tujuannya selalu untuk terus mendominasi liga, saya sudah di sini selama lima tahun, memenangkan delapan trofi dan mencapai dua final Liga Champions,” ujarnya.

Inter juga tetap memiliki ambisi memperkuat posisi Serie A sebagai salah satu kompetisi terbaik Eropa. Calhanoglu menilai kualitas klub-klub Italia terus berkembang dan menempatkan Serie A di tiga besar bersama Premier League serta La Liga.

Bagi Calhanoglu, kegagalan di Liga Champions bukan alasan untuk kehilangan keyakinan terhadap proyek Inter. Dengan Chivu yang semakin dekat dengan para pemain dan mentalitas yang telah teruji, Nerazzurri bertekad kembali mengejar Scudetto sekaligus mencoba melangkah lebih jauh di Eropa.

Idnews.top – Bekuk Manchester City di Community Shield, Performa Arsenal Mendekati Sempurna

Bek Arsenal, Riccardo Calafiori, puas dengan penampilan timnya dalam laga Community Shield baru-baru ini. Ia menilai pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi The Gunners untuk menunjukkan mentalitas setelah apa yang mereka lalui pada musim sebelumnya.

Selaku juara bertahan Premier League, Arsenal ikut serta dalam laga bertajuk Community Shield. Mereka berhadapan dengan juara FA Cup musim lalu, Manchester City.

Pertandingan yang seharusnya digelar di Wembley Stadium ini berlangsung satu arah. Arsenal tampil dominan sejak awal dan mampu memenangkan laga dengan skor akhir 3-0.

Calafiori mengaku senang dengan kemenangan yang diraih Arsenal di laga ini. “Ini pertandingan yang sangat penting dan juga menjadi ujian penting bagi kami. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan mentalitas kami setelah musim lalu,” ujar Calafiori kepada TNT Sports.

Calafiori turut mencetak gol cepat yang membantu Arsenal mengawali pertandingan dengan positif. Pemain asal Italia itu mengakui gol tersebut memberikan keuntungan besar bagi tim.

“Menakjubkan. Ketika Anda mencetak gol sedini itu, hal tersebut sangat membantu tim,” katanya.

Secara keseluruhan, Calafiori menilai performa Arsenal sudah mendekati sempurna. Penampilan tersebut menjadi modal penting bagi The Gunners untuk menghadapi musim yang panjang.

“Performa seperti ini sudah mendekati kesempurnaan,” tegas Calafiori.

Berikan Kredit untuk 2 Pemain Arsenal

Calafiori juga memberikan kredit kepada Myles Lewis-Skelly atas assist yang mengantarkannya mencetak gol. Ia menilai umpan tersebut sangat sempurna.

“Saya selalu berusaha memberikan solusi kepada rekan-rekan setim. Umpannya luar biasa. Myles memberikan saya bola yang sempurna. Ini 70 persen jasanya dan 30 persen saya,” ujar Calafiori.

Ia juga memberikan pujian kepada Christos Tzolis yang menurutnya menjadi salah satu pemain terbaik Arsenal dalam pertandingan tersebut.

“Christos adalah salah satu pemain terbaik di lapangan hari ini,” lanjutnya.

Trofi ke-18

Dengan kemenangan atas Manchester City itu, Arsenal kini telah mengoleksi total 18 trofi Community Shield.

Mereka kini jadi tim kedua dengan trofi terbanyak di ajang tersebut, hanya kalah dari Manchester United yang memiliki 21 trofi juara.

Bek Arsenal, Riccardo Calafiori, puas dengan penampilan timnya dalam laga Community Shield baru-baru ini. Ia menilai pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi The Gunners untuk menunjukkan mentalitas setelah apa yang mereka lalui pada musim sebelumnya.

Selaku juara bertahan Premier League, Arsenal ikut serta dalam laga bertajuk Community Shield. Mereka berhadapan dengan juara FA Cup musim lalu, Manchester City.

Pertandingan yang seharusnya digelar di Wembley Stadium ini berlangsung satu arah. Arsenal tampil dominan sejak awal dan mampu memenangkan laga dengan skor akhir 3-0.

Calafiori mengaku senang dengan kemenangan yang diraih Arsenal di laga ini. “Ini pertandingan yang sangat penting dan juga menjadi ujian penting bagi kami. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan mentalitas kami setelah musim lalu,” ujar Calafiori kepada TNT Sports.

Calafiori turut mencetak gol cepat yang membantu Arsenal mengawali pertandingan dengan positif. Pemain asal Italia itu mengakui gol tersebut memberikan keuntungan besar bagi tim.

“Menakjubkan. Ketika Anda mencetak gol sedini itu, hal tersebut sangat membantu tim,” katanya.

Secara keseluruhan, Calafiori menilai performa Arsenal sudah mendekati sempurna. Penampilan tersebut menjadi modal penting bagi The Gunners untuk menghadapi musim yang panjang.

“Performa seperti ini sudah mendekati kesempurnaan,” tegas Calafiori.

Berikan Kredit untuk 2 Pemain Arsenal

Calafiori juga memberikan kredit kepada Myles Lewis-Skelly atas assist yang mengantarkannya mencetak gol. Ia menilai umpan tersebut sangat sempurna.

“Saya selalu berusaha memberikan solusi kepada rekan-rekan setim. Umpannya luar biasa. Myles memberikan saya bola yang sempurna. Ini 70 persen jasanya dan 30 persen saya,” ujar Calafiori.

Ia juga memberikan pujian kepada Christos Tzolis yang menurutnya menjadi salah satu pemain terbaik Arsenal dalam pertandingan tersebut.

“Christos adalah salah satu pemain terbaik di lapangan hari ini,” lanjutnya.

Trofi ke-18

Dengan kemenangan atas Manchester City itu, Arsenal kini telah mengoleksi total 18 trofi Community Shield.

Mereka kini jadi tim kedua dengan trofi terbanyak di ajang tersebut, hanya kalah dari Manchester United yang memiliki 21 trofi juara.