27 Oktober 2026

> BERITA BOLA INDONESIA

Berita sepak bola sajian Info Berita Lokal, Tarkam, Liga Domestik, liga 3, liga 2, Hingga Liga 1 Indonesia.

LARISBOLA – Jose Mourinho mendapat kejutan unik dalam sesi konferensi pers jelang duel Real Madrid kontra Inter Milan di Liga Champions 2026/2027. Pelatih asal Portugal itu menerima sebuah alat penyiram taman atau sprinkler dari jurnalis Italia.

Hadiah tersebut bukan sekadar gurauan biasa. Sprinkler itu merujuk pada salah satu momen paling ikonik dalam perjalanan Mourinho bersama Inter Milan di Liga Champions 2010.

Mourinho akan memimpin Real Madrid menghadapi mantan klubnya di Stadion Bernabeu pada Rabu (9/9) dini hari WIB. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi pertemuan emosional bagi pelatih yang pernah membawa Inter meraih trofi Liga Champions.

Kenangan Mourinho bersama Inter sangat erat dengan keberhasilan menyingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions 2010. Setelah memastikan tiket ke final, para pemain Inter merayakan keberhasilan tersebut di bawah guyuran sprinkler di Camp Nou.

Mourinho Diberi Sprinkler oleh Jurnalis Italia

Jurnalis Italia Tancredi Palmeri sengaja menyiapkan sprinkler untuk diberikan kepada Mourinho. Momen tersebut terjadi ketika Mourinho hendak meninggalkan konferensi pers menjelang pertandingan Real Madrid melawan Inter.

Palmeri sebelumnya sudah mengungkapkan rencananya di depan kamera. Ia menyadari memberikan hadiah tersebut kepada Mourinho bukan perkara mudah, tetapi tetap berusaha mewujudkannya.

“Misi ini sangat sulit, hampir mustahil, untuk memberikan hadiah kepada Mourinho. Memang sulit, tapi kami akan mencobanya,” ujarnya.

Mourinho ternyata menyambut gestur tersebut dengan santai. Ia menerima sprinkler itu dengan senang hati dan berjabat tangan dengan Palmeri sebelum meninggalkan ruangan konferensi pers.

Hadiah tersebut langsung mengingatkan publik pada perayaan Inter setelah menyingkirkan Barcelona pada 2010. Ketika itu, Mourinho dan anak asuhnya merayakan keberhasilan di Camp Nou dengan guyuran sprinkler yang kemudian menjadi salah satu gambar paling ikonik dalam sejarah Liga Champions.

Inter menghadapi Barcelona di semifinal Liga Champions 2010 dengan status sebagai tim yang tidak diunggulkan. Namun, pasukan Mourinho mampu menang 3-1 pada leg pertama di San Siro setelah sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Pedro.

Wesley Sneijder, Maicon, dan Diego Milito menjadi pencetak gol Inter dalam kemenangan tersebut. Pada leg kedua, Inter tampil disiplin dan hanya kebobolan satu gol sehingga lolos ke final dengan kemenangan agregat 3-2.

Mourinho mengungkapkan bahwa salah satu kunci keberhasilan Inter saat menghadapi Barcelona adalah membatasi ruang gerak Lionel Messi. Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai bagian dari konsep “Gabbia” atau semacam penjara untuk membatasi pergerakan bintang Argentina tersebut.

“Ada perpaduan berbagai gagasan, namun pada dasarnya semua berpusat pada upaya mencegah Messi leluasa bermain. Di Italia, mereka menggunakan istilah ‘Gabbia’. Menurut saya, terjemahan yang tepat adalah semacam ‘penjara’ bagi Messi,” ujarnya kepada Coaches’ Voice pada tahun 2019.

KLIKBETS –  Elliot Anderson tampil luar biasa saat Manchester City menghadapi Coventry City. Gelandang asal Inggris itu bahkan memaksa Frank Lampard mengakui kualitasnya secara langsung.

Lampard, yang kini menangani Coventry, memberikan pujian tinggi kepada Anderson setelah pertandingan.

Dia pemain yang benar-benar bagus. Saya sudah mengaguminya dari jauh, termasuk ketika dia bermain di Nottingham Forest. Hari ini saya melihatnya secara langsung untuk pertama kalinya,” ujar Lampard.

Pernyataan tersebut cukup menarik. Lampard sebenarnya pernah melihat Anderson secara langsung ketika masih menjadi pelatih caretaker Chelsea.

Saat Chelsea menghadapi Newcastle United di Stamford Bridge pada Mei 2023, Anderson bermain selama 76 menit dan turut memberikan assist untuk gol Anthony Gordon.

Berkembang Pesat

Namun, bisa dimaklumi jika Lampard ingin melupakan periode singkatnya sebagai pelatih Chelsea pada akhir musim 2022/2023.

Kini, Anderson telah berubah drastis. Hanya dalam tiga tahun, pemain jebolan akademi Newcastle United itu berkembang menjadi salah satu gelandang penting Manchester City.

Manchester City merekrut Anderson dengan nilai transfer mencapai 116 juta poundsterling. Harga tersebut memang sangat besar, tetapi penampilannya mulai menunjukkan mengapa City berani mengeluarkan uang sebanyak itu.

Anderson bahkan mengingatkan pada sosok Rodri maupun Fernandinho. Bermain sebagai gelandang bertahan tunggal, ia mampu menjangkau banyak area, memenangkan duel, merebut bola, sekaligus memberikan perlindungan kepada lini belakang.

Rekor Gelandang Instimewa

Namun, kekuatan utama Anderson tetap terletak pada kemampuannya mengalirkan bola.

Ia mencatat 146 operan, lebih banyak dibandingkan total operan Coventry yang hanya mencapai 140. Sebanyak 39 operannya menjadi umpan pemecah garis, sementara 21 lainnya diarahkan ke sepertiga akhir lapangan.

Tidak ada pemain yang mencatat lebih banyak umpan pemecah garis maupun umpan ke sepertiga akhir dibandingkan Anderson dalam pertandingan tersebut.

Bahkan, Anderson mencatat rekor sebagai gelandang Inggris dengan jumlah operan terbanyak dalam satu pertandingan Premier League.

IDNEWS.TOP – Striker Barcelona, Gabriel Jesus mengomentari laga debutnya bersama Barcelona. Sang striker merasa senang akhirnya bisa membuka lembaran baru karirnya bersama Blaugrana.

Menjelang penutupan bursa transfer, Barcelona membuat sebuah manuver mengejutkan. Mereka berhasil mendatangkan Gabriel Jesus dari Arsenal dengan skema transfer permanen.

Sang striker tidak perlu waktu lama untuk menjalani debutnya di Barcelona. Pada akhir pekan kemarin, ia masuk sebagai pemain pengganti saat Barcelona menghadapi Valencia di lanjutan La Liga 2026/2027.

Jesus mengaku senang bisa mencatatkan laga perdananya sebagai pemain Barcelona. “Saya sangat senang karena telah memainkan pertandingan pertama saya bersama klub ini,” buka Jesus kepada Barca TV.

Masih Belum Optimal

Lebih lanjut, Jesus menilai bahwa debutnya di Barcelona sudah oke. Namun ia percaya bahwa dirinya bisa tampil lebih baik lagi.

Ia menyebut bahwa dirinya masih perlu mengembalikan kebugarannya dan ia yakin seiring berjalannya waktu ia bisa berkontribusi lebih untuk Blaugrana.

“Saya sangat senang dengan menit bermain yang saya dapatkan hari ini. Secara fisik saya merasa bagus, namun saya butuh lebih bugar dan tajam,” sambung sang striker.

Nikmati Karir di Barcelona

Jesus juga mengaku bahwa dirinya sangat menikmati kepindahannya di Barcelona. Ia menilai El Blaugrana punya skuad yang sangat bagus sehingga itu memberikannya tantangan untuk bermain dengan lebih baik lagi.

“Kami memiliki tim yang penuh dengan pemain-pemain berkualitas dan kami juga memainkan sepak bola yang cantik. Itulah mengapa saya harus memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan kepada saya,” sambung Jesus.

“Saya mencintai sepakbola dan saya juga mencintai Barcelona. Inilah mengapa saya suka bermain sepakbola, bermain untuk klub ini membuat saya sangat senang,” pungkas striker Timnas Brasil itu.

Laga Berikutnya

Barcelona akan kembali beraksi di tengah pekan ini. El Blaugrana dijadwalkan akan berhadapan Feyenoord di ajang Liga Champions.

Jesus berpotensi mendapatkan lebih banyak menit bermain di laga ini karena Hansi Flick berencana melakukan sejumlah rotasi di partai tersebut.

Gabriel Jesus Girang Jalani Debut di Barcelona

BolaIndonesia – Gabriel Jesus akhirnya mencatatkan momen yang telah lama dinantikannya. Penyerang asal Brasil itu resmi menjalani debut bersama Barcelona saat Blaugrana menghancurkan Valencia dengan skor telak 5-0 di Stadion Mestalla.

Momen tersebut menjadi sangat spesial bagi Gabriel Jesus. Baru beberapa hari setelah resmi bergabung dari Arsenal, pemain berusia 29 tahun itu langsung mendapatkan kesempatan merasakan atmosfer pertandingan bersama raksasa Catalunya.

Meski hanya bermain dalam waktu singkat, Gabriel Jesus mengaku sangat bahagia. Debut bersama Barcelona menjadi awal baru dalam perjalanan kariernya setelah melewati periode yang tidak mudah dalam beberapa musim terakhir. Barcelona sendiri telah mengonfirmasi kepindahannya dari Arsenal dengan kontrak hingga 30 Juni 2029.

Gabriel Jesus Debut di Mestalla

Kesempatan debut Gabriel Jesus datang ketika Barcelona bertandang ke markas Valencia dalam lanjutan La Liga 2026/2027.

Pelatih Hansi Flick memasukkan nama Gabriel Jesus dari bangku cadangan pada menit ke-81 untuk menggantikan Pedri. Saat itu, Barcelona sudah berada dalam posisi yang sangat nyaman setelah unggul 4-0.

Tidak lama setelah Gabriel Jesus masuk, Barcelona kembali menambah gol dan memastikan kemenangan 5-0. Situasi tersebut membuat debut sang striker berlangsung dalam suasana yang sempurna.

Menurut catatan resmi Barcelona, Gabriel Jesus bahkan hampir langsung mencetak gol perdananya. Ia mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melenceng tipis dari gawang Valencia.

Girang Bisa Mengenakan Seragam Barcelona

Kebahagiaan Gabriel Jesus sebenarnya sudah terlihat sejak hari pertama dirinya diperkenalkan sebagai pemain Barcelona.

Sang penyerang mengaku bahwa bergabung dengan Blaugrana merupakan sesuatu yang sangat berarti baginya. Ia bahkan menggambarkan kepindahannya sebagai sebuah mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan.

Gabriel Jesus sebelumnya mengungkapkan bahwa dirinya tetap bekerja keras dan menjaga keyakinan bahwa sesuatu yang baik akan datang. Ketika peluang untuk bergabung dengan Barcelona muncul, ia pun merasa sangat antusias.

Kini, perasaan bahagia itu semakin lengkap setelah dirinya benar-benar tampil di lapangan dengan mengenakan seragam Barcelona.

Debut di Mestalla mungkin hanya berlangsung beberapa menit, tetapi bagi Gabriel Jesus, momen tersebut dapat menjadi titik awal penting untuk membangun kembali kariernya di Spanyol.

Hampir Cetak Gol Perdana

Gabriel Jesus nyaris membuat debutnya semakin sempurna.

Setelah masuk menggantikan Pedri, pemain bernomor punggung 9 tersebut mendapat peluang untuk mencetak gol. Ia memilih melakukan percobaan tembakan demi membuka rekening golnya bersama Barcelona.

Bola memang belum menemui sasaran, tetapi aksi tersebut memperlihatkan rasa percaya diri Gabriel Jesus. Dalam situasi pertandingan yang sudah hampir berakhir dan Barcelona telah unggul jauh, ia tetap berusaha memberikan ancaman.

Rekan-rekan setimnya juga menyambut usaha tersebut dengan positif. Gabriel Jesus langsung mendapat dukungan dari para pemain Barcelona setelah gagal mencetak gol.

Hal itu menjadi sinyal positif bahwa pemain asal Brasil tersebut mulai menemukan tempatnya di dalam skuad asuhan Hansi Flick.

Awal Baru Setelah Tinggalkan Arsenal

Gabriel Jesus datang ke Barcelona setelah mengakhiri perjalanan bersama Arsenal. Barcelona mengumumkan kesepakatan transfer sang penyerang pada 1 September 2026 dan mengikatnya selama tiga musim.

Selama membela Arsenal, Gabriel Jesus mencatatkan 123 penampilan dengan torehan 32 gol. Namun, perjalanan kariernya di London tidak selalu berjalan mulus, termasuk ketika ia harus melewati masa pemulihan dari cedera serius.

Kini, Barcelona memberikan kesempatan baru kepada mantan pemain Manchester City tersebut untuk kembali menunjukkan kualitas terbaiknya.

Dengan pengalaman bermain di Premier League, Liga Champions, serta bersama Timnas Brasil, Gabriel Jesus diharapkan mampu menambah kualitas dan kedalaman lini serang Barcelona.

Siap Bersaing di Lini Depan Barcelona

Gabriel Jesus tidak datang ke Barcelona hanya untuk menjadi pelengkap skuad.

Penyerang Brasil itu dikenal memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi. Selain sebagai penyerang tengah, ia juga mampu beroperasi dari sisi lapangan.

Fleksibilitas tersebut bisa menjadi keuntungan besar bagi Hansi Flick. Barcelona memiliki banyak pemain kreatif seperti Raphinha dan Lamine Yamal, sehingga kehadiran Gabriel Jesus dapat memberikan lebih banyak pilihan dalam membangun serangan.

Persaingan untuk mendapatkan menit bermain tentu tidak akan mudah. Namun, Gabriel Jesus tampaknya siap menerima tantangan tersebut.

Debut singkatnya di markas Valencia menjadi langkah pertama. Setelah hampir mencetak gol pada kesempatan awalnya, sang striker kini tentu ingin segera mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

Debut Impian dan Misi Berikutnya

Kemenangan 5-0 atas Valencia membuat debut Gabriel Jesus bersama Barcelona terasa semakin manis.

Ia masuk ketika pertandingan sudah berada dalam kendali Blaugrana, menikmati kemenangan besar, merasakan atmosfer kompetisi La Liga, dan hampir mencetak gol pertamanya.

Bagi pemain yang baru saja bergabung, awal seperti ini tentu dapat meningkatkan kepercayaan diri. Gabriel Jesus kini memiliki waktu untuk terus beradaptasi dengan sistem permainan Hansi Flick dan membangun chemistry dengan para pemain Barcelona.

Perjalanan Gabriel Jesus bersama Barcelona memang baru dimulai. Namun, dari debut singkat di Mestalla, sang penyerang sudah menunjukkan antusiasme besar untuk membuka lembaran baru.

Setelah akhirnya mengenakan seragam Barcelona dan mencatatkan penampilan pertamanya, target berikutnya tentu sangat jelas: mencetak gol perdana dan membantu Blaugrana meraih kemenangan demi kemenangan.

Dengan semangat yang sedang tinggi, Gabriel Jesus tampaknya siap menikmati setiap kesempatan yang datang. Debutnya mungkin hanya berlangsung beberapa menit, tetapi bagi sang striker Brasil, itu adalah awal dari mimpi baru bersama Barcelona.

Juventus 1-1 Milan: Gatti Cetak Gol Telat

BolaIndonesia – Hasil Juventus vs AC Milan pada pekan ketiga Serie A 2026/2027 berakhir dramatis. Bermain di Allianz Stadium, Senin (7/9/2026) dini hari WIB, kedua tim harus puas berbagi poin setelah pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

AC Milan sebenarnya berada di ambang kemenangan setelah Alphadjo Cisse membawa Rossoneri unggul pada babak kedua. Namun, Juventus menunjukkan mental pantang menyerah. Federico Gatti mencetak gol pada masa injury time dan menyelamatkan Bianconeri dari kekalahan.

Hasil imbang ini membuat Juventus dan AC Milan sama-sama mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Milan berada di atas Juventus dalam klasemen berkat keunggulan produktivitas gol.

Babak Pertama Juventus vs AC Milan Berlangsung Ketat

Juventus tampil lebih agresif sejak pertandingan dimulai. Francisco Conceicao menjadi salah satu pemain yang paling aktif mengancam pertahanan AC Milan.

Peluang emas Juventus hadir ketika Conceicao mendapatkan ruang di dalam kotak penalti. Namun, penyelesaian akhirnya belum mampu menaklukkan Mike Maignan. Kiper AC Milan tersebut tampil sigap untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Maignan kembali menunjukkan kualitasnya ketika menggagalkan usaha Conceicao melalui tembakan dari sisi kanan. Juventus terus menekan, tetapi pertahanan Milan mampu bertahan dengan disiplin.

Hingga babak pertama berakhir, skor masih 0-0. Juventus memiliki sejumlah peluang lebih baik, sedangkan AC Milan belum mampu mencatatkan tembakan tepat sasaran.

Francisco Conceicao Hampir Bawa Juventus Unggul

Memasuki babak kedua, Juventus tetap berusaha mengambil kendali permainan. Pada menit ke-55, Conceicao kembali mendapatkan peluang setelah Juventus berhasil merebut bola di lini tengah.

Tembakannya mengarah ke tiang jauh, tetapi bola justru membentur tiang gawang. Momen tersebut menjadi salah satu peluang terbaik Juventus untuk membuka keunggulan.

AC Milan yang lebih banyak bertahan justru mampu memberikan kejutan melalui serangan balik. Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Alphadjo Cisse Bawa AC Milan Unggul

AC Milan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-68. Alphadjo Cisse mencetak gol setelah menerima umpan dari Samuel Chukwueze.

Chukwueze bergerak cepat dari sisi kanan sebelum mengirimkan bola kepada Cisse. Pemain muda Milan tersebut kemudian melakukan kontrol dan melepaskan tembakan rendah yang menembus pertahanan Juventus.

Gol tersebut menjadi pukulan bagi Juventus karena Rossoneri berhasil mencetak gol melalui salah satu peluang berbahaya mereka.

Dengan waktu pertandingan yang semakin menipis, Juventus langsung meningkatkan tekanan. AC Milan berusaha mempertahankan keunggulan dengan memperkuat lini pertahanan.

Federico Gatti Jadi Pahlawan Juventus

Drama terjadi pada menit ke-92.

Juventus mendapatkan kesempatan dari situasi bola mati. Teun Koopmeiners mengirimkan umpan silang akurat ke area kotak penalti. Federico Gatti yang baru masuk sebagai pemain pengganti berhasil memenangkan duel udara.

Bek Juventus tersebut melompat tinggi dan menyundul bola ke arah gawang. Bola sempat mengenai bagian bawah mistar sebelum akhirnya melewati garis gawang.

Gol! Juventus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol tersebut sekaligus membuyarkan kemenangan AC Milan yang sudah berada di depan mata. Gatti hanya membutuhkan beberapa menit setelah masuk lapangan untuk memberikan kontribusi besar bagi Juventus.

Juventus Selamat dari Kekalahan, Milan Gagal Menang

Peluit panjang akhirnya berbunyi dengan skor Juventus 1-1 AC Milan. Rossoneri harus menerima hasil imbang setelah sempat unggul hingga penghujung pertandingan.

Dari sisi permainan, Juventus sebenarnya tampil lebih agresif dan menciptakan lebih banyak peluang. Data pertandingan menunjukkan Juventus melepaskan 14 tembakan, dengan lima di antaranya tepat sasaran, sedangkan Milan hanya mencatatkan tiga tembakan dan satu tepat sasaran.

Namun, penampilan Mike Maignan membuat AC Milan tetap mampu bertahan hingga menit-menit terakhir. Kiper asal Prancis tersebut menjadi salah satu pemain penting yang membuat Juventus kesulitan mencetak gol.

Gatti dan Cisse Jadi Penentu

Dua pemain menjadi sorotan utama dalam hasil Juventus vs AC Milan kali ini. Alphadjo Cisse memberikan keunggulan untuk AC Milan, sedangkan Federico Gatti menjadi penyelamat Juventus.

Bagi Cisse, gol tersebut menunjukkan keberanian pemain muda Milan dalam menghadapi pertandingan besar. Sementara bagi Gatti, gol injury time semakin memperlihatkan kontribusinya ketika Juventus membutuhkan solusi.

Secara keseluruhan, hasil Juventus 1-1 AC Milan terasa adil jika melihat jalannya pertandingan. Juventus menunjukkan dominasi peluang, sedangkan Milan mampu bermain efektif dan hampir membawa pulang tiga poin.

Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin dari tiga laga Serie A. Juventus selanjutnya perlu memperbaiki efektivitas di depan gawang, sementara AC Milan harus belajar mempertahankan keunggulan hingga pertandingan benar-benar berakhir.

KLIKBETS – Erling Haaland memang mencetak gol kemenangan Manchester City atas Coventry City. Namun, striker asal Norwegia itu justru meninggalkan lapangan dengan perasaan tidak sepenuhnya puas.

Haaland mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 yang diraih Manchester City pada Sabtu (5/9/2026) sore.

Hasil tersebut membuat The Blues mempertahankan start sempurna di Premier League bersama Enzo Maresca.

Haaland sebenarnya sempat dibuat frustrasi oleh penampilan Coventry yang mampu bertahan dengan cukup baik.

Penyerang berusia 26 tahun itu mendapatkan sejumlah peluang, tetapi beberapa di antaranya berhasil digagalkan.

Setelah dua kali gagal memaksimalkan kesempatan, Haaland akhirnya memecah kebuntuan melalui sundulan keras.

Ia menyambut umpan silang Antoine Semenyo yang dikirimkan dari area yang cukup dalam dan mengarahkannya ke gawang Coventry.

Gol tersebut menjadi gol ketiga Haaland pada kampanye Premier League musim ini.

Man City kemudian terus memberikan tekanan untuk mencari gol kedua. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat keunggulan satu gol bertahan hingga pertandingan berakhir.

Coventry bahkan hampir menghukum City ketika Ellis Simms memperoleh peluang emas dari jarak dekat.

Beruntung bagi tuan rumah, Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan gemilang untuk mempertahankan keunggulan Man City.

Tetap Kesal meski Berhasil Bawa Man City Menang

Alih-alih merayakan kemenangan dengan penuh kepuasan, Haaland justru terlihat frustrasi setelah pertandingan.

Ketika ditanya mengenai perasaannya oleh ViaPlay, Haaland mengakui dirinya masih kesal karena merasa seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

“Ya, sedikit frustrasi. Saya seharusnya bisa mencetak beberapa gol lagi dan memastikan pertandingan berakhir lebih cepat. Jadi, saya sedikit kesal kepada diri sendiri,” ujar Haaland.

Meski demikian, Haaland merasa dirinya mulai kembali menemukan performa terbaik setelah membutuhkan beberapa pertandingan untuk mendapatkan ritme permainan.

“Saya membutuhkan beberapa pertandingan untuk masuk ke dalamnya. Sekarang saya sudah mendapatkannya, jadi saya mulai menemukan ritme,” katanya.

Haaland Bersiap Hadapi Jadwal Padat

Manchester City kini harus segera mengalihkan fokus karena jadwal pertandingan yang sangat padat sudah menanti.

Man City akan kembali bermain pada Selasa, kemudian menghadapi pertandingan lainnya pada Rabu dan Minggu. Sebelum jeda internasional, mereka bahkan dijadwalkan menjalani empat pertandingan.

Haaland menyadari musim ini akan menjadi periode yang sangat melelahkan, terutama dengan banyaknya pertandingan dan perjalanan yang harus dilakukan.

“Ini akan sangat melelahkan tahun ini, bisa dibilang begitu, dengan semua pertandingan dan perjalanan,” ungkapnya.

Setelah menjalani musim panas yang diwarnai agenda Piala Dunia, Haaland kini berharap kondisi fisik dan performanya terus meningkat seiring berjalannya musim.

Haaland Puji Rekrutan Baru Manchester City

Haaland juga memberikan apresiasi terhadap aktivitas Manchester City di bursa transfer musim panas.

Man City melakukan perubahan besar dalam komposisi skuad dan kembali mendatangkan sejumlah pemain anyar.

Enzo Fernandez dan Iliman Ndiaye bahkan menjalani debut mereka saat menghadapi Coventry. Kehadiran pemain-pemain baru itu menambah kedalaman skuad yang dimiliki Maresca.

Haaland mengakui City masih berada dalam fase pembangunan kembali, terutama jika dibandingkan dengan Arsenal yang telah bermain bersama dalam waktu lebih lama.

“Arsenal sudah bermain bersama dalam waktu yang lama dan membangun tim ini selama periode yang lebih panjang, sedikit seperti City ketika saya pertama kali bergabung. Kami masih dalam fase pembangunan kembali,” ujar Haaland.

Namun, ia menilai aktivitas transfer Man City sudah berjalan sangat baik.

“Jendela transfernya fantastis, saya harus mengatakannya. Selamat kepada klub dan semua orang di dalamnya,” kata Haaland.

Menurutnya, Man City bukan hanya mendatangkan pemain-pemain berkualitas, tetapi juga sosok yang mampu beradaptasi dengan baik di dalam ruang ganti.

“Pertama dan terutama, mereka mendatangkan pesepak bola fantastis, tapi juga orang-orang hebat yang sangat cocok dengan tim. Selamat untuk seluruh klub, terutama Khaldoon Al Mubarak,” tuturnya.

Kini, Haaland dan Manchester City harus segera bersiap menghadapi tantangan berikutnya. The Blues akan memulai kiprah mereka di Liga Champions pada Selasa malam dengan bertandang ke markas Porto.

Persaingan di Premier League

LARISBOLA – Laga grande partita antara Juventus vs AC Milan berakhir tanpa pemenang. Kedua tim harus berbagi poin setelah laga berakhir dengan skor imbang 1-1.

AC Milan unggul terlebih dahulu berkat gol Alphadjo Cisse, namun Federico Gatti berhasil menyelamatkan Juventus dari kekalahan berkat golnya di penghujung laga.

Berkat hasil ini, Juventus turun ke peringkat kelima dengan raihan tujuh poin, sementara AC Milan juga turun ke peringkat empat dengan raihan tujuh poin.

Babak Pertama

Pertandingan yang digelar di Allianz Stadium ini berlangsung dengan tempo sedang. Kedua tim sama-sama masih berhati-hati dalam membangun serangan.

Peluang pertama di laga ini lahir dari tembakan jarak jauh Nico Gonzalez, namun bola masih mengarah tepat ke pelukan Maignan.

Seiring berjalannya laga, Juventus mulai mengendalikan jalannya pertandingan. Mereka mulai dominan dalam penguasaan bola namun Milan mampu memberikan perlawanan yang sengit.

Beberapa menit kemudian, Conceicao mengancam gawang Milan dengan tembakannya, namun Maignan lagi-lagi mampu mengggagalkan peluang tersebut.

Maignan kembali dipaksa membuat penyelamatan di menit ke-38 untuk menghentikan peluang dari Conceicao yang mendapatkan umpan terukur dari Douglas Luiz.

Hingga babak pertama berakhir, Juventus masih memegang kendali atas jalannya pertandingan namun skor 0-0 tetap bertahan untuk kedua tim.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan masih tidak banyak berubah. Juventus masih memegang kendali atas jalannya pertandingna.

10 menit pasca babak kedua dimulai, Si Nyonya Tua nyaris membuka keunggulan di laga ini andai tembakan roket Conceicao tidak mengenai tiang gawang Rossoneri.

AC Milan yang terus diserang justru menjadi tim yang memecahkan kebuntuan di menit ke-69. Berawal dari skema serangan balik, Chukwueze berhasil memberikan umpan terukur yang diselesaikan Cisse menjadi gol. Tim tamu unggul 0-1 di laga ini.

Gol tersebut membuat Milan semakin percaya diri dalam menyerang. Sementara Juventus yang tertinggal mulai menggenjot serangan mereka untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Usaha Juventus itu membuahkan hasil di masa injury time. Umpan silang Teun Koopmeiners berhasil disambut dengan tandukan Federico Gatti yang sukses membobol gawang Milan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain Kedua Tim

Juventus (4-2-3-1): Vicario; Celik, Lucumi, Bremer, Kalulu; Luiz, Locatelli; Alajbegovic, Gonzalez, Conceicao; Kolo Muani

Pelatih: Luciano Spalletti

AC Milan (3-4-2-1): Maignan; Pavlovic, De Winter, Gila; Estupinan, Musah, Modric, Moreira; Saelemaekers, Rabiot; Ramos

Pelatih: Ruben Amorim

Statistik Pertandingan

Juventus – AC Milan
Goal: 1-1
Total SHots: 13-3
Shots on TargetL 6-1
Posession: 50%-50%
Fouls: 10-11
Offsides: 5-1

Idnews.top – Manajer Juventus, Luciano Spalletti senang melihat timnya mampu comeback lawan AC Milan baru-baru ini. Ia menilai skuad Bianconeri benar-benar bekerja keras sehingga mereka mampu selamat dari kekalahan tersebut.

Dini hari tadi, Juventus menggelar giornata ketiga Serie A 2026/2027 di Allianz Stadium Turin. Mereka menjamu rival abadi mereka, AC Milan untuk berebut tiga poin di laga ini.

Juventus yang tampil lebih dominan sejak awal laga justru kebobolan terlebih dahulu berkat gol Alphadjo Cisse. Namun Bianconeri tidak menyerah begitu saja dan mereka berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Federico Gatti di masa injury time.

Spalletti lega melihat timnya yang terhindar dari kekalahan di pertandingan ini. “Tim ini punya kekuatan untuk terus menekan, karena kami tidak layak tertinggal di pertandingan tadi,” ujar Spalletti di DAZN.

Tunjukkan Semangat Pantang Menyerah

Menurut Spalletti, gol Cisse di pertengahan babak kedua itu cukup jadi tamparan bagi timnya. Pasalnya Juventus ia nilai mengontrol jalannya laga sejak awal.

Namun ia puas melihat bahwa timnya tidak patah arang meski tertinggal lebih dahulu. Bianconeri terus menekan dan mereka akhirnya mampu terhindar dari kekalahan.

“Kami menunjukkan determinasi yang kuat sepanjang pertandingan tadi. Kami terus mencoba dengan semangat yang sama, dan kami menuai hasilnya dengan gol penyama kedudukan tersebut,” sambung Spalletti.

Modal Berharga

Menurut Spalletti, mentalitas yang ditunjukkan Juventus saat melawan AC Milan itu bakal menjadi modal yang berharga bagi mereka untuk mengarungi sisa musim 2026/2027 ini.

“Milan adalah tim yang hebat dan kita tidak bisa menyangkal itu. Kami juga bisa menjadi tim yang hebat juga jika kita melihat apa yang kami lakukan hari ini,” sambung Spalletti.

“Jadi saya ingin berterima kasih kepada para pemain saya atas apa yang mereka tunjukkan hari ini dan saya menaruh kepercayaan saya kepada mereka,” pungkas sang manajer.
Laga Berikutnya

Juventus bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan pada akhir pekan ini.

Rossoneri dijadwalkan akan berhadapan dengan Sassuolo di giornata keempat Serie A nanti dan mereka bertekad meraih tiga poin di kandang lawan.

Idnews.top – Arsenal menunjukkan mentalitas juara mereka di pertandingan pekan ketiga EPL 2026/2027. The Gunners mampu comeback melawan rival sekota mereka, Arsenal usai tertinggal lebih dahulu.

Pertandingan yang digelar di Emirates Stadium itu berlangsung sengit. Baru dua menit laga berjalan, Chelsea berhasil membungkam publik tuan rumah berkat gol dari Morgan Rogers.

Arsenal tidak menyerah begitu saja. Mereka tampil menekan dan akhirnya bisa membalikkan kedudukan menjadi 2-1 dan meraih tiga poin berharga di pertandingan ini.

Di laga ini ada beberapa pemain Arsenal yang tampil menonjol dan beberapa lainnya tidak tampil dengan maksimal. Simak rapor dari para pemain Arsenal saat menghadapi Chelsea di bawah ini.

Kiper

David Raya – 6

Kiper Arsenal tidak mampu berbuat banyak untuk mengantisipasi penyelesaian akhir Rogers yang berkualitas. Namun, ia cukup nyaman mengatasi peluang-peluang lain yang mengarah ke gawangnya. Raya juga melakukan penyelamatan gemilang dari tembakan Estevao pada menit-menit akhir.

Bek

Ben White – 6

Tampil cukup rapi ketika menguasai bola. Namun, kontribusinya di kedua sisi lapangan tidak terlalu menonjol.

Gabriel Magalhaes – 7

Sesekali kalah bersinar dibandingkan Konsa, tetapi secara keseluruhan Gabriel tetap menunjukkan penampilan yang efektif di lini belakang Arsenal.

Ezri Konsa – 7

Menjalani penampilan sebagai starter untuk pertama kalinya bersama Arsenal. Konsa tampil solid dengan memenangkan duel lebih banyak dibandingkan bek lainnya. Ia juga menjadi salah satu pemain dengan jumlah penguasaan bola yang berhasil direbut terbanyak pada babak pertama.

Riccardo Calafiori – 7

Aktif melakukan pergerakan overlap dari dalam dan kerap memberikan ancaman bagi pertahanan lawan. Bek asal Italia itu juga berperan penting dalam menciptakan masalah bagi Chelsea melalui situasi bola mati.

Gelandang

Myles Lewis-Skelly – 6

Melepaskan tembakan buruk yang melebar dari tepi kotak penalti pada akhir babak pertama. Ia juga sempat kehilangan bola di area berbahaya. Meski demikian, Lewis-Skelly tetap tampil kompetitif dalam pertarungan di lini tengah.

Declan Rice – 6

Menjadi bagian penting dalam duel sengit di lini tengah. Rice juga memberikan kontribusi yang cukup baik, baik ketika Arsenal menguasai bola maupun saat bertahan.

Martin Odegaard – 8

Membawa Arsenal unggul pada awal babak kedua lewat penyelesaian yang tenang. Kapten Arsenal itu juga tampil impresif dalam memberikan umpan, baik dari situasi permainan terbuka maupun bola mati.

Penyerang

Bukayo Saka – 8

Menjadi ancaman konstan bagi Chelsea melalui situasi bola mati dan beberapa kali berhasil mendapatkan tendangan bebas di posisi berbahaya. Saka juga memiliki peluang bagus pada babak kedua, tetapi tembakannya masih mampu diselamatkan.

Kai Havertz – 7

Sempat menyia-nyiakan peluang menembak pada menit ke-23, tetapi langsung menebus kesalahannya dua menit kemudian. Havertz memotong ke dalam sebelum melepaskan tembakan yang menghasilkan gol. Ia juga berperan dalam terciptanya gol Odegaard dan kembali memberikan ancaman lewat situasi bola mati.

Christos Tzolis – 7

Tampil baik dari sisi kiri dan menjadi salah satu outlet utama Arsenal ketika melakukan serangan balik setelah Chelsea menguasai bola. Pergerakannya cukup efektif untuk membantu The Gunners keluar dari tekanan.

Pemain Pengganti

Martin Zubimendi – 7

Masuk pada menit ke-67 menggantikan Lewis-Skelly dan langsung memberikan kontribusi positif. Zubimendi menunjukkan kualitas umpan yang baik, mampu melepaskan beberapa tembakan berbahaya, serta membantu memutus serangan lawan.

Piero Hincapie – 6

Masuk pada menit ke-67 menggantikan Calafiori. Ia tidak menonhol dan tidak mengambil banyak risiko ketika Arsenal sudah berada dalam posisi unggul.

Mikel Merino – 6

Masuk pada menit ke-77 untuk menggantikan Odegaard. Merino memberikan tambahan tenaga di lini tengah dan tampil cukup rapi hingga pertandingan berakhir.

Viktor Gyokeres – 5

Masuk pada menit ke-78 menggantikan Havertz. Tidak banyak kesempatan bagi Gyokeres untuk memberikan dampak karena Arsenal lebih fokus mempertahankan keunggulan.

Noni Madueke – n/a

Masuk pada menit ke-90 menggantikan Saka. Tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan kontribusi berarti.

Ethan Nwaneri langsung mencuri perhatian dalam penampilan perdananya bersama Borussia Dortmund. Pemain muda Arsenal yang dipinjamkan selama satu musim itu tampil impresif meski baru dua kali menjalani sesi latihan bersama klub barunya.

Nwaneri masuk pada babak pertama saat Dortmund menghadapi Hoffenheim, Sabtu (5/9/2026). Pemain berusia 19 tahun itu kemudian ikut berperan dalam kebangkitan dramatis Dortmund yang sempat tertinggal dua gol.

Nwaneri awalnya hanya berada di bangku cadangan Dortmund. Namun, cedera yang dialami Filippo Mane membuatnya harus masuk lebih cepat pada babak pertama.

Saat itu, Dortmund berada dalam situasi sulit setelah tertinggal 0-2. Namun, Die Borussen mampu bangkit dengan mencetak tiga gol pada 30 menit terakhir pertandingan.

Gol kemenangan Dortmund bahkan lahir dari gol bunuh diri Albian Hajdari. Nwaneri punya andil besar dalam terciptanya gol itu setelah melakukan kerja bagus dari sisi kiri dan memberi tekanan kepada lini belakang Hoffenheim.

Pelatih Dortmund, Niko Kovac, langsung memberikan pujian kepada pemain pinjaman dari Arsenal itu.

“Saya menyukai apa yang saya lihat. Itulah alasan kami membawanya ke sini. Mungkin secara resmi itu bukan golnya, tetapi dia yang menciptakannya,” kata Kovac.

Niko Kovac Puas dengan Penampilan Nwaneri

Kovac juga mengungkapkan bahwa kondisi fisik Nwaneri menjadi salah satu alasan dirinya berani memainkan sang pemain meski baru dua kali berlatih bersama Dortmund.

“Nwaneri secara fisik fit. Itu sangat penting ketika seorang pemain datang dan baru berlatih dua kali, tetapi kita bisa langsung mempercayainya,” ujar Kovac.

Menurut Kovac, Nwaneri menunjukkan kemampuan untuk menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu. Selain itu, pemain muda Inggris itu dinilai mampu bermain tenang ketika menguasai bola.

“Dia bisa menyelesaikan masalah dalam situasi satu lawan satu dan memancarkan ketenangan saat menguasai bola. Dia memang sedikit beruntung dengan gol bunuh diri itu, tetapi dia bekerja keras untuk mendapatkannya,” lanjut Kovac.

Dortmund memang merekrut Nwaneri karena yakin dengan potensi besar yang dimilikinya. Kovac berharap performa positif itu menjadi awal dari perjalanan panjang sang pemain di Bundesliga.

Dietmar Hamann Prediksi Nwaneri Bersinar di Bundesliga

Penampilan Nwaneri juga mendapat perhatian dari mantan gelandang Liverpool dan Timnas Jerman, Dietmar Hamann.

Hamann menilai fakta Nwaneri sudah menjalani debut di Premier League pada usia 15 tahun menjadi bukti besarnya talenta yang dimiliki pemain itu.

Namun, ia juga mengakui Nwaneri belum mampu mendapatkan tempat reguler di skuad utama Arsenal.

“Jika Anda melakukan debut Premier League pada usia 15 tahun, berarti Anda adalah talenta luar biasa,” kata Hamann di Sky.

Menurut Hamann, Dortmund bisa menjadi tempat yang tepat bagi Nwaneri untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Dortmund mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dari pemain muda itu. Saya menantikan Nwaneri di Bundesliga dan yakin dia menjadi perekrutan yang sangat bagus untuk BVB,” katanya.

Jobe Bellingham Ikut Bujuk Nwaneri ke Dortmund

Nwaneri juga tidak datang sendirian sebagai pemain Inggris di Dortmund. Ia kini bergabung dengan Jobe Bellingham, yang disebut ikut berperan dalam keputusannya pindah ke Jerman.

Nwaneri mengungkapkan dirinya sempat berbicara panjang dengan Jobe sebelum transfernya terealisasi pada hari terakhir bursa transfer.

“Saya berbicara dengan Jobe beberapa hari terakhir. Dia bertanya, ‘Bagaimana denganmu?’ Saya menjawab bahwa saya juga belum bisa memastikan,” tutur Nwaneri.

Namun, dalam percakapan itu Jobe terus mendorong Nwaneri untuk bergabung dengan Dortmund. Kini keduanya akan bermain bersama di Signal Iduna Park.

“Saya senang kami akan bermain berdampingan sekarang. Saya di sini dan akan berjuang untuk mendapatkan tempat di tim. Saya akan memberikan segalanya, sebanyak dan sebaik mungkin, untuk para fans,” kata Nwaneri.

Ia pun menegaskan siap bekerja keras dan mengutamakan kepentingan tim selama menjalani masa peminjaman di Dortmund.