27 Oktober 2026

LARISBOLA

LARISBOLA – Spanyol menundukkan Austria dengan skor 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB itu sepenuhnya dikuasai La Furia Roja.

Mikel Oyarzabal menjadi bintang kemenangan Spanyol dengan mencetak dua gol. Satu gol lainnya disumbangkan Pedro Porro untuk memastikan langkah La Furia Roja ke babak berikutnya.

Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Austria harus mengakhiri perjuangannya setelah gagal melewati fase gugur pertama.

Pada babak 16 besar, Spanyol akan menghadapi pemenang pertandingan antara Portugal dan Kroasia. La Furia Roja datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah tampil dominan sepanjang laga melawan Austria.

Babak Pertama

Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Lamine Yamal hampir membuka keunggulan pada menit kedua, tetapi tembakannya dari luar kotak penalti masih mampu ditepis Alexander Schlager.

Tekanan Spanyol berlanjut hingga pertengahan babak pertama. Marc Cucurella sempat membobol gawang Austria pada menit ke-30, namun wasit menganulir gol tersebut karena terjadi pelanggaran dalam proses serangan.

Serangan demi serangan terus dilancarkan La Furia Roja. Schlager kembali tampil gemilang ketika menggagalkan peluang Mikel Oyarzabal yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36. Oyarzabal menyambut umpan matang dari Cucurella sebelum melepaskan penyelesaian satu sentuhan yang membawa Spanyol unggul 1-0.

Menjelang turun minum, Spanyol nyaris menambah keunggulan melalui tendangan bebas Alex Baena yang membentur mistar. Lamine Yamal juga memperoleh peluang emas pada masa injury time, tetapi Schlager kembali melakukan penyelamatan penting.

Spanyol tetap tampil agresif setelah jeda untuk mencari gol tambahan. Oyarzabal kembali memperoleh peluang melalui sundulan hasil sepak pojok, tetapi bola masih melambung di atas mistar.

Austria mencoba memberikan respons melalui Sasa Kalajdzic pada menit ke-61. Sundulan penyerang bertubuh jangkung itu hanya melintas tipis di atas gawang Spanyol.

Keunggulan La Furia Roja bertambah pada menit ke-66. Pedro Porro sukses menyundul umpan silang akurat Alex Baena untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Lamine Yamal hampir ikut mencatatkan namanya di papan skor menjelang akhir pertandingan. Namun, tembakannya berhasil disapu pemain bertahan Austria tepat di garis gawang sehingga peluang itu gagal menjadi gol.

Spanyol akhirnya menutup kemenangan dengan gol ketiga pada menit ke-89. Oyarzabal kembali mencetak gol usai memanfaatkan umpan Marc Cucurella, memastikan kemenangan meyakinkan 3-0 sekaligus mengantar La Furia Roja melaju ke babak 16 besar.

Susunan Pemain

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Pedro Porro; Pedri, Rodri; Alex Baena, Dani Olmo, Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Luis de la Fuente

Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Konrad Laimer, David Alaba, Kevin Danso, Stefan Posch; Xaver Schlager, Nicolas Seiwald; Marcel Sabitzer, Paul Wanner, Romano Schmid; Michael Gregoritsch.

Pelatih: Ralf Rangnick

LARISBOLA – Inggris memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan RD Kongo dengan skor 2-1 di Atlanta. Kemenangan ini diraih lewat kebangkitan dramatis pada babak kedua setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Inggris mengalami awal pertandingan yang sulit ketika Brian Cipenga mencetak gol pada menit ketujuh. Gol tersebut membuat tim asuhan Thomas Tuchel berada dalam tekanan sepanjang sebagian besar laga.

Meski mendominasi peluang, Inggris baru mampu memecah kebuntuan pada 15 menit terakhir pertandingan. Harry Kane tampil sebagai pembeda dengan dua gol yang mengantar The Three Lions melaju ke fase berikutnya.

RD Kongo Kejutkan Inggris Sejak Awal

RD Kongo tampil tanpa rasa takut meski menjalani laga gugur Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka. Tim Afrika itu langsung unggul melalui penyelesaian Brian Cipenga setelah menerima umpan hasil sundulan Chancel Mbemba.

Inggris berusaha merespons lewat sejumlah peluang berbahaya sepanjang babak pertama. Namun, kiper Lionel Mpasi tampil gemilang dengan menggagalkan dua sundulan Jude Bellingham dan peluang emas Harry Kane.

Ancaman juga datang dari Marcus Rashford yang hampir menyamakan kedudukan. Akan tetapi, Aaron Wan-Bissaka melakukan sapuan tepat di garis gawang untuk menjaga keunggulan RD Kongo.

Menjelang turun minum, pertandingan berlangsung semakin terbuka. RD Kongo bahkan nyaris menggandakan keunggulan ketika tembakan Yoane Wissa membentur tiang gawang.

Dua Gol Kane Antar Inggris ke Babak 16 Besar

Perubahan yang dilakukan Thomas Tuchel pada sektor sayap menjadi titik balik permainan Inggris. Masuknya Anthony Gordon memberikan energi baru yang akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan.

Pada menit ke-75, Gordon mengirim umpan silang yang disambut sundulan Harry Kane untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi momentum penting yang menghidupkan peluang Inggris.

Sebelas menit kemudian, Kane kembali menunjukkan kualitasnya di depan gawang. Kapten Inggris itu melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Lionel Mpasi dan membawa timnya berbalik unggul 2-1.

“Rasanya luar biasa. Pertandingan yang gila. Mereka tim yang tangguh dan setelah jeda pertama kami bermain jauh lebih baik, sementara kiper mereka melakukan penyelamatan yang luar biasa,” ujar Kane kepada BBC Sport.

“Kami berbicara tentang momen-momen heroik dan itu bisa datang dari siapa saja. Hari ini giliran saya. Kami juga membahas sepanjang pekan untuk menjadi diri sendiri dan kami berhasil melewati pertandingan ini,” lanjutnya.

Kemenangan tersebut membuat Inggris mencapai babak 16 besar untuk edisi ketiga Piala Dunia secara beruntun. Pada fase berikutnya, Inggris akan menghadapi tuan rumah bersama, Meksiko, di Stadion Mexico City pada 5 Juli.

BOLADONESIA – Usai sudah petualangan Alejandro Grimaldo bersama Bayer Leverkusen. Pada Selasa (30/6) malam WIB, Grimaldo diumumkan sebagai rekrutan terbaru Atletico Madrid.

Atletico tidak menjelaskan biaya yang dikeluarkan untuk mendaratkan Grimaldo ke ibu kota Spanyol. Namun, laman Transfermarkt menyebut Grimaldo diangkut ke Estadio Riyadh Air Metropolitano dengan mahar 22 juta euro.

Kedatangan Grimaldo tentunya menjadi angin segar buat Atletico. Pasalnya, Los Rojiblancos cuma punya satu bek kiri murni dalam sosok Matteo Ruggeri.

Pada musim 2025-26 lalu, Ruggeri dipercaya tampil 47 kali di semua kompetisi dengan kontribusi tujuh assist. Ketika Ruggeri tidak bisa bermain, posisi bek kiri Atletico ditempati oleh David Hancko atau Robin Le Normand.

Alejandro Grimaldo Punya Insting Menyerang Luar Biasa

Meski bermain di posisi bek kiri, Grimaldo memiliki insting menyerang layaknya seorang winger. Selama tiga tahun bermain untuk Bayer Leverkusen, Grimaldo berhasil menasbihkan diri sebagai salah satu pemain belakang paling produktif di Eropa.

Musim pertama Grimaldo bersama Bayer Leverkusen berlangsung dengan sukses. Ia merupakan sosok penting di balik keberhasilan Die Werkself menyabet gelar Bundesliga dan memiliki kontribusi 10 gol serta 15 assist dalam 33 penampilan di liga.

Grimaldo mengemas banyak assist karena memiliki kemampuan umpan silang yang sangat baik. Selain itu, ia juga cukup piawai dalam mengeksekusi bola-bola mati.

Saat ini, Grimaldo sedang berjuang bersama timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Pemain berusia 30 tahun itu baru akan bergabung ke skuad Los Rojiblancos pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.

LARISBOLA – Paraguay menciptakan kejutan besar di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Jerman pada babak 32 Besar. Kemenangan tersebut tidak lepas dari aksi gemilang kiper Orlando Gill yang menjadi pahlawan dalam drama adu penalti.

Bermain di Boston Stadium, Selasa (30/6) pagi WIB, Jerman dan Paraguay harus menjalani laga penuh ketegangan. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit hingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Jerman lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Paraguay mampu menunjukkan perlawanan disiplin. Setelah skor tetap imbang hingga extra time berakhir, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak tos-tosan tersebut, Paraguay menang 4-3 setelah Orlando Gill menggagalkan dua eksekusi pemain Jerman. Penampilan luar biasa kiper berusia 26 tahun itu menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Paraguay melaju ke babak berikutnya.

Orlando Gill Jadi Tembok Paraguay di Hadapan Jerman

Pertandingan Jerman vs Paraguay berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Jerman tampil lebih banyak menguasai bola, tetapi justru Paraguay yang mampu membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Julio Enciso pada menit ke-42.

Jerman tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons setelah jeda. Kai Havertz mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-54 lewat sundulan yang membuat skor kembali imbang 1-1.

Memasuki babak extra time, kedua tim tetap tampil agresif untuk mencari gol kemenangan. Jerman sempat mencetak gol melalui Jonathan Tah, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena terdapat pelanggaran Waldemar Anton dalam proses terjadinya gol.

Pertandingan akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti. Paraguay tampil lebih tenang, sementara Jerman harus menerima kenyataan setelah tiga eksekutornya gagal menjalankan tugas.

Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah menjadi tiga pemain Jerman yang gagal mencetak gol dari titik putih. Orlando Gill tampil luar biasa dengan menepis penalti Havertz dan Woltemade.

Sebelum menjadi pahlawan dalam adu penalti, Gill juga sudah tampil gemilang sepanjang pertandingan. Kiper San Lorenzo itu mencatat enam penyelamatan penting selama waktu normal dan extra time.

Adu penalti menjadi momen paling menegangkan dalam pertandingan tersebut. Gill mengaku merasakan tekanan besar ketika harus menghadapi para penendang Jerman dari jarak 12 meter.

“Sangat mendebarkan. Pertandingan yang sulit. Kami berhasil bertahan. Kami membuka skor, mereka menyamakan kedudukan, tetapi kemudian kami berhasil mempertahankan keunggulan,” kata Orlando Gill.

Kiper Paraguay itu menjelaskan bahwa persiapan menjadi faktor penting dalam keberhasilannya menggagalkan dua penalti. Timnya sudah melakukan analisis terhadap kebiasaan para eksekutor Jerman.

“Jelas, kami menganalisis setiap pemain dan setiap detail dari penendang penalti. Syukurlah saya berhasil menyelamatkan dua penalti,” ucap Orlando Gill.

Keberhasilan menahan dua penalti menjadi bukti kesiapan Gill menghadapi tekanan besar. Ia mampu membaca arah tendangan dan membantu Paraguay melewati salah satu laga paling sulit di Piala Dunia 2026.

Bagi Gill, kemenangan atas Jerman bukan hanya soal lolos ke babak berikutnya. Hasil tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Paraguay.

“Ini adalah suatu kehormatan; kami menyingkirkan seorang juara. Ini didedikasikan untuk semua warga Paraguay,” sambungnya.

LARISBOLA – Afrika Selatan harus mengubur mimpi melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Kanada pada babak 32 besar. Gol pada masa stoppage time menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung di Los Angeles.

Afrika Selatan sebenarnya tampil kompetitif sepanjang pertandingan dan mampu bertahan dari berbagai tekanan tuan rumah. Namun, konsentrasi yang terlepas pada menit-menit akhir membuat mereka gagal mempertahankan hasil imbang.

Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi perjalanan Afrika Selatan tetap layak mendapat apresiasi. Tim asuhan Hugo Broos berhasil mencatat sejarah dengan menembus fase gugur untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia.

Gol Stephen Eustaquio Hancurkan Harapan Bafana Bafana

Pertandingan berjalan hati-hati sejak menit awal dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Afrika Selatan sempat memberikan ancaman melalui tendangan jarak jauh Teboho Mokoena yang mampu diamankan kiper Kanada, Maxime Crepeau.

Mokoena yang kembali bermain setelah menjalani skorsing tidak tampil seefektif biasanya. Gelandang berusia 29 tahun itu beberapa kali kehilangan bola sehingga lini belakang harus bekerja ekstra keras.

Kanada hampir membuka keunggulan menjelang turun minum. Sundulan Moise Bombito disapu Aubrey Modiba tepat di garis gawang sebelum Ronwen Williams menggagalkan peluang lanjutan Tajon Buchanan.

Memasuki babak kedua, Hugo Broos melakukan penyesuaian di lini tengah dengan memasukkan Thalente Mbatha. Langkah itu membuat Afrika Selatan lebih solid meski peluang berbahaya tetap minim.

Bek tengah Mbekezeli Mbokazi tampil sebagai pemain paling menonjol di kubu Afrika Selatan. Ia berkali-kali melakukan blok dan sapuan penting untuk meredam ancaman Jonathan David maupun Liam Millar.

Perjalanan Bersejarah Berakhir dengan Kepala Tegak

Kanada meningkatkan intensitas serangan pada fase akhir pertandingan. Masuknya kapten Alphonso Davies yang baru pulih dari cedera memberikan energi tambahan bagi tim Amerika Utara tersebut.

Ronwen Williams masih mampu menjaga gawangnya dari peluang Jonathan David dan Promise David. Namun, tekanan yang terus datang akhirnya membuahkan hasil pada masa stoppage time.

Bola liar jatuh ke kaki Stephen Eustaquio. Gelandang Kanada itu langsung melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Williams dan membawa negaranya menang 1-0.

Gol tersebut memastikan Kanada melaju ke babak 16 besar dan melanjutkan pencapaian terbaik mereka di turnamen ini. Di sisi lain, Afrika Selatan harus mengakhiri petualangan yang berkesan meski gagal mencetak sejarah yang lebih besar.

Laga ini juga berpotensi menjadi pertandingan terakhir Hugo Broos bersama tim nasional Afrika Selatan. Pelatih asal Belgia itu menutup periode lima tahun yang sukses dengan membawa Bafana Bafana menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.

LARISBOLA – Jerman menghadapi Paraguay pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Selasa (30/6) pukul 00.00 WIB. Laga ini menjadi ujian berbeda bagi Der Panzer yang tampil produktif di fase grup menghadapi Paraguay dengan karakter bertahan kuat.

Tim asuhan Julian Nagelsmann melaju ke fase gugur sebagai juara grup dengan catatan serangan mengesankan. Namun, Paraguay datang membawa modal berbeda, yakni organisasi permainan rapat dan kemampuan bertahan menghadapi tekanan lawan.

Jerman menunjukkan kualitas ofensif sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Kombinasi Florian Wirtz, Jamal Musiala, dan Kai Havertz menjadi kekuatan utama dalam membongkar pertahanan lawan.

Sementara itu, Paraguay asuhan Gustavo Alfaro lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Mereka mengandalkan disiplin bertahan, permainan fisik, dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang.

Jerman datang ke babak 32 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil agresif di Grup E. Der Panzer mencatat kemenangan besar 7-1 atas Curacao dan menang 2-1 melawan Pantai Gading sebelum kalah 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir grup.

Performa tersebut menunjukkan bahwa lini serang Jerman menjadi salah satu ancaman terbesar di Piala Dunia 2026. Dalam lima laga terakhir, termasuk pertandingan persahabatan, Jerman mencatat empat kemenangan dan satu kekalahan dengan torehan 16 gol.

Namun, Paraguay bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Gustavo Alfaro membangun tim yang mengutamakan keseimbangan, terutama dalam menjaga struktur pertahanan saat menghadapi lawan dengan kualitas individu lebih baik.

Paraguay hanya mencatat rata-rata penguasaan bola 34,5 persen selama fase grup. Meski demikian, mereka mampu menjaga gawang tetap bersih saat menghadapi Turki dan Australia setelah sebelumnya kalah 1-4 dari Amerika Serikat.

Perkiraan Susunan Pemain

Jerman (4-2-3-1): Neuer; Kimmich, Tah, Rudiger, Raum; Nmecha, Pavlovic; Sane, Musiala, Wirtz; Havertz.

Pelatih: Julian Nagelsmann.

Paraguay (5-3-2): Gill; Caceres, Velazquez, Gustavo Gomez, Alderete, Maidana; Diego Gomez, Cubas, Galaza; Avalos, Encisio.

Pelatih: Gustavo Alvaro.

5 pertemuan terakhir

  • 15/08/2013 Jerman 3-3 Paraguay
  • 15/06/2002 Jerman 1-0 Paraguay

5 laga terakhir Jerman

  • 26/06/2026 Ekuador 2-1 Jerman
  • 21/06/2026 Jerman 2-1 Pantai Gading
  • 15/06/2026 Jerman 7-1 Curacao
  • 07/06/2026 Amerika Serikat 1-2 Jerman
  • 01/06/2026 Jerman 4-0 Finlandia

5 laga terakhir Paraguay

  • 26/06/2026 Paraguay 0-0 Australia
  • 20/06/2026 Turki 0-1 Paraguay
  • 13/06/2026 Amerika Serikat 4-1 Paraguay
  • 06/06/2026 Paraguay 4-0 Nikaragua
  • 01/04/2026 Maroko 2-1 Paraguay

Pertandingan ini diprediksi akan memperlihatkan pertarungan antara kreativitas lini serang Jerman dan ketahanan pertahanan Paraguay. Jerman akan berusaha menguasai permainan sejak awal, sementara Paraguay kemungkinan menunggu momen untuk melancarkan serangan balik.

Paraguay memiliki pendekatan yang lebih pragmatis. Mereka tidak banyak menguasai bola, tetapi mampu membuat lawan frustrasi melalui blok pertahanan yang rapat dan permainan transisi cepat.

Catatan pertemuan kedua tim tidak terlalu banyak memberikan gambaran karena Jerman dan Paraguay tidak sering bertemu dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, duel ini lebih banyak ditentukan oleh kondisi terkini kedua tim.

Jerman tetap menjadi favorit karena memiliki kedalaman skuad dan kualitas individu yang lebih unggul. Kehadiran pemain kreatif seperti Wirtz dan Musiala bisa menjadi pembeda ketika menghadapi pertahanan yang sangat disiplin.

Prediksi Skor: Jerman 2-0 Paraguay.

  • Kompetisi: 32 Besar Piala Dunia 2026
  • Pertandingan: Jerman vs Paraguay
  • Tempat: Boston Stadium
  • Hari, tanggal: Selasa, 30 Juni 2026
  • Jam kick-off: 00.00 WIB
  • Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport

LARISBOLA – Tempat menonton pertandingan Piala Dunia 2026 antara Senegal vs Irak. Bolaneters bisa menonton pertandingan ini secara langsung melalui link streaming berikut ini.

Senegal dan Irak akan menjalani laga hidup-mati pada matchday terakhir Grup I Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium, Sabtu (27/6/2026) pukul 02.00 WIB. Kedua tim sama-sama belum meraih poin dan wajib menang untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Senegal berada di bawah tekanan setelah kalah 1-3 dari Prancis dan 2-3 dari Norwegia. Rapuhnya lini pertahanan menjadi masalah utama, dengan enam gol bersarang ke gawang Singa Teranga dalam dua pertandingan. Situasi semakin sulit setelah kiper utama Edouard Mendy mengalami cedera lutut, sehingga posisinya kemungkinan digantikan Mory Diaw atau Yehvann Diouf.

Meski demikian, tim asuhan Pape Thiaw masih memiliki kekuatan di lini depan. Trio Sadio Mane, Ismaila Sarr, dan Nicolas Jackson diharapkan mampu menjadi pembeda untuk mengamankan kemenangan pertama Senegal di turnamen ini.

Di kubu Irak, situasinya juga tidak lebih baik setelah kalah 1-4 dari Norwegia dan 0-3 dari Prancis. Tim asuhan Graham Arnold masih kesulitan menemukan performa terbaik, ditambah kondisi penyerang andalan Aymen Hussein yang diragukan tampil akibat cedera. Jika absen, Ali Al-Hamadi diperkirakan akan mengisi posisi ujung tombak.

Dengan sama-sama mengusung misi wajib menang, pertandingan diprediksi berlangsung terbuka. Senegal sedikit lebih diunggulkan berkat kualitas lini serang yang lebih berpengalaman, sementara Irak akan mengandalkan semangat juang untuk menutup penampilan perdana mereka di Piala Dunia sejak 1986 dengan hasil positif.

Tempat Menonton Senegal vs Irak

Kompetisi: Piala Dunia 2026
Pertandingan: Senegal vs Irak
Tempat: Toronto Stadium
Hari, tanggal: Sabtu, 27 Juni 2026

LARISBOLA – Hasil pertandingan Tunisia vs Belanda pada matchday ketiga Grup F Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Jumat (26/6) pagi WIB. Belanda tampil solid dan menyudahi laga dengan kemenangan 3-1.

Tim asuhan Ronald Koeman menutup 45 menit awal dengan keunggulan 2-0 berkat gol bunuh diri Ellyes Skhiri dan aksi Brian Brobbey.

Tunisia sebenarnya sempat mendapat peluang emas lebih dulu ketika Ismael Gharbi berada dalam posisi menjanjikan. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat bola justru melambung di atas mistar gawang

Gol pertama Belanda tercipta melalui situasi yang tidak menguntungkan bagi Tunisia pada menit ke-3. Umpan silang Denzel Dumfries dari sisi kanan secara tidak sengaja dibelokkan oleh kapten Tunisia, Skhiri, hingga masuk ke gawang sendiri.

Belanda kemudian menggandakan keunggulan pada menit ketujuh melalui Brobbey. Berawal dari tendangan bebas Tijjani Reijnders yang diteruskan Virgil van Dijk ke arah penyerang tersebut, Brobbey berhasil mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan ke tiang jauh.

Tunisia sempat mengancam lewat sundulan Ben Slimane dari umpan silang Valery, tetapi bola masih mampu diamankan Bart Verbruggen.

Tunisia tidak menyerah begitu saja. Begitu keluar dari ruang ganti, pasukan Herve Renard tampil lebih agresif. Hasilnya, pada menit ke-54, Tunisia mampu mencetak gol lewat aksi Hazem Mastouri yang menerima umpan Hannibal Mejbri.

Namun, Belanda menunjukkan mentalitas yang tepat untuk merespon situasi. Berawal dari sepak sudut Tijjani Reijnders, bola disambut Jan Paul van Hecke yang kemudian diarahkan ke gawang. Gol! Skor menjadi 3-1 untuk Belanda.

Tunisia berupaya untuk membalas. Beberapa pergantian pemain dibuat. Hadj Mahmoud, Elias Achouri, dan Mortadha Ben Ouanes dimainkan pada menit ke-67. Lalu, ada Firas Chaouat yang dimainkan pada menit ke-75.

Meskipun sudah berupaya maksimal, Tunisia gagal mencetak gol balasan. Belanda juga bermain cukup nyaman dan mampu mempertahankan skor 3-1 hingga laga usai.

Hasil ini membuat Belanda finis sebagai pemuncak klasemen Grup F dengan tujuh poin. Belanda lolos ke babak 32 Besar. Sementara, Tunisia menjadi juru kunci klasemen Grup F. Tunisia selalu kalah pada tiga laga yang dimainkan.

Tunisia (4-2-3-1): Aymen Dahmen; Yan Valery, Montassar Talbi, Mohamed Amine Ben Hmida, Ali Abdi; Ellyes Skhiri, Rani Khedira; Anis Ben Slimane, Hannibal Mejbri, Ismael Gharbi; Hazem Mastouri.

Pelatih: Herve Renard.

Belanda (4-3-3): Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Nathan Ake; Ryan Gravenberch, Frenkie de Jong, Tijjani Reijnders; Donyell Malen, Brian Brobbey, Cody Gakpo.

LARISBOLA – Lionel Messi membuka peluang tampil di Piala Dunia 2030. Kapten Argentina itu belum menutup kemungkinan bermain di turnamen ketujuh sepanjang karier internasionalnya.

Lionel Messi baru saja menorehkan rekor baru di Piala Dunia setelah melampaui Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Catatan tersebut mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.Di Piala Dunia 2026 sejauh ini, Lionel Messi sudah mengoleksi lima gol untuk Argentina. Ia juga berambisi membawa Albiceleste meraih gelar Piala Dunia kedua secara beruntun setelah sukses menjadi juara pada 2022.

Banyak pihak sempat memperkirakan Messi akan pensiun dari tim nasional setelah meraih trofi yang lama ia kejar di 2022. Namun, keputusan itu tak pernah datang karena ia masih merasa mampu bersaing di level tertinggi.

Dalam wawancara terbaru, Messi mendapat pertanyaan terkait peluang tampil di Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Maroko, Portugal, dan Spanyol. Jawabannya menunjukkan bahwa ia belum ingin membuat keputusan sekarang.Messi menegaskan bahwa kondisi fisik akan menjadi faktor utama dalam menentukan masa depannya. Ia juga memilih menikmati kariernya hari demi hari tanpa terlalu jauh memikirkan masa mendatang.

“Saya akan terus bermain untuk sementara waktu, selama saya masih bisa memberikan yang terbaik, merasa bugar secara fisik, dan terus berlari serta membantu rekan setim,” ujar Messi.“Saya akan terus bermain. Saya tidak tahu apakah saya akan bermain di Piala Dunia 2030, sejujurnya saya tidak memikirkannya sekarang. Itu terasa masih cukup jauh, tetapi saya menjalani semuanya hari demi hari dan fokus pada masa kini,” lanjutnya.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Lionel Messi belum menutup pintu sepenuhnya. Meski demikian, ia juga tidak ingin memberikan janji tentang sesuatu yang masih sangat jauh.

Jika benar tampil pada 2030, Lionel Messi akan berusia 43 tahun. Angka tersebut sangat jarang untuk pemain non-kiper yang masih bersaing di level elite sepak bola dunia.

Tantangan terbesar tentu ada pada kebugaran tubuh dan kemampuan menjaga intensitas permainan. Sepak bola modern menuntut kecepatan, stamina, dan konsistensi tinggi di setiap pertandingan.

Ada faktor emosional yang bisa menjadi dorongan tambahan bagi Messi. Piala Dunia 2030 akan berlangsung di Spanyol, negara yang sangat lekat dengan karier gemilangnya bersama Barcelona.

Messi menghabiskan era terbaiknya di Barcelona dan membangun warisan luar biasa di sana. Kesempatan kembali ke tanah yang membesarkan namanya dalam panggung terbesar dunia tentu dapat menjadi motivasi tersendiri.

Kini, semua kembali pada waktu dan kondisi fisik Lionel Messi. Satu hal yang pasti, selama Messi masih bermain, peluang melihat keajaiban lain darinya selalu terbuka.

BOLADONESIA – Barcelona resmi mempermanenkan status striker muda asal Mesir, Hamza Abdelkarim, setelah tampil impresif selama masa peminjamannya dari Al Ahly. Penyerang berusia 18 tahun itu diikat kontrak hingga 2029 dan diproyeksikan sebagai bagian penting dari masa depan lini serang Blaugrana.

Menurut sejumlah media di Katalonia, Barcelona menebus Abdelkarim dengan nilai transfer sekitar 1,5 juta euro. Pelatih Hansi Flick juga dikabarkan berencana memberikan kesempatan kepada sang pemain selama pramusim untuk menilai peluang promosi ke tim utama.

Keputusan Barcelona mempermanenkan Abdelkarim menunjukkan keyakinan klub terhadap potensinya sebagai penerus jangka panjang Robert Lewandowski. Seperti yang diketahui, Lewandowski telah resmi meninggalkan Blaugrana dengan status free transfer.

Abdelkarim saat ini sedang memperkuat timnas Mesir di Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 18 tahun itu dipercaya tampil ketika The Pharaohs menghadapi Belgia dan Selandia Baru.

Barcelona Telah Datangkan Anthony Gordon

Meski menaruh harapan besar kepada Abdelkarim, Blaugrana tetap bergerak aktif memperkuat lini depan untuk kebutuhan jangka pendek. Klub asal Catalunya tersebut baru saja mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United dengan nilai transfer mencapai 80 juta euro.

Gordon diangkut ke Camp Nou untuk menggantikan peran Marcus Rashford. Blaugrana hampir dipastikan tidak akan mempermanenkan status Rashford dari Manchester United.

Kehadiran Gordon diperkirakan akan menambah variasi serangan Blaugrana dalam beberapa musim ke depan. Namun, berbeda dengan Gordon yang sudah matang di level tertinggi, Abdelkarim dipandang sebagai proyek jangka panjang yang dapat berkembang menjadi ujung tombak utama klub di masa depan.

Dengan usia yang masih sangat muda dan kontrak panjang hingga 2029, Barcelona memiliki cukup waktu untuk mematangkan perkembangan Abdelkarim. Jika mampu memenuhi ekspektasi, ia berpeluang menjadi sosok yang mengisi kekosongan yang nantinya ditinggalkan Lewandowski di lini depan Blaugrana.