
BolaIndonesia – Arsenal vs Como menjadi laga yang menarik perhatian setelah Arsenal meraih kemenangan dramatis melalui adu penalti. Bertanding dalam laga persahabatan Emirates Cup di London pada Rabu (12/8/2026), The Gunners bermain imbang 1-1 selama 90 menit sebelum akhirnya menang 4-3 melalui adu penalti.
Pertandingan ini menjadi sorotan karena Bruno Guimaraes menjalani debut bersama Arsenal setelah kepindahannya dari Newcastle United. Gelandang asal Brasil itu masuk pada babak kedua dan kemudian sukses menjalankan tugasnya ketika dipercaya menjadi salah satu eksekutor penalti Arsenal.
Arsenal Tampil Dominan Sejak Awal Pertandingan
Arsenal tampil agresif sejak awal pertandingan. Mikel Arteta memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain untuk mendapatkan menit bermain terakhir sebelum kompetisi resmi dimulai.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-33. Myles Lewis-Skelly memanfaatkan kesalahan kiper Como sebelum bekerja sama dengan Gabriel Martinelli. Pemain muda Arsenal tersebut kemudian menyelesaikan peluang dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Gol tersebut semakin menarik perhatian karena Lewis-Skelly kembali menunjukkan kualitasnya di lini tengah. Pemain berusia 19 tahun itu tidak hanya mampu membantu Arsenal membangun serangan, tetapi juga memperlihatkan ketenangan ketika berada di area berbahaya.
Martinelli juga memiliki peran penting dalam proses terciptanya gol. Kombinasi keduanya membuat pertahanan Como kesulitan mengantisipasi pergerakan Arsenal.
Gol Pembuka Arsenal Ubah Jalannya Laga
Keunggulan Arsenal tidak bertahan hingga turun minum. Como mampu memberikan respons cepat dan mencetak gol penyama kedudukan melalui Martin Baturina.
Baturina melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Arsenal. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.
Setelah jeda, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain. Arsenal berusaha mencari gol kedua, sedangkan Como tampil disiplin untuk menjaga keseimbangan pertandingan.
Namun, hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan. Arsenal dan Como pun harus menentukan pemenang melalui adu penalti.
Como Berusaha Bangkit dan Beri Perlawanan
Salah satu momen paling dinantikan terjadi ketika Bruno Guimaraes mendapatkan kesempatan tampil untuk pertama kalinya bersama Arsenal.
Transfer gelandang Brasil tersebut menjadi salah satu langkah besar Arsenal pada musim panas. Debut melawan Como menjadi kesempatan awal bagi Guimaraes untuk merasakan langsung sistem permainan Arteta sekaligus membangun koneksi dengan rekan-rekan barunya.
Guimaraes memang belum memberikan kontribusi besar dalam permainan terbuka. Namun, ia memperlihatkan ketenangan ketika pertandingan memasuki fase adu penalti.
Sang gelandang maju sebagai salah satu eksekutor Arsenal dan sukses mengirim bola ke dalam gawang. Debutnya pun terasa semakin spesial karena ia ikut membantu The Gunners mengamankan kemenangan.
Bruno Guimaraes Tampil dalam Debut Bersama Arsenal
Drama akhirnya terjadi dari titik putih. Arsenal tampil lebih efektif dan memenangkan adu penalti dengan skor 4-3.
Como gagal memaksimalkan dua kesempatan setelah tembakan Alvaro Morata dan Smolcic berhasil dihentikan. Di kubu Arsenal, hanya Noni Madueke yang gagal menjalankan tugasnya.
Penendang terakhir Arsenal, Christos Tzolis, kemudian memastikan kemenangan setelah berhasil menjalankan tugasnya. Arsenal pun menutup pramusim dengan hasil positif.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Arsenal sebelum menghadapi pertandingan resmi berikutnya. The Gunners kini bisa mengalihkan fokus sepenuhnya menuju musim baru.
Arsenal vs Como Berakhir dengan Kemenangan Dramatis
Kemenangan atas Como bukan sekadar hasil akhir. Laga tersebut memberikan sejumlah gambaran penting bagi Arteta.
Lewis-Skelly kembali menunjukkan bahwa dirinya mampu memberikan opsi tambahan di lini tengah. Sementara itu, debut Bruno Guimaraes menjadi perhatian utama karena sang gelandang diproyeksikan memainkan peran penting dalam perjalanan Arsenal musim ini.
Meski masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki, terutama efektivitas serangan dan konsistensi sepanjang pertandingan, Arsenal setidaknya menutup pramusim dengan kemenangan.
Kini, perhatian Arsenal tertuju pada pertandingan kompetitif pertama musim baru. Setelah melewati ujian terakhir melawan Como, Arteta memiliki kesempatan untuk mengevaluasi skuad dan menentukan kombinasi terbaik sebelum persaingan sesungguhnya dimulai.
Arsenal menang adu penalti lawan Como 4-3 setelah bermain 1-1 selama 90 menit. Lewis-Skelly mencetak gol Arsenal di wa
