27 Oktober 2026

Timnas Jepang

BOLADONESIA – Keisuke Honda membuat sebuah tawaran menarik kepada Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA). Dia terang-terangan mengaku siap menggantikan Hajime Moriyasu sebagai pelatih timnas Jepang.

Honda tak meminta kontrak jangka panjang. Dia hanya minta diberi kesempatan setahun dan meminta dievaluasi setelah gelaran Piala Asia 2027. Jika Samurai Blue gagal, dia siap untuk meninggalkan posnya.

“Saya tahu ini mungkin kontroversial, tapi izinkan saya mengungkapkannya. Saya melihat berita bahwa pelatih Hajime Moriyasu ditawari perpanjangan kontrak setahun,” ujar Keisuke Honda seperti dikutip IDNEWS.TOP dari akun X-nya.

Dia menambahkan, “Namun, jika itu hanya sementara karena mereka tak menemukan kandidat pelatih berikutnya, kenapa tak mencoba saya selama setahun? Jika kami kalah di Piala Asia, Anda bisa memecat saya tanpa perlu basa-basi. Saya siap dengan tantangan itu.”

Kendala Keisuke Honda

Tantangan yang disampaikan Keisuke Honda itu disikapi tenang oleh petinggi JFA. Direktur Teknik Masakumi Yamamoto mengakui eks bintang timnas Jepang itu bisa jadi salah satu opsi menarik. Namun, bukan untuk saat ini.

“Antusiasme itu penting dan kami akan memenelaahnya dari berbagai sudut pandang. Piala Dunia berikut dan penunjukan pelatih akan diputuskan setahap demi setahap,” ujar Yamamoto seperti dikutip Gekisaka.

Dia menambahkan, “Saya menyikapi serius pernyataannya dan saya pikir dia adalah orang berbakat. Sangat bagus bagi dunia sepak bola ketika Anda punya sikap seperti itu. Saya menilai dia sebagai salah satu talenta yang ingin saya lihat kiprahnya pada masa depan.”

Untuk saat ini, tak mungkin bagi JFA menerima tantangan Honda. Ada satu kendala besar. Honda belum memiliki lisensi kepelatihan resmi. Dia memang sempat bertugas menangani timnas Kamboja dari 2018 hingga 2023. Namun, posisi resminya sebagai manajer umum. Adapun posisi pelatih dipegang Ryu Hirose.

BOLADONESIA – Timnas Jepang pincang saat menghadapi timnas Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Gelandang Takefusa Kubo dipastikan masih absen karena belum pulih dari cedera yang dialami saat melawan Belanda pada matchday pertama fase grup.

Kubo mengalami cedera pada lutut kirinya ketika Jepang imbang 2-2 dengan Belanda. Gara-gara cedera itu, pemain Real Sociedad tersebut absen pada dua laga sisa Samurai Blue pada fase grup. Kondisinya pun masih belum membalik jelang laga Brasil vs Jepang pada babak 32 besar. Hal itu diungkapkan pelatih Hajime Moriyasu pada konferensi pers pralaga.

“Kubo tak akan dapat bermain pada pertandingan melawan Brasil. Dia belum bergabung dengan latihan tim secara penuh. Sejauh ini, dia hanya dapat melakukan latihan lari secara individual. Jadi, dia sudah pasti tak akan bermain pada pertandingan besok,” kata Hajime Moriyasu soal kondisi Takefusa Kubo seperti dikutip Football5Star.net dari Gekisaka.

Pelatih berumur 57 tahun itu lebih lanjut mengungkapkan, “Kami semua berharap pemulihannya berlangsung cepat. Dia pun terus bekerja keras untuk meningkatkan kondisinya. Semoga saja dia akan segera dapat bermain kembali pada pertandingan berikutnya (jika lolos dari adangan Brasil).”

Kondisi Takefusa Kubo Kian Membaik

Harapan Hajime Moriyasu bukan tanpa alasan. Kondisi Takefusa Kubo kian membaik. Buktinya, dia ikut terbang ke Houston untuk laga Brasil vs Jepang meskipun dipastikan tak dapat tampil. Sebelumnya, saat Jepang melawan Tunisia dan swedia, pemain berumur 25 tahun itu ditinggal di Nashville untuk fokus pada pemulihan cederanya.

Sang pemain pun menunjukkan optimisme soal kondisinya. “Perasaanku baik. Aku baik-baik saja,” kata Kubo selepas latihan timnas Jepang jelang babak 32 besar meskipun tetap tak dapat menyembunyikan kemurungannya. Hal itu juga ditegaskan bek kanan Yukinari Sugawara. “Kondisinya bagus!” ujar dia.

Pada laga melawan Belanda, Kubo memang tidak mencetak gol. Namun, dialah pemberi assist bagi gol Keito Nakamura yang menjadikan kedudukan imbang 1-1. Itu juga merupakan assist ke-3 Kubo dalam 4 penampilan beruntun bersama Samurai Biru. Statistik tersebut menunjukkan arti penting sang pemain bagi tim asuhan Moriyasu.

Bagi Kubo, kepastian absen pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 jadi kenyataan pahit. Bukan apa-apa, itu mengulang kisah 4 tahun lalu. Ketika itu, dia juga tak ada di skuad Jepang saat menjelani laga pertama pada fase gugur Piala Dunia 2022. Hasilnya, Samurai Blue tersisih setelah kalah 2-4 dari Kroasia pada du penalti menyusul hasil imbang 1-1 dalam 120 menit