26 Oktober 2026

Didier Deschamps

BOLADONESIA – Kylian Mbappe kembali jadi pahlawan timnas Prancis. Meskipun sempat gagal mengeksekusi penalti dengan baik, dia mampu membuka skor dan lantas membawa Les Bleus menang 2-0 atas timnas Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.

Akan tetapi, Mbappe tak dapat bermain hingga pertandingan usai. Pada menit ke-77, dia digantikan Jean-Philippe Mateta karena cedera. Setelah mengalami benturan, dia tak bangun lagi. Dia baru bangkit setelah tim medis Prancis datang. Itu pun, bintang Real Madrid tersebut lantas melangkah ke luar lapangan.

Tanda tanya pun muncul. Akankah Mbappe absen pada laga semifinal? Sepertinya tidak demikian. “Kylian merasakan sakit pada pergelangan kakinya, sementara Manu (Kone) mengalami benturan pada lutut dan kejang otot,” ujar pelatih Didier Deschamps kepada M6 seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Le Figaro.

Penegasan lantas datang dari Kylian Mbappe secara langsung. “Aku baik-baik saja, hanya mengalami benturan pada pergelangan kaki. Saat itu, JP (Mateta) adalah pemain terbugar yang dapat bermain. Aku keluar, dia masuk dan hampir mencetak gol,” ucap pemain yang kini sudah mengemas 8 gol di Piala Dunia 2026 tersebut.

Arti Penting Kylian Mbappe

Pernyataan Kylian Mbappe itu tentu saja melegakan bagi para pendukung timnas Prancis. Bagaimanapun, dia punya peran dan arti sangat penting dalam permainan Les Bleus. Bukan hanya mengemas 8 gol, dia juga telah mengemas 3 assist. Artinya, dia berkontribusi pada 68,75% dari total gol yang telah dibuat Prancis di Piala Dunia 2026.

Tak hanya itu, Mbappe juga punya visi bagus. “Sebelumnya, Kylian mengatakan kepadaku untuk tetap di tengah dan melakukan serangan balik. Itulah yang terjadi. Dia melakukan lari yang bagus untuk menciptakan ruang bagiku. Aku coba melepaskan tembakan akurat dan itu berhasil,” ucap Ousmane Dembele soal gol kedua Prancis di gawang Maroko.

Eks pemain AS Monaco dan Paris Saint-Germain itu juga menunjukkan kekuatan mental dan kematangannya. Hal itu kembali ditunjukkan setelah eksekusi penaltinya ditangkap Yassine Bounou. “Hari ini rumit dengan penalti dan peluang yang gagal. Namun, Kylian tak pernah ragu pada dirinya sendiri meskipun dia juga punya peluang sebelum akhirnya mencetak gol,” ujar Deschamps.

Khusus di Piala Dunia, Mbappe memang luar biasa. Dalam total 20 pertandingan, dia sudah mengemas 20 gol dan 6 assist. Secara khusus, dia hanya gagal mencetak gol dalam 1 dari 7 pertandingan terakhir. Striker yang kini berumur 27 tahun itu total mengemas 11 gol. Salah satu hat-trick pada final Piala Dunia 2022.

BOLADONESIA – Kylian Mbappe menjadi bintang timnas Prancis saat menang 3-0 atas timnas Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7/2026) pagi WIB. Pada partai itu, dia mencetak brace. Setelah mebuka skor pada pengujung babak pertama, dia berlari ke arah sang pelatih, Didier Deschamps.

Soal selebrasinya itu, Mbappe mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan persembahan bagi Deschamps yang tengah berduka. Sepekan lalu, Deschamps harus meninggalkan kamp Les Bleus karena ibundanya meninggal dunia. Dia sampai tak mendampingi tim saat laga melawan Norwegia pada matchday pamungkas di fase grup.

“Inilah DNA tim ini. Kami semua bersama-sama. Pelatih baru saja melewati masa sulit yang, sayangnya, akan dialami pula oleh semua orang. Ada hal-hal yang lebih penting dari sepak bola. Melalui isyarat ini, dia tahu bahwa dia tak akan peranh sendirian. Apa pun yang terjadi, kami akan mndukung dia,” kata Kylian Mbappe seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Le Figaro.

Menariknya, Deschamps juga menunjukkan respek kepada sang penyerang. Saat keluar dari lapangan untuk digantikan Jean-Philippe Mateta, Mbappe mendapat sambutan tak terduga. Sang pelatih terlihat menjura dengan merentangkan tangannya ke depan. Berkat brace-nya, Mbappe memang mencapai milestone dengan melewati torehan 16 gol Miroslav Klose. Kini, dia hanya kalah dari Lionel Messi.

Kylian Mbappe Merendah

Mampu mencetak 2 dari 3 gol yang membawa timnas Prancis menang 3-0 atas timnas Swedia, Kylian Mbappe juga menyamai koleksi 6 gol Lionel Messi dalam perburuan top scorer Piala Dunia 2026. Meskipun demikian, pemain Real Madrid tersebut tetap merendah. Dia menyebut torehan gol memang tugasnya. Performa apik pun sudah menjadi ekspektasi publik dari dirinya.

“Aku tahu berada di mana dan apa yang perlu dilakukan. Namun, ini bukan hanya tentang aku, ini tentang tim juga. Hari ini adalah kompetisi baru. Kami bermain baik meskipun agak ragu-ragu pada awal pertandingan. Kami bisa saja punya start lebih baik, tapi kami cepat beradaptasi. Kami punya beberapa peluang yang gagal berbuah gol, tapi itu memang bagian dari sepak bola,” ucap dia.

Penyerang berumur 27 tahun itu pun tak lantas menatap ke depan, yakni laga melawan timnas Paraguay pada babak 16 besar. Dia memasang kewaspadaan tinggi karena kejutan yang dibuat La Albirroja pada 32 besar. Dia mengungkapkan, “Kami akan mengalihkan perhatian kepada Paraguay. Mereka tim yang harus diwaspadai. Mereka mengalahkan Jerman dan tak ada laga mudah di Piala Dunia.”

Berkat brace yang dibuat di gawang Swedia, Mbappe kini tercatat sebagai pemain dengan koleksi gol terbanyak pada fase gugur Piala Dunia. Total, dia mengemas 10 gol. Itu melebihi dua legenda Brasil, Leonidas da Silva dan Ronaldo Luis Nazario de Lima. Keduanya sama-sama hanya mencetak 8 gol.

BOLADONESIA – Didier Deschamps meninggalkan sementara pemusatan latihan Prancis di Piala Dunia 2026 setelah mendapat kabar duka atas wafatnya sang ibu. Pelatih berusia 57 tahun itu akan pulang ke Prancis untuk menghadiri pemakaman.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi bahwa Deschamps tidak akan memimpin sesi latihan maupun berada di bangku cadangan saat Prancis menghadapi Norwegia di Boston pada 27 Juni mendatang. Pertandingan tersebut akan menentukan siapa yang finis sebagai juara grup I.

“Didier Deschamps tidak akan dapat memimpin sesi latihan menjelang pertandingan Norwegia vs Prancis. Ia juga tidak akan berada di bangku cadangan untuk laga terakhir Les Bleus di grup I,” demikian pernyataan resmi FFF.

FFF menjelaskan bahwa Deschamps harus kembali ke Prancis setelah menerima kabar meninggalnya sang ibu. Federasi juga menyebut situasi tersebut sebagai momen yang sangat menyakitkan dan menyampaikan dukungan penuh kepada Deschamps beserta keluarganya.

Guy Stephan Dipercaya Gantikan Didier Deschamps

Selama Deschamps berada di Prancis, tugas memimpin tim akan diemban oleh asisten pelatih Guy Stephan. Keputusan tersebut telah disepakati bersama Presiden FFF Philippe Diallo.

Stephan bukan sosok asing bagi Deschamps. Keduanya telah bekerja bersama sejak 2009 ketika Deschamps menangani Olympique Marseille, sebelum kembali berkolaborasi di tim nasional Prancis sejak 2012.

Pelatih berusia 69 tahun itu juga memiliki hubungan panjang dengan Deschamps. Mereka pernah bekerja dalam staf timnas Prancis di bawah Roger Lemerre saat menjuarai Euro 2000, ketika Deschamps masih menjabat kapten tim.

Meski absen pada laga kontra Norwegia, Deschamps diperkirakan akan kembali memimpin Prancis setelah menghadiri pemakaman. Deschamps tetap diharapkan melanjutkan tugasnya bersama Les Bleus pada fase gugur turnamen.